Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
LPPD Banten Datangi Kejari Tangerang Guna Pertanyakan Laporan Struk Palsu yang diduga dilakukan OPD dan Beberapa Kecamatan di Kab. Tangerang

By On Selasa, Oktober 07, 2025








Foto : Komeng Abdul Rohman saat berada di Kejari Tangerang 

Kab Tangerang, xbintangindo.com -- 

 Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan Daerah  (LPPD ) Banten, Komeng Abdul Rohman, mendatangi Kantor Kejaksaan N egeri (Kejari) Tangerang, Senin (7/10/2025). Kedatangannya bertujuan untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pemalsuan struk bahan bakar minyak (BBM) yang menyeret sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di Kabupaten Tangerang.


Komeng menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan resmi yang telah disampaikan LPPD Banten sebelumnya, terkait indikasi penyalahgunaan anggaran BBM di beberapa instansi pemerintahan daerah.


 “Kami datang ke Kejari Tangerang untuk mempertanyakan laporan dugaan pemalsuan struk BBM di sejumlah OPD dan kecamatan,” ujar Komeng Abdul Rohman, Selasa (7/10/2025).


Komeng mengaku sedikit lega karena pihak Kejaksaan (Anggeli) telah memberikan jawaban bahwa beberapa pihak yang diduga terlibat dalam pemalsuan struk BBM tersebut sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.


Meski begitu, ia menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan karena berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.


 “Kami berharap Kejari bisa bekerja sesuai tupoksinya — profesional dan proporsional. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja,” tegasnya.


“Sebagai efek jera, kami menilai persoalan ini harus diselesaikan sampai tuntas. Jangan ada yang kebal hukum,” tambahnya.


Menurut LPPD Banten, dugaan mark-up dan manipulasi struk BBM mencerminkan lemahnya sistem pengawasan internal di tingkat OPD dan kecamatan. Karena itu, mereka mendesak agar aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terbukti terlibat.


Komeng menuturkan, laporan resmi yang dibuat tertanggal 4 Agustus 2025 itu ditujukan langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, serta ditembuskan ke sejumlah lembaga penting, antara lain Jaksa Agung RI, Inspektorat, BPK RI Perwakilan Banten, dan Bupati Tangerang.


Dalam laporan tersebut, disebutkan ada tujuh OPD dan kecamatan yang diduga terlibat dalam praktik pemalsuan struk BBM, yakni:


1. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Tangerang

2. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Tangerang

3. Kecamatan Jayanti

4. Kecamatan Solear

5. Kecamatan Pagedangan

6. Kecamatan Cisoka

7. Kecamatan Tigaraksa

Komeng menegaskan, dugaan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut pengelolaan keuangan negara. Ia bahkan mengutip UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.


“Pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidana pelaku tindak pidana korupsi. Ini harus ditindak tegas,” tegas Komeng dalam laporannya.


Sebagai bukti, LPPD Banten melampirkan fotokopi KTP, kronologis kejadian, analisis yuridis, hingga salinan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun Anggaran 2024.


Dalam suratnya, Komeng juga menegaskan peran Kejaksaan sebagai penegak hukum dan keadilan, sebagaimana diatur dalam Pasal 30 UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara serius dan tanpa tebang pilih.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang maupun OPD yang disebut dalam laporan belum memberikan keterangan resmi. Dikutip dari media juaramedia . Red xbi//.*

 *Apel Pagi Perdana Kalapas Baru, Riko Stiven Tekankan Etika, Kolaborasi, dan Integritas*

By On Senin, Oktober 06, 2025








*Serang, 6 Oktober 2025* – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang melaksanakan *Apel Pagi Pegawai* yang dipimpin langsung oleh *Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, A.Md.IP., S.A.P., M.Si.* di Lapangan Apel Lapas Serang pada Senin (6/10).

Apel ini menjadi *apel perdana* bagi Kalapas Riko Stiven setelah resmi menjabat sebagai pimpinan baru Lapas Serang.


Kegiatan diikuti oleh *Pejabat Manajerial, Regu Pengamanan, serta Staf Administrasi* Lapas Kelas IIA Serang. Dalam arahannya, Kalapas memperkenalkan diri dan menyampaikan pentingnya *kerja sama serta kolaborasi seluruh jajaran* dalam mewujudkan Lapas Serang yang semakin baik, profesional, dan berintegritas.


Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan bahwa *perbedaan seragam tidak menjadikan perbedaan dalam tanggung jawab.* Baik petugas regu pengamanan maupun staf administrasi merupakan satu kesatuan yang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.


Lebih lanjut, Riko Stiven mengingatkan dua prinsip penting kepada seluruh jajaran, yaitu *“Kerjakan dan Tinggalkan.”*


> “Kerjakan apa yang menjadi kewajiban dan tugas fungsi kita sebagai petugas pemasyarakatan, serta tinggalkan hal-hal yang menjadi larangan,” tegasnya.


Sebagai penutup, Kalapas menyampaikan filosofi *“Ethics, Habits, Culture, and Dollars.”*

Ia menjelaskan bahwa setiap pegawai wajib beretika baik sesuai norma dan aturan, karena *etika yang baik akan menjadi kebiasaan (habits), kebiasaan akan menjadi budaya kerja (culture), dan seluruhnya akan menghasilkan nilai (dollars)* — yaitu keberkahan bagi diri sendiri maupun keluarga melalui jalan yang benar.


Kegiatan apel pagi berlangsung *khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.* Kalapas berharap semangat disiplin, etika, dan kerja sama ini dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun kinerja Lapas Kelas IIA Serang yang semakin produktif dan berintegritas.

Acara Reuni Alumni SMU N 1 kopo, Angkatan Tahun 1999 dikediaman Bos Dadang Desa Gembor Binuang Berjalan sukses

By On Minggu, Oktober 05, 2025








Foto Bersama alumni SMU negeri Kopo angkatan 1999.

Serang - xbintangindo.com -- Temu kangen Alumni SMU Negeri 1 kopo ,Angkatan Tahun 99 Acara Reuni Di Kediaman Dadang  di Kampung Gembor Kecamatan  Binuang Kabupaten Serang Banten  berjalan sukses. Minggu 5/10/25.


Selaku tuan rumah Dadang saat dikonfirmasi wartawan mengatakan," Alhamdulillah dengan kesempatan ini Kita alumni SMU negeri 1 Kopo angkatan 1999 di berikan kesehatan dan bisa bertemu kembali yang sekian tahun Setelah lulus sekolah kita belum berjumpa, " ujar Dadang.


"Mohon teman-teman dapat menerimanya jamuan alakadarnya, intinya pertemuan atau reuni hari ini dijadikan ajang mempererat tali silaturahmi dan saling mendoakan didalam kebaikan Dan Saya  Mengucapkan terima kasih kepada Sahabat Sahabat Yang sudah datang Acara Reuni di Kediaman saya,  insya Allah kedepannya  kita Rayakan reuni Yang Lebih Meriah lagi, dipinggir pantai, atau villa Bogor." Tutur Dadang.


Untuk Para Sahabat Yang bisa datang mau pun Yang belum bisa datang Kita saling Mendoakan Semoga sehat Selalu dan Semakin Sukses semuanya. Insya Allah tahun depan kita bikin acara reuni yang lebih besar lagi dan meriah." Katanya.


Dan Saya Memohon doa dan Suportnya sahabat Sahabat insya Allah Untuk Tahun Yang akan Datang Saya akan Mencalonkan kepala desa Gembor Kecamatan Binuang di Periode yang akan datang." Pinta Dadang.


Tati Selalu Sahabat Dan ibu Rempong Mengucapkan banyak Terimakasih kepada Sahabat Kita yang Sudah Menjamu dengan istimewa di acara Reuni ini.


"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Dadang yang mana kediaman dan jamuannya dipakai untuk acara reuni, Kami Sebagai Sahabat Mendoakan Semoga Dadang dan keluarga diberikan kesuksesan selalu dalam peniatannya." Ujar Tati 


Begitu pula dikatakan Madsaid, "Alhamdulillah Dengan Acara ini Kita bisa berkumpul Ketemu sahabat Sahabat Lama bersekolah bareng di SMA negeri Kopo ," Semoga kita semua kedepannya bisa berkumpul kembali dan di beri kesehatan, keselamatan dan rezeki yang berlimpah oleh Allah SWT... ucap Mad said.


Di Akhir acara reuni alumni SMU negeri Kopo angkatan 1999 ditutup dengan doa.

Karangan Bunga Banjiri Pelantikan Pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Solo

By On Minggu, Oktober 05, 2025






‎*SOLO* - Karangan bunga membanjiri lokasi pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030 di Monumen Pers Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/10/2025).

‎Sekitar 100 karangan bunga berjejer di ruas Jalan Gajah Mada dan Jalan Yosodipuro, Banjarsari, Surakarta.

‎Karangan bunga berisi ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan baru PWI Pusat datang dari berbagai pihak, mulai dari para tokoh nasional, pemerintah, maupun swasta dari berbagai daerah di Indonesia.

‎Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul mengatakan, acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Pusat bakal dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid. 

‎"Tadi malam orientasi sebelum hari ini dilantik. Hari ini siap pelantikan,” ungkap Anas.

‎Pelantikan diperkirakan dihadiri ratusan peserta dari seluruh perwakilan PWI Provinsi, jajaran mitra strategis PWI, para pimpinan media nasional, serta pejabat negara.

‎Lebih lanjut Anas mengungkapkan, ini menjadi momen bersejarah bagi kepengurusan PWI.

‎Pelantikan pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Surakarta karena memiliki nilai historis sebagai tempat lahirnya PWI pada 1946.

‎“Ini juga menjadi simbol kuat untuk menguatkan nilai persatuan dan mewarisi semangat perjuangan para pendiri PWI,” ungkapnya.  

‎Di gedung inilah, pada 9 Februari 1946, para tokoh pers dari berbagai daerah mendeklarasikan berdirinya PWI sebagai wadah persatuan wartawan. 

‎Sejak itu, Monumen Pers menjadi saksi perjalanan panjang pers Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan, demokrasi, dan kebebasan pers.

‎Sementara itu panitia lokal, Asep Abdullah menambahkan, karangan bunga yang datang ke lokasi pelantikan terus bertambah. 

‎“Sampai detik ini ada 100 buah dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.

‎Asep mengungkapkan, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, akan menjadi narasumber dialog bersama Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto; serta Ketua PWI Bidang Pendidikan, Agus Sudibyo. 

‎Diskusi yang dimoderatori oleh Wahyu Muryadi itu akan mengangkat tema “Merawat Keadaban Bangsa di Tengah Desakan Epidemi Disinformasi dan Supremasi Kecerdasan Buatan.”

‎Selain itu, acara ini juga diwarnai penampilan Endah Laras, penyanyi keroncong dan campursari kenamaan dari Solo. (*) 

‎*Tim Komunikasi PWI Surakarta*

‎Asep Abdullah

‎Gilang Putranto

Sekertaris komisi 1 FPKB DPRD Provinsi Banten H.Umar Bin Barmawi dan jajaran pengurus PAC Jawilan partai PKB Mengucapkan HUT Provinsi Banten ke 25 Tahun " adil dan Merata"

By On Sabtu, Oktober 04, 2025

Banten, xbintangindo.com -- 

 Tak terasa terbentuknya provinsi Banten kini sudah seperempat abad yaitu 25 tahun. (04 Oktober 2000 - 04 Oktober 2025) Kemajuan teknologi, pembangunan, perekonomian dan lain sebagainya Banten terasa oleh masyarakat provinsi Banten.

Foto : Muhammad Rifa'i alias Apeng ketua PAC partai PKB kecamatan Jawilan.

Di HUT Provinsi Banten yang ke 25 tahun H. Umar bin Barmawi selaku anggota DPRD provinsi Banten dan  sekertaris komisi.1 Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beserta jajaran Keluarga Besar pengurus PAC kecamatan jawilan mengucapkan HUT provinsi Banten yang ke 25 tahun.







"Selamat ulang tahun untuk provinsi Banten ku yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten lebih maju lagi." Ucap H. Umar.


"Kolaborasi kuat untuk Banten Maju, Adil dan Merata" 


Begitu pula di ucapkan Muhammad Rifa'i alias Apeng selaku ketua ranting PKB kecamatan Jawilan.


"Selamat ulang tahun provinsi Banten yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten tambah sukses, bebas dari korupsi dan masyarakat Banten sejahtera" ucap Apeng.

Red xbi//.*

Bustanil Arifin (Kang Bus) Kades Onyam Kec.Gunung Kaler Mengucapkan HUT Provinsi Banten  ke 25 Tahun

By On Sabtu, Oktober 04, 2025









Foto : Bustanil Arifin (kang bus) Kades Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Tak terasa terbentuknya provinsi Banten kini sudah seperempat abad yaitu 25 tahun. (04 Oktober 2000 - 04 Oktober 2025) Kemajuan teknologi, pembangunan, perekonomian dan lain sebagainya Banten terasa oleh masyarakat provinsi Banten.


Di HUT Provinsi Banten yang ke 25 tahun Bustanil Arifin alias Kang Bus kepala Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten.mengucapkan HUT provinsi Banten yang ke 25 tahun.


"Selamat ulang tahun untuk provinsi Banten ku yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten lebih maju lagi." Ucap lurah Bus.


"Kolaborasi kuat untuk Banten Maju, Adil dan Merata" Tutup Kang Bus.

Red xbi//.*

 *Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Lapas Kelas IIA Serang*

By On Jumat, Oktober 03, 2025







Serang, 3 Oktober 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar acara *Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Lapas* pada Jumat (3/10) pukul 15.00 WIB bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Serang. Acara berlangsung dengan khidmat, penuh kehangatan, dan diwarnai suasana haru sekaligus optimisme menyongsong kepemimpinan baru.


Kepemimpinan Lapas Kelas IIA Serang secara resmi beralih dari *Bapak Gumilar Budirahayu, A.Md.IP., S.H., M.M**, kepada**Bapak Riko Stiven, A.Md.IP., S.AP., M.Si.*. Pergantian ini menjadi momentum penting dalam kesinambungan roda organisasi, dengan harapan dapat menghadirkan semangat baru dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembinaan, pelayanan, dan tata kelola pemasyarakatan yang lebih baik.


Acara tersebut dihadiri oleh *Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Bapak Muhammad Ali Syeh Banna*, para *Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Banten*, serta jajaran *Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten*. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kepemimpinan dan sinergi antar-lembaga di lingkungan Pemasyarakatan maupun instansi terkait.


Dalam sambutannya, *Bapak Gumilar Budirahayu* menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pegawai, mitra kerja, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya. Beliau menekankan bahwa setiap capaian dan inovasi yang berhasil dilakukan tidak lepas dari kerja sama, dedikasi, dan kebersamaan seluruh pihak. “Saya percaya, apa yang telah dibangun bersama dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.


Sementara itu, *Bapak Riko Stiven* dalam perkenalan dan sambutan perdananya mengajak seluruh jajaran untuk tetap solid, profesional, dan berintegritas dalam melaksanakan tugas. Beliau juga menegaskan komitmen untuk meneruskan program pembinaan Warga Binaan, memperkuat kerja sama dengan stakeholder, serta menjaga marwah institusi Pemasyarakatan sebagai lembaga yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. “Saya berharap, dengan sinergi yang kuat, Lapas Kelas IIA Serang dapat terus berkembang menjadi lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.


Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama maupun pejabat baru. Momen tersebut menjadi simbol peralihan kepemimpinan yang harmonis, sekaligus pengikat semangat seluruh jajaran untuk terus berkomitmen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Red xbi//.*

Kepolisian Resor (Polres) Serang  Mencatat Pencapaian Membanggakan Dalam Program Ketahanan Pangan Menembus Angka 274 Ton, Melampaui Target 200 Ton

By On Jumat, Oktober 03, 2025






Serang xbintangindo.com --

Kepolisian Resor (Polres) Serang mencatat capaian membanggakan dalam program ketahanan pangan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.


Pada Kwartal III tahun 2025, serapan hasil panen jagung telah menembus angka 274 ton, melampaui target 200 ton, meski masa panen masih jauh dari selesai. 


Hal ini dikatakan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Jumat (3/10/2025), saat mempersiapkan Penanaman Jagung Serentak seluas 30 hektar di 5 wilayah Polsek Jajaran yang akan diadakan pekan depan.


"Alhamdulillah, keberhasilan panen jagung yang melampaui target ini menjadi bukti dari komitmen Polres Serang dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional berkesinambungan," kata Kapolres.


Condro menjelaskan sebanyak 80,8 ton jagung diserap oleh Bulog Sub Divre Serang dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan standar kualitas kadar air di bawah 14 persen dan kandungan Alpha Toxin di bawah 500.


Sementara itu, yang diserap perusahaan swasta seperti PT Charoen Phokphan Indonesia dan PT Citra Mas sebanyak 194 ton jagung dari hasil panen Polres Serang bersama kelompok tani.


"Capaian ini sekaligus menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara Polres Serang dengan petani lokal dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Serang," jelasnya.


Meski begitu, lanjut Condro, masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Saat ini, petani belum memiliki peralatan memadai seperti oven pengering, blower, maupun mesin pemipil jagung, sehingga masih harus menyewa dengan biaya tambahan sebesar Rp250 per kilogram.


Selain itu, memasuki musim penghujan, risiko meningkatnya kadar jamur atau Alpha Toxin pada jagung cukup tinggi. Angin kencang dan curah hujan juga menyebabkan sebagian tanaman rusak diusia sebelum panen, sehingga sebagian hasil dipanen lebih awal dengan kualitas menurun.


Hambatan juga dirasakan pada lahan yang hendak ditanami kembali. Beberapa area masih tergenang air akibat hujan deras, sehingga petani terpaksa menunda masa tanam. 


"Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan siklus produksi jagung di periode berikutnya," tandasnya.


Kendati demikian, semangat petani binaan Polres Serang tetap tinggi. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, Bulog, hingga sektor swasta, berbagai kendala diharapkan segera teratasi sehingga produktivitas jagung terus meningkat.


"Dengan capaian melampaui target panen sejak awal, Polres Serang optimis program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.

KTH Kalapa Dua Ucap Syukur Dan Terima Kasih Terhadap Pemerintah Dengan Adanya Program KBR

By On Jumat, Oktober 03, 2025









Banten, xbintangindo.com --

Pembangunan Kebun Bibit Rakyat (KBR) adalah Permenhut No. P17/Menhut-1I1I/2012 Tentang Pedoman Teknis Kebun Bibit Rakyat (KBR). Ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kehutanan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010. 


Latar belakang dari kegiatan pembangunan KBR ini adalah sebagai upaya menanam di lahan kritis atau lahan kosong dan lahan tidak produktif di dalam dan di luar kawasan hutan dengan jenis tanaman hutan dan jenis - tanaman serbaguna (MPTS) merupakan salah satu upaya pemulihan kondisi DAS yang kritis. Upaya tersebut juga dapat memberikan hasil berupa kayu, getah, buah, daun, bunga, serat, pakan ternak, dan sebagainya. 









Kebun Bibit Rakyat merupakan program pemerintah untuk menyediakan bibit tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna (MPTS) yang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat, terutama di pedesaan. Bibit hasil Kebun Bibit Rakyat digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis serta kegiatan penghijauan lingkungan. 


Seperti halnya yang di lakukan oleh kelompok tani hutan (KTH) kalapa dua desa Lebak tipar kec.cilograng Lebak Banten, 


Menurut Agus selaku ketua kelompok, saya sangat bersyukur terhadap Tuhan yang maha esa dan pemerintah yang sudah membatu kami untuk mengelola tanah di lahan yang kritis, melalui program kebun bibit rakyat,(KBR) sehingga kami masyarakat dapat mengelola tanah di lahan kritis, 


Selain itu juga kami di bimbing dan di latih oleh pihak pemerintah dengan melibatkan pembimbing teknisnya sehingga ketidak pahaman kami terhadap pengelolaan tanah di lahan kritis bisa di atasi dengan baik, ungkap Agus, Jum'at 03 Oktober 2025, 


Dengan adanya program kebun bibit rakyat (KBR) dan di bimbing langsung oleh tim teknisnya, kami tahu dan bisa cara menyemai bibit pohon dan cara menanamnya, seperti yang di lakukan saat ini, seperti penyemaian bibit sengon bibit durian bibit alpukat dan bibit nangka.


Saya berterima kasih kepada semua pihak mulai pemerintah desa Lebak tipar, pemerintah kecamatan Cilograng, pemerintah kabupaten Lebak, pemerintah provinsi Banten, dan pusat atas kepercayaannya terhadap kami untuk dapat mengelola bantuan dari program kebun bibit rakyat (KBR) mudah-mudahan program ini dapat berlangsung di tahun depan agar semu tanah di lahan kritis dapat di atasi dan di kelola, tambah Agus,

Kepolisian Resor (Polres) Serang  Mencatat Pencapaian Membanggakan Dalam Program Ketahanan Pangan Menembus Angka 274 Ton, Melampaui Target 200 Ton

By On Jumat, Oktober 03, 2025








Serang xbintangindo.com --

Kepolisian Resor (Polres) Serang mencatat capaian membanggakan dalam program ketahanan pangan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.


Pada Kwartal III tahun 2025, serapan hasil panen jagung telah menembus angka 274 ton, melampaui target 200 ton, meski masa panen masih jauh dari selesai. 


Hal ini dikatakan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Jumat (3/10/2025), saat mempersiapkan Penanaman Jagung Serentak seluas 30 hektar di 5 wilayah Polsek Jajaran yang akan diadakan pekan depan.


"Alhamdulillah, keberhasilan panen jagung yang melampaui target ini menjadi bukti dari komitmen Polres Serang dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional berkesinambungan," kata Kapolres.


Condro menjelaskan sebanyak 80,8 ton jagung diserap oleh Bulog Sub Divre Serang dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan standar kualitas kadar air di bawah 14 persen dan kandungan Alpha Toxin di bawah 500.


Sementara itu, yang diserap perusahaan swasta seperti PT Charoen Phokphan Indonesia dan PT Citra Mas sebanyak 194 ton jagung dari hasil panen Polres Serang bersama kelompok tani.


"Capaian ini sekaligus menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara Polres Serang dengan petani lokal dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Serang," jelasnya.


Meski begitu, lanjut Condro, masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Saat ini, petani belum memiliki peralatan memadai seperti oven pengering, blower, maupun mesin pemipil jagung, sehingga masih harus menyewa dengan biaya tambahan sebesar Rp250 per kilogram.


Selain itu, memasuki musim penghujan, risiko meningkatnya kadar jamur atau Alpha Toxin pada jagung cukup tinggi. Angin kencang dan curah hujan juga menyebabkan sebagian tanaman rusak diusia sebelum panen, sehingga sebagian hasil dipanen lebih awal dengan kualitas menurun.


Hambatan juga dirasakan pada lahan yang hendak ditanami kembali. Beberapa area masih tergenang air akibat hujan deras, sehingga petani terpaksa menunda masa tanam. 


"Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan siklus produksi jagung di periode berikutnya," tandasnya.


Kendati demikian, semangat petani binaan Polres Serang tetap tinggi. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, Bulog, hingga sektor swasta, berbagai kendala diharapkan segera teratasi sehingga produktivitas jagung terus meningkat.


"Dengan capaian melampaui target panen sejak awal, Polres Serang optimis program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *