Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Komitmen Menuju WBK, Rutan Kelas I Tangerang Teken Komitmen Bersama, Pakta Integritas, dan Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026

By On Jumat, Februari 06, 2026





Tangerang – Rutan Kelas I Tangerang melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas, Pakta Integritas, serta Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten dan Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia terkait pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan, Jumat (06/02).


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, jajaran pejabat struktural, serta seluruh petugas Rutan Kelas I Tangerang. Pada kesempatan yang sama, seluruh jajaran juga melaksanakan Penandatanganan Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026 sebagai wujud komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.


Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional seluruh jajaran dalam mendukung reformasi birokrasi.


“Kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi merupakan bukti nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas. Melalui penandatanganan ini, Rutan Kelas I Tangerang menargetkan perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2026,” tegas Irhamuddin.


Lebih lanjut, Irhamuddin juga menekankan pentingnya Deklarasi Anti Halinar sebagai langkah konkret dalam memberantas praktik-praktik yang dapat merusak integritas pemasyarakatan.


“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari handphone ilegal, penipuan, dan narkoba. Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang berkelanjutan,” tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen Komitmen Bersama, Pakta Integritas, serta Deklarasi Anti Halinar oleh seluruh jajaran petugas Rutan Kelas I Tangerang sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Zona Integritas Tahun 2026.

Katar Curug Donasikan Hasil Run To GiveKe PMI

By On Rabu, Februari 04, 2026




 

TANGERANG, -Kegiatan Run To Give yang melibatkan para pelari, sukses di laksanakan Karang Taruna Kecamatan Curug, pada Minggu (18/1) lalu. Kegiatan olah raga dalam balutan sport entertaimen ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 62,5 juta untuk korban bencana alam Sumatera dan menghadirkan lima ratus pelari lokal dan regional di Jabotabek dan Serang.


Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug, Adi Humaidi mengatakan, bahwa kegiatan olahraga Run To Give ini diselenggarakan memang untuk menggalang donasi bagi korban bencana alam yang berada di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Penggalangan dana ini bersumber dari hasil penjualan tiket Run To Give yang berhasil dikumpul sebesar Rp 62,5 juta. 


" Hasil penjualan tiket sebagian disumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Utara. Total, donas yang behasil dihimpun sebanyak Rp 62,5 juta, " kata Adi Hunaidi , Rabu (4/2). 


Adi menjelaskan donasi yang terkumpul kita pendistribusiannya kita serahkan ke PMI Kabupaten Tangerang dan uang hasil donasi sudah di transfer ke rekening PMI.


" Penyerahan di serahkan langsung ke Ketua PMI Kabupaten Tangerang, bertempat di Pendopo Bupati dan karena ini hasil dari masyarakat uangnya pun sudah kita transfer ke rekening PMI," jelas Adi.


Ditempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengatakan dirinya sangat mengapresiasi atas kegiatan Run To Give yang di lakukan Karang Taruna Curug ini. Dimana kegiatan sangat  positif dan membangkitkan rasa kebersamaan sesama anak bangsa.


" Sport entertaimen itu tidak hanya bicara kesehatan pribadi melainkan ada nilai lain didalamnya, seperti dengan adanya donasi yang di peruntukan bagi para korban bencana di Sumatera ini," terang Soma. 


Secara simbolis Ketua Karang Taruna Curug, Adi Humaidi menyerahkan bantuan kepada Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja untuk korban bencana alam di Sumatera, Rabu (4/2).

Red xbi//.*

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya, "Kegiatan Tersebut Mengganggu Warga Sekitar "

By On Rabu, Februari 04, 2026






Cisoka, Tangerang - Bangunan JDEYO Bilyard & Cafe yang dibangun diwilayah Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin kec Cisoka kab Tangerang Banten, Menurut Abah Jaya pemilik rumah yang berada dibelakang bangunan bilyard bahwa dirinya sebagai warga sekitar  belum pernah menandatangani dan diberikan konfensasi, imbas dari pagar bangunan bilyard & cafe membuat jaya dan istri  suarsih ketakutan karena pernah terjadi saat malam sekira pukul 20:00 jaya dan keluarga sedang berkumpul dirumahnya terdengar suara reruntuhan yang dikira jaya dan istri bahwa reruntuhan tersebut berasal dari ranting pepohonan yang jatuh saat jaya mengecek kesamping rumah reruntuhan tersebut berasal dari pagar bangunan bilyard & cafe, setelah kejadian itu jaya bersama keluarga tidak berani lagi menempati rumahnya dan mereka setelah kejadian itu sampe saat ini selalu menumpang tidur dirumah tetangga nya khawatir hal tersebut terjadi lagi.








Abah Jaya 

Sesudah kejadian robohnya pagar bangunan bilyard & cafe yang menimpa rumahnya jaya melaporkan kepada RT, RW akan tetapi sampe saat ini sudah satu bulan lebih laporan tersebut belum ada tindakan, Jaya dan Istri mencari keadilan karena merasa dirinya orang tidak mampu seperti disepelekan dengan keadaan jaya yang sangat memperihatinkan dan rumahnya pun tidak layak huni 


" Saya orang sini asli bukti kepemilikan rumah suratnya "Girik" dan Giriknya jadi satu lurah juga tau, dari pemerintah gak ada sama sekali yang datang , abah mah hanya pengen tentram sekarang abah nginap dirumah orang takut ambruk lagi, udah dibilangin sama engkoh jawabnya gampang gampang aja bangunan itu yang punya logo mas toko matrial depan, mau tidur aja ngeri sedangkan pagar tingginya 3,5 meter abah 4 kali lapor ke RT, RW belum ada tanggapan ," Kata Abah Jaya saat ditemui awak media dirumahny, Rabu (4/02/2026) Siang.


Masih bersama abah Jaya " Rumah abah kaya kandang kambing kalo ketimpa abah mau tinggal dimana, mau usaha apa mau ngontrak juga ngontrak gimana gak ada uang


tolong diperhatikan  orang kecil orang susah dan udah tua ini lapor kesana kemari gak ditanggapi iya iya begitu aja saat dapur untuk masak ancur,, sempet lapor ke RT, RW, Jaro gak ada penolong semua gak ada dan sebelum ada bangunan bilyard rumah abah dulu, bangunan ijin ke lingkungan gak ada malah kata RT saya sudah tulis punggung kalo saya udah tanda tangan kata pengacara, abah demi allah dari  Rasulullah tanda tangan apa lagi nerima imbalan gak demi allah, rapiin rumah karpet pada ancur aja sendiri," jaya


Lanjut Suarsih istri dari abah Jaya " Malam jam 8 lagi pada kumpul aja didalam dikirain mah pohon atau ranting gak taunya pagar roboh, pemilik bangunan bilyard gak ada yang datang kalo tanah ini milik abah, saya sebagai istri hanya pengen keadilan dari pihak bilyard bahasanya entar sabar sampe sekarang, kalo usaha sehari hari abah mijit saya kuli, " Tambahnya.

Rumah Abah Jaya Warga Caringin Cisoka Tak Layak Huni, Kini Butuh Perhatian Pemerintah Dan Para Dermawan

By On Rabu, Februari 04, 2026







Tangerang - Sungguh miris di  Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin Cisoka Kab Tangerang Banten dengan keadaan rumah milik Abah Jaya dan Istri Suarsih yang sangat memprihatinkan kondisinya rumah tersebut berantakan dan akan hancur dimakan usia, abah jaya yang sehari hari bekerja sebagai tukang urut dan suarsih ikut membantu ekonomi abah jaya bekerja sebagai kuli nyuci di rumah tetangga membutuhkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan khususnya yang ada di wilayah kab Tangerang 







Abah Jaya mengatakan pada awak media " Abah paling mijit orang tidak ditaktor dikasih syukur gak dikasih gak apa apa, abah asli orang sini kepemilikan tanah yang abah tempati suratnya girik, giriknya jadi satu lurah juga sudah tau tanah ini depannya kuburan," Kata Abah Jaya Rabu (04/01/2026).


Masih bersama abah jaya " Dari pemerintah gak ada yang datang untuk melihat keadaan abah, pengen abah gimana caranya rumah abah jangan acak acakan begini pengen tentram,  dengan gubuk justru  abah khawatir adanya tembok bilyard takut rubuh lagi, Pengen abah rumah dibenerin kalo tidur dirumah ngeri takut rubuh, " Ucapnya.(Red/Agi).

 *RUTAN KELAS I TANGERANG RAIH PENGHARGAAN PENGELOLAAN BMN TERBAIK TAHUN 2025 KATEGORI LIKUIDASI BMN*

By On Rabu, Februari 04, 2026






Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik Tahun 2025 kategori Likuidasi BMN. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I dalam kegiatan koordinasi dan penyampaian apresiasi yang dilaksanakan pada Senin, 02 Februari 2026.


Penghargaan ini diberikan kepada Rutan Kelas I Tangerang sebagai Satuan Kerja Terbaik dalam Kolaborasi Penyelesaian Likuidasi BMN pada satuan kerja terdampak pembentukan Kabinet Merah Putih, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, kepatuhan, serta sinergi yang baik dalam pengelolaan aset negara.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran dalam melaksanakan pengelolaan BMN secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BMN secara profesional dan bertanggung jawab. Likuidasi BMN bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga wujud kepatuhan serta kontribusi nyata terhadap pengelolaan keuangan negara yang akuntabel,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang baik antara Rutan Kelas I Tangerang dengan KPKNL Tangerang I serta seluruh pihak terkait.

“Kami mengapresiasi pendampingan dan kerja sama yang terjalin. Ke depan, Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga integritas, akuntabilitas, dan tertib administrasi dalam setiap pengelolaan BMN,” tambahnya.


Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Tahun 2025 ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Rutan Kelas I Tangerang untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di lingkungan pemasyarakatan.

Langkah Bersama Menuju Kinerja Optimal, Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Rapat Rencana Kerja UPT 2026

By On Senin, Februari 02, 2026





Tangerang- Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, mengikuti kegiatan Rapat Rencana Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pengabdian Kanwil Ditjenpas Banten, Senin (2/2), dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna.

Rapat rencana kerja ini diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Banten sebagai upaya menyatukan langkah dan menyelaraskan program kerja pada Semester I Tahun 2026 agar berjalan efektif, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja pemasyarakatan.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Tangerang memaparkan Rencana Kerja Rutan Kelas I Tangerang Semester I Tahun 2026 yang meliputi kalender kerja semester, disbursement plan (DP), pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, program unggulan UPT, serta target prestasi yang akan dicapai.


Irhamuddin menegaskan bahwa Rutan Kelas I Tangerang menetapkan empat fokus pencapaian utama pada Semester I Tahun 2026, yakni penguatan kehumasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan program ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM sepatu Rutira, serta peningkatan aspek kesehatan dan keamanan bagi Warga Binaan.


“Rencana kerja ini menjadi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata. Rutan Kelas I Tangerang siap mendukung penuh kebijakan dan arah strategis Kanwil Ditjenpas Banten melalui program yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Kanwil dan seluruh UPT menjadi kunci dalam mewujudkan target kinerja Pemasyarakatan Tahun 2026.


“Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, kami optimistis seluruh program dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan Warga Binaan,” tambahnya.


Kegiatan Rapat Rencana Kerja Unit Pelaksana Teknis Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Ditjenpas Banten berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh komitmen, sekaligus menjadi momentum penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan.

Rutan Kelas 1 Tangerang Lakukan Sambang Warga Binaan sebagai Sarana Curhat dan Pendekatan Humanis

By On Senin, Februari 02, 2026




Tangerang, Banten, xbintangindo.com --

Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang melaksanakan kegiatan Sambang Warga Binaan sebagai wujud komitmen dalam menerapkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pendekatan persuasif. 


Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi bagi warga binaan untuk mencurahkan perasaan, menyampaikan keluhan, serta berbagi permasalahan yang dihadapi selama menjalani masa penahanan. 


Kegiatan sambang dilakukan oleh petugas dengan mendatangi langsung blok hunian dan berdialog secara tatap muka dengan warga binaan. 


Dalam suasana yang santai dan penuh empati, petugas memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berbicara secara terbuka tanpa rasa takut maupun tekanan. 



"Kegiatan sambang merupakan salah satu upaya untuk membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan," kata Kepala Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang, Irhammudin. 


Selain itu, sambang juga berfungsi sebagai deteksi dini terhadap potensi permasalahan, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun kondisi psikologis warga binaan. 


“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan merasa didengar dan diperhatikan. Pembinaan tidak hanya berfokus pada aturan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan,” ujarnya. 


Sejumlah warga binaan mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan sambang tersebut. Mereka menilai sambang menjadi ruang aman untuk curhat dan menyampaikan aspirasi, baik terkait keluarga, kesehatan, maupun proses pembinaan yang sedang dijalani.


Dengan adanya kegiatan Sambang Warga Binaan ini, Rutan Kelas I Tangerang berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepercayaan antara petugas dan warga binaan. (Sly)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *