Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Diduga Oknum Yang Mengatasnamakan Wartawan Media Online Menjadi Pelaku Usaha BBM Solar Bersubsidi di Subang*

By On Kamis, September 10, 2026



Kabupaten Subang || Sebuah unit jenis mobil Isuzu Panter di wilayah Subang Jawa-Barat menjadi pelaku usaha BBM Bersubsidi jenis solar (Kamis 10/09/2026)


Dalam operandinya, oknum yang mengaku dari salah satu Media Online menyebutkan kegiatan tersebut belum begitu lama.


Saat di konfirmasi pada supir tersebut, supir isuzu panter angkat bicara " Kegiatan ini punya bos MBN (Inisial-red), orangnya ada di Karawang. Kalau mau jumpa silahkan temui saja nanti juga kalian tahu sendiri " jelasnya.


"Saya juga anggota wartawan , saya sudah capek jadi wartawan hanya datang meminta-minta ke Desa. Lebih baik saya usaha begini dan yang penting tidak mencuri dan merugikan orang lain " terangnya dengan santai dan percaya diri.


Sebelumnya terpantau mobil tersebut mengisi Solar di SPBU Sukamahi Pamanukan Subang dengan pelat nomor seri BE ( SERI LAMPUNG). Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata pelat nomor tersebut sudah di ganti dengan nomor yang berbeda dan kode area yang berubah.


Ketika di tanya lebih lanjut, apakah boleh wartawan usaha Solar Bersubsidi ?


"Daripada saya minta terus, lebih bagus saya ikut usaha. Sini coba saya minta lihat KTA  wartawan sampean, saya mau tau dan mau di foto " ujarnya dengan nada setengah memaksa..


Diduga oknum yang mengaku wartawan telah melanggar kode etik jurnalis, sebab KTA tersebut selalu dipamerkan seolah merasa diduga kebal hukum dan benar.


Terlihat dalam gelapnya malam dan hitamnya kaca mobil, tersimpan beberapa  derigen kosong dan yang sudah terisi  siap untuk di distribusikan.


UU NO 22 Tahun 2001 tentang migas jelas regulasinya, siapapun yang berusaha tanpa izin lengkap dari Ditjen  Migas adalah sebuah pelanggaran yang tidak bisa ditolerir menjadi sebuah pembenaran apapun bentuk dan dalilnya.

Bus Terbalik di Ciater Bawa Rombongan Siswa MTs Asal Serang

By On Senin, Juni 05, 2023







X-BINTANGINDO, SUBANG | Bus pariwisata mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ciater, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bus tersebut membawa penumpang rombongan MTs asal Serang, Banten.


Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/6/2023) sekira pukul 19.00 WIB. Anggota Tagana Subang Ate mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan tersebut diduga akan kembali pulang ke Banten selepas berwisata di wilayah Ciater, Subang.


"Bus diduga mengarah dari arah Bandung menuju Subang sepertinya mau pulang ke Banten lewat Tol Cipali," ujar Ate saat dihubungi awak media XBINTANGINDO


Ate mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa atau tidak. Yang pasti, beberapa korban luka-luka sudah dilarikan ke Puskesmas Jalancagak dan Puskesmas Palasari.


"Korban nihil dan mobil derek menuju lokasi, sebagian korban ada dibawa ke Puskesmas Jalancagak dan ada yang dibawa ke Puskesmas Palasari," 


Kronologi Kejadian


Kasat Lantas Polres Subang AKP Lucky Martono mengatakan, bus penumpang dengan nopol A-7573-ZN yang dikendarai oleh Asep itu mengarah dari Bandung menuju arah Subang membawa sebanyak 58 penumpang.


"Kronologi kendaraan Bus PO. PUTRA KJU nopol A-7573-ZN dikemudikan Asep datang dari arah Bandung/selatan menuju Subang/utara dengan membawa penumpang sebanyak 58 (lima puluh delapan) orang," ujar Lucky saat di hubungi awak media XBINTANGINDO


saat bus tersebut melintas di TKP, diduga saat jalan menurun, bus berjalan keluar badan jalan dan menabrak pohon hingga terguling ke kanan badan jalan raya Ciater.


"Pada saat melaju di jalan menurun dan menikung kekiri, Kendaraan Bus PO. PUTRA KJU nopol A-7573-ZN tersebut berjalan keluar badan jalan kemudian menabrak pohon yang berada di bahu jalan sebelah kiri/barat mengakibatkan Kendaraan Bus PO. PUTRA KJU nopol A-7573-ZN terguling ke kanan di badan jalan arah Bandung menuju Subang," kata Lucky.


Dalam peristiwa kecelakaan bus tersebut, menurut Lucky tidak ada korban jiwa. Yang pasti, terdapat beberapa penumpang yang mengalami luka-luka sudah di larikan ke Puskesmas Palasari dan Puskesmas Jalancagak, Subang.


"Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan pengemudi dan penumpang kendaraan mengalami luka-luka kemudian dibawa ke Puskesmas Palasari dan Puskesmas Jalancagak untuk mendapatkan pertolongan dan pengobatan, sedangkan kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas mengalami kerusakan," ungkap Lucky.

RED/XBI/IMAM ISKANDAR,., N.,U.

Pemudik keluhkan Harga mahalnya Barang yang di Jual di Rest Area

By On Sabtu, Mei 07, 2022








Subang,| xbintangindo.com

7/5/22, Rest Area KM 101 adalah salah satu tempat istirahat teramai yang disinggahi oleh Pemudik terlebih pada H +5 seperti saat ini dimana padatnya pemudik untuk kembali ketempat asalnya.

Menjelang berakhirnya masa libur bersama tentu H +5 adalah salah satu hari puncak arus balik setelah beberapa hari Pemudik menikmati hari liburnya di kampung halaman, dan hal tersebut memang Sudah menjadi tradisi bagi warga negara Indonesia di setiap Hari raya idul Fitri khususnya.

Ramainya pemudik ternyata membawa berkah sendiri bagi pedagang-pedagang lokal yang berdagang di pelbagai Rest Area, diantaranya Rest Area Subang KM 101 yang dihari +5 ini di padati oleh Pemudik untuk singgah beristirahat, panjang perjalanan ditambah macet karena ramainya Arus Hilir tentu cukup menguras stamina. Ramainya pemudik memenuhi hampir semua Rest Area sepanjang perjanan, hal tersebut nampak jelas terlihat dari pemudik yang harus rela Beristirahat di bahu jalan karena penuhnya lahan parkir yang di sediakan beberapa Rest Area.

Akan tetapi Padatnya pengguna Rest Area tidak luput juga dari pemanfaatan para pedagang yang sengaja menaikan Harga dagangannya, hal tersebut dikeluhkan oleh Sirin salah satu pemudik dari Demak yang kami temui.

Setelah beberapa hari berlibur dikampung halamannya Kabupaten Demak, Sirin Hendak kembali ke Balaraja tempatnya tinggal sekaligus bekerja.

Ditemui sirin di Rest Area Subang KM 101, mengeluhkan harga yang dianggapnya tidaklah wajar, "Masa disini harga Teh pucuk botol yang biasa harganya 3000 jadi 10.000, terus rokok biasa harga 27.000 disini 35.000, Pemanfaatan banget ini mah" Ujarnya.

Hafid*/.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *