Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Puluhan Kios Pedagang di Pasar Labuan Kab. Pandeglang dilalap si jago merah Kerugian Mencapai Milyaran

By On Senin, Februari 23, 2026









Foto : kobaran api menghanguskan puluhan kios di pasar labuan.

Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

Puluhan Kios Pedagang di Pasar Labuan kabupaten Pandeglang Banten dilalap si jago merah, kerugian materiil ditaksir mencapai milyaran rupiah. Minggu, 22/02/26.






Diketahui api berkobar oleh warga dan pedagang dilokasi pasar labuan sekitar pukul. 17.30 wib (22/2/26). Setelah beberapa jam api berhasil dipadamkan setelah datang mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian kebakaran.


Menurut Ahmad Dhani saksi mata di lokasi kebakaran menjelaskan jika dirinya bersama pedagang lainnya melihat kobaran api dari kios yang berada di tengah pasar, puluhan kios tersebut menjual dagangan yang mudah terbakar seperti pakaian, kelontongan dari plastik dan bumbu-bumbu dapur." Ujar Ahmad Dhani.


Lanjut warga sekitar Saksi mata," banyak kios - kios pedagang pasar labuan yang terbakar kami belum mendapatkan data jumlah secara detail atau kongkritnya dari petugas pemadam kebakaran." Kata Saksi mata.


"Api dapat dipadamkan sekitar pukul. 19.30 wib berkat bantuan masyarakat, para pedagang pasar labuan dan beberapa mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian kebakaran. Untuk korban jiwa nihil (tidak ada).


Sampai berita ini disiarkan pihak pengelola pasar labuan dan petugas pemadam kebakaran belum dapat memberikan klarifikasi atau Statmannya.

Red xbi//.*


Wisatawan Asal Kota Tangerang Tewas Terseret Ombak di Pantai Sambolo Carita Kab. Pandeglang Banten

By On Rabu, Februari 18, 2026







Foto :  Ilustrasi tenggelam .....

Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

Satu dari lima orang wisatawan Asal Kota Tangerang yang berenang di pantai Sambolo Carita kabupaten Pandeglang Banten Tewas Terseret arus Ombak yang sedang tidak bersahabat. Selasa, 17/02/26.


Menurut saksi mata mengatakan," Berawal ketika 5 orang wisatawan Asal Kota Tangerang tersebut bersama - sama berenang ke tengah laut karena kondisi arus Ombak terlalu kencang dan cuaca sedang tidak bersahabat akhirnya ke lima wisatawan tersebut terbawa arus air laut." Ujarnya.


"Warga sekitar yang melihat adanya 5 orang terseret arus air laut warga beramai-ramai bersama pengelola pantai sambolo mencoba menolong wisatawan tersebut. Alhasil dari 5 orang wisatawan tersebut 4 orang yang dapat diselamatkan oleh warga. Sedangkan satu orang dalam pencarian." Ujarnya.


"Selang beberapa jam kemudian satu orang wisatawan Asal Kota Tangerang tersebut di temukan dalam keadaan meninggal dunia. Warga bersama-sama membawa jenazah ke puskesmas Carita kabupaten Pandeglang." Tutur warga.


"Sehubungan kondisi pantai Anyer dan sekitarnya sedang tidak bersahabat alangkah baiknya untuk berenang di pantai di tunda terlebih dahulu, sampai cuaca tenang dan bersahabat dahulu." Himbau warga.

Red xbi//.*



‎Respon cepat Personil Polsek Mandalawangi Polres Pandeglang informasi Dari Warga terkait Tanah Longsor Yang Menutupi jalan Mandalawangi -Labuan

By On Rabu, Desember 24, 2025






Foto : Beberapa Anggota polisi Polsek Mandalawangi sedang mengatur Lalu lintas di lokasi Tanah Longsor.

Pandeglang - xbintangindo.com --

Respon Cepat Personil Polsek Mandalawangi polres Pandeglang terkait informasi dan Laporan terjadi Longsor di Jalan Raya Mandalawangi - Labuan tepatnya Tanjakan Bangangah Desa Pandat Kecamatan, Mandalawangi Kabupaten, Pandeglang, Banten. Rabu,24/12/25.








Kanit Intel  Sukanda Polsek Mandalawangi Menjelaskan ada informasi dari warga jika jalan Mandalawangi - labuan terjadi tanah longsor material tanah menutupi sebagian badan jalan.


"Kami mendapatkan informasi jika terjadi tanah longsor dijalan Mandalawangi- Labuan, dengan sigap anggota Polsek Mandalawangi segera monitor kelokasi tanah longsor, ketika melihat keadaan benar adanya musibah tanah longsor dan material tanah menutupi sebagian ruas jalan, kami bersama anggota polisi lainnya laksanakan gatur untuk arus lalu lintas, " ujar Kanit Intel.


Masih dengan Kanit Intel," kendaraan menuju Pandeglang dan sebaliknya arah Labuan / Caringin dilakukan buka tutup agar arus lalu lintas lancar tidak ada penumpukan kendaraan, Alhamdulillah semua dapat diatasi. pungkas Kanit Intel Polsek Mandalawangi.

‎Warga Sekitar tanah longsor Mengucapkan banyak Terimakasih kepada anggota polisi Polsek Mandalawangi," Dengan Respon Cepat anggota Polsek Mandalawangi menanggapi informasi dari warga, mereka polisi Polsek Mandalawangi langsung bekerja turun ke lokasi longsor menguraikan kemacetan akibat tanah longsor Hingga masalah bisa teratasi, kendaraan bisa berjalan melintas walaupun harus dilakukan buka tutup, " ujar warga.


Hal senada juga diungkapkan Warga lainnya," Bravo polisi.. kami bersama warga lainnya mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota polisi dan TNI yang sudah membantu kami dan pengguna jalan lainnya, karena sudah dapat memperlancar arus lalu lintas, " ucap warga.

RED xbi//.*

SOAL DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PENGANCAMAN TERHADAP JURNALIS MEDIA TABLOID TIPIKOR  KADES WIRASINGA TERANCAM DIPOLISIKAN

By On Senin, Oktober 20, 2025







Ilustrasi 

Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

Angkuh dan sombong adalah Sifat tercela yang membuat seseorang merasa lebih hebat dari orang lain dan merendahkan orang lain .

Hal ini terjadi yang dilakukan oleh oknum  kepala desa wirasinga kecamatan Mekarjaya Pandeglang Banten melakukan penganiayaan dan pengancaman kepada  wartawan Media Tipikor ( korban ) didepan kantor Desa wirasinga dengan cara mendorong sampai dua kali sehingga korban tersungkur ketaman dan kejalan yang masih berbatuan.

Pakaian seragam  sobek dan luka lebam akibat dorongan yang sangat keras seolah spontan akan membinasakan kepada seorang wartawan.

Korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum melaporkan kepada pihak yang berwajib sebagai bukti dasar adanya penganiayaan.

Namun disayangkan pihak kepolisian Polsek Banjar Polres Pandeglang Banten hampir 2 bulan berjalan belum ada tindakan .

Berharap Kapolsek Banjar polres Pandeglang segera memerintahkan bawahannya kepada Unit Reskrim untuk memanggil oknum kepala desa untuk ditindak secara hukum yang berlaku dinegara ini..

Berita Masih dalam pengembangan ...Media Patwal Banten

Keluarga Besar Scurity Jawilan Gelar Acara Halal Bihalal di Wisata Air alami Kolam Renang Cikoromoy Kab. Pandeglang

By On Minggu, September 07, 2025

Foto : KBSJ sedang berenang di kolam renang Cikoromoy kabupaten Pandeglang 

Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

 Pengurus dan anggota Keluarga Besar Scurity Jawilan (KBSJ) hari ini (Minggu, 07/09/25) menggelar Acara halal bihalal yang diselenggarakan di tempat wisata kolam renang air pegunungan alami Cikoromoy kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. 

KBSJ kumpul gelar makan bersama 

Menurut ketua umum KBSJ Rosada Batik Bahwa acara Halal Bihalal tersebut sudah diagendakan jauh-jauh hari bersama pengurus dan anggota.

Foto : Pengurus dan anggota KBSJ berenang di kolam renang Cikoromoy 

"Kami keluarga besar Scurity Jawilan memang sudah jauh-jauh hari mengagendakan acara halal bihalal ini diluar wilayah serang timur, dan Alhamdulillah hari ini acaranya dapat dilaksanakan di tempat wisata pemandian air alami pegunungan kolam renang Cikoromoy kabupaten Pandeglang." Ujar Rosada batik. 7/9/25.











Berenang cuyyy....

Lanjut Rosada Batik," inti pokoknya acara ini yaitu ajang silaturahmi keluarga besar Scurity Jawilan sekaligus pengurus dan anggota KBSJ memperkenalkan keluarga kecilnya masing-masing, karena diacara halal' bihalal ini pengurus dan anggota KBSJ membawa keluarganya, tampak terlihat istri dan anak-anaknya bahagia senang dengan acara ini, bahagia saya pak... melihatnya," tuturnya.










Foto: ketua umum KBSJ sedang mengabsen anggotanya takut ada yang ketinggalan di kolam renang Cikoromoy 

Masih dengan ketua umum KBSJ," setelah selesai berenang di air pegunungan alami keluarga besar Scurity Jawilan berkumpul untuk makan bersama (bacakan), anggaran untuk kegiatan halal bihalal ini dari pengurus dan anggota KBSJ untuk KBSJ, dari kita untuk kita, " ujar Rosada Batik.


"Saya berharap kepada seluruh KBSJ agar terus menjaga tali silaturahmi, kompak rukun selalu dan jangan lupa selalu rendah hati," Saran pesan Ketum KBSJ.


Setelah selesai semua kegiatan yang dilaksanakan KBSJ dicikoromoy, acara terakhir ditutup dengan doa untuk kesehatan dan keselamatan semua khususnya keluarga besar Scurity Jawilan.

Apeng/Red xbi//.*

Pendemo di DPRD Pandeglang Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis, Kasus Dilaporkan ke Polisi

By On Selasa, September 02, 2025






Pandeglang, - Aksi demontrasi yang dilakukan oleh pemuda di Pandeglang berbuntut panjang. Salah satu massa aksi diduga melecehkan profesi jurnalis.


Aksi itu terjadi di kantor DPRD Kabupaten Pandeglang, pada Selasa 2 September 2025. Sejumlah massa aksi hendak memasuki area ruang sidang DPRD. Namun aksi itu berhasil dilerai oleh petugas yang berjaga.


Setelah keluar dari gedung DPRD, salah satu massa aksi yang diketahui bernama Ilham mengeluarkan pernyataan kontoversi yang menyebut jurnalis di lapangan tidak berfungsi. Sontak aksi itu membuat jurnalis yang meliput di lapangan merasa tersinggung.


"Percuma audiensi sama wartawan, nggak ada fungsinya," kata Ilham dengan nada tinggi.


Perkataan itu terekam oleh wartawan Jawa Pos TV bernama Guntur. Guntur kemudian mempertanyakan maksud Ilham.


"Maksudnya apa om, maksudnya apa om," tanya Guntur.


Wartawan senior Agus Sandjadirja menyatakan peristiwa tersebut sudah melecehkan profesi wartawan. Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dijelaskan bahwa kerja-kerja jurnalis dilindungi oleh undang-undang.


"Saya sangat menyayangkan dengan sikap pendemo yang melontarkan cacian terhadap wartawan dengan kata 'percuma'  dan 'wartawan tidak ada fungsinya'. Artinya kita merasa tersinggung dengan ucapan tersebut, baik secara pribadi maupun organisasi tidak terima dengan ucapan itu,"ucapnya. (Asep)

Ketua GWI Geram, Kecam Oknum Aktivis yang Diduga Lecehkan Wartawan

By On Selasa, September 02, 2025







Pandeglang – Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh tindakan tidak terpuji dari seorang oknum aktivis. Kali ini, pelecehan terhadap profesi wartawan terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Selasa (2/9/2025), saat berlangsungnya aksi unjuk rasa oleh sekelompok mahasiswa.


Empat pendemo yang diketahui bernama Hadi, Muklis, Sa’at, dan Ilham datang untuk menyampaikan aspirasi. Namun, suasana menjadi panas ketika salah satu dari mereka, Ilham, tiba-tiba melontarkan pernyataan yang dianggap sangat menghina profesi wartawan.


> "Percuma audiensi sama wartawan, gak ada gunanya!" teriak Ilham dengan nada tinggi di hadapan para jurnalis yang tengah melakukan peliputan.


Ucapan tersebut sontak memantik kemarahan insan pers yang berada di lokasi. Mereka menilai, pernyataan itu tidak hanya melecehkan wartawan secara personal, tapi juga merendahkan seluruh profesi jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang.


Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menyampaikan kegeramannya atas tindakan tersebut. Ia menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan terang-terangan terhadap wartawan.


> "Kami dari insan pers mengecam keras ucapan dari salah satu oknum aktivis tersebut. Ucapannya menyakiti hati seluruh wartawan, bukan hanya di Pandeglang, tapi di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Raeynold.


Ia juga menegaskan bahwa GWI Pandeglang akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian tersebut ke jalur hukum.


> "Yang disebut bukan individu, tapi profesi wartawan secara keseluruhan. Maka kami akan lanjutkan ke proses hukum. Profesi wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," ujarnya.


Lebih lanjut, Raeynold mengingatkan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia menegaskan, kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar para jurnalis yang menyuarakan kemerdekaan lewat media.


> "Wartawan bukan hanya peliput, mereka adalah pejuang. Dulu mereka menyebarkan berita proklamasi, menggalang dukungan rakyat, dan melawan penjajahan lewat tulisan. Maka tak sepantasnya profesi ini dihina atau diremehkan," pungkasnya.


Sementara itu, para wartawan yang hadir saat kejadian telah sepakat untuk melaporkan ucapan Ilham ke Mapolres Pandeglang. Mereka berharap proses hukum bisa berjalan secara adil demi menjaga kehormatan dan marwah profesi jurnalis.//red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *