Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
*Warga Cikeusal Kehilangan Motor Saat Usg di dr. H. Safnelly Kragilan*

By On Selasa, September 02, 2025











Kab. Serang, xbintangindo.com --

Telah terjadi kehilangan kendaraan bermotor Honda beat tahun 2024 dengan atas nama pemilik Lina, nomor polisi A 2948 IK. Alamat Kampung Jegog RT/RW 09/02. Kelurahan Mongpok. Kecamatan Cikeusal. Kabupaten serang.











Lina menceritakan kronologis kejadian, saya sama suami ke tempat praktek umum dr.Hj. T, Safnelly dengan tujuan untuk mengecek kondisi kandungan sekaligus USG, saya sama suami datang kesini sekitar jam 18.00 nunggu sampai jam 20.00 sesudah di priksa dan USG pas keluar motor sudah tidak ada.

Sang suami yang enggan menyebutkan namanya mengatakan "Masyaallah Apes Amat, mana motor baru saja Lunas, istri hamil tua tinggal nunggu lahiran aja ini, mau buka laporan kepolisian takut dipinta uang dan udah pasti dibikin ribet sama kepolisian " imbuhnya sambil menghelus dada.

Ibu warteg biru sempat melihat ada tiga anak muda yang bolak balik di sekitaran motor situ, awalnya dikira saya juga itu orang mau berobat atau cek kandungan ke dokter Safnelly engga taunya maling motor, kebut tadi bawa nya juga, disitu sudah sering mas kehilangan motor seharusnya mah dokter Safnelly adain cctv supaya tidak terjadi seperti ini lagi.

Warga setempat juga mengatakan hal yang sama, bahwa sudah enggak heran mas disitu sering banget kehilangan motor dan tidak pernah ada solusi.

Tempat kejadian kehilangan motor di Jalan raya jakarta - serang kampung/Desa Sentul Kecamatan keragilan. Kabupaten serang - Banten.

Ketua GWI Geram, Kecam Oknum Aktivis yang Diduga Lecehkan Wartawan

By On Selasa, September 02, 2025







Pandeglang – Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh tindakan tidak terpuji dari seorang oknum aktivis. Kali ini, pelecehan terhadap profesi wartawan terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Selasa (2/9/2025), saat berlangsungnya aksi unjuk rasa oleh sekelompok mahasiswa.


Empat pendemo yang diketahui bernama Hadi, Muklis, Sa’at, dan Ilham datang untuk menyampaikan aspirasi. Namun, suasana menjadi panas ketika salah satu dari mereka, Ilham, tiba-tiba melontarkan pernyataan yang dianggap sangat menghina profesi wartawan.


> "Percuma audiensi sama wartawan, gak ada gunanya!" teriak Ilham dengan nada tinggi di hadapan para jurnalis yang tengah melakukan peliputan.


Ucapan tersebut sontak memantik kemarahan insan pers yang berada di lokasi. Mereka menilai, pernyataan itu tidak hanya melecehkan wartawan secara personal, tapi juga merendahkan seluruh profesi jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang.


Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menyampaikan kegeramannya atas tindakan tersebut. Ia menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan terang-terangan terhadap wartawan.


> "Kami dari insan pers mengecam keras ucapan dari salah satu oknum aktivis tersebut. Ucapannya menyakiti hati seluruh wartawan, bukan hanya di Pandeglang, tapi di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Raeynold.


Ia juga menegaskan bahwa GWI Pandeglang akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian tersebut ke jalur hukum.


> "Yang disebut bukan individu, tapi profesi wartawan secara keseluruhan. Maka kami akan lanjutkan ke proses hukum. Profesi wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," ujarnya.


Lebih lanjut, Raeynold mengingatkan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia menegaskan, kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar para jurnalis yang menyuarakan kemerdekaan lewat media.


> "Wartawan bukan hanya peliput, mereka adalah pejuang. Dulu mereka menyebarkan berita proklamasi, menggalang dukungan rakyat, dan melawan penjajahan lewat tulisan. Maka tak sepantasnya profesi ini dihina atau diremehkan," pungkasnya.


Sementara itu, para wartawan yang hadir saat kejadian telah sepakat untuk melaporkan ucapan Ilham ke Mapolres Pandeglang. Mereka berharap proses hukum bisa berjalan secara adil demi menjaga kehormatan dan marwah profesi jurnalis.//red

Pemerintah Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Sukses Laksanakan Pembangunan SPAL

By On Selasa, September 02, 2025






Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pemerintah desa Warakas, kecamatan Binuang, kabupaten serang, ternilai sukses laksanakan kegiatan pembangunan saluran pembuangan air limbah (spal) di beberapa lingkungan rukun warga (RW) 002 dan RW 003. (02/09/2025).


Terlaksananya kegiatan tersebut, warga desa Warakas mendukung dan menyambut baik sehingga pembangunan SPAL di lingkungannya berjalan lancar.


Seperi di katakan Nani, warga pandelekan menyampaikan, "iya Alhamdulillah kami selaku warga sangat mendukung adanya pembangunan spal ini karena sangat bermanfaat, karena gak susah membuang air limbah bekas nyuci segala tinggal nyalurin doang sekarang mah. "Tuturnya


Senada di katakan ketua rukun tetangga (RT) 007, RW 002 "saya selaku RT menyampaikan rasa berterimakasih kepada pemerintah desa Warakas dengan adanya pembangunan spal ini, karena sangat bermanfaat dan berguna bagi warga kami. "Ucap Kamad


Di tempat terpisah, serupa di sampaikan  Sopian RT 002 RW 003, mengatakan "Iyah kami sangat mendukung dan menyambut adanya kegiatan ini, karena sangat bermanfaat bagi warga kami, adanya spal ini warga tidak lagi membuang air bekas cucian di lahan rumah atau mengeluh dengan derasnya air hujan, sekarang tinggal bagaimana kami warga saja untuk merawatnya. "Ungkapnya


Kepala desa Warakas, melalui awak media menyampaikan apresiasinya kepada warga masyarakat atas bantuan dan dan dukungan sehingga kegiatan pembangunan spal berjalan lancar.


"Saya ucapkan banyak terimakasih dan mengapresiasi atas dukungan dan bantuan warga desa warakas sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar, Alhamdulillah selama berjalanya kegiatan ini tidak ada kendala baik dari warga maupun tim pengelola. "Ujarnya Asmani


Lanjut, "Semoga adanya bangunan saluran pembuangan air limbah ini berguna dan bermanfaat bagi warga khususnya warga RT wawuluh dan pendelekan. "Ucapnya


Masih asmani, "Untuk pembangunan spal ada beberapa titik lagi yang belum terlaksanakan, insyallah untuk lingkungan lainnya kedepan segera terlaksana. "Tutupnya


Di ketahui dalam papan informasi proyek kegiatan saluran pembuangan air limbah ini di alokasikan oleh dana desa warakas, tahun anggaran 2025. Beberapa di antaranya Kampung :  wawuluh, volume : 220,5 x 0,30 x 0,40 meter, biaya : Rp. 111.462.150. pelaksana : TPK desa Warakas.


Dan di kampung : pandelekan, volume : 246 x 0,30 x 0,40 meter, biaya : Rp. 237.215.850. pelaksana : TPK desa warakas

//Dit

Proyek Rabat Beton Kp.Cogreg RT.08/02 Desa Lamaran Binuang TA. 2025 diduga Kurangi Volume beton

By On Senin, September 01, 2025








Foto: lokasi proyek rabat beton kampung Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran Binuang 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan jalan dengan sistem Rabat Beton yang di laksanakan di kampung Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran Kecamatan Binuang Kabupaten Serang Banten dengan panjang 215 Meter (M), Luas 3 meter, Tinggi 15 centi meter (CM), anggaran Rp. 176.288.900,- (Seratus Tujuh puluh enam juta dua ratus delapan puluh delapan ribu sembilan ratus rupiah), bersumber dari Dana Desa Tahun 2025. diduga pelaksana kegiatan kurangi volume ketinggian beton.


Salah satu warga kampung Cogreg Madsari alias Udel mengatakan jika proyek pembangunan jalan dengan sistem rabat beton diduga pelaksana kegiatan mengurangi volume ketinggian beton.









"Ya pak... Belum lama ini jalan di kampung kami Cogreg RT. 008/002 Desa Lamaran kecamatan Binuang dibangun oleh pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lamaran dengan sistem Rabat Beton, namun saya melihatnya papan bagisting untuk penahan beton di pendam beberapa CM, kalau kondisinya seperti itu papan bagisting di pendam volume ketinggian beton nya berkurang gak ya ...!" Tanya Udel. Senin 01/09/25.


Lanjut Udel," padahal saya pernah menyarankan kepada para tukang agar papan bagisting ukuran tinggi 15 CM jangan di pendam agar volume beton tetap dengan tinggi 15 CM, kalau papan bagisting dipendamkan volume beton akan berkurang," katanya.


Begitu pula dikatakan warga lainnya," ya.. saya lihat juga begitu pak.. papan bagistingnya di pendam beberapa CM, cuma saya saat itu tidak mengukurnya, dan saya juga kurang tau kwalitas betonnya, yang terlihat saat ini hasilnya fisik yang sudah dikerjakan kondisinya beberapa titik sudah banyak yang retak-retak." Ujarnya.


Pihak TPK Desa Lamaran sampai berita ini disiarkan wartawan belum mendapatkan klarifikasinya.

Red xbi//.*




Adanya Pemberitaan Dugaan Kegiatan Fiktif Anggaran DD Gembor Udik, Kecamatan Cikande, "Ini Penjelasanya !

By On Senin, September 01, 2025








Serang, xbintangindo.com --

Menanggapi pemberitaan yang beredar di media online, adanya dugaan penyelewengan dan atau dugaan korupsi penggunaan dana desa (DD), yang menghembus di kepemerintahan desa gembor udik, kecamatan Cikande, kabupaten serang.


Yang mana dalam isi pemberitaan menyebutkan adanya beberapa dugaan kegiatan program realisasi anggaran dana desa yang diduga fiktif, beberapa di antaranya yaitu : Alat pertanian anggaran tahun 2022, Penampungan bak sampah, dan Keramba ikan milik desa anggaran tahun 2023, Perikanan milik desa anggaran tahun 2024. 


Hal tersebut di sambut baik oleh kepala desa gembor udik, dirinya menanggapi dengan ramah hati dan penuh senyuman, menuturkan kepada awak media, "Biasa aja itu sudah kerjaannya gak menyalahkan atau apa, namanya juga dugaan faktanya kan tidak. "Tutur Arsad sambil tersenyum


Terkait beberapa dugaan yang di sebutkan dalam isi pemberitaan ia pun menjelaskan, "program Perikanan milik desa anggaran 2024, keramba ikan milik desa anggaran tahun 2023, itu semua ada berbentuk bioflok lihat saja itu beserta isinya. "Ujar kepala desa gembor udik sambil mengarahkan ke lokasi bioflok


Lanjutnya, Terkait alat pertanian yang di sebutkan dalam pemberitaan di alokasikan anggaran tahun 2022 ia Juga menjelaskan, "alat pertanian anggaran 2022 itu ada di samping kantor desa, bentuknya lumbung pangan gudang pertanian dan alat-alat nya. "Jelasnya


Terkait anggaran dana desa tahun 2023 untuk penampungan bak sampah, dirinya membenarkan dan sudah terlaksana di beberapa lokasi rukun tetangga (RT) sebanyak 6 titik di desa gembor udik, bahkan ia pun memberikan lebih dan atas kebijakanya saat ini juga dirinya berencana akan membangunkan dua bak sampah dengan memakai dana pribadi.


"Iyah untuk bak sampah itu semuanya ada enam, lokasinya di lingkungan RT 06, 08, 09, 012, 16, kalo gak salah rasanya saya bangunkan lebih dari enam di desa gembor udik ini, Insyallah sekarang juga rencana nya ingin membangun dua bak sampah lagi di beberapa RT lainya, insyallah untuk biaya dari kantong pribadi. "Tegasnya


Di tempat yang sama, salah satu perangkat desa gembor udik, terkait dugaan-dugaan yang beredar dalam pemberitaan dirinya ikut menyanggah dan menegaskan, "Perikanan milik desa anggaran 2024, keramba ikan milik desa anggaran tahun 2023, itu semua bentuknya bioflok, lihat aja di lokasi ada ikannya juga. "Ungkap oji di kantor desa gembor


"untuk alat pertanian tahun 2022, itu ada di samping kantor kang, lumbung padi beserta alat-alatnya, ya ada dokumentasi semua. "Ucapnya


Masih oji, "Kalo untuk bak sampah alhamdulliah di desa gembor udik ini program yang di alokasikan dari dana desa sudah terlaksana semua, dokumentasinya juga ada, bahkan sudah di audit pihak inspektorat. "Katanya


"Atu untuk bak sampah mah bahkan kepala desa atas kebijakanya berikan lebih untuk warganya menggunakan dana dari kantong pribadi. "Terangnya pada : Senin 01 September 2025.


Sementara saat awak media memantau ke lokasi beberapa fisik yang di jelaskan oleh kepala desa beberapa di antaranya lumbung pangan dan alat pertanian, bak sampah, bioflok berisi ikan lele, terlihat masih berguna dan bermanfaat.

//Dit

Polsek Cikande AKP Tatang SH Gandeng Kepala Sekolah, Antisipasi Pelajar Terlibat Unjuk Rasa

By On Senin, September 01, 2025








Kab Serang xbintang​indo.com

Polsek Cikande Polres Serang menggelar diskusi Kamtibmas bersama para kepala sekolah SMA/SMK sederajat di wilayah hukumnya pada Minggu, 31 Agustus 2025. Pertemuan ini dilakukan sebagai langkah proaktif untuk mencegah para pelajar ikut serta dalam aksi unjuk rasa.


​Kapolsek Cikande, AKP Tatang, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah respons atas maraknya unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Banten. Ia menyoroti kekhawatiran bahwa pelajar bisa menjadi korban dalam aksi demonstrasi, terutama jika berujung anarkis dan menimbulkan korban jiwa.


​Dalam diskusi tersebut, AKP Tatang mendorong pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pemahaman mendalam kepada siswa agar tidak terlibat dalam kegiatan demonstrasi. Polsek Cikande juga siap membantu pihak sekolah dalam pengawasan siswa di wilayah hukum mereka.


​Para kepala sekolah atau perwakilan yang hadir menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan Polsek Cikande. Mereka siap berkolaborasi untuk mencegah para pelajar mengikuti aksi unjuk rasa demi menjaga keamanan dan keselamatan siswa.


​Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai sekolah, termasuk SMKN 1 Cikande, SMK Insan Mulya, SMAN 1 Kibin, MA Nur Et Taqwa, SMK Bina Mulya, SMA Raudotussalam, SMK & SMA Al Ma'arif, SMK Nurul Muhtadiin, dan SMAN 1 Cikande.


Di akhir pertemuan, Kapolsek Cikande juga mengimbau masyarakat yang ingin melakukan unjuk rasa agar selalu berpedoman pada UU No. 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka mmum. Tujuannya adalah agar aksi demonstrasi berjalan aman, kondusif, dan tidak merugikan pihak lain.

Murid Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Falah Desa Siremen - Tanara diduga Jadi Korban Penganiayaan Guru Ngaji

By On Minggu, Agustus 31, 2025






Foto : korban bersama dengan orang tuanya 

Serang, | xbintangindo.com --

korban Sayhul Hawarijmi (12) anak di bawah umur murid kelas 6 (enam) Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Falah Desa Siremen Kecamatan Tanara - serang, mengalami penganiayaan yang diduga lakukan oleh guru ngajinya


Kejadian pada Jumat 29 Agustus 2025, pukul 16.00 Wib, di kampung Sontrol RT 02/ RW 01 Desa Siremen, saat anak - anak bermain - main lempar batu di halaman depan rumah korban, anak pelaku M. Adlan ngadu ke orang tuanya terkena lemparan batu lalu tanpa di tanya lebih dulu, pelaku yang di kenal sebagai guru ngaji langsung mentoyor korban sebanyak 3x pada bagian kepala hingga mengalami pembengkakan besar di kepala yang mengakubatkan muntah - muntah


Tidak terima anaknya di perlakukan sedemikian tidak wajar oleh guru ngajinya, orang tua korban Solikhin melaporkan kejadian tersebut ke polres serang pada Minggu 31 Agustus 2025,


Setelah mendapatkan bukti laporan pengaduan dari polres serang Dan Bukti pengobatan dari Rumah Sakit Bayangkara, akan melanjutkan menjalani pengobatan pemulihan mental anak


Namun di hadapan wartawan Solikhin mengaku kecewa berat terhadap pelaku yang telah membuat anaknya menderita traumatik gangguan psikologis


" Saya kecewa atas kelakuan Ali Muhidin kepada anak saya, yang dengan sembarangan menganiaya anak saya (Sayhul Hawarijmi) dengan cara di toyor berkali - kali "


Masih kata Solikhin, akibat perbuatan Ali Muhidin kini korban sedang menjalani pengobatan rutin untuk kesembuhannya


" Akibat benturan kuat berkali - kali di kepala, sayhul (korban) mengalami traumatik gangguan pada kejiwaan dan perlu waktu untuk pemulihan "


Keinginan pelapor, meminta kepada Condro Sasongko Kapolres Serang, dapat mengamankan pelaku serta memberikan hukumannya sebagai efek jera


" Saya berharap Kapolres Serang dapat segera mengamankan pelakunya (Ali Muhidin) dan menghukum pelaku sesuai dengan amanah Undang - Undang Perlindungan Anak sebagai efek jera " Ungkapnya (Kurniawan).

DPD BADAK BANTEN Kabupaten Serang Desak DPRD Dan Pemerintah Kabupaten Serang, Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

By On Minggu, Agustus 31, 2025








Serang - Melihat fenomena yang terjadi dan situasi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini, Dewan Pimpinan Daerah Badan Aspirasi Dan Apresiasi Kemajemukan Banten (BADAK BANTEN) Kabupaten Serang mendesak DPRD dan juga Pemerintah Kabupaten Serang agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.


Hal ini diungkapkan Muhammad Jaelani selaku ketua DPD BADAK BANTEN Kabupaten Serang saat ditemui di kediamannya, dirinya menilai masyarakat sudah lelah terhadap kebijakan Pemerintah yang tidak pro dengan rakyat, dan semakin banyaknya ucapan para wakil rakyat yang sembrono.


"masyarakat Indonesia saat ini sudah muak terhadap kebijakan yang tidak pro dengan masyarakat, melihat fenomena yang terjadi saat ini kami DPD Badak Banten Kabupaten Serang mendesak kepada Ketua DPRD Kabupaten Serang dan Bupati Kabupaten Serang untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset saat ini juga". Ungkap Muhammad Jaelani Sabtu, 30/08/2025


Dirinya juga berpendapat bahwa masyarakat akan tenang jika ada sebuah kebijakan Pemerintah dan DPRD saat ini di dengar oleh masyarakat yang barang tentu  isinya adalah kebijakan pro terhadap masyarakat seperti pengesahan RUU Perampasan Aset atau kebijakan-kebijakan yang mengedepankan kedaulatan rakyat.


"Kami rasa saat ini masyarakat butuh pengakuan dari Pemerintah dan DPRD dengan membuat sebuah kebijakan seperti halnya pengesahan RUU Perampasan Aset atau kebijakan lain yang dapat menenangkan hati rakyat". Tandasnya


Badak Banten akan berdiri berdampingan bersama Pemerintah jika memang segala kebijakan dari Pemerintah itu sendiri berdampingan dengan rakyat, dan Badak Banten akan berdiri bersama para Wakil Rakyat jika merekapun mengesahkan Undang-undang Perampasan Aset dan UU yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat.

Apeng xbi 

Kopi Leuit Baduy Hadiah Kemenangan Cak Munir dari PWI Banten

By On Minggu, Agustus 31, 2025








BEKASI-Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Banten memberikan cindera mata kepada Ahmad Munir Ketum Umum Persatuan Wartawan Indonesia(PWI)Pusat terpilih.


 Cindera mata berupa satu Ball Kopi Bubuk Leuit Baduy yang notabene Kopi asli hasil pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) Kabupaten Lebak, Banten itu sekaligus juga sebagai hadiah kemenangan bagi Cak Munir(Panggilan akrab Ahmad Munir) dari PWI Banten. 


Penyerahan cindera mata itu dilakukan di hotel Antero Cikarang, Bekasi, Jawabarat, seusai Kongres Persatuan PWI, Sabtu(30/08/2025). 


Ketua PWI Banten, Rian  Nopandra mengatakan, cindera mata berupa satu ball tersebut merupakan  simbol agar Cak Munir melek dalam memimpin roda organisasi wartawan terbesar di Indonesia. Melek yang dimaksud kata Rian, adalah agar Cak Munir selalu segar dan selalu siap menjalankan roda organisasi sesuai dengan PDP RT. 


"Kopi ini kami berikan sebagai hadiah kemenangan Cak Munir dalam Kongres Persatuan. Kopi ini juga sebagai simbol agar Cak selalu menjalankan organisasi dengan baik dan teliti sesuai dengan PDPRT,"kata Rian Nopandra. 


Kopi Leuit Baduy ini juga kata Rian, sudah ia siapkan jauh jauh hari. Dengan begitu, PWI Banten sejak jauh jauh hari pula meyakini jika Ahmad Munir akan memenangkan kontestasi pemilihan Ketua Umum PWI Pusat pada acara Kongres Persatuan. 


"Kami yakin Cak Munir menang dalam Kongres Persatuan, makanya kami siapkan hadiah kemenangan tersebut jauh jauh hari,"ucap Rian. 


Cak Munir, saat menerima cindera mata dari PWI Banten mengaku berterima kasih atas hadiah yang diberikan, " Saya ucapkan terimakasih kasih atas Cinderamata dari PWI Bante,"kata Cak Munir. 



Pemberian cinderamata itu dilakukan oleh Rian Nopandra, Ketua PWI Banten yang didampingi Fahdi Khalid Sekertaris PWI Banten, Andrea Ketua PWI Kabupaten Serang, Rahmat Purwanto, Ketua PWI Kota Tangerang, Adityawarman pengurus PWI Banten. 


Sekedar diketahui Cak Munir berhasil menjadi Ketua Umum PWI Pusat setelah mengalahkan rivalnya yakni Hendry Ch Bangun dengan angka kemenangan 52 dan Hendry 35.(Rilis PWI Banten).

Kegiatan P3-TGAI Di Kecamatan Kresek, Tangerang, Di Pertanyakan ?

By On Sabtu, Agustus 30, 2025







Banten, xbintangindo.com --

Kementrian pekerjaan umum, direktorat jenderal sumber daya air, melalui balai besar wilayah sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS-C3), saat ini sedang melaksanakan kegiatan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) di daerah irigasi kalang serang, beralamat di desa renged, kecamatan kresek, kabupaten Tangerang-banten. (30/08/2025).









Namun terlaksananya kegiatan tersebut menjadi pertanyaan kalangan publik, pasalnya terpantau tim di lokasi pembangunan tembok irigasi berbeda pada umumnya, lantaran diduga pembangunan pondasi tanpa di gali terlebih dahulu, selain itu pemasangan batu tembok irigasi juga tidak di awali dengan racikan mortar atau bantalan terlebih dahulu.


Sukebi, aktivis provinsi Banten, yang sering di sapa kobol angkat bicara, "Bagaimana dengan pembangunan p3a di kecamatan kresek ini, apakah mutu dan kualitasnya terjamin, sementara pantauan kami di lapangan pembangunan tembok irigasi saja tidak di gali terlebih dahulu, berbeda dengan pembangunan irigasi ada umumnya. "Ujarnya


Lanjut, "Bukan cuma itu, pembangunan tembok irigasi juga pada permukaan tanah tidak di awali dengan bantalan mortar alias adukan, langsung taruh batu tumpuk batu baru adukan mortar. "Ucapnya


Masih kobol, "menurut saya biasanya itu untuk pembangunan tembok irigasi seperti itu, di utamakan pondasi sebagian di pendam sebagian temboknya, sebelum batu di pasang adukan mortar terlebih dahulu, jangan batu dulu, itu tandanya ada dugaan ngirit biaya. "Tandasnya


Dalam papan informasi proyek tertulis kegiatan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) pelaksana : banyu ki jabar renged, daerah irigasi : kalang serang, desa : renged, kecamatan : kresek, kabupaten : tangerang, nomor pks : HK.02.03/055/PKS/AZ.05.3.VIII/2025, tanggal kontrak : 28 Agustus, sumber dana : APBD, nilai kontrak : 195.000.000, waktu pelaksanaan : 45 (hari kalender kerja), tahun anggaran 2025.


Sementara hingga berita ini di terbitkan, pihak terkait belum di mintai statement nya.

//Tim

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *