Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Hari Jadi Kota Serang ke-18, Wagub Banten Dimyati Natakusumah : Harus Berkolaborasi untuk Membangun

By On Minggu, Agustus 10, 2025







Serang - Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah berharap peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum dalam intropeksi diri untuk melihat dan menciptakan langkah upaya guna mewujudkan harapan masyarakat.


Hal itu disampaikan Dimyati Natakusumah saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Serang Memperingati Hari Jadi Kota Serang ke-18 di Gedung DPRD Kota Serang, Minggu (10/8/2025).

"Selamat Dirgahayu Kota Serang ke-18, umur 18 itu umur yang dewasa, kalau kita bicara hari jadi. Maka kita berbicara terkait dengan intropeksi diri dan inventarisir berbagai permasalahan," ungkap Dimyati.


Selanjutnya, Dimyati juga menyampaikan untuk pembangunan Kota Serang membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Terutama dalam penataan kota yang bersih dan mengedepankan keberlanjutan.


"Kita harus berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Kota Serang," katanya.


Dimyati juga menuturkan, terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian oleh Pemkot Serang. Di antaranya terkait permasalahan sampah, kebersihan lingkungan, infrastruktur dan lainnya.


"Saya melihat sepak terjangnya, keberaniannya, ketegasannya Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta birokrasi yang ada, ini ada semangat baru. Saya yakin Kota Serang akan berubah dan Kota Serang akan ada kemajuan," imbuhnya.


Sementara, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum perjalanan Kota Serang serta evaluasi atas capaian yang telah diraih selama enam bulan kepemimpinan Budi Rustandi dan Agis Nur Aulia.


"Saya bersama Wakil Walikota Serang mengerahkan langkah awal dalam membangun pondasi dasar untuk mewujudkan visi besar Kota Serang, dimana menjadikan Kota Serang Madani yang maju kotanya, bahagia dan sejahtera warganya," ujarnya.


Dalam mencapai visi tersebut, kata Budi Rustandi, pihaknya akan melaksanakan 5 misi utama.


Diantaranya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik bersih dan melayani, mewujudkan sumber daya manusia yang unggul berbudaya dan berdaya serta mewujudkan kehidupan masyarakat kota Serang yang mandiri dan berkarya.


"Kemudian meningkatkan perekonomian daerah yang tumbuh dan inklusif berbasis potensi unggulan daerah dan mewujudkan infrastruktur yang berkualitas merata dan berkelanjutan," katanya.


Budi juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama turut serta dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kota Serang, dengan mengedepankan semangat gotong royong.


"Mari bersama-sama berkolaborasi, berinovasi dan bergandengan tangan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Bersama adalah kunci keberhasilan kita," pungkasnya.

 H.Maman Sulaeman Waka 1 Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten Mengajak Masyarakat Banten Untuk Menjaga dan Melestarikan Seni budaya pencak silat

By On Minggu, Agustus 10, 2025

H. Maman Sulaeman 

Kab serang, xbintangindo.com --

Disela acara pemantapan peserta pencak silat Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten menuju Rekor Muri yang ke 4 kalinya di kota Cilegon (06/09/25) H. Maman Sulaeman selaku wakil ketua 1 DPW Provinsi Banten saat dikonfirmasi wartawan mengatakan.


" Didalam kepengurusan organisasi Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten yang sekarang akan bekerja semaksimal mungkin ingin menjadi yang lebih terbaik dari yang terbaik dalam menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat yang man pencak silat sudah menjadi kearifan lokal Provinsi Banten," ujar H. Maman Sulaeman.


Lanjut H. Maman Sulaeman," kami para pengurus Kesti TTKDH provinsi Banten akan turun ke paguron-paguron yang ada dalam binaan Kesti TTKDH, agar paguron-paguron mereka merasa memiliki orang tua.


"Mari masyarakat Banten khususnya untuk menjaga dan melestarikan budaya pencak silat Kesti TTKDH di mana pun kita berada, " harapnya.


Begitu pula dikatakan penasehat Kesti TTKDH Hj. Surihat, " Kesti TTKDH adalah organisasi yang mengembangkan seni budaya yang dimiliki oleh provinsi Banten salah satunya pencak silat, maka dari itu mari masyarakat Banten khususnya untuk menjaga dan melestarikan budaya pencak silat tersebut, mengikuti pencak silat selain tubuh menjadi sehat kita juga memiliki ilmu beladiri." Ujar Hj. Surihat.

Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten gelar Pemantapan peserta Pencak silat Menuju Rekor Muri ke 4 di Kota Cilegon

By On Minggu, Agustus 10, 2025








Foto : Ratusan peserta pencak silat saat gladi resik di halaman kantor DPW Provinsi Banten.

Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Di halaman kantor Kesti TTKDH DPW Provinsi Banten di gelar geladi resik pemantapan peserta pencak silat menuju Rekor muri yang ke 4 kalinya tahun 2025 ini (06/09/25) rencana dilaksanakan di alun-alun kota Cilegon.








Menurut wakil ketua 1 DPW Provinsi Banten, H. Maman Sulaeman mengatakan," Acara silaturahmi KESTI TTKKDH ini supaya trus dilaksanakan agar para regenerasi dapat melestarikan seni  budaya pencak silat banten.yang sudah turun temurun dari nenek moyang kita,"  ujar h.maman .







"

Kami sangat berharap seni budaya Banten ini tetap terjaga dan tetap Ada di Banten jangan sampe hilang dan punah. Banten punya seni budaya pencak silat. Karena seni budaya ini buat anak cucu kita nanti. " Sambung H. Maman.


Ketua 1 DPW Provinsi Banten Hakim Sulaeman menambahkan," seni budaya pencak silat ini budaya kearifan lokal Provinsi Banten, kita harus menjaga dan melestarikannya., Kesti TTKDH berdiri sejak tahun 1952 organisasi budaya bela diri pencak silat TTKDH  bisa go internasional. Ujar Hakim Sulaeman.


" Saya memohon doanya kepada semua keluarga, anggota pengurus Kesti TTKDH, rekan-rekan semoga nanti pada 06 September 2025 hari ulang tahun kesti TTKDH tercatat kembali dalam Rekor Muri yang ke 4 kalinya." Ujar ketua 1 DPW Provinsi Banten.


Hj. Surihat selaku penasehat Kesti TTKDH dalam sambutannya mengatakan," saya memohon kepada para pengurus senioritas di organisasi Kesti TTKDH tetap semangat dalam membina dan, mendidik regenerasi Kesti TTKDH provinsi Banten, harus semangat menjaga serta melestarikan budaya pencak silat Kesti TTKDH Banten." Kata Hj. Surihat menyala.

Apeng xbi//.*

Warga Desa Bandung Kab.Serang Mengeluh, Loker di PT. MC Delica Food Indonesia selalu orang luar yang diterima Bekerja

By On Minggu, Agustus 10, 2025






Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Banyaknya berdiri perusahaan didaerah sendiri namun belum dirasakan sepenuhnya oleh warga sekitar (lokal) menurut warga Desa Bandung kecamatan Bandung kabupaten Serang Banten, bahwa warga lokal masih banyak sekali yang menganggur, namun penerimaan karyawan di perusahaan-perusahaan diwilayahnya yang diterima bekerja mayoritas orang luar oleh pihak perusahaan. 


"Ya .. beginilah nasib kami warga Desa Bandung kecamatan Bandung kabupaten Serang, dulu orang tua kami menjual tanah ke kawasan industri modern Cikande berharap ketika berdiri pabrik - pabrik anak cucunya dapat mudah bekerja di perusahaan - perusahaan yang berada di wilayah sendiri. Namun kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan orang tua kita, pabrik - pabrik banyak berdiri tetap saja warga Desa Bandung sulit mendapatkan pekerjaan malahan masih banyak sekali yang menganggur." Ujar Ozi.


Lanjut Ozi," Bahkan yang lebih parahnya lagi, ketika ada lowongan kerja (Loker) di perusahaan, warga kami yang ingin bekerja harus mengeluarkan uang pelicin, seharusnya pihak pemdes Bandung cepat bertindak membantu memuluskan agar warga desa bandung dapat diterima kerja di perusahaan wilayah Desa Bandung. Jangan diam saja, jangan sampai para calo yang bergerak, atau oknum HRD perusahaan yang bermain, bisa saja semua ini terjadi." Tutur Ozi.


" Baru-baru ini di PT. MC Delica Food Indonesia yang produksi makanan berlokasi di wilayah Desa Bandung membuka loker ada penerimaan karyawan baru, namun dalam pantauan saya dan warga lainnya, yang diterima bekerja oleh pihak perusahaan mayoritas orang luar, warga lokalnya tidak tampak, apakah ini yang di katakan rakyat Indonesia merdeka..!" Saya katakan warga Desa Bandung belum merdeka, karena mati di lumbung sendiri. Banyak perusahaan tapi sulit mendapatkan pekerjaan..!" Keluh Ozi.


Dikatakannya warga Desa Bandung lainnya," kami warga desa bandung sangat sulit bekerja di perusahaan yang ada di wilayah sendiri, padahal loker selalu ada namun yang diterima oleh pihak perusahaan warga luar jauh saja sangat jarang sekali warga desa bandung diterima bekerja di perusahaan wilayah sendiri. Jika diterima pun biasanya memakai uang pelicin." Ujarnya 

RED xbi//.*

Banten Masuk 10 Besar IKP, Kemenko Polkam: Pers Harus Tetap Independen

By On Sabtu, Agustus 09, 2025






Tangerang -  Provinsi Banten menunjukkan capaian positif dalam kebebasan pers. Berdasarkan data terbaru, Indeks Kebebasan Pers (IKP) Banten tahun 2024 tercatat mencapai angka 74,09, menempatkan provinsi ini ke dalam 10 besar nasional dalam hal kebebasan pers.


Peningkatan tersebut menjadi bahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Kota Tangerang, Banten, Jumat (8/8).


Rakor Kemenko Polkam ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kebebasan pers yang sehat, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan publik.


Dalam sambutannya, Deputi Bidang Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polkam, Marsdya TNI Eko Dono Indarto, mengapresiasi atas peningkatan IKP Banten. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak.


“Kami mengapresiasi Provinsi Banten yang berhasil naik ke posisi 10 besar nasional dalam Indeks Kebebasan Pers. Ini menunjukkan bahwa ada upaya serius dari pemerintah daerah dan pelaku media untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat,” ungkap Eko.


Ia menekankan bahwa media memiliki peran sentral dalam menjaga demokrasi dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah agar membangun kemitraan dengan media, bukan melakukan intervensi terhadap independensinya.


“Banyak media saat ini yang bertahan dengan kemampuan sendiri. Pemerintah perlu hadir sebagai mitra, bukan sebagai penghambat,” ujar alumnus AAU Tahun 1989 itu.


Kemenko Polkam berharap, forum ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga demokrasi informasi, memperkuat kebebasan pers yang bertanggung jawab, dan membangun kepercayaan publik terhadap media.


*Tantangan Era Digital*


Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers di era digital, terutama terkait hoaks, disinformasi, dan rendahnya literasi media masyarakat.


Prof. Komarudin menekankan pentingnya membedakan antara dua jenis media yang berkembang saat ini. Kedua media itu yakni media arus utama (mainstream) dan media sosial.


"Media ini kredibel karena memiliki badan hukum, wartawan profesional, dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Proses verifikasi dilakukan ketat, sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.


Meskipun populer, lanjutnya, media sosial kerap menyebarkan informasi tanpa verifikasi dan tidak memiliki badan hukum. Banyak konten yang dibuat hanya demi viralitas, bukan akurasi informasi.


“Masyarakat harus lebih kritis dan cerdas dalam memilih sumber informasi. Utamakan media arus utama sebagai rujukan informasi yang akurat,” pesan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah periode 2006-2010 dan 2010-2015 itu.


Ia juga menyoroti pentingnya penguatan profesionalisme wartawan dan pengembangan literasi media untuk publik guna menghadapi derasnya arus informasi digital.


*Ekosistem Media dalam Sorotan*


Dalam sesi diskusi, Kepala Bidang Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani, memaparkan pentingnya membangun ekosistem media yang adaptif terhadap digitalisasi dan disrupsi teknologi.


Menanggapi hal tersebut, Humas Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat, Rendy Herdiana, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan pemerintah dan Dewan Pers dalam menciptakan ekosistem media yang berintegritas.


“Kami berkomitmen untuk mendorong transformasi media yang sehat dan sejahtera. Diperlukan terobosan konkret agar media mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan jati diri jurnalistiknya,” ujar Rendy.


Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten, Arif Agus Rahman; para kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten/kota se-Banten; serta perwakilan dari berbagai lembaga media nasional. Hadir pula Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala.

Toko Tutup,..!" Kini sistem COD Penjualan Obat Tramadol dan exsimer diwilayah Tangerang Selatan

By On Sabtu, Agustus 09, 2025






Foto : ilustrasi 

Kab. Tangsel, xbintangindo.com --

Dalam Minggu - Minggu ini toko-toko yang menjual obat tramadol dan exsimer di wilayah kabupaten Tangerang Selatan Banten serempak tutup total, namun diduga para pelaku penjual obat-obatan terlarang tersebut menggunakan sistem Cash on Delivery (COD).


Menurut pembeli yang dikonfirmasi diwilayah Neglasari Tangerang Selatan, kini jika ingin membeli obat tramadol dan exsimer sistem COD.


"Minggu ini toko-toko obat yang menjual obat tramadol dan exsimer serempak tutup total semua nya, paling kalau mau beli sistem COD, kita hubungi dulu penjualnya lalu kita ketemu di sebelah atau di belakang toko yang mereka dulu jual. atau kita ketemu di tempat yang sudah di sepakati." Ujar AL .


Dikatakan pula teman AL," Sekarang mah udah sistem COD penjualan obat tramadol dan exsimer di wilayah Tangerang Selatan bang, ga tau tuh kenapa kali toko-toko nya pada tutup, biasanya penjual tersebut sore jam 16.00 wib  udah standby di dekat tokonya nanti ada orang suruhannya yang manggil kalau ada yang mau beli obat tramadol atau exsimer, baru deh yang pegang barangnya (obat) keluar memberikan obat yang dipinta pembeli. Katanya sih sekarang lagi rawan, katanya takut ditangkap polisi." Kata Q-dul teman AL.


Ditempat terpisah aktivis Banten Amir Hamzah meminta kepada pihak kepolisian polresta Tangerang Selatan agar tetap semangat dalam pemberantasan narkotika dan psikotropika di wilayah hukum polresta Tangerang Selatan.


"Saya berharap kepada pihak kepolisian polresta Tangerang Selatan agar tetap semangat dalam pemberantasan narkotika dan psikotropika dan wilayah hukum polresta Tangerang Selatan, yang kini informasi nya pelaku dalam menjual obat terlarang seperti tramadol dan exsimer sistem COD, saya yakin polisi bisa menangkap pelaku bisnis haram tersebut (obat tramadol dan exsimer) Walaupun penjualan mereka sistem COD." Ujar Amir.

Red xbi//.*

Semarak HUT RI Ke-80 Pemerintah Kecamatan Jayanti Menggelar Pawai Karnaval

By On Sabtu, Agustus 09, 2025






Tangerang - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menggelar pawai karnaval. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kembali makna dari kemerdekaan RI tahun 1945 silam, baik di lingkungan pemerintah kecamatan maupun kalangan masyarakat. Sabtu, (09/08/2025) 



Camat Jayanti H. Yandri Permana S. Stp menyampaikan, kegiatan tersebut juga sebagai sarana edukasi kepada generasi muda dan anak mengenai aneka budaya yang ada di lndonesia. Disamping itu, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.


 “Kami sangat mengapresiasi antusias masyarakat Kecamatan Jayanti yang ikut serta memeriahkan kegiatan ini. Dan ini harus terus kami tanamkan sebagai bentuk syukur kepada pahlawan yang telah memerdekakan negara ini,” kata Camat Jayanti H

Yandri Permana. 


Disamping itu juga, Masih Yandri Permana, masyarakat juga bisa meningkatkan perekonomiannya melalui usaha-usaha kecil, baik itu pedagang mainan, jajanan dan aneka lainnya melalui jajanan gratis yang disiapkan oleh pemerintah Kecamatan Jayanti. 


“Dengan adanya kégiatan ini, kami berharap mereka yang memiliki usaha musiman bisa menambah kebutuhan ekonominya melalui usaha yang mereka geluti,” ujarya.


 Dijelaskannya, terselenggaranya kegiatan tersebut diawali dengan pembentukan panitia yang melibatkan semua pihak, diantaranya pemerintah kecamatan, unsur pemerintah desa, karang taruna kecamatan, KOK, TNI-Polri, dan instansi lainnya. 


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas partisipasinya dalam membantu mensukseskan setiap kegiatan ini,” ungkapnya.


 Oleh karena itu, Camat Jayanti berharap kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan kedepannya. Mengingat antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti setiap kegiatan tersebut.


 “lni akan terus kita lakukan setiap tahunnya. Dan kami berharap kedepan akan lebih meriah dan semarak lagi,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Panitia pelaksana HUT RI Ke-80 tingkat Kecamatan Jayanti Rizky Apriliyansyah menambahkan, untuk pawai kamaval tahun ini diikuti puluhan peserta dengan katagori Sepeda Hias, Kendaraan Hias, dan Jalan Kreasi. 


“Alhamdulillah antusias dan semangat masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.  RED 

KKM 36 Hadirkan Solusi Praktis: TTG Penggeprek Melinjo untuk Pengrajin Emping

By On Sabtu, Agustus 09, 2025








Pandeglang – xbintangindo.com--

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 berhasil menghadirkan solusi praktis bagi para pengrajin emping di Desa Kertasana melalui inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat penggeprek melinjo. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah proses produksi emping yang selama ini dilakukan secara manual dan memerlukan banyak tenaga serta waktu. Desa Ketrasana, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, (09/08/2025) 








Program ini berawal dari observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa KKM 36, di mana mereka menemukan bahwa pengrajin emping di Desa Kertasana menghadapi tantangan besar dalam memenuhi permintaan pasar akibat proses penggeprekan yang lambat. Menjawab kebutuhan tersebut, tim KKM 36 berinisiatif merancang alat penggeprek melinjo sederhana, efisien, dan mudah digunakan.








Ketua KKM 36, [Raisa Adelio], menjelaskan bahwa alat ini dibuat dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di pasaran sehingga biaya produksinya terjangkau. “Harapan kami, alat ini bisa meningkatkan produktivitas warga, menghemat tenaga, dan membuka peluang pasar yang lebih luas untuk emping Kertasana,” ujarnya.


Salah satu pengrajin emping, [Epiliani], mengaku sangat terbantu dengan adanya alat ini. “Kalau biasanya saya hanya bisa menggeprek sekitar 5–7 kilogram melinjo per hari, sekarang bisa sampai 15 kilogram. Tenaga juga lebih hemat, jadi bisa kerja lebih lama tanpa cepat capek,” tuturnya sambil tersenyum.


Kepala Desa Kertasana, Uhadi, S.H, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi mahasiswa. “Kami berterima kasih kepada KKM 36 yang telah memberikan solusi nyata. Inovasi ini bukan hanya membantu warga, tapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi desa,” katanya.


Dengan hadirnya TTG penggeprek melinjo ini, Desa Kertasana diharapkan dapat berkembang menjadi sentra emping yang lebih produktif dan berdaya saing tinggi, sekaligus menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi inovasi serupa.(Red)

Paguyuban QC PT. Trimitra Meubelindo Berikan Santunan Anak-anak Yatim di Cikande Permai

By On Sabtu, Agustus 09, 2025








Kab. Serang, xbintangindo.com -- Paguyuban Qc PT .Trimitra meubelindo mengadakan silaturahmi sekaligus memberikan sasantunan kepada anak yatim di desa Cikande permai. Sabtu 09 Agustus 2025







"KeGiatan ini sudah berjalan dua tahun kegiatan ini kami adakan selain untuk ajang silaturahmi dan menjalin persaudaraan antar Qc di masing-masing bagian. Kita juga bisa berbagi kepada sesama." Kata Uci.


Dan di acara te sebut salain kita kumpul kumpul kami juga menyisihkan Rezeki kmi untuk santunan anak anak yatim yang ada di tempat tersebut..


Uci Sanusi sebagai Qc mengatakan ."saya sangat senang dan bangga dengan kegiatan ini . soalnya kegiatan ini sangat positif dan bisa berbagi ke anak anak yatim," ujar Uci

 

Uci Sanusi juga menambah kan semoga acara silaturahmi ini tetap ada dan selalu kompak untuk memperat tali persaudaraan." Ujarnya.


Dan semoga Rezki  yang telah kita berikan ke pada anak anak yatim menjadi ladang ibadah dan amal baik kita aamiin...!"

Rifai Apeng xbi//.*

Warga Kecamatan Jawilan Antusias Ikuti perlombaan Gerak Jalan menyambut HUT RI ke 80 tahun

By On Sabtu, Agustus 09, 2025





Kab. Serang, xbintangindo.com --

Antusias warga kecamatan jawilan kabupaten Serang Banten mengikuti acara gerak jalan di dapan kantor Kecamatan jawilan dalam menyambut HUT RI yang ke 80 tahun. sabtu.09/08/2025.








Dalam acara tersebut KBYSJ ( KELUARGA BESAR YAYASAN SECURITY JAWILAN ) ikut serta memeriahkan gerak jalan.


pembukaan awal grak jalan langsung di awali oleh KBYSJ ( KELUARGA BESAR YAYASN SECURITY JAWILAN ) yang di pimpin langsung oleh ketua Rosada alias Batik.

 











"Kami sangat mendukung adanya kegiatan ini di kecamatan Jawilan sekaligus untuk memeriahkan HUT RI yang ke 80 tahun semoga tahun-tahun yang akan datang lebih meriah lagi, Ama dofatu minal iman, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat." ucap batik.


Peserta gerak jalan ini di ikuti dari berbagai elemen masyarakat desa-desa sekecamatan jawilan turut hadir.

Rifai Apeng xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *