Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Mandek dari Lidik ke Sidik, Pengacara Korban Pertanyakan: Polisi Lamban Tangani Dugaan Pencabulan Anak, Ada Intervensi atau “Masuk Angin”?

By On Rabu, Januari 14, 2026

mochammad Mulyadi SH

CILEGON — Penanganan perkara dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak menuai sorotan tajam. Proses hukum yang dinilai terlalu lama beralih dari tahap penyelidikan (lidik) ke penyidikan (sidik) memunculkan tanda tanya besar terkait keseriusan aparat penegak hukum dalam melindungi korban anak.


Sorotan keras tersebut disampaikan oleh penasihat hukum korban, Mochamad Mulyadi, S.H., yang secara terbuka mempertanyakan lambannya kinerja kepolisian dalam menangani perkara yang seharusnya menjadi prioritas utama.


“Kami mempertanyakan, ada apa perkara ini lama sekali naik dari lidik ke sidik? Ini menyangkut dugaan pencabulan terhadap anak, bukan perkara ringan,” tegas Mochamad Mulyadi kepada wartawan.


Menurutnya, keterlambatan tersebut berpotensi melukai rasa keadilan korban serta bertentangan dengan semangat perlindungan anak yang dijamin undang-undang. Ia bahkan secara lugas melontarkan dugaan adanya faktor non-hukum yang memengaruhi proses perkara.


“Apakah karena orang tua terduga pelaku orang berada? Atau ada intervensi? Atau jangan-jangan aparatnya justru ‘masuk angin’? Ini yang harus dijelaskan secara terbuka kepada publik,” ujarnya tajam.


Mulyadi menegaskan bahwa dalam perkara kejahatan seksual terhadap anak, aparat penegak hukum tidak boleh bermain-main dengan waktu. Setiap penundaan, kata dia, berpotensi memperparah trauma psikologis korban dan membuka peluang hilangnya alat bukti.


Secara tegas ia mengingatkan bahwa Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002) mengatur ancaman pidana berat bagi pelaku pencabulan terhadap anak, dengan hukuman penjara belasan tahun serta denda miliaran rupiah.


Selain itu, ia menyoroti kewajiban aparat sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UU Perlindungan Anak, yang menegaskan bahwa negara, pemerintah, dan aparat penegak hukum wajib memberikan perlindungan khusus kepada anak korban kejahatan seksual.


“Kalau aparat lamban, itu bukan sekadar kelalaian administratif. Itu bisa dikategorikan sebagai pengabaian hak anak untuk mendapatkan keadilan dan perlindungan,” tegasnya.


Lebih jauh, Mulyadi menilai lambannya penanganan perkara ini mencederai prinsip equality before the law sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UUD 1945, yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.


“Hukum jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Dalam kasus anak, negara seharusnya hadir paling depan, bukan justru terlihat ragu,” katanya.


Pihaknya mendesak agar kepolisian segera memberikan kejelasan status perkara, menaikkan proses ke tahap penyidikan, serta menetapkan langkah hukum yang transparan dan akuntabel.


“Jika ini terus dibiarkan berlarut-larut, kami tidak menutup kemungkinan akan menempuh langkah hukum lanjutan, termasuk pengaduan ke Propam maupun lembaga pengawas eksternal,” pungkas Mulyadi.


Kasus ini pun menjadi ujian serius bagi komitmen aparat penegak hukum dalam menangani kejahatan seksual terhadap anak, yang seharusnya ditangani cepat, tegas, dan tanpa pandang bulu , tutup mulyadi

Tim Resmob Polda Banten Ungkap kasus Peredaran Kendaraan bermotor

By On Selasa, Januari 13, 2026









Foto : Barang bukti kendaraan bermotor 

Merak- Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Banten berhasil mengungkap kasus peredaran kendaraan bermotor yang diduga tidak memiliki surat-surat resmi lengkap. Kendaraan tersebut dibawa oleh armada Bus ALS dengan nomor identifikasi 041 yang sedang dalam perjalanan dengan jurusan Pulogadung–Medan, dan akan melalui jalur strategis pelabuhan Merak–Bakauheni untuk menuju Pulau Sumatra. Operasi yang dilakukan pada Senin malam tersebut mendapatkan apresiasi karena berhasil memutus jalur distribusi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan hukum.

 

Petugas mengamankan beberapa unit sepeda motor yang ditemukan di dalam bus tersebut saat berhenti di Rumah Makan ALS yang berlokasi di Jalan R.E Martadinata No. 74, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Lokasi ini kerap menjadi titik singgah untuk angkutan lintas provinsi.

 

Menurut ketentuan yang berlaku, armada bus tidak diizinkan mengangkut kendaraan bermotor, terutama yang tidak dilengkapi dengan dokumen sah. Temuan ini menjadi perhatian serius kepolisian yang akan mendalami dugaan pelanggaran hukum serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

 

Kepolisian menegaskan komitmen Resmob Banten dalam menindaklanjuti kasus kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan dokumen, mengingat jalur Merak–Bakauheni merupakan akses vital penghubung Pulau Jawa dan Sumatra yang perlu dijaga keamanannya dari peredaran kendaraan tidak sah.

 

Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Banten untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang ditemui guna menjaga keamanan dan ketertiban bersama.(red)

 *Mahasiswa Asal Ciwandan Marah: Desak Gubernur Banten dan Wali Kota Cilegon Tutup Tambang Batu dan Pasir Di Ciwandan*

By On Minggu, Januari 04, 2026








Cilegon, Banten , xbintangindo.com -

Banjir yang kembali melanda Kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, khususnya di Kecamatan Ciwandan, menuai kemarahan mahasiswa dan masyarakat. Mereka menilai pemerintah tidak bisa lagi menyederhanakan bencana ini hanya sebagai faktor cuaca, tanpa melihat kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan pasir dan batu yang masif dan diduga banyak tidak mengantongi izin resmi.


Idan Wildan Mahasiswa asal Ciwandan menegaskan bahwa sepanjang jalur PCI–Anyer, kondisi kiri dan kanan jalan didominasi oleh bekas galian tambang pasir dan batu, bahkan sebagian masih aktif beroperasi hingga saat ini. Perbukitan dan gunung yang terus dikeruk dinilai menjadi penyebab utama hilangnya daerah resapan air, sehingga banjir menjadi ancaman yang terus berulang.


“Jangan hanya beropini bahwa banjir ini murni akibat cuaca. Publik hari ini bisa melihat dengan jelas bagaimana alam menjadi ganas karena gunung dan bukit terus dikeruk tanpa kendali,” tegas Wildan mahasiswa Ciwandan.


Banjir yang terjadi di Kecamatan Ciwandan bahkan sempat viral di media sosial, memperlihatkan dampak nyata dari rusaknya lingkungan sekitar wilayah pertambangan pasir dan batu, baik yang telah tutup maupun yang masih aktif beroperasi.


Mahasiswa mendesak:


Gubernur Banten dan Wali Kota Cilegon untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aktivitas pertambangan di wilayah Cilegon dan sekitarnya.


1. Penutupan permanen tambang pasir dan batu yang merusak lingkungan dan diduga tidak memiliki izin resmi.


2. Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa dan menindak tegas pengusaha tambang yang melanggar aturan hukum dan lingkungan.


3. Transparansi kepada publik terkait perizinan, AMDAL, dan pengawasan pertambangan.


“Sudah cukup gunung dirusak oleh pengusaha tambang. Sudah cukup laut kita diurug demi kepentingan industri dan pabrik. Mau sampai kapan semua ini terus dibiarkan?” lanjut Wildan 


Mahasiswa berharap kejadian banjir ini menjadi momentum introspeksi serius bagi pemerintah daerah, agar pembangunan tidak terus mengorbankan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Banjir bukan sekadar bencana alam, tetapi juga akibat dari kebijakan dan pembiaran.

Banjir di perempatan Cilurah Ciwandan Cilegon Puluhan Mobil Hanyut Terbawa Arus

By On Sabtu, Januari 03, 2026










Mobil minibus menerobos genangan air 

Cilegon, xbintangindo.com --

Intensitas hujan beberapa hari ini mengguyur wilayah Cilegon yang tak henti-henti membuat beberapa wilayah kota Cilegon mengalami kebanjiran salah satunya yang terparah di perempatan Cilurah kecamatan Ciwandan Cilegon Banten. Jumat 02/01/26.

Kebanjiran di perempatan Cilurah Ciwandan merupakan jalur lintas selatan menuju ke pantai Anyer menurut warga sekitar akibat banjir puluhan kendaraan roda empat terbawa arus.


" Banyak mobil minibus kecil milik warga dan pengunjung pantai Anyer terbawa arus air, puluhan mobil yang terbawa arus air karena sang supir memaksakan diri menerobos genangan air yang arusnya kencang." Kata Solihin warga Cilurah.


Begitu pula dikatakan Ahmad Dhani," hujan deras beberapa hari ini di wilayah kami membuat banjir air mencapai 1 meter dijalan jalur lingkar Selatan (JLS)," kata Ahmad Dhani.


Saya berharap air segera surut kasihan warga kami akibat kebanjiran mereka tidak dapat beraktivitas. Tutur Ahmad Dhani.

Tegar Red xbi//.*

Kodim 0623/Cilegon Bergerak Cepat Tangani Banjir dan Pohon Tumbang di Sejumlah Wilayah

By On Sabtu, Januari 03, 2026






Cilegon ,  xbintangindo.com--

Kodim 0623/Cilegon mengambil peran utama dalam pengendalian lapangan menyikapi banjir dan pohon tumbang yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Cilegon akibat hujan dengan intensitas tinggi, Jumat, 2 Januari 2026, sejak pukul 17.30 WIB hingga malam hari.





Bencana banjir tercatat terjadi di enam titik, dengan ketinggian air berkisar 40 sentimeter hingga 1 meter, meliputi Jalan Lingkar Ciwandan, Kelurahan Semang Raya, Kelurahan Cibeber Desa Sambirata, Desa Kubangsari, Perumahan PCI Cibeber, dan Kelurahan Kalitimbang. Kondisi tersebut dipicu oleh luapan sungai, drainase yang terbatas, serta sumbatan saluran air, yang berdampak langsung pada aktivitas warga dan akses jalan.


Merespons cepat situasi tersebut, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori,S.H.,M.I.P., langsung mengerahkan Babinsa di wilayah terdampak untuk monitoring, pendampingan warga, dan evakuasi terbatas, sekaligus memastikan kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terkendali.

Di beberapa lokasi, warga memilih keluar rumah secara mandiri sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.


Dalam penanganan kejadian, Kodim 0623/Cilegon menjadi simpul koordinasi lintas sektor, dengan menjalin sinergi aktif bersama Polres Cilegon, BPBD Kota Cilegon, serta unsur Forkopimcam. Upaya ini difokuskan pada pembukaan akses jalan, penanganan pohon tumbang, dan percepatan normalisasi aktivitas warga.

Selain pengerahan personel di lapangan, Dandim 0623/Cilegon bersama unsur Forkopimda turun langsung meninjau warga terdampak, memastikan bantuan dan langkah penanganan berjalan efektif serta tepat sasaran.


Berkat langkah cepat dan koordinasi yang solid, sejumlah ruas jalan yang sempat tergenang kini telah dapat dilalui, sementara pohon tumbang di Kampung Turus, Kecamatan Cinangka, serta di jalur Krenceng–Ciwandan depan PT KTI, berhasil ditangani sehingga arus lalu lintas kembali normal.


Hingga saat ini, Kodim 0623/Cilegon tetap melakukan pemantauan intensif di seluruh titik rawan sebagai langkah antisipatif terhadap banjir susulan, seiring dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Jumat, Desember 26, 2025








CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Bapanas serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, Toko Beras Hidayat, Toko mitra Sayur, Toko sembako H. Sugiman, pedagang ayam, Jum’at (26/12/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasar tradisional maupun Retail Modern.


Mengacu Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah hukum Banten yang termasuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di (pasar tradisional) Toko Beras Hidayat , pemilik penanggung jawab : Sdra. Hidayat,  alamat  Jl. Pasar keranggot kota cilegon, (pasar tradisional) Toko mitra Sayur pemilik/penanggung jawab : Sdra. Arip, alamat jl. Pasar keranggot kota cilegon, (pasar tradisional) Toko sembako H. Sugiman alamat  jl. Pasar keranggot kota cilegon pemilik/penanggung jawab : sdra. H. Sugiman, (pasar Tradisional) pedagang ayam   beralamat jl. pasar keranggot Kota Cilegon pemilik/penanggung jawab : sdra. Nasir. dengan harga jual beras – beras tersebut sudah seusai dengan HET yang ditentukan. Beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Minggu, Desember 07, 2025







CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Bapanas serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara Toko H.Assmuin, Toko H.Ulfi Jaya, Indomaret Temu putih Kota Cilegon, Indomaret BBS Kota Cilegon, Minggu (07/12/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasar tradisional maupun Retail Modern.


Mengacu Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah hukum Banten yang termasuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di . Toko H. ASsmuin alamat Pasar Kelapa Blok F Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdr.Asmuin, Toko H. Ulfi Jaya alamat Pasar Kelapa Blok F Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdr.Ulfi, Toko Ritel Modern Indomaret alamat Jl.Temu Putih Blok C kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdri.Ayu, Toko Ritel Modern Indomaret alamat Jl. BBS III kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdr.Rohman, dengan harga jual beras – beras tersebut sudah seusai dengan HET yang ditentukan. Beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Minggu, November 23, 2025





CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Bapanas serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Alfamidi Temu Putih Cilegon, Indomaret Temu Putih Kota Cilegon, Toko Umi dan Toko Beras Rezeky, Minggu (23/11/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasar tradisional maupun Retail Modern.


Mengacu Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah hukum Banten yang termasuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di (Ritel Modern) Toko Alfamidi Temu Putih Cilegon. ‎Penanggung jawab : Sdr.Rizal (Kepala Toko), (Ritel Modern) Toko Indomaret Temu Putih Kota Cilegon. ‎penanggung jawab : Sdri. Uus (Manager), (pasar tradisional) Toko Umi kota cilegon  pemilik/penanggung jawab : Sdr.Junaedi dan (pasar tradisional) Toko Beras Rezeky Berkah Alamat Jl.Temu putih 4 Kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdr.Ocim. Dengan harga jual beras – beras tersebut sudah seusai dengan HET yang ditentukan. Beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

‎Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Senin, November 10, 2025






CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 

‎Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

‎Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko beras HIDAYAT JAYA alamat Pasar  tradisional Kranggot cilegon ruko no.10 kec. Jombang kota Cilegon. Senin (10/11/2025) pagi.

‎mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.

‎Mengacu Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah hukum Banten yang termasuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

‎Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 

‎Dari hasil pemantauan di Toko beras HIDAYAT JAYA alamat Pasar  tradisional Kranggot cilegon ruko no.10 kec. Jombang kota Cilegon. Nama pemilik : H. HIDAYATULLOH, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 

‎YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.

‎“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

‎Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil  ‎

By On Minggu, November 09, 2025







CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 

‎Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

‎Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko BAYU MANDALA Alamat jl. Merbabu Pasar blok F Kota Cilegon dan Toko Hj. ENI beralamat Pasar kelapa kapling blok f kelurahan ciwaduk cilegon Blok A no 40, Minggu (09/11/2025) pagi.

‎mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.

‎Mengacu Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah hukum Banten yang termasuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

‎Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 

‎Dari hasil pemantauan di Toko BAYU MANDALA Alamat jl. Merbabu Pasar blok F Kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdra. MARTUNIS dan Toko Hj. ENI beralamat Pasar kelapa kapling blok f kelurahan ciwaduk cilegon Blok A no 40 pemilik/penanggung jawab : Sdri. Hj. ENI, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 

‎YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.

‎“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

‎Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Kamis, Oktober 30, 2025






CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 

‎Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

‎Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain (Pasar Tradisional) Toko Beras Hasanah, Alamat Pasar Blok F Ciwaduk Kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdri. Hj. HASANAH, kamis (30/10/2025) pagi.

‎mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.

‎Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dlakukan setiap hari,” ujarnya. 

‎Dari hasil pemantauan di Toko Beras Mandala, Alamat (Pasar Tradisional) Toko Beras Hasanah, Alamat Pasar Blok F Ciwaduk Kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdri. Hj. HASANAH, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 

‎YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.

‎“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Rabu, Oktober 29, 2025

CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain (Pasar Tradisional) Toko Beras Mandala, Alamat Ciwaduk,Cilegon pemilik/penanggung jawab : Sdr. MARTUNIS dan (Retail Modern) Transmart  Cilegon, Alamat Jl. KH. Yasin Beji Kebondalem, Purwakarta, Cilegon penanggung jawab : Sdr. CECEP, Rabu (29/10/2025) pagi.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan "Pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran. Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan setiap hari guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun, ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Pasar Blok F Toko Beras Mandala, Alamat Ciwaduk, Cilegon penanggung jawab Sdr. MARTUNIS dan Transmart Cilegon, Alamat Jl. KH.Yasin Beji, Kebondalem, Purwakarta, Cilegon, penanggung jawab Sdr. CECEP, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Selasa, Oktober 28, 2025








CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain (Pasar Tradisional) Toko Beras Harapan Sentosa, Alamat Jl. Sultan ageng tirtayasa nomor 148, pemilik/penanggung jawab : Sdri. SUWARNI dan (Retail Modern) Robinson mart Ramayana Cilegon, Alamat Jl. Ahmad yani kel. Sukmajaya kec. Jombang kota cilegon, penanggung jawab : Sdr. SARIFUDIN, Selasa (28/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dlakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Harapan Sentosa, Alamat Jl. Sultan ageng tirtayasa nomor 148 cilegon milik SUWARNI dan Robinson mart Ramayana Cilegon, Alamat Jl. Ahmad yani kel. Sukmajaya kec. Jombang kota cilegon, penanggung jawab : Sdr. SARIFUDIN, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Senin, Oktober 27, 2025










CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko DELA MAKMUR, Alamat Pasar blok F cilegon milik H. RIJAL dan Toko beras doa ibu milik Hj. ENI, Minggu (26/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dlakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko DELA MAKMUR, Alamat Pasar blok F cilegon milik H. RIJAL dan Toko beras doa ibu milik Hj. ENI, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.700 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram.


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Minggu, Oktober 26, 2025






CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko Beras Hj. HASANAH dan Toko beras doa ibu  milik Hj. ENI, Minggu (26/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dlakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Hj. HASANAH di kios B No.12 Pasar Blok F Cilegon dan Toko Beras Hj. ENI di Kios Blok A No.40 Blok F Cilegon, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram.


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Wamen Dagri RI Kunjungi Kota Cilegon, Kapolres Paparkan Langkah Konkret Jaga Kamtibmas

By On Selasa, September 16, 2025







Cilegon – Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Dr. H. Bima Arya S, S.Hum., M.A., melakukan kunjungan kerja ke Kota Cilegon Kehadiran Wamen Dagri disambut langsung oleh Penjabat Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, beserta jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si. Senin malam (15/9/2025).


Setibanya di Kantor Wali Kota sekitar pukul 19.16 WIB, Wamen Dagri langsung memimpin dialog bersama Forkopimda. Hadir dalam kegiatan tersebut Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Miftakhul Khoir, Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo, pejabat kejaksaan, hingga tokoh penting lainnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Cilegon tampil menonjol dengan memaparkan langsung langkah-langkah konkret jajaran Polres dalam menjaga situasi keamanan pasca dinamika nasional beberapa waktu terakhir. Ia menegaskan, penguatan keamanan berbasis masyarakat menjadi prioritas yang terus digalakkan, salah satunya melalui patroli poskamling di wilayah Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil.


Kapolres menjelaskan, dalam patroli yang dilakukan jajaran Polres Cilegon pada 13 September lalu, masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan terkait peran mereka dalam menjaga keamanan. Salah satunya mengenai kewajiban menolong korban kecelakaan lalu lintas. Kapolres menegaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap orang wajib memberikan pertolongan, menghubungi pihak berwenang, dan berkoordinasi dengan pemerintah.


Selain itu, masyarakat juga menyinggung sistem keamanan lingkungan. Kapolres menyampaikan bahwa titik-titik rawan yang minim pengawasan harus menjadi perhatian, termasuk pemanfaatan CCTV. Ia meminta agar data CCTV berikut kapasitas penyimpanan di tiap lingkungan dapat didata, sehingga dapat membantu deteksi dini gangguan kamtibmas.


Kapolres juga menyoroti maraknya modus penipuan melalui telepon yang mengatasnamakan pihak kepolisian. Kepada masyarakat, ia menyarankan pemanfaatan aplikasi pelacak nomor seperti Truecaller dan Getcontact, serta mengingatkan pentingnya pengawasan pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus pada hal negatif.


Lebih jauh, Kapolres Cilegon menegaskan komitmennya dalam melindungi generasi muda. Ia menekankan pentingnya pengawasan sekolah melalui program upacara bersama, sebagaimana arahan Kapolda Banten. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, yang menegaskan hak anak untuk tumbuh dalam lingkungan aman dan bebas dari kekerasan. Ia juga menambahkan bahwa Polres Cilegon akan melakukan tes urine secara acak di sekolah-sekolah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.


“Anak-anak adalah masa depan kita. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan jauh dari narkoba maupun kekerasan. Karena itu kami akan terus hadir di sekolah, mendengar aspirasi mereka, dan memastikan hak-haknya terlindungi,” tegas AKBP Martua.


Paparan Kapolres tersebut mendapat apresiasi dari Wamen Dagri yang dalam arahannya menyampaikan pesan Presiden agar seluruh kepala daerah dan Forkopimda serius mengaktifkan kembali siskamling, menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, serta memperkuat sistem deteksi dini melalui TNI-Polri, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Kapolda Banten didampingi Kapolres Cilegon Hadiri Penutupan TMMD ke-125 TA 2025 di Kota Cilegon

By On Jumat, Agustus 22, 2025







Cilegon – Kapolres Cilegon, AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si mendampingi Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki,  menghadiri acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Lapangan Kantor Panti Rehabilitasi Terpadu Dinas Sosial Kota Cilegon, Link. Perigi, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber. Kamis (21/8/2025).


Kegiatan penutupan TMMD ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”


Acara turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Irjenad Letjen TNI Erwin Jatniko, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Danrem 064/MY Brigjen TNI Andrian Susanto, Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Walikota Cilegon H. Robinsar, serta unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Cilegon menegaskan bahwa Polri mendukung penuh program TMMD sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan.


“TMMD ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata kebersamaan TNI–Polri bersama pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memperkuat ketahanan nasional,” ungkap AKBP Martua.


Ia juga menyampaikan bahwa hasil TMMD di wilayah Kodim 0623/Cilegon, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, drainase, hingga program sosial seperti rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu), penyediaan sumur bor, hingga penanaman ribuan pohon, akan memberi manfaat besar bagi masyarakat.


“Polres Cilegon siap mendukung keberlanjutan program ini dengan menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Kapolres.


Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanatnya menekankan bahwa TMMD merupakan salah satu motor percepatan pembangunan, sekaligus memperkuat solidaritas antara pemerintah, TNI–Polri, dan masyarakat. Ia juga menyinggung pentingnya program pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, serta peningkatan ketahanan pangan.


Penutupan TMMD ke-125 ini ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil pelaksanaan TMMD, penyerahan bantuan sosial, serta sesi foto bersama.


Dengan kehadirannya dalam kegiatan ini, Kapolres Cilegon menegaskan komitmen Polres Cilegon untuk terus mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


“Semangat kebersamaan ini harus terus kita jaga. TNI, Polri, dan seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun negeri. Semoga hasil TMMD ini menjadi berkah dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkas Kapolres.

Kapolres Cilegon Hadiri Groundbreaking Relokasi Kabel Udara ke Bawah Tanah di Jalan Protokol

By On Selasa, Agustus 19, 2025







Cilegon – Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Groundbreaking relokasi kabel udara ke bawah tanah pada ruas jalan protokol Kota Cilegon. Acara ini berlangsung di Taman Al-Hadid, Simpang Tiga Cilegon. Selasa (19/8/2025).


Kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) bersama Pemerintah Kota Cilegon ini menjadi langkah awal dalam penataan wajah kota, khususnya untuk menghilangkan kabel udara yang kerap menimbulkan kesan semrawut.


Groundbreaking dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, dengan dihadiri jajaran pejabat Forkopimda, Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, Kajari Cilegon Virgaliano Nahan, Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, unsur TNI-AL, perwakilan PLN, BPJN Banten, APJII, serta para camat se-Kota Cilegon.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Cilegon menyampaikan apresiasinya terhadap program relokasi kabel ke bawah tanah. Menurutnya, selain memberikan nilai estetika kota, penataan kabel ini juga mendukung keamanan, kenyamanan masyarakat, sekaligus sejalan dengan konsep smart city.


“Polri pada prinsipnya sangat mendukung langkah Pemerintah Kota Cilegon bersama stakeholder dalam mewujudkan tata kota yang lebih baik, rapi, dan aman. Kami juga siap membantu memastikan proses pekerjaan ini berjalan lancar, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar AKBP Martua.


Program relokasi kabel udara ke bawah tanah ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan panjang awal sekitar tujuh kilometer, mulai dari PCI hingga kawasan Ciwandan dan Citangkil. Pekerjaan ini didanai secara mandiri oleh penyedia layanan telekomunikasi melalui APJATEL.


Wali Kota Cilegon H. Robinsar dalam sambutannya menyebutkan bahwa program ini termasuk dalam 17 program prioritas daerah. Harapannya, pada awal tahun 2026 tidak ada lagi kabel udara yang melintang di jalan protokol Kota Cilegon.


Dengan adanya sinergi antara pemerintah, stakeholder, dan aparat keamanan, relokasi kabel udara ini diharapkan mampu memberikan wajah baru bagi Kota Cilegon, meningkatkan keandalan jaringan telekomunikasi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Red xbi//.*

Kapolres Cilegon Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Empati dan Profesionalisme Personel

By On Senin, Agustus 11, 2025







Cilegon – Kapolres Cilegon Polda Banten, AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin apel jam pimpinan di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres Cilegon, pukul 08.00 WIB. Apel diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Cilegon, Kapolsek jajaran, para perwira, bintara, dan ASN. Senin (11/8/2025) 


Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya setiap pimpinan fungsi, mulai dari kabag, kasat, kasi, hingga kapolsek, untuk selalu memantau kondisi dan aktivitas anggotanya. “Pastikan semua anggota dalam keadaan siap dan terpantau, baik dalam tugas maupun kondisi kesehatannya,” ujarnya.


Kapolres juga mengingatkan agar Tri Brata dan Catur Prasetya tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar dimaknai dan diimplementasikan dalam tugas sehari-hari. Ia menekankan poin menjunjung tinggi hukum yang benar dan berkeadilan, serta upaya meniadakan segala gangguan keamanan demi terciptanya rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.


Terkait pelaksanaan tugas pengamanan kegiatan internasional yang baru saja selesai, AKBP Martua menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan. Ia juga mengingatkan agar proses pengamanan ke depan tetap dilakukan secara terukur, mulai dari Tactical Wall Game (TWG), pembuatan kirka, rencana pengamanan, hingga penerbitan surat perintah.


Di akhir arahannya, Kapolres Cilegon menekankan pentingnya rasa empati di antara personel. “Kita harus peduli terhadap rekan yang sedang tertimpa musibah atau menghadapi masalah. Dukungan moril sangat berarti, karena suatu saat mungkin kita juga berada di posisi mereka,” tutupnya.

Ajang Bakat Muda Sepak Bola Liga Piala Soeratin U13 - U15 Provinsi Banten 2025, JAWARA FC Kota Cilegon Raih Juara 1

By On Minggu, Juli 20, 2025






CILEGON – xbintangindo.com --

PSSI Kota Cilegon kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan sepak bola usia dini melalui gelaran Festival Klasifikasi U13 - U15 yang sukses dilaksanakan di Stadion Geger Cilegon (Seruni), Minggu (20/7/2025).


Football Club (FC) dari seluruh penjuru kota Cilegon turut ambil bagian dalam turnamen yang menjadi ajang unjuk bakat bagi para pesepak bola muda.


Festival ini menerapkan sistem pertandingan format gugur, dimulai dari babak penyisihan grup, dilanjutkan ke 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga babak tiga besar.


Memasuki fase akhir turnamen, empat tim terbaik tampil di babak 3 besar, pertandingan berlangsung ketat dan penuh semangat.


Dengan hasil adu finalti dengan skor akhir 5-4 tersebut, JAWARA FC keluar sebagai Juara 1, diikuti PUMA FC sebagai Juara 2, dan posisi Juara 3 diraih oleh Tunas Muda Garuda.


Walikota Cilegon Kota Cilegon, H. Robinsar menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta dan menyatakan bahwa turnamen seperti ini akan menjadi agenda rutin ke depannya dan akan berlanjut ke ajang Liga Piala Soeratin U13 - U15 Provinsi Banten 2025.


“Ini adalah bagian dari strategi pembinaan dan penjaringan bibit unggul sepak bola usia dini, agar kelak mampu mengharumkan nama Cilegon alias Cilegon Juare di level nasional,” ungkapnya.


Festival ini membuktikan bahwa gairah sepak bola di kalangan generasi muda Cilegon sangat tinggi, menjadi fondasi penting bagi masa depan olahraga di kota industri ini.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *