Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
PSKBI Borong Enam Medali di BOS Banten Open Silat 2 Kota Serang

By On Minggu, Mei 03, 2026





SERANG — Perguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang BOS Banten Open Silat 2 yang digelar di GOR Alun-alun Kota Serang pada 1–3 Mei 2026. Dari enam atlet yang diturunkan, PSKBI berhasil membawa pulang total enam medali, terdiri dari dua emas, dua perak, dan dua perunggu. Minggu 3 Mei 2026


Dua medali emas disumbangkan oleh Derrick dan Muklis yang tampil gemilang di kategori masing-masing. Sementara itu, Tati dan Dea menyumbangkan medali perak, disusul Deren dan Safira yang meraih medali perunggu.


Ketua Harian PSKBI H. Lutfi Tri Putra mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding maksimal dalam kejuaraan tersebut. Menurut dia, capaian ini menjadi bukti kerja keras dan konsistensi para atlet dalam menjalani latihan.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah memberikan performa terbaiknya. Semoga ke depan atlet-atlet PSKBI dapat terus meningkatkan prestasi dan meraih hasil yang lebih gemilang,” ujar Lutfi.


Ia menambahkan, keikutsertaan dalam ajang seperti BOS Banten Open Silat menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet, sekaligus sebagai sarana untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding.


Ke depan, PSKBI berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.

Korban Fitnah Pengeroyokan Penyiksaan Dan Percobaan Pembunuhan M.Sodik SH.MH Meminta Pertanggung Jawaban Kapolres Pandeglang Dan 8 Kades Satu Camat

By On Minggu, Mei 03, 2026





Pandeglang Banten, Jum'at 1 mei 2026, Korban fitnah pengeroyokan penyiksaan dan percobaan pembunuhan pengacara Mahmud sodik SH MH meminta Pertanggung Jawaban' Kapolres Pandeglang yang telah memberikan ijin penangguhan penahan 8 Kepala Desa Aktip dan Satu Camat PJ untuk 3 tersangka KADNAWI, ALIM dan RASUM.


Saya minta pertanggung jawaban Kapolres Pandeglang dan 8 Kepala Desa serta satu camat, karena tiga orang tersangka yang sudah di tahan di polres Pandeglang kemudian di Tangguhkan tampa ijin terhadap korban ( M. Sodik SH.MH ). Ternyata ketika mau di tangkap kembali satu orang tersangka yang bernama Alim Bagaskara melarikan diri alias kabur sampai saat ini, ungkap M.Sodik SH.MH kepada Awak Media di kediamannya Kamis malam 30 April 2026 pukul 18.31 wib.


"Saya sangat kecewa dengan Kinerja Kapolres yang Tendensius terhadap para tersangka juga 8 lurah dan satu camat tersebut". Padahal para tersangka adalah pelaku kejahatan yang diduga sudah direncanakan oleh Oknum Kepala Desa serta Oknum Warga yang terlibat pemalsuan data Otentik AJB atas nama Yadi dengan Nomor AJB 111 hasil dari PPATS camat sobang. Pasal pemalsuan data otentik Pasal 263 KUHP Jo pasal 262 KUHP yang di laporkan ke Polda Banten oleh Ibu Carinah, terlapor Carmanah Dkk termasuk Kades Badrudin juga Kades Yanto dan pihak PPATS kecamatan Sobang Pandeglang Banten sudah dilaporkan.


Kronologi:

Diduga keterlibatan 2 Kades aktip dan satu camat juga oknum BPD bojen juga RT RW dll, mengakibatkan para terduga dan para tersangka merencanakan fitnah pengeroyokan penyiksaan dan percobaan pembunuhan terhadap saya ( M.Sodik SH MH ) karena saya yang menjadi kuasa hukum korban ( Carinah ) yang tanah nya di jual oleh Carmanah, Kartawi dan Nariwen. Objek tanah sengketa ada di Desa Bojen Wetan, sedangkan pemilik tanah tinggal di Desa Bojen Induk. Tapi kenapa yang mengukur tanah tersebut justru orang Desa Bojen Induk baik ketua BPD, RT RW dkk, bahkan Warkah AJB yang diduga di palsukan justru di buat di Desa Bojen Induk sedangkan AJB terbit dari permohonan Kepala Desa Bojen Wetan.


Laporan 385 KUHP di polres Pandeglang, terlapor Carmanah Kartawi Nariwen dan Rasmin alias gonjol dkk, termasuk ketua BPD bojen Hando dn RT RW dkk

Begitu juga Lapdu di Polsek Panimbang pasal 385 KUHP terlapor kartawi nariwen dan saudara Talam karena tanah Ibu Carinah di gadaikan kepada Talam oleh Kartawi dan Nariwen diduga tanpa ijin Ibu Carinah, sehingga Ibu Carinah melaporkan peristiwa tersebut kepolsek Panimbang.


Disinilah awal mula peristiwa Fitnah Pengeroyokan Penyiksaan dan Percobaan Pembunuhan yang menimpa Mahmud sodik SH MH sebagai Kuasa Hukum Ibu Carinah.


"Saya hanya minta pertanggung jawaban Kapolres Pandeglang dan 8 Kepala Desa serta Satu Camat Sobang karena satu tersangka yang bernama Alim Bagaskara ternyata kabur.


Saya berharap Bapak Kapolri menyoroti kasus ini, begitu juga Bapak Kabareskrim, Bapak  Kadiv Propam Mabes Polri juga Bapak Karo Wasidik mabes polri serta Instansi Pemerintah yang lainnya. Karena ini adalah Kesan Moral Penegakan Hukum yang ada di Republik tercinta ini.


Jangankan orang biasa", saya saja sebagai Advokat susah untuk mencari keadilan apalagi masyarakat awam yang tidak mengetahui hukum". Hanya media dan Rakyat Indonesia yang bisa dipercaya untuk meminta keadilan.


"NO FIRAL NO JUSTICE NO MONEY NO JUSTICE"  Ternyata Itu Bukan Omongan Belaka. Ini Real Bukti yang Nyata terjadi di lapangan.


Untuk Bapak Kapolda Banten saya mohon agar saya di berikan Perlindungan Hukum, dan kami mohon agar Kapolres Pandeglang bisa secepatnya di gantikan oleh Kapolres yang baru agar bisa Melayani Melindungi dan Mengayomi Masyarakat agar tidak mencampuri urusan masyarakat yang menjadi korban Tindak Pidana. Diduga Kapolres Tendensius terhadap para Pelaku dan Oknum Kepala Desa yang terlibat kejahatan tersebut. Semoga Polri bisa lebih baik kedepannya dan semoga hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya, tutup M. Sodik SH MH kepada Awak Media.

Penggagalan Penyelundupan Obat Terlarang di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Serang

By On Jumat, Mei 01, 2026




Serang, 30 April 2026 — Petugas penggeledahan barang dan makanan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan obat terlarang jenis Antimo sebanyak 720 butir ke dalam lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Serang, Kamis (30/4) sekitar pukul 14.15 WIB.


Kepala pengamanan Rutan, Faiz Ghozi mengatakan jika Kejadian bermula ketika seorang pengunjung datang untuk menjenguk salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pengunjung tersebut telah mengikuti seluruh prosedur kunjungan yang berlaku, termasuk proses pemeriksaan barang dan makanan.


" Namun, setelah menyelesaikan pemeriksaan awal dan kembali dari ruang loker serta pendaftaran, petugas mencurigai gerak-gerik yang bersangkutan saat hendak memasuki pintu P2U. ", Ungkapnya. 


Ia juga menambahkan Atas dasar kecurigaan tersebut, petugas memanggil kembali pengunjung untuk dilakukan pemeriksaan ulang terhadap barang bawaannya.


 " Dari hasil pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan obat jenis Antimo sebanyak 720 butir yang disembunyikan di dalam barang bawaan pengunjung. ", terangnya.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata mengarahkan untuk melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari pengunjung serta WBP terkait. 


Rangga Permata mengatakan jika Berdasarkan hasil pemeriksaan, diperoleh informasi bahwa obat tersebut sengaja dibawa atas permintaan WBP untuk diselundupkan dan diperjualbelikan di dalam kamar hunian.


" Kami berikan sanksi untuk warga binaan dan pengunjung tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku, wbp tersebut akan kami tindak tegas untuk memberikan hukuman disiplin dan untuk pengunjungnya akan kami berikan larangan mengunjungi wbp tersebut selama ada di rutan. " Kata Karutan. 


Pihak Rutan Kelas IIB Serang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan serta memperketat pemeriksaan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan rutan.

Romlah dan Rendy Korban yang dirugikan adanya Proyek Pembangunan Gedung PT. King Paper

By On Kamis, April 30, 2026






Foto : Lokasi proyek pembangunan gedung PT king paper.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan gedung PT king paper yang berlokasi di kawasan Industri modern Cikande kabupaten Serang Banten meninggalkan kesedihan para korban yang mengaku dirugikan akibat ikut mengais rezeki dilingkungan proyek tersebut. Kamis, 30/04/26.


Romlah pedagang nasi dan lain-lain yang berjualan di sekitar lokasi proyek pembangunan gedung PT king paper menjelaskan, " saya kedatangan seorang yang bernama Juki ngakunya mandor proyek pembangunan gedung PT king paper, satu rumah saya di sewanya untuk para pekerja proyek tersebut, dan menyiapkan makanan untuk pekerja-pekerja proyek, setelah beberapa bulan mandor Juki kabur bekas makan, minum dan sewa rumah tidak di bayarkan, jelas adanya proyek pembangunan gedung PT king paper saya merugi Rp. 19 jutaan. " Jelas Romlah.


Lanjut Romlah, " Juki dan anak buah nya juga hutang rokok ke adik saya sekitar Rp. 3 jutaan belum di bayar, parah ini mandor Juki, kepercayaan saya mau menghutangkan kepada Juki karena Juki bilangnya " saya mandor yang bekerja di proyek pembangunan gedung PT king paper, jangan takut karena, pasti dibayar" kata Romlah menirukan ucapan mandor Juki.


Hal senada juga diungkapkan Rendy pekerja proyek pembangunan gedung PT king paper ikut dengan mandor Juki.


" Saya ikut bekerja di proyek pembangunan gedung PT king paper bersama mandor Juki sebulan lebih, baru di kasih kasbon Rp. 500 ribu sekarang mandor Juki nya kabur, gak terlihat batang hidungnya, " kata Rendy sedih.


"Beberapa kali saya menanyakan kepada pihak Pihak yang ada di proyek tersebut namun jawab nya mereka gak tau urusannya, cari saja mandor Juki nya, pihak PT. King paper seperti lepas tanggung jawab, jadi kalau sudah begini mah pasrah saja lah, nasib orang kecil selalu teraniaya, itu keringat saya hasil fisik yang saya kerjakan selama satu bulan lebih, kau minum keringat Orang kecil...!" Ujar Rendy kesal.


Yuldani pihak PT. King paper saat dikonfirmasi wartawan mengatakan" saya tidak mau jawab,"  Red xbi//.*

BUMDes Parigi Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Parkir, Diduga Juga Jadi Lokasi Pembuangan Limbah B3

By On Kamis, April 30, 2026





SERANG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Parigi memanfaatkan lahan tidur di wilayahnya untuk dijadikan area parkir. Namun, di balik pemanfaatan tersebut, muncul dugaan bahwa lokasi yang sama juga digunakan sebagai tempat pembuangan (dumping) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).


Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas di lahan tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat karena diduga terdapat pembuangan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.


Jika dugaan itu benar, maka kondisi tersebut menambah catatan buruk persoalan lingkungan di Kabupaten Serang yang belakangan terus disorot, terutama terkait polemik pengelolaan sampah dan pencemaran lingkungan.


Sejumlah warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung terhadap aktivitas di lokasi tersebut.


Masyarakat juga meminta adanya transparansi pengelolaan lahan oleh BUMDes, termasuk memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan lingkungan hidup.


“Kalau memang hanya untuk parkir tentu tidak masalah, tapi kalau sampai dijadikan tempat pembuangan limbah berbahaya, ini harus segera ditindak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BUMDes Parigi maupun dinas terkait mengenai dugaan aktivitas pembuangan limbah B3 tersebut.


Warga berharap persoalan ini tidak diabaikan, mengingat dampak limbah B3 dapat membahayakan kesehatan masyarakat serta merusak ekosistem lingkungan sekitar.

Pencemaran udara di PT. Xiang Wang di Kawasan Pancatama Masih dikeluhkan Warga Sekitar

By On Kamis, April 30, 2026

Foto : Cerobong asap PT. Xiang Wang yang mencemari udara 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pencemaran udara dari pembuangan asap produksi PT. Xiang Wang lokasi kawasan industri Pancatama desa Leuwi Limus Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten masih dikeluhkan warga sekitar perusahaan tersebut pasalnya bau menyengat selalu keluar saat PT. Xiang Wang saat menjalankan pembakaran batu besi. Kamis, 30/04/26.


Menurut salah satu warga Desa Leuwi Limus yang namanya enggan disiarkan menjelaskan jika pembuangan dari cerobong asap PT. Xiang Wang berbau menyengat.


"Itu pak kalau PT. Xiang Wang sedang melakukan aktifitasnya, asap hitam yang keluar dari cerobongnya bau banget, nyesek kedada, warga di lingkungan sini sebenarnya sudah mengeluh sejak lama, tapi belum ada tindakan apa lagi penutupan pabrik." Ujarnya.


Lanjutnya, " sepertinya perusahaan tersebut kuat dan kebal hukum, semua instansi pemerintah tidak ada pembinaan kepada perusahaan tersebut, agar perusahaan tersebut tidak merugikan warga sekitar." Tuturnya.

Red xbi//.*

Kapolres Serang AKBP Dr Andri Kurniawan Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasatlantas dan Kapolsek Cikande

By On Rabu, April 29, 2026





Kab, Serang xbintangindo.com

Jabatan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Serang dan Kapolsek Cikande resmi diserahterimakan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar pada Rabu, 29 April 2026.


Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Serang dan dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan. Turut hadir Pejabat Utama Polres Serang serta para Kapolsek jajaran Polres Serang.


Dalam rotasi jabatan tersebut, posisi Kasatlantas Polres Serang diserahterimakan dari AKP Fery Oktaviari Pratama kepada AKP Muhammad Hafizh. Sementara itu, AKP Fery Oktaviari Pratama selanjutnya mendapatkan tugas baru sebagai Kasatlantas Polresta Tangerang Kota.


Selain itu, jabatan Kapolsek Cikande juga mengalami pergantian dari AKP Tatang kepada AKP Fredo Leonard. AKP Tatang selanjutnya dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kasatintelkam Polresta Serang Kota.


Kapolres dalam amanatnya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan pengembangan karier personel.


“Mutasi jabatan adalah bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Ini juga sebagai bentuk pembinaan karier bagi personel Polri,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Serang.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada AKP Fery Oktaviari Pratama dan AKP Tatang atas kerja keras dan kontribusinya selama ini dalam membantu pelaksanaan tugas di Polres Serang,” katanya.


Menurutnya, berbagai capaian kinerja yang telah diraih tidak lepas dari peran aktif pejabat lama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kepada pejabat baru, Kapolres menekankan pentingnya segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami karakteristik wilayah hukum masing-masing.


“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, memahami situasi dan kondisi wilayah, serta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Usai pelaksanaan upacara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara pisah sambut yang digelar di Gedung Ngariung Iman Ngariung Aman Mapolres Serang. 

Acara pisah sambut menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan kepada pejabat lama serta menyambut pejabat baru di lingkungan Polres Serang.

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil setelah lebaran idul fitri.

By On Rabu, April 29, 2026







CILEGON – Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon  bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar baru keranggot Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok Bapokting di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia.

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi,   pasar jl. Pasar kranggot kota cilegon, Rabu (29/04/2026) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bapokting aman setelah lebaran yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan yaitu :


*1.  Nama  Pedagang Pengecer toko beras Ulfi Jaya*

‎* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab Sdri.Hj.Ulfi

‎* Nomor HP 081383124231

‎* Alamat Pasar Blok F Kel.Ciwaduk Kec. Cilegon kota Cilegon banten

‎* Jenis Usaha Pedagang ecer

‎* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

‎* Pengawasan Harga Pangan:

‎a. *Telor ayam*

‎- Harga jual di lapangan: Rp.31.000/Kg;

‎- Harga HPP/HET/HAP: Rp.30.000/Kg;

‎- Selisih Rp.1.000,-(seribu rupiah)

‎- Keterangan: Sesuai. 

‎b. *Minyak kita*

‎- Harga jual di lapangan: Rp.15.700/liter;

‎- Harga HPP/HET/HAP: Rp.15.700/liter;

‎- Tidak ada Selisih

‎- Keterangan: Sesuai. 

‎*2. Nama Pedagang Pengecer Toko sembako Asep Jaya*

‎* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr. Hendarsyah

‎* Nomor HP 085591704488

‎* Alamat pasar blok F kel. Ciwaduk kec. Cilegon kota Cilegon banten

‎* Jenis Usaha Pedagang ecer

‎* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

‎* Pengawasan Harga Pangan:

‎a. *Beras Medium*

‎- Harga jual di lapangan: Rp.13.500/Kg;

‎- Harga HPP/HET/HAP: Rp.13.500/Kg;

‎- Tidak ada Selisih

‎- Keterangan: Sesuai. 

‎b. *Bawang putih*

‎- Harga jual di lapangan: Rp.45.000/liter;

‎- Harga HPP/HET/HAP: Rp.40.000/liter;

‎- Selisih Rp.5.000,-(lima ribu rupiah)

‎- Keterangan: Sesuai.


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.*

Hendak Konfirmasi, Dua Wartawan Media Online Mendapatkan Perlakuan Tidak Menyenangkan dari pihak SMAN 1 Panggarangan Lebak Banten

By On Rabu, April 29, 2026

 






Lebak, Banten, xbintangindo.com --

Dua wartawan media online xbintangindo .com (Hermawan alias Marwan) dan Fal (Faktual.news) mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan atau intimidasi dan dugaan penyanderaan didalam lingkungan sekolah dari oknum dewan guru, staf dan bahkan penjaga sekolah ikut serta mencaci maki wartawan.selasa, 28/04/26.


Menurut penjelasan Marwan selaku korban insiden yang dialaminya tersebut ketika dirinya bersama teman wartawan (Fal) mendatangi SMAN 1 Panggarangan hendak konfirmasi terkait penyaluran anggaran dari pemerintah pusat tahun 2024-2025.


"Saya datang ke SMAN 1 Panggarangan pagi sekitar pukul 08.30 wib pertama sudah lakukan etika baik adat ketimuran, bertemu dengan pihak sekolah kami mengutarakan maksud tujuan kami ingin konfirmasi terkait penyaluran anggaran dari pemerintah pusat tahun 2024-2025, menurut pihak sekolah bahwa kepala sekolah sedang keluar karena menurut salah satu dewan guru yang berkompeten menjawab konfirmasi bapak-bapak wartawan itu kepsek, nanti bapak-bapak wartawan kesini lagi aja jam 11.00 wib. " Ujar Marwan menirukan ucapan pihak sekolah.


Lanjut Marwan, " Kami kembali lagi ke SMAN 1 Panggarangan jam 11.00 wib sesuai arahan dan undangan dari pihak sekolah, kedatangan kami di sambut dengan rawut wajah yang tidak menyejukkan hati, " kepsek tidak ada, terus kamu mau apa...tutup tuh pintu gerbang...tutup pintu gerbangnya biar gak bisa kemana-mana ini wartawan-wartawan nya, " kata Marwan lagi menirukan ucapan dari pihak sekolah.


" Setelah pintu gerbang sekolah ditutup oleh penjaga sekolah, beberapa oknum dewan guru, staf mengerumuni kami ada yang narik baju ada juga yang menggeledah ke kantong-kantong pakaian kami berdua, dengan suara keras mana legalitas kamu, mana ...!" Saya bilang sabar legalitas kami ada neh di tas, sabar gak perlu ngotot -ngotot begini, setelah legalitas kami berikan, ocehan-ocehan yang gak jelas kurang baik keluar dari mulut mereka yang mengerumuni kami, kami ditahan tidak boleh meninggalkan lingkungan sekolah, kami diperlakukan tidak menyenangkan dan saat itu juga kami berulang-ulang memohon maaf serta izin pulang saat itu kami tidak diperkenankan untuk pulang, namun setelah kurang lebih satu jam an akhirnya kami dipersilahkan pulang, atas perintahnya kami pun meninggalkan SMAN 1 Panggarangan, " tutur Marwan.


Begitu pula dikatakan Fal (korban)," pokoknya saat itu kami kaget down pihak sekolah memaki-maki, mengintimidasi kami, dan menahan juga melarang kami untuk pulang meninggalkan sekolah tersebut, ya kami tidak terlalu banyak bicara karena kepsek nya tidak ada kami butuh penjelasan kepsek terkait konfirmasi kami, saat itu mengelus dada dan jadi pendengar setia." Ujarnya.


" Tapi menurut saya pihak sekolah yang berhadapan dengan kami tidak seperti orang panutan namun seperti preman, bahasa dan tindakannya jauh 180 derajat dari seorang "Umar Bakri". Ucap Fal.


Rus, sebagai saksi mata yang  mana sebagi rekan kerja korban pada saat kejadian berada tidak jauh dari lokasi tersebut mengatakan, 


" Saat itu saya menyaksikan langsung apa yang dilakukan pihak sekolah kepada kawan kami, dengan suara dengan nada tinggi "salah satu guru berteriak tutup pintu gerbang, tutup pintu gerbangnya... oknum guru lain nya pun ikut mengerumuni juga namun rekan kami Marwan dan fal diam saja, membiarkan oknum-oknum pihak sekolah tersebut mengintimidasi nya, perbuatan tidak menyenangkan tersebut ada sekitar satu jam'anlah". Jelas Rus.


Lanjut Rus, "Saya berada di mobil, tidak jauh dari tempat kejadian, saya menyaksikan langsung kejadian tersebut dimana rekan kami diperlakukan seperti itu. Mereka sempat menahan rekan kami, menarik-narik bajunya dan ingin menggeledah serta memeriksa identitas. " Ujarnya.


"Jujur, saya sangat menyayangkan kejadian tersebut, apalagi dilakukan oleh para tenaga pendidik, sungguh ironis. Saya berharap semoga kejadian ini menjadi pembelajaran berharga dan tidak terulang lagi," ucapnya.


Sampai berita ini disiarkan pihak SMAN 1 Panggarangan belum memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

Gardu Listrik PLN di depan PT. Arjuna Maja Desa Kibin Kab. Serang Terbakar

By On Selasa, April 28, 2026









Foto : tampak terlihat gardu listrik PLN didepan PT. Arjuna.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Belum lama ini gardu listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di depan PT. Arjuna kampung Maja Desa Kibin Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten Meledak dan Terbakar, atas insiden tersebut kemacetan di jalan Lanud Gorda - Binuang tak terhindarkan gegara banyak pengguna jalan yang berhenti untuk sekedar melihat-lihat insiden kebakaran gardu listrik PLN. Selasa 28 April 2026.


Menurut saksi mata Nawawi warga Kibin menjelaskan jika kebakaran gardu listrik PLN di kampung Maja Desa Kibin tidak diketahui penyebabnya, dirinya hanya melihat gardu listrik Terbakar.


" Saya juga tidak begitu tau persis penyebab terbakarnya gardu listrik PLN yang berada di depan PT. Arjuna. Saya tau nya gardu listrik PLN tersebut Terbakar hebat, namaun Alhamdulillah kebakaran tidak sampai merambah ke pemukiman warga ataupun ke dalam perusahaan, " jelas Nawawi.


Begitu juga dikatakan warga lainnya, " awalnya saya melihat percikan api yang keluar dari dalam gardu listrik tersebut, selang beberapa menit ada ledakan dan terbakar, Alhamdulillah insiden tersebut cepat ditangani oleh pihak PLN dibantu warga, sehingga kebakaran tidak merubah ke perusahaan dan pemukiman warga. " Ujar warga 

Red Xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *