Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Habiskan Milyaran Rupiah, Kondisi Alun-alun Kragilan Memprihatinkan

By On Selasa, Juni 23, 2026




Serang, - xbintangindo.com --

Alun-alun Kragilan di Kabupaten Serang (berlokasi di area Undar Andir) merupakan salah satu dari empat alun-alun kecamatan yang dibangun oleh Pemkab Serang. Alun-alun Kragilan yang terletak di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, merupakan ruang terbuka publik skala lokal. Pembangunan dan pemeliharaan fasilitas ini dikelola secara sinergis di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Serang, yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang.




Pembangunan infrastruktur alun-alun Kecamatan Kragilan menelan anggaran Milyaran, namun kondisi saat ini alun-alun kecamatan kondisinya sangat memprihatinkan seperti tidak ada pengelolaan dan pemeliharaan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Serang dan juga pihak Kecamatan Kragilan. 


Alun-Alun Kragilan di Kabupaten Serang kini menuai sorotan. Ruang terbuka hijau yang dibangun dengan anggaran pemerintah itu berubah drastis. Area yang seharusnya menjadi pusat aktivitas warga justru dipenuhi rumput liar dan ilalang tinggi. Kondisi ini membuat kawasan tersebut tampak seperti hutan tak terawat.


Lapangan yang semestinya menjadi pusat aktivitas olahraga hampir tak terlihat. Rumput liar yang tumbuh tinggi menutupi sebagian besar area dan juga banyak pagar yang hilang terkesan dibiarkan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dan juga Pemerintah Kecamatan Kragilan. 


Menurut Angga Apria tokoh muda Kecamatan Kragilan saat dimintai tanggapan terkait kondisi Alun-alun Kragilan mengatakan, 

Kondisi fasilitas publik seperti alun-alun Kecamatan Kragilan memang harus dilakukan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik, dengan keluhan utama meliputi minimnya penerangan, kerusakan fasilitas bermain, hingga kejelasan pengelola yang kurang. Area ini juga kerap dikhawatirkan disalahgunakan oleh oknum warga akibat kurangnya perawatan, kata Angga, Selasa (23/6/2026). 


"Silahkan nanti teman-teman konfirmasi dengan Pak Camat ada atau tidak nya anggaran pemeliharaan untuk alun-alun Kragilan, kami juga sudah pernah diskusi dengan Pak Camat mengenai alun-alun Kragilan baik dari segi pengelolaan dan juga pemeliharaan," ujar Angga.

Mengaku Anggota Mangunsong Dankotik Sukabumi, Rentenir Mengintimidasi Pimred PH45, DPD PERPAM Baksel, " Kalau dari ormas PP tidak Mungkin Mengedepankan Arogansi...!"

By On Selasa, Juni 23, 2026

Foto : collector Bank keluling.

Lebak - Banten, xbintangindo.com --

Intimidasi disertai ucapan bahwa pemilik Koperasi adalah Mangunsong Ketua Ormas PP, siapa yang tidak kenal dengan Mangunsong, saat collector menagih hutang nasabah di kediaman Pimpinan Media Pejuang Hukum 45, pada Senin (22/07), sekira pukul 14.30 Wib.


Kediaman Pimpinan Media PH45.id, di Kampung Cijambe Desa Pasir Bungur kedatangan tamu yang tidak dikenal dan belakangan diketahui mereka adalah  collector Rentenir yang berkedok koperasi menagih kepada inisial El dan DH warga Kampung Citarate Desa Gunung batu Kecamatan Cilograng yang tercatat sebagai nasabah.


Akibat cara menagih disertai intimidasi dan ancaman kepada nasabah berinisial El dan DH tersebut, sontak pimpinan media PH45.id, terbangun dari istirahatnya dan terjadi adu mulut yang mengundang mengudang keramaian warga sekitar.


Saat pimpinan media PH45.id, bertanya ke si Penagih/Collector yang mengaku Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Sukabumi, dan mengatakan.


''Koperasi simpan pinjam milik Mangunsong Dankotik Pemuda Pancasila Sukabumi," ujar collector dengan suara lantang.


Seketika Collector balik bertanya kepada Pimpinan Media PH45.id, selaku pemilik rumah.


"Kamu dari media Pejuang hukum 45, nanti kita cek di kantor ku di Pelabuhan Ratu," ujar collector.


Dengan kejadian yang sangat meresahkan warga di Kecamatan Cilograng, Ketua DPD Ormas PERPAM Lebak Selatan pun angkat bicara.


"Jika benar koperasi (penagih/collector) bekerja kepada Mangunsong Dankotik Pemuda Pancasila Sukabumi sudah tidak mengedepankan arogansi, apalagi melakukan intimidasi kepada wartawan atau Pimpinan Redaksi media Pejuang Hukum45.id, sangat amat disesalkan," Ucap Farid fadlani.


Ketua Ormas DPD PERPAM Lebak selatan, menyayangkan sikap dan perilaku penagih hutang dari KSP Sukabumi Jawa Barat yang seakan Kebal Hukum.


"Kami menduga, kegiatan koperasi simpan pinjam milik Mangunsong Dankotik Pemuda Pancasila Sukabumi tidak memiliki izin resmi di Kabupaten Lebak Provinsi Banten," ungkapnya Farid.


Kami Ormas PERPAM DPD Lebak Selatan akan mengawal tuntas atas apa yang menimpa Pimpinan Redaksi media PejuangHukum45.id, melalui pendamping Hukum Lembaga.


"Kami atas nama warga masyarakat kecamatan Cilograng, berharap pihak kepolisian bergerak cepat, adanya dugaan intimidasi Nasabah dan Pimpinan Redaksi media PH45.id yang dilakukan oleh collectora/penagih/rentenir yang bekerja di KSP milik Mangunsong Dankotik Pemuda Pancasila Sukabumi," tungkas Ketua DPD Ormas PERPAM Lebak Selatan.

Marwan xbi//.*

Harmoni dalam Kebersamaan, DWP Disdikbud Kabupaten Serang Gelar Family Gathering Goes to Lampung

By On Selasa, Juni 23, 2026





Lampung, Selasa (23/6/2026) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang menggelar kegiatan Family Gathering bertajuk “Harmoni dalam Kebersamaan: DWP Disdikbud Kabupaten Serang Goes to Lampung 2026”. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas organisasi, serta membangun kebersamaan antaranggota dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.





Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Ny. Aber Nurhadi; Ibu Dr. Hj. Siti Laela, M.Pd., serta diikuti oleh perwakilan pengurus dari 29 unit kecamatan se-Kabupaten Serang, dengan total peserta mencapai 180 orang beserta kru kegiatan.






Dalam keterangannya, Ibu Dr. Hj. Siti Laela, M.Pd. menyampaikan bahwa Family Gathering tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga ruang mempererat hubungan emosional antaranggota DWP yang selama ini turut berperan mendukung berbagai program pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Serang.


“Kebersamaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang kuat. Melalui kegiatan ini, kita dapat saling mengenal lebih dekat, mempererat silaturahmi, dan memperkuat semangat kekeluargaan yang menjadi ciri khas Dharma Wanita Persatuan,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai agenda yang memadukan unsur rekreasi dan edukasi. Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Museum Lampung Ruwa Jurai sebagai sarana mengenal sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Lampung. Selain itu, rombongan juga menikmati sejumlah destinasi wisata serta kuliner khas daerah setempat.


Suasana keceriaan dan keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta dari berbagai kecamatan berbaur tanpa sekat, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang terus dijaga oleh DWP Disdikbud Kabupaten Serang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antaranggota semakin erat, koordinasi organisasi semakin kuat, serta tumbuh semangat baru dalam mendukung berbagai program Dharma Wanita Persatuan ke depan.


Mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen DWP Disdikbud Kabupaten Serang dalam membangun organisasi yang solid, inspiratif, dan penuh kekeluargaan.


“Menjalin Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan, Membangun Harmoni.”

Apeng xbi//.*

Hallo Kecamatan Kragilan....!" Rumah yang ditempati Anak Yatim Piatu Nyaris Roboh

By On Selasa, Juni 23, 2026









Foto : dua anak yatim-piatu sedang berdiri di depan rumah nya yang sudah tidak ada atapnya.

Kab. Serang , xbintangindo.com --

Beredar video yang kini viral didunia maya, dua anak yatim-piatu sangat membutuhkan uluran tangan membuka donasi, pasalnya rumah yang mereka tempati nyaris roboh dan sudah beratap. Selasa, 23 Juni 2026.


 Rumah tidak layak huni tersebut berlokasi kampung Pabuaran jati RT. 01/01 Desa Keramat jati Kecamatan Kragilan Kabupaten serang Banten 





Dalam video tersebut, 2 anak yatim-piatu yang menempati rumah tersebut, meminta donasi kepada para dermawan yang menontonnya, 2 anak yatim-piatu terlihat berdiri di depan rumahnya yang sudah tidak beratap.


Pemerintah Desa Keramat Kecamatan Kragilan kabupaten Serang dan pemerintah provinsi Banten disinyalir kurang peka terhadap keberadaan warganya, zaman sekarang masa iya masih ada warga yang rumahnya sampai atapnya sudah tidak ada lagi, gerak capat dong kerjanya dalam mengatasi masyarakat yang kurang mampu, " ujar  Panji aktivis Provinsi Banten.


"Hallo kecamatan Kragilan...!" Ada rumah yang ditempati dua anak yatim-piatu atapnya sudah ambruk tuh, bagaimana ini kok bisa gak peka seh...!" Sindir Panji.


Yudi Warga Desa Keramat jati, mengatakan," iya pak itu anak yatim-piatu kerjanya serabutan sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan dari pemerintah Provinsi Banten mau pun kabupaten serang.Semoga pemerintah Provinsi Banten dan kabupaten serang gerak cepat menanggapi persoalan ini.

Apeng xbi//.*

Sedang Giat atur Lalin, Scurity Kawasan Industri Buditexindo Jawilan Sakar Alias Alex keserempet Motor Karyawan, kini Alami Luka Serius dikepala

By On Selasa, Juni 23, 2026








Foto : Korban Sakar Alias Alex saat diobati diklinik Jawilan.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

 Kasihan...!" Seorang scurity (Sakar alias Alex) yang dipekerjakan oleh pihak manajemen kawasan Industri Buditexindo Okasa kecamatan Jawilan kabupaten Serang Banten saat sedang mengatur lalu lintas di gerbang kawasan Industri Buditexindo keserempet kendaraan sepeda motor karyawan yang hendak berangkat kerja. Selasa, 23 Juni 26.

Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas di depan gerbang kawasan Industri Buditexindo (jalan Cirabit)  korban korban Sakar alias Alex mengalami luka serius pada bagian akhirnya korban langsung dibawa ke klinik pengobatan terdekat.


Menurut kawan pekerjaannya menjelaskan jika mengatur lalu lintas depan gerbang kawasan Industri Buditexindo disaat karyawan yang bekerja di lingkungan kawasan Industri Buditexindo disaat jam  karyawan berangkat kerja dan jam karyawan pulang kerja itu sudah agenda rutin jika scurity dapat tugas di pos jaga gerbang utama kawasan. " Jelasnya.


Seluruh Kawan - kawan Sakar alias Alex yang seprofesi mendoakan agar Sakar cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT, juga kepada karyawan yang menyerepet pak sakar agar bertanggung jawab atas kelalaiannya. 


Pesan dari kawan-kawan scurity kawasan Industri Buditexindo, " Agar para pengendara motor khususnya yang bolak-balik bekerja di lingkungan kawasan agar lebih berhati hati jangan ngebut-ngebut saat berkendara. Jangan terburu-buru, harus focus. " Katanya.


Sampai berita ini disiarkan korban Sakar belum dapat memberikan keterangan nya, tampak korban masih trauma akibat kejadian kecelakaan tersebut.

Vino/Renggo// xbi.

Warga Minta Satpol-PP dan Polisi Tindak Tegas Toko Jamu yang Jual Miras Dekat Masjid Besar di wilayah Desa' Kareo Jawilan

By On Selasa, Juni 23, 2026







Foto : Toko jamu yang menjual miras dekat masjid besar Desa Kareo Jawilan Serang.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Warga Desa Kareo kecamatan Jawilan kabupaten Serang Banten meminta kepada penegak peraturan Daerah (Perda) Satpol-PP dan penegak hukum wilayah kecamatan Jawilan serius memberantas peredaran minuman keras (Miras) dan narkoba yang akan merusak regenerasi bangsa. Pasalnya barang haram tersebut dijual bebas di wilayah desa Kareo. Selasa 23 Juni 2026.


" Seperti yang nampak toko berkedok jamu  menjual minuman keras di lingkungan pemukiman padat penduduk, toko jamu tersebut tidak jauh dengan masjid besar di Desa Kareo Jawilan Serang. " Ujar warga Desa Kareo.







Foto : Tampak seorang pemuda sedang membeli miras di toko jamu dekat masjid besar Desa Kareo 

Hal senada juga dikatakan Ahmad warga Desa Kareo, " Awalnya Masyarakat tidak curiga ada toko jamu yang Nyambi jualan Miras, namun ketika diperhatikan banyak anak-anak muda silih berganti pada waktu siang bolong datang ke toko jamu tersebut membeli miras dengan berbagai jenis." Ujar Ahmad.


" Saya sebagai masyarakat mungkin sekaligus mewakili warga Desa Kareo dan sekitarnya berharap kepada pihak berwenang Satpol-PP dan penegak hukum wilayah kecamatan Jawilan, Polsek Jawilan, polres Serang segera menindak tegas pelaku penjual miras beralkohol dan barang apa pun yang diharamkan yang dapat merusak regenerasi bangsa kita. " Tuturnya.


" Saya berharap wilayah kecamatan Jawilan tidak ada lagi yang menjual miras dan lain-lain hal tersebut agar ketertiban dan ketenteraman masyarakat (kamtibmas) selalu dirasakan serta mencegah tindak kriminalitas yang sering dipicu oleh konsumsi alkohol. " Ujar Warga.


" Pokoknya warga tidak ingin ada penjual miras di wilayah desa Kareo, apa lagi toko jamu yang dekat masjid besar tersebut, malu kami sebagai warga Desa Kareo ada penjual miras di dekat rumah ibadah kami. " Cetusnya.

Sutrisno Vino/Red Xbi//.*

Video Viral soal rekaman calo tenaga kerja meminta sejumlah uang terhadap pencari kerja oleh pihak Outsourcing PT Sentra Misnan Abadi (SMA) Kapolsek Cikande memberikan respon cepat.

By On Senin, Juni 22, 2026




Kab. Serang, xbintangindo.com --

Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard menyebutkan, soal adanya dugaan pencalonan itu, pihaknya melalui penyidik langsung turun melakukan penyelidikan. 


"Penyidik kami langsung turun kelapangan untuk melakukan pendalaman dan langsung memanggil para pihak," kata AKP Fredo Leonard, Senin (22/6). 


Menurutnya, segala bentuk aduan masyarakat, baik itu melalui media sosial atau secara langsung akan segera ditindaklanjuti dengan memberikan respon cepat. 


"Ini bentuk respon kami. Dan segala bentuk aduan terutama yang mengarah terhadap tindakan kejahatan maka akan kami ditindak sesuai hukum yang berlaku," tandasnya. 


Pada kesempatan itu, Kapolsek Cikande juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah menerima iming-iming untuk mendapatkan pekerjaan terutama melalui calo dan bisa menghubungi 110 jika ada hal-hal yang menganggu kamtibmas. 


"Kami berharap masyarakat juga memahami, agar mencari pekerjaan bisa melalui lembaga resmi dalam hal ini Dinas Tenaga kerja. Jangan melalui calo," ujarnya.

 *Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

By On Senin, Juni 22, 2026

Serangxbintangindo.com --

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Banten melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar Layanan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bagi masyarakat yang akan dilaksanakan pada Selasa (23/06) pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten.


Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta pengobatan gratis. Kegiatan tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai upaya membantu warga memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.


Melalui kegiatan ini, Polda Banten ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pelayanan sosial yang memberikan manfaat secara langsung. Bakti sosial kesehatan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengedepankan semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.


Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten berupaya memberikan manfaat yang nyata melalui layanan pengobatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat sekaligus sarana untuk mempererat kedekatan antara Polri dan warga," ujar Maruli pada Senin (22/06). 


Lebih lanjut Maruli menjelaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama.

"Melalui bakti sosial ini kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang kami sediakan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, serta semakin memperkuat kepercayaan dan sinergitas antara Polri dan masyarakat. Sesuai tema Hari Bhayangkara ke-80, Polri akan terus berupaya memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat," tutup Maruli.


Kegiatan Layanan Bakti Sosial Pengobatan Gratis ini mengusung semangat "Polri Untuk Masyarakat", sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir di tengah masyarakat (Bidhumas).

 *Sertifikat Tanah Wakaf itu Gratis, Lalu Apa Kendalanya?*

By On Senin, Juni 22, 2026






Serang – xbintangindo.com Banyak masyarakat mungkin belum mengetahui bahwa sertipikasi tanah wakaf sebenarnya tidak dipungut biaya. Namun di balik kemudahan tersebut, masih terdapat ribuan bidang tanah wakaf di Provinsi Banten yang belum memiliki sertipikat dan kepastian hukum.


Pada tahun 2026, BPN Banten menargetkan sebanyak 3.467 bidang tanah wakaf dapat disertipikatkan yang hingga saat ini masih menyisakan pekerjaan cukup besar. Berdasarkan data yang terintegrasi melalui Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, terdapat 15.054 bidang tanah wakaf di Banten, namun baru sekitar 57 persen yang telah bersertipikat. Artinya, masih terdapat sekitar 6.000 bidang tanah wakaf atau 43 persen yang memerlukan penyelesaian administrasi dan proses pendaftaran guna memperoleh kepastian hukum.


Melihat kondisi tersebut, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menjadikan percepatan sertipikasi tanah wakaf sebagai salah satu program prioritas. Upaya ini tidak hanya melibatkan BPN, tetapi juga dilakukan melalui kolaborasi bersama Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), pemerintah daerah, organisasi keagamaan, para nazir, hingga masyarakat sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses wakaf.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menjelaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi bukanlah biaya sertipikasi, melainkan masih rendahnya kesadaran untuk menuntaskan proses administrasi setelah tanah diwakafkan. Tidak sedikit tanah yang sudah digunakan untuk kepentingan umat, seperti masjid, musala, pesantren, atau pemakaman, tetapi belum dilengkapi dokumen resmi yang menjadi dasar penerbitan sertipikat.


"Tidak kalah pentingnya itu adalah kesadaran masyarakat, hari-hari ini kita harus paham bahwa kesadaran itu harus dilengkapi dengan proses pendaftarannya. Jadi penyampaian wakafnya itu tidak hanya lisan, harus tertulis, administratifnya ada,” ujarnya.


Untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, Kanwil BPN Provinsi Banten menggencarkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) dengan tujuan memastikan kejelasan batas fisik tanah wakaf sehingga proses pengukuran, pemetaan, dan pendaftaran dapat berjalan lebih cepat dan terarah.


Harison menjelaskan, melalui GEMAPATAS TAWAF, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara bertahap kini dapat berjalan secara bersamaan. Saat tim BPN melakukan pengukuran dan pemetaan, proses pemenuhan dokumen yuridis seperti Akta Ikrar Wakaf (AIW), penetapan nazir, dan persyaratan lainnya juga dapat diselesaikan secara paralel sehingga proses sertipikasi menjadi lebih cepat.


Di sisi lain, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Banten menilai salah satu tantangan terbesar berada pada aspek pengelolaan wakaf. Ketua BWI Perwakilan Provinsi Banten, Amas Tadjudin, mengungkapkan bahwa masih banyak nazir yang belum memahami secara utuh tanggung jawabnya dalam mengelola dan mengadministrasikan tanah wakaf yang diterimanya.


“Pelambatan proses administrasi perwakafan salah satunya ada pada nazir, karena wakif ketika memilih nazir tidak selalu mempertimbangkan kemampuan pengelolaannya. Akibatnya masih banyak tanah wakaf yang belum diadministrasikan atau dikembangkan sebagaimana mestinya,” ujar Amas.


Selain itu, Amas mengingatkan pentingnya mencantumkan peruntukan tanah wakaf secara jelas dalam Akta Ikrar Wakaf. Menurutnya, kejelasan fungsi tanah, baik untuk masjid, pemakaman, pendidikan, pertanian, maupun kegiatan produktif lainnya, akan membantu menghindari perbedaan penafsiran dan sengketa di masa mendatang.


Untuk memastikan target percepatan dapat tercapai, Harison juga menyatakan akan segera mengintensifkan pertemuan rutin bersama BWI Banten dan Kementerian Agama Provinsi Banten melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan pendaftaran tanah wakaf di seluruh kabupaten dan kota dapat segera diselesaikan. 


Dan ke depan, BPN Banten akan terus memperkuat sosialisasi kepada para nazir dan calon nazir mengenai tata kelola wakaf, kelengkapan dokumen, serta pentingnya sertipikasi tanah wakaf. (Oman ncek)

Anak Polisi Polres Serang, 5 Tahun Menjadi Santriwati diponpes Tebuireng 08 Petir Serang Banten, Berliana Rafa Nafisca Sudah Hafizah 30 Juz,

By On Minggu, Juni 21, 2026








Foto : Anak Polisi Polres Serang Berliana Rafa Nafisca.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Acara wisuda Hafidz dan Hafidzah Binnazar XIII dan Bilghaib 30 juz IX Harflah Akhirhusanah (MA) Angkatan VI di pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kabupaten Serang Banten berjalan Hidmat dan sukses.

Menurut Aris Widodo orang tua atau wali santriwati Berliana Rafa Nafisca,  " saat melihat anak bersama hafidz dan Hafidzah lainnya diatas panggung, ya..allah, bukan main kebahagiaan dihati ini, tak terasa air mata menetes begitu pula ibunya tampak terlihat senyum bahagianya, begitu pun saya lihat wali santri lainnya, tak henti-hentinya saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT. " Ujar Aris Widodo.






"Saya bekerja sebagai pengabdi ke masyarakat dan negara (Polisi Polres Serang) Alhamdulillah bisa menyekolahkan anak ke pondok pesantren, sudah 5 tahun putri saya Berliana Rafa Nafisca menjadi santriwati di pondok pesantren Tebuireng 08 Petir, Alhamdulillah anak kami betah belajar dan didik oleh dewan guru pengurus pondok pesantren Tebuireng 08. " Kata Wali santriwati.


Aris Widodo mengucapkan terima kasih atas bimbingan, pembinaan dan didikannya yang diberikan dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kepada anaknya.


" Saya Aris Widodo dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir yang selama ini penuh kesabaran dalam membimbing, membina dan mendidik serta mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada khususnya anak saya Berliana Rafa Nafisca hingga menjadi  Hafidzah, semoga apa yang diberikan oleh dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kepada santri dari santriwati menjadi catatan baik oleh Allah SWT... Amien..!" Ucap Aris Widodo.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *