Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Calon Ketua Karang Taruna Kecamatan Jayanti Harus Berwawasan dan Independen

By On Minggu, Februari 09, 2025

Mulyadi Irama 

Jayanti Kabupaten Tangerang, Pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tangerang merupakan momentum penting untuk menentukan arah gerak organisasi yang menjadi wadah generasi muda dalam pengabdian kepada masyarakat. Dalam memilih calon pemimpin, diperlukan figur yang tidak hanya memiliki semangat tinggi, tetapi juga wawasan luas dan sikap independen untuk memimpin organisasi ini ke arah yang lebih baik.


Pentingnya Wawasan yang Luas


Seorang Ketua Karang Taruna harus memiliki wawasan yang luas, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun budaya. Hal ini penting karena Karang Taruna berperan sebagai ujung tombak dalam membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Pemimpin yang berwawasan luas akan mampu merumuskan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pelestarian budaya lokal.


Selain itu, wawasan yang luas juga membantu Ketua Karang Taruna menjalin hubungan yang baik dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi lainnya. Kolaborasi yang baik ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program kerja yang berdampak positif bagi masyarakat.


Independensi sebagai Kunci Kepemimpinan


Sikap independen menjadi salah satu syarat penting yang harus dimiliki oleh calon Ketua Karang Taruna. Sebagai organisasi yang berorientasi pada pengabdian sosial, Karang Taruna harus bebas dari pengaruh kepentingan politik atau golongan tertentu. Ketua yang independen akan mampu mengambil keputusan secara objektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.


Independensi juga memastikan bahwa program-program yang dijalankan tidak terpengaruh oleh tekanan pihak luar, sehingga dapat berjalan dengan transparan dan akuntabel. Dalam menghadapi tantangan atau permasalahan, Ketua yang independen akan lebih fokus mencari solusi terbaik tanpa memihak kepentingan tertentu.


Harapan untuk Pemimpin Baru


Masyarakat Jayanti berharap, pemimpin baru Karang Taruna Kecamatan dapat membawa energi segar dan ide-ide inovatif untuk membangun generasi muda yang lebih berdaya. Calon Ketua Karang Taruna yang berwawasan luas dan independen diyakini mampu memimpin organisasi ini menjadi lebih profesional dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.


Pemilihan Ketua Karang Taruna bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi momen untuk memastikan organisasi ini dipimpin oleh individu yang benar-benar peduli dan mampu membawa perubahan positif. Oleh karena itu, mari bersama-sama memilih pemimpin yang layak, berkompeten, dan berintegritas demi kemajuan bersama.


Penulis:

Mulyadi Irama 

Aris Saputra, Warga Pontang Korban Tipu Calo Tenaga kerja AD Karyawan PT. Shiwond Steel Indonesia

By On Minggu, Februari 09, 2025

Foto : Korban Aris Saputra 

Kabupaten Serang,| xbintangindo.com -

Inisial AD yang bekerja di PT. Shiwond steel Indonesia diduga tipu Aris Saputra warga pontang untuk bekerja di PT. Cahaya Logam.


Aris Saputra salah satu warga kampung Singaraja, Desa Singaraja, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang Banten, diduga menjadi korban penipuan calo tenaga kerja asal mompok Cikeusal Kabupaten Serang  yang mengakibatkan Aris mengalami kerugian uang sebesar Rp. 4.200.000 (empat juta dua ratus ribu rupiah). Pada : Senin, 03 februari 2025.


Kronologi bermula Yudi salah satu saudara dari Aris di tawarkan lowongan pekerjaan oleh AD-inisial (40) salah satu warga Cikeusal  kabupaten serang, yang di ketahui sebagai rekan kerjanya di PT. Shiwond Steel Indonesia, modern-Cikande.


"Si AD ini kan temen kerja saya orang kibin, dia nawarin ke saya ada keluarga saudara gak yang mau kerja ada loker nih di PT. Cahaya Logam Modern tapi ada administrasinya Pp. 4.200.000. "kata yudi saudara korban


"Nah karena emang ada saudara nganggur jadi saya iya kan tawaran AD,  langsung saya kasih kabar sama ponakan saya Aris, nah Aris juga menyanggupi. "Jelasnya


Menurut keterangan Aris diduga korban penipuan calo tenaga kerja menjelaskan, "Iyah kemarin kan nawarin kerja di PT. Cahaya Logam pas di temui AD ngajak ke pabrik PT. Cahaya Logam, sesampai nya di PT. Cahaya Logam lowongan kerja itu tidak ada. "Terangnya


Lanjut, "Terus saya di ajak AD ke PT. PWI 2 yang di gorda itu, setelah sampe tempat ketemu sama temennya  AD ini namanya HE, berujung saya di tawarkan kerja di PT PWI 2 di iming-imingi kerja status karyawan, ada kpk juga, gaji UMR. "Ungkap Aris 


"Setelah saya masuk, saya cuma duduk aja di gudang, nunggu Kartu Pengenal Karyawan (KPK) gak dateng-dateng, suruh bantu muat barang ada kayaknya lima menit mah, terus jam tiga sore orang" pada pulang saya ikut pulang, tiba-tiba saya di kasih uang sama seseorang Rp. 40.000 kata orang itu nanti kalo ada ekspor lagi di kabarin, di sini mah kerja upah borongan. Ujarnya


"Karena gak sesuai omongan awal langsung aja saya telpon AD saya minta uang dikembalikan yang katanya administrasi PT.CL, saya temui AD minta kembalikan dan janji akan dikembalikan hari Senin namun  sampai sekarang uang saya yang Rp. 4.200.000,- belum dikembalikan juga kalau di telpon jawabnya entar-entar aja seperti gak ada etika buat ngembaliin uang saya. "Tambahnya


"Ujungnya sekarang lempar sana skatanya untuk ini, ke si Heru lah ke si Toni lah. "Cetusnya dengan nada marah


Hingga berita ini tayang, terduga AD-inisial, belum bisa terhubung.


Sementara aris dan keluarganya saat ini berencana akan melaporkan terduga kepada pihak terkait.

*Ruangan Biro Humas ATR/BPN Terbakar, Menteri Nusron: Api Sudah Berhasil Dipadamkan dengan Cepat*

By On Minggu, Februari 09, 2025









Jakarta – xbintangindo.com

Kebakaran terjadi di ruangan Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Kamis sekitar pukul 23.00 WIB. Ruangan yang terletak di lantai 1 kementerian ini berhasil dipadamkan dengan cepat oleh tim pemadam kebakaran (Damkar). Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid yang hadir langsung ke lokasi untuk memastikan keadaan pasca kebakaran mengapresiasi reaksi cepat dari Tim Damkar. 


"Kejadiannya cepat sekali, sekitar jam 23 lewat, ada kebakaran kecil di Biro Humas lantai 1. Alhamdulillah, reaksinya cepat sekali, sehingga bisa dipadamkan," ujar Menteri Nusron seraya memantau situasi di lokasi pada Sabtu (08/02/2025) malam.


Lebih lanjut ia memastikan bahwa kebakaran yang terjadi ini merupakan musibah bagi Kementerian ATR/BPN dan bukan menjadi upaya penghilangan barang bukti dari masalah pertanahan yang terjadi. "Yang terbakar itu bagian Humas, di sana tidak ada dokumen HGB, HGU, atau apapun, jadi tidak ada yang namanya penghilangan barang bukti," tegas Nusron Wahid.


Atas reaksi yang cepat dari pemadaman api, selain kepada Tim Damkar, Menteri Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jakarta Selatan "Terima kasih sekali kepada Pak Wali Kota dan Tim Damkar Jakarta Selatan. Semoga tidak terjadi apa-apa lagi," katanya.


Di kesempatan terpisah, Kepala Biro Hubungan Masyarakat melaporkan, dugaan awal kebakaran di ruangan Biro Humas ini disebabkan oleh korsleting listrik. "Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pastinya," kata Harison Mocodompis.


Saat ini lokasi kebarakan telah dipasang garis polisi. Selanjutnya, penyelidikan akan dilanjutkan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab kebakaran dan memastikan keselamatan seluruh karyawan serta pengunjung gedung. 


"Sebagai tindak lanjut, investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, lalu juga dilakukan pendataan kerusakan dokumen dan peralatan, dan yang paling penting evaluasi sistem keamanan dan mitigasi risiko kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," pungkas Kepala Biro Humas. (Oman ncek)

Pasar Rau Blok Buah - Buahan Kota Serang Kebanjiran Tinggi Air Hingga 80 CM

By On Sabtu, Februari 08, 2025

Foto : pedagang Buah - buahan Pasar Rau sedang menyelamatkan dagangannya ketempat yang lebih tinggi. 7/2/25.

Kota Serang,|| xbintangindo.com --  

Intensitas hujan yang turun di wilayah kota Serang 2 hari ini mengakibatkan kondisi Pasar Rau kota Serang blok Buah - buahan mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centi meter (CM). Jumat, 7/2/25.


Beberapa pedagang Buah - buahan Pasar Rau mengeluhkan jika hujan turun blok Buah - buahan sering banjir.






"Ruwet pak, Pasar Rau blok Buah - buahan kalau hujan turun selalu mengalami kebanjiran, hujan malam ini banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm, kewalahan kami para pedagang yang diblok sini jika banjir sibuk menyelamatkan dagangan ke tempat yang lebih tinggi." Ujar salah satu pedagang rambutan.


Lanjut Pedagang," kami para pedagang di pasar Rau khususnya di blok Buah - buahan yang sering kebanjiran berharap kepada pemerintah kota Serang agar segera membangun atau memperbaiki drainase agar saluran air dapat mengalir ke dataran rendah dengan lancar." Harapnya.

Oman Ncek xbi//.*


Jln Ciguha Carenang Kab.Serang - Gunung Kaler Kab. Tangerang Sepanjang 4 KM Rusak Parah, Butuh Perhatian Pemerintah

By On Sabtu, Februari 08, 2025

foto: kondisi kini Jln Ciguha Carenang Kab.Serang - Gunung Kaler Kab. Tangerang Sepanjang 4 KM Rusak Parah.

Kabupaten Serang,|| xbintangindo.com -- 

Jalan kampung Ciguha kecamatan Carenang Kabupaten Serang - Desa Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten sepanjang 4 kilo meter (KM) puluhan tahun belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sabtu, 8/2/25.


Menurut warga sekitar bahwa jalan Ciguha kecamatan Carenang sampai ke Desa gunung Kaler rusak parah.


"Iya pak jalan Ciguha Carenang Kabupaten Serang sampai ke Desa Gunung Kaler belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah, lihat saja pak kondisi jalannya rusak parah, masih tanah merah, masyarakat yang menggunakan jalan tersebut dari dulu sangat mendambakan jalan tersebut di bangun oleh pemerintah." Harapnya.


Begitu pula dikatakan warga Evan," warga yang dilintasi jalan Ciguha Carenang sampai gunung Kaler sangat mendambakan segera  jalan tersebut di bangun oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat." Ungkap Evan.


"Itu kan jalan sepanjang 4 kilo meter masuk 2 wilayah yaitu wilayah Desa Carenang kecamatan Carenang Kabupaten Serang dan wilayah Desa' Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten, kalau DPU kabupaten Serang membangun diwilayah kabupaten Serang saja, nanti DPU kabupaten Tangerang juga membangun diwilayah kabupaten Tangerang sendiri. Yang penting masyarakat jalan tersebut di bangun." Tutur Evan.

Aditya Xbi 


Wanita Muda Kecelakaan dijalan, Bukannya Korban ditolong Pelaku IS Malah Memperkosa, Akhirnya Pelaku ditangkap Satreskrim Polres Serang

By On Sabtu, Februari 08, 2025

ilustrasi korban pemerkosaan 

SERANG,  –  IS, 27 tahun, warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, tega memperkosa wanita muda diduga korban kecelakaan lalulintas yang tergeletak di pinggir sawah.


Ironisnya, korban berusia 30 tahun warga Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang ini diperkosa dalam kondisi tidak sadarkan diri. Berkat gerak cepat polisi dibantu masyarakat, tersangka berhasil diamankan dan digelandang ke Mapolsek Carenang.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan peristiwa tersebut dan tersangka sudah diamankan. Dikatakan Condro Sasongko, peristiwa perkosaan itu terjadi di jalan Desa Mekar Sari, Kecamatan Binuang pada Kamis (06/02) sekitar pukul 20.30.


“Peristiwa dugaan perkosaan itu betul adanya dan tersangka kini ditahan di Mapolres Serang setelah sebelumnya diamankan Polsek Carenang,” kata Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Sabtu (08/02).


Kapolres menjelaskan peristiwa perkosaan ini terjadi ketika tersangka melintas di jalan Kampung Salawe menggunakan motor Honda Beat. Setiba di lokasi kejadian, tersangka melihat ada motor Honda Beat dalam posisi nyungsep di pinggir jalan.


“Tersangka berhenti karena melihat ada motor yang mengalami kecelakaan. Tidak jauh dari motor, korban tergeletak dalam keadaan tidak sadarkan diri,” terang Condro Sasongko.


Melihat korban dalam keadaan pingsan dan lokasi kecelakaan gelap gulita serta jauh dari perkampungan, timbul nafsu untuk menyetubuhi korban. Ketika pelaku sedang melampiaskan nafsu bejadnya, tiba-tiba ada pengendara lain melintas.


“Warga berhenti, kemudian melihat pelaku sedang melakukan perbuatan tidak senonoh dengan posisi di atas tubuh korban. Melihat itu, warga langsung mengamankan pelaku dan memberitahu petugas Polsek Carenang,” jelasnya.


Setelah polisi tiba di lokasi, korban selanjutnya dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan. Setelah mendapat penanganan awal, korban yang tidak sadarkan diri kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan labih baik lagi.


“Saat ini korban mendapat perawatan di RS Bhayangkara. Dari hasil visum terdapat lecet pendarahan pada bibir kemaluan dan terdapat memar pada bagian pelipis mata sebelah kanan dan memar pada bagian kepala belakang telinga,” jelas Kapolres.


Kapolres mengatakan bahwa korban belum dapat dilakukan pemeriksaan karena masih tidak sadarkan diri. Kasus dugaan perkosaan ini ditangani Unit PPA Polres Serang dan masih didalami untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.


“Untuk sementara kronologis kejadian seperti itu. Korban belum dapat dimintai keterangan karena masih tak sadarkan diri. Penyidik Unit PPA akan mendalami untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya,” tandas Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrumsus Polda Banten ini.

Penimbun Solar dan Petralite Bebas Beroperasi: Ancaman Nyata bagi Masyarakat

By On Sabtu, Februari 08, 2025








Kabupaten Tangerang,|| Fenomena penimbunan bahan bakar seperti solar dan petralit semakin menjadi perhatian di tengah krisis energi yang melanda negeri ini. Penimbunan yang dilakukan oleh segelintir oknum demi keuntungan pribadi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak serius bagi masyarakat luas. Ironisnya, para penimbun ini tampak leluasa menjalankan praktiknya tanpa rasa takut akan konsekuensi yang akan dirasakan oleh rakyat maupun dampak yang lebih luas terhadap perekonomian negara.


Penimbunan Solar dan Petralit: Modus dan Motif

Modus yang sering digunakan para penimbun adalah membeli bahan bakar dalam jumlah besar secara legal maupun ilegal, kemudian menyimpannya untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi ketika terjadi kelangkaan. Motif utama, tentu saja, keuntungan ekonomi semata. Namun, dampaknya jauh melampaui kepentingan pribadi. Kelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh praktik ini membuat harga bahan bakar melonjak, transportasi terganggu, dan kegiatan ekonomi masyarakat terhambat.


Akibat bagi Masyarakat dan Ekonomi

Penimbunan bahan bakar memicu inflasi, terutama pada sektor-sektor yang bergantung pada bahan bakar seperti transportasi dan logistik. Petani yang membutuhkan solar untuk mengoperasikan alat-alat pertanian terhambat, nelayan kesulitan melaut, dan pengusaha kecil terancam gulung tikar karena biaya operasional yang meningkat. Pada akhirnya, masyarakat kecil yang menjadi korban utama.


Selain itu, kelangkaan bahan bakar juga dapat memicu keresahan sosial. Antrian panjang di SPBU, aksi protes masyarakat, hingga potensi konflik antar warga menjadi ancaman nyata jika masalah ini tidak segera ditangani.


Hukum dan Penegakan yang Lemah

Salah satu penyebab praktik ini terus berlangsung adalah lemahnya penegakan hukum. Meskipun ada aturan tegas yang mengatur distribusi dan penyimpanan bahan bakar, pengawasan sering kali tidak efektif. Oknum penimbun kerap kali memiliki “perlindungan” dari pihak tertentu, sehingga mereka dapat bebas beroperasi tanpa khawatir akan sanksi.


Peran Pemerintah dan Solusi

Pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik penimbunan bahan bakar. Pertama, memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar mulai dari depot hingga SPBU. Kedua, menerapkan sanksi tegas bagi pelaku penimbunan, baik itu individu maupun korporasi. Ketiga, melibatkan masyarakat dalam pengawasan untuk melaporkan praktik penimbunan.


Selain itu, pemerintah perlu memastikan ketersediaan bahan bakar di seluruh wilayah dengan harga yang wajar. Kebijakan subsidi yang tepat sasaran, pengembangan energi terbarukan, dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi langkah penting untuk mengatasi masalah ini secara jangka panjang.


Kesimpulan

Praktik penimbunan solar dan petralit adalah ancaman serius bagi kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jika dibiarkan tanpa tindakan tegas, dampaknya akan semakin meluas dan memperburuk ketimpangan sosial. Diperlukan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menghentikan praktik ini demi menjaga ketersediaan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis: Mulyadi 

Bermain Dipinggir Kali Ciujung  3 Remaja Terpeleset Kesungai Dan Terseret Arus, 2 Selamat 1 Meninggal Dunia.

By On Sabtu, Februari 08, 2025








Kab Serang xbintangindo.com

Tiga bocah masing-masing berusia 4 tahun tenggelam terseret arus saat bermain air di pinggiran Sungai Ciujung Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kabupaten Serang, tidak jauh dari rumahnya.


Korban Afan dan Afin, dua dari tiga korban berhasil diselamatkan warga setempat. Namun Ridho tidak berhasil diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal korban terjatuh.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan peristiwa tenggelamnya 3 bocah ini terjadi Jumat (7/2) sekitar pukul 15.30. Dari keterangan warga, kata Kapolres, sebelum musibah terjadi ketiga korban diketahui bermain di atas batu di pinggir sungai.


"Ketika bermain air, diduga ketiga bocah ini terpeleset jatuh ke sungai. Jatuhnya ketiga korban ke dalam air ini diketahui oleh warga yang ada di seberang sungai," terang Kapolres, Sabtu 8 Pebruari 2025.


Warga yang diketahui Burhan itu, kata Kapolres langsung menceburkan diri berenang mengejar untuk menyelamatkan para korban. Dua korban bernama Afan dan Afin berhasil diselamatkan namun Ridho keburu hilang terseret arus.


"Dua korban berhasil diselamatkan oleh Burhan, sedangkan satu rekannya hilang terbawa arus," kata Kapolres didampingi Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi.


Petugas Polsek Kragilan yang mendapatkan informasi adanya bocah yang terbawa arus segera mendatangi lokasi untuk membantu pencarian. Sekitar pukul 17.30, korban Ridho berhasil ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.


"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal namun kondisinya telah meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga sesuai permintaan," jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat, khusus orang tua untuk mengawasi anak-anaknya untuk tidak bermain di pinggir sungai atau kali irigasi. 


"Imbauan ini kami sampaikan agar tidak lagi terjadi peristiwa serupa karena pada saat ini kondisi air sungai cukup deras akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi," ujar Condro Sasongko.

Aktivis Geram, Desak DPMPD Kabupaten Tangerang Transparan Terkait Kasus Pencairan Ganda Dana Desa

By On Sabtu, Februari 08, 2025









Tangerang _ Ketua Umum LSM  Geram yang juga CEO Geram Grup, Alamsyah, mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang untuk bersikap transparan dan tidak menutup-nutupi dugaan kasus pencairan ganda dana desa yang terjadi di 28 desa di 13 kecamatan, bahkan info yang kami terima saat ini semakin bertambah hingga 48 desa 


Menurut Alamsyah, DPMPD Kabupaten Tangerang harus berani menjelaskan persoalan tersebut kepada publik. "Seluruh pihak terkait sudah dipanggil ke DPMPD Kabupaten Tangerang, mulai dari camat, kepala desa, hingga operator desa. Masa dari sekian banyak orang tidak ada yang tahu terkait pencairan ganda ini? Publik berhak tahu," tegasnya.


Alamsyah juga mengungkapkan adanya informasi mengenai satu kegiatan yang dibayarkan dua kali dengan perusahaan atau pihak ketiga yang berbeda. "Lebih parahnya lagi, kami menerima informasi bahwa pencairan kedua dilakukan tanpa berkas yang lengkap. Ini adalah pelanggaran serius yang harus segera dijelaskan oleh Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang," tambahnya.


Lebih lanjut, Alamsyah meminta Kepala DPMPD untuk memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari isu keterlibatan oknum di internal DPMPD. "Jangan sampai muncul dugaan keterlibatan pihak internal yang sengaja bermain dalam kasus ini. Transparansi adalah kunci agar kepercayaan masyarakat tidak hilang," tutupnya.


LSM Geram berjanji akan terus mengawal kasus ini dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengungkap kebenaran di balik dugaan pencairan ganda dana desa tersebut. Publik berharap DPMPD Kabupaten Tangerang segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Tajuddin Edo//.*

*Ngariung Iman Ngariung Aman, Kapolsek Cikande Bersama Masyarakat dan Santri Majelis Taklim Darul Kolot Cikande Permai*

By On Sabtu, Februari 08, 2025








Polres Serang - Kapolsek Cikande Polres Serang menggelar kegiatan "Ngariung Iman Ngariung Aman" bersama santri majelis taklim Darul Kolot di Perumahan Cikande Permai, Desa Cikande Permai Kec. Cikande pada hari Jum'at, 7/2/2025 malam. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan majelis taklim Darul Kolot Ustaz Ujang Supriyatna, para santri, pengurus majelis taklim, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Kapolsek Cikande AKP Tatang, S.H menyampaikan bahwa program ngariung iman ngariung aman merupkaan program Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


"Kami berharap melalui kegiatan ini, kita semua dapat saling bertukar informasi dan berdiskusi mengenai upaya-upaya menjaga kamtibmas. Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, termasuk para santri, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," ujar AKP Tatang.


Dalam kegiatan ini, Kapolsek Cikande juga menyampaikan beberapa permasalahan menonjol gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Cikande seperti curanmor, kenakalan remaja, obat obatan terlarang, tawuran dan balap liar. Kapolsek berharap peran serta masyarakat membantu tugas polisi menjaga kamtibmas dan menangani kejadian permasalahan menonjol di wilkum Polsek Cikande.


"Kami kepolisian tidak mampu bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat, sehingga peran serta masyarakat sangat diharpakan dan akan membantu keberhasilan tugas-tugas kepolisian," kata Kapolsek Cikande.


Pelibatan peran serta masyarakat sangat penting dalam mengelola Kamtibmas seperti dengan siskamling, membentuk komunitas kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (Pokdarkamtibmas) yang dapat mendukung tugas-tugas kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban.


"Mari kita jaga kamtibmas mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat lebih luas," tambah Kapolsek Cikande.


Kegiatan "Ngariung Iman Ngariung Aman" ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain ceramah agama, diskusi tentang kamtibmas, serta doa bersama. Para santri pun antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *