Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Tim SAR Hingga Malam 1 Bocah Yang di duga Tenggelam di Sungai Cidurian Belum Dapat ditemukan

By On Kamis, Mei 12, 2022

Warga masih berkerumun di pinggir sungai Cidurian hanya ingin menyaksikan dan mendoakan agar 1 bocah segera dapat ditemukan (Foto : Midi)


KAB.TANGERANG-  xbintangindo.com

Dari tadi siang masyarakat kampung Cendelekan Desa Cikande kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Banten berkerumun di pinggir sungai Cidurian hanya ingin menyaksikan dan mendoakan 1 bocah tenggelam yang sampai kini belum ditemukan. Kamis. 12 Mei 3022.


Menurut pengakuan saksi Buluk, 4 (empat) orang bocah lelaki sedang asyik memancing dipinggir sungai Cidurian entah mengapa 4 bocah tersebut kepeleset, yang 3 bocah dapat di selamatkan oleh seorang bapak yang sedang mengembala kambing, sedangkan yang 1 bocah lagi belum dapat diketemukan dari tim SAR masih mencarinya hingga malam ini, kata buluk.


Begitu juga kata Saksi lainnya mengatakan, "sebelum kejadian, korban bersama 3 orang temannya sedang bermain di pinggir sungai. Diduga karena kurang hati-hati, lalu terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.

Tim SAR masih terus mencari keberadaan 1 bocah yang tenggelam (Foto : Pras)

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim SAR gabungan serta didampingi Kepala Desa Cikande kecamatan Jayanti Acep Eman dan Babinsa Yanto binamas serta Wahyu segera meluncur ke lokasi kejadian. Namun, derasnya air sungai dan hujan deras membuat petugas kesulitan menemukan korban..


"Walaupun keadaan sudah mulai gelap tim relawan dari masyarakat dan Tim SAR masih terus mencari keberadaan 1 bocah yang di duga masih tenggelam, kata kades Acep Eman.


Hingga saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan oleh petugas. Karena debit air semakin bertambah, korban pun belum bisa ditemukan.

Rip/.

Siddokes Polresta Tangerang Polsek Rajeg Gelar Vaksinasi Presisi Covid 19 di Desa Lembang Sari Rajeg

By On Senin, Maret 07, 2022









KAB.TANGERANG,|xbintangindo.com

Anggota Polsek Rajeg Giat Pelaksanaan Vaksinasi Presisi Covid-19 Dosis Ke-1 Dosis ke-2 dan Dosis ke-3 berjenis Pfizer dengan  sasaran 145 dosis untuk warga Masyarakat Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang Banten.


Pelaksanaan Vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh Sidokes Polresta Tangerang Polsek Rajeg di Halaman Aula Sekretariat RT 04/06 Perum Puri Rajeg Desa Lembang Sari, Senin 07 Maret 2022 Pukul 09.00 Wib


Kapolsek Rajeg AKP Nurjaman SH dalam kesempatannya mengatakan, bahwa pelaksanaan Vaksinasi Presisi Covid-19 Dosis ke 1, ke 2, dan ke 3 dengan sasaran 145 peserta untuk warga Kecamatan Rajeg.


“Jumlah peserta sebanyak 145 peserta, Alhamdulillah tidak ada yang tertunda, petugas medis yang ada 4 orang, sumber vaksin dari Sidokes Polresta Tangerang dengan jenis vaksin Pfizer,” jelas Kapolsek Rajeg AKP Nurjaman SH 


Adapun Alur pelayanan Vaksinasi Covid-19 dibagi 5 Meja, yaitu Meja ke 1 untuk Pendaftaran dan Registrasi, lalu Meja ke 2 untuk Skrining/ Pemeriksaan Tensi, lalu Meja ke 3 untuk Vaksinasi, kemudian Meja ke 4 digunakan untuk Observasi, dan terakhir Meja ke 5 : Pengambilan kartu Vaksin.


“Untuk Dosis Ke-1 sebanyak 5 orang, dan untuk Dosis Ke-2 sebanyak 7 orang, dan terakhir Dosis Ke-3 lebih banyak yaitu 133 orang, jadi total peserta yang sudah divaksin sebanyak 145 orang. Sedangkan Vaksin yang terpakai 11 Vial (145 MultiDos), untuk Vaksin tidak tersisa (Nihil).” jelas Kapolsek Rajeg


Lanjutnya, Pelaksanaan Vaksin Covid-19 di laksanakan dalam rangka mencegah penularan dan memutus mata rantai Corona Virus di Wilayah Kec.Rajeg Darkum Polsek Rajeg. 


Hadir dalam kegiatan vaksinasi presisi Polsek Rajeg, IPDA Sularjo Kanit Binmas, BRIPKA Dayat, Kapospol Mekarsari, BRIPKA Yeni Kurniawan Bhabinkamtibmas, dan BRIPTU Dwi Chandra UNIT IK.


Redaksi xbi/Dimas*/.

Padepokan MRCB Kec.Taktakan Bantu Nasi kotak Untuk Makan Malam Warga Korban Banjir di Desa Pekarungan Kota Serang

By On Jumat, Maret 04, 2022

 








Kota Serang,| xbintangindo.com

Pasca banjir dibeberapa titik di kota Serang Provinsi Banten menyisakan kesedihan bagi warga korban banjir, banyaknya jenis bantuan yang diberikan oleh instansi pemerintah, institusi, swasta maupun dari para dermawan, namun terlihat penerimaannya dimata para korban banjir, ternyata mereka sangat membutuhkan makanan siap saji.


Menurut Ketua Padepokan MRCB Kecamatan Taktakan Sodri saat dikonfirmasi wartawan xbintangindo.com menyampaikan, rasa prihatin atas musibah banjir yang dialami saudara-saudara korban banjir, membawa makanan siap saji (Nasi Kotak-Red) dari inspirasi semua keluarga besar Padepokan MRCB.


"Alhamdulillah bantuan berupa Nasi kotak ini adalah dari penggalangan dana keluarga besar MRCB, setelah terkumpul uangnya tercetus kesepakatan membuat Nasi kotak dengan menu yang layak dikonsumsi oleh warga korban banjir, dan Alhamdulillah ketika kami bagikan di Kampung Pekarungan Kelurahan Keagungan  Kecamatan Serang Kota terlihat mereka sangat membutuhkannya dan rasa senang". Ungkap Sodri.


Masih dengan Sodri," Sengaja kami berikan bantuan nasi kotak nya malam hari sekitar pukul 20.00 wib analisa kami, mereka para pengungsi ditenda dengan cuaca malam saat ini dinginnya sedikit extream,  terasa cuaca dimalam hari cukup dingin dan hawanya lapar,


" Semoga  Bantuan Nasi kotak dari kami dapat mengganjal isi perut Para korban banjir sebelum tidur dikampung Pekarungan RT.04/02 Kota Sedang "Sambung Sodri.


Ditambahkan Guru besar MRCB Asep Saepudin dalam sambutannya mengatakan bantuan yang dibawa oleh  keluarga besar Padepokan MRCB (Mande Cipta Rasa Banten) semoga bantuan nasi kotak dari dapat diterima dan juga dapat bermanfaat,  


 "Bantuan nasi kotak dari padepokan MRCB yang diberikan kepada warga Kampung Pekarungan itu sangatlah tepat, karena saat ini para korban banjir yang diprioritaskan adalah makanan siap saji dan pakaian layak pakai, " kata Sodri.


Begitu juga menurut Faisal Lutfi sebagai pelindung MRCB, " bahwa kegiatan bakti sosial (Baksos) itu untuk meringankan beban para korban banjir, dan tindakan tersebut sungguh sangat mulia." Kata Faisal Luthfi.


Lanjut Faisal Lutfi,"  Anak murid kami kompak turut serta dalam kegiatan kemanusiaan paska musibah banjir ini. Alhamdulillah, kehadiran kami disambut dengan baik oleh warga setempat bantuan berupa nasi kotak unt makan malam Diterima  oleh Ade selaku RT setempat, saya turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara dalam musibah banjir beberapa hari yang lalu, semoga yang meningal dunia Khusnul khotimah , dan yang ditinggalkan di berikan kesabaran," harap Faisal Lutfi.


Ade selaku RT. Mengucapkan terima kasih kepada Padepokan MRCB yang sudah memberikan bantuan berupa nasi kotak/Makanan siap saji kepada warganya yang memang saat ini sangat membutuhkannya, pakaian bekas layak pakai juga karena pakaian mereka basah terendam air, semoga kebaikan bapak-bapak ibu-ibu di balas amal yang berlipat-berlipat oleh Allah SWT.

-SALAM SANTUN MRCB -


Redaksi xbi*/.

Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Bangun 71 Rumah Layak Huni Di Ketapang Mauk.

By On Kamis, Maret 03, 2022








Tangerang,| xbintangindo.com

 Demi wujudkan hunian yang layak bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang ikut mendukung Renovasi Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Pelelangan RT.11 RW.04 dan RT.13 RW.05 Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis, (3/3/2022).


Kebahagian dirasakan oleh Sueni (58) tahun, seorang penerima bantuan mengaku akan merawat rumahnya dengan baik. Ia mengaku, akan menjaga rumah yang sudah dibangunkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.


“Rumah saya sudah dibagusin oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Tangerang melalui program DAK Integrasi kementrian PU PERA Saya sebagai pemilik rumah hanya diminta merawat rumah dengan baik. Dan pasti akan saya rawat serta dijaga dengan baik,” kata Sueni.


Sueni mengaku, dirinya tidak menyangka rumah yang ia tempati akan bagus dan layak huni. Diceritakannya, sebelum dibangunkan oleh Pemda, kondisi rumah yang ia tempati bersama keluarga adalah rumah yang dikatagorikan tidak layak huni, sangat kumuh dan tidak bersih.


“Rumah saya sudah layak huni, sudah nyaman untuk dihuni, dan sudah tidak bocor lagi, bersih dan nyaman, Tak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses bedah rumah,” ucapnya.


Ketua Pelaksana Pembangunan Hj.Muniroh (50) tahun menjelaskan, bedah rumah 71 unit rumah tidak layak huni di alamat itu adalah adalah Bantuan program DAK Integrasi kementrian PU pera serta program unggulan Bapak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.


Dirinya menjelaskan, rumah tidak layak huni (RTLH) dibangun dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 6 meter. Dinding bangunan menggunakan bata ringan (hebel), rangkat dan atap baja ringan.


“Semoga bangunan ini tidak rusak hingga belasan bahkan puluhan tahun, agar penerima manfaat bisa merasakan rumah layak huni dengan nyaman," tegasnya.


Ditempat yang sama, Camat Mauk Arif Rachman Hakim mendukung penuh pelaksanaan program RTLH yang menggunakan konsep program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Hal ini juga sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang juga memiliki komitmen serta dukungan dalam penanganan permasalahan pemukiman kumuh terkait dengan Perda Kumuh No. 08 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh.


"Harapannya program RTLH ini bisa menjadi tanggung jawab semua pihak terhadap masyarakat yang ada diwilayahnya. Dan program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terpilih serta hasil dari pelaksanaan program tersebut dapat dirawat dan dijaga dengan baik kedepannya," paparnya.


Demi mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, Pemkab Tangerang juga memiliki program Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin) dan juga program Gerbang Mapan (Gerakan Membangun Masyakat Pantai).


"Pemkab Tangerang turut andil dengan dipandu oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang serta Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang," ungkapnya.


Perlu diketahui, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar resmi diangkat sebagai Vice President PEMSEA Network of Local Governments (PLNG) . orang nomor 1 di Kabupaten Tangerang itu memastikan Kabupaten Tangerang siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan PNLG Forum 2022.


“Suatu kehormatan bagi Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah Forum PNLG 2022. Kepercayaan ini memotivasi Pemkab Tangerang untuk bekerja lebih cerdas dan bijaksana dalam mengelola wilayah pesisir,” ujarnya.


Sekertaris Dinas Perkim Ubaidilah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memiliki program Gerbang Mapan, dengan segala macam yang sudah dilalui dan dilakukan, mungkin masih ada beberapa kekurangan tapi justru dengan banyak mengundang orang, tentunya akan banyak mendapatkan masukan dan juga saran untuk pengembangan berikutnya.


“Sebagai bentuk dukungan dan komitmen nyata terhadap penataan kawasan pesisir pantai, Pemkab Tangerang juga telah membangun pusat rehabilitasi mangrove di Ketapang dan Tanjung Pasir dengan tujuan pendidikan dan ekowisata serta budidaya sebagai bukti nyata pemanfaatan mangrove bagi masyarakat khususnya untuk peningkatkan pendapatan masyarakatnya,” jelasnya.


Dirinya juga berharap, melalui forum ini nanti, kita dapat berbagi ide, menyatukan upaya dan komitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan dan menginspirasi semua untuk mengembangkan wilayah pesisir yang berhasil, guna dan berdaya guna dengan metode dan kepemimpinan yang baik.


Dirinya juga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PEMSEA dan Sekretariat PNLG atas dukungan dan kepercayaannya.


Redaksi xbi/Dimas*/.

Anak dan Suaminya Nganggur, Ratusan Emak-Emak Desa Sentul Ke Pemda, Minta Bupati Zaki Iskandar Segera izinkan PT. SLI Beroperasi Lagi.

By On Kamis, Maret 03, 2022








Tangerang,| xbintangindo.com

Ratusan warga Desa Sentul yang mengatasnamakan Germas Saseber (Gerakan Masyarakat Desa Sentul Bersatu) mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Rabu (2/3/2022). 

Masa yang didominasi kaum hawa atau yang biasa disebut tim emak- emak itu, menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar segera mencabut larangan atau menghentikan sementara aktifitas produksi terhadap PT Sukses Logam Indonesia (SLI) yang terletak di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. 







Menurut warga, penutupan PT. SLI oleh Pemkab Tangerang, sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat yang bekerja di perusahaan itu. Apalagi dimasa pandemi seperti ini. 

"Kami minta Pemkab Tangerang melalui DLHK segera membuka atau mengizinkan PT. SLI untuk segera beroperasi kembali, jika tidak maka Pemkab Tangerang harus menanggung warga yang kelaparan akibat tidak bekerja," kata Evi salah seorang warga Desa Sentul, yang mengaku merasa tertekan karena suaminya kehilangan pekerjaan akibat ditutupnya PT. SLI. 








Evi bersama emak-emak yang lain yang mewakili warga Desa Sentul RT 04 RW 02 Kecamatan Balaraja, meminta Bupati Tangerang untuk segera membuka kembali PT SLI, agar suaminya dapat bekerja kembali. 

“Kalau pabrik itu tutup, kita mau makan apa.?, Nggak ada pekerjaan sedangkan lowongan kerja tidak ada, jadi saya berharap pabrik SLI tetap buka, tetap berjalan,” ucapnya. 

Agus Supriatman selaku Korlap Germas Saseber mengatakan, kewajiban Pemerintah Kabupaten Tangerang bukan hanya melindungi masyarakat dari keselamatan semata, namun harus juga melindungi masyarakatnya dari kesejahteraan sehingga jauh dari kemiskinan dan kelaparan.

“Kami warga Desa Sentul Kecamatan Balaraja mendukung pihak perusahaan PT. SLI untuk segera membuka usahanya kembali, karena setahu kami izinnya sudah lengkap, karena percuma saja ada perusahaan di desa kami jika tidak buka sama sekali, mendingan kosongkan sekalian perusahaan yang ada di desa kami.” jelasnya. 

Sebelumnya, Humas PT. Sukses Logam Indonesia (SLI), H.Alamsyah mengungkapkan, bahwa perusahaannya telah memenuhi teguran Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, untuk melakukan perbaikan sistem pembuangan dan pengelolaan limbah di perusahaannya. 

Kata H.Alamsyah, dari hasil pertemuan PT. SLI yang terletak di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Camat Balaraja, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang dan perwakilan warga yang terdampak. 

Ada beberapa kesepakatan yang harus dipenuhi oleh pihak perusahan diantaranya, Menghentikan sementara kegiatan dan menunda pelaksanaan uji coba mesin sampai pihak perusahan  memperbaiki dan melengkapi sarana dan fasilitas pengelolaan lingkungan khususnya terkait pengendalian pencemaran udara.

Memperbaiki tempat penyimpanan sementara limbah B3 yang merupakan gudang bahan baku (debu EAF) dan menyediakan sarana silo untuk menyiapkan bahan baku debu (EAF) sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan republik Indonesia No:6 tahun 2021 tentang tata cara dan persyaratan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun.

Melengkapi cerobong emisi dengan lubang pengemabilan Sempel dan saran pendukung untuk uji emisi. Dan menanam tanaman pelindung disekeliling pabrik untuk mengurangi cemaran debu dan bau.

Pihak perusahaan, tambah Alamsyah, juga wajib melaporkan setiap perbaikan yang telah dilakukan dan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan.

"Sejauh ini perusahaan kami merasa terus difitnah, kita dianggap sering produksi dengan sembunyi-sembunyi, padahal tidak ada kegiatan sama sekali, permohonan uji coba untuk pengecekan uji emisi cerobong aja saat itu ga jadi , padahal saat itu agenda uji coba kita resmi kita beritahukan kesemua pihak terkait, tp ga jadi, yang terparah lagi dengan menyebutkan salah satu mantan karyawan perusahaan tahun 2019 batuk-batuk darah dan muntah darah karena debu, padahal setelah kita tanyakan mantan karyawan tersebut sakitnya karena luka pada lambungnya, itupun hasil diagnosa dokter yang meriksanya," kata H.Alamsyah. 

Menurut H.Alamsyah, semua permintaan Bupati sudah dituruti. Namun, pihak DLHK Provinsi Banten masih melayangkan surat rekomendasi perbaikan.

"Kami bingung, Bupati Tangerang minta pasang silo, tapi DLHK Provinsi Banten sama sekali tidak bahas silo, hasil perbaikannya sudah kami laporkan semua, lalu apa lagi yang harus di permasalahkan, izin semuanya lengkap, andai sekiranya membahayakan lalu kenapa Pemerintah baik pusat, Provinsi dan Kabupaten memberikan izin, dan kenapa hanya fokus di perusahan ini, itu kan kawasan industri, semua ada limbah B3 nya, bahkan mesinnya lebih berisik dari kita," pungkasnya.


Redaksi xbi/Dimas*/.

Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek, Kembali Salurkan BPNT-Kator Pos Bicth 2 dan Bicth 3

By On Rabu, Maret 02, 2022


KAB TANGERANG,|xbintangindo.com

Pemerintah Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek kembali mengadakan penyaluran BPNT- Kemensos Tahap ke 2 & 3 yang di laksanakan di aula kantor Desa,Rabu (02/03/2022).


Adapun penerima manfaat BNPT- Kemensos tahap ke-2 dan 3 berjumlah total : 276 KPM dari  261 orang (red.Bicth 2) dan 15 orang (red Bicth 3) ,yang berbentuk uang tunai dengan nilai 600 ribu rupiah lebih banyak dari tahap pertama Minggu kemarin


Suardi selaku Kepala Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek  yang biasa di sapa Jari Wardi mengatakan “Memang benar pada hari ini kami Pemerintah Desa Pasir Ampo mengadakan penyaluran BPNT- Kemensos  berbentuk uang tunai yang bekerja sama dengan kantor Pos Indonesia buat warga,"jelasnya.


“Semoga bantuan sosial BPNT- Kemensos (red. BPNT - Kantor Pos) berbentuk uang ini bisa bermanfaat bagi warga kami, dan dapat di gunakan sebagai mana mestinya, guna meringankan beban kebutuhan sehari - hari mereka, sepeti buat beli sembilan makanan pokok atau Sembako," terangnya


“Harapan saya mudah - mudahan acara penyaluran BPNT - Kantor Pos ini bisa berjenjang atau berlanjut dan tepat waktunya nantinya, biar masyarakat senang dan gembira”.


“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kemensos dan Pemerintah Pusat dengan ada nya bantuan ini , memang benar - benar sangat membantu buat mereka yang membutuhkan, karena di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, belum lagi dengan munculnya Varian Omicron, hingga sangat sulit mencari ekonomi dan keuangan buat warga kami yang tergolong tidak mampu,"ujarnya


“Hari ini penerima manfaat atau KPM  BPNT- Kemensos Desa Pasir Ampo itu memang benar rata - rata tergolong warga yang di tidak mampu,” tandasnya.


Ditempat terpisah Uti, biasa di sapa Mak Uti (82 tahun) mengatakan,” Alhamdulilah pada hari saya mendapatkan bantuan BPNT-Kantor Pos berupa uang tunai sebesar 600 ribu, apalagi ini langsung diantar sama petugas pos didampingi aparat Desa," jelasnya


Ini jelas sangat membantu buat kebutuhan saya, karena dari segi ekonomi suami saya sudah meninggal, cuma berharap dari anak dan cucu saya, yang pekerjaan mereka cuma buruh serabutan," ucapnya


"Terima kasih kepada Pemerintah Desa Pasir Ampo dan Pemerintah Pusat yang telah menyalurkan bantuan ini,”ujarnya mengakhiri.


Acara penyaluran BPNT di hadiri Babinsa dan Binamas, beserta jajaran tim monitoring Kecamatan Kresek


Bahkan mereka ditengah guyuran hujan deras Binamas dan Babinsa ikut serta dari segi pengamanan penyaluran BPNT - Kemensos, biar tertib dan juga menghimbau kepada masyarakat Desa Pasir Ampo untuk tetap terus mematuhi Protokol kesehatan dan patuhi 5M.

Redaksi xbi/Rie/.

Longsor di Pematang Tigaraksa, Anggota Polresta Tangerang Sigap Turun ke Lokasi*

By On Rabu, Maret 02, 2022


Tangerang,| xbintangindo.com

Anggota Polresta Tangerang Polda Banten sigap terjun ke lokasi insiden tanah longsor di Desa Pematang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/3/2021). Longsor terjadi di tanah yang berada di samping aliran sungai dekat Perumahan Puri Permai.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan debit air di sungai bertambah. Sehingga, tanah di samping kali ambrol karena tingginya volume air.


"Anggota kami bersama 3 pilar sigap turun ke lokasi untuk menindaklanjuti dan melakukan pembersihan agar aliran sungai kembali normal dan longsor tidak meluas," kata Zain.


Zain menambahkan, setelah petugas turun ke lokasi dan melakukan proses tindak lanjut, kini aliran air di sungai kembali normal. Namun, anggota tetap bersiaga memonitor lokasi mengingat curah hujan yang terhitung masih tinggi.


"Selain di lokasi itu, anggota Polresta Tangerang bersama 3 pilar juga bersiaga di lokasi-lokasi rawan terjadi genangan air," ucapnya.


Zain merinci, anggota bersiaga di Kawasan Industri Olex di Desa Pematang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Di lokasi ini, lanjut Zain, terjadi genangan air setinggi mata kaki.


"Anggota bersiaga di lokasi untuk membantu dan mengingatkan masyarakat yang melintas dengan kendaraan utamanya roda dua agar berhati-hati," terang Zain.


Selain di wilayah Tigaraksa, Zain menambahkan, anggota juga bersiaga di jalan yang tergenang air di Kampung Pasir Randu, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.


Seperti halnya di wilayah Tigaraksa, anggota bersiaga untuk melakukan tindakan agar air segera surut. Serta memberikan bantuan dan mengimbau pengendara agar lebih waspada.


"Sampai saat ini, di wilayah lain belum ada laporan terjadi genangan air. Namun anggota Tim tanggap darurat tetap kami siagakan untuk sigap terjun ke lokasi apabila terjadi luapan air ataupun longsor," tutur Zain.


Pada kesempatan itu, Zain mengimbau masyarakat untuk waspada karena curah hujan yang tinggi. Kata Zain, masyarakat agar berhati-hati saat berkendara. Juga agar mengecek saluran atau instalasi listrik, menjauhi pohon, tembok, atau tiang serta baliho yang berpotensi roboh.


"Dan diharapkan masyarakat mengecek saluran drainase untuk memastikan aliran air lancar," tandasnya.


Redaksi xbi/Imam Sopandi/.

Selalu Ramai Pengunjung, Rumah Snack dan Kerupuk di Kp. Cireundeu Desa Cikareo Kec Solear Langgar Prokes

By On Selasa, Maret 01, 2022

Foto : selalu ramai dikunjungi Lokasi Rumah Snack dan Kerupuk dijalan Ancol kp.Cireundeu Desa Cikareo Kec.Solear Kabupaten Tangerang.


Kab.Tangerang,|xbintangindo.com

Rumah Snack dan Kerupuk menjual berbagai macam jenis makanan ringan, seperti Snack-snack dan berbagai macam jenis kerupuk.


Rumah Snack beralamat di jalan Ancol Cirendeu Kampung Cirendeu Rw 01, Rw 01, Desa Cikareo Kecamatan solear Kabupaten Tangerang Banten.


Mimin dan Tono selaku pemilik Toko rumah Snack ketika hendak dikonfirmasi oleh awak media xbintangindo.com menurut pelayan toko ibu dan bapak sedang tidak ada dirumah.


"Ibu dan bapak sedang tidak ada dirumah pak, tadi beberapa jam yang lalu mereka keluar entah kemana," ucap salah satu pelayan toko Rumah Snack.


Salah satu pengunjung Rumah Snack, Julinah asal Curug Kabupaten Tangerang dirinya menjelaskan jika soal protokol kesehatan diterapkan dari rumah Snack tidak tau menahu.


"Kalo soal peraturan (prokes) itu saya tidak tahu, saya datang kemari untuk belanja kerupuk dan lainnya, saya juga penasaran saja pak ingin tahu rumah Snack,"ungkap nya.


Menurut Alek Taslim Kabid Investigasi LSM PUSAKA," Jika Gubernur propinsi Banten dan jajaran nya sudah memberikan himbauan  pada instansi pihak hukum terkait Protokol kesehatan (prokes) covid 19, yang mana saat ini sudah ke level 3 untuk wilayah  Tangerang dan sekitar nya." Ujarnya.


Masih dengan Alek Taslim," Namun masih ada saja yang belum mematuhinya  peraturan tersebut bahkan beberapa hari yang lalu di Tangerang ini sudah banyak yang positif Umicron, salah satunya di wilayah kecamatan Kelapa Dua." Ungkap Alek.


Ditambahkan Sandy aktivis Ormas  FKPPI, kabupaten Tangerang saat dimintai tanggapannya angkat bicara," Dengan adanya kegiatan seperti ini pemerintah Desa Maupun Kecamatan Solear dapat memaksimalkan sosialisasi nya tentang mentaati peraturan Peokes kepada masyarakat khususnya Solear" kata Sandy.


"Terlihat dirumah Snack warga selaku pengunjung banyak berdatangan hingga menimbulkan kerumunan, artinya peraturan tersebut sudah diabaikan warga sudah tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes) lagi, saya berharap agar pemerintah Kecamatan Solear dapat segera memberikan himbauan kepada pemilik rumah Snack dan pengunjungnya mengikuti prokes, " ujar Sandy.


Sementara Camat Solear H. Sony K. sampai berita ini disiarkan awak media xbintangindo.com belum mendapatkan tanggapannya mengenai kerumunan di Rumah Snack.


Kegiatan rumah Snack kp cireundeu desa cikareo, kecamatan solear, Tangerang  sudah tabrak protokol kesehatan ( prokes)


Redaksi xbi/URIP*/.

PT. Sukses Logam Indonesia Klaim Sudah Penuhi Teguran  Bupati Tangerang, Humas :"Jika Waktu Dekat PT.SLI Tidak Diizinkan Beroperasi, Maka Akan Pindah Kedaerah Lain".

By On Senin, Februari 28, 2022









Foto: H. Alamsyah MK Humas PT.SLI


Tangerang,|xbintangindo.com

Humas PT. Sukses Logam Indonesia (SLI), Alamsyah mengungkapkan, bahwa perusahaannya telah memenuhi teguran Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, untuk melakukan perbaikan sistem pembuangan dan pengelolaan limbah di perusahaannya. 


Kata Alamsyah, dari hasil pertemuan PT. SLI yang terletak di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Camat Balaraja, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang dan perwakilan warga yang terdampak. 






Ada beberapa kesepakatan yang harus dipenuhi oleh pihak perusahan diantaranya, Menghentikan sementara kegiatan dan menunda pelaksanaan uji coba mesin sampai pihak perusahan  memperbaiki dan melengkapi sarana dan fasilitas pengelolaan lingkungan khususnya terkait pengendalian pencemaran udara.


Memperbaiki tempat penyimpanan sementara limbah B3 yang merupakan gudang bahan baku (debu EAF) dan menyediakan sarana silo untuk menyiapkan bahan baku debu (EAF) sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan republik Indonesia No:6 tahun 2021 tentang tata cara dan persyaratan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun.


Melengkapi cerobong emisi dengan lubang pengemabilan Sempel dan saran pendukung untuk uji emisi. Dan menanam tanaman pelindung disekeliling pabrik untuk mengurangi cemaran debu dan bau.


Pihak perusahaan, tambah Alamsyah, juga wajib melaporkan setiap perbaikan yang telah dilakukan dan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan.


"Sejauh ini perusahaan kami merasa terus difitnah, kita dianggap sering produksi dengan sembunyi-sembunyi, padahal tidak ada kegiatan sama sekali, permohonan uji coba untuk pengecekan uji emisi cerobong aja saat itu ga jadi , padahal saat itu agenda uji coba kita resmi kita beritahukan kesemua pihak terkait, tp ga jadi, yang terparah lagi dengan menyebutkan salah satu mantan karyawan perusahaan tahun 2019 batuk-batuk darah dan muntah darah karena debu, padahal setelah kita tanyakan mantan karyawan tersebut sakitnya karena luka pada lambungnya, itupun hasil diagnosa dokter yang meriksanya," kata Alamsyah dalam keterangan persnya, Senin (28/2/22) 


Alamsyah menjelaskan, dari hasil rotgen salah satu karyawan tersebut, dinyatakan tidak ada penyakit dalam pada paru-parunya. 


"Kita tahu dari klarifikasi mantan karyawan tersebut, malah pengakuannya dia dipaksa ngomong dan di videokan kalo dia muntah dan batuk-batuk darah karena debu perusahaan," ujarnya. 


Alamsyah juga menuding, beredarnya berita soal warga yang menolak pabrik  terlalu mengada-ada, tinggal di lihat saja, dari ratusan warga lingkungan lalu hanya 10 yang menolak apa itu yang di namakan penolakan masyarakat,  dan jika kita lihat komentar kuasa hukum  beberapa orang yang menolak tersebut di beberapa media adalah bukti sebuah kepanikan yang sangat berlebihan. 


"Awal Januari saya meminta kepada DLHK Kabupaten Tangerang untuk memberikan surat kepada pihak perusahaan prihal apa yang harus perusahaan benah, dan pada tanggal 13 januari DLHK Kabupaten Tangerang memberikan surat kepada kami untuk melakukan perbaikan, hanya empat point perbaikannya ko, dan hanya 5 hari sudah dapat kita selesaikan dan kami sudah laporkan hasil perbaikannya ke dinas," kata Alamsyah. 


Alamsyah mengaskan, Surat Keterangan yang dikeluarkan Bupati Tangerang meminta kepada PT. SLI untuk menghentikan kegiatan sementara sampai ada perbaikan dan pemasangan silo, telah dipenuhi dan silo sudah siap untuk dipasang. 


"Masalahnya pemasangan silo seperti yang di inginkan Bupati kira-kira efektif tidak, karena bahan baku kita datangnya kan dalam bentuk karung,dan semua perusahaan sejenis kita ini sama, pasti datangnya pakai karung,lalu bagaimana mau masukin ke silonya? perusahaan pun ikut melibatkan pihak konsultan yang ahli di bidang permasalahan ini," ungkap Alamsyah. 


Menurut Alamsyah, semua permintaan Bupati sudah dituruti. Namun, pihak DLHK Provinsi Banten masih melayangkan surat rekomendasi perbaikan.


"Kami bingung, Bupati Tangerang minta pasang silo, tapi DLHK Provinsi Banten sama sekali tidak bahas silo, hasil perbaikannya sudah kami laporkan semua, lalu apa lagi yang harus di permasalahkan, izin semuanya lengkap, andai sekiranya membahayakan lalu kenapa Pemerintah baik pusat, Provinsi dan Kabupaten memberikan izin, dan kenapa hanya fokus di perusahan ini, itu kan kawasan industri, semua ada limbah B3 nya, bahkan mesinnya lebih berisik dari kita," pungkasnya.


Redaksi xbi/Dimas*/.

Penerima BPNT di Kec.Gunung Kaler Resah, Diduga di Intervensi Oleh Oknum Agar Belanja di E-Warung Yang ditunjuknya

By On Senin, Februari 28, 2022


KAB TANGERANG - xbintangindo.com

Penyaluran Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) yang melalui Jasa PT Pos Indonesia di Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler,Kabupaten Tangerang diduga dikavling atau diarahkan. Bahkan keluarga penerima manfaat (KPM) diancam akan dicoret dari daftar penerima jika tak membelikan uang BPNT yang kini sudah berubah aturan ke agen e-Warong yang sudah ditentukan oleh salah satu oknum


Sekadar diketahui, berdasarkan aturan terbaru penyaluran BPNT kini berupa tunai dengan disalurkan melalui PT Pos. Para KPM tidak lagi diharuskan menukarkan uangnya ke e-Warong, namun juga boleh membelanjakan uang yang diterimanya untuk komoditas pangan yang sudah ditetapkan ke pasar tradisional dan warung sembako.(28/02/2022)


Akan tetapi, berdasarkan penelusuran Awak Media di Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, didapati jika para KPM sudah dikavling dan terikat agar tetap membeli ke e-Warong. Masyarakat diberi terlebih dulu sembako berupa beras agar uang yang diterima langsung dibayarkan ke e-Warong.


Bahkan yang lebih miris Kantor Desa Kedung dijadikan seperti pasar penyediaan sembako tersebut.  Warga juga mengaku takut jika membeli sembako bukan dari e-Warong, oknum tersebut nantinya akan dicoret dari daftar penerima BPNT.


"Kemarin tiba - tiba dibagikan beras, ada yang satu karung hingga tiga karung beras. Kata ambil dulu saja, bayarnya setelah BPNT- Kantor Pos cair, sekalian sama komoditas lainnya," ungkap warga berinisial I, salah seorang KPM di Desa Kedung (28/02/2022).


Dadan (bukan nama sebenarnya) mengaku warga terpaksa membeli ke e-Warong  di Kantor Balai Desa Kedung, lantaran ditekan oleh pejabat RT hingga Desa. Bahkan yang tidak beli dari e-Warong diancam akan dicoret dari daftar penerima bantuan ke depannya," terangnya.


"Warga mah maunya belanja bebas sesuai aturan, kan yang penting komoditas yang sesuai. Tapi warga takut, karena katanya akan dicoret kalau tidak beli ke e-Warong. Tadi juga ada yang nanya ke perangkat Desa, katanya tetap harus ke e-Warong," tuturnya.


Belum lagi mereka para KPM hanya menerima beberapa paket sembako dari uang Rp 600 ribu yang diberikan. "Ia katanya semuanya disetorkan, sekarang baru dapat beras, telur,.Komoditas lainnya katanya menyusul," ungkap seorang ibu bernisial ID, KPM Desa Kedung.


Sementara itu H.Retno Juarno Ketua LSM Kompak Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi) Kabupaten Tangerang menyesatkan pelaksanaan pencairan BPNT tunai saat ini masih menuai persoalan,"jelasnya.


"Ini bahkan jelas adanya keterlibatan Pemerintahan Desa untuk mengarahkan kepada salah satu warung serta adanya keresahan para pemilik warung E Brilink yang sebelumnya menyiapkan sembako namun saat ini KPM Penerima bebas memilih warung untuk belanja keperluan sesuai dengan tujuan dan manfaat program BPNT tersebut," tegasnya


Semua ini akibat dari kurangnya pengawasan dari pendamping maupun Dinas Sosial Kabupaten Tangerang dimana seharusnya Dinas Sosial memiliki tanggung jawab dalam hal pengawasan bantuan sosial tersebut," ujarnya


Kami akan melayangkan surat dan meminta agar Bupati Tangerang segera mengevaluasi kinerja Dinas Sosial Kabupaten Tangerang yang dinilai kinerjanya kurang maksimal agar jangan sampai terjadi lagi kasus - kasus Bseperti di Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler," jelasnya


"Kasian KPM, aturannya kan jelas bebas memilih belanja di mana saja. KPM bisa memilih yang kualitasnya bagus. Tapi masih saja terjadi pengarahan dan intimidasi. Saya minta Pemerintah turun tangan," ucapnya.


H.Retno Juarno juga menegaskan jika penyaluran tidak boleh ada pengarahan dari pihak manapun apalagi ancaman kepada KPM akan dicoret jika tidak membeli pada pihak tertentu.


Menurutnya KPM akan disanksi hingga pencoretan melanggar ketentuan, di antaranya tidak membelikan bantuan pada komoditas pangan," ungkapnya.


"Tidak boleh ada pengarahan. Yang membuat KPM dicoret itu bukan karena tidak beli ke e-Warong, karena kan sekarang bebas asal aka bukti pembelian. Sanksi itu diberikan jika uangnya dipakai untuk membeli barang di luar sembako yang ditetapkan. Apalagi malah dipakai bayar utang atau yang lainnya. Kita akan lakukan cek ke lapangan dari informasi dugaan penyimpangan," pungkasnya.


(Redaksi xbi/Rie)

Terkait Normalisasi Irigasi Cidurian, Beberapa Warga dan Poktan Tani Mukti Desa Suka Mulya: "Terima Kasih Kepada BBWSC3 dan PUPR Provinsi Banten".

By On Minggu, Februari 27, 2022








Kanan Kades Suka Mulya, H.Nawawi, tengah Ketua kelompok Tani Mukti, Jana, kiri ketua RT 06/01 Kp. Pondok gede Suka Mulya.


Kab.Tangerang, xbintangindo.com

Kegiatan Normalisasi sungai Cidurian  wilayah ditiga Kecamatan Suka Mulya, Kecamatan Kresek, dan Kecamatan  Balaraja yang sedang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidurian, Ciujung, Ciwaka (BBWSC3) dan Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Banten, sifatnya swadaya.


 Menurut Kades suka mulya, H.Nawawi alias H.Abang bahwa kegiatan Normalisasi di wilayahnya adalah bantuan dari pemerintah provinsi Banten melalui PUPR dan BBWSC3.


"Benar sekarang ini sedang ada kegiatan Normalisasi di wilayah saya, bantuan dari BBWSC3 dan PUPR Provinsi Banten, Normalisasi sungai Cidurian tepat nya di wilayah kami sangatlah penting karena kondisinya sungai tersebut sudah dangkal, sehingga air mengalir tidak maksimal. Minggu 27 Februari 2022.


Masih dengan H.Abang," Saya ucapkan terima kasih kepada PUPR Provinsi Banten yang sudah membantu untuk Bahan Bakar Minyak Solarnya dan BBWSC3 juga membantu Alat Berat nya selama 10 hari sehingga warga kami khususnya para petani terbantu untuk mengaliri sawahnya, Alhamdulillah Normalisasi ini sudah berjalan selama 3 hari, semoga saja selesai sampai Bendungan Lewi Gede (BLG) 2," sambung Kades Suka Mulya.


Ucapan sama juga dilontarkan oleh ketua Kelompok Tani Mukti, Jana kp.pondok gede Rt 06/01 Desa Suka mulya Kabupaten Tangerang.


"Saya juga mengungkapkan terima kasih kepada PUPR Provinsi Banten dan BBWSC3 kementerian, yang sudah membantu kami para petani disini, semoga bantuan ini tidak sampai Normalisasi saja, saya berharap sungai Cidurian ini khususnya di wilayah kami sampai dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT) atau Turab, hal tersebut sangat penting agar tanahnya tidak longsor." Ucap Jana.


Naya RT kp.pondok Gede RT.06/01 mengungkapkan hal yang sama, " Saya ucapkan terima kasih kepada PUPR Provinsi Banten dan BBWSC3 kementerian yang sudah membantu warga kami, sudah 15 Tahun sungai Cidurian ini tidak ada Normalisasi sehingga kini sudah mulai pendangkalan, air sulit mengalir karena terhalang oleh rerumputan dan tanah menggunung, semoga saja tahun ini dilanjutkan dengan pembangunan TPT atau Turab agar tanahnya tidak longsor," kata Naya 


Ditambahkan oleh Kades Jengkol Kecamatan Kresek Gandi," saya ucapkan terima kasih juga kepada PUPR Provinsi Banten dan BBWSC3 kementerian, 15 Tahun sungai Cidurian ini khususnya di wilayah kami belum tersentuh, kami berharap diagendakan dan direalisasikan pada tahun ini 2022 sungai ini dapat diturab," harap Gandi.



Dimas Agung*/.

Ketua APDESI kec. Solear Kab.Tangerang Ade S. Ajak 7 kades Dapat Bersinergi Dengan Siapapun

By On Jumat, Februari 25, 2022

Ketua Apdesi Kecamatan Solear H. Ade S. alias Ade Black


Solear,Tangerang|xbintangindo.com

Sosok H, Ade S, yang sering disapa Ade black, adalah Kepala Desa Cikuya Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, begitu juga beliau sebagai ketua Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) untuk Kecamatan Solear.


Saat ditemui awak media xbintangindo.com diruang kerjanya, dirinya mengakui jika amanah menjadi ketua APDESI bukanlah hal yang mudah, harus siap mendewasakan diri, mengayomi, memberikan segala hal yang baik kepada turunan struktur di APDESI karena Ketua maupun anggota sama sebagai Kepala Desa.


"Alhamdulillah Saya sangat berterima kasih terhadap dari  7  Kepala Desa se Kecamatan Solear yang telah memberikan  kepercayaannya kepada saya untuk jadi Ketua APDESI, itu suatu amanah yang berat buat saya kedepan nya, namun saya yakin akan ringan jika segala sesuatunya diselesaikan bersama-sama, hal ini untuk mempersatukan tali silaturahmi dalam bentuk persaudaraan lebih bersinergi lagi, " ungkap H. Ade S.


"Bersinergi itu adalah harapan semua Kepala Desa membangun persatuan dan kesatuan dalam membina Desanya masing masing bila mana nanti ada Kades yang tidak mau bersinergi atau tidak harmonis dengan teman-teman media  saya tidak akan segan- segan menegur dan tindak tegas," ujarnya.

 

Masih dengan H. Ade S, "Saya mohon doanya dari masyarakat , tokoh masyarakat serta jajaran nya , terutama teman teman kontrol sosial, mari kita Bangun Kecamatan Solear dengan Tugas dan Fungsi (Tupoksi) yang dilakukan dengan baik." Tambah H.Ade S.


" Mohon doanya karena saya masih ada beban tanggung jawab, untuk perbaikan kantor Desa semoga apa bila kantor saya sudah selesai saya mau adakan syukuran bersama, harapan doa saya semoga panjang umur sehat , agar bisa membawa Desa ini lebih maju lagi,"Tutupnya,


Roni, salah satu warga Desa setempat juga menjelaskan, "saya tidak salah pilih dalam memilih pimpinan sebagai kepala Desa, saya sangat bersyukur memiliki pimpinan seperti beliau, sosok nya muda ramah piawai sangat cerdas, sumpel, tegas dalam mengambil keputusan ingkrahnya", ungkapnya, 


Red xbi/ Urip,

Untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran di Wilayahnya, Karang Taruna dan Warga Desa Sentul Dukung PT. SLI Agar Segera di Buka Kembali

By On Jumat, Februari 25, 2022

Agus Supriatman Ketua Karang Taruna Desa Sentul Kecamatan Balaraja

Tangerang | xbintangindo.com

Setelah ramai beberapa waktu lalu, perseteruan PT. Sukses Logam Indonesia (SLI) dan warga Desa Sentul, meminta menutup perusahan. Kini berbalik, PT. SLI mendapatkan dukungan agar segera beroperasi kembali menjalankan bisnisnya.


Pada sebelumnya Pemerintah Kecamatan Balaraja, sudah mengfasilitasi mediasi warga kampung Cengkok RW 03 Desa Sentul Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang dengan pihak perusahaan PT Sukses Logam Indonesia (SLI), pada tanggal 5 Februari 2022.


Sesudah mediasi tersebut kini datang dukungan. Dari Karang Taruna Guna Bakti Desa Sentul. Dengan nomor surat : 018/KT-GB-STL-BTN/II/2022. Perihal : Surat Dukungan Karang Taruna Guna Bakti dan Warga Desa Sentul Kecamatan Balaraja Kepada PT.SLI, terlihat keabsahan dengan dibumbuhi tanda tangan warga, para Tokoh masyarakat,  RT-RT dan para RW berstempel . Jum’at 20/02.








Isi surat yang di dapat oleh awak media. Karang Taruna Guna Bakti Desa Sentul mengklaim dalam surat tersebut sekaligus mewakili ketua-ketua RT dan Masyarakat Desa Sentul.


Dalam diringkas isi surat menjelaskan, Karang Taruna Desa Sentul menyampaikan permasalahan sebenarnya, pertama berdirinya PT. SLI pada tahun 2019 kami sama sekali tidak mempermasalahkan, mengingat banyak masyarakat sekitar dilibatkan dan terserap sebagai pekerja.


Dengan tiba-tiba ramainya informasi perusahan akan buka warga menolak. Karang Taruna merasa terpanggil disaat banyak pengaduan keluh kesah kepada kami,agar segera perusahan dibuka. Mengingat banyak warga Desa Sentul khususnya yang ingin kerja.


Kami berharap di tengah ribuan perusahanan yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19. PT. SLI dapat segera di buka kembali, dengan utamakan menyerap tenaga kerja warga sekitar perusahan.


Rasanya mayoritas warga tidak akan pernah menolak mengingat, membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. 


Adapun menjadikan landasan, menyampaikan terkait PT.SLI antara lain : 

1. Bahwa menindak lanjuti keluhan masyarakat kampung cengkok, kami sangat berharap PT. SLI beroprasi kembali agar masyarakat sekitar dapat bekerja pada perusahan.

2. Bahwa menindak lanjuti permasalahan isu ramainya penolakan, kami telah turun mengkonfirmasi penolakan keberadaan perusahan hanya ada beberapa warga dan mayoritas hanya ingin adanya perbaikan agar debu tidak seperti 2019.

3. Kami menyampaikan langsung kepada perusahan apa yang di inginkan warga dan perusahan sudah melakukan perbaikan dan akan terus berbenah agar masyarakat tidak di rugikan.

4. Bahwa kami mendapatkan dukungan dari seluruh ketua RT Desa Sentul, Tokoh pemuda dan masyarakat untuk menindak lanjuti apa yang menjadi keinginan mereka, bila perusahan berjalan akan membuka lapangan pekerjaan untuk warga sekitar dan Desa Sentul.

5. Bahwa menyikapi permasalahan di atas, Karang Taruna Desa Sentul dan Bupati Tangerang dapat menyikapi dengan bijak demi menyangkut kehidupan orang banyak yang saat ini saangat membutuhkan lapangan pekerjaan mengingat kawasan industri oleh banyak perusahan tutup akibat pandemi.


Begitu ringkasan bunyi surat dukungan Karang Taruna Guna Bakti dan Warga Desa Sentul Kecamatan Belaraja kepada PT.SLI. Dengan tujuan surat kepada A. Zaki Iskandar sebagai orang nomor satu di Kabupaten Tangerang.


Demikian surat yang di tanda tangani oleh Agus Supriatman sebagai Ketua Katar Desa Sentul. Febriansah sebagai Seketaris dan surat berstempel resmi Karang Taruna Desa Sentul Kecamatan Balaraja.


Selaras dengan Perihal Surat. Masyarakat sekitar berkomentar terkait dukungan nya terhadap adanya perusahan untuk menyerap tenaga kerja.


Dikutip dari media Faktaindonesianews.com sebelumnya Dedi Permana merupakan salah satu warga sekitar perusahan mengungkapkan, Dirinya mendukung adanya pabrik tersebut, pasalnya akan bisa mengakomodir tenaga kerja khususnya warga sekitar.


“Saya sebagai warga memberi kesempatan kepada PT Sukses Logam Indonesia biar bisa berjalan, karena bisa mengurangi pengangguran di lingkungan saya,” Ucap pria tersebut.


Ditambahkan pula Iman Sopandi alias Meong warga Desa Sentul sangat berharap jika PT.SLI dapat buka kembali, jelas akan menyelamatkan mengurangi tingkat pengangguran.


"Saya Sangat mendukung dan berharap PT.SLI dapat buka kembali beroperasi, hal tersebut jelas jika sudah berjalan produksi perusahan tersebut akan merekrut tenaga kerja baru yang berdomisili terdekat, maka dari ini kesempatan emas dimasa pandemi ini semua tau sulitnya mencari pekerjaan, Alhamdulilah di tempat kita Desa Sentul ada perusahaaan PT.SLI yang akan buka, mari kita semua warga Desa Sentul mendukungnya," Harap Imam.


Sekedar informasi., Yayat Rohiman selaku Camat Balaraja telah mengatauhi terkait perusahaan PT Sukses Logam Indonesia (SLI) yang berlokasi di kawasan industri Olex kampung Cengkok desa Sentul tersebut secara perizinan sudah dikantongi, baik IMB maupun izin analisa dampak lingkungan (AMDAL).


Redaksi XBI/Dimas*/.

Kapolsek Pasar Kemis Pimpin Apel Pengamanan Masa Buruh DPC KASBI Kab.Tangerang Ke DPRD Kota Tangerang

By On Kamis, Februari 24, 2022









Kab. Tangerang,| xbintangindo.com

Personil gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Jajaran laksanakan Apel pengamanan keberangkatan masa buruh DPC Kasbi Kabupaten Tangerang ke kantor DPRD Kota Tangerang, Kamis ( 24/02/2022 )


Pelaksanaan apel bertempat di Kawasan Industri Pasar Kemis Desa Suka Asih Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Dan Kapolsek Pasar Kemis Kompol Maryadi, SH, S.IK, MH memimpin pelaksanaan apel tersebut.


Apel pengamanan tersebut melibatkan 20 personel gabungan dari Polresta Tangerang, Koramil 11 Pasar Kemis dan Polsek Pasar Kemis.


Kompol Maryadi dalam arahanya menyampaikan kepada seluruh personel pengamanan, Agar dalam pengamanan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak dinginkan, ungkap nya.


Selain itu memerintahkan agar tidak ada yang membawa senjata api di kegiatan pengamanan tersebut, dan agar melaksanakan tugas dengan penuh Humanis seta memberikan kesan nyaman dan aman bagi masa buruh yang akan berangkat ke  DPRD Kota Tangerang.


Kita melaksanakan pengawalan 9.1 dan 9.2 sampai dengan perbatasan antisipasi aksi sweeping dari rekan rekan serikat buruh.


"Jaga kesehatan dan sampaikan kepada rekan-rekan serikat untuk menjaga prokes saat kegiatan mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih ada," tutup maryadi.


Redaksi XBI/Dimas/.

Paseba Adakan Hybrid Ceremony Zoom Meeting Milad ke-2 di Ponpes Ash Shiddiqiyah

By On Rabu, Februari 23, 2022








Kab Tangerang, xbintangindo.com

Selasa (22/02/2022)Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-2 (Milad ke-2) Paseba Tangerang Utara mengadakan perayaan melalui Hybrid Ceremony Zoom meeting yang bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Ash Shiddiqiyah Kampung Pulo Santri RT 01 RW 01 Desa Sukadiri Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Provinsi Banten pada tanggal 22 Februari 2022.


Sekretaris Jenderal Paseba Tangerang Utara Thohirudin, ST, MM, CTMP menyampaikan kepada Awak Media bahwa peringatan milad melalui Hybrid Ceremony Zoom meeting sebagai solusi untuk memecah konsentrasi kerumunan dimasa pandemik Covid-19, namun demikian perayaan Milad tetap terlaksana dengan meriah dan bisa diakses oleh masyarakat Tangerang Utara secara serentak dan terkoneksi dengan baik.


"Kami adakan perayaan Milad ke-2 secara Hybrid Ceremony Zoom meeting agar terhindar dari kerumunan masa, namun bisa terkoneksi dengan perayaan Milad ke-2 dibeberapa tempat pesantren yang tersebar di Tangerang Utara, bahkan masyarakat juga bisa mengakses dan melihat prosesi milad secara live," ujar Thohirudin


Ketua Umum Paseba Tangerang Utara H Imam Fachrudin S.Ag, SH menyampaikan dalam sambutannya bahwa capaian capaian Paseba dalam dua tahun terakhir ini sudah banyak melahirkan organisasi atau lembaga turunan Paseba Tangerang Utara.


"Alhamdulillah kita sudah mendirikan Media Pasebanews sebagai alat untuk menginformasikan kegiatan kegiatan di Tangerang Utara dan sekitarnya ke masyarakat yang pembacanya sudah 200ribu orang lebih, merupakan prestasi luar biasa," ungkapnya.


Imam Fachrudin juga menyampaikan harapannya agar kemampuan yang dimiliki bisa dapat digunakan untuk membangun masyarakat.


"Semoga diridhai Allah SWT kemampuan yang dimiliki kita baik harta, jabatan, atupun keahlian kita bisa disumbangkan untuk pengabdian kepada masyarakat,"


Lebih lanjut Imam Fachrudin juga mengajak agar masyarakat tetap menjalin silaturahmi dalam keberagaman.


"Silaturrahmi tetap kita jaga, jika tidak cocok maka cocok cocokin," tegasnya.


Pengasuh pondok pesantren Ash Shiddiqiyah Sukadiri Ustadz Muhammad Cahyadi menyambut hangat kehadiran pengurus Paseba Tangerang Utara yang mengadakan Milad di tempatnya.


"Kami sangat berterimakasih atas kehormatan yang diberikan Paseba Tangerang Utara yang telah berkenan mengadakan Miladnya di Pondok Pesantren Ash Shiddiqiyah, insyaallah Ponpes Ash Shiddiqiyah menjadi bagian Paseba" ujarnya.


Selain di Pondok Pesantren Ash Shiddiqiyah Sukadiri, Milad ke-2 Paseba Tangerang Utara juga diadakan di beberapa Pondok Pesantren oleh Korcam Paseba yang tersebar di Tangerang Utara.


Wakil Ketua Umum Paseba Tangerang Utara Ustadz Dais menambahkan bahwa pada milad ke-2 Paseba semua Korcam terkoneksi dalam Hybrid Ceremony Zoom meeting.


"Ada beberapa Korcam Paseba yang mengadakan Milad di tempatnya masing-masing Korcam, diantaranya  Mauk, Sepatan, Rajeg, Sindang Jaya dan Pasar Kemis, mereka melakukan di Pesantren - pesantren pada wilayahnya," ungkapnya. 


Perayaan Milad ke-2 Paseba Tangerang di Pesantren Ash Shiddiqiyah dihadiri oleh Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paseba Tangerang Utara dan Pimpinan beserta Santri Ponpes Ash Shiddiqiyah. (www.pasebanews.online)


Redaksi XBI*/.

Selama 10 tahun warga Kp Babad  Desa Babad Kec. Legok Tangerang, rasakan dampak polusi Udara Dari PT. Bentonite

By On Senin, Februari 21, 2022

Dedaunan Pepohonan di sekitar pabrik yang berubah warna  dari hijau menjadi Putih tertutup Abu putih sisa pembakaran produksi


Tangerang,| xbintangindo.com

Perusahaan pabrik PT Bentonite yang beralamat di Kampung Babad Desa Babad Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Provinsi Banten diduga tidak mengantongi izin, dan mencemarkan lingkungan melalui polusi udara.


Saat awak media xbintangindo.com, investigasi ke lokasi keperusahaan yang konon sudah lama warga sekitar merasa kan bau menyengat dan Abu putih bertebaran ke lingkungan warga sekitar, terlihat juga daun-daun disekitar pabrik berubah warga menjadi Putih. Minggu 20/02/2022.


Saat dikonfirmasi warga sekitar Roy menjelaskan," Sudah 10 tahun saya di sini sama warga kena ngebul dampak dari pabrik itu, dan juga kesehatan warga disini sangat terganggu akibat polusi udaranya." Kata Roy.


Lanjut Roy,"Bahkan beberapa hari yang lalu warga disini pada sakit ISPA, terutama pernapasannya, sudah puluhan warga dibawa kerumah sakit, lihat saja pak, tanaman-tanaman disini sudah berubah putih, tadi nya hijau sekarang berubah, semua itu dampak dari polusi udara, " ujar nya, 


Masih dengan Roy, "Terus selama ini juga dari pihak perusahaan tidak ada rasa kepedulian terhadap warga seperti bantuan, terutama biaya kesehatan nya,bahkan kami pernah datang kekantor Desa tidak ada tanggapan dari pihak Desa terhadap keluhan kami salaku warganya," Keluhnya lagi.


Saat kami awak media mencoba konfirmasi ke Kepala Desa dikantor Desanya, menurut staf Desanya Kades sedang keluar, dan kami diarahkan ke Sekertaris Desanya (Sekdes). Kiwil, namun Sekdes pun tidak begitu mengetahui prihal PT. Bentonite.


Kiwil menjelaskan Terkait kegiatan pabrik PT. Bentonite itu saya tidak tau, karena saya sendiri disini menjabat jadi sekdes baru beberapa bulan aja, coba mungkin pak lurah yang lebih tahu PRI ha tersebut," ungkap Kiwil.


Redaksi xbi /Urip,

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Diduga "Sesat Berfikir".

By On Kamis, Februari 17, 2022






Firmansyah mantan Presiden Mahasiswa UNIBA


Kab. Tangerang. | xbintangindo.com

Dengan adanya surat yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Nomor : 421.9 / 561 -Disdik, Prihal : Pemberian Bea Siswa pendidikan dan pelatihan (Kursus). 


Surat tersebut berisi pemerintah Kabupaten Tangerang berkerjasama dengan bumi Serpong Damai Tbk (BSD City) melalu Sinar Mas Land akan menyelenggarakan kegiatan Bea Siswa pendidikan dan Pelatihan (Kursus) Coding Star-Up.


Bertujuan surat teruntuk Kepada, Dewan kerja Cabang Pramuka, Pengurus KNPI, Pengurus Karang Taruna, dan Pengurus Forum PKBM yang ada di Kabupaten Tangerang.


Terkait surat tersebut mendapatkan sorotan khusus dari Firmansyah selaku inisiator Forum mahasiswa peduli CSR (Formula). Kamis, 17/02


Firmansyah mengangap jika kegiatan tersebut dibiayai oleh anggaran CSR atau TSLP dari Sinar Land Tbk Pemerintah Kabupaten Tangerang sesat berfikir.


“CSR harus diutamakan kepada masyarakat sekitar, karena ada dampak sosial,ekonomi dan Lingkungan dari Hilangnya lahan,Emisi karbon,efek rumah kaca itu sangat dirasa oleh mayarakat sekitar,"Kata Firman.


Menurut Firman, "Perusahan Sinar Mas Land yang saat ini pemegang saham mayoritas PT Bumi Serpong Damai, Tbk. Telah memakan banyak lahan di daerah Pagadangan, Cisauk dan sekitarnya.


“Proyek Kota terencana BSD hampir menghabiskan lahan dengan total luas 6.000 hektar,seharunya CSR Pelatihan atau Beasiswa terutamakan pada masyarakat sekitar wilayah tersebut”


Masih kata firman, Masih banyak masyrakat perlu diperhatikan di wilayah tempat perusahan tersebut dengan memberikan bantuan khusus menggunakan angagaran CSR.


Bantuan seharusnya khusus untuk wilayah tersebut, bisa pengembang kapasitasi, Beasiswa per Desa serta pelatihan dan permodalan. 


Firman mantan presiden mahasiwa UNIBA tersebut, menyangkan jika program CSR, dilakukan tidak utamakan masyarakat sekitar malah tersasar kepada organisasi yang tidak Terdampak terkait adanya Sinar Mas Land Tbk, bahkan ada organisasi yang mendapatkan HIBAH dari pemerintah yang ikut di sertakan.


“Karena saya yakin dari pengurus dan anggota organisasi tersebut bisa di bilang mampu dan ada orang tuanya PNS maupun Pejabat Publik” Ujarnya


Jika mengacu pada Peraturan Daerah Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahan ( TSLP ) Nomor - 15 - 2011. Pada Pasal 10 menjelaskan,

(1) Program TSLP meliputi:

a. Bina lingkungan dan sosial berbasis pemberdayaan; 

b. Kemitraan usaha mikro, kecil, dan koperasi; dan

c. Program langsung pada masyarakat.


Dan menegaskan pada poin,

(2) Program sebagaimana dimaksud pada ayat (1) direncanakan dan ditumbuh kembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, meningkatkan kekuatan ekonomi masyarakat, memperkokoh keberlangsungan berusaha para pelaku dunia usaha dan memelihara fungsi-fungsi lingkungan hidup secara berkelanjutan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat.


Firman yang juga aktif di berbagai organisasi, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, mengberikan sosialisasi dan mengkaji ulang terkait program tersebut dan menempatkan program terutama kemasyarakat sekitar. Jangan sampai menghasilkan program yang tidak berdampak pemberdayaan berkelanjutan kepada masyarakat.


Firmansyah pun, menyambut baik pada Sinar Mas Land Tbk untuk membantu pengembangan kapasitas pemuda, namun harus tepat sasaran khusus masyarakat sekitar wilayah yang utama. 


Ditambahkan Juga Oleh Ahmad Yani yang sering mengelola dan menyalurkan CSR dari perusahaan-perusahaan kepada masyarakat yang membutuhkan, Dirinya membenarkan jika CSR yang mana perusahan-perusahan Swasta maupun BUMN itu wahib mengeluarkannya.


" Perusahaan swasta maupun BUMN yang berjalan wajib mengeluarkan CSR dan diberikan  untuk masyarakat sekitar terlebih dahulu, karena dampak dari kegiatan perusahan tersebut jelas dirasakan oleh masyarakat sekitar," ungkapnya.


Sampai berita ini terbit Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serang belum dapat dikonfirmasi. 


Redaksi XBI/Soja Raya (Doy)*/.

Miris,,!" Ternyata Masih Ada Rumah Warga di Kp. Peuteuy Desa Tobat Tak Layak Huni, Kini Butuh Perhatian dari Pemkab Tangerang

By On Kamis, Februari 17, 2022







Tangerang - xbintangindo.com

Sungguh prihatin kondisi rumah tak layak huni yang mana di huni oleh salah seorang wanita paruh baya berstatus janda.


Namanya Isah umur 60 tahun lebih, hanya bisa meratap sedih melihat rumah tempat tinggalnya nyaris roboh yang beralamat di Kampung Peutey RT. 06 RW 01 Desa Tobat Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang.


Usaha Isah untuk mendapatkan tempat tinggal layak pernah direspon pemerintah, rumahnya diusulkan untuk diperbaiki melalui program bedah rumah dari pemerintah setempat, namun hingga kini rencana tersebut belum terealisasi.









Senada dengan itu, Aep Kumis tetangga Isah menjelaskan kepada awak media rumah yang di huni janda jompo tersebut sudah sering di tinjau oleh pihak Desa Tobat namun hingga saat ini belum ada realisasi apa pun.


“Rumah Ibu Isah sering di foto-foto tapi tidak ada bantuan apa pun dari pihak instansi maupun Desa Tobat setempat, foto-foto terus mana hasilnya bapak Kepala Desa Tobat,” ujarnya Kamis, (17/2/2022).


Soja Raya

Lucu Gak Yah..!" Gegara Share Link Berita Ke Grup Pol PP, Kasi Trantib Kec.Cisoka dikeluarkan Dari Grup Oleh Adminnya.

By On Rabu, Februari 16, 2022


Kab.Tangerang,|xbintangindo.com

Berawal dari Adanya berita dari salah satu media berjudul “Camat Cisoka di duga lakukan penyalahgunaan jabatan” link berita tersebut dikirim oleh Yudi asmana kasi trantib kecamatan Cisoka ke grup Kasi Trantib Kabupaten Tangerang dan sekitar pukul 18.00 Wib Yudi asmana dikeluarkan oleh admin grup tanpa konfirmasi berlebihan dahulu ke Yudi oleh admin yang ujung nomor HP ( 6321 ) dan salah satu dari anggota grup berinisial ( A) mengatakan digrup

” Mohon izin atas perintah pimpinan untuk mengeluarkan beliau dari grup ”

Yudi admana yang sebelumnya di SK kan oleh A. Zaki Iskandar Bupati Tangerang di tigaraksa 02 Januari 2021 tertuang dalam halaman akhir SK dengan tanda tangan Bupati Tangerang Provinsi Banten. Rabu, ( 16/2/2022).

Yudi asmana yang saat ini masih menjabat kasi trantib dan Cisoka Linmas kecamatan Cisoka dengan SK Bupati atau bukan dari SK Kasat Pol PP Kabupaten Tangerang.

Kejadian tersebut dikeluhkan oleh Yudi kasi trantib kecamatan Cisoka kepada awak media yang merasa di interferensi oleh pimpinan tertinggi Sat Pol PP Kabupaten Tangerang dengan dikeluarkannya Yudi asmana dari grup kasi trantib kabupaten Tangerang secara sepihak oleh stap atau admin atas dasar pimpinan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, dan Yudi pun mengeluhkan pada awak media , ada apa dengan satu pol PP Kabupaten Tangerang????

Yudi asmana jadi trantib Cisoka mengatakan pada awak media

” Saya di interferensi oleh kasat satpol PP Kabupaten Tangerang dan dikeluarkan secara sepihak oleh stap yang admin dari grup kasi trantib se-Kabupaten Tangerang atas perintah pimpinan secara sepihak tanpa konfirmasi kasat Pol PP interferensi dan membunuh karakter salah satu kasi satu pol PP Kecamatan Cisoka, ” Ungkapnya. (Dikutip dari media Bantenmore.com).

Mendengar adanya berita kepala seksi Trantib Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Yudi Asmana dari grup pol PP Kabupaten Tangerang oleh adminnya, Aktivis Serang Timur Andi Suyono Spd menyampaikan bahwa tindakan pimpinan atau pemilik kebijakan yang memerintahkan untuk mengeluarkan Yudi itu menurut saya tidak professional karena Yudi mengeshare link berita Camat Cisoka tersebut hanya ingin memberikan informasi kepada sesama Kawan.


" Saya yakin Yudi hanya ingin memberikan informasi yang sedang viral, kalau menurut saya jika tidak suka abaikan saja atau hapus link beritanya, jika suka dengan informasi yang dishare Yudi ya..tinggal di klik dan dibaca beritanya, berfikir positive saja dan dewasa jangan mengkerdilkan pikiran, penyakit itu datang nya dari pikiran yang negative, " ungkap Andi Suyono Spd Ketua FSB.


Urip/Dimas*/.

 Hati-hati..!" Istri Yang Menolak Melayani Suami di Ranjang Dilaknat Malaikat

By On Selasa, Februari 15, 2022







Oleh : Imam Iskandar.|

xbintangindo.com

Tujuan menikah selain sebagai penyempurna iman, yaitu adalah untuk menghindari diri dari berjinah. Sudah menjadi hak suami dan istri untuk melakukan ibadah ritual bersama di dalam pernikahan.


Istri dilarang menolak ajakan suami untuk berhubungan intim di ranjang dengan alasan apa pun. Sayangnya, istri terkadang merasa malas, lelah, atau suasana hati sedang tidak mendukung.


Bila seorang istri melayani suaminya dengan bahagia, ikhlas, dan rela, serta bersungguh-sungguh sampai sang suami pas terhadapnya, maka surga menjadi hak bagi sang istri. ujar guru besar KH.Abuya muh PANDEGLANG.


Seperti dalam hadits dari Ummu Salamah ra, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja perempuan yang meninggal dunia sedang suaminya ridha terhadapnya maka pastilah ia masuk Surga.” .Kata guru besar kita.KH Abuya muhtadi


Menolak ajakan suami bercinta dapat membuat suami kecewa dan menimbulkan konflik rumah tangga bila tidak ada komunikasi yang baik.


Meski terkesan sepele, ternyata perkara ini menimbulkan dosa besar yang membuat shalat tidak bisa diterima.


Asy-Syaikhain meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Jika seorang suami mengajak istrinya ke atas ranjangnya, tetapi ia tidak mematuhinya, maka para Malaikat akan melaknatnya sampai pagi.”


Dalam hadis lain menjelaskan, Al-Imam ath-Thabrani meriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu berkata:



Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya “Ada tiga orang yang shalatnya tidak akan diterima, dan kebaikan mereka tidak akan naik kepada Allah, yaitu :


1. Orang yang mabuk sehingga dia sadar,

2. Seorang wanita yang dibenci oleh suaminya,

3. Seorang hamba sahaya yang lari sehingga dia kembali dan meletakkan tangannya di tangan tuannya."


Sesungguhnya penetapan hukum yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan pengharaman sikap seorang istri yang menolak ajakan sang suami adalah sebuah tatanan, yang membantu terwujudnya makna dari sebuah hubungan suami istri.



Hal tersebut diharapkan agar seorang suami lebih dapat menundukkan pandangan, juga menjaga kemaluannya.


Bila sampai terjadi penolakan tanpa adanya uzur syar'i dari sang istri, itu adalah satu kemaksiatan yang berbahaya untuk keselamatan dirinya. Sebab kemarahan suami mengakibatkan kemurkaan Allah.



Rasulullah SAW juga memperingatkan seorang suami agar tidak membocorkan rahasia istrinya ketika melakukan hubungan badan kepada siapapun.

suami yang membocorkan rahasia istrinya mendapat ancaman paling buruk kedudukannya pada hari kiamat.


Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah seseorang yang menyetubuhi istrinya dan istrii bersetubuh dengan suaminya, kemudian suami menyebarkan rahsia istrinya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *