Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Camat H. Yandri Permana S. Stp Resmi Buka Pembukaan MTQ Ke-XIII Tingkat Kecamatan Jayanti Didesa Pabuaran

By On Rabu, November 12, 2025








Kab. Tangerang - Camat Jayanti H. Yandri Permana S. Stp,. membuka resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)Ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti, yang digelar di Kampung Cigereung, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Rabu, (12/11/2025) 


Pembukaan MTQ ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti ditandai dengan pemukulan beduk oleh Camat Jayanti yang didampingi Forkopincam.


Adapun khafilah dari delapan desa diantaranya, Desa Pabuaran, Pangkat, Pasir Gintung, Dangdeur, Cikande, Jayanti, Sumur Bandung, dan Pasir Muncang



Camat Jayanti H. Yandri Permana S. Stp,. dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Pabuaran beserta jajaran yang telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. 


“Kita juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama semua pihak sehingga MTQ ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti berjalan dengan baik,” sebutnya. 


Dia juga mengucapkan selamat berjuang kepada peserta MTQ ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti. “Semoga menjadi generasi penerus alquran yang bisa memberikan ilmunya ke khalayak ramai,” harapnya. 



Panitia MTQ ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti Abdul Muiz SH,. mengatakan cabang-cabang yang diperlombakan Tilawah Anak Anak Remaja, Putra Putri, Murotal anak putra putri, MHQ satu juz dan Tilawah, Fahmil Quran Syahril Qur'an, Kiroatul Qutub  ula usto ulya, 


Dijelaskan,  peserta MTQ ke-XII tingkat Kecamatan Jayanti berjumlah 155 orang dari desa se Kecamatan Jayanti. 


Ketua LPTQ Abdul Muiz menyampaikan ada 20 orang dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIII tingkat Kecamatan Jayanti yang dilantik.

*Polda Banten Tegaskan Komitmen Transparan dalam Penanganan Kasus DPO Zaenal Arifin*

By On Rabu, November 12, 2025

Serang – Polda Banten melalui Bidpropam menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap perkembangan kasus yang tengah ditangani dengan transparan dan profesional.


Berdasarkan Surat Edaran Daftar Pencarian Orang Nomor 95 pada Bulan Oktober tahun 2025, yang dikeluarkan Ditreskrimum Polda Banten melalui media sosial Bidhumas Polda Banten tentang pemberitahuan DPO Zaenal Arifin. 


Dalam hal ini, Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto menjelaskan bahwa penetapan DPO dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan pemanggilan terhadap terlapor yang tidak memenuhi panggilan. “Langkah penerbitan DPO dilakukan sebagai upaya hukum lanjutan agar tersangka dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Selanjutnya, Kombes Pol Murwoto menegaskan bahwa Polda Banten akan menindaklanjuti setiap perkembangan kasus secara transparan dan profesional. “Apabila tersangka telah ditangkap, proses hukum akan segera dilaksanakan, baik melalui kedinasan maupun peradilan umum sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.


Diakhir, Kombes Pol Murwoto mengimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu aparat kepolisian. “Kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan DPO Zaenal Arifin Bin Suparta untuk segera menghubungi pihak kepolisian, melalui Subdit I Unit III Ditreskrimum Polda Banten, dengan kontak IPDA Rahmat Wiguna, S.H., M.H. 0821-2322-2323 atau Bripda Muhamad Farhan 0877-8906-4183,” tutupnya (Bidhumas).

Mobil Pick - Up milik Warga Parakan Jawilan di gondol Maling

By On Rabu, November 12, 2025








Foto : mobil yang di curu maling

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Telah terjadi  pencurian mobil pickup di  kp Parakan RT 01 RW 01 Desa Parakan kecamatan Jawilan kabupaten serang provinsi Banten.Rabu 12/11/2025


Korban menjelaskan," saat itu saya sedang tidur . sekitar jam 5:30 istri saya keluar pas liat mobilnya sudah tidak ada dan posisi pagar pun di pindahin Ama si pencuri." Ujarnya.


Lanjut korban," Padahal sebelum kami tidur pagar tralis itu saya kunci dan saya ikat pake Rante ujar bapak Oman selaku korban pencurian.


"Saya juga meminta kepada masyarakat barang kali ada yg melihat  mobil berplat A 8546 FC mohon di berhentikan dan diamankan.Dan saya meminta tolong kepada pihak kepolisian agar bisa memproses semoga para pelaku cepat tertangkap dan bisa bertanggung jawab,"  ujar Oman.

Apeng xbi/.

Gegara 2 Bulan telat Angsuran, 8' Orang Matel bikin Resah Warga Koang Desa Pasir Gintung Jayanti

By On Selasa, November 11, 2025








Foto : Cimong Rekan Agus dan Bargo

Kab. Tanggerang, xbintangindo.com --

Salah satu warga Desa Pasir Gintung kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten Bargo sebagai kreditur kendaraan roda empat jenis Ayla merasa geram gegara kedatangan 8 orang yang mengaku depkolektor alias Matel yang ingin mengambil paksa kendaraan yang dikuasai Bargo  selasa 11/11/25.


Agus warga Kampung Ranca Leutik desa pasir Gintung kecamatan Jayanti mengatakan kepada wartawan, jika dirinya diminta tolong mendampingi Bargo pemilik mobil Ayla.


" Ya ... tadi saya ditelpon pak Bargo kampung koang desa pasir Gintung beliau minta tolong untuk mendampinginya karena ada 8 orang matel yang hendak menarik paksa kendaraannya," ujar Agus 


Lanjut Agus," ternyata benar ada 8 orang mengaku matel hendak mengambil kendaraan Ayla milik pak Bargo karena menunggak 2 bulan, setelah adu debat dengan pemilik kendaraan dibantu rekan-rekannya dengan 8 matel, akhirnya 8 orang matel tersebut pulang tarik mundur, karena pak Bargo masih sanggup untuk mengangsur cicilan kendaraan Ayla nya." Ucap Agus.


Begitu pula dikatakan Cimong Rekan Bargo," Seenaknya saja 8 orang matel itu tadi mau ambil paksa mobil pak Bargo, Walaupun kendaraan tersebut menunggak pembayaran kredit nya selama atas nama masih sanggup membayarnya biarkan saja kendaraan tersebut dipegang atas nama, terkecuali  8 orang matel tersebut membawa hasil keputusan atau ingkrah dari pengadilan negeri terkait penyerahan kendaraan aras nama Bargo, baru mau tidak mau bpak Bargo harus menyerahkan unit tersebut ke leasing tempat pak Bargo kredit." Tegas Cimong.

RED xbi//.#

Gegara Lelet, Pelayanan Desa Cikande Jayanti dikeluhkan Warganya

By On Selasa, November 11, 2025








Foto : Leman warga desa Cikande  mengeluhkan pelayanan lelet alias lambat pegawai desa Cikande dihadapan beberapa wartawan 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Gegara pelayanan Desanya yang lelet atau lambat kini petugas pelayanan di Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten dikeluhkan Warganya sendiri. Selasa 11/11/25.


Leman warga Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang mengeluhkan pelayanan yang diberikan pegawai desanya.


"Atuh pak bagaimana saya gak jengkel dengan pelayanan yang diberikan pegawai dan kepala Desa Cikande kecamatan Jayanti, kemarin saya mau buat surat keterangan tidak mampu (SKTM) lanjut pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) lalu pegawai di desa Cikande merintah kan saya isi formulir, terlebih dahulu sudah itu saya harus menunggu kabar setelah formulir di stempel terlebih dahulu oleh kepala Desa, katanya kepala Desa Cikande sedang sakit, kan masih ada sekertaris Desa, kenapa tidak sekdes saja yang tanda tangani, " ucap Leman.


Lanjut Leman," keesokan di siang hari saya datangi lagi ke kantor desa Cikande dan menanyakan apakah formulir saya sudah ditandatangani, ehh.. ternyata formulir saya belum ditandatangani oleh kades Cikande, karena saya buru-buru ingin beres, formulir saya ambil dari pelayan desa Cikande lalu saya bawa ke rumah kades Cikande Acep Eman, kata istri kades pak lurah sedang sakit, tapi karena memaksa akhirnya istri kades membawa formulir kedalam rumah nya dan selang beberapa menit istri kades keluar membawa formulir saya yang sudah di stempel dan di tandatangani kades, sekarang sedang pembuatan KIS. Di kecamatan Jayanti," ujar leman.


Menurut saya pelayanan pegawai di desa Cikande lelet alias lambat. Tutur leman 

RED xbi//.*


APH Tangsel diduga Selalu berikan Alasan Classic Jika Masyarakat Minta Tangkap Penjual Obat Keras Tramadol dan Exsimer

By On Selasa, November 11, 2025









Foto : Agus Obeng 

Tangsel, xbintangindo.com --

Maraknya peredaran obat-obatan terlarang jenis tramadol hcl dan exsimer tergolong obat keras di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), mereka menjual obat-obatan terlarang tersebut secara terang-terangan dengan modus beragam kedok tampilan depan tokonya.


Menurut aktivis provinsi Banten Agus Obeng, mengatakan kekesalanya terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah Tangerang Selatan, terkait penegakan hukum untuk membersihkan peredaran obat-obatan terlarang golongan G yang berada di wilayah kabupaten Tangerang Selatan.


"Beberapa kali saya memberikan informasi kepada pihak kepolisian Polsek mau pun Polresta Tangerang Selatan terkait peredaran obat-obatan terlarang golongan G jenis tramadol dan exsimer yang berada di wilayah Tangerang Selatan. Namun mereka para penegak hukum di minta untuk mengamankan dan menangkap pelaku pengedarnya, namun mereka selalu banyak alasan classic. Lagi gak ada anggotanya lah, posisi lagi jauh lah , dan alasan itu hampir semua penegak hukum di Polsek mau pun polres." Jelas Agus Obeng.


Lanjut Obeng," Saya masyarakat merasa resah dengan banyaknya Pengedar obat-obatan terlarang tersebut, kalau dibiarkan begitu hancur regenerasi kita ini, pengedar obat-obatan terlarang tersebut secara terang-terangan menjual obat-obatan terlarang itu, gak mungkin dan mustahil APH tidak mengetahuinys." Tutur Obeng.


"Kalau APH nya saja setengah hati memberantas peredaran obat-obatan terlarang tersebut, lalu kami masyarakat harus mengadukan ke siapa lagi, agar tidak ada lagi yang ngejual obat-obatan terlarang tersebut.?"tanya Agus Obeng.

RED xbi/.*

Pergerakan Cepat Anggota Kepolisian (Pecak) Kapolsek Pamarayan Silaturahmi Mengunjungi Nenek Sebatang Kara Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni Warga Kampung Pasir Limus, Desa Pasir Limus,

By On Selasa, November 11, 2025








Serang xbintangindo.com

Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi melakukan kegiatan silaturahmi dengan mengunjungi nenek sebatang kara bernama Arsanah yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kampung Pasir Limus, Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Selasa (11/10/2025).


Kehadiran Kapolsek bersama jajarannya merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial anggota Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. 


Dalam kunjungan itu, Kapolsek turut memberikan bantuan berupa paket sembako untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari nenek Arsanah.


Menurut Kapolsek, kegiatan ini merupakan bagian dari program Pergerakan Cepat Anggota Kepolisian (Pecak) yang digagas Kapolda Banten untuk merespons cepat setiap permasalahan sosial di masyarakat. 


Program ini menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang peduli terhadap warga yang membutuhkan.


“Kami mendapat informasi tentang kondisi nenek Arsanah dari media sosial. Setelah dicek, benar bahwa beliau tinggal seorang diri di rumah yang kurang layak. Maka kami segera bergerak untuk meninjau langsung dan memberikan sedikit bantuan,” ujarnya.


Kapolsek menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk empati dan upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek turut didampingi oleh Kepala Desa Pasir Limus. Kehadiran pemerintah Desa memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan perangkat desa dalam mengidentifikasi serta membantu warga yang memerlukan perhatian khusus.

Kegiatan Limbah Besi Kropos di Lahan Bundes Parigi Cikande Ganggu Kenyamanan Penghuni Sekitar

By On Selasa, November 11, 2025








Kab. Serang, xbintangindo.com --

Keluhan penghuni sekitar lapak besi kropos milik seorang ustadz di lahan milik  PT. Langgeng Sahabat dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES);Desa Parigi Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten, karena proses kegiatannya mengganggu kenyamanan para penghuni. Selasa 11/11/25.


Penghuni sekitar lapak besi kropos Angga Apriya Siswanto SH. Mengatakan tentang keluhannya," itu kegiatan proses dilapak Besi Kropos yang berada di belakang kantor saya sangat mengganggu sekali, prosesnya berisik, mana ketika akan dimulainya kegiatan tersebut tidak ada sosialisasi ke penghuni sekitar, jujur kami terganggu," geram Angga.


Lanjut Angga," seharusnya pengelola keuangan yang menimbulkan ketidaknyamanan penghuni, lebih  lokasi kegiatannya jauh dari pemukiman agar tidak menggangu penghuni atau warga " Tutur pembina organisasi PERWAST.


Dikatakan pula oleh aktivis serang timur Josh Maunthe," itu kegiatan dilapak Besi Kropos menimbulkan suara keras atau berisik, mengganggu penghuni sekitar, coba dicek dulu izinnya kalau tidak salah pengelolan besi kropos termasuk B3, karena dari partikel-partikel Besi Kropos tersebut dapat menyerap ke tanah," ucap Josh Maunthe.


Keamanan BUMDES Parigi menjelaskan jika pemilik lapak besi kropos tersebut milik pak ustadz namun yang dilapangannya muhidin 


" Saya hanya keamanan lapangan BUMDES Parigi saja pak, pemilik lapak besi kropos itu pak ustadz yang bawa motor Avanza silver namun yang dilapangannya itu pak Muhidin." Ujarnya.

RED xbi/.#



 *Kakanwil BPN Banten Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Kobarkan Semangat Pengabdian ASN ATR/BPN*

By On Selasa, November 11, 2025






Serang — x bintangindo.com

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, di halaman upacara Kanwil BPN Banten, pada Senin (10/11/2025). 


Upacara ini mengawali kegiatan resminya setelah mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Wilayah.


Dalam upacara tersebut, Harison membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk menundukkan kepala dengan penuh hormat mengenang jasa para pahlawan. Pahlawan, sebagaimana disampaikan dalam pidato tersebut, bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan perjuangan bangsa hingga hari ini. Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, para pahlawan berjuang bukan demi dirinya sendiri, melainkan untuk masa depan bangsa — untuk kita semua yang menikmati kemerdekaan hari ini.


Menanggapi amanat tersebut, Harison Mocodompis menyampaikan, “Sambutan Menteri Sosial hari ini betul-betul masuk ke dalam relung hati kita yang paling dalam, menjadi pedoman untuk kita melangkah. Kalau tidak ada pahlawan-pahlawan itu, kita tidak akan bisa berdiri di sini mengenakan seragam Korpri dan melayani rakyat. Saya, anak kampung dari ujung Sulawesi Utara, tidak akan berdiri di tanah Banten yang luar biasa ini tanpa perjuangan mereka,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan agar semangat perjuangan para pahlawan tidak hanya dikenang, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata. “Kemerdekaan memberikan kita kesempatan, bukan sekadar untuk mengembangkan diri, tetapi untuk memberi makna dengan bekerja, melayani, dan mengisi kemerdekaan dengan kontribusi yang nyata,” lanjutnya.


Lebih jauh, Harison menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya milik masa lalu, tetapi juga hidup dalam setiap insan pertanahan yang bekerja melayani masyarakat. “Jangan kecewakan para pahlawan kita, termasuk pahlawan-pahlawan ATR/BPN yang sejak lembaga ini berdiri telah berkorban untuk bangsa dan negara. Kenang mereka dalam setiap langkah kita, agar kita tidak lalai menjaga amanah dan marwah institusi,” pesannya.


Upacara peringatan Hari Pahlawan ini diakhiri dengan doa bersama dan momen hening cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.


Upacara diikuti Pejabat Administrator beserta seluruh jajaran Kanwil BPN Banten, Kepala Kantor Pertanahan beserta jajaran se-Provinsi Banten..(Oman ncek)

Ngeriii...!" Setelah dianiaya Korban Warga Tegal Maja Kragilan Lapor Polisi, Kini Mendapatkan Ancaman "Akan dibunuh" dari Pihak Keluarga terduga Pelaku

By On Selasa, November 11, 2025

Foto : Bukti laporan korban ke Polsek Cikande polres Serang polda Banten 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Masih ada saja gaya ancaman yang diduga dilontarkan dari terduga keluarga si pelaku penganiayaan terhadap Kurdi (Korban) warga kampung pinggir kali Desa Tegal Maja Kecamatan Kragilan kabupaten serang Banten.








Foto : Kurdi (Korban penganiayaan).

Korban menjelaskan kronologis kejadian penganiayaan yang dialaminya kepada wartawan,


"Sebenarnya Sudah 3 kali terduga pelaku inisial (KSM) melakukan perlakuan tidak menyenangkan dan nganiaya saya namun yang ke 3 ini yang lebih menyakitkan, " ujar Kurdi. Senin, 10/11/25.


"Untuk tindakan yang ke 3 kali ini di lakukan oleh KSM bersama tetehnya inisial (TH) di pinggir jalan citawa (kamis 30 Oktober 2025) , saya dipegang oleh TH sedangkan KSM memukuli saya dengan tangan kosong dan helm, kalau saat kejadian itu saya tidak berontak sekuat tenaga untuk menyelamatkan diri mungkin saya bisa mati, karena saya rasakan sakit dikepala dan luka di dahi, darah segar pun bercucuran dimuka," kata Kurdi.


Lanjut Kurdi," setelah pulang kerumah di Tegal Maja Kragilan rasa sakit itu masih terasa akhirnya saya memutuskan melaporkan kejadian yang saya alami ke polisi Polsek Cikande dan di visum di rumah sakit Bayangkara serang." Jelas Kurdi 


Masih dengan Korban," Selang beberapa hari saya mendapatkan kabar dari orang tua yang membuat saya merasa tidak nyaman, bahwa keluarga dari terduga pelaku datang ke rumah orang tua mengancam, mencari dan akan membunuh saya "Endi si Kurdi ngelapor aken si kosim segala iku Ning polisi, warah Aken Ning Kurdi tak Pateni Sira Mun kependak Ning Endi Bae gah " (mana si Kurdi melaporkan si kosim ke polisi segala itu, bilangin ke Kurdi saya matiin nanti kalau ketemu dimana saja juga)." Kata Kurdi menjelaskan sesuai ucapan orang tuanya.


Kurdi dan keluarga berharap kepada pihak kepolisian Polsek Cikande agar segera menindak lanjuti laporannya, agar terduga Pelaku dan keluarganya yang mengancam pembunuhan terhadap dirinya segera di proses secara hukum agar menjadi efek jera.


"Saya berharap kepada pihak kepolisian Polsek Cikande agar segera menindak lanjuti laporan saya, agar Pelaku dan keluarganya yang sudah mengancam perencanaan pembunuhan terhadap saya dapat segera diamankan dan diproses secara hukum yang seadil-adilnya." Harap korban 


Sampai berita ini disiarkan pihak kepolisian Polsek Cikande dan terduga pelaku KSM dan keluarganya belum dapat dikonfirmasi.

RED xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *