Subhanallah...!" Warga dan Pengiring Doa Penuhi Sebagian Jalan Nasional di Tahlilan Pertama alm. H. Johari bin H. Rebo (Mantan Kades Sumur Bandung Jayanti)
On Senin, Februari 23, 2026
Foto : Warga dan pengiring doa penuhi tahlilan pertama alm. H. Johari bin H. Rebo sampai jalan raya nasional.
Kab. Tangerang, xbintangindo.com --
Kabar duka menyelimuti masyarakat Kampung Keramat, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Tokoh masyarakat yang dihormati, H. Johari bin H. Rebo, telah berpulang ke rahmatullah pada hari Minggu, 22 Februari 2026, sekitar pukul 14.20 WIB.
Almarhum yang merupakan warga RT 12 RW 05 dikenal luas sebagai sosok tokoh masyarakat yang aktif, bersahaja, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kampung Keramat dan Desa Sumur Bandung.
Sejak kabar wafatnya almarhum tersebar, rumah duka langsung dipadati oleh masyarakat dari berbagai wilayah. Warga berdatangan silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa, memanjatkan doa, serta memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Menurut Bos Ro'i kolega bisnis almarhum H. Johari bin H. Rebo bahwa ALM. H. Johari bin H. Rebo dikenal sebagai rekan kerja bisnis dan sebagai orang tua.
"Selain rekan kerja bisnis almarhum H. Johari bin H. Rebo juga saya anggap seperti orang tua sendiri, beliau banyak mengajarkan saya tentang berbisnis, banyak wejangan-wejangan atau ide-ide dan saran-saran yang baik positif dalam berbisnis, yang sering beliau bilang jika berbisnis harus selalu semangat, menjaga kepercayaan, kejujuran dan kesabaran, kalimat itu yang selalu diucapkan almarhum kepada saya, almarhum adalah orang tua saya, semoga almarhum H. Johari bin H. Rebo ditempatkan di surganya Allah SWT, dan keluarga yang di tinggalkan diberikan kesabaran." Ucap Bos Ro'i.
Lanjut bos Ro'i," kebaikan dan dedikasi yang tinggi serta baik kepada masyarakat Desa sumur bandung kecamatan Jayanti dan koleganya dapat dilihat dari banyaknya masyarakat dan kolega yang ikut pengiring sampai ke peristirahatan terakhir bahkan banyak pula yang sampai tahlilan pertama di penuhi oleh masyarakat dan pengiring doa hingga kejalan raya nasional mereka datang dan mendoakan dengan sukarela serta ikhlas." Ujar Bos Ro'i.
Red xbi//.*
















