Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Sungai Cisadane Tercemar, PERUMDAM TKR pastikan air tetap aman dan layak konsumsi

By On Selasa, Februari 10, 2026






 

Tangerang, xbintangindo.com --

Menanggapi informasi pencemaran di Sungai Cisadane, PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang memastikan bahwa kondisi tersebut tidak berdampak pada kualitas air bersih hasil olahan sehingga pendistribusian air kepada pelanggan tetap aman, layak di gunakan dan memenuhi standar kualitas yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No 2 Tahun 202

 

PERUMDAM TKR memastikan bahwa meskipun terindikasi adanya pencemaran limbah di Sungai Cisadane, namun tidak terlalu mempengaruhi kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan dikarenakan air yang diolah sudah melalui proses pengolahan yang aman. Sebagai bentuk tanggungjawab pelayanan kepada masyarakat, PERUMDAM TKR juga melakukan pemantauan ke sumber air baku dan melakukan pengurasan di beberapa titik pengolahan untuk menjamin stabilitas dan kualitas pendistribusian air.

 

Menurut keterangan Direktur Utama PERUDAM TKR, Sofyan Sapar "Sebelum di distribusikan ke masyarakat, setiap air yang diolah telah melalui berbagai macam proses panjang dan tahap quality control, selain itu kami juga selalu melakukan pengujian kualitas air di laboratorium Perumdam TKR yang sudah mengimplementasikan ISO 17025:2017 dan telah terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional ) nomor LP-763-IDN. 


Dari hasil pemeriksaan laboratorium tersebut, kualitas air dinyatakan memenuhi standar dan aman digunakan, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas air bersih yang digunakan tetap terjamin.

 

Perlu dipahami bahwa air baku dan air olahan adalah dua hal yang berbeda. Air baku akan melalui serangkaian proses pengolahan dan pengujian kualitas sebelum didistribusikan, sehingga air yang diterima pelanggan tetap layak sesuai standar.

Sumber : Humas PERUMDAM TKR.

Rutan Kelas I Tangerang Teken Perjanjian Kerja Sama dengan 9 Mitra Strategis

By On Selasa, Februari 10, 2026





Tangerang — Rutan Kelas I Tangerang melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 9 (sembilan) mitra kerja pada Selasa, (10/02). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.


Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, didampingi jajaran pejabat struktural serta petugas Rutan Kelas I Tangerang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama bersama sembilan mitra, yakni LBH Matahati, LBH Posbakumadin Kabupaten Tangerang, LBH Geradin Kabupaten Tangerang, YLBH Punggawa Dharma Sakti, Kwarran Kecamatan Jambe, MUI Kecamatan Jambe, Yayasan Kasih Anugerah, Yayasan Manusaya, serta Bonavide Law Office.


Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Irhamuddin menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen nyata Rutan Kelas I Tangerang dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.


“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi dapat diimplementasikan secara konsisten, transparan, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi warga binaan,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, lembaga bantuan hukum, organisasi keagamaan, serta kepemudaan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan, pemenuhan hak-hak warga binaan, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.


Sementara itu, perwakilan mitra kerja yang diwakili oleh Ketua LBH Matahati, Evi Elvia, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut dan berharap kerja sama yang telah disepakati dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pendampingan dan pelayanan kepada warga binaan.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Rutan Kelas I Tangerang.

DKM dan IRMAS Al-Jihad Tombak Suksesnya Acara Isro Mi'raj di Kp. Jayanti Desa Cikande Kec. Jayanti*

By On Sabtu, Februari 07, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo .com --|| Warga Kp Jayanti 015/009 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Komplek Masjid Al-Jihad Jayanti (06/02/2026).





Acara yang dimulai sejak Pukul 19,30 WIB.

Nampak warga setempat  antusias hadir dalam acara tersebut, mereka sangat bersemangat mendatangi tempat tersebut untuk menghadiri acara yang rutin digelar setiap tahunnya yakni bulan Rajab.


Acara tersebut tidak lepas peran serta para pengurus DKM (Dewan Ketua Masjid) H.Saepudin Juhri dan Ketua IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Ekel /Iwan.


Ketua pelaksana acara sekaligus Ketua Irmas yang sering disapa Iwan /Ekel . Yang aktif di kontrol sosial sebagai aktivis di Kabupaten Tangerang.


Saat dimintai tanggapan terkait acara yang sedang digelar, Iwan /Ekel menyebutkan bahwa " Alhamdulilah dalam kesempatan ini warga Kp Jayanti RT 005/009, bisa memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dengan berjalan sesuai harapan. Saya sangat berterima kasih pada semua hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara ini, dan tak lupa pada semua tokoh Agama dan masyarakat yang telah memenuhi undangan acara ini. Acara ini terselenggara atas hasil swadaya masyarakat setempat, saya sangat bersyukur bisa melaksanakan acara ini walau tidak meriah seperti tahun lalu" ucapnya.


Dalam sambutan DKM AL -Jihad H.Saepudin Juhri. "Alhamdulilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT , yang mana dalam kesempatan ini kita bisa kumpul ditempat yang penuh mulia ini, solawat dan salam semoga tercurahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga kita dimasukan kedalam umatNya yang mendapatkan syafaat di yaumil kiyamah nanti. Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih pada para guru, tokoh agama, tokoh masyarakat ,serta panitia  penyelenggara.


Tidak bisa saya ucapkan rasa bahagia ini , selain para tamu undangan bisa memenuhi undangan dalam kesempatan malam yang bahagia ini. Semoga perkumpulan kita malam ini menjadikan tolabul ilmi " tuturnya.


Acara tersebut berlangsung terbilang meriah, karena menghadirkan para Da'i dan Qori ternama.


Untuk Qori adalah KH. Hapidz Hawasy (Sumur Bandung-Jayanti)

Penceramah  : KH.Muhammad Romli (Jayanti-Tangerang) dan Habib Ja'far Bin Abdul Aziz Assegaf (Depok-Jabar).


Organisasi Keagamaan (Ormas) Banser ikut mengamankan jalannya acara tersebut mengatur lalu lintas yang dibantu melibatkan Linmas Desa Cikande.


Warga begitu khusyu menyimak ceramah yang disampaikan oleh para Da'i.

Red Tajuddin Edo//.*

Komitmen Menuju WBK, Rutan Kelas I Tangerang Teken Komitmen Bersama, Pakta Integritas, dan Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026

By On Jumat, Februari 06, 2026





Tangerang – Rutan Kelas I Tangerang melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas, Pakta Integritas, serta Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten dan Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia terkait pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan, Jumat (06/02).


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, jajaran pejabat struktural, serta seluruh petugas Rutan Kelas I Tangerang. Pada kesempatan yang sama, seluruh jajaran juga melaksanakan Penandatanganan Deklarasi Anti Halinar Tahun 2026 sebagai wujud komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.


Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional seluruh jajaran dalam mendukung reformasi birokrasi.


“Kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi merupakan bukti nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas. Melalui penandatanganan ini, Rutan Kelas I Tangerang menargetkan perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2026,” tegas Irhamuddin.


Lebih lanjut, Irhamuddin juga menekankan pentingnya Deklarasi Anti Halinar sebagai langkah konkret dalam memberantas praktik-praktik yang dapat merusak integritas pemasyarakatan.


“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari handphone ilegal, penipuan, dan narkoba. Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang berkelanjutan,” tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen Komitmen Bersama, Pakta Integritas, serta Deklarasi Anti Halinar oleh seluruh jajaran petugas Rutan Kelas I Tangerang sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Zona Integritas Tahun 2026.

Katar Curug Donasikan Hasil Run To GiveKe PMI

By On Rabu, Februari 04, 2026




 

TANGERANG, -Kegiatan Run To Give yang melibatkan para pelari, sukses di laksanakan Karang Taruna Kecamatan Curug, pada Minggu (18/1) lalu. Kegiatan olah raga dalam balutan sport entertaimen ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 62,5 juta untuk korban bencana alam Sumatera dan menghadirkan lima ratus pelari lokal dan regional di Jabotabek dan Serang.


Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug, Adi Humaidi mengatakan, bahwa kegiatan olahraga Run To Give ini diselenggarakan memang untuk menggalang donasi bagi korban bencana alam yang berada di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Penggalangan dana ini bersumber dari hasil penjualan tiket Run To Give yang berhasil dikumpul sebesar Rp 62,5 juta. 


" Hasil penjualan tiket sebagian disumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Utara. Total, donas yang behasil dihimpun sebanyak Rp 62,5 juta, " kata Adi Hunaidi , Rabu (4/2). 


Adi menjelaskan donasi yang terkumpul kita pendistribusiannya kita serahkan ke PMI Kabupaten Tangerang dan uang hasil donasi sudah di transfer ke rekening PMI.


" Penyerahan di serahkan langsung ke Ketua PMI Kabupaten Tangerang, bertempat di Pendopo Bupati dan karena ini hasil dari masyarakat uangnya pun sudah kita transfer ke rekening PMI," jelas Adi.


Ditempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengatakan dirinya sangat mengapresiasi atas kegiatan Run To Give yang di lakukan Karang Taruna Curug ini. Dimana kegiatan sangat  positif dan membangkitkan rasa kebersamaan sesama anak bangsa.


" Sport entertaimen itu tidak hanya bicara kesehatan pribadi melainkan ada nilai lain didalamnya, seperti dengan adanya donasi yang di peruntukan bagi para korban bencana di Sumatera ini," terang Soma. 


Secara simbolis Ketua Karang Taruna Curug, Adi Humaidi menyerahkan bantuan kepada Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja untuk korban bencana alam di Sumatera, Rabu (4/2).

Red xbi//.*

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya, "Kegiatan Tersebut Mengganggu Warga Sekitar "

By On Rabu, Februari 04, 2026






Cisoka, Tangerang - Bangunan JDEYO Bilyard & Cafe yang dibangun diwilayah Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin kec Cisoka kab Tangerang Banten, Menurut Abah Jaya pemilik rumah yang berada dibelakang bangunan bilyard bahwa dirinya sebagai warga sekitar  belum pernah menandatangani dan diberikan konfensasi, imbas dari pagar bangunan bilyard & cafe membuat jaya dan istri  suarsih ketakutan karena pernah terjadi saat malam sekira pukul 20:00 jaya dan keluarga sedang berkumpul dirumahnya terdengar suara reruntuhan yang dikira jaya dan istri bahwa reruntuhan tersebut berasal dari ranting pepohonan yang jatuh saat jaya mengecek kesamping rumah reruntuhan tersebut berasal dari pagar bangunan bilyard & cafe, setelah kejadian itu jaya bersama keluarga tidak berani lagi menempati rumahnya dan mereka setelah kejadian itu sampe saat ini selalu menumpang tidur dirumah tetangga nya khawatir hal tersebut terjadi lagi.








Abah Jaya 

Sesudah kejadian robohnya pagar bangunan bilyard & cafe yang menimpa rumahnya jaya melaporkan kepada RT, RW akan tetapi sampe saat ini sudah satu bulan lebih laporan tersebut belum ada tindakan, Jaya dan Istri mencari keadilan karena merasa dirinya orang tidak mampu seperti disepelekan dengan keadaan jaya yang sangat memperihatinkan dan rumahnya pun tidak layak huni 


" Saya orang sini asli bukti kepemilikan rumah suratnya "Girik" dan Giriknya jadi satu lurah juga tau, dari pemerintah gak ada sama sekali yang datang , abah mah hanya pengen tentram sekarang abah nginap dirumah orang takut ambruk lagi, udah dibilangin sama engkoh jawabnya gampang gampang aja bangunan itu yang punya logo mas toko matrial depan, mau tidur aja ngeri sedangkan pagar tingginya 3,5 meter abah 4 kali lapor ke RT, RW belum ada tanggapan ," Kata Abah Jaya saat ditemui awak media dirumahny, Rabu (4/02/2026) Siang.


Masih bersama abah Jaya " Rumah abah kaya kandang kambing kalo ketimpa abah mau tinggal dimana, mau usaha apa mau ngontrak juga ngontrak gimana gak ada uang


tolong diperhatikan  orang kecil orang susah dan udah tua ini lapor kesana kemari gak ditanggapi iya iya begitu aja saat dapur untuk masak ancur,, sempet lapor ke RT, RW, Jaro gak ada penolong semua gak ada dan sebelum ada bangunan bilyard rumah abah dulu, bangunan ijin ke lingkungan gak ada malah kata RT saya sudah tulis punggung kalo saya udah tanda tangan kata pengacara, abah demi allah dari  Rasulullah tanda tangan apa lagi nerima imbalan gak demi allah, rapiin rumah karpet pada ancur aja sendiri," jaya


Lanjut Suarsih istri dari abah Jaya " Malam jam 8 lagi pada kumpul aja didalam dikirain mah pohon atau ranting gak taunya pagar roboh, pemilik bangunan bilyard gak ada yang datang kalo tanah ini milik abah, saya sebagai istri hanya pengen keadilan dari pihak bilyard bahasanya entar sabar sampe sekarang, kalo usaha sehari hari abah mijit saya kuli, " Tambahnya.

Rumah Abah Jaya Warga Caringin Cisoka Tak Layak Huni, Kini Butuh Perhatian Pemerintah Dan Para Dermawan

By On Rabu, Februari 04, 2026







Tangerang - Sungguh miris di  Kp Saga RT 004/003 Desa Caringin Cisoka Kab Tangerang Banten dengan keadaan rumah milik Abah Jaya dan Istri Suarsih yang sangat memprihatinkan kondisinya rumah tersebut berantakan dan akan hancur dimakan usia, abah jaya yang sehari hari bekerja sebagai tukang urut dan suarsih ikut membantu ekonomi abah jaya bekerja sebagai kuli nyuci di rumah tetangga membutuhkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan khususnya yang ada di wilayah kab Tangerang 







Abah Jaya mengatakan pada awak media " Abah paling mijit orang tidak ditaktor dikasih syukur gak dikasih gak apa apa, abah asli orang sini kepemilikan tanah yang abah tempati suratnya girik, giriknya jadi satu lurah juga sudah tau tanah ini depannya kuburan," Kata Abah Jaya Rabu (04/01/2026).


Masih bersama abah jaya " Dari pemerintah gak ada yang datang untuk melihat keadaan abah, pengen abah gimana caranya rumah abah jangan acak acakan begini pengen tentram,  dengan gubuk justru  abah khawatir adanya tembok bilyard takut rubuh lagi, Pengen abah rumah dibenerin kalo tidur dirumah ngeri takut rubuh, " Ucapnya.(Red/Agi).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *