Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Diduga Gegara dilalui Kendaraan Beban Berat, Kini Kondisi JL. Raya Mauk-Pakuhaji-Sepatan Kab Tangerang Rusak Parah dan Membahayakan Pengguna Jalan

By On Jumat, Februari 06, 2026






Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Jalan Raya Kecamatan Mauk - Pakuhaji - Sepatan kabupaten Tangerang provinsi Banten Betonisasi kini kondisinya rusak parah diduga akibat dilalui kendaraan dengan muatan tonase berat (overload -Red). Kamis, 05/02/26.









Menurut M. Saleh Andara warga kecamatan Pakuhaji kabupaten Tangerang membenarkan jika jalan Pakuhaji - Sepatan kondisinya kini rusak parah.


" Benar pak, jalan raya Mauk -Pakuhaji - Sepatan kondisinya sudah rusak parah, kerusakan jalan di beberapa titik tersebut semenjak dilalui kendaraan muatan berat didominasi oleh truk - truk Fuso bermuatan tanah merah." Jelas Soleh 


M. Soleh Menyanyangkan jika pemerintah kabupaten Tangerang seperti membiarkan dan tidak ada tindakan tegas terhadap kendaraan besar yang bermuatan berat.


"Warga Pakuhaji sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah kabupaten Tangerang yang masa bodo, membiarkan kendaraan berat melalui jalan yang bukan kapasitasnya, akhirnya kan begini jadinya jalan jadi rusak jika hujan Licin hal tersebut membahayakan pengguna jalan, tidak sedikit pengguna jalan Pakuhaji menjadi korban ada yang terperosok dijalan berlobang dan ada pula yang terlindas truk tanah." Ujar warga Pakuhaji.


"Kapasitas jalan Mauk -Pakuhaji Sepatan paling maksimal kapasitas dilalui kendaraan dengan beban 8-12 ton lah ini yang melintas kendaraan beban berat truk muat tanah merah dengan bobot 22 ton bahkan bisa lebih. Ya.. bagaimana jalan Pakuhaji tidak rusak. Warga Pakuhaji berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Tangerang dapat melarang dan menindak tegas truk-truk besar yang bukan kapasitasnya melintas jalan Mauk -Pakuhaji - Sepatan, kami masyarakat jalan Pakuhaji nyaman di lalui." Tutur warga Pakuhaji.

Red xbi//.*

Waspada...!" Jalan Lintas Sumatera Jika Malam Hari Kondisi Jalan Rusak, Sepi dan Banyak Melintas Bintang Buas

By On Jumat, Februari 06, 2026








Kab. Jambi, xbintangindo.com --

Jalan Lintas Sumatera terkenal dengan rute yang panjang (ratusan Kilometer -Red) sepi gelap jika melintasi ratusan hektaran perkebunan kelapa sawit dan karet. 


Perkebunan kelapa sawit dan karet di jalur lintas Sumatera dihuni banyak binatang buas seperti babi hutan, ular sanca besar dan sesekali ada seorang supir melihat binatang harimau Sumatera melintas di hadapan kendaraan yang melintas jalan tersebut. 


Supir truk asal kabupaten Tangerang Banten yang melintas jalan lintas Sumatera menceritakan pengalamannya ketika dirinya melalui jalan lintas Sumatera.


"Sekarang ini kondisi jalan lintas Sumatera banyak yang mengalami kerusakan, sang supir harus extra hati-hati jika melintas jalan lintas Sumatera tersebut, supir harus pelan-pelan agar kondisi kaki-kaki kendaraan yang dibawa tidak rusak, ada beberapa kendaraan truk Fuso yang meminggirkan kendaraannya karena mengalami kerusakan pada as roda patah, kalau mogoknya pada malam hari sang supir tidak berani untuk keluar dari kendaraannya, karena di wilayah perkebunan kelapa sawit dan karet banyak penampakan binatang buas. Supir tidur di dalam kendaraan menunggu pagi tiba, baru supir berani keluar dari kendaraannya untuk mengecek dan memperbaiki kerusakannya." Ujar Supir.


Lanjut," rute perjalanan dijalan Lintas Sumatera ratusan kilo meter, bayangkan saja rute ratusan kilo meter kondisi jalan banyak yang mengalami kerusakan mana sepi, gelap dan banyak binatang buas, sang supir harus sabar dan extra hati-hati. Saya sarankan jika melintas jalan lintas Sumatera lebih baik sang supir membawa teman untuk ngobrol, siapkan stamina dan waspada dari bintang-bintang buas yang hidup di dalam perkebunan kelapa sawit dan karet." Tuturnya 

Sandy Onyam xbi//.*

Kesal Sudah 2 Tahun Rumahnya Terendam Air, Seorang ibu Robohkan Tembok Beton Pembatas Milik PT. LBI diduga Gegara Menutup Saluran Air

By On Kamis, Februari 05, 2026












Foto : Tampak seorang ibu merobohkan tembok beton Pembatas dengan Palu besar (Bodem). 5/2/26.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Beredar video berdurasi (1.14) digrup-grup aplikasi WhatsApp seorang ibu tampak kesal dengan keberadaan tembok beton Pembatas antara Permukiman warga kampung Linduk RT. 09/05 Desa Gabus kecamatan Kopo kabupaten serang Banten dengan PT. Lautan Baja Indonesia (LBI) pasalnya diduga Gegara tembok beton dibangun oleh PT. LBI pemukiman warga kampung Linduk menjadi langganan banjir. Kamis, 05/02/26.











Foto: Salah satu rumah warga kp. Linduk yang kini terendam air 

Menurut warga Sekitar (kampung Linduk - Red) yang enggan namanya disiarkan mengatakan jika semenjak berdirinya tembok beton Pembatas pemukiman warga dengan PT. LBI kampung Linduk menjadi langganan banjir jika hujan turun.








Foto : seorang ibu Tampak lelah setelah merobohkan sebagian tembok beton Pembatas antara Permukiman warga dengan PT. LBI 

"Sudah 2 tahun ini pemukiman warga kampung Linduk RT. 09/05 Desa Gabus setiap musim hujan menjadi langganan banjir, itu disebabkan saluran air di tutup  tembok beton yang dibangun oleh PT. LBI, " Ujarnya.


Lanjut," Beberapa kali warga mengeluh kepada pihak pemerintah Desa Gabus kecamatan Kopo kabupaten serang hingga ke pemerintah provinsi Banten, beberapa kali juga dilakukan musyawarah dikantor Desa, pihak PT. LBI bersedia memberikan kompensasi terhadap warga yang terdampak banjir di pinggir tembok beton Pembatas PT. LBI, tapi semua itu bohong sampai sekarang PT. LBI belum pernah memberikan konfensasi kepada warga yang terdampak banjir akibat saluran air tertutup tembok beton Pembatas." Sambungnya.


Masih dengan warga, lainnya. " lumayan lama seh pak sudah menunggu 2 tahun warga terdampak banjir kesal karena selalu dijanjikan saja oleh pihak perusahaan PT. LBI, saya berharap PT. LBI dan pemerintahan Desa Gabus dapat segera meredam kekesalan warga kampung Linduk RT. 09/05 khususnya, agar tidak ada anarkis dikemudian hari." Tutur warga lainnya.


Dari suara dalam Video yang kini viral tersebut terdengar jika ibu tersebut siapa konsekuensinya jika terjadi yang tidak diinginkan.


Sampai berita ini disiarkan pihak PT. LBI dan pemerintahan Desa Gabus belum dapat dikonfirmasi.

Ap/Ag/Red xbi//.*

 *Bersama Direktorat Jenderal Penataan Agraria Kunjungi Agro Eduwisata Al Markaz, Contoh Pemanfaatan Lahan Produktif Dukung Ketahanan Pangan*

By On Kamis, Februari 05, 2026






Serang – xbintangindo.com

Rabu, (4/2/2026) Pondok Pesantren Al Markaz di Sambilawang, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, mengembangkan agro eduwisata sebagai ekosistem pertanian modern berbasis edukasi dan pemberdayaan. Kawasan yang diresmikan pada 2023 ini menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif skala kecil yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi destinasi wisata ilmu pengetahuan.


Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menerima kunjungan Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari, bersama Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia dan Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat Freddy A. Kolintama. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kawasan agro eduwisata sekaligus menggali potensi pertanian rakyat sebagai garda terdepan dalam mendukung swasembada pangan.


Embun Sari menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pengelola pondok pesantren serta inovasi yang dikembangkan. Ia menegaskan bahwa reforma agraria tidak berhenti pada pemberian sertifikat tanah semata. “Reforma agraria itu bukan hanya soal kepastian hak atas tanah, tapi apa yang dilakukan setelah tanah itu dimiliki. Kalau tanah dibiarkan tidak produktif, tujuan redistribusi bisa gagal,” ujarnya.


Embun menjelaskan, sejak 2006 reforma agraria dirancang melalui pendekatan asset reform dan access reform, yakni pemberian tanah yang diikuti dengan pemberdayaan. Menurutnya, model agro eduwisata Al Markaz menunjukkan bagaimana tanah dapat dikelola hingga memiliki nilai tambah ekonomi. figur penggerak dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan kawasan ini tidak lepas dari peran kiai dan pengelola pesantren. “Program tidak akan berjalan optimal tanpa sosok yang menggerakkan. Orang-orang seperti Pak Kiai ini harus kita perbanyak,” tambah Embun.


Sementara itu, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia menilai agro eduwisata Al Markaz sebagai praktik pemberdayaan lahan yang inspiratif. “Ini bukan sekadar kunjungan ke pondok pesantren, tetapi melihat langsung agro eduwisata yang luar biasa. Dari lahan sekitar 1,5 hektare, mampu menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat bagi kesehatan dan meningkatkan perekonomian,” ungkapnya.


Kawasan pesantren ini memiliki 14 green house dimana tiga di antaranya menerapkan sistem Internet of Things (IoT). Masing-masing green house ini diisi oleh tanaman buah-buahan seperti anggur, melon, sampai sayur-sayuran. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat arena outbound serta flying fox. Sehingga pengunjung tidak hanya menimba ilmu pertanian, juga bisa membangun karakter. Pertanian menjadi bagian penting dari pendidikan karakter santri. 


Dalam aktivitasnya ini, 95% di antaranya melibatkan para santri, selain karena ada mata pelajarannya, juga ada penyaluran minat untuk para santri jika memiliki kecenderungan di dunia pertanian. Sebab, ia menilai saat ini santri sudah harus dibekali dengan pelbagai keterampilan untuk bersaing di dunia luar pascaselesai menimba ilmu di pesantren. Pimpinan Ponpes Al-Markaz, Ustadz Amirul Faruk menyampaikan  bertani bukan semata soal profesi, tetapi filosofi hidup. “Mau jadi presiden, menteri, pejabat, atau apa pun, harus bisa bertani. Dari pertanian kita belajar tanggung jawab, kesabaran, dan ketahanan,” tuturnya.


Melalui kunjungan ini, diharapkan model agro eduwisata yang dikembangkan Pondok Pesantren Al Markaz dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan lahan produktif di wilayah lain, sekaligus memperkuat peran reforma agraria dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Turut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang, Taufik Rokhman; Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Kepala Seksi Survei dan Pengukuran, beserta jajaran.(Oman ncek)

Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Serang  Sepanjang Bulan Januari Ungkap Kasus Kejahatan Serta Mengamankan Puluhan Tersangka, Barang Bukti Narkotika Yang Diamankan  14 Kg Ganja, 120 Gr Sabu Sabu.

By On Kamis, Februari 05, 2026

 





Kab, Serang, xbintangindo.com

Kepolisian Resor (Polres) Serang berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan sepanjang Januari 2026. Dari hasil pengungkapan tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mengamankan puluhan tersangka dari berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengungkapkan, Satreskrim berhasil mengamankan 15 tersangka dari kasus kejahatan jalanan dan kekerasan seksual. Selain tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berbahaya.

 

“Barang bukti yang berhasil kami amankan di antaranya enam unit sepeda motor berbagai jenis, senjata tajam seperti clurit dan klewang, serta satu pucuk senjata jenis airsoft gun,” kata AKBP Andri Kurniawan saat konferensi pers di Mapolres Serang, Kamis, 5 Februari 2026.

 

Sementara itu, dari pengungkapan kasus narkotika, Satresnarkoba Polres Serang mengamankan delapan tersangka jaringan peredaran narkoba lintas provinsi. Para tersangka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda, di Jawa Barat dan Sumatera Selatan.

 

“Untuk kasus narkoba, barang bukti yang kami sita cukup besar, yakni lebih dari 14 kilogram ganja dan lebih dari 120 gram sabu. Ini prestasi yang pantas diberikan apresiasi lebih,” ungkap Kapolres.


Kapolres menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari kecepatan dan kesigapan personel dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, termasuk informasi yang viral di media sosial.

 

“Kami selalu menekankan kepada anggota agar cepat merespons setiap laporan masyarakat. Baik yang dilaporkan langsung maupun yang viral di media sosial, semuanya harus ditindaklanjuti,” tegasnya.

 

Andri juga memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengungkap kasus secara tuntas, meskipun para pelaku berada di luar wilayah Kabupaten Serang atau bahkan di provinsi lain.


“Tidak ada alasan. Walaupun pelaku berada di kota lain atau lintas Provinsi, tetap harus kami kejar dan ungkap sampai tuntas,” ujarnya.

 

Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah, Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto, Kaur Satresnarkoba Ipda Gilang Erlangga, Kanit Pidum Ipda Athallah Thoriq, Kanit 1 Satresnarkoba Ipda Wawan Setiawan, serta Kanit Opsnal Ipda Ricky Handani.

 

Kapolres menegaskan bahwa Polres Serang tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat, baik kejahatan konvensional maupun kejahatan narkotika.

 

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas mantan Kapolres Pangandaran.

 

Selain penindakan, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

 

“Saya mengingatkan kepada masyarakat, terutama pemilik kendaraan, agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan dan selalu menggunakan kunci ganda,” pesannya.

 

Menurut Kapolres, para pelaku kejahatan saat ini semakin cerdik dan terus mencari celah kelengahan masyarakat. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak ragu melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan,” pungkasnya.

 H. Maman Suleman Kesti TTKKDH Banten," HPN Banten 2026 Pers Banten harus Profesional dan Berintegritas tinggi

By On Kamis, Februari 05, 2026


H. Maman Suleman Kesti TTKKDH Banten
 

Kab. Serang xbintangindo.com --

H. Maman Sulaeman Kesti TTKKDH di HPN Banten 2026  pers harus lebih profesional dan berintegritas tinggi.


menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati pada 9 Februari 2026. Ia berharap insan pers terus berkembang dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang, serta tetap menjadi pilar penting dalam membangun bangsa. Rabu, (04/02/2026)

H.Maman 

Menurut H. Maman Suleman Kesti TTKKDH Banten menyampaikan, media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, terutama di tingkat desa. Dengan pemberitaan yang objektif dan edukatif, pers dapat membantu menyuarakan aspirasi masyarakat, meningkatkan transparansi pemerintahan desa, serta memperkuat demokrasi.


“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para jurnalis dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Maman Suleman.


Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan media dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada masyarakat.


Menurutnya, keterbukaan informasi yang disampaikan melalui media akan meningkatkan partisipasi warga dalam setiap kebijakan yang diterapkan di tingkat desa.


Di akhir pernyataannya, H. Maman Suleman berharap momentum HPN 2026 dapat semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.


“Semoga pers terus menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas dan profesionalisme, serta tetap berkontribusi positif dalam membangun negeri,” tutupnya

Red xbi//.*

Kapolsek Cikande AKP Tatang Gelar Silaturahmi dan Diskusi Dengan Aliansi Pengemudi Online (APO)

By On Kamis, Februari 05, 2026







Kab, Serang xbintangindo.com ---

Kapolsek Cikande AKP Tatang, SH gelar silaturahmi dan diskusi dalam ngopi bareng dengan para ketua komunitas Driver  Online  di loby Mapolsek Cikande Rabu malam 04/02/2026.


Kapolsek Cikande mengucapkan terima kasih kepada para driver online yang  telah menyempatkan waktu dan menunda orderan demi bisa hadir dalam  silaturahmi dan diskusi ngopi bareng di lobi Mapolsek  Cikande dan menjadi Mitra Kamtibmas  Polsek Cikande  Polres Serang.


Dengan silaturahmi ini dengan para komunitas Driver Online tergabung dalam Aliansi Pengemudi Online dengan beranggotakan 160 orang menjadi Mitra Kamtibmas Polsek Cikande dan Polres Serang dapat bersinergi dalam menjaga Kamtibmas.


Aliansi Pengemudi Online akan lebih cepat memberi  informasi  ada gangguan keamanan serta  memperkecil gangguan keamanan Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Cikande khusus nya.


Dalam acara ngopi bareng driver online ada 7 komunitas  yaitu :

1. RC ( Rental Car Cikande) Ketua Ibnu

2. SOC ( Solidaritas Online Cikande) Ketua

    Reno

3  Pilot Darat Ketua   Oman

4. GCSC ( Grabcar Serang Community) Ketua               

    Itong 

5. DOPC ( Driver Online Perumahan

    Community) Ketua  Tri Black

6. OSTC ( Online Serang Timur Community) 

     Ketua Iwan

7. DSEMVAK ( Driver Semprul dan Kompak )

    Ketua Icam.


AKP Tatang minta ke tujuh komunitas bisa berbagi informasi baik dari driver ataupun customer  kalau ada gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikande.


Salah satu ketua komunitas Driver Online Itong ketua GCSC mengatakan tentang keluhan lampu penerangan jalan yang sangat rawan kecelakaan dan begal dijalan.



" Kami para driver   mengeluhkan lampu penerangan jalan karena tempat yang tidak ada lampu penerangan jalan umum sering  terjadi kecelakaan, begal, dll.


Kami  meminta Kapolsek menjadi Pembina di Aliansi Pengemudi Online bisa pengayoman dan perlindungan para driver online dijalanan khususnya wilayah hukum Polsek Cikande.


Masukan dan keluhan para driver online tentang gangguan keamanan dengan menelpon melalui ke 110 dan no hp yang disediakan oleh Polsek untuk melaporkan kejadian atau pertolongan kepolisian.ujar AKP Tatang

Katar Curug Donasikan Hasil Run To GiveKe PMI

By On Rabu, Februari 04, 2026




 

TANGERANG, -Kegiatan Run To Give yang melibatkan para pelari, sukses di laksanakan Karang Taruna Kecamatan Curug, pada Minggu (18/1) lalu. Kegiatan olah raga dalam balutan sport entertaimen ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 62,5 juta untuk korban bencana alam Sumatera dan menghadirkan lima ratus pelari lokal dan regional di Jabotabek dan Serang.


Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug, Adi Humaidi mengatakan, bahwa kegiatan olahraga Run To Give ini diselenggarakan memang untuk menggalang donasi bagi korban bencana alam yang berada di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Penggalangan dana ini bersumber dari hasil penjualan tiket Run To Give yang berhasil dikumpul sebesar Rp 62,5 juta. 


" Hasil penjualan tiket sebagian disumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Utara. Total, donas yang behasil dihimpun sebanyak Rp 62,5 juta, " kata Adi Hunaidi , Rabu (4/2). 


Adi menjelaskan donasi yang terkumpul kita pendistribusiannya kita serahkan ke PMI Kabupaten Tangerang dan uang hasil donasi sudah di transfer ke rekening PMI.


" Penyerahan di serahkan langsung ke Ketua PMI Kabupaten Tangerang, bertempat di Pendopo Bupati dan karena ini hasil dari masyarakat uangnya pun sudah kita transfer ke rekening PMI," jelas Adi.


Ditempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengatakan dirinya sangat mengapresiasi atas kegiatan Run To Give yang di lakukan Karang Taruna Curug ini. Dimana kegiatan sangat  positif dan membangkitkan rasa kebersamaan sesama anak bangsa.


" Sport entertaimen itu tidak hanya bicara kesehatan pribadi melainkan ada nilai lain didalamnya, seperti dengan adanya donasi yang di peruntukan bagi para korban bencana di Sumatera ini," terang Soma. 


Secara simbolis Ketua Karang Taruna Curug, Adi Humaidi menyerahkan bantuan kepada Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja untuk korban bencana alam di Sumatera, Rabu (4/2).

Red xbi//.*

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya, "Kegiatan Tersebut Mengganggu Warga Sekitar "

By On Rabu, Februari 04, 2026






Cisoka, Tangerang - Bangunan JDEYO Bilyard & Cafe yang dibangun diwilayah Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin kec Cisoka kab Tangerang Banten, Menurut Abah Jaya pemilik rumah yang berada dibelakang bangunan bilyard bahwa dirinya sebagai warga sekitar  belum pernah menandatangani dan diberikan konfensasi, imbas dari pagar bangunan bilyard & cafe membuat jaya dan istri  suarsih ketakutan karena pernah terjadi saat malam sekira pukul 20:00 jaya dan keluarga sedang berkumpul dirumahnya terdengar suara reruntuhan yang dikira jaya dan istri bahwa reruntuhan tersebut berasal dari ranting pepohonan yang jatuh saat jaya mengecek kesamping rumah reruntuhan tersebut berasal dari pagar bangunan bilyard & cafe, setelah kejadian itu jaya bersama keluarga tidak berani lagi menempati rumahnya dan mereka setelah kejadian itu sampe saat ini selalu menumpang tidur dirumah tetangga nya khawatir hal tersebut terjadi lagi.








Abah Jaya 

Sesudah kejadian robohnya pagar bangunan bilyard & cafe yang menimpa rumahnya jaya melaporkan kepada RT, RW akan tetapi sampe saat ini sudah satu bulan lebih laporan tersebut belum ada tindakan, Jaya dan Istri mencari keadilan karena merasa dirinya orang tidak mampu seperti disepelekan dengan keadaan jaya yang sangat memperihatinkan dan rumahnya pun tidak layak huni 


" Saya orang sini asli bukti kepemilikan rumah suratnya "Girik" dan Giriknya jadi satu lurah juga tau, dari pemerintah gak ada sama sekali yang datang , abah mah hanya pengen tentram sekarang abah nginap dirumah orang takut ambruk lagi, udah dibilangin sama engkoh jawabnya gampang gampang aja bangunan itu yang punya logo mas toko matrial depan, mau tidur aja ngeri sedangkan pagar tingginya 3,5 meter abah 4 kali lapor ke RT, RW belum ada tanggapan ," Kata Abah Jaya saat ditemui awak media dirumahny, Rabu (4/02/2026) Siang.


Masih bersama abah Jaya " Rumah abah kaya kandang kambing kalo ketimpa abah mau tinggal dimana, mau usaha apa mau ngontrak juga ngontrak gimana gak ada uang


tolong diperhatikan  orang kecil orang susah dan udah tua ini lapor kesana kemari gak ditanggapi iya iya begitu aja saat dapur untuk masak ancur,, sempet lapor ke RT, RW, Jaro gak ada penolong semua gak ada dan sebelum ada bangunan bilyard rumah abah dulu, bangunan ijin ke lingkungan gak ada malah kata RT saya sudah tulis punggung kalo saya udah tanda tangan kata pengacara, abah demi allah dari  Rasulullah tanda tangan apa lagi nerima imbalan gak demi allah, rapiin rumah karpet pada ancur aja sendiri," jaya


Lanjut Suarsih istri dari abah Jaya " Malam jam 8 lagi pada kumpul aja didalam dikirain mah pohon atau ranting gak taunya pagar roboh, pemilik bangunan bilyard gak ada yang datang kalo tanah ini milik abah, saya sebagai istri hanya pengen keadilan dari pihak bilyard bahasanya entar sabar sampe sekarang, kalo usaha sehari hari abah mijit saya kuli, " Tambahnya.

Rumah Abah Jaya Warga Caringin Cisoka Tak Layak Huni, Kini Butuh Perhatian Pemerintah Dan Para Dermawan

By On Rabu, Februari 04, 2026







Tangerang - Sungguh miris di  Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin Cisoka Kab Tangerang Banten dengan keadaan rumah milik Abah Jaya dan Istri Suarsih yang sangat memprihatinkan kondisinya rumah tersebut berantakan dan akan hancur dimakan usia, abah jaya yang sehari hari bekerja sebagai tukang urut dan suarsih ikut membantu ekonomi abah jaya bekerja sebagai kuli nyuci di rumah tetangga membutuhkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan khususnya yang ada di wilayah kab Tangerang 







Abah Jaya mengatakan pada awak media " Abah paling mijit orang tidak ditaktor dikasih syukur gak dikasih gak apa apa, abah asli orang sini kepemilikan tanah yang abah tempati suratnya girik, giriknya jadi satu lurah juga sudah tau tanah ini depannya kuburan," Kata Abah Jaya Rabu (04/01/2026).


Masih bersama abah jaya " Dari pemerintah gak ada yang datang untuk melihat keadaan abah, pengen abah gimana caranya rumah abah jangan acak acakan begini pengen tentram,  dengan gubuk justru  abah khawatir adanya tembok bilyard takut rubuh lagi, Pengen abah rumah dibenerin kalo tidur dirumah ngeri takut rubuh, " Ucapnya.(Red/Agi).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *