Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Buletin dakwah xbintangindo*   11 Safar 1444 H / 8 September 2022  *"Eksistensi sabar"*

By On Kamis, September 08, 2022


Oleh : Ujang Supriyatna SE.

Sabar adalah sesuatu yang sangat penting dalam ajaran Islam. Oleh karena pentingnya kedudukan sabar itulah, sabar dijadikan oleh Allah ﷻ sebagai satu sebab dari berbagai sebab atau faktor mendapatkan pertolongan dan kebersamaan bersama Allah Taala.


يٰاۧاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ إنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153)


Nabi ﷺ bersabda:

اَلصَّبْرُ نِصْفُ الْإِيْمَانِ

“Sabar adalah separuh dari iman.” (HR. Abû Na‘îm dan al-Khathîb)


Ajaran sabar begitu penting dalam Islam, sehingga porsinya separuh dari kesempurnaan kualitas dan tingkat keimanan kita.


Oleh karena urgensi sabar itulah, Allah ﷻ dalam QS. al-‘Ashr menegaskan bahwa kita diperintahkan untuk saling berwasiat, saling memberikan nasihat agar berbuat sabar (watawâshau bish-shabr), bukan hanya agar berbuat yang benar. Bahwa wasiat agar bersabar ini menjadi salah satu di antara empat elemen yang sangat penting bagi keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.


Syekh Ash-Shâwî dalam kitab tafsirnya Hâsyiyat al-Shâwî ‘alâ Tafsîr al-Jalâlain, ketika menjelaskan Surat al-’Ashr, menyatakan bahwa barangsiapa yang bisa memenuhi empat elemen ini: beriman, beramal saleh, berwasiat/nasihat kebenaran, dan berwasiat kesabaran, maka ia telah memenuhi hak Allah dan hak hamba-Nya, sehingga mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat.


Kita pun telah maklum dengan ayat yang menegaskan bahwa dunia ini adalah arena ujian (dâr balâ’) berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta benda, nyawa dan buah-buahan, dan sebagainya. Allah pun memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang sabar, memberitahukan keadaan mereka ketika ditimpa musibah dan menetapkan balasan pahala dan rahmat bagi mereka.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الـخَوْفِ وَالْـجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَموَالِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ. اَلَّذِيْنَ إذَا أَصَابَتهُمْ مٌّصِيْبَةٌۗ قَالُوْا إنَّا لِلّٰهِ وَإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَۗ. أُولٰۧئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحمَةٌۗ وَأُولٰۧئِكَ هُمُ الْـمُهْتَدُوْنَ

“Dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ”Innaâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘ûn” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmah dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”  (QS. al-Baqarah [2]: 155-157)


Dunia ini ada anugerah, ada ujian, ada kegembiraan dan ada kesedihan, ada cita-cita serta ada derita. Dunia ini tidak ada yang langgeng (baqâ’), tetapi sifatnya fanâ’. Sesuatu yang jernih bisa berubah keruh, kesenangan bisa berubah menjadi keperihatinan dan kesedihan bahkan kesengsaraan. Alangkah janggal orang yang tertawa tetapi tidak pernah menangis; alangkah janggal orang yang penuh kemewahan tetapi tidak pernah merasakan kesulitan; alangkah janggal orang yang bahagia tetapi tidak pernah sedih, bukan?

Inilah realitas dunia. Ada bahagia, ada sengsara, ada gembira ada sedih, ada suka dan ada duka. Oleh karena itulah, musibah bagi orang mukmin dipandang sebagai ujian. Bagi orang mukmin keberadaan dunia yang penuh dengan lika-liku dan dinamika kehidupan ini dihadapi dengan penuh kesabaran, karena sabar itulah obat dari penyakit-penyakit yang mengguncang dunia.

Dengan demikian, jelas ajaran kesabaran sangat penting diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dalam berbagai sendi dan dinamika kehidupan, terutama tentu ketika tertimpa musibah. Bagi orang mukmin yang bisa menjalani dan menghadapi musibah dengan sabar, maka ia diberikan petunjuk, ampunan, dan rahmat dari Allah Taala. Semoga Allah ﷻ memberikan kekuatan lahir bagi ahli musibah (orang dan keluarga yang terkena musibah). Semoga Allah Taala menyelamatkan kita, bangsa Indonesia, dari penderitaan, musibah dan bencana, âmîn…

Bakesbangpol  Sukabumi Tampung Aspirasi Ormas,LSM dan Yayasan : Jalin Kemitraan Yang Baik untuk Kemajuan Daerah

By On Selasa, Juli 26, 2022






Sukabumi,| xbintangindo.com 

Belasan lembaga yg terdiri dari Organisasi masyarakat,Lembaga Swadaya Masyarakat serta Yayasan tata muka langsung dengan Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi di Aula pendopo Bupati.25/07/22

Kegiatan ini selain Silahturahmi para lembaga juga di isi seputar Audensi perihal mempererat kemitraan antara lembaga dengan Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi.

Dari beberapa lembaga yang turut serta hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya para Ketua serta beberapa Jajaran kepengurusan Organisasi yang tergabung dalam Forum Ormas, LSM dan Yayasan se Kabupaten Sukabumi duduk bareng dengan di terimanya oleh Kepala Bakesbangpol, Kabid dan Kasub,beberapa  Koordinator Ormas beserta para ketua dari organisasi diantaranya, LAKRI DPK Sukabumi, YFSBBP Pajampangan, BPPKB Banten DPC Sukabumi, BPAN Aliansi Indonesia DPC Sukabumi, Senkom Mitra POLRI, KKPMP Gardawati DPC Sukabumi, Gagak Lumajang DPC Sukabumi,Markas Cabang LMP Sukabumi, dan organisasi lainnya.







Dalam pertemuan tersebut sepakat semuanya untuk menjaga kondusifitas dan keamanan bersama juga kerjasama yg baik antara Bakesbangpol dan para organisasi.

Hal ini di ungkapkan Iwan selaku sekretaris Lembaga Anti Korupsi Indonesia ( LAKRI ).kegiatan ini sangat di respon baik untuk para lembaga yang pada saat ini terlihat bahwa pihak pemerintah khususnya Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi yang mempunyai kebijakan untuk pembinaan kepada para Organisasi membuka pintu lebar lebar untuk selalu berkomunikasi dengan baik kepada lembaga serta menerima masukan dan usulan - usulan kita untuk kemajuan organisasi." Ungkap nya 

Ketua Umum Yayasan Forum Silahturahmi Barisan Benteng Pajampangan H. Isep Dadang Sukmana ketika di Minta keterangan dalam acara silahturahmi dan Audensi ini mengatakan,Kegiatan ini kalau bisa di lakukan bukan pada saat ini saja,tapi ke depan juga harus di lakukan tata muka atau silahturahmi ini agar bisa menjaga silaturahmi juga menciptakan kondusifitas untuk kemajuan Sukabumi serta tetap memberikan masukan masukan dalam kinerja pemerintah untuk sama sama mengawal pembagunan daerah yang lebih baik dan lebih maju,untuk menjadi kan pemerintah yang bersih,hingga tercipta nya Masyarakat Kabupaten Sukabumi yang sejahtera,Ungkapnya.


Reporter_ E Teguh Iman

Gandeng PP HAMAS, KPJ Kabupaten Serang Gelar Baksos Sunatan Massal

By On Sabtu, Maret 12, 2022

SERANG, XBI – Dalam rangka Milad ke-3, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Serang menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa Sunatan Massal pembagian Al-Qur'an, Santunan dan pembagian bibit pohon yang digelar di Gedung Catur, Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, 11 Maret 2022.

Sunatan massal diikuti 31 anak 48 anak yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar di wilayah Kecamatan Gebang dan sekitarnya. 

Dalam kegiatan sunatan massal tersebut KPJ Kabupaten Serang menggandeng Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (PP HAMAS) mulai dari kepanitiaan dan hal-hal teknis lainnya.

Ketua Umum (Ketum) KPJ Kabupaten Serang, Ahmad Fauzi mengatakan, kegiatan Baksos sunatan massal ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang kurang mampu.

“Semoga dengan kegiatan Baksos ini, keberadaan KPJ akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Serang,” katanya.

“Dalam setiap langkah, manusia haruslah memberikan manfaat terhadap manusia lainnya, pun terhadap lingkungan yang memang betul dari keduanya harus dijaga agar tidak terjadinya perusakan di dalamnya,” imbuhnya. 

Ahmad Fauzi juga mengatakan, paradigma masyarakat memandang KPJ hanya dari luarnya saja (bertato, berpenampilan acak-acakan dan lainnya-red), padahal penampilan itu tidak bisa dijadikan tolak ukur kebaikan seseorang atau kejahatan seseorang.

“Untuk itu, KPJ ingin membuktikan bahwa tidak selamanya penampilan itu menjadi tolak ukur kebaikan seseorang atau kejahatan seseorang. Misalnya garong uang masyarakat, secara penampilan sangat baik, dan branded di kelasnya,” pungkasnya. 

Ketum PP HAMAS, Haerul Umam menambahkan, KPJ bukan orang-orang jalanan yang tidak memiliki kegiatan positif. 

“Bahkan dimulai awal tahun 2022, setiap malam Jum'at rutinitas KPJ, yaitu pengajian bersama dan tidak membatasi siapapun yang mau ikut dalam pengajian. Sampai saat ini masih tetap dilaksanakan setiap malam jum'atnya. Alhamdulillah anggota KPJ sekarang di atas 10 orang sudah menginjakan kakinya di Perguruan Tinggi yang ada di Serang,” ujarnya.

“PP HAMAS juga mendorong kepada masyarakat, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar memberikan perhatian terhadap kawan-kawan KPJ untuk pengembangan dirinya dalam seni budaya di daerah Serang,” tutupnya. (*/red)

Pimpinan Ponpes di Kabupaten Serang Sepakat Tangkal Radikalisme, Intoleran dan Khilafah

By On Jumat, Maret 11, 2022

SERANG, XBI – Para Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Serang, Banten, menggelar deklarasi bertemakan “Memperkokoh Generasi Beragama dan NKRI dalam Menangkal Paham Radikalisme dan Khilafah”.

Acara tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Jl. Kagungan No.1c, Lontarbaru, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Kamis, 10 Maret 2022.

Ketua PC NU, KH Hudori Yusuf mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pencegahan terhadap paham radikalisme, intoleransi dan khilafah.

“Kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), moderasi Agama ini sangat penting membangun kewujudan kapada masyarakat yang sejahtera. Tanpa itu maka masyarakat akan kesulitan tanpa deklarasi pernyataan bersama,” katanya.

Ia juga mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka pemberian pembekalan kepada para penyuluh di Kemenag dan para penyuluh di Ponpes.

“Kegiatan ini juga dalam rangka pemberian pembekalan terhadap penyuluh dalam rangka pencegahan terhadap radikalisme, intoleransi dan khilafah,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Serang, Faturohman.

Menurutnya, keragaman bangsa Indonesia sangat indah dan menjadi kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Menjaga kedamaian tanah air dengan mengembangkan sikap toleransi adalah pengamalan nilai agama yang Rahmatan Lil Alamin,” pungkasnya.

Ia menegaskan, mencintai dan membela Tanah Air adalah bagian dari fitrah manusia, sama halnya dengan mencintai diri sendiri.

“Sehingga sewajarnya dan seharusnya umat Islam di Indonesia mencintai Tanah Air Indonesia dengan sepenuh hati,” ujar Faturohman.

Ia juga berharap, untuk di Kabupaten Serang tetap harus ada strategi pencegahan, dan bagaimana melakukan pencegahan.

“Bagaimana kita melakukan pencegahan supaya jangan pernah terjadi di Kabupaten Serang yang mengarah ke tindakan radikalisme, intoleran, dan khilafah,” tegasnya.

Selain Ketua PC NU, KH Hudori Yusuf dan Ketua FSPP Kabupaten Serang, Faturohman, kegiatan deklarasi tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan Ponpes se-Kabupaten Serang, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan dan Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Serang. (*/red)

Cegah Penyebaran Covid-19, KKPMP Mawil Banten Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi dan Disiplin Prokes

By On Senin, Februari 21, 2022

PANDEGLANG, XBI – Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Mawil Provinsi Banten bersama Polda Banten mengajak masyarakat Pandeglang untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 serta mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) guna mencegah Covid-19 varian baru Omicron.

Ketua Markas Daerah KKPMP Kabupaten Pandeglang, H. Muslihin mengatakan, dalam pihaknya siap mendukung progam pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dan mengajak masyarakat untuk mematuhi Prokes.

“Kami mengajak kepada keluarga besar KKPMP dan masyarakat se-Kabupaten Pandeglang untuk melaksanakan vaksin Covid-19 sesuai anjuran dan program pemerintah,” kata Muslihin kepada awak media, Senin, 21 Februari 2022.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Pandeglang, khususnya untuk masyarakat Provinsi Banten untuk mematuhi Prokes, di antaranya dengan memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara berkala.

Muslihin menambahkan, KKPMP Mawil Provinsi Banten juga rutin melaksanakan kegiatan yang bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan sembako berisikan beras, telur, mie instan, minyak goreng, sayuran dan sebagainya dibagikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Pandeglang.

“Alhamdulillah kegiatan berbagi sembako ini sering kita lakukan setiap hari Jumat. Tujuannya untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat akan kecukupan Sembilan Bahan Pokok (Sembako),” kata Muslihin. (*/red)

Dukung Proyek Strategis Nasional, Warga Manggarai Barat Kedepankan Musyawarah

By On Kamis, Februari 17, 2022

NTT, XBI – Hingga saat ini, masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menjaga Sitkamtibmas untuk mendukung pembangunan daerah maupun pusat, khususnya proyek-proyek strategis nasional.

Seperti diketahui, pada tahun 2010, Bupati Fiidelis Peranda mengusulkan untuk perluasan Ibu Kota di lokasi hutan bowosie, Desa Guruntalo yang ditempati masyarakat  seluas 150 hektar untuk pamukiman dan area pertanian.

“Masyarakat tidak mempersoalkan pihak Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOP LBF) membangun fasilitas atau infrastruktur pariwisata di lokasi yang sudah legal, asalkan tidak membangun di atas lokasi yang sudah ditempati oleh warga sejak lama,” kata Juru Bicara (Jubir) Kesatuan Masyarakat Racang Buka (KMRB), Stefanus Herson kepada awak media, Kamis, 17 Februari 2022.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Daerah tidak pernah mengusir warga untuk keluar dari lokasi yang telah diduduki atau ditempati.

“Justru pemerintah terdahulu menjadikan daerah itu untuk pemukiman dan pertanian, buktinya lahirnya SKB 4 Menteri dan ada Panitia IP4T yang Ketuanya BPN Mabar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, wilayah hutan yang terbentang dari batas Kota Labuan Bajo sisi barat sampai hutan lindung Mbeliling sisi timur ini berada dalam wilayah administrasi Kelurahan Wae Kelambu, Desa Gorontalo, Golo Bilas dan Nggorang.

Empat kelompok masyarakat yang terdiri dari kelompok Rade Sahe, Lengko Cowang, Racang Buka dan Golo Wae Nahi menolak pembangunan fasilitas tersebut, lantaran lahan tersebut merupakan lahan garapan yang selama ini menjadi ladang mata pencahariaan warga setempat dan terancam digusur dalam proyek pembangunan tersebut.

Hal senada dikatakan Kordinator Kesatuan Komunitas Masyarakat Racang Buka, Wihelmus Warung. Menurutnya, masyarakat mengakui bahwa mereka saat ini mendiami kawasan hutan. Namun bagi mereka itu adalah pilihan, karena tidak memiliki pekerjaan dan lahan untuk dijadikan tempat tinggal dan lokasi perkebunan.

Menurut Wihelmus Warung, dari empat kelompok warga, salah satu kelompok ada yang telah menempati area tersebut sejak tahun 1985, yaitu Golo Wae Nahi. Total masyarakat yang berada di lokasi itu berjumlah 375-635 lebih jiwa.

“Warga mengaku menempati lokasi tersebut sejak tahun 1985, 1999 sampai 2008. Artinya sebelum dan sesudah Kabupaten Mabar mekar dari Kabupaten Manggarai,” ungkap Wihelmus.

Ia menjelaskan, pada tahun 2010, Bupati Mabar, Fidelis Peranda mengusulkan 150 hektar untuk dijadikan lahan milik warga, sambil menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Menurut warga sekitar, sikap Bupati dalam pengusulan tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk kekuatan warga yang berusaha mempertahankan lokasi hutan, meskipun sejak tahun 2004 setelah Kabupaten Mabar mekar, Bupati mendorong warga untuk keluar dari lokasi tersebut,” pungkasnya.

Pada tahun 2014, lanjut dia, pengakuan warga menerima surat keputusan empat Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehutanan, Menteri ATR BPN, Menteri Pekerjaan Umum, terkait tata cara penyelesaian penguasaan kawasan hutan oleh ulayat dan masyarakat.

“Pada tahun 2014, pemerintah sendiri yang melakukan sosialisasi, bahwa ada kepastian hukum. Sehingga membuat warga merasa nyaman,” jelasnya.

Menurut warga, kata Wihelmus, pada tahun 2014, Bupati menyampaikan (Bupati saat itu Gusti Dula-red) bahwa masyarakat harus standby, lantaran akan ada tim inventarisasi dalam waktu dekat akan turun dari kegiatan itu.

“Sehingga warga pada tahun 2015 menerima SK Bupati, sebagai tindak lanjut dari SKB Empat Menteri, yaitu SK Bupati Nomor 104 untuk tim pembentukan tim inventarisasi, sehingga saat ini warga memiliki peta wilayah,” bebernya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Komunitas Kacang Buka, Francis Dohos Dor mengatakan, hal yang dilakukan warga sekitar tetap mengedepankan musyawarah dan tidak melakukan aksi anarkisme.

“Warga menahan diri untuk tidak melakukan tindakan anarkisme terkait dengan hal tersebut. Mengedepankan cara-cara musyawarah dan membuka kesempatan kepada pengembang, Pemda dan Pusat terkait masalah tersebut,” kata Francis Dohos.

Francis Dohos juga memohon kepada semua pihak untuk tidak melakukan kegiatan apapun di lokasi sebelum adanya kejelasan status hukum terkait lahan tersebut. Apalagi masyarakat sekitar juga tetap menjaga proyek pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah di wilayah Mabar.

“Mohon agar seluruh pihak tidak melakukan kegiatan-kegiatan apapun di lokasi, dikarenakan masih belum adanya kejelasan status hukum masalah tersebut. Masyarakat hingga saat ini siap menjaga sitkamtibmas untuk mendukung pembangunan di Mabar, khususnya proyek baik dari Pemda maupun pusat demi kemajuan wilayah Mabar,” ujar Francis Dohos. (*/red)

Lurah Taman Baru: Agar Kembali Diterima Masyarakat, Mantan Napiter Akan Diberdayakan

By On Sabtu, Februari 12, 2022

CILEGON, XBI – Lurah Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Nanang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan silaturahmi, dan ikut mendorong usaha para mantan narapidana terorisme (Napiter) yang sudah menyatu dengan masyarakat untuk kembali lagi melakukan aktivitas di masyarakat, Sabtu, 12 Februari 2022.

“Alhamdulillah dalam dalam kesepakatan ini kami bisa berkumpul silaturahmi dengan masyarakat  dalam rangka mewujudkan pengakuan sebagai aparat pemerintah, RT, RW dan Tokoh Masyarakat,” kata Nanang.

Ia mengatakan, dengan diadakannya silaturahmi tersebut bisa mewujudkan masyarakat yang bisa menerima kembali kapada saudara Halili yang sudah bebas dalam tidak pidana terorisme.

“Kami mengajak warga agar menerima kembali mantan Napiter, Pak Holili bisa beraktivitas kembali bersama masyarakat untuk mewujudkan kebersamaan dalam mamajukan Kelurahan Taman Baru, khususnya Lingkungan Pager Gunung RT 001 RW 001,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat, RT dan RW setempat berperan untuk merangkul dan mengajaknya dalam melibatkan kegiatan masyarakat di lingkungan agar mantan napi teroris ini tidak merasa asing. 

“Kami bersama masyarakat telah menerima dengan baik saudara Halili dan akan selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” katanya.

Untuk itu, kata Nanang, pihaknya akan mendorong warganya agar bisa menerima kembali mantan napi tersebut sehingga kehidupannya akan kembali normal dan tidak lagi terlibat dalam kegiatan terorisme. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *