Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kades Onyam Gunung Kaler Bustanil Arifin (Lurah Bus) Mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M

By On Jumat, September 05, 2025

kades Bustanil Arifin/ kang Bus

Banten, xbintangindo.com --

 Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal 1445 H dirayakan dengan penuh kebersamaan, kades Onyam Kecamatan Gunung Kaler kabupaten Tangerang Banten Bustanil Arifin kang Bus  mengucapkan Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Jum’at, (05/09/2025).


 kang Bustomi , menegaskan pentingnya meneladani sifat dan perilaku mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, ia mengucapkan, “Selamat memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal. 1447 Hijriah”


Mari saling mengasihi, saling membantu antar sesama,” ujarnya.


Dalam peringatan Maulid Nabi ini, masyarakat diharapkan dapat merenungkan hikmah dan pelajaran dari kehidupan Nabi sebagai pedoman untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan sesama. Kang bus juga mengajak masyarakat untuk memperbaiki aqidah, ibadah, dan tauhid, serta meneladani perbuatan dan akhlak Nabi Muhammad dengan baik.


Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dijadikan kesempatan untuk lebih memahami dan mengamalkan sunnah Nabi dengan baik, dengan harapan dapat memperoleh syafaatnya di akhirat kelak.


Semangat peringatan Maulid Nabi ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan pembelajaran yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. 

RED xbi//.*

Kakinya Remuk, Seorang Wanita Pegawai PT .KAI Terlindas Truk Tanah di JL. Cirabit,

By On Jumat, September 05, 2025








Foto: korban sedang terbaring di puskesmas Jawilan

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Lagi lagi truk mobil tanah memakan korban lagi di jl cirabit . tepatnya di depan PT Aru .desa cemplang kec Jawilan kab serang. Kamis 04/09/2025 skitar jm 17 : 50








Korban pegawai Kereta Api Indonesia (KAI) stasiun Citeras yang mengalami kecalakaan saat pulang kerja korban terjatuh  kaki dan motor nya terlindas truk mengakibatkan tulang kaki nya remuk. Kata saksi mata 


Salah seorang warga mengatakan ia pa itu korban orang tambak kaki nya Ter lindas ban belakang mobil truk tanah .


Setelah itu korban di bawa ke puskesmas Jawilan untuk mendapatkan pertolongan.


"Saya sebagai warga sangat kecewa terhadap pemerintah karena tidak tegas terhadap mobil mobil tanah yang ber operasi di siang dan sore hari.


Kejadian ini pak bukan sekali dua kali saja bahkan ada juga yang sampai meninggal dunia akibat truk mobil tanah. Ujar warga Jawilan.


"Kami berharap kepada  para perintah agar tindak tegas mobi mobil tanah yang beroperasi di siang atau sore hari.


"Kami sebagai warga sangat terganggu dengan adanya mobil yang beroperasi di siang hari atau di sore hari.dampaknya sangat banyak..dan tanah berceceran di jalan.kalau musim hujan jalanan jadi licin kalau musim panas debu debu membuat pengendara motor Terganggu. Tutur warga.

Apeng xbi//.*

Menkomdigi Meutya Hafid Sambut Baik Kongres PWI sistem Demokrasi

By On Rabu, September 03, 2025








JAKARTA; xbintangindo.com --

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengaku senang dan menyambut baik terselenggaranya Kongres Persatuan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yg berlangsung lancar dan demokratis.


"Kami tentu senang, mendapat kabar Kongres Persatuan PWI berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI betul-betul bersatu lagi dan kembali fokus untuk turut mengawal  jurnalisme Indonesia yg profesional dan berkualitas," kata Menteri Komdigi saat menerima Ketua Umum PWI terpilih Akhmad Munir dan Ketua DK terpilih Atal S. Depari, Rabu.


Didampingi Wamen Komdigi Nezar Patria dan Dirjen Komunikasi Publik dan Media, Fifi Alyda Yaya, Menkomdigi, berpesan agar PWI betul betul bersatu perlu merangkul kepengurusan Hendry Ch Bangun.


"Masukkan Pak Hendry (Ch Bangun). Agar benar-benar rekonsiliasi dan bersatu kembali," pesan Meutya Hafid


Menkomdigi mengaku senang Kongres Persatuan PWI berlangsung lancar, sehingga mengakhiri dualisme kepenguruasan PWI yg sudah terjadi hampir dua tahun ini. 


Selama dua tahun ini, PWI ramai diperbincangkan karena perpecahan antara PWI hasil Kongres Bandung 2023 dan PWI Kongres Luar Biasa Jakarta 2024. 


Setelah hampir dua tahun, kedua kubu akhirnya bersepakat mengadakan Kongres Persatuan dengan dukungan Kemenkomdigi dan tokoh pers Dahlan Dahi.


Pada Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Bekasi, 29-30 Agustus 2025, terpilih secara demokratis Dirut LKBN Antara Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI dan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI periode 2025-2030.


Menjawab harapan Menkomdigi, Munir menyatakan, kepengurusan baru nanti tetap mengakomodir kepengurusan PWI hasil Kongres Bandung Hendry Ch. Bangun dkk. Nama Hendry sudah masuk dalam daftar pengurus baru yang dirancang formatur. 


Munir melaporkan, formatur saat ini berusaha secepatnya menyelesaikan susunan personil kepengurusan PWI yang baru untuk segera mengurus mendapatkan AHU dari Kemenkum.


Direncanakan pelantikan pengurus akan di  dilangsungkan di Museum Pers Nasional di Solo, akhir September mendatang.


Pada kesempatan itu juga, Menteri Komdigi menyatakan siap berkalaborasi dg PWI dalam rangka turut menjaga jurnalisme Indonesia di tengah gempuran arus informasi yg masif agar para wartawan bekerja profesional dg terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Red xbi//.*

Cegah Stunting, Anggota DPR RI Tb Haerul Jaman bersama BKKBN Ajak Masyarakat Untuk Jadi Orangtua Asuh

By On Rabu, September 03, 2025








KOTA SERANG - xbintangindo.com --

Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Golkar, H Tb Haerul Jaman BSc, SE bersama mitra kerja dari BKKBN pusat menggelar sosialisasi tentang perlunya pendampingan orang tua asuh dalam pencegahan stunting di Kota Serang, (28/08/2025) 


Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Pusat, BKKBN Provinsi Banten, BKKBN Kota Serang, Tokoh Pemuda dan Perempuan Banten, serta peserta dari ratusan warga masyarakat Kota Serang ini mengangkat tema "Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). 


Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Kota Serang - Kabupaten Serang - Kota Cilegon ini mengungkapkan, bahwa sosialisasi Program Genting ini merupakan salah satu bagian dari program BKKBN Pusat dalam mengentaskan stunting.


Tb. Haerul Jaman lantas mengajak warga Kota Serang dan khusus nya Provinsi Banten agar turut berupaya bersama-sama mencegah efek stunting pada anak-anak. “Untuk mengentaskan stunting ini diperlukan kerjasama semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Kami bersama BKKBN konsisten memberantas stunting, " ungkap Tb. Haerul Jaman. 


Salah satunya yakni ikut memiliki kepedulian untuk menjadi pendamping selaku orang tua asuh terhadap anak-anak yang sejak dini terdeteksi stunting.

Red xbi//.*

Warga kp.Pengkolan Asem dan Kp.Pademangan Keluhkan Tanah berceceran didepan PT. Tuntunan Cahaya

By On Rabu, September 03, 2025








Kab. Serang, xbintangindo.com --

Beberapa hari ini jalan nasional jakarta - merak banyak ceceran tanah yang terjatuh dari mobil truk Fuso bermuatan tanah merah, tepatnya di depan PT. Tuntunan Cahaya desa Parigi Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten, akibat banyaknya ceceran tanah tersebut warga kampung Pademangan dan kampung pengkolan asem Cikande mengeluhkan banyaknya debu berterbangan. Selasa, 2/09/25.








Buluk warga kampung pengkolan asem Cikande Serang mengeluhkan keberadaan banyaknya debu akibat banyaknya ceceran tanah merah didepan kampungnya.


" Sudah 2 hari ini banyak sekali ceceran tanah dijalan depan kampung kami, itu akibat banyak truk truk besar yang memuat tanah merah mengirim ke PT. Tuntunan Cahaya desa Parigi." Ujarnya.


"Saya berharap kepada pihak kepolisian dan pemerintah Desa dan kecamatan Cikande agar segera menegur kepada pihak penyuplai tanah merah ke PT. Tuntunan Cahaya agar segera membersihkan tanah yang berceceran tersebut, usaha boleh tapi jangan sampai merugikan masyarakat sekitar dong...!" Sambung buluk.


Begitu pula dikatakan warga Pademangan Desa Parigi," Debu-debu dari ceceran tanah tersebut masuk ke rumah - rumah warga, kami warga kampung Pademangan sangat merasa terganggu." Katanya.


Sementara pihak PT. Tuntunan Cahaya menjelaskan jika pihaknya selalu membersihkan tanah yang berceceran tersebut.


"Kami dari PT. Tuntunan Cahaya sudah menyiapkan beberapa orang untuk membersihkan tanah yang berceceran tersebut, namanya juga urugan tanah pasti ada yang berceceran namun kami bertanggung jawab untuk membersihkannya." Ujar salah satu pengurus urugan tanah.

Red xbi//.*

Pendemo di DPRD Pandeglang Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis, Kasus Dilaporkan ke Polisi

By On Selasa, September 02, 2025






Pandeglang, - Aksi demontrasi yang dilakukan oleh pemuda di Pandeglang berbuntut panjang. Salah satu massa aksi diduga melecehkan profesi jurnalis.


Aksi itu terjadi di kantor DPRD Kabupaten Pandeglang, pada Selasa 2 September 2025. Sejumlah massa aksi hendak memasuki area ruang sidang DPRD. Namun aksi itu berhasil dilerai oleh petugas yang berjaga.


Setelah keluar dari gedung DPRD, salah satu massa aksi yang diketahui bernama Ilham mengeluarkan pernyataan kontoversi yang menyebut jurnalis di lapangan tidak berfungsi. Sontak aksi itu membuat jurnalis yang meliput di lapangan merasa tersinggung.


"Percuma audiensi sama wartawan, nggak ada fungsinya," kata Ilham dengan nada tinggi.


Perkataan itu terekam oleh wartawan Jawa Pos TV bernama Guntur. Guntur kemudian mempertanyakan maksud Ilham.


"Maksudnya apa om, maksudnya apa om," tanya Guntur.


Wartawan senior Agus Sandjadirja menyatakan peristiwa tersebut sudah melecehkan profesi wartawan. Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dijelaskan bahwa kerja-kerja jurnalis dilindungi oleh undang-undang.


"Saya sangat menyayangkan dengan sikap pendemo yang melontarkan cacian terhadap wartawan dengan kata 'percuma'  dan 'wartawan tidak ada fungsinya'. Artinya kita merasa tersinggung dengan ucapan tersebut, baik secara pribadi maupun organisasi tidak terima dengan ucapan itu,"ucapnya. (Asep)

*Warga Cikeusal Kehilangan Motor Saat Usg di dr. H. Safnelly Kragilan*

By On Selasa, September 02, 2025











Kab. Serang, xbintangindo.com --

Telah terjadi kehilangan kendaraan bermotor Honda beat tahun 2024 dengan atas nama pemilik Lina, nomor polisi A 2948 IK. Alamat Kampung Jegog RT/RW 09/02. Kelurahan Mongpok. Kecamatan Cikeusal. Kabupaten serang.











Lina menceritakan kronologis kejadian, saya sama suami ke tempat praktek umum dr.Hj. T, Safnelly dengan tujuan untuk mengecek kondisi kandungan sekaligus USG, saya sama suami datang kesini sekitar jam 18.00 nunggu sampai jam 20.00 sesudah di priksa dan USG pas keluar motor sudah tidak ada.

Sang suami yang enggan menyebutkan namanya mengatakan "Masyaallah Apes Amat, mana motor baru saja Lunas, istri hamil tua tinggal nunggu lahiran aja ini, mau buka laporan kepolisian takut dipinta uang dan udah pasti dibikin ribet sama kepolisian " imbuhnya sambil menghelus dada.

Ibu warteg biru sempat melihat ada tiga anak muda yang bolak balik di sekitaran motor situ, awalnya dikira saya juga itu orang mau berobat atau cek kandungan ke dokter Safnelly engga taunya maling motor, kebut tadi bawa nya juga, disitu sudah sering mas kehilangan motor seharusnya mah dokter Safnelly adain cctv supaya tidak terjadi seperti ini lagi.

Warga setempat juga mengatakan hal yang sama, bahwa sudah enggak heran mas disitu sering banget kehilangan motor dan tidak pernah ada solusi.

Tempat kejadian kehilangan motor di Jalan raya jakarta - serang kampung/Desa Sentul Kecamatan keragilan. Kabupaten serang - Banten.

Ketua GWI Geram, Kecam Oknum Aktivis yang Diduga Lecehkan Wartawan

By On Selasa, September 02, 2025







Pandeglang – Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh tindakan tidak terpuji dari seorang oknum aktivis. Kali ini, pelecehan terhadap profesi wartawan terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Selasa (2/9/2025), saat berlangsungnya aksi unjuk rasa oleh sekelompok mahasiswa.


Empat pendemo yang diketahui bernama Hadi, Muklis, Sa’at, dan Ilham datang untuk menyampaikan aspirasi. Namun, suasana menjadi panas ketika salah satu dari mereka, Ilham, tiba-tiba melontarkan pernyataan yang dianggap sangat menghina profesi wartawan.


> "Percuma audiensi sama wartawan, gak ada gunanya!" teriak Ilham dengan nada tinggi di hadapan para jurnalis yang tengah melakukan peliputan.


Ucapan tersebut sontak memantik kemarahan insan pers yang berada di lokasi. Mereka menilai, pernyataan itu tidak hanya melecehkan wartawan secara personal, tapi juga merendahkan seluruh profesi jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang.


Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menyampaikan kegeramannya atas tindakan tersebut. Ia menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan terang-terangan terhadap wartawan.


> "Kami dari insan pers mengecam keras ucapan dari salah satu oknum aktivis tersebut. Ucapannya menyakiti hati seluruh wartawan, bukan hanya di Pandeglang, tapi di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Raeynold.


Ia juga menegaskan bahwa GWI Pandeglang akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian tersebut ke jalur hukum.


> "Yang disebut bukan individu, tapi profesi wartawan secara keseluruhan. Maka kami akan lanjutkan ke proses hukum. Profesi wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," ujarnya.


Lebih lanjut, Raeynold mengingatkan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia menegaskan, kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar para jurnalis yang menyuarakan kemerdekaan lewat media.


> "Wartawan bukan hanya peliput, mereka adalah pejuang. Dulu mereka menyebarkan berita proklamasi, menggalang dukungan rakyat, dan melawan penjajahan lewat tulisan. Maka tak sepantasnya profesi ini dihina atau diremehkan," pungkasnya.


Sementara itu, para wartawan yang hadir saat kejadian telah sepakat untuk melaporkan ucapan Ilham ke Mapolres Pandeglang. Mereka berharap proses hukum bisa berjalan secara adil demi menjaga kehormatan dan marwah profesi jurnalis.//red

Pemerintah Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Sukses Laksanakan Pembangunan SPAL

By On Selasa, September 02, 2025






Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pemerintah desa Warakas, kecamatan Binuang, kabupaten serang, ternilai sukses laksanakan kegiatan pembangunan saluran pembuangan air limbah (spal) di beberapa lingkungan rukun warga (RW) 002 dan RW 003. (02/09/2025).


Terlaksananya kegiatan tersebut, warga desa Warakas mendukung dan menyambut baik sehingga pembangunan SPAL di lingkungannya berjalan lancar.


Seperi di katakan Nani, warga pandelekan menyampaikan, "iya Alhamdulillah kami selaku warga sangat mendukung adanya pembangunan spal ini karena sangat bermanfaat, karena gak susah membuang air limbah bekas nyuci segala tinggal nyalurin doang sekarang mah. "Tuturnya


Senada di katakan ketua rukun tetangga (RT) 007, RW 002 "saya selaku RT menyampaikan rasa berterimakasih kepada pemerintah desa Warakas dengan adanya pembangunan spal ini, karena sangat bermanfaat dan berguna bagi warga kami. "Ucap Kamad


Di tempat terpisah, serupa di sampaikan  Sopian RT 002 RW 003, mengatakan "Iyah kami sangat mendukung dan menyambut adanya kegiatan ini, karena sangat bermanfaat bagi warga kami, adanya spal ini warga tidak lagi membuang air bekas cucian di lahan rumah atau mengeluh dengan derasnya air hujan, sekarang tinggal bagaimana kami warga saja untuk merawatnya. "Ungkapnya


Kepala desa Warakas, melalui awak media menyampaikan apresiasinya kepada warga masyarakat atas bantuan dan dan dukungan sehingga kegiatan pembangunan spal berjalan lancar.


"Saya ucapkan banyak terimakasih dan mengapresiasi atas dukungan dan bantuan warga desa warakas sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar, Alhamdulillah selama berjalanya kegiatan ini tidak ada kendala baik dari warga maupun tim pengelola. "Ujarnya Asmani


Lanjut, "Semoga adanya bangunan saluran pembuangan air limbah ini berguna dan bermanfaat bagi warga khususnya warga RT wawuluh dan pendelekan. "Ucapnya


Masih asmani, "Untuk pembangunan spal ada beberapa titik lagi yang belum terlaksanakan, insyallah untuk lingkungan lainnya kedepan segera terlaksana. "Tutupnya


Di ketahui dalam papan informasi proyek kegiatan saluran pembuangan air limbah ini di alokasikan oleh dana desa warakas, tahun anggaran 2025. Beberapa di antaranya Kampung :  wawuluh, volume : 220,5 x 0,30 x 0,40 meter, biaya : Rp. 111.462.150. pelaksana : TPK desa Warakas.


Dan di kampung : pandelekan, volume : 246 x 0,30 x 0,40 meter, biaya : Rp. 237.215.850. pelaksana : TPK desa warakas

//Dit

Proyek Rabat Beton Kp.Cogreg RT.08/02 Desa Lamaran Binuang TA. 2025 diduga Kurangi Volume beton

By On Senin, September 01, 2025








Foto: lokasi proyek rabat beton kampung Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran Binuang 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan jalan dengan sistem Rabat Beton yang di laksanakan di kampung Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran Kecamatan Binuang Kabupaten Serang Banten dengan panjang 215 Meter (M), Luas 3 meter, Tinggi 15 centi meter (CM), anggaran Rp. 176.288.900,- (Seratus Tujuh puluh enam juta dua ratus delapan puluh delapan ribu sembilan ratus rupiah), bersumber dari Dana Desa Tahun 2025. diduga pelaksana kegiatan kurangi volume ketinggian beton.


Salah satu warga kampung Cogreg Madsari alias Udel mengatakan jika proyek pembangunan jalan dengan sistem rabat beton diduga pelaksana kegiatan mengurangi volume ketinggian beton.









"Ya pak... Belum lama ini jalan di kampung kami Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran kecamatan Binuang dibangun oleh pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lamaran dengan sistem Rabat Beton, namun saya melihatnya papan bagisting untuk penahan beton di pendam beberapa CM, kalau kondisinya seperti itu papan bagisting di pendam volume ketinggian beton nya berkurang gak ya ...!" Tanya Udel. Senin 01/09/25.


Lanjut Udel," padahal saya pernah menyarankan kepada para tukang agar papan bagisting ukuran tinggi 15 CM jangan di pendam agar volume beton tetap dengan tinggi 15 CM, kalau papan bagisting dipendamkan volume beton akan berkurang," katanya.


Begitu pula dikatakan warga lainnya," ya.. saya lihat juga begitu pak.. papan bagistingnya di pendam beberapa CM, cuma saya saat itu tidak mengukurnya, dan saya juga kurang tau kwalitas betonnya, yang terlihat saat ini hasilnya fisik yang sudah dikerjakan kondisinya beberapa titik sudah banyak yang retak-retak." Ujarnya.


Pihak TPK Desa Lamaran sampai berita ini disiarkan wartawan belum mendapatkan klarifikasinya.

Red xbi//.*




Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *