Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Pengajian Rutin Bulanan Dirangkaikan Pembinaan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang*

By On Kamis, Januari 15, 2026







Jawilan — Dalam rangka penguatan spiritual serta peningkatan kualitas sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan, PGRI Cabang Jawilan menyelenggarakan Pengajian Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Pembinaan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Gedung PGRI Cabang Jawilan, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.






Kegiatan ini dihadiri oleh para pendidik dan tenaga kependidikan jenjang SD dan PAUD/TK di wilayah Kecamatan Jawilan. Acara pembinaan disampaikan langsung oleh Bapak Aber Nurhadi, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme guru, serta penguatan nilai-nilai karakter dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.


Turut Hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Hanafiah, 

ST., MT; Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan PAUD, Husnawati, S.Kom., M.M; Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SD, Abidin, S.Pd. I., M.MPd; Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMP, Dedi Mawardi, S.Pd.,M.AP; Pengawas SD dan Penilik PAUD Dikmas Kecamatan Jawilan. 


Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan kitab Fathul Muin oleh KH Ibang Subandi, Ketua MUI Kecamatan Jawilan, yang memberikan tausiyah keagamaan sebagai penguatan nilai spiritual dan etika bagi para pendidik dalam menjalankan tugas dan pengabdian.


Kegiatan ini terselenggara atas sinergi PGRI Cabang Jawilan bersama unsur K3S Kecamatan Jawilan. Melalui kegiatan pengajian dan pembinaan ini, diharapkan terbangun keseimbangan antara peningkatan kompetensi profesional, penguatan moral-spiritual, serta soliditas antar pendidik dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Serang.

Unit Reskrim Polsek Carenang Mengamankan Pelaku Curanmor Setelah Tertangkap Warga Usai Mencuri Motor Warga

By On Rabu, Januari 14, 2026





Kab, Serang xbintangindo.com

Personil Polsek Carenang Polres Serang mengamankan JU, 50 tahun, warga Kampung Rangkas Baru, Desa Tegalmaja, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, setelah tertangkap warga usai mencuri sepeda motor Yamaha Vega R nomor polisi A 6918 BL. 


Peristiwa pencurian tersebut terjadi ketika motor ditinggal pemiliknya berkebun di Kampung Larangan, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Selasa, 13 Januari 2026.


Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna membenarkan adanya kejadian pencurian sepeda motor yang berhasil digagalkan oleh warga. “Benar, telah terjadi tindak pidana dugaan pencurian kendaraan bermotor dan pelaku berhasil diamankan oleh masyarakat,” ujar Desma, Rabu, 14 Januari 2026.


Dikatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat korban bernama Kaswiri, 33 tahun, warga Kedung Sentul, Desa Walikukun, memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dekat kebun kacang yang hendak dipanennya. Korban kemudian membawa kunci kontak motor tersebut ke kebun dan meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan.


Tak lama berselang, korban mendengar suara sepeda motor menyala. Merasa curiga, korban langsung mengecek ke lokasi parkir dan mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.


"Korban sempat berusaha mencari dan mengejar sepeda motornya, namun tidak berhasil menemukannya di sekitar lokasi kejadian,” jelas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Ipda Dhenny Hariyanto.


Dibantu tetangganya bernama Salim, 43 tahun, korban melanjutkan pencarian, namun tidak berhasil menemukan. Saat korban hendak pulang, ia menerima informasi dari Saepudin, 28 tahun, yang menyampaikan bahwa sepeda motor milik korban telah diamankan warga di Kampung Pasir, Desa Ketos, Kecamatan Kibin.


Menurut keterangan kepolisian, warga yang curiga terhadap gerak-gerik pelaku langsung menghentikan dan mengamankan terduga pelaku beserta sepeda motor hasil curian sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.


“Pelaku berikut barang bukti satu unit motor Yamaha Vega R langsung dibawa ke Polsek Carenang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Desma Priatna.


Ia menambahkan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan dalam kasus pencurian lainnya di wilayah Kabupaten Serang.


“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pelaku guna melengkapi berkas perkara,” tegasnya. (HRH)

Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat   Polsek Carenang Polres Serang Beri Bantuan Sembako Pada Korban Musibah Banjir di Desa Reged, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang.

By On Rabu, Januari 14, 2026




. Kab, Serang xbintangindo.com

Mengimplementasikan Polri Untuk Masyarakat. Polsek Carenang Polres Serang memberikan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Reged, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. Rabu, 14/01/2026.


Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang mengalami kesulitan akibat genangan banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Cidurian dan buruknya drainase.

Bantuan logistik yang disalurkan berupa beras, mie instan, telur, minyak goreng, sarden, gula, teh dan makanan ringan lainnya. 


Logistik tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan warga yang terdampak luapan sungai Cidurian.

Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH mengatakan, bantuan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. 

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak cuaca ekstrem dan luapan sungai Cidurian, tujuannya untuk membantu meringankan beban warga pasca bencana," kata AKP Desma Priatna SH pada wartawan saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsap.


Selain menyerahkan bantuan, Kapolsek Carenang beserta personil juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga, khususnya anak-anak. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyisir lokasi banjir.


Menurutnya, kehadiran personel Polri tidak hanya untuk memberikan bantuan logistik, tetapi juga memastikan situasi tetap aman dan kondusif. “Polri akan terus hadir, memberikan rasa aman, serta membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.


Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat genangan air yang merendam kawasan pemukiman tersebut.

Berikut ini data rumah yang tergenang luapan sungai Cidurian :

- Kp. Kuranji Desa Cakung 90 Rumah


- kp. Kuwaron Desa Cakung 20 Rumah


- kp. Pandawa Desa Cakung 8 Rumah


- kp. Renged Desa Renged 16 Rumah

Genangan air terpantau mencapai lebih dari 30 sentimeter. Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas warga terganggu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk penyediaan makanan bagi keluarga yang terdampak banjir.

Para Karyawan Yang Hendak Kerja Wilayah Serang Timur Kejebak Banjir, Macet Panjang Tak Terhindarkan

By On Selasa, Januari 13, 2026








Foto : macet panjang di terowongan Tambak Kibin. 13/01/26.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Intensitas hujan yang mengguyur wilayah kabupaten Serang beberapa hari ini mengakibatkan jalan nasional Merak-Jakarta terendam banjir, salah satu titik banjir terlihat di terowongan Tambak Kecamatan Kibin. Senin, 13/01/26.


Akibat banjir di terowongan Tambak Kibin para karyawan yang hendak masuk kerja terlambat sampai ke tempat kerja hal tersebut karena kemacetan panjang tak dapat dihindarkan.










Menurut Roni salah satu karyawan PT. THP yang telat masuk kerja karena terjebak Macet mengatakan. " Ya ..tadi pagi ketika berangkat kerja saya terjebak Macet Panjang di terowongan Tambak, akhirnya sampai ke pabrik telat 1 jam. Alhamdulillah pihak perusahaan mengerti karena bukan saya saja yang telat masuk kerja, ada ratusan karyawan juga yang telat datang masuk kerjanya." Ujar Roni.


Begitu pula dikatakan Abdul karyawan kawasan industri modern Cikande kabupaten Serang.


"Kejebak macet panjang di terowongan Tambak tadi pagi, sampai tempat kerja telat 1 jam. Lolos macet tambak pikir hati lewat belakang kawasan modern Cikande gak macet ternyata lewat jalan belakang juga macet total, kawasan industri serang Timur kekepung banjir." Ujar Abdul.

Red xbi//.*

Jalan Menuju Puskesmas Kibin Terendam Banjir dan Berlubang Pemerintah Diduga Tutup Mata

By On Senin, Januari 12, 2026

Kab , Serang xbintangindo.com

Amburadul akses jalan menuju PUSKESMAS Kecamatan Kibin yang baru terisolir. Akses jalan menuju Fasilitas umum yang baru dibangun itu di keluhkan masyarakat.


Diketahui Puskesmas kibin sudah berpindah tempat yang sebelumnya di Desa Ciagel sekarang berada di Kp.Ciwajik, Desa Kibin, Kecamatan Kibin Kabupaten Serang. Namun perpindahan lokasi itu tidak di tunjang dengan fasilitas akses jalan yang tidak memadai.


Maulana Yusuf al-Bantani mengatakan bahwa akses jalan menuju Puskesmas Kibin yang baru terisolir oleh genangan air dan jalan berlubang.


"Akses jalan tidak layak dan tidak memadai rusak berlubang hingga berlumpur, yang berdampak serius pada keselamatan (kecelakaan, kesulitan darurat medis ambulans), hingga memperlambat mobilitas," kata Maulana Yusuf al-Bantani. Minggu, 11/01/26.


Tak hanya jalan berlubang dan berlumpur terowongan tol akses salah satu akses menuju Puskesmas Kibin yang baru tergenang air setengah lutut orang dewasa.


Dampak Akses Jalan Tidak Memadai:


- Keselamatan: Meningkatkan risiko kecelakaan, bahkan menyebabkan korban jiwa atau cedera parah, seperti terperosok atau terjatuh saat menghindari lubang.


- Kesehatan: Kesulitan bagi ambulans mencapai lokasi, memaksa warga menandu jenazah atau pasien, seperti yang terjadi di beberapa daerah.


- Ekonomi: Menghambat distribusi hasil pertanian dan barang, serta aktivitas ekonomi harian warga.


- Pendidikan: Anak-anak kesulitan menuju sekolah karena jalan sulit dilalui.


- Pembangunan: Mengganggu rantai produksi dan menghambat pertumbuhan ekonomi wilayah.

Intensitas Hujan Sangat Tinggi, Polsek Cikande Polres Serang Siagakan Personel Antisipasi Banjir

By On Senin, Januari 12, 2026





Kab, Serang xbintangindo.com

Mengantisipasi dampak curah hujan tinggi yang terus mengguyur, Polsek Cikande Polres Serang menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin, Senin (12/1/2026). Langkah ini diambil guna memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memantau situasi secara real-time.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kapolres Serang, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., yang memerintahkan jajaran polsek untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat saat cuaca buruk guna menjamin keselamatan warga.


Dibawah pimpinan Kapolsek Cikande AKP Tatang, SH sejumlah personel ditempatkan di titik rawan banjir bertujuan untuk memberikan peringatan dini dan memastikan kesiapan personel maupun peralatan dalam memberikan respons cepat. Wilayah hukum Polsek Cikande yang mencakup Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin menjadi perhatian khusus karena dilintasi oleh dua sungai besar.


Kecamatan Kibin: Pengawasan ketat pada aliran Sungai Ciujung.


Kecamatan Cikande: Pengawasan pada aliran Sungai Cidurian.


Selain memantau aliran sungai, Polsek Cikande juga memberikan perhatian khusus pada beberapa titik perumahan di dataran rendah yang menjadi "langganan" genangan air di wilayah Kecamatan Kibin, seperti Perumahan Bumi Nagara Lestari (BNL) di Desa Nagara dan Perumahan Bumi Ketos Regency di Desa Ketos.


AKP Tatang menegaskan bahwa seluruh personel dan Bhabinkamtibmas telah diperintahkan untuk melakukan patroli dialogis dan monitoring di desa rawan banjir, khususnya desa-deaa yang dilalui sungai dan daerah rendah secara intensif.


"Menindaklanjuti perintah Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, hari ini kami tidak hanya siaga di markas, tetapi langsung menerjunkan personel dan peralatan ke lapangan. Kami ingin memastikan jika terjadi luapan air, personel sudah berada di lokasi untuk membantu masyarakat melakukan langkah-langkah darurat maupun evakuasi," ujar AKP Tatang.


Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rendah, untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap perkembangan situasi kepada petugas kepolisian terdekat.

Diduga Tidak Gunakan Cakar Ayam, Pembangunan Pemagaran Makam Desa Sukamanah Disorot Aktivis

By On Senin, Januari 12, 2026







SERANG - Perihal dengan terlaksananya pembangunan pemagaran makam yang berlokasi di Kampung Bojong, Desa Sukamanah, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, hasilnya saat ini mendapatkan sorotan dari masyarakat sekitar dan beberapa aktivis.


Seperti dikatakan salah satu tokoh masyarakat setempat, kegiatan pemagaran yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025 kemarin pada saat pelaksanaan, H. R sempat mempertanyakan kepada petukang perihal tidak adanya pembesian sloof untuk lantai pondasi bawah.


"Waktu itu saya sempat mempertanyakan kepada salah satu pekerja karena tidak menggunakan besi sloof untuk pasangan batu pondasi. Tetapi pekerja tidak ada yang menjawab," katanya beberapa waktu yang lalu.


Menurut H. R, untuk tiang kolom pemagaran menggunakan besi sloof, tetapi kenapa untuk lantai pondasi tidak digunakan. "Hawatirnya bagunan itu nantinya roboh, karena kekuatan penguatan pondasinya tidak ada," tambahnya.


Senada diungkapkan aktivis pemerhati lingkungan Tb Edi Cobra, penggunaan besi sloof untuk tiang kolom dan lantai pondasi adalah komponen yang tidak dapat dipisahkan. "Itu merupakan komponen struktur bawah bangunan yang bekerja sama untuk bisa menahan beban dan getaran," ungkapnya, Selasa (06/01/2026).


Masih kata Tb Edi Cobra, setelah dirinya menerima informasi bahwa pemagaran makam di Desa Sukamanah tidak menggunakan galian pondasi, itu menunjukan bahwa hasil dari kegiatannya sangat diragukan.


"Kenapa diragukan, kegiatan dengan ketinggian 60 cm saja menggunakan pondasi yang tertanam agar kokoh dan kuat. Ini jenis pemagaran yang tingginya pasti diatas 1 meter, kenapa bisa tidak menggunakan pondasi dan cakar ayam," imbuhnya.


Sementara itu, pihak Desa Sukamanah, Kecamatan Tanara, hingga berita ini ditayangkan belum bisa dikonfirmasi.


Dimana sesuai dengan data yang dihimpun, Desa Sukamanah, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang melaksanakan kegiatan sub bidang Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pemakaman Milik Desa/Situs Bersejarah Milik Desa/Petilasan dengan nilai anggaran Rp 163.299.500 bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *