Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Ahmad Kicer Sang Legendaris Kawasan Industri Modern Cikande dianiaya didepan PT. Joy Max Leher Berdarah dan Baju Robek


foto : luka baretan garis panjang dileher korban akibat cekikan terduga pelaku.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Ahmad Alias Kicer (Korban) yang sering dipanggil Ahmad Kicer sang Legendaris Kawasan Industri Modern Cikande dianiaya oleh pengusaha ES kopi inisial (SBR) di depan PT. Joy Max saat sedang menyantap mie ayam, atas penganiayaan yang dialaminya tersebut kini korban melaporkan ke Polsek Cikande polres Serang Polda Banten. Kamis 23 April 2026.

Foto : Tampak baju korban sobek-sobek akibat ditarik terduga pelaku 

Menurut Bani selaku saksi mata yang saat itu berada dilokasi kejadian menjelaskan jika saat kejadian penganiayaan terhadap korban dirinya kaget saat pengusaha ES kopi (terduga pelaku) spontan mencekik dan membanting korban kejalan dan berteriak menantang korban untuk berkelahi secara faighter (duel).


" Posisi saya dekat dengan korban, saat itu saya dan korban sedang makan mie ayam di depan PT. Joy Max kawasan Industri modern Cikande I, sekitar pukul 12.20 wib berbarengan dengan jam istirahat para karyawan PT. Joy Max, didepan dan disamping kedai mie ayam para karyawan PT. Joy Max bercanda tertawa dengan suara keras bersama teman-teman karyawan lain nya, karena korban merasa terganggu dengan suara keras dan berisik spontan korban menegur para karyawan yang berada di sekitar Kedai mie ayam mengucapkan berisik...berisik .. jangan berisik mengganggu orang lain sedang makan, lalu para karyawan spontan berhenti bercanda karena ada yang merasa terganggu, " jelas Bani.


Lanjut Bani, " selang beberapa menit pengusaha ES kopi (pedagang Es) yang posisinya berada tidak jauh dari Kedai mie ayam langsung mencekik dan menarik baju korban serta menantang korban untuk berduel berantem, namun korban tidak menanggapi ocehan-ocehan  dari terduga pelaku tersebut, korban sempat menanyakan kepada Terduga pelaku, " apa-apaan ini pak, salah saya sama bapak apa, kenapa cekik saya..?" Namun SBR tidak menjawab pertanyaan korban SBR terus saja mencekik dan menantang korban untuk berkelahi," Ucap Bani menirukan ucapan SBR dan korban.


" Saat itu saya leraikan keributan tersebut jeda beberapa menit setelah SBR melepaskan cekikikannya dari leher korban, saya hampiri langsung korban saya bawa menjauh dari lokasi kejadian, kebetulan korban teman dekat saya jadi saya ikut prihatin, ketika saya tanyakan ke korban tentang SBR korban mengatakan jika dirinya tidak kenal dengan SBR dan tidak punya masalah dengan SBR, dengan kejadian yang dialaminya korban mengalami luka goresan berdarah bekas cekikan dan baju korban pun sobek-sobek akibat ditarik -tarik oleh SBR, 


"kini korban melaporkan kejadian penganiayaan ke kantor Polsek Cikande datang bersama saya, karena saya saksi mata saat tragedi penganiayaan. " Ujar Bani.


Saat hendak dikonfirmasi wartawan korban terlihat tampak trauma akibat kejadian yang dialaminya hingga enggan menjawab pertanyaan wartawan.


Hingga berita ini disiarkan SBR yang diduga pelaku penganiayaan belum dapat ditemui, dilapak usahanya pun SBR sudah tidak ada.

Red xbi//.*

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *