Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Paripurna HUT ke-393 Kabupaten Tangerang Diwarnai Aksi Mahasiswa: “Tangerang Belum Gemilang”

By On Senin, Oktober 13, 2025






TANGERANG – Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tangerang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 mendadak ricuh, Senin (13/10/2025). Dua anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang melakukan aksi protes di tengah jalannya sidang paripurna yang dihadiri sejumlah pejabat daerah dan mantan Wakil Presiden RI ke-13, KH. Ma’ruf Amin.


Aksi dilakukan oleh Endang Kurnia dan Saepul Bahrin sesaat setelah Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar Maesyal Rasyid, menutup pidatonya dengan seruan “Tangerang Semakin Gemilang.”

Sontak, kedua mahasiswa itu berdiri dan meneriakkan, “Tangerang Belum Gemilang! Tangerang Belum Gemilang!” sambil membentangkan poster bertuliskan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah.


Poster yang dibawa antara lain bertuliskan:


> “TUNJANGAN ELIT, RAKYAT SULIT.”




Aksi spontan itu sontak mengagetkan para tamu undangan dan pejabat yang hadir. Kedua mahasiswa tersebut kemudian segera diamankan oleh aparat yang berjaga. Sejumlah anggota intelijen kepolisian tampak menarik dan memiting keduanya keluar dari ruang sidang paripurna.


Situasi sempat tegang beberapa menit, sementara para tamu undangan, termasuk KH. Ma’ruf Amin, tampak terkejut menyaksikan insiden tersebut. Setelah kondisi dapat dikendalikan, rapat paripurna kembali dilanjutkan dengan pengamanan yang lebih ketat.


Pihak pengamanan internal dan eksternal DPRD Kabupaten Tangerang, termasuk tim Humas, nampaknya lengah dalam prosedur pengawasan tamu undangan hingga kedua mahasiswa tersebut dapat masuk ke ruang sidang utama dan melakukan aksi di tengah acara resmi.


Meski demikian, peristiwa ini meninggalkan pesan kuat: di tengah semangat perayaan hari jadi ke-393 dengan slogan “Tangerang Semakin Gemilang,” suara kritis dari mahasiswa kembali mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang menanti pemerintah daerah.

Dugaan Akibat Proyek Revitalisasi, Murid Kelas 6 SDN CIRUAS 1 Terbuang Dua Jam Setengah Waktu Belajar

By On Senin, Oktober 13, 2025








Serang, xbintangindo.com --

saat kunjungan wartawan pada Senin, 13 Oktober 2025, kegiatan Revitalisasi satuan pendidikan di SDN CIRUAS 1, terjadi gangguan kegiatan belajar mengajar di duga waktu belajar kelas 6 terbuang 2 (dua) jam setengah


Kendatinya, saat di konfirmasi mengenai hal tersebut Eti selaku kepala sekolah SDN CIRUAS 1, Mengatakan bahwa untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan,








Untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan " 


namun saat di paparkan di temukan untuk kelas 6 terjadi pengurangan jam belajar


" Kelas satu sampai jam 09.15 wib. Lalu kelas tersebut di lanjut kelas 6 masuk jam 09.30 sampai jam 12.30 wib "


Saat di tanya mengenai waktu belajar kelas 6 yang hilang selama 2 (dua) jam setengah


" Itu bukan gangguan, mereka (siswa/i) dapat lebih lagi belajarnya di rumah"


Kembali di tanyakan mengenai waktu semester di bulan Desember, sedangkan waktu akhir pelaksanaan di akhir bulan November 2025


" Mudah - mudahan murid - murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula " ungkapnya


Menurut welfendri, penasehat Persatuan Wartawan Serang Timur (perwast), bagai mana bisa mengikuti pembelajaran dengan baik sedangkan waktu yang terbuang sangatlah banyak


" Yang jelas Murid kelas 6 perlu waktu belajar maksimal, bagaimana dengan waktu yang terbuang, banyak waktu belajar yang terbuang cuma - cuma belum lagi gangguan lainnya seperti suara bising dan debu yang mengganggu "


Keinginan dan harapan dari penasehat perwast, meminta pihak dinas menyelesaikan urusan yang terjadi di SDN CIRUAS 1


" Kami meminta pihak dinas pendidikan kabupaten Serang, segera selesaikan urusan kegiatan belajar mengajar yang terjadi di SDN CIRUAS 1, jangan sampai ada waktu belajar yang hilang apa lagi waktu belajar kelas 6, yang akan menghadapi ulangan semester dan ujian untuk masuk ke sekolah berikutnya " jelasnya (wan)

Dugaan Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN CIRUAS 1 Jadi Gangguan Kegiatan Belajar Mengajar

By On Senin, Oktober 13, 2025






Serang, saat kunjungan wartawan pada 13 Oktober 2025, pada kegiatan Revitalisasi satuan pendidikan di SDN CIRUAS 1, terjadi gangguan kegiatan belajar mengajar


Kendatinya, saat di konfirmasi mengenai hal tersebut Eti selaku kepala sekolah SDN CIRUAS 1, Mengatakan bahwa untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan,


" Untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan " 


namun saat di paparkan di temukan untuk kelas 6 terjadi pengurangan jam belajar


" Kelas satu sampai jam 09.15 wib. Lalu kelas tersebut di lanjut kelas 6 masuk jam 09.30 sampai jam 12.30 wib "


Saat di tanya mengenai waktu belajar kelas 6 yang hilang selama 2 (dua) jam setengah


" Itu bukan gangguan mereka (siswa/i) dapat mengikuti pelajaran seperti biasanya"


Kembali di tanyakan mengenai waktu semester di bulan Desember, sedangkan waktu akhir pelaksanaan di akhir bulan November 2025


" Mudah - mudahan murid - murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula " ungkapnya


Menurut welfendri, penasehat Persatuan Wartawan Serang Timur (perwast), bagai mana bisa mengikuti pembelajaran dengan baik sedangkan waktu yang terbuang sangatlah banyak


" Yang jelas kelas 6 dengan waktu yang terbuang, banyak waktu belajar yang terbuang cuma - cuma belum lagi gangguan lainnya seperti suara bising dan debu yang mengganggu "


Keinginan dan harapan dari penasehat perwast, meminta pihak dinas menyelesaikan urusan yang terjadi di SDN CIRUAS 1


" Kami meminta pihak dinas pendidikan kabupaten Serang, segera selesaikan urusan kegiatan belajar mengajar yang terjadi di SDN CIRUAS 1, jangan sampai ada waktu belajar yang hilang apa lagi waktu belajar kelas 6, yang akan menghadapi ulangan semester dan ujian " jelasnya (wan)

 12 Kapolsek Jajaran Polres Serang Menjual Hasil Panen Jagung Program Ketahanan Pangan Polres Serang ke Perum Bulog

By On Senin, Oktober 13, 2025

Serang xbintangindo.com

Sebanyak 12 Kapolsek jajaran Polres Serang kompak menjual hasil panen jagung program Ketahanan Pangan Polres Serang kepada Perum Bulog. 


Total jagung yang dijual mencapai 23,250 ton, dan dari jumlah tersebut 23,150 ton telah diterima Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan, hasil panen ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang telah berjalan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Serang. 


Menurutnya, keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


“Jagung yang kita serahkan ke Bulog adalah hasil dari kerja sama antara personel Polri dan kelompok tani binaan di tiap Polsek. Program ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” ujar Condro Sasongko, Senin (13/10/2025).


Lebih lanjut, Condro menerangkan bahwa jagung yang diterima Bulog telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, yakni kadar air 14 persen dan Aflatoxin 50. Standar ini menjadi syarat utama agar jagung layak diserap oleh Bulog sebagai bahan baku pakan dan cadangan pangan nasional.


Namun demikian, Kapolres juga mengakui bahwa terdapat beberapa kendala di lapangan, terutama karena sebagian wilayah sudah mulai memasuki musim penghujan. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan sebagian jagung harus dipanen lebih awal sebelum mencapai tingkat kematangan sempurna.


“Musim hujan membuat petani khawatir jagung membusuk di lahan, sehingga beberapa lahan terpaksa dipanen lebih cepat. Selain itu, proses pengeringan sebagian besar kelompok tani binaan masih bergantung pada cuaca,” jelas Condro.


Meski menghadapi keterbatasan, Condro menyebut semangat para Kapolsek dan masyarakat tetap tinggi. Hasil panen tetap mampu memenuhi target penjualan ke Bulog dengan kualitas yang terjaga. Ia juga berterima kasih kepada seluruh jajaran dan kelompok tani yang terus berkomitmen dalam program ini.


Ke depan, Polres Serang berencana menambah sarana pendukung seperti mesin pengering dan gudang penyimpanan agar hasil panen dapat lebih optimal. 


“Kami ingin program ketahanan pangan ini tidak hanya berhenti di kegiatan tanam dan panen, tapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa,” pungkas Kapolres.

Lindungi WNI, Peduli Kesehatan Mental — KJRI Hamburg Selenggarakan Seminar Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia

By On Senin, Oktober 13, 2025







Hamburg, 11 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg bekerjasama dengan Life Architekture (lembaga konsultan psikologi dan life coaching) menggelar seminar bertema “Pelindungan WNI dan Kesehatan Mental” di gedung KJRI Hamburg. Acara diikuti oleh sekitar 20 orang peserta, termasuk peserta program Ausbildung, FSJ dan sebagainya.


Konjen RI Hamburg, Renata Siagian, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan ruang bagi para peserta Ausbildung dan FSJ dalam menghadapi tantangan kesehatan mental selama tinggal dan bekerja di Jerman. “Isu kesehatan mental bukan suatu hal tabu dan penting untuk dibicarakan secara terbuka.  Tantangan dan tekanan yang umumnya dihadapi antara lain kesepian, adaptasi budaya, kendala bahasa, dan adanya ekspektasi yang tinggi dari keluarga di tanah air”.


“Pemerintah berkomitmen untuk menegaskan pelindungan dan pengembangan pekerja migran Indonesia di luar negeri, baik dalam berbagai kebijakan domestik maupun kesepakatan bilateral, baik yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) maupun Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)” tambah Renata. 


Kegiatan sesi pertama yang diisi oleh Konsul Protkons, Ifan Pandji Kresna dan Konsul Ekonomi, Cahya Sumaningsih, menyoroti upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan pelindungan PMI di luar negeri yang telah dilakukan Kemlu dan KP2MI secara holistik, mulai dari pra, saat dan paska penempatan tenaga kerja di luar negeri. Selain itu, dilakukan juga diseminasi mengenai ketentuan keimigrasian dan ketenagakerjaan di Jerman. Dalam sesi diskusi interaktif, peserta menyampaikan kendala dan tantangan yang dihadapi selama ini saat tinggal dan bekerja di luar negeri. 


Pada sesi kedua, Coach Bayu Prihandito dari Life Architekture mengajak peserta memahami cara mengelola stres, mengenali emosi dan membangun keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dalam sesi interaktif dan deep talk, seluruh peserta secara terbuka baik secara pribadi maupun dalam kelompok kecil menyampaikan permasalahan tentang tekanan psikologis, rasa rindu tanah air, hingga cara membangun afirmasi positif.


Secara umum, acara ini mendapatkan kesan positif dari peserta. “Adaptasi dan masalah kesehatan mental sangat krusial untuk saat ini. Acara ini menjadi wadah untuk bertemu orang baru yang mengalami perjuangan yang sama. Apresiasi bagi KJRI Hamburg dan Pemerintah Indonesia untuk dapat banyak menyelenggarakan kegiatan seperti ini karena bermanfaat para PMI tidak hanya dalam jangka pendek maupun jangka panjang” demikian ujar Akmal, salah seorang peserta dari Hamburg. Coach Bayu Prihandito yang juga baru mendengar mengenai kunjungan Wakil Menteri Perdagangan dan Wakil Menteri P2MI dalam mempromosikan dan meningkatkan pelindungan skilled worker Indonesia di Jerman, menyatakan apresiasinya atas keseriusan Pemerintah Indonesia menangani pekerja migran. “Ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengangkat tema kesehatan mental dan melawan stigma bahwa pembahasan kesehatan mental adalah sesuatu yang tabu.” ungkap coach Bayu. 


Sejalan dengan momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025, KJRI Hamburg mengajak seluruh masyarakat Indonesia di Jerman Utara untuk membangun solidaritas antar sesama, saling peduli, dan bersama-sama menjaga kesehatan mental. Setiap tantangan dan perjalanan akan lebih mudah ditempuh saat kita tahu, bahwa kita tidak sendirian.

Fungsi Protokoler dan Konsuler. 

Konsulat Jenderal Republik Indonesia Hamburg.

konsuler@kjrihamburg.de

Program Ketahanan Pangan, Polsek Serang Polresta Serkot  Laksanakan Peninjauan Lahan Jagung di Perumnas Ciracas

By On Senin, Oktober 13, 2025









Serang - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Polsek Serang melaksanakan peninjauan lahan jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di Lingkungan Perumnas Ciracas, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Senin (13/10/2025).


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan masyarakat sekaligus memastikan lahan pertanian binaan Polsek Serang dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.


Dalam peninjauan tersebut, personel Polsek Serang berkoordinasi dengan pengelola lahan dan masyarakat sekitar untuk memastikan proses perawatan dan pemeliharaan tanaman jagung berjalan baik, serta memberikan dukungan agar hasil panen dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan lokal.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.


“Melalui program ini, Polsek Serang berupaya mendorong kemandirian pangan masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah,” ujar Kapolsek.


Selain itu, Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ketahanan pangan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kerawanan Bahaya dan Dekontaminasi Radionuklida Cs-137 di halaman Mako Polsek Cikande, Polres Serang

By On Senin, Oktober 13, 2025








Serang xbintangindo.com

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kerawanan Bahaya dan Dekontaminasi Radionuklida Cs-137 di halaman Mako Polsek Cikande, Polres Serang, Senin (13/10/2025).

 

Apel dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup,  Hanif Nurofiq, sebagai bentuk komitmen negara dalam memastikan keselamatan masyarakat dan lingkungan dari ancaman paparan radiasi yang ada di Kawasan Industri Modern Cikande.

 








Dalam arahannya, Menteri Hanif menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap potensi bahaya radioaktif.

 

“Negara harus hadir, tanggap, dan sigap dalam langkah pencegahan serta penanganan dini terhadap ancaman radiasi di industri ,” tegasnya di hadapan peserta apel.

 

Menteri Hanif menjelaskan, sebanyak sembilan pekerja di Kawasan Industri Modern Cikande terdeteksi terpapar radionuklida Cesium-137 (Cs-137). Para pekerja tersebut telah mendapatkan penanganan medis intensif dan kini berada di rumah masing-masing dalam kondisi baik di bawah pengawasan Dinas Kesehatan.

 

“Dari hasil deteksi, ditemukan beberapa titik dengan intensitas mencapai 3.000 mikrosievert, atau sekitar 50 juta kali lipat di atas radiasi alamiah normal. Angka ini tentu sangat serius dan memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” jelasnya.

 

Menurutnya, penanganan cepat tersebut merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga, termasuk BRIN, BAPETEN, BNPB, dan TNI-Polri yang tergabung dalam satuan tugas nasional. “Kita bersyukur, berkat kerja keras semua pihak, para pekerja dapat ditangani secara dini dan berhasil diselamatkan dari dampak lebih buruk,” ujarnya.

 

Menteri Hanif menegaskan, apel ini memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari tugas kemanusiaan pemerintah dalam menjaga keselamatan publik dan lingkungan industri. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas instansi agar setiap langkah penanganan dapat menghasilkan keputusan dan tindakan nyata tanpa jeda.

 

Pemerintah, kata Hanif, akan terus mengedepankan pendekatan ilmiah dengan berpedoman pada peta zonasi risiko radiasi yang telah disusun dan dimutakhirkan oleh BRIN serta BAPETEN. “Peta ini menjadi acuan penting agar area terdampak tidak meluas dan masyarakat tetap aman dari kontaminasi sekunder,” tambahnya.

 

Ia menegaskan bahwa area terkontaminasi harus menjadi zona terbatas untuk mencegah penyebaran radiasi. “Seluruh pihak wajib mengikuti pedoman dan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh BRIN dan BAPETEN. Tidak boleh ada aktivitas tanpa izin di area tersebut,” tegas Hanif.

 

Lebih lanjut, Menteri Hanif menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan kompromi terhadap pihak mana pun yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. “Keselamatan rakyat dan stabilitas ekonomi nasional adalah prioritas. Tidak boleh ada kelalaian,” ujarnya dengan tegas.

 

Saat ini, tim teknis sedang melakukan pelacakan sumber radiasi yang diduga berasal dari bahan logam seperti skrup, besi, dan baja. Penelusuran dilakukan secara ilmiah dan menyeluruh untuk memastikan seluruh material berbahaya dapat diamankan dan dinetralisir.

 

Pemerintah menargetkan aktivitas operasional industri logam di kawasan tersebut akan kembali berjalan pada awal tahun 2026, setelah seluruh proses dekontaminasi dan verifikasi keselamatan selesai dilakukan.

 

“Proses dekontaminasi dilakukan secara total. Aktivitas industri hanya boleh dibuka kembali setelah dinyatakan aman berdasarkan hasil verifikasi lapangan,” jelas Hanif.

 

Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi momentum penting agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah industri lainnya. “Kita belajar dari pengalaman ini. Ke depan, setiap kawasan industri wajib memiliki sistem keamanan radiasi yang terintegrasi dan dipantau secara berkala,” katanya.

Pemerintah daerah juga t

Aksi Demo Warga Tutup atau Pindah  PT. SLI Tak Kunjung Padam

By On Senin, Oktober 13, 2025










Kab. Tanggerang, xbintangindo.com -- 

Sudah berkali - kali mungkin puluhan kali masyarakat sekitar PT. SLI menggelar aksi demo di depan PT. SLI yang berada di Kampung Cengkok Desa Sentul Kecamatan Balaraja kabupaten Tangerang Banten dengan 4 tuntutan pertama. PT. SLI ditutup dan yang kedua PT. SLI pindah dari wilayah Desa Sentul Balaraja ketiga pemerintah mendampingi masyarakat yang terdampak abu aktivitas PT. SLI yang ke Empat, pemerintah harus berpihak kepada masyarakat.. Minggu 12/10/25. @infobalaraja.











Video Aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat sekitar (Sukses Logam Indonesia PT. SLI diunggah di Instragram @ infobalaraja dengan 1316 like dan 94 komentar sampai pukul 06.33 wib, Senin 13/10/25.


Dalam taglinenya @infobalaraja. Bertahun-tahun masyarakat PT.SLI mengalami perampasan ruang hidup dan mulai bau limbah yang menyengat suara yang berisik hingga abu aktivitas perusahaan yang memasuki pekarangan rumah warga yang jelas tidak baik untuk kesehatan warga dan bertentangan dengan prinsip gak azasi manusia.


Sebagai mediasi telah dilakukan namun ternyata sampai hari ini hasilnya nihil justru malah makin merugikan masyarakat. Minggu 12/10/25.


Ini min tuntutan warga,

1. Mendesak pemerintah untuk menghentikan aktivitas PT. SLI.

2. Mendesak perusahaan untuk pindah lokasi beroperasi Demi keselamatan masyarakat sekitar.

3. Mendesak pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan terhadap masyarakat sekitar yang terpapar dari abu aktivitas perusahaan.

4. Mendesak pemerintah daerah untuk berpihak pada rakyat bukan para pemodal.

@infobalaraja.


Informasi adanya demo masyarakat di Amini pula oleh salah satu warga Desa Sentul Kecamatan Balaraja Roni.


" Iya bang tadi siang iya ada demo warga didepan PT. SLI, hanya saja koordinator lapangannya saya gak tau bang, nomor handphone nya gak tau saya bang " kata Roni.

Red xbi//.*

Mobil ALS Diduga Bawa Motor Bodong Dari Jawa Ke Sumatera.

By On Senin, Oktober 13, 2025






bakauhuni-Mobil bus ALS nopol BK 1778 DL dengan nomor pintu 178 di duga membawa kendaraan roda dua dari pulau Jawa ke sumatera. 


Kendaraan roda dua berbagai jenis itu di duga kuat tidak memiliki surat kelengkapan yang jelas. 


Dari pantauan media di bakauhuni ketika mobil bus ALS jurusan Bandung-Medan itu keluar dari kapal di dermaga tiga,  terlihat beberapa anggota Polisi Militer sub sektor Bakauhuni menghentikan mobil bus ALS tersebut, namun beberapa waktu kemudian bus tersebut berjalan kembali memasuki area jalan tol Lampung. 


Kapala sub Polisi Militer Bakauhuni pak Bagus saat di konfirmasi terkait anggota Polisi Militer yang melakukan pengecekan terhadap Bus ALS saat turun kapal mengatakan bahwa saat ini bus sudah di amankan pihak PJR, sudah di amankan PJR pak, "terang Bagus Kasub Polisi Militer Bakauhuni pada wartawan. 


Diketahui bahwa info yang beredar bahwa bus ALS jurusan Jawa-Medan kerap membawa kemdaraan roda dua di dalam bagasi ataupun di atas kendaraannya," Sering kok kita liat bus ALS bawa motor, rapi aparatnya diem aja dan seperti tutup mata. 'Kadang motor itu gak ada suratnya, pernah saya dengar dari supir busnya saat pernah mampir kerumah makan, "ujar ani (red)

Lagi Nyantai Menunggu Konsumen DH Pengedar Sabu di Ringkus Personil Satnarkoba Polres Serang

By On Minggu, Oktober 12, 2025











Serang xbintangindo.com

Lagi nongkrong menunggu konsumen, pengedar narkoba berinisial DH alias Aceng (36), diringkus personil Satresnarkoba Polres Serang.

 


Residivis warga Banjarsari, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ditangkap di pinggir jalan Kawasan Industri Pancatama di depan PT Avians, Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (9/10/2025).

 


Dari tersangka Aceng, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu sebanyak 2 paket dibalik batu tidak jauh dari tersangka nongkrong. Selain sabu, polisi juga mengamankan handphone.

 


Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan, tersangka ditangkap sekitar pukul 23.00. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tempat kejadian.

 


Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

 


“Saat diamankan, pelaku sedang menunggu konsumen. Dari lokasi, petugas menemukan 2 paket sabu yang disembunyikan dibalik batu,” ujar Bondan, Minggu (12/10/2025).

 


Dari hasil pemeriksaan, tersangka DH diketahui sebagai residivis kasus yang sama. Tersangka mengaku sudah lebih dari satu bulan jadi pengedar sabu. Bisnis haram itu dilakukan karena kebutuhan ekonomi.

 


“Tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang ditemui di sekitar Jayanti, Kabupaten Tangerang. Namun tersangka tidak mengetahui tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan,” terang Bondan Rahadiansyah.

 


Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar yang memasok sabu tersebut.

 


Kasat menegaskan, sesuai perintah dari Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Serang.

 


“Kami akan terus melakukan upaya preventif dan represif agar masyarakat terbebas dari ancaman narkoba,” tegasnya.

 


Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkoba atau kegiatan lain yang berpotensi meresahkan masyarakat.

 


“Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberantas jaringan narkotika. Laporkan segera agar bisa kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *