Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Satpas Polres Cilegon Luncurkan Program “Polantas Menyapa”, Wujud Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

By On Kamis, Oktober 09, 2025






Cilegon – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Cilegon Polda Banten meluncurkan program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa.” Program ini menjadi langkah nyata Polres Cilegon untuk mewujudkan pelayanan kepolisian yang lebih humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Kamis (9/10/2025).


Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Ridwan, menjelaskan bahwa "Polantas Menyapa" merupakan bagian dari strategi Korlantas Polri untuk membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang bersahabat. “Program ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata kami untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih akrab dan terbuka,” ujarnya, 


Melalui program ini, jajaran Satpas Polres Cilegon tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi seperti penerbitan SIM, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas dan etika berkendara.


“Polantas hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan pelayanan administrasi, tetapi juga untuk mengedukasi dan mengajak bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” tambah AKP Ridwan.


Lebih lanjut, ia berharap program Polantas Menyapa dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa polisi lalu lintas bukan sekadar penegak aturan, melainkan sahabat yang hadir untuk melindungi, melayani, dan mengayomi,” tutupnya.


Dengan hadirnya program ini, Polres Cilegon terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang berorientasi pada kepercayaan dan kepuasan masyarakat.

Warga Kel. Lontar Baru Kota Serang Keluhkan Bau Busuk Menyengat yang berasal Dari Tumpukan Sampah

By On Rabu, Oktober 08, 2025










SERANG – Warga Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, mengeluhkan bau busuk menyengat yang berasal dari tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Bu TPS Kepandean. Kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga dan kekhawatiran akan dampak kesehatan akibat lingkungan yang kotor dan tidak terurus.










Menurut warga, tumpukan sampah yang sudah lama tidak diangkut menimbulkan aroma tidak sedap dan berpotensi menjadi sumber penyakit. Selain itu, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti air bersih dan MCK bagi para pekerja turut memperparah kondisi kebersihan di lokasi.

“Setiap hari baunya makin menyengat, apalagi kalau hujan turun. Kami jadi tidak nyaman tinggal di sekitar sini,” ujar salah satu warga Lontar Baru, Selasa (7/10/2025).

Warga pun telah melaporkan kondisi tersebut kepada Babinsa Kelurahan Lontar Baru, berharap agar pemerintah segera menindaklanjuti persoalan ini. “Kami sudah melapor ke Babinsa karena tidak tahu harus mengadu ke siapa lagi. Semoga pemerintah segera turun tangan,” tambah warga lainnya.

Dari penelusuran di lapangan, penumpukan sampah di TPS Lontar Baru terjadi akibat tidak beroperasinya armada pengangkut. Para sopir dan petugas kebersihan menyebut kendaraan pengangkut tidak dapat digunakan karena kondisi ban truk yang sudah gundul dan bocor.

“Kondisi ban mobil sudah parah, banyak yang gundul dan bocor. Kami sudah sampaikan ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, tapi belum ada tanggapan,” ungkap Zamsuri, salah satu sopir armada, didampingi rekannya Nusi, Sairan, dan Tandi.

Para sopir mengaku tidak berani mengambil risiko untuk tetap beroperasi dengan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan, karena bisa membahayakan keselamatan di jalan. “Kami bukan tidak mau bekerja, tapi kalau dipaksakan bisa berisiko kecelakaan,” ujar Nusi.

Pengawas TPS dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Misri, membenarkan bahwa kondisi armada pengangkut memang menjadi penyebab utama keterlambatan pengangkutan sampah. Ia menyebut, pihaknya sudah melaporkan kebutuhan penggantian ban ke kantor DLH, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pimpinan.

“Sudah kami sampaikan agar segera disediakan ban untuk armada, tapi belum ada tindak lanjut dari atasan,” kata Misri.

Anggaran Pemeliharaan Besar Lenyap Tak Berbekas.. 

Anggaran pemeliharaan yang di gelontorkan hampir mencapauiliaran rupiah namun dengan kejadian ini wajib bagi walikota untuk mengevaluasi kepala Dinas lingkungan hidup kota serang
Warga berharap pemerintah kota melalui DLH segera mengambil langkah cepat memperbaiki armada dan memperhatikan fasilitas dasar di TPS agar pelayanan kebersihan bisa kembali berjalan normal. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya dukungan terhadap petugas kebersihan sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kota

*Wakil Presiden RI Tanam Jagung Kuartal IV di Tangerang Banten*

By On Rabu, Oktober 08, 2025







Tangerang – Polda Banten menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV bertempat di Kampung Cibangkok dan Kampung Cibaregbeg, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (08/10).


Kegiatan ini dipimpin Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang mewakili Presiden Republik Indonesia Jendral TNI Prabowo Subianto, didampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mentri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. 


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Dirut Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta Forkopimda Provinsi Banten. 


Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan antara lain:

1. Peresmian 18 gudang jagung Polri

2. Dialog dengan tiga Polda melalui Zoom Meeting

3. Penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani

4. Penanaman jagung secara serentak oleh Wakil Presiden RI

5. Penebaran benih ikan nila

6. Pelepasan hasil panen jagung Kuartal III


Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Sesuai arahan Presiden yang disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden, cara kerja seperti ini harus terus kita lanjutkan dan tingkatkan, guna mewujudkan cita-cita swasembada pangan nasional. Ini adalah kerja bersama lintas instansi, kerja keroyokan,” ucap Kapolda Banten 


Kapolda juga menyampaikan pernyataan Wakil Presiden bahwa Polri saat ini tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, namun juga berperan aktif dalam mendukung produktivitas pertanian nasional. “Menurut Bapak Wakil Presiden, Kapolri kini mendapat tugas tambahan, yaitu menanam jagung. Ini melibatkan Kementan, Forkopimda, Bulog, masyarakat, gapoktan, kampus, swasta hingga pesantren. Gerakan ini dinilai sebagai kolaborasi yang sangat baik,” ujar Irjen Pol Hengki.


Kapolda Banten Irjen Pol Hengki juga menyampaikan pesan dan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kapolri menegaskan bahwa Polri terus berkomitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, melalui sinergi bersama berbagai kementerian dan lembaga, instansi pemerintah, para pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Irjen Pol Hengki.


Kapolda Banten juga menyampaikan data yang disampaikan Kapolri mengenai potensi dan capaian Program Ketahanan Pangan Polri. “Sesuai arahan Kapolri, hingga saat ini potensi program ketahanan pangan Polri telah mencapai total 1,19 juta hektare lahan jagung, terdiri dari 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah,” lanjut Kapolda.


Dari total luas 554.105 hektare, telah ditanami jagung yang terdiri dari : 

• 484.771 hektare lahan binaan Polri 

• 69.334 hektare lahan baku sawah.


Pada lahan yang telah ditanam selama periode Januari hingga September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung, terjadi peningkatan hasil panen pada setiap kuartal.


1. Panen Kuartal I: 193.333 ton dari lahan seluas 16.656 hektare

2. Panen Kuartal II: meningkat signifikan dengan capaian 1,89 juta ton dari 343.363 hektare lahan

3. Panen Kuartal III: 751.442 ton dari 166.512 hektare lahan


Kapolda juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak di 33 titik lokasi dengan total luas lahan mencapai 208 hektare. “Penanaman jagung ini dilaksanakan serentak di 33 titik dengan total lahan 208 hektare. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman secara simbolis dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Gibran Rakabuming Raka di Kampung Cibangkok dan Kampung Cibaregbeg, dengan luas lahan yang ditanami mencapai 50 hektare,” ujar Irjen Pol Hengki. 


Diakhir, Kapolda Banten berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ini adalah salah satu wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tutupnya (Bidhumas).

Sinergi Pendidikan dan Pemasyarakatan: Taruna Poltekpin Jalani Praktik Lapangan di Rutan Kelas I Tangerang

By On Rabu, Oktober 08, 2025








Tangerang – Rutan Kelas I Tangerang menerima kunjungan dari Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) Tingkat II Angkatan 58 dalam rangka pelaksanaan kegiatan praktik lapangan mata kuliah Administrasi Rutan dan Teknik Penggalian Data dan Informasi (08/10). Kegiatan ini diikuti oleh 105 orang taruna yang didampingi oleh dua orang pembina dan tiga orang dosen. Rombongan diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Ezet Muttaqin, bersama jajaran pejabat struktural di Aula Saharjo Rutan Kelas I Tangerang.


Dalam sambutannya, Ezet Muttaqin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para taruna dan dosen Poltekpin di Rutan Kelas I Tangerang. Ezet menegaskan bahwa kegiatan praktik lapangan seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan, khususnya dalam hal pengelolaan administrasi dan pelayanan pemasyarakatan.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Plh. Karutan dan Perwakilan Dosen Dwi Sarwono, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi praktik lapangan oleh Plh. Karutan. Dalam pemaparannya, Ezet Muttaqin menjelaskan berbagai aspek penting terkait sistem administrasi, tata kelola pelayanan tahanan, serta koordinasi antar-seksi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.


Usai sesi pemaparan, para taruna melaksanakan kunjungan lapangan ke beberapa bagian seksi di Rutan Kelas I Tangerang, yaitu Seksi Pengelolaan, Seksi Pelayanan Tahanan, dan Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR). Dalam kegiatan ini, para taruna mendapatkan penjelasan langsung dari petugas mengenai tugas pokok, fungsi, dan alur kerja di masing-masing seksi, mulai dari pengelolaan data dan dokumen, pelayanan kepada tahanan, hingga sistem keamanan dan pengawasan yang diterapkan di lingkungan rutan.


Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para taruna berkesempatan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, dilakukan penyerahan plakat dari Poltekpin kepada pihak Rutan Kelas I Tangerang, yang dilanjutkan dengan foto bersama antara taruna, dosen, dan jajaran pegawai Rutan sebagai penanda berakhirnya kegiatan.


Dalam kesempatan tersebut, Ezet Muttaqin menyampaikan harapannya agar kegiatan praktik lapangan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi para taruna sebagai calon petugas pemasyarakatan masa depan. “Melalui kunjungan ini, para taruna dapat memahami lebih dekat dinamika kerja di lapangan, sekaligus menumbuhkan semangat profesionalisme dan dedikasi dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan,” ujar Ezet. Selain itu, para taruna juga diharapkan dapat menerapkan integritas serta menjalankan SOP dengan baik saat melakukan pembelajaran, praktik lapangan maupun setelah nanti bekerja.


Kegiatan praktik lapangan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Rutan Kelas I Tangerang dan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) dalam mencetak sumber daya manusia pemasyarakatan yang unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

SMAN 16 Kabupaten Tangerang Sabet Juara 1 Turnamen Sepak Bola Putra SPH CUP Lippo Karawaci se Jabodetabek

By On Rabu, Oktober 08, 2025








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

SMAN 16 Kabupaten Tangerang di turnamen Sepak Bola Putra SPH Cup Lippo Karawaci  sabet juara 1 dengan peserta se Jabodetabek, hal tersebut di katakan humas SMAN 16 Kabupaten Tangerang. Rabu 8/10/25.


Ikrar Spd menjelaskan jika SMAN 16 Kabupaten Tangerang belum lama ini menyabet juara ke 1 di turnamen Sepak Bola Putra SPH Cup Lippo Karawaci dengan peserta se Jabodetabek.


" Ya bener pak, SMAN 16 Kabupaten Tangerang telah meraih kemenangan ajang final di turnamen Sepak Bola Putra SPH Cup Lippo Karawaci, akhirnya piala juara 1 turnamen Sepak Bola Putra SPH Cup Lippo Karawaci diboyong pulang ke Jayanti kabupaten Tangerang." Ujar ikrar Spd.


Lanjut ikrar Spd," suatu kebanggaan bagi kami para dewan guru dan siswa-siswi SMAN 16 Kabupaten Tangerang karena siswa SMAN 16 Kabupaten Tangerang mampu bersaing di kancah turnamen Sepak Bola yang sudah bergengsi tersebut, siswa-siswi SMAN 16 Kabupaten Tangerang sudah banyak meraih prestasi bukan saja dibidang olah raga saja , dibidang lainnya pun banyak. Alhamdulillah..tetap semangat siswa-siswi SMAN 16 Kabupaten Tangerang, terus belajar dan berlatih, gapai cita-cita mu setinggi langit." Kata ikrar Spd.

Red xbi//.*

Pihak SMPN 1 Jayanti Selalu Berikan Edukasi Bahaya Nge-BM kepada Siswa-siswi nya dan berikan Sangsi Jika Masih ada yang Nge-BM

By On Rabu, Oktober 08, 2025






Karikatur anak-anak sekolah nge-BM 

Kab. Tanggerang, xbintangindo.com -

Adanya beberapa keluhan masyarakat Kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang dan para orang tua siswa terkait adanya siswa-siswi yang melakukan nge-BM (Berhentikan Mobil) meminta tumpangan geratis kepada para supir truk dan sejenisnya dipinggir jalan. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh siswa-siswi yang duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah Menengah atas (SMA). Rabu  8/10/25.


Salah satu warga Jayanti @M0850 merasa miris mulai ada lagi anak-anak siswa-siswi SMP dan SMA yang melakukan nge-BM.


"Miris melihat sekarang sudah ada lagi anak-anak sekolah yang melakukan nge-BM nyetop minta tumpangan geratis ke supir-supir truk dipinggir jalan, kemarin saya lihat puluhan anak sekolah naik truk kontainer dari pom bensin Jayanti timur." Katanya.


Dikatakan pula orang tua siswa @ lNeng77 " kemarin saya lihat anak saya mau naik mobil truk tapi keburu saya panggil dan akhirnya anak saya turun dari mobil truk tersebut langsung saya bawa pulang. Watir juga seh pak...sudah banyak korban anak-anak sekolah yang Nge-BM jatuh dari mobil." Sautnya 


Pihak SMPN 1 Jayanti melalui wakil kepala sekolah Iman Spd menjelaskan jika SMPN 1 Jayanti Selalu memberikan edukasi kepada siswa-siswi didiknya tentang bahaya nge-BM jika masih ketauan siswa-siswinya nge-BM maka anak-anak tersebut akan di serahkan ke guru BP dan berikan sangsi.


" Kalau kami pihak sekolah SMPN 1 Jayanti Selalu memberikan edukasi kepada siswa-siswi didik saat upacara bendera hari Senin maupun saat acara Tausiyah hari Jum'at tentang bahaya nge-BM." Ujarnya saat memberikan statement nya kepada wartawan.


Lanjut Iman," Jika Masih ada Siswa-siswi kami ketahuan melakukan nge-BM maka kami pihak sekolah akan memberikan sangsi melalui guru BP, agar anak-anak membuat sendiri fakta integritas tidak akan melakukan hal dilarang oleh pihak sekolah maupun pihak orang tua. Apalagi jika melakukan tawuran sangsinya jelas tidak ada toleransi lagi anak tersebut akan di keluarkan dari sekolah." Tegas Iman.


Masih dengan Iman," Kami pihak sekolah selalu memantau, membantu saat jam pulang sekolah agar anak-anak pulang sekolah dengan aman, tertib serta mendoakan selamat sampai rumah masing-masing." Tutur Iman Spd.

Red xbi//.*

Menteri keuangan Purbaya Akan Potong Anggaran ke Daerah-daerah, Komeng LPPD Banten, , "Jangan Potong anggaran Banten Pak menteri...!"

By On Rabu, Oktober 08, 2025







Foto : ketua LPPD Banten sedang berada di sekretariat LPPD Banten 

Banten, xbintangindo.com --

Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan meminta agar tidak memangkas dana transfer ke daerah ( TKD ) secara besar-besaran. LPPD Banten berharap jangan ada pemotongan anggaran ke provinsi Banten karena akan berdampak pada infrastruktur di daerah berkembang.


Ketua LPPD Banten Komeng Abdul Rohman mengatakan, " Jika provinsi Banten terkena pemotongan anggaran oleh menteri keuangan pemerintah pusat dampaknya akan terasa sekali. Karena pemerintah provinsi Banten sedang fokus kepada infrastruktur jalan, pendidikan dan ekonomi diwilayah daerah berkembang seperti kabupaten Lebak dan kabupaten Pandeglang." Kata ketua LPPD Banten.


Komeng menambahkan jika dalam waktu dekat akan mengirim surat izin aksi demo di halaman polda metro jaya.


"Dalam waktu dekat ini LPPD Banten akan mengirim surat izin aksi demo di halaman polda metro jaya, agar menteri keuangan jangan sampai memotong anggaran yang diturunkan ke daerah-daerah, jika di turunkan atau di Potong anggaran ke daerah provinsi Banten khususnya maka hal tersebut akan memperlambat proses skala prioritas yang ada di Banten. Jangan potong anggaran provinsi Banten pak menteri..!"Tutur Komeng.

Red xbi//.*




 

Pelaku Curanmor Lintas Provinsi S dan F Terjungkal di Hajar Timah Panas  Tim Resmob Polres Serang

By On Rabu, Oktober 08, 2025








Serang xbintangindo.com

Saefullah, 20 tahun, dan Firdaus alias Daus, 24 tahun, spesialis pencurian motor (curanmor) lintas Provinsi tersungkur ditembak Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang.

 

Kedua pelaku curanmor spesialis parkiran warga Cikarang , Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak ini diringkus dalam kamar mess sopir angkutan umum di daerah Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (2/10/2025).


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, SH, S, IK, MH, M, Si menjelaskan penangkapan dua pelaku curanmor yang kerap membekali diri dengan air soft gun dan golok ini merupakan tindak lanjut dari laporan Umroh Masruroh, 19 tahun, warga Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

 

“Korban melapor kehilangan motor Honda Scoopy saat berbelanja di Alfamart Neglasari, Kecamatan Tunjung Teja pada Senin malam (15/9) lalu,” jelas Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady, Selasa (7/10/2025).


Dari laporan tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno langsung bergerak ke lokasi kejadian. Setelah mendapatkan bukti petunjuk, Tim Resmob segera mengejar kedua pelaku, sampai akhirnya ditangkap dalam kamar mess sopir.


“Dalam penggeledahan, petugas mengamankan kunci T serta golok yang biasa digunakan dalam aksi kejahatan. Petugas pun langsung bergerak melakukan pengembangan untuk mendapatkan barang bukti motor hasil kejahatan.

 

“Dalam pengembangan itu, kedua mencoba melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur karena sudah membahayakan diri anggota,” terang Kapolres.

 

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku sudah puluhan kali melakukan aksi curanmor. Selain di Kabupaten Serang, keduanya juga melakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kota Cilegon, dan Kabupaten Tangerang.


“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curanmor lintas provinsi yang sudah puluhan kali beraksi. Barang bukti yang sudah kami amankan, diantaranya sebilah golok, air soft gun, kunci T serta motor Scoopy hasil kejahatan,” jelasnya.

 

Modus operandinya, pelaku merusak kunci kontak motor yang terparkir menggunakan kunci T. Air soft gun dan golok yang dibawa pelaku digunakan untuk mengancam jika aksinya dipergoki pemilik motor atau warga.

 

“Untuk motor hasil kejahatan, pelaku menjualnya ke penadah dengan harga yang bervariasi. Untuk identitas penadah sudah diketahui dan masih dalam pegejaran,” tegasnya

Pelaku Curanmor Lintas Provinsi S dan F Terjungkal di Hajar Timah Panas  Tim Resmob Polres Serang

By On Selasa, Oktober 07, 2025








Serang xbintangindo.com --

Saefullah, 20 tahun, dan Firdaus alias Daus, 24 tahun, spesialis pencurian motor (curanmor) lintas Provinsi tersungkur ditembak Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang.

 

Kedua pelaku curanmor spesialis parkiran warga Cikarang , Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak ini diringkus dalam kamar mess sopir angkutan umum di daerah Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (2/10/2025).

 

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, SH, S, IK, MH, M, Si menjelaskan penangkapan dua pelaku curanmor yang kerap membekali diri dengan air soft gun dan golok ini merupakan tindak lanjut dari laporan Umroh Masruroh, 19 tahun, warga Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

 

“Korban melapor kehilangan motor Honda Scoopy saat berbelanja di Alfamart Neglasari, Kecamatan Tunjung Teja pada Senin malam (15/9) lalu,” jelas Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady, Selasa (7/10/2025).


Dari laporan tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno langsung bergerak ke lokasi kejadian. Setelah mendapatkan bukti petunjuk, Tim Resmob segera mengejar kedua pelaku, sampai akhirnya ditangkap dalam kamar mess sopir.

 

“Dalam penggeledahan, petugas mengamankan kunci T serta golok yang biasa digunakan dalam aksi kejahatan. Petugas pun langsung bergerak melakukan pengembangan untuk mendapatkan barang bukti motor hasil kejahatan.

 

“Dalam pengembangan itu, kedua mencoba melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur karena sudah membahayakan diri anggota,” terang Kapolres.

 

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku sudah puluhan kali melakukan aksi curanmor. Selain di Kabupaten Serang, keduanya juga melakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kota Cilegon, dan Kabupaten Tangerang.


“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curanmor lintas provinsi yang sudah puluhan kali beraksi. Barang bukti yang sudah kami amankan, diantaranya sebilah golok, air soft gun, kunci T serta motor Scoopy hasil kejahatan,” jelasnya.


Modus operandinya, pelaku merusak kunci kontak motor yang terparkir menggunakan kunci T. Air soft gun dan golok yang dibawa pelaku digunakan untuk mengancam jika aksinya dipergoki pemilik motor atau warga.

 

“Untuk motor hasil kejahatan, pelaku menjualnya ke penadah dengan harga yang bervariasi. Untuk identitas penadah sudah diketahui dan masih dalam pegejaran,” tegasnya

Dualisme PWI Banten Berakhir, Rian Nopandra Ketua yang Sah

By On Selasa, Oktober 07, 2025








BANTEN – Polemik dualisme kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten akhirnya berakhir. Rian Nopandra resmi ditetapkan sebagai Ketua PWI Banten yang sah berdasarkan hasil rapat pleno yang digelar di Kantor PWI Pusat, Jakarta, pada Selasa (7/10/2025).


Keputusan tersebut diambil setelah Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat yang dipimpin Atal S. Depari memberikan rekomendasi resmi terkait keabsahan kepengurusan. Dengan demikian, dualisme organisasi PWI di Banten dinyatakan selesai.


“Alhamdulillah, semua pihak telah menerima keputusan PWI Pusat dengan legowo. Semoga ini menjadi momentum baru untuk memperkuat solidaritas dan marwah organisasi,” ujar Rian Nopandra usai rapat pleno di Jakarta.


Rian menambahkan, sesuai arahan dari PWI Pusat, pihaknya akan segera menggelar rapat pleno internal dalam waktu dekat untuk menyusun langkah-langkah konsolidasi dan program kerja ke depan.


Keputusan ini diharapkan menjadi titik awal bagi seluruh anggota PWI di Banten untuk kembali bersatu dan fokus menjalankan peran organisasi dalam meningkatkan profesionalitas dan integritas wartawan di daerah.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *