Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Satresnarkiba Pilres Serang Tangkap Pasutri Pengedar Pil Koplo di Hotel Saat Menunggu Konsumen

By On Sabtu, Februari 08, 2025









SERANG, – Pasangan suami istri yang mengaku berstatus nikah siri diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang di sebuah hotel di Kota Serang, Kamis (06/02) dini hari.


Pasangan berinisial MA, 39 tahun, dan NU, 35 tahun, diamankan karena diketahui sebagai pengedar pil koplo. Dari  kedua tersangka, petugas mengamankan 1.280 butir pil hexymer dan tramadol.


“Pasangan warga Kecamatan Kasemen , Kota Serang ini diamankan sekitar pukul 02.00. Pasangan suami istri ini diduga sedang menunggu konsumen,” terang Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah, Sabtu (08/02).


AKP Bondan menjelaskan penangkapan kedua tersangka merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat. Dari informasi itu, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana melakukan pendalaman informasi dan berhasil mengamankan kedua tersangka.


“Tersangka MA diamankan di halaman hotel, sedangkan NU dalam kamar. Barang bukti obat keras ditemukan dalam tas milik keduanya,” jelasnya.


Dari pemeriksaan, kedua tersangka mengaku baru satu bulan menjual obat keras lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Obat keras tersebut diakui dibeli dari seorang perempuan yang ditemui di sekitar Stasiun Angke, Jakarta Barat.


“Tersangka mendapatkan pil hexymer dan tramadol dari wanita yang ditemui di sekitar Stasiun Angke Jakarta Barat tapi tidak diketahui tempat tinggalnya,” kata Bondan.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 435 Jo Pasal 436 UU RI Nomor 17 tahun 2023, tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

RED xbi 

Remaja dan Narkoba: Ancaman Generasi Muda yang Harus Diperangi

By On Sabtu, Februari 08, 2025







Opini ...

Masa remaja adalah periode penting dalam kehidupan seseorang. Pada masa ini, seorang remaja mencari identitas diri, mengeksplorasi hal baru, dan sering kali mudah terpengaruh oleh lingkungan. Salah satu ancaman terbesar bagi remaja saat ini adalah penyalahgunaan narkoba. Fenomena ini menjadi masalah serius yang dapat merusak masa depan generasi muda jika tidak ditangani dengan baik.


Penyebab Remaja Terjerumus Narkoba


Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seorang remaja mencoba atau bahkan kecanduan narkoba, di antaranya:


Pengaruh Teman Sebaya

Tekanan dari teman sebaya sering kali menjadi alasan utama remaja mencoba narkoba. Demi diterima dalam kelompok, mereka mungkin merasa harus mengikuti apa yang dilakukan oleh teman-temannya.


Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Sifat alami remaja yang ingin mencoba hal-hal baru bisa menjadi pintu masuk bagi mereka untuk mencoba narkoba, tanpa menyadari bahaya yang mengintai.


Masalah Pribadi atau Keluarga

Masalah seperti konflik keluarga, kurangnya perhatian orang tua, atau tekanan akademik dapat mendorong remaja mencari pelarian melalui narkoba.


Paparan Lingkungan yang Negatif

Lingkungan yang memudahkan akses terhadap narkoba meningkatkan risiko remaja menjadi korban penyalahgunaan zat terlarang ini.


Bahaya Narkoba bagi Remaja


Narkoba memiliki dampak buruk yang signifikan, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Beberapa di antaranya:


Kesehatan Fisik: Penyalahgunaan narkoba dapat merusak organ tubuh seperti otak, hati, dan jantung, serta meningkatkan risiko overdosis yang berakibat fatal.


Kesehatan Mental: Narkoba dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan bahkan skizofrenia.


Kerusakan Hubungan Sosial: Remaja yang terlibat narkoba sering kali kehilangan kepercayaan dari keluarga dan teman-temannya.


Upaya Pencegahan


Mengatasi masalah narkoba di kalangan remaja memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:


Pendidikan tentang Bahaya Narkoba

Sekolah dapat mengadakan seminar dan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang risiko narkoba.


Peran Keluarga

Orang tua harus memberikan perhatian, dukungan, dan komunikasi yang baik kepada anak-anak mereka agar merasa dihargai dan didengar.

Menciptakan Lingkungan Positif

Masyarakat perlu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan remaja, seperti menyediakan fasilitas olahraga atau kegiatan seni yang bermanfaat.

Penegakan Hukum

Pemerintah harus terus memberantas peredaran narkoba dengan meningkatkan pengawasan dan memberikan sanksi tegas kepada para pengedar.

Kesimpulan

Narkoba adalah ancaman serius bagi remaja yang dapat merusak masa depan mereka dan generasi bangsa secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu ada kesadaran, perhatian, dan tindakan bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya ini. Mari bersama-sama membangun masa depan yang bebas dari narkoba demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

Mulyadi 

Galian Kabel depan SMPN i Jayanti dikeluhkan Ketua FAJ

By On Jumat, Februari 07, 2025

Foto : Tampak pekerja galian tidak memakai Alat Pelindung Diri.

Kabupaten Tangerang,||xbintangindo.com-- Galian bawah tanah untuk pemasangan kabel optik di depan SMP Negeri 1 Jayanti Kabupaten Tangerang dikeluhkan Ketua Aktivis Jayanti (FAJ) karena tehnik kerja acak - acakan, dan para pekerja tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri). Jumat, 7/2/25.


Anton alias Alex selaku ketua Aktivis Jayanti (FAJ) mengeluhkan kondisi bekas galian kabel yang berada di depan SMP Negeri 1 Jayanti.


" Galian tanah untuk pemasangan kabel didepan SMP Negeri 1 Jayanti sisa galian tanahnya acak-acakan, seharusnya tanah yang digali diwadahi ke karung-karung agar tidak acak-acakan di depan rumah orang, jujur saya mengeluh mana galiannya didepan tempat usaha saya lagi." Ujar Alex.


Lanjut Alex" mana itu para pekerjanya tidak ada yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) lagi, gimana ini pengawasnya gak jelas begitu, sisa tanah dibiarkan begitu saja, cara pemadatannya harus benar, Pasir urug dan batu makadam harus sudah di sediakan di pinggir lobang galian, untuk pemadatan." Tutur Alex.

Redaksi xbi//.*


Ngariung Iman Ngariung Aman Dengan Pengurus Ormas, Ini Pesan Kapolres Serang

By On Jumat, Februari 07, 2025





Kab Serang xbintangindo.com

Dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kembali bersilaturahmi sambil menyampaikan pesan Kamtibmas dengan sejumlah pimpinan dan pengurus ormas di Kabupaten Serang.


Acara sambil ngobrol bareng yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini digelar di halaman Mapolsek Cikande, Kamis (06/02) malam. Turut hadir Kapolsek Cikande AKP Tatang, Kanit Intelkam AKP Muklas dan Panit Reskrim Ipda Marcel Febrian.


Sejumlah pimpinan ormas yang hadir, diantaranya Ormas Pormasi Cikoja, PPBNI, LMP, Lapbas, BADAK Banten, Pejuang Siliwangi, BPPKB, Grib Jaya dan PCS Cikoja.


“Program Ngariung Iman Ngariung Aman ini rutin kita laksanakan setiap hari dengan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya dalam rangka mitigasi permasalahan (cooling system) yang ada serta menyerap aspirasi masyarakat,” kata Kapolres Condro Sasongko.


AKBP Condro Sasongko mengatakan, tujuan dari acara pertemuan ini tiada lain bersilaturahmi sekaligus mengajak ormas bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas yang aman dan nyaman.


“Pertemuan ini tiada lain silaturahmi, sekaligus mengajak seluruh ormas di wilayah hukum Polres Serang menjaga kondusifitas kamtibmas,” kata Kapolres.


Kapolres kembali berpesan seluruh pengurus dan anggota ormas harus menjaga persatuan dan kesatuan, tidak bertengkar serta membantu satu sama lain sehingga iklim investasi di Kabupaten Serang, yang aman dan nyaman tetap terjaga.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena selama ini ormas di Kabupaten Serang telah membantu dalam menjaga harkamtibmas.


“Saya berpesan kekompakan ini terus dijaga dan jangan pernah ribut. Dengan kamtibmas yang aman dan nyaman, insya Allah masyarakat nyaman dan investasi meningkat sehingga dapat membantu mengentaskan angka pengangguran,” ujar pria asal Trenggalek, Jawa Timur ini.


Diakhir pertemuan silaturahmi, Kapolres memberikan bingkisan sembako kepada pengurus ormas yang hadir dengan harapan agar dipergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan di rumah.


“Setiba di rumah, jangan lupa bingkisan ini diserahkan kepada isteri, biar besok bisa digunakan untuk keluarga,” ucap Condro Sasongko.

Pemasangan Tiang WiFi di Desa Pasir Muncang Jayanti dikeluhkan Pemilik Lahan

By On Jumat, Februari 07, 2025

Galian untuk tiang WiFi di Desa Pasir Muncang yang dikeluhkan oleh pemilik lahan. 

Kabupaten Tangerang,|| xbintangindo.com-- 

Ada - ada saja ulah pengusaha provider jaringan wifi di Desa Pasir Muncang kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Banten, yang telah menggali tanah dilahan milik  orang lain tanpa izin. Jumat,07/2/25.


Dirja pemilik rumah tidak terima lahan miliknya diacak-acak oleh pengusaha provider WiFi tanpa izin.


"Gak terima saya, apa - apaan izin kagak lahan orang maen gali-gali aja, atuh acak-acakan lahan orang, ditegur katanya udah di izinin RT/RW dan kepala Desa, apa bener mereka sudah mengizinkan lahan saya untuk di acak-acak, gila kali ini orang usaha wifi tidak ada etikanya. Pokoknya saya tidak terima. " Geram Dirja.


Sampai berita ini disiarkan pihak provider WiFi sudah tidak ada dilokasi dan memberikan statement nya.

Karena Sakit  , Diduga Jabatan Suaminya di Geser Secara Sepihak, Yuyun Istri sang Guru adukan ke LSM GMBI Lebak

By On Jumat, Februari 07, 2025







Lebak- Adalah Yuyun Oktamawati, sosok perempuan setengah baya yang merasa terdzolimi oleh Oknum Kepala Sekolah Sekolah Luar Biasa (SLB) ditempat suaminya mengabdi.


Yuyun selaku istri dari Asep Wahyu Sumirat yang menduga bahwa suaminya telah menjadi korban kebijakan sepihak dari Oknum Kepala sekolah Sekolah Luar Biasa (SLB), karena dirinya menganggap jabatan suaminya yang sebelumnya Wakil Kepala Sekolah (WAKEPSEK) Sarana Prasarana (SARPRAS), kini Asep digeser ke posisi guru biasa lantaran sakit. Ini kata Yuyun, Rabu/05 februari 2025.


"Tentu saya sangat kecewa, karena suami saya dari jabatannya Wakepsek Sarpras digeser secara sepihak jadi guru biasa dengan alasan sakit."ungkapnya.


Yang menjadi pertanyaan Yuyun, karena suaminya Asep adalah ASN, apakah Oknum Kepala Sekolah bisa melakukan kebijakan semaunya sendiri, tanpa melakukan konfirmasi Dinas Pendidikan yang membawahi sekolahnya dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Banten, terlebih tidak ada konfirmasi sebelumnya terhadap Asep suaminya terkait penggeseran posisi jabatannya.


Lanjut Yuyun,"Kan suami saya ASN, apakah Kepala sekolah bisa melakukan kebijakan semaunya sendiri tanpa rekomendasi yang jelas dari Dinas Provinsi,"tanya Yuyun.


Yuyun juga mengeluhkan, karena pihak sekolah tidak ada support dan ini  kan masih ada enam bulan lagi untuk sampai ke semester delapan (8) seharusnya masih menjadi hak pertanggungjawaban dan tugas Asep menurut Yuyun, tapi karena suaminya sakit sehingga Yuyun menduga ini dijadikan alasan untuk menggeser suaminya dari jabatan sebelumnya.


"Ditambah pihak sekolah tidak pernah memberikan support apapun selama suami saya sakit, justru seolah dibiarkan tidak ada perhatiannya sama sekali, terkesan sudah tidak berguna lagi."keluhnya.


"Terus ini kan semester belum habis, masih sisa enam bulan untuk sampai ke semester delapan, berarti masih menjadi tugas dan kewajiban suami saya, dan perlu diketahui bahwa suami saya adalah perintis SLB di Kabupaten Lebak,"tegas Yuyun, raut kecewa.


Lalu ditanya harapan,"Ya harapan saya, pihak Dinas Provinsi Banten tanggap dan memberikan hak-hak atas suami saya, terkait jabatan sebelumnya dan lebih bijak dalam mengambil keputusan."tutupnya.


Disisi lain awak media berupaya mengkonfirmasi Kepala Sekolah Asrori Ahmad via chat wathsap, di hari yang sama. Dirinya mengatakan,"Suami ibu Yuyun memang sakit pak, dan waktu saya menjenguk beliau, ibu Yuyun. Bilang suaminya tidak akan sembuh,"Kata Kepsek.


Lanjut,"Malah bila ke sekolah ibu Yuyun hawatir pingsan,"imbuhnya.


"Selain itu dari hasil pemeriksa'an dokter pemerintahan, suami ibu Yuyun (Asep) hanya diperkenankan untuk melaksanakan tugas yang ringan-tingan saja,"papar Asrori Ahmad.


"Oleh karena itu saya mengurangi tugas tambahan sebagai Wakasek pak, karena tugas Wakasek sangat berat,"terangnya tutup.

Marwan xbi 

Aroma Korupsi Dihendus Gabungnya Wartawan Indonesia ,Kominfo Kota Tangerang Sulit Ditemui

By On Jumat, Februari 07, 2025








Tangerang,|| Sebelumnya Koran Pemantau Korupsi telah mempublikasikan atas dugaan Mark Uf belanja tenaga harian lepas(THL) Dinas Kominfo Kota Tangerang,terkait hal ini Tim Gabungnya Wartawan Indonesia DPC Kota Tangerang mencoba menemui Kadiskominfo namun menurut salah satu Security Dinas Kominfo,Kadis tengah menghadap PJ.Walikota Tangerang,adapun Kabid sedang tak ada ditempat.


Syamsul Bahri,Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten kesejumlah Awak Media mengatakan kalau lembaganya telah melayangkan surat konfirmasi akan tetapi jawaban yang disampaikan pihak Kominfo Kota Tangerang terkesan tidak relevan sehingga menimbulkan asumsi miring.

 

Untuk itu Syamsul Bahri berharap agar para pengelola dana APBN/APBD terbuka kepada Publik sebagaimana hal ini telah diamanahkan dalam UU Keterbukaan Informasi Publik.


"Kagak usah menghindar apa lagi Sampek gerah tatkala ditemui Wartawan,wartawan itu datang dan bertemu tentunya sifanya untuk kepentingan bersama tanpa harus ada yang dirugikan sebelah pihak"ucap Syamsul Bahri sembari pamit kembali kekantor yang baru ditempatinya tersebut .

Ratusan Wanita Muda Yang Mengajukan Cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Tangerang Diduga Ikuti Trend "PSK Syari'ah"

By On Jumat, Februari 07, 2025

Foto : Tampak ratusan wanita muda yang sedang menunggu antrian masuk ke ruang sidang gugatan penceraian  di Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang. 6/2/25.

Kabupaten Tangerang, xbintangindo.com-- Maraknya wanita muda dan cantik yang mengajukan penceraian di Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang Provinsi Banten diduga mereka mengikuti trend Saat ini "PSK Syari'ah". 


Beberapa wanita muda saat dikonfirmasi wartawan xbintangindo.com di ruang tunggu sidang gugatan penceraian pengadilan agama Tigaraksa menjelaskan jika dirinya sudah tidak nyaman setiap hari dengan laki - laki, mayoritas para wanita muda tersebut mengatakan nyaman hidup sendiri dan memiliki penghasilan sendiri.


"Saya seh mengajukan penceraian saya merasa sudah tidak nyaman lagi dengan suami, pulang kerja lelah rebahan istirahat tidak mau di ganggu suami " ujar M warga kabupaten Tangerang.  Rabu, 5/2/25.


Begitu pula dikatakan S yang mengaku warga Rangkas Bitung yang tinggal di wilayah kecamatan Cisoka.


"Pusing pak, males lihat suami sudah tidak nyaman lagi, enakan sendiri, kalau butuh laki - laki tinggal maen ke mall - mall atau ke wilayah jakarta setelah dapat pasangan ya...lalu cari penghulu menikah, jika sudah bosen kembali lagi ke penghulu cerai atau sudahi hubungan, ya . Semacam kawin kontrak, tapi cukup beberapa hari saja." Ujar Salah sambil tersenyum.


Dibenarkan juga oleh pegawai kementerian agama kabupaten Tangerang Abdul H. Beberapa bulan ini memang sedang marak dan banyak wanita muda mengajukan penceraian di Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang dominan sudah tidak nyaman setiap hari dengan laki - laki.


"Memang banyak mungkin kurang lebih ratusan wanita muda yang mengajukan penceraian di Pengadilan Agama Tigaraksa, alasan mereka di dominan sudah tidak nyaman lagi setiap hari bersama laki-laki laki / suaminya mereka, katanya jika butuh laki-laki tinggal pergi ke mall - Mall atau ke Jakarta yang biasa tempat kongkow anak-anak muda, setelah mendapatkan pasangannya lalu ke penghulu dan menikah, setelah bosan pasangan tersebut bercerai sesuai kesepakatan saja." Ujarnya 


Lanjut," Jelas hal tersebut dilarang oleh agama dan tidak dibenarkan menikah seperti itu, mereka menghalalkan dirinya menikah walaupun tanpa wali atau wali hakim, mereka bilang lagi trend saat ini "PSK Syari'ah" Dimata agama aturan menikah seperti itu saya katakan"tidak sah." Tegas Abdul H.


"Trend PSK Syari'ah itu mengerikan, jangan sampai berkembang di masyarakat karena akan merusak akidah agama Islam, " Tutup Abdul H.

RED xbi//.*

Kapolres Tinjau Progres Program Ketahanan Pangan Kelompok Wanita Tani di Desa Tegal Maja

By On Kamis, Februari 06, 2025






Kab Serang xbintangindo.com

Dalam rangka mitigasi permasalahan (Cooling System') serta menyerap aspirasi masyarakat, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, SH , S IK, MH, M Si kembali menggelar program Ngariung Iman Ngariung Aman bersama emak-emak warga Desa Tegal Maja.


Acara silaturahmi dan ngobrol bareng bersama puluhan emak-emak digelar di areal lahan perkebunan dan perikanan program ketahanan pangan milik PT Indah Kiat di Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (6/2/2025).


"Selain silaturahmi, saya ingin melihat langsung perkembangan program ketahanan pangan yang dilakukan Kelompok Wanita Tani Tegal Maja," terang Kapolres 


Seperti kegiatan sebelumnya, pada momen ngobrol santai Kapolres menyampaikan pesan Kamtibmas pada emak-emak pesan Kamtibmas dengan menjaga kerukunan sesama tetangga serta mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat pada kenakalan remaja.


"Emak-emak harus hidup rukun, jangan ada permusuhan meskipun ada permasalahan. Awasi anak-anak jangan terjerumus dalam kenakalan remaja," pesan Condro Sasongko.


Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan bingkisan sembako kepada 60 emak-emak yang hadir. Harapan Kapolres, bingkisan sembako tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga.


"Mudah-mudahan bingkisan sembako dapat dipergunakan untuk membantu kebutuhan rumah tangga dalam beberapa hari," ungkap mantan Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrimsus Polda Banten itu.


Turut hadir dalam kegiatan gerakan ketahanan pangan, Wakapolres Kompol Fauzan Afifi, Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi, Kades Tegal Maja M Ikhsan, serta sejumlah personil Polsek Kragilan.

*Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Ditangkap Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis*

By On Kamis, Februari 06, 2025







TANGERANG - Satu orang spesialis pencuriaan mobil pick up lintas provinsi berhasil ditangkap unit reskrim Polsek Pasar Kemis, Polresta Tangerang. Tersangka berinisial M (57) tersebut diamankan polisi beserta dua unit mobil losbak hasil curian. 


Kapolsek Pasar Kemis AKP Syamsul Bahri mengatakan, tersangka M yang merupakan bagian dari sindikat pencurian mobil pick up ini sudah empat kali beraksi di wilayah hukum Pasar Kemis. 


Yakni di kawasan pergudangan Putra Jaya Perkasa, Kampung Gandu Sindang Jaya, Kampung Gelam Jaya Barat, dan Kampung Teurep Sindang Jaya. 


"Tersangka diamankan pada Rabu 22 Januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di daerah Kecamatan Benda Tangerang," kata AKP Syamsul Bahri Kamis 6 Februari 2025. 


Ia menjelaskan, tersangka ditangkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat adanya seseorang yang mencurigakan sedang memodifikasi mobil pick up diduga hasil curian. 


Menurut Syamsul, setelah dirubah bentuk tersangka akan dihubungi oleh eksekutornya berinisial NV yang berada di daerah Rajabasah, Lampung. 


"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan termasuk melacak keberadaan tersangka lain yang kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO)," terangnya. 


Selain menangkap satu orang tersangka polisi juga mengamankan barang bukti yakni dua unit kendaraan pick up beserta 14 plat nomor kendaraan palsu yang dipersiapkan untuk mengubah identitas mobil losbak hasil curian, supaya tidak mudah teridentifikasi. 


Ia menambahkan, terhadap tersangka polisi akan menjeratnya dengan pasal 363 KUHP Jo 56 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara. 


"Jadi untuk tersangka M ini perannya adalah merubah bentuk awal kendaraan dan merubah plat nomor kendaraan yang didapat dari daerah Cengkareng," tandasnya.

Aris xbi 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *