Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Pelaku Pembunuhan di Cikupa Ditangkap, Motif Sakit Hati dalam Hubungan Asmara

By On Minggu, November 17, 2024







TANGERANG - Kasus penemuan jasad wanita terbungkus kasur di Cikupa, Kabupaten Tangerang, yang menggegerkan warga akhirnya terungkap. Unit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang telah menetapkan seorang pria berinisial HH sebagai tersangka utama dalam kasus ini. Korban, yang diduga berinisial N, ditemukan tak bernyawa di tepi jalan Desa Talagasari pada Senin pagi, 11 November 2024.


Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, menjelaskan dalam konferensi pers pada Jumat (15/11) bahwa tersangka HH dan korban memiliki hubungan asmara yang terbilang singkat. Keduanya sempat terlibat dalam cekcok yang membuat HH merasa tersinggung dan sakit hati. Diduga, ada ucapan dari korban yang memicu emosi HH hingga ia gelap mata dan menganiaya korban hingga tewas.


“Hubungan mereka baru berlangsung sebentar, namun ada unsur asmara dan juga transaksi tertentu di dalamnya. Dari informasi yang kami peroleh, ada kemungkinan korban menyampaikan sesuatu yang membuat pelaku merasa tersinggung," ungkap Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono dalam konferensi pers. "Ini mendorong HH untuk melakukan tindakan nekat yang menghilangkan nyawa korban.”


Setelah menyadari korban sudah tidak bernyawa, HH mencoba menyembunyikan jasadnya di rumah kontrakan selama tiga hari. Awalnya, tersangka berniat membuang jasad korban ke sungai yang berada di sekitar lokasi. Namun, saat hendak menjalankan rencana tersebut, HH panik karena takut terlihat oleh orang lain, sehingga akhirnya ia meninggalkan jasad korban di pinggir jalan dalam kondisi terbungkus kasur.


"Karena takut ketahuan orang lain, akhirnya dia meninggalkan jasad tersebut begitu saja di tepi jalan," tambah Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono.


Atas perbuatannya, HH kini dihadapkan pada ancaman hukuman yang berat. Tersangka dijerat dengan Pasal 338 dan atau Pasal 351 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengancamnya dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 *Viral Video Bocah 9 Tahun Dipaksa Minum Miras dan Dipersekusi, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku*

By On Minggu, November 17, 2024

Pelaku ditangkap anggota polsek Kronjo

TANGERANG - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap seorang anak di bawah umur. Bocah berinisial MR (9) menjadi korban persekusi di sebuah pabrik penggilingan padi di Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu sore, 16 November 2024. Dalam video tersebut, korban tampak dipukul, dibanting, hingga dipaksa meminum minuman keras oleh seorang pria dewasa.


Orang tua korban yang mengetahui kejadian ini langsung melapor ke Polsek Kronjo Polresta Tangerang. Tak menunggu lama, Penanganan cepat Kepolisian di pimpin Kapolsek Kronjo AKP Dedi Ruswandi,S.H. didampingi Kanit Reskrim Polsek kronjo IPDA Jaenudin, bersama dengan Unit PPA Satrekrim Polresta Tangerang dipimpin Kanit (PPA) IPTU Ganda Sihombing, S.H. dalam mengamankan pelaku yang melakukan kekerasan terhadap anak., yang diketahui berinisial CS beserta tiga pelaku lainnya.


Berdasarkan Hasil Cek TKP, Olah tkp, Obaservasi serta melaksanakan serangkaian Penyelidikan untuk proses Penanganan cepat,  pelaku yang baru diamankan dari tiga orang tersebut mengakui melakukan kekerasan tersebut. "Pelaku bersama sama, mengikat tangan korban, memukulnya, membanting tubuhnya, bahkan memaksanya menenggak minuman keras dan melakukan penyetruman," 


Akibat kejadian tersebut, MR mengalami luka memar di bagian kepala dan tubuh. Orang tua korban yang tidak terima dengan tindakan keji itu langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.


Setelah menerima laporan, Polsek Kronjo dan gabungan Tim dari Unit PPA Sat Reskrim  Polresta langsung berhasil mengamankan diduga 3 orang pelaku, dimungkinkan masih ada dugaan pelaku lainya karna masih dlm proses penyelidikan, dan pihak kepolisian membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani visum. "Korban dalam kondisi trauma dan luka-luka. Kami sudah melakukan interogasi terhadap diduga 3 pelaku, dan selanjutnya akan diamankan dan dimintai  keterangannya di Unit PPA Sat Reskrim Polresta Tangerang, dan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan dan Penyidikan yg komperhensif lebih lanjut," tambah Kapolsek Kronjo AKP DEDI RUSWANDI,S.H.


Polisi memastikan pelaku akan dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 170 KUHPidana. Pasal ini mengatur hukuman bagi pelaku kekerasan terhadap anak, dengan ancaman pidana yang tidak ringan.

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Serang  Mamfaatkan Pekarangan Mapolres  Tanami Bibit Cabai dan Terong

By On Minggu, November 17, 2024








Kab Serang  xbintangindo.com

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Kepolisian Resor (Polres) Serang yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Condro Sasongko melaksanakan kegiatan Minggu Menanam dengan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan Mapolres Serang.


Dalam kegiatan tersebut Kapolres bersama sejumlah personil melaksanakan penanaman bibit tanaman pangan seperti cabai dan terong serta menanam sayur-sayuran lainnya melalui media bioflok.


Kapolres menjelaskan kegiatan ini dilakukan sebagai wujud Polres Serang dan Polsek jajaran dalam mendukung program Asta Cita dan 100 hari kerja Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.


"Kegiatan Minggu Menanam ini merupakan bagian upaya Polres Serang untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan," ungkap Kapolres Condro Sasongko, Minggu 17 Nopember 2024.


Turut serta dalam kegiatan Minggu Menanam sejumlah pejabat utama, diantaranya Kabagops Kompol Uka Subakti, Kabag SDM Kompol Agus Supriyadi, Kasat Pamobvit AKP Sumadi dan Kasi Propam Ipda R Abdullah.


Kapolres berharap gerakan ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ketahanan pangan serta menjadikan inspirasi bagi masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga stabilitas pangan melalui pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal. 


"Saya berharap gerakan ketahanan pangan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pemanfaatan lahan serta sumber daya lokal," tandasnya.


Sebelumnya pada Jumat 15 Nopember kemarin, Polres Serang beserta Polsek jajaran serentak melakukan penebaran bibit ikan lele dan nila sebanyak 200 ribu ekor ke dalam biolflok di masing-masing polsek.


"Hari ini penebaran 200 ribu bibit ikan serentak dilakukan polres dan polsek jajaran. Ada dua jenis ikan yang kita budidayakan yaitu lele dan nila," terang Kapolres.

Nekat Dengan Bisnis Haramnya  Mengedarkan Pil Koplo SJ  Diciduk Satresnarkoba Polres Serang

By On Minggu, November 17, 2024

Kab Serang, xbintangindo.com

Terdesak kebutuhan ekonomi, warga Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang berinisial SJ (35) nekad berjualan pil koplo. Namun baru sebulan menjalankan bisnjs haramnya, SJ diamankan personil Satnarkoba Polres Serang di rumahnya. 


Dari tersangka pengedar pil koplo ini, petugas mengamankan barang bukti 570 butir pil koplo jenis Doubel Y dan Hexymer, uang hasil penjualan serta 1 unit handphone Android yang digunakan sebagai sarana transaksi narkoba.


Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah menjelaskan tersangka SJ diamankan pada Selasa (13/11) sekitar pukul 14.00 WIB.


Penangkapan tersangka SJ dilakukan setelah Tim Satresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat.


"Awalnya ada informasi dari masyarakat jika tersangka SJ dicurigai melakukan bisnis narkoba," ungkap Bondan Rahadiansyah kepada media Minggu (17/11/2024).


Berbekal dari informasi tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan langsung bergerak melakukan pendalaman informasi. Setelah mendapatkan ciri-ciri dari tersangka, petugas mendatangi rumah SJ.


"Tersangka berhasil diamankan di rumahnya. Dalam penggeledahan dari dalam tas tersangka ditemukan plastik berisi 570 butir pil Doubel Y dan Hexymer, uang hasil penjualan serta handphone juga diamankan," jelasnya.


Dalam pemeriksaan, tersangka SJ mengaku baru satu bulan melakukan bisnis pil koplo karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ratusan butir pil koplo yang diamankan diakui miliknya yang dibeli dari AB (DPO) yang ditemui di sekitaran Tanah Abang, Jakarta Pusat.


"Tersangka mengaku mendapatkan pil koplo dari Tanah Abang, namun tersangka tidak mengetahui lebih dalam karena transaksi dilakukan di pinggir jalan," terangnya.


Atas perbuatannya, tersangka SJ dijerat Pasal 435 Jo 436 UU RI No.17 Th. 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar.


Kasatresnarkoba mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari narkoba apapun jenisnya. Sesuai perintah pimpinan, kata Kasat, pihaknya akan menindak tegas siapapun yang kedapatan mengkonsumsi narkoba.


"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari narkoba karena akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Warga soroti  Bupati Serang dalam kunjungan Mendes PDT ke 3 Desa tak Kunjung Hadir

By On Minggu, November 17, 2024

SERANG|-  Xbintangindo.com --

Kehadiran Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ( PDT ),  Yandri Susanto ke 3 Desa di Kabupaten Serang yaitu Desa Kadugenep Kecamatan Petir,  Desa Sindangheula Kecamatan Pabuaran dan Desa Domas Kecamatan Pontang Kabupaten Serang pada Kamis ( 14/11/2024 ) disambut antusiasme warga Kabupaten Serang di 3 Desa tersebut.


Warga berharap kedatangan Menteri yang juga tokoh Banten ini, mampu memberikan kontribusi dan kebijakan untuk kemajuan semua Desa di Kabupaten Serang dan Desa se Banten dan se Indonesia pada umumnya . 


Namun sangat disayangkan, respon Pemerintah Kabupaten Serang berbanding terbalik dengan antusiasme dan harapan warga dan beberapa pemimpin daerah lainnya yang di kunjungi kementrian Desa mereka semuanya hadir diacara tersebut.


Pada kunjungan Menteri Desa tersebut , tidak tampak Bupati Serang dan jajarannya yang hadir dalam Acara tersebut. 


Kejanggalan ini menjadi sorotan Warga dan pemantau kinerja Pemerintahan di Kabupaten Serang.


Agus Subrata, salah seorang warga kabupaten Serang menilai ketidak hadiran unsur Pemerintah Kabupaten Serang dalam Acara Menteri Desa jelas merupakan sikap pembangkangan yang dilakukan seorang pejabat pemerintahan Kabupaten Serang terhadap pemerintah pusat.


"Sebagai warga Kabupaten Serang, kami menilai ketidak hadiran  Bupati Serang dan jajarannya tanpa alasan yang jelas adalah tindakan konyol dan sangat memalukan.


Bagaimana mungkin ada Menteri Desa yang akan memberikan informasi , arahan dan kebijakan yang akan memajukan Desa Desa di Kabupaten Serang, malah tidak dihadiri oleh Tuan rumah Bupati Serang dan jajarannya kecuali Kepala Desa dan perangkatnya serta warga sekitar.


Jelas ini pembangkang terhadap pemerintah pusat atau setidaknya mereka tidak punya etika dan rasa hormat sebagai Bupati Serang kepada Menteri Kabinet Merah Putih sebagai kepanjangan Pemerintah Pusat .


Oleh karena itu, kami meminta agar pemerintah  pusat melakukan teguran bahkan usulan agar Bupati Serang diberikan sanksi yang tegas terkait  ketidak disiplinan dan atau dicopot dari jabatannya." Tegasnya 


Tanggapan senada disampaikan Ketua APDESI Kecamatan Petir, Wahyudi. 


Menurutnya, pihak APDESI menyayangkan ketidak hadiran Bupati Serang, Camat Petir dalam kunjungan Menteri Desa PDT. Yandri Susanto. 


Padahal ini viewer kunjungan Menteri tidak ada unsur politik. 


"Kami sudah melayangkan undangan ke Bupati Serang dan jajarannya cuma mungkin ada hal yang tidak bisa ditinggalkan makanya beliau tidak hadir. 

Cuma setidaknya harus ada konfirmasi ke kami. Ya intinya saya menyayangkan kenapa tidak hadirnya Bupati Serang disaat ada Menteri Desa, padahal ini tugas Negara juga." berbeda halnya dengan acara kunjungan menteri Desa di daerah lain pimpinan Daerah hadir mendampingi acara Menteri Desa tersebut Ucap Agus. 


Ketidak hadiran Bupati Serang ke 3 Desa di Kabupaten Serang tersebut Tidak Profesional, Tidak berintegritas Moral, Tidak Akuntabel, Tidak Taat Aturan dan Tidak Disiplin serta tidak memihak kepada kemajuan Desa dikabupaten Serang.

ORMAS GRIB DPC JAYA KAB SERANG KOMPANYE AKBAR DI KOTA CILEGON SIAP MEMENANG KAN  ANDRA SONI DIMYATI NATAKUSUMAH SIAP MEMENANG KAN CALON GEBERNUR

By On Sabtu, November 16, 2024

Xbintangindo.com, – Ketua Dewan Pimpinan Cabang DPC Ormas Grib Jaya Kabupaten serang , beserta jajaran Pimpinan Anak Cabang yang tersebar di 26 kecamatan meriahkan Kampanyeu akbar Pasangan Calon Gubernur Banten Andara Soni dan Dimyati Natakusumah pada Pemilukada Tahun 2024. Gelaran Kampanyeu akbar tersebut dilaksanakan di Kota Cilegon Provinsi Banten. Sabtu (16/11/2024).


Ketua DPC Ormas Grib Jaya Kabupaten serang KETUA BOMA dan jajaran anggota seluruh PAC kab serang  mengatakan, hari ini ormas Grib Jaya Kabupaten serang  beserta jajaran kepengurusan PAC di 26 kecamatan hadir di Kota Cilegon Provinsi Banten guna dalam ragka mengikuti kampanyeu akbar Pasangan Calon Gubernur Banten Andara Soni dan Dimyati Natakusumah.


“Hadirnya Grib Jaya Kabupaten serang  di gelaran kegiatan kampanye akbar, pasangan calon Gubernur Banten Andara Soni dan Dimyati Natakusumah bentuk nyata kami  untuk memenangkan calon dukungan kami sesuai dengan instruksi ketua umum DPP pusat yaitu H. Herkules.


Sedikitnya ada 300 angota Grib Jaya Kabupaten  yang hadir dalam kegiatan kampanyeu akbar pasangan calon Gubernur Banten Andara Soni dan Dimyati Natakusumah.


“Ini adalah bentuk nyata ormas Grib Jaya Kabupaten serang , mendukung penuh kepada pasangan calon Gubernur Banten Andara Soni dan Dimyati Natakusumah dan kami tentunya, akan berjuang habis-habisan demi kemenangan jagoan kami dalam Pemilukada Gubernur Banten ini.” ucap Ketua DPC ormas Grib Jaya KETUA Boma dan wakil ketua vino 


Lanjut vino dan korlap ramid dan satgas Badrun , dirinya siap memenangkan pasangan Andara Soni dan Dimyati Natakusumah di Kabupaten serang, dalam Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.


“Kami Ormas Grib Jaya Kabupaten serang  siap memenangkan jagoan kami yaitu Andara Soni dan Dimyati Natakusumah di Kabupaten serang .” tegasnya.

Ngariung Iman Ngariung Aman ,Kapolres Serang Bersilaturahmi Dengan Petani Jagung dan Cabai

By On Sabtu, November 16, 2024








Kab Serang xbintangindo.com

Dalam upaya meningkatkan tali silaturahmi, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengadakan kegiatan “Ngariung Iman Ngariung Aman” dengan Sanim (72) petani cabe dan jagung yang berlokasi di lingkungan Mapolres Serang pada Sabtu 16 Nopember 2024 sore.


Sanim adalah petani palawija yang tanah garapannya berdampingan dengan  Mapolres Serang. Tanah garapan seluas sekitar 1 hektar ini bukanlah miliknya namun lebih dari 6 tahun telah diberi hak untuk menggarapnya.


Tidak seperti biasanya, dalam kegiatan ngobrol bareng dengan keluarga petani ini, Kapolres Condro Sasongko didampingi ayahandanya Mudjiono (74) yang secara kebetulan tengah berkunjung ke rumah dinasnya.

 

"Kebetulan orang tua sedang nengok cucu di rumdin, saya ajak bersilaturahmi dengan petani yang ada di lingkungan Mapolres Serang," kata Condro Sasongko.


Duduk santai bertiga di pekarangan gubug milik Sanim dengan pemandangan hamparan tanah garapan yang sudah ditanami bibit jagung bantuan dari Polres Serang. Ketiganya asik ngobrol santai sambil senda gurau ditemani beberapa botol air mineral.


"Saya sengaja datang bersilaturahmi, sekaligus mengenalkan bapak yang juga dulunya adalah petani. Dengan komunikasi seperti ini, mungkin ada yang bisa sampaikan ke saya sehingga bisa mencari solusi bersama," ungkap Kapolres.


Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan ngariung iman ngariung aman dengan para petani rutin dilakukan. Program ini sebagai wujud kehadiran Polres Serang di tengah masyarakat dalam upaya menyerap aspirasi. 


"Dengan silaturahmi ini, saya dapat mengetahui kondisi, permasalahan dan harapan masyarakat. Selain itu, kami juga butuh masukan agar Polri kedepannya bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan doa kepada Sanim dan isteri agar selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Iapun memberikan motivasi kepada Sanim agar tetap bersemangat dalam bercocok tanam, meski usia sudah tidak pantas lagi untuk bekerja. 


"Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan panjang umur yang barokah. Saya juga berpesan agar bapak Sanim tetap semangat dalam bertani," kata Kapolres alumnus Akpol 2005.


Sementara itu, Sanim mengungkapkan kegembiraannya sambil mengucapkan terima kasih kepada Kapolres yang telah berkenan singgah di gubugnya yang dibangun dari barang-barang bekas.


"Terima kasih bapa Kapolres yang telah berkenan singgah di tempat saya. Saya berharap kehadiran bapa di tempat saya ini membawa keberkahan dan kebaikan untuk kita semua," kata Sanim.

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolres Serang Berikan Bantuan Bibit Jagung,  Pupuk dan  Pestisida

By On Sabtu, November 16, 2024








Kab Serang xbintangindo.com

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko memberikan bantuan benih jagung, pupuk serta pestisida kepada sejumlah petani yang berlokasi di lingkungan Mapolres Serang di Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu 16 Nopember 2024.


Salah satunya adalah Sanim (72) petani palawija yang tanah garapannya berdampingan dengan Markas Polres Serang. Tanah garapan seluas sekitar 1 hektar ini bukanlah miliknya namun lebih dari 6 tahun Sanim telah diberi hak oleh pemilik tanah untuk menggarapnya.


"Bantuan ini diberikan ini dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam ketahanan pangan serta Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang merupakan salah satu Commander Wish Kapolda Banten," kara Kapolres kepada media.


Menurut Condro Sasongko, bantuan benih jagung yang diberikan kepada Sanim yaitu jenis Bisi 18 sebanyak 50 kilogram, pupuk urea dan NPK masing-masing 50 kilogram serta 10 botol pestisida. 


"Pemberian bantuan ini sebagai wujud kepedulian Polres Serang dan diharapkan dapat mewujudkan program Presiden dan Kapolri dalam ketahanan pangan berkelanjutan serta menurunkan angka pengangguran," ungkap Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Uka Subakti dan Kabag SDM Kompol Agus Supriyadi.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Condro Sasongko juga mengerahkan sejumlah personilnya untuk membantu mempercepat penanaman benih jagung dengan peralatan yang telah disiapkan.


Kapolres berharap gerakan ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ketahanan pangan serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk ikut serta dalam menjaga stabilitas pangan melalui pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal. 


"Saya berharap gerakan ketahanan pangan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pemanfaatan lahan serta sumber daya lokal," tandasnya.


Sementara itu, Sanim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Condro Sasongko beserta anggota yang telah memberikan bantuan serta tenaga. Iapun mengatakan bahwa bantuan akan segera dipergunakan.


"Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres dan seluruh anggota yang ada disini yang telah memberikan bantuan dan tenaga. Semoga Kapolres dan semuanya diberikan kelancaran dalam bekerja," kata Sanim.

*Sergap Pelaku Curanmor di Cengkareng, Personel Polisi Kena Tembak ?*

By On Sabtu, November 16, 2024







_*



TANGERANG, xbintangindo.com - |* Seorang anggota Unit Ranmor Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Aiptu Wiratama terluka usai ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sedang beraksi di Jalan Nangka 1, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada, Kamis (14/11/2024)_


Kapolres Metro Tangerang Kota, _*Kombes Zain Dwi Nugroho,*_ mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis siang. Akibat peristiwa tersebut, anggotanya, yakni Aiptu Wiratama harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis dengan luka pada bagian paha kirinya setelah bersama rekannya ditembak oleh pelaku saat menyergap maling motor tersebut._[]dok/istimewa/@dpti._

Dunia Bola...!" Indonesia ditekuk Jepang Skor 0 - 4, Pemain Naturalisasi Belum Siap Hadapi Jepang

By On Jumat, November 15, 2024

Suhendi pencinta sepak bola

Jakarta, xbintangindo.com -- 

Hasil pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang matchday kelima Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, skor akhir 0-4.







Tim tamu Jepang berhasil mencuri tiga poin dari Timnas indonesia di matchday kelima babak ketiga kualifikasi yang  berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024) malam.

*Ini kata pencinta sepak bola Suhendi warga Serang - Banten*

Saya bukan Pengamat Olah raga sepak bola, Tapi melihat hingar bingar euforia masyarakat Indonesia begitu mengeluk - elukkan Para Pemain Naturalisasi.Dimana Pemain Naturalisasi itu sendiri boleh dibilang Hampir semuanya dari Negeri Belanda..

Tidak salah bilamana seluruh Masyarakat Indonesia bermimpi PSSI untuk bisa tampil di Piala dunia, Namun dibalik sisi Mimpi itu sepertinya sangat dipaksakan untuk terwujud dalam waktu dekat ini. Naturalisasi pemain Keturunan sepertinya hanya jadi dagangan untuk menghibur saja." ujar Suhendi.

Coba kita buka cek sejarah Kesebelasan Belanda pernahkah Juara Dunia..? bahkan sepanjang bergulirnya Ajang Terbesar Piala Dunia, Belanda baru Tiga kali ikut partisipasi ( 1974,1978 dan 2010).

Dan sepanjang Perhelatan Piala Europe pun Baru hanya sekali juara eropa yakni tahun 1998.

Semua tidak memungkiri Negara Belanda adalah Punya segudang pemain Bintang..

Pertanyaan yang selalu menggelitik Apakah PemainPemain - pemain yang di Naturalisasi adalah benar-benar para pemain Andalan TimNas nya Belanda..?

Sudah saya terangkan diatas dalam tulisan ini., bahwa TimNas nya saja Belum pernah Tampil Gemilang sepanjang Piala dunia, lah ini PSSI malah Menaturalisai para pemain Belanda yang belum jelas kwalitasnya dan bukan pemain Asli TimNas nya Belanda.

*Coba bayangkan secara Nalar kebenaran fakta ini*

Dibandingkan dengan Negara Asia saja Belanda Masih Kalah dengan Negara Jepang,Korsel dan Saudi Arabia dalam keikutsertan menjadi Tim Langganan Piala dunia.

Hari ini kita disugguhkan para pemain Naturalisasi Dari Belanda yang bukan pemain Nasionalnya Belanda yang great A apalagi A++.

sungguh ironi bukan.?

yang Asli Great A nya saja segitu cuma hasilnya , Indonesia mencoba bermain main dengan mengambil para Pemain belanda yang kurang beruntung di Negara asalnya. Kalau kita lihat bahwa pemain setelah diNaturalisasi menunjukan kecintaannya pada Indonesia itu wajar dan suatu keharusan siapapun orangnya dan apapun profesinya harus Bangga menjadi Warga Indonesia. Apalagi orang yang tidak dipandang di Negara asalnya sekarang di Indonesia begitu dieluk - elukkan.

Tapi Penulis hanya menyampaikan fakta-fakta yang saya baca dengar dan dilihat dari bebagai sumber berita tanpa menyudutkan apalagi untuk menyalahkan..tetap saya cinta Indonesia." Tutur Suhendi.

Redaksi xbi//.*



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *