Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Ketua DPK Knpi Bayah  Angkat Bicara Soal Dugaan Pencemaran Lumpur Industri Semen  dari PT. Cemindo Gemilang Ganggu Puluhan Hektar Sawah

By On Selasa, Agustus 04, 2026



 







*LEBAK* - Ketua DPK Knpi Bayah  Angkat Bicara Soal Dugaan Pencemaran Lumpur Industri Semen  dari PT. Cemindo Gemilang Ganggu Puluhan Hektar Sawah


Fenomena dugaan pencemaran lahan pertanian akibat aktivitas industri semen di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sorotan masyarakat dalam kurun waktu 2024–2026. 


Puluhan hektar lahan sawah milik warga diduga terdampak endapan lumpur. Endapan itu dikaitkan dengan aktivitas operasional PT Cemindo Gemilang. Kondisi semakin parah saat intensitas hujan tinggi yang memicu limpasan atau _runoff_ dari kawasan industri menuju area pertanian.


“Kalau benar terbukti, ini bisa bikin produktivitas sawah turun, saluran irigasi tersumbat, dan biaya bertani jadi naik karena harus normalisasi saluran dan rehabilitasi lahan,” ujar  Aji Ketua Knpi Bayah, kepada awak media via by phone Selasa (4/8/2026).


Menurut Aji, Dampak ke Tanah dan Irigasi

Dari perspektif ilmu lingkungan, masuknya material sedimen dan lumpur ke lahan sawah dapat mengubah karakteristik fisik tanah. Tekstur, porositas, permeabilitas, hingga kapasitas infiltrasi air berpotensi berubah. 


Akibatnya, pertumbuhan tanaman padi bisa terganggu. Akar tanaman terhambat, oksigen di zona perakaran berkurang, dan penyerapan unsur hara menjadi tidak efisien.


Sedimentasi juga mengancam jaringan irigasi. Kapasitas saluran berkurang sehingga distribusi air ke sawah tidak optimal, terutama pada musim tanam.


*Dampak Sosial-Ekonomi*

Dugaan pencemaran ini juga berdampak pada ekonomi rumah tangga petani. Penurunan hasil panen, naiknya biaya pemulihan lahan, dan ketidakpastian musim tanam dapat menekan pendapatan petani.


Kondisi tersebut berpotensi memicu konflik antara masyarakat dan pihak industri. Warga menuntut agar mekanisme pengaduan, pemantauan lingkungan, dan kompensasi dijalankan secara transparan dan akuntabel.


*Tuntutan Kajian Ilmiah*

Secara konseptual, kasus ini perlu dilihat dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Industri semen memang berkontribusi pada investasi, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun manfaat ekonomi itu harus diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang efektif.


Penerapan prinsip kehati-hatian _precautionary principle_ dan tanggung jawab lingkungan perusahaan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan juga menjadi tuntutan.


Penelitian terdahulu menunjukkan, keberadaan industri semen di Bayah telah mengubah pemanfaatan ruang dan menimbulkan dinamika sosial serta lingkungan, termasuk perubahan fungsi lahan pertanian dan tekanan terhadap sumber daya alam.


Untuk itu, jika dugaan pencemaran sawah oleh lumpur semen pada periode 2024–2026 terbukti, diperlukan investigasi ilmiah. Kajian yang dibutuhkan meliputi analisis kualitas tanah, sedimen, dan air irigasi. Selain itu perlu pemetaan spasial luas lahan terdampak serta evaluasi hubungan kausal antara aktivitas industri dan kondisi lingkungan pertanian.


Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan mitigasi, pemulihan lingkungan, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang terdampak.


Hingga berita ini ditulis, pihak PT Cemindo Gemilang dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Polres Serang Salurkan 24.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kecamatan Tanara

By On Selasa, Agustus 04, 2026








Kab, Serang xbintangindo.com

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau, Polres Serang bersama Polsek Tanara melaksanakan bakti sosial penyaluran air bersih di tiga desa di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Selasa (4/8/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolsek Tanara, IPTU Iwan Rudini, S.H., dengan menyalurkan total 24.000 liter air bersih kepada masyarakat di Desa Pedaleman, Desa Cerukcuk, dan Desa Siremen yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Reskrim Polsek Tanara, Kasium Polsek Tanara, Ka SPK Polsek Tanara, Kanit Provost Polsek Tanara, Kanit Samapta Polsek Tanara, para Bhabinkamtibmas, anggota Polsek Tanara, Kepala Desa Pedaleman dan Kepala Desa Siremen, serta masyarakat penerima manfaat.


Adapun distribusi air bersih dilakukan di tiga titik, yakni:


* Kampung Pesisir, Desa Pedaleman sebanyak 8.000 liter;

* Kampung Cikeli, Desa Cerukcuk sebanyak 8.000 liter; dan

* Kampung Bayak, Desa Siremen sebanyak 8.000 liter.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.


"Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih," ujarnya.


Masyarakat menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Serang serta Polsek Tanara yang hadir memberikan solusi atas kebutuhan air bersih di wilayah mereka.


Kegiatan penyaluran air bersih selesai pada pukul 14.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar. Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polres Serang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat.

Lapak Tampungan BBM Solar Bersubsidi di Kali Gandu Kota Serang Milik IKS diduga Kebal Hukum

By On Selasa, Agustus 04, 2026





Kota Serang, xbintangindo.com --

 Diduga lapak untuk penampungan sementara bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di kali Gandu Kota Serang Milik IKS (oknum TNI) kebal hukum, sering datang polisi hanya datang dan pergi...!".





Menurut warga sekitar jika lapak yang tertutup seng itu sering keluar masuk mobil-mobil truk, terkadang kalau menjelang subuh ada mobil tangki masuk selang beberapa jam keluar lagi diikuti mobil pickup membawa drigen-drigen plastik berwarna biru dan kempu plastik.









" Lapak seng itu selalu ada kegiatan, ada yang ngecor solar dari tangki ke drigen-drigen ada juga sebaliknya dari drigen ke tangki besar dan kempu plastik, informasi nya milik IKS oknum TNI, sering nya malam sampai subuh kegiatan didalam nya, ada juga ngambil dari pom bekang begitu info yang saya tau pak..." ujarnya.


" Coba saja tanyakan ke dalam pak, siapa tau di buka pagarnya, biasanya seh kalau orang yang tidak dikenal gak dibukakan pintu pagarnya." Sambung warga.


Saat wartawan hendak Konfirmasi dan mendatangi lapak tersebut, beberapa di ketuk pintu pagar pun tidak dibukakwn.

Wok.


Polsek Carenang Bersama BAZNAS Kabupaten Serang dan PMI Provinsi Banten Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

By On Selasa, Agustus 04, 2026








Kab, Serang xbintangindo.com

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau terus ditunjukkan Polres Serang melalui jajaran Polsek Carenang. Pada Selasa (4/8/2026), Polsek Carenang bersama BAZNAS Kabupaten Serang dan PMI Provinsi Banten melaksanakan bakti sosial penyaluran air bersih kepada warga Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, S.H.sebagai penanggung jawab kegiatan. Sebanyak 20.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak musim kemarau.


Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap di empat titik, masing-masing Kampung Ragas Masigit, Kampung Ragas Tegal, Kampung Bojong, dan Kampung Sukamulya, dengan jumlah 5.000 liter di setiap lokasi sehingga total distribusi mencapai 20.000 liter.


Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Carenang, perwakilan BAZNAS Kabupaten Serang, PMI Provinsi Banten, Kasi Trantib Kecamatan Carenang, personel Polsek Carenang, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Ragas Masigit, para Ketua RT/RW, serta masyarakat Desa Ragas Masigit yang menerima bantuan.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak kekeringan akibat musim kemarau.


"Melalui sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Serang dan PMI Provinsi Banten, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi sehingga dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan nyata kepada masyarakat," ujar Kapolres.


Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polri bersama para stakeholder yang telah hadir memberikan bantuan air bersih di tengah kondisi musim kemarau.

Polres Serang Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Desa Susukan, Tirtayasa

By On Selasa, Agustus 04, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau, Polres Serang bersama Polsek Tirtayasa melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa penyaluran air bersih kepada warga dan Pondok Pesantren Ashabul Maimanah di Kampung Sampang, Desa Susukan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Senin (3/8/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolsek Tirtayasa AKP Cece Sumarya dengan menyalurkan sebanyak 6.000 liter air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak kekeringan pada musim kemarau.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tirtayasa, Pimpinan Ponpes Ashabul Maimanah KH Wahid, Ka SPK Polsek Tirtayasa, Ps Kanit Intel Polsek Tirtayasa, Bhabinkamtibmas Polsek Tirtayasa, serta masyarakat Desa Susukan.


Penyaluran air bersih dipusatkan di Pondok Pesantren Ashabul Maimanah, Kampung Sampang, Desa Susukan, Kecamatan Tirtayasa, sebagai lokasi yang terdampak keterbatasan pasokan air bersih selama musim kemarau.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.


"Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi wujud kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat," ujar Kapolres.


Selain sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta menunjukkan komitmen Polres Serang dalam hadir memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga.


Kegiatan bakti sosial penyaluran air bersih selesai pada pukul 20.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.

Kekuatan Medsos, 5 Oknum Dishub di Bekasi Peras Supir Truk Rp. 1.7 Juta akhirnya di pecat

By On Senin, Agustus 03, 2026







Foto : Pegawai Dishub Bekasi yang peras supir truk 1.7 juta.

Bekasi Jabar, xbintangindo.com --

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas tanpa kompromi.


Lima orang oknum anggotanya yang berinisial F, S, P, S, dan R resmi dijatuhi sanksi pemecatan setelah terbukti sah melakukan praktik pungli terhadap sopir truk di kawasan Pos Poncol, Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur.


Terbongkarnya borok oknum Dishub ini bermula dari kekuatan media sosial dan keberanian warga yang bersuara.


Beredar luas sebuah video yang memperlihatkan aksi protes terhadap oknum Dishub.


Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang pria yang menuntut agar uang sebesar Rp 1,7 juta yang diduga hasil pungli dari seorang sopir truk segera dikembalikan.


Kasus yang mencoreng institusi pelayanan publik ini langsung viral dan sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.


Melalui akun Instagram-nya, sang Gubernur segera berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan mendesak agar oknum nakal tersebut ditindak setegas-tegasnya.


Merespons kegaduhan publik, pimpinan Dishub Kota Bekasi langsung bergerak cepat mengamankan para pelaku.


Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, langsung membekukan absensi lapangan kelima oknum tersebut dan menarik mereka ke Markas Komando (Mako) Dishub untuk mempermudah pemeriksaan.


Dalam sidang kode etik internal, kelima oknum tersebut akhirnya tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya.


Karena dinilai telah melakukan pelanggaran berat yang sangat mencemarkan nama baik Pemkot Bekasi, Dishub resmi menjatuhkan rekomendasi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias pemecatan.


Proses pemecatan kini tengah memasuki tahap finalisasi di ranah kepegawaian.


Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dishub Kota Bekasi, Arlindo, memastikan bahwa proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kelima tersangka pungli tersebut telah rampung.


Saat ini, seluruh berkas pemeriksaan segera dilimpahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi untuk dieksekusi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Tindakan tegas berupa pemecatan ini diharapkan bisa menjadi shock therapy (efek jera) bagi aparatur negara lainnya agar tidak main-main dengan jabatannya untuk memeras keringat rakyat. Sumber Darto FB.

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 16.000 Liter Air Bersih, Polsek Carenang Dampingi Distribusi untuk Warga Terdampak Kekeringan

By On Senin, Agustus 03, 2026





Kab, Serang xbintangindo.com

BAZNAS Kabupaten Serang didampingi personel Polsek Carenang melaksanakan kegiatan bakti sosial penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak musim kemarau di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Senin (3/8/2026).






Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipusatkan di dua lokasi, yakni Kampung Bojong RT 003/002, Desa Mekarsari dan Kampung Priuk RT 001/001, Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang. Dalam kegiatan tersebut disalurkan sebanyak 16.000 liter air bersih menggunakan dua unit mobil tangki guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau.


Penyaluran air bersih berlangsung di bawah penanggung jawab Camat Carenang serta dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Carenang, anggota Koramil Carenang, Kasi Kesra Kecamatan Carenang, Kasi Trantib Kecamatan Carenang, perangkat Desa Mekarsari, perangkat Desa Ragas Masigit, serta warga setempat.


Sebanyak satu unit mobil tangki didistribusikan ke Kampung Bojong, Desa Mekarsari, sementara satu unit mobil tangki lainnya disalurkan kepada masyarakat Kampung Priuk, Desa Ragas Masigit. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat kemarau berkepanjangan.


Kasi Humas Polres Serang AKP Agus Komarudin mengatakan bahwa Polres Serang melalui jajaran Polsek terus mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Pendampingan yang dilakukan personel Polsek Carenang merupakan bentuk sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kehadiran Polri diharapkan dapat memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar serta bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan," ujar AKP Agus Komarudin.


Selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Polres Serang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai wujud pelayanan serta kepedulian kepada warga.

Tiket Masuk dan Sewa Lesehan di Pantai Sambolo 1 Anyer Banten Serba Rp. 100.000,-

By On Senin, Agustus 03, 2026



Banten, xbintangindo.com --

Sekedar informasi jika ingin berkunjung ke lokasi wisata pantai Sambolo 1 Anyer Banten pengunjung harus siap-siap membawa uang atau saldo direkening yang lebih banyak sebab yang saya alami masuk ke kawasan pantai Sambolo 1 Anyer bayarnya serba mahal, tiket masuk nya Rp. 100.000,- sedangkan bayar sewa tempat untuk duduk-duduk, rebahan atau lesehan sebesar Rp. 100.000,- " ujar Trisno. Minggu, 2 Agustus 2026.









" Belum lagi jajaran yang dijual oleh para pedagang yang ada di kawasan pantai Sambolo 1 barang-barang yang dijual mahal-mahal, " Sambung Trisno.


Masih dengan Trisno pengunjung pantai Sambolo 1, " jangan berharap puas dan senang deh...jika bawa keluarga bawa uang nya cuma Rp. 2.000.000,- an saja, gak bisa senang, karena mahal-mahal ." Ucap Trisno.


" Saya juga kaget kemarin berangkat dengan keluarga ke pantai Sambolo 1, duhh bikin kapok bawa uang 2 juta gak puas. Lebih baik cari rekomendasi tempat wisata lainnya aja lah, kapok pokoknya." Keluh Trisno..


Panji Abdillah SE aktivis Pemerhati pariwisata yang ada di provinsi Banten, " Harapan Besar saya untuk tempat pariwisata yang ada di provinsi Banten, tiket Masuk jangan terlalu mahal dan jika perlu tempat lesehan tidak perlu di pinta uang sewa lagi lah, itukan bentuk fasilitas dari tempat wisata agar pengunjung rilex santai menggunakan fasilitas tempat wisata itu sendiri." Ujar Panji.


" Intinya jangan sampai pengunjung terlalu menjerit terkait biaya ditempat wisata, agar para pengujung pariwisata pantai Anyer Banten bertambah banyak dan ramai, mengambil keuntungan sedikit tapi yang berminat banyak, itu lebih ke arah prinsip ekonomi." Saran panji.

Vino Bastian*

Sentuhan Humanis Polri: Polsek Cikande Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih Untuk Desa Kibin dan Nambo Udik Bantuan Dari  Polres Serang

By On Senin, Agustus 03, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com --

Sebagai wujud kepedulian dan respons cepat terhadap dampak musim kemarau, Polsek Cikande Polres Serang kembali menggelar aksi bakti sosial (baksos) pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah hukumnya, Senin (3/8/2026).


Setelah sukses menyalurkan sebanyak 24.000 liter air bersih pada minggu lalu di Desa Leuwi Limus (Kecamatan Cikande) dan Desa Nambo Ilir, hari ini aksi kemanusiaan tersebut kembali dilanjutkan.


Dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, bantuan sebanyak 16.000 liter air bersih dari Polres Serang disalurkan secara merata untuk warga di dua titik lokasi, yakni Kp. Teurep, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, dan Kp. Maja, Desa Kibin, Kecamatan Kibin.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan melaluiKapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan air bersih dari Polres Serang melalui Polsek Cikande ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.


"Kami mendapat laporan dan memantau langsung bahwa beberapa wilayah di hukum Polsek Cikande mulai mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Hari ini, melalui bantuan dari Polres Serang, kami turun langsung membawa 16.000 liter air bersih untuk meringankan beban warga di Kp. Teurep Desa Nambo Udik dan Kp. Maja Desa Kibin," ujar Kompol Rudika.


Warga menyambut antusias kedatangan armada tangki air bersih Polsek Cikande dengan membawa jeriken dan ember untuk menampung air. Senyum bahagia serta apresiasi terpancar dari para penerima manfaat yang merasa sangat terbantu dengan pasokan air bersih tersebut.


Kompol Rudika menambahkan, aksi sosial ini tidak akan berhenti sampai di sini. Polsek Cikande bersama Polres Serang siap terus memetakan wilayah-wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa guna menyalurkan bantuan pasokan air secara berkala.


Dengan disalurkannya 16.000 liter air bersih hari ini, total bantuan air bersih dari Polres Serang yang telah digelontorkan melalui Polsek Cikande dalam kurun waktu dua minggu terakhir telah mencapai 40.000 liter.

Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Cikande Tekankan Pencegahan Karhutla, Penertiban Balap Liar, dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

By On Senin, Agustus 03, 2026








Kab, Serang xbintangindo.com

Kepolisian Sektor (Polsek) Cikande Polres Serang menggelar kegiatan apel pagi rutin yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Polsek Cikande di Lapangan Hijau Mapolsek Cikande, Senin (3/8/2026).


Dalam arahannya, Kompol Rudika Harto Kanajiri menegaskan kembali instruksi dari Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H dan Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., terkait penanganan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikande.


Kapolsek secara khusus memerintahkan seluruh anggota, terutama para Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan warga, untuk aktif dan gencar menyosialisasikan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta imbauan agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Selain itu, penertiban dan pencegahan aksi balap liar juga menjadi prioritas utama penanganan di lapangan.


"Sesuai instruksi Pimpinan, saya minta seluruh personel, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menyosialisasikan bahaya Karhutla dan dampak buruk pembakaran sampah. Lakukan langkah-langkah preventif dan edukatif. Selain itu, maksimalkan penanganan aksi balap liar yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," tegas Kompol Rudika.


Tak hanya aspek pencegahan, Kapolsek Cikande juga memberikan penekanan khusus pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta personel untuk konsisten melaksanakan kegiatan strong point di titik-titik rawan kemacetan maupun kejahatan jalanan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari, serta mengoptimalkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).


"Kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Tingkatkan pelayanan melalui kegiatan strong point pagi dan sore hari saat mobilitas warga sedang tinggi, serta maksimalkan KRYD untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tambahnya.


Melalui pelaksanaan apel pagi dan penyampaian arahan ini, diharapkan seluruh personel Polsek Cikande semakin responsif, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di wilayah Cikande dan sekitarnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *