Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Komitmen Bersama Dorong Keterbukaan Informasi Publik Kantor Pertanahan se-Provinsi Banten

By On Senin, Agustus 11, 2025







Serang – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Sudaryanto bersama jajaran Pejabat Administrator yang terdiri dari Kepala Bagian Tata Usaha, Para Kepala Bidang dan Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Banten menandatangani Komitmen Bersama Layanan Informasi Publik pada Senin (11/08/2025).


Komitmen bersama ini dilakukan dengan penandatanganan Maklumat Layanan Informasi Publik yang berisi kesiapan menyelenggarakan Layanan Informasi Publik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, melaksanakan layanan sesuai dengan standar operasional prosedur layanan informasi publik dan tidak memungut biaya atas layanan informasi publik.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten selaku atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Kepala Bagian Tata Usaha selaku PPID dan Para Kepala Bidang selaku Pejabat Informasi Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten secara bersama-sama menandatangani maklumat tersebut.


Kemudian dilanjutkan penandatanganan Maklumat Layanan oleh Kepala Kantor Pertanahan di 8 (delapan) kapupaten/kota se-Provinsi Banten sebagai atasan PPID kantor pertanahan disaksikan oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Zulfikar, dan Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten, Moch Ojat Sudrajat S.


“Komitmen bersama ini merupakan wujud nyata dari perbaikan layanan yang dilakukan oleh jajaran Kantor Pertanahan di Provinsi Banten bahwa kami akan menjalankan Keterbukaan Informasi Publik sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujar Sudaryanto.


Ia mengatakan Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten sendiri telah mendapatkan predikat “Informatif” pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2022 dan 2023, dan kami mendorong KIP berjalan sesuai ketentuan bukan hanya di Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten saja namun berjalan juga pada kantor pertanahan di wilayah Provinsi Banten.


Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Moch Ojat Sudrajat S mengatakan pelaksanaan KIP pada Kantor Pertanahan di Provinsi Banten perlu mendapatkan perhatian mulai dari pemahaman akan peran dan tugas PPID, ketersediaan ruang PPID, disediakannya formulir permohonan informasi publik serta ketersediaan informasi, terlebih tahun depan kantor pertanahan di Provinsi Banten akan menjadi lokus Penilaian Monev KIP oleh Komisi Informasi Provinsi Banten.


“Kedepan kami harapkan dengan adanya komitmen yang luar biasa dari Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, layanan informasi publik pada kantor pertanahan tentu akan lebih baik kedepannya,” ujar Ojat.

Beredar video Kades Kamurang Cikande Asyik Nyawer Puluhan Biduan, warga " Uangnya Mending buat bantu Warga yang tak mampu"

By On Senin, Agustus 11, 2025


Foto : potongan video yang diduga kuat kades Kamurang sedang nyawer puluhan biduan di telaga Bestari.

Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Beredar video diduga SR kepala Desa Kamurang Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten sedang menyawer puluhan biduan dibawah panggung hiburan rakyat.


Tampak terlihat sangat kades memegang uang gepokan sambil memberikan uang satu persatu kepada puluhan biduan secara bergantian, dari raut wajah biduan tampak tersenyum senang ketika diberikan uang oleh SR.


Warga kecamatan Cikande BD menjelaskan jika kades Kamurang tersebut nyawer biduan tersebut diluar wilayah Cikande, yaitu diwilayah Telaga Bestari Balaraja kabupaten Tangerang.


" Ya itu video kades Kamurang sedang nyawer puluhan biduan diacara hiburan rakyat didaerah telaga Bestari." Jelas BD.


Ditempat terpisah salah satu warga Desa Kamurang menyayangkan prilaku kadesnya menyawer biduan sampai viral begitu.


"Saya menyayangkan tindakan yang dilakukan kades kami, ya..kalau mau nyawer ya..jangan sampai divideokan begitu dampaknya kurang etis, mendingan uang nya untuk warganya yang kurang mampu, karena di desa Kamurang ini masih banyak warga yang tidak mampu. " Ujarnya.


Sampai berita ini disiarkan kades Kamurang belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*



Penanaman Jagung Kuartal III di Desa Ketos, Bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan Polres Serang

By On Senin, Agustus 11, 2025








​Kab Serang xbintangindo.com

Gerakan ketahanan pangan terus berlanjut di wilayah hukum Polres Serang. Hari ini, Polsek Cikande bersama BUMDes Maju Bersama Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, menggelar kegiatan penanaman jagung kuartal III. Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Satu Desa Dua Hektar Jagung" yang diinisiasi oleh Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional 2025.


​Acara yang berlangsung pada Senin, 11 Agustus 2025, pukul 08.00 WIB, ini berlokasi di lahan seluas satu hektar di Perumahan Bumi Ketos Regency, Desa Ketos. Sebanyak kurang lebih 30 orang hadir dalam kegiatan ini, termasuk Kapolsek Cikande, AKP Tatang, S.H., Kanit Bimas Iptu Rokhidi, Bhabinkamtibmas  Bripka Imam Makdum, Kepala Desa Ketos, Hj. Rokhyati, Ketua BUMDes Maju Bersama, Rika Rahmawati, perwakilan Koramil Cikande serta perwakilan dari pemerintah Kecamatan Kibin dan tokoh masyarakat setempat.


​Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolsek Cikande dan Kepala Desa Ketos. Dalam sambutannya, AKP Tatang, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada BUMDes Maju Bersama Desa Ketos atas partisipasinya dalam mendukung swasembada pangan nasional.


​"Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja sama BUMDes Maju Bersama Desa Ketos. Program penanaman jagung ini adalah langkah nyata kita bersama untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa," ujar AKP Tatang.


​Senada dengan itu, Kepala Desa Ketos, Hj. Rokhyati, menyampaikan terima kasih atas dukungan Polsek Cikande. "Bantuan dari Polsek Cikande sangat membantu kami dalam mewujudkan program penanaman jagung ini. Semoga hasilnya nanti dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat," kata Hj. Rokhyati Kepala Desa Ketos Kecamatan Kibin. 


​Sebagai bentuk dukungan, Kapolsek Cikande juga menyerahkan bantuan berupa pupuk dan bibit jagung kepada pengelola, di antaranya 100 kg pupuk Urea, 250 kg pupuk NPK, 5 kg herbisida, 2 liter Zeanus, dan 20 pack bibit jagung bisi¹⁸.


​Dengan penanaman di Desa Ketos ini, total lahan penanaman jagung kuartal III di wilayah hukum Polsek Cikande kini mencapai 8 hektar, tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin.

Ngopi Bareng Karang Taruna Periuk, Wakil Wali Kota Tangerang: Semangat dan Jiwa Besar Adalah Kunci

By On Senin, Agustus 11, 2025






Kota Tangerang - Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, membuka kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng bersama pemuda Karang Taruna Kelurahan Periuk yang digelar di Kantor Kelurahan Periuk, Minggu (10/8). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi untuk memperkuat peran sosial pemuda di tengah masyarakat.


Dalam sambutannya, Maryono mengapresiasi kiprah Karang Taruna yang dinilainya telah menjadi garda terdepan dalam mencegah dan mengatasi berbagai permasalahan sosial.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Karang Taruna yang sudah berjibaku, memberikan tenaga, pikiran, bahkan materi demi menjaga eksistensi dan manfaat organisasi ini bagi masyarakat," ungkapnya.


Maryono menekankan bahwa rasa memiliki (sense of belonging) adalah bahan bakar utama bagi pemuda untuk berorganisasi sekaligus berkontribusi nyata membangun daerah.


"Saya yakin dengan jiwa besar para pemuda Karang Taruna, Kota Tangerang akan tampil di depan di antara daerah lain. Semangat ini pasti menular ke pemuda lainnya, dan akan diakui serta dihargai oleh banyak pihak," ujarnya.


Ia mengingatkan, kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga butuh peran aktif pemuda.


"Peran pemuda dalam pembangunan harus terus bersinergi dengan pemerintah. Kreativitas dan inovasi kalian sangat dibutuhkan untuk membangun Kota Tangerang yang lebih baik," tegasnya.


Maryono juga memberikan pesan motivasi kepada para peserta serta berharap kegiatan ini menjadi wadah berkelanjutan untuk membangun komunikasi, menggali ide, dan memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan produktif.


"Semangat dan jiwa besar adalah kunci. Kita harus rela berkorban demi organisasi dan masyarakat. Saya yakin pemuda Karang Taruna bisa menjadi mitra pemerintah yang solid, kreatif, dan inovatif," tutupnya.

Pordes Pangkat Tekuk Pordes Cikande 2-0 di Grand Final piala Camat Jayanti Cup

By On Minggu, Agustus 10, 2025









Kab. Tangerang, xbintangindo.com -- 

Turnamen Sepak Bola memperebutkan piala bergilir camat Jayanti Cup telah ditutup setelah Pordes Pangkat FC tekuk Pordes Cikande FC di grand final dengan skor 2-0. di GOR stadion mini Tanjung kembar. Minggu 10/08/25.


Camat Jayanti Yandri Permana saat memberikan sambutannya mengatakan," Alhamdulillah turnamen Sepak Bola di stadion mini Tanjung kembar Jayant berjalan dengan sukses. Saya ucapkan selamat kepada yang menang, kepada yang kalah jangan berkecil hati, tetap semangat raih prestasi mu, terus berlatih" ujar camat.


Gilang selaku pembina sekaligus panitia turnamen Sepak Bola piala bergilir camat Jayanti Cup mengatakan.


"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap berlangsungnya turnamen Sepak Bola piala bergilir camat Jayanti Cup ini, selamat kepada Pordes yang menang, dan untuk yang kalah jangan berkecil hati tetap semangat berlatih dan terus kejar prestasi mu di sepak bola." Kata Gilang.

RED xbi//.* 

Sukses,,, Turnamen Sepak Bola Piala Camat Jayanti Cup Resmi Ditutup Dalam Rangka Memeriahkan HUT Ri Ke-80

By On Minggu, Agustus 10, 2025









KABUPATEN TANGERANG – Turnamen sepak bola Piala Camat Cup di Stadion Mini Tanjung Kembar Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang resmi di tutup, dengan penuh kehangatan dan kondusifitas, Minggu, (10/08/2025) 


Acara ini dihadiri oleh Camat Jayanti H. Yandri Permana S. Stp didampingi Sekcam Jayanti H. M. Ridwan Firdaus S. Stp,. S. Ip,. M. Si,. Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK), Gilang Farhan beserta pengurus dan jajaran, Kepala Desa Se Kecamatan Jayanti, TNI, Polri kedua kesebelasan di grand final pordes Pangkat dan Pordes Cikande, para official, serta para suporter yang memenuhi tribun stadion mini tanjung kembar Jayanti. 


Sebanyak 8 tim dari desa se kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang berpartisipasi dalam kompetisi ini. Turnamen ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dalam rangka memeriahkan HUT Ri Ke-80. 


Selama dua minggu penyelenggaraan, turnamen ini berlangsung dengan sangat kompetitif. Para pemain menunjukkan ketrampilan dan semangat juang yang tinggi, menjadikan setiap pertandingan sangat menarik untuk disaksikan. Tim-tim yang berlaga di turnamen ini tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknik tetapi juga sportivitas yang patut diacungi jempol.


Pada hari penutupan, Camat Jayanti H. Yandri Permana S. Stp,. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini, dan bermainlah secara sportif jangan mencerdai teman sendiri.


“Kami sangat bangga dengan antusiasme peserta dan dukungan masyarakat terhadap turnamen sepak bola Piala Camat Cup ini, Semangat yang ditunjukkan oleh para pemain mencerminkan harapan besar untuk perkembangan sepak bola di daerah kecamatan Jayanti, Kami berharap Semoga ajang ini dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi,”ucap H. Yandri Permana S. Stp,. Camat Jayanti. 


Sementara itu, Ketua KOK Kecamatan Jayanti Gilang Farhan menambahkan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi olahraga di tingkat kecamatan Jayanti. 


“Kegiatan seperti ini sangat penting bukan hanya untuk menjalin tali silaturahmi namun juga memfasilitasi bakat-bakat muda. Kami berharap turnamen ini bisa menjadi wadah yang efektif untuk menemukan pemain-pemain potensial yang bisa mewakili daerah kita di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.


Pada acara penutupan tersebut, juga dilakukan penyerahan hadiah kepada tim-tim yang berhasil meraih posisi terbaik. Juara pertama Piala Camat Jayanti Cup diraih oleh Tim Pordes Pangkat yang berhasil mengalahkan Tim Pordes Cikande dalam pertandingan final dengan skor 2-0,Tim Pordes Pangkat dinyatakan sebagai juara berkat penampilan yang sangat solid sepanjang turnamen. Sementara itu Tim Pordes Cikande harus puas di posisi kedua,”pungkasnya.

 (Tajudin)

Hari Jadi Kota Serang ke-18, Wagub Banten Dimyati Natakusumah : Harus Berkolaborasi untuk Membangun

By On Minggu, Agustus 10, 2025







Serang - Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah berharap peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum dalam intropeksi diri untuk melihat dan menciptakan langkah upaya guna mewujudkan harapan masyarakat.


Hal itu disampaikan Dimyati Natakusumah saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Serang Memperingati Hari Jadi Kota Serang ke-18 di Gedung DPRD Kota Serang, Minggu (10/8/2025).

"Selamat Dirgahayu Kota Serang ke-18, umur 18 itu umur yang dewasa, kalau kita bicara hari jadi. Maka kita berbicara terkait dengan intropeksi diri dan inventarisir berbagai permasalahan," ungkap Dimyati.


Selanjutnya, Dimyati juga menyampaikan untuk pembangunan Kota Serang membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Terutama dalam penataan kota yang bersih dan mengedepankan keberlanjutan.


"Kita harus berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Kota Serang," katanya.


Dimyati juga menuturkan, terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian oleh Pemkot Serang. Di antaranya terkait permasalahan sampah, kebersihan lingkungan, infrastruktur dan lainnya.


"Saya melihat sepak terjangnya, keberaniannya, ketegasannya Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta birokrasi yang ada, ini ada semangat baru. Saya yakin Kota Serang akan berubah dan Kota Serang akan ada kemajuan," imbuhnya.


Sementara, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum perjalanan Kota Serang serta evaluasi atas capaian yang telah diraih selama enam bulan kepemimpinan Budi Rustandi dan Agis Nur Aulia.


"Saya bersama Wakil Walikota Serang mengerahkan langkah awal dalam membangun pondasi dasar untuk mewujudkan visi besar Kota Serang, dimana menjadikan Kota Serang Madani yang maju kotanya, bahagia dan sejahtera warganya," ujarnya.


Dalam mencapai visi tersebut, kata Budi Rustandi, pihaknya akan melaksanakan 5 misi utama.


Diantaranya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik bersih dan melayani, mewujudkan sumber daya manusia yang unggul berbudaya dan berdaya serta mewujudkan kehidupan masyarakat kota Serang yang mandiri dan berkarya.


"Kemudian meningkatkan perekonomian daerah yang tumbuh dan inklusif berbasis potensi unggulan daerah dan mewujudkan infrastruktur yang berkualitas merata dan berkelanjutan," katanya.


Budi juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama turut serta dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kota Serang, dengan mengedepankan semangat gotong royong.


"Mari bersama-sama berkolaborasi, berinovasi dan bergandengan tangan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Bersama adalah kunci keberhasilan kita," pungkasnya.

 H.Maman Sulaeman Waka 1 Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten Mengajak Masyarakat Banten Untuk Menjaga dan Melestarikan Seni budaya pencak silat

By On Minggu, Agustus 10, 2025

H. Maman Sulaeman 

Kab serang, xbintangindo.com --

Disela acara pemantapan peserta pencak silat Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten menuju Rekor Muri yang ke 4 kalinya di kota Cilegon (06/09/25) H. Maman Sulaeman selaku wakil ketua 1 DPW Provinsi Banten saat dikonfirmasi wartawan mengatakan.


" Didalam kepengurusan organisasi Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten yang sekarang akan bekerja semaksimal mungkin ingin menjadi yang lebih terbaik dari yang terbaik dalam menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat yang man pencak silat sudah menjadi kearifan lokal Provinsi Banten," ujar H. Maman Sulaeman.


Lanjut H. Maman Sulaeman," kami para pengurus Kesti TTKDH provinsi Banten akan turun ke paguron-paguron yang ada dalam binaan Kesti TTKDH, agar paguron-paguron mereka merasa memiliki orang tua.


"Mari masyarakat Banten khususnya untuk menjaga dan melestarikan budaya pencak silat Kesti TTKDH di mana pun kita berada, " harapnya.


Begitu pula dikatakan penasehat Kesti TTKDH Hj. Surihat, " Kesti TTKDH adalah organisasi yang mengembangkan seni budaya yang dimiliki oleh provinsi Banten salah satunya pencak silat, maka dari itu mari masyarakat Banten khususnya untuk menjaga dan melestarikan budaya pencak silat tersebut, mengikuti pencak silat selain tubuh menjadi sehat kita juga memiliki ilmu beladiri." Ujar Hj. Surihat.

Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten gelar Pemantapan peserta Pencak silat Menuju Rekor Muri ke 4 di Kota Cilegon

By On Minggu, Agustus 10, 2025








Foto : Ratusan peserta pencak silat saat gladi resik di halaman kantor DPW Provinsi Banten.

Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Di halaman kantor Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten di gelar geladi resik pemantapan peserta pencak silat menuju Rekor muri yang ke 4 kalinya tahun 2025 ini (06/09/25) rencana dilaksanakan di alun-alun kota Cilegon.








Menurut wakil ketua 1 DPW Provinsi Banten, H. Maman Sulaeman mengatakan," Acara silaturahmi KESTI TTKKDH ini supaya trus dilaksanakan agar para regenerasi dapat melestarikan seni  budaya pencak silat banten.yang sudah turun temurun dari nenek moyang kita,"  ujar h.maman .







"

Kami sangat berharap seni budaya Banten ini tetap terjaga dan tetap Ada di Banten jangan sampe hilang dan punah. Banten punya seni budaya pencak silat. Karena seni budaya ini buat anak cucu kita nanti. " Sambung H. Maman.


Ketua 1 DPW Provinsi Banten Hakim Sulaeman menambahkan," seni budaya pencak silat ini budaya kearifan lokal Provinsi Banten, kita harus menjaga dan melestarikannya., Kesti TTKDH berdiri sejak tahun 1952 organisasi budaya bela diri pencak silat TTKDH  bisa go internasional. Ujar Hakim Sulaeman.


" Saya memohon doanya kepada semua keluarga, anggota pengurus Kesti TTKDH, rekan-rekan semoga nanti pada 06 September 2025 hari ulang tahun kesti TTKDH tercatat kembali dalam Rekor Muri yang ke 4 kalinya." Ujar ketua 1 DPW Provinsi Banten.


Hj. Surihat selaku penasehat Kesti TTKDH dalam sambutannya mengatakan," saya memohon kepada para pengurus senioritas di organisasi Kesti TTKDH tetap semangat dalam membina dan, mendidik regenerasi Kesti TTKDH provinsi Banten, harus semangat menjaga serta melestarikan budaya pencak silat Kesti TTKDH Banten." Kata Hj. Surihat menyala.

Apeng xbi//.*

Warga Desa Bandung Kab.Serang Mengeluh, Loker di PT. MC Delica Food Indonesia selalu orang luar yang diterima Bekerja

By On Minggu, Agustus 10, 2025






Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Banyaknya berdiri perusahaan didaerah sendiri namun belum dirasakan sepenuhnya oleh warga sekitar (lokal) menurut warga Desa Bandung kecamatan Bandung kabupaten Serang Banten, bahwa warga lokal masih banyak sekali yang menganggur, namun penerimaan karyawan di perusahaan-perusahaan diwilayahnya yang diterima bekerja mayoritas orang luar oleh pihak perusahaan. 


"Ya .. beginilah nasib kami warga Desa Bandung kecamatan Bandung kabupaten Serang, dulu orang tua kami menjual tanah ke kawasan industri modern Cikande berharap ketika berdiri pabrik - pabrik anak cucunya dapat mudah bekerja di perusahaan - perusahaan yang berada di wilayah sendiri. Namun kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan orang tua kita, pabrik - pabrik banyak berdiri tetap saja warga Desa Bandung sulit mendapatkan pekerjaan malahan masih banyak sekali yang menganggur." Ujar Ozi.


Lanjut Ozi," Bahkan yang lebih parahnya lagi, ketika ada lowongan kerja (Loker) di perusahaan, warga kami yang ingin bekerja harus mengeluarkan uang pelicin, seharusnya pihak pemdes Bandung cepat bertindak membantu memuluskan agar warga desa bandung dapat diterima kerja di perusahaan wilayah Desa Bandung. Jangan diam saja, jangan sampai para calo yang bergerak, atau oknum HRD perusahaan yang bermain, bisa saja semua ini terjadi." Tutur Ozi.


" Baru-baru ini di PT. MC Delica Food Indonesia yang produksi makanan berlokasi di wilayah Desa Bandung membuka loker ada penerimaan karyawan baru, namun dalam pantauan saya dan warga lainnya, yang diterima bekerja oleh pihak perusahaan mayoritas orang luar, warga lokalnya tidak tampak, apakah ini yang di katakan rakyat Indonesia merdeka..!" Saya katakan warga Desa Bandung belum merdeka, karena mati di lumbung sendiri. Banyak perusahaan tapi sulit mendapatkan pekerjaan..!" Keluh Ozi.


Dikatakannya warga Desa Bandung lainnya," kami warga desa bandung sangat sulit bekerja di perusahaan yang ada di wilayah sendiri, padahal loker selalu ada namun yang diterima oleh pihak perusahaan warga luar jauh saja sangat jarang sekali warga desa bandung diterima bekerja di perusahaan wilayah sendiri. Jika diterima pun biasanya memakai uang pelicin." Ujarnya 

RED xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *