Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Menanti Sebuah Harapan ,,, Warga Kp Pasir Malaka Dan Cibayana Desa Cikasungka Solear , 10 Tahun Bergelut Di Jalan Yang Rusak Farah , Kemana Saja Pemerintah Daerah

By On Selasa, Oktober 14, 2025








Kab. Tanggerang, xbintangindo.com --

Jalan Poros Desa yang menghubungkan kampung pasir Malaka RT 20 Rw 03 dan kampung  Ranca Cibayana  desa Cikasungka Kecamatan Solear  Kabupaten Tangerang Provinsi Banten mengalami kerusakan yang sangat fatal , hal tersebut sering dikeluhkan warga karena akses tersebut merupakan jalan vital yang biasa digunakan warga bagi anak anak sekolah dasar dan para petani terutama saat ibu ibu hendak pergi pengajian sangat kesulitan untuk melintas . 


Miris nya lagi ketika musim hujan jalan tersebut banjir dan licin , Menurutnya, dari sejumlah pengajuan perbaikan yang dilayangkan ke pemkab itu saat ini belum  menemui titik terang.

jalan poros desa yang menghubungkan dua kampung pasir Malaka dan kampung Cibayana sangat di keluh kan oleh salah satu tokoh masyarakat" Abah Oteng" saat di temui  Awak media Xbintang Indo , Com. menjelaskan " Sudah beberapa Tahun kondisi  Jalan di lingkungan Kami sudah rusak parah , Dan saya Bersama warga disini mengharapkan pemerintah Daerah dan pusat untuk meninjau dan melihat kondisi jalan diwilayah kami ini  , terutama bapak Bupati Tangerang Maesyal Rasid dipinta untuk turun gunung guna rasa kepedulian bapak terhadap Warga disini , agar akses dilingkungan  bisa berjalan roda perekonomian dikampung kami lebih sempurna lagi, " Ujarnya Abah 


Masih Abah Oteng " sudah belasan tahun jalan di kampung kami ini tidak terurus dan belum pernah di sentuh oleh pemerintah daerah , Miris nya lagi ketika musim  hujan turun , jalan sangat becek dan licin saat anak anak yang mau berangkat kesekolah ada yang sepatu nya di buka dan ada yang jatuh , betapa ibanya kami " tutup nya Abah 


dilain tempat Siswi sekolah dasar SDN Cibayana 3 duduk di kelas 6, "Nurul Wasi"  saat di jumpai dilokasi oleh awak media Xbintang , indo setelah pulang sekola dengan sangat berhati hati memilih jalan yang bisa di lalui oleh nya , mengatakan "


" bapak pemerintah kapan sih jalan disini , mau diperbaiki lihat lah Kesini , setiap pagi dan siang  kami mau berangkat dan pulang  sekolah sangat susah , apa lagi kalo turun hujan kemaren teman teman saya pada Jatuh karena licin dan pada kotor " ucapnya Nurul dengan lantang nya , 


Lanjut ibu  Sani salah satu Warga kampung pasir Malaka RT 20 Rw 03,  saat hendak menjemput anak nya pulang dari sekolah menceritakan keluh kesah nya jalan yang dilintasi , berkomentar " sudah hampir belasan tahun ,semenjak anak saya bersekolah dari kelas satu sampai kelas Enam , saya sangat kesulitan dan susah untuk melintas , karena jalan sudah pada rusak , apa lagi di saat turun hujan mana pada becek dan licin sering pada jatuh , walau dengan memaksakan demi untuk belajar , 


Masih Sani " Bahkan banyak anak anak kalo masih pagi jalan masih basah mereka sampe melipir mencari jalan yang penting pesan nya sekolah , saya selaku Warga disini mengharap kan kepada pemerintah kapan jalan dilingkungan kami mau di perbaiki ""  Ucap Sani," tutur nya 

Red/Xbi/ Urip

Diduga Lokasi Kios Stadion Maulana Yusuf Di Pungut Rp 400 Ribu/Bulan

By On Selasa, Oktober 14, 2025








Serang kota, lokasi proyek  Revitalisasi Stadion Maulana Yusuf Kota Serang diwarnai dengan para pegawai proyek yang enggan bekerja. Hal ini dikarenakan para pekerja mengaku sudah dua Minggu belum di gaji.


Proyek revitalisasi stadion yang menelan angka mencapai Rp. 2.284.381.000  tersebut dikerjakan oleh PT Ilalang dengan konsultan pengawas dari CV Arche Javara Architect menggunakan dana APBD Kota Serang.dalam rangka merelokasi para pedagang agar tidak liat dan semrawutan di stadion 


Salah seorang pedagang yang telah mendaftarkan diri mengambil kios di proyek tersebut menyebutkan bahwa nantinya para pedagang akan ditempatkan di los atau kios yang di bangun oleh   Pemkot Kota Serang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota


" Kami mendapatkan arahan bahwa untuk menyewa kios tempat jualan tersebut sebesar Rp. 400 ribu perbulan dan dana tersebut akan dimasukkan ke pendapatan hasil daerah Kota Serang$ ujar sang calon pedagang pada wartawan 

Hasil pantauan wartawan kios atau los tersebut menurut para pekerja ada 200 los jadi asumsinya tinggal kalikan 400 ribu perbulan.bisa jadi masukan untuk Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Kota Serang.


Sementara salah seorang juru parkir yang ditemui wartawan menyebutkan telah berkoordinasi dengan Pihak Dishub Kota Serang.


"Dari parkir kami sudah berkordinasi dengan Dishub Kota Serang dengan angka Rpm 4 juta perbulan untuk PAD, jadi kami tidak liat kami ada izinnya" ucap salah seorang juru parkir.


Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang Dinas Pemuda dan Olah Raga, M.Nafis Hani SH.via Wa ternyata no wartawan di blok oleh sang Kepala Bidang dikarenakan pesan tersebut selalu tak terkirim.berbeda dengan dicobanya dengan no wa lain pesan melalui WA tersebut terkirim dan di jawab oleh Nafis sambil mengirimkan foto sedang rapat (tim)

Diduga Cabuli Siswa Sendiri Oknum Guru Honorer di Amankan Unit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang

By On Selasa, Oktober 14, 2025

Serang xbintangindo.com

Gerak cepat petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang mengamankan seorang oknum guru honorer berinisial DB, 33 tahun, yang mengajar di salah satu SMP di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.

 

Tersangka diamankan di rumahnya di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang karena diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap siswa laki-laki di sekolah tempatnya mengajar.

 

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, DB diamankan petugas Unit PPA pada Senin (13/10/2025) malam setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.

 

“Pelaku kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Serang,” ujar Condro Sasongko, Selasa (14/10/2025).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, perbuatan cabul tersebut dilakukan sebanyak 4 kali saat kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan sekolah.

 Pelaku memanfaatkan kedekatannya dengan korban yang merupakan salah satu muridnya untuk melancarkan aksi bejat tersebut.

 

“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan perbuatan cabul karena dorongan nafsu,” ungkap Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.

 

AKBP Condro menambahkan, dari pengakuan sementara, tersangka DB memiliki kelainan orientasi seksual dan cenderung menyukai sesama jenis. “Motifnya karena pelaku memiliki penyimpangan orientasi seksual. Ia mengaku senang kepada sesama jenis, terutama terhadap anak laki-laki,” jelasnya.

 

Perbuatan pelaku akhirnya terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Merasa tidak terima, keluarga korban kemudian melaporkan tindakan bejat tersebut ke Polres Serang pada Rabu, 8 Oktober 2025.

 

Berbekal dari laporan tersebut, Unit PPA yang dipimpin Iptu Iwan Rudini langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumahnya.

 

Saat ini, penyidik Unit PPA masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. “Kami tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya. Oleh karena itu, penyelidikan akan terus dikembangkan,” tambahnya.

 

Kapolres menegaskan bahwa Polres Serang akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk kekerasan maupun kejahatan seksual. “Kami tegaskan akan menindak tegas pada pelaku kekerasan maupun kejahatan seksual,” tandasnya.

Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Serang Polresta Serkot Tinjau Perkembangan Lahan Jagung

By On Selasa, Oktober 14, 2025





Serang - Personel Polsek Serang melaksanakan kegiatan peninjauan lahan jagung program ketahanan pangan yang berada di lingkungan Perumnas Ciracas, Kecamatan Serang, pada Selasa (14/10/2025).


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung yang dikelola bersama masyarakat berjalan dengan baik.


Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Serang berkoordinasi dengan warga dan pengelola lahan untuk mengecek kondisi pertumbuhan tanaman, sistem perawatan, serta kendala yang dihadapi di lapangan.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.


“Melalui program ketahanan pangan, Polri berupaya mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus mempererat kemitraan antara polisi dan warga,” ujar Kapolsek.


Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan situasi di wilayah hukum Polsek Serang terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Gerak Cepat Unit Reskrim Polsek Carenang Meringkus SD Pelaku Bobol Toko Kelontongan

By On Selasa, Oktober 14, 2025





Serang xbintangindo.com

Tanpa butuh waktu lama, petugas Unit Reskrim Polsek Carenang, Polres Serang berhasil meringkus, SD, 32 tahun, kuli bangunan setelah membobol toko kelontongan di Kampung Ciherang, Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.


Tiga hari setelah menikmati hasil curian, tersangka warga Cembeh, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Carenang di tempat kerjanya, tidak jauh dari toko korban, Minggu, 12 Oktober 2025.


Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH menjelaskan tersangka SD diketahui sebagai residivis kasus pencurian accu kendaraan forklift di PT Indah Kiat. Tersangka menjalani hukuman 15 bulan di Rutan Serang.


Desma menerangkan peristiwa pencurian di warung milik Kapsah ini terjadi pada Kamis, 9 Oktober 2025 sekitar pukul 22.00. Pada saat pelaku mencuri, korban sedang tidur di ruang lain.


"Mengetahui toko tidak ada yang jaga, pelaku masuk lalu membobol laci meja dan menggasak tas berisi uang Rp2.790.000," terang Kapolsek, Selasa, 14 Oktober 2025.


Peristiwa pencurian diketahui korban sekitar pukul 23.00 ketika korban menutup toko. Korban kaget begitu mengetahui tas miliknya yang ada dalam laci tidak ada. 


"Setelah melihat rekaman cctv, ternyata tas korban dicuri oleh tersangka yang berpura-pura jadi pembeli. Keesokan harinya, korban melapor ke mapolsek," jelasnya.


Berbekal dari laporan tersebut, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Denny Heriyanto langsung melakukan oleh TKP. Berbekal dari rekaman cctv, petugas mengetahui identitas pelaku dan berhasil mengamankan SD di tempat kerjanya.


"Tersangka diamankan di tempatnya bekerja tadi jauh dari toko korban. Awalnya menolak namun setelah ditunjukkan bukti rekaman cctv, tersangka mengakui perbuatannya," kata Desma.


Ditambahkan, tersangka SD merupakan residivis jebolan Rutan Serang dalam kasus pencurian accu kendaraan forklift di areal PT Indah Kiat Pulp & Paper. Tersangka SD bebas setelah diganjar kurungan 15 bulan penjara.


"Dalam kasus ini ersangka SD dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan diantaranya, satu tas milik korban warna coklat serta motor Honda Scoopy A 4510 IA yang dijadikan sarana kejahatan," jelasnya.

Pimred media online sisirakyat.com Gelar Syukuran atas Kelahiran putri ke 2  "SALSA OKTAVIA DARMADI"Semoga menjadi Putri Solehah berbakti kepada kedua orang tua dan negara Indonesia

By On Selasa, Oktober 14, 2025










Foto : Acara Syukuran potong rambut putri ke 2 Aditya Darmadi.

Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Telah lahir putri ke dua dari saudara kita Aditia Darmadi pimpinan redaksi media online sisirakyat.com pada : Selasa, 07 Oktober 2025. Di rumah sakit (RS) Hermina kecamatan Ciruas, kabupaten Serang Banten.


Menurut Aditya Darmadi ayah dari Salsa Oktavia Darmadi mengaku Penuh rasa syukur ketika terdengar kabar persalinan istrinya sukses dan ibu dan anak nya selamat.


"Rasa syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah melancarkan dan selamatkan persalinan istri saya dan anak Saya dengan keadaan sempurna, meski persalinan sang istri Aditia-dengan jalan operasi Cesar ibu dan anak selamat" katanya.


Lanjut Aditya Darmadi alias Bello," Kini sudah melangkah hari ke 7 (tujuh) dari masa persalinan hari ini Senin 13/10/25 kami keluarga mengadakan acara syukuran serta melakukan adat kearifan lokal cukuran (potong rambut-red) di kediaman beralamat di kampung Bayongbong pintu, desa pamanuk, kecamatan Carenang. Di berikan sang putri dengan nama "Salsa Oktavia Darmadi." Ujar kang  bello.


 "semoga anak saya di jadikan putri Solehah, selalu dalam lindungan Allah subhanahuwataala, di berikan umur panjang sehat jasmani maupun rohaninya, kelak nanti masa depan putri saya bermanfaat bagi keluarganya, nusa bangsa, dan agama, amin ya Allah ya robbal alamin. "Tutur Aditia


Aditia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada keluarga, kerabat, rekan-rekan atas segala do'a dan dukungan yang sudah di berikan kepadanya sejak masa persalinan hingga terlaksananya acara syukuran pemberian nama putrinya tersebut.


"Saya ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada keluarga, kerabat, dan rekan-rekan semua yang sudah memberikan do'a serta dukungan selama perjalanan yang saya hadapi ini, semoga Allah membalas semua kebaikan saudara-saudara yang sudah di berikan kepada saya. "Tambahnya 


Acara ini berlangsung di saksikan oleh beberapa kesepuhan lingkungan seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dab anu undangan lainya." Tutup Aditya

 //Bewok

Paripurna HUT ke-393 Kabupaten Tangerang Diwarnai Aksi Mahasiswa: “Tangerang Belum Gemilang”

By On Senin, Oktober 13, 2025






TANGERANG – Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tangerang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 mendadak ricuh, Senin (13/10/2025). Dua anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang melakukan aksi protes di tengah jalannya sidang paripurna yang dihadiri sejumlah pejabat daerah dan mantan Wakil Presiden RI ke-13, KH. Ma’ruf Amin.


Aksi dilakukan oleh Endang Kurnia dan Saepul Bahrin sesaat setelah Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar Maesyal Rasyid, menutup pidatonya dengan seruan “Tangerang Semakin Gemilang.”

Sontak, kedua mahasiswa itu berdiri dan meneriakkan, “Tangerang Belum Gemilang! Tangerang Belum Gemilang!” sambil membentangkan poster bertuliskan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah.


Poster yang dibawa antara lain bertuliskan:


> “TUNJANGAN ELIT, RAKYAT SULIT.”




Aksi spontan itu sontak mengagetkan para tamu undangan dan pejabat yang hadir. Kedua mahasiswa tersebut kemudian segera diamankan oleh aparat yang berjaga. Sejumlah anggota intelijen kepolisian tampak menarik dan memiting keduanya keluar dari ruang sidang paripurna.


Situasi sempat tegang beberapa menit, sementara para tamu undangan, termasuk KH. Ma’ruf Amin, tampak terkejut menyaksikan insiden tersebut. Setelah kondisi dapat dikendalikan, rapat paripurna kembali dilanjutkan dengan pengamanan yang lebih ketat.


Pihak pengamanan internal dan eksternal DPRD Kabupaten Tangerang, termasuk tim Humas, nampaknya lengah dalam prosedur pengawasan tamu undangan hingga kedua mahasiswa tersebut dapat masuk ke ruang sidang utama dan melakukan aksi di tengah acara resmi.


Meski demikian, peristiwa ini meninggalkan pesan kuat: di tengah semangat perayaan hari jadi ke-393 dengan slogan “Tangerang Semakin Gemilang,” suara kritis dari mahasiswa kembali mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang menanti pemerintah daerah.

Dugaan Akibat Proyek Revitalisasi, Murid Kelas 6 SDN CIRUAS 1 Terbuang Dua Jam Setengah Waktu Belajar

By On Senin, Oktober 13, 2025








Serang, xbintangindo.com --

saat kunjungan wartawan pada Senin, 13 Oktober 2025, kegiatan Revitalisasi satuan pendidikan di SDN CIRUAS 1, terjadi gangguan kegiatan belajar mengajar di duga waktu belajar kelas 6 terbuang 2 (dua) jam setengah


Kendatinya, saat di konfirmasi mengenai hal tersebut Eti selaku kepala sekolah SDN CIRUAS 1, Mengatakan bahwa untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan,








Untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan " 


namun saat di paparkan di temukan untuk kelas 6 terjadi pengurangan jam belajar


" Kelas satu sampai jam 09.15 wib. Lalu kelas tersebut di lanjut kelas 6 masuk jam 09.30 sampai jam 12.30 wib "


Saat di tanya mengenai waktu belajar kelas 6 yang hilang selama 2 (dua) jam setengah


" Itu bukan gangguan, mereka (siswa/i) dapat lebih lagi belajarnya di rumah"


Kembali di tanyakan mengenai waktu semester di bulan Desember, sedangkan waktu akhir pelaksanaan di akhir bulan November 2025


" Mudah - mudahan murid - murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula " ungkapnya


Menurut welfendri, penasehat Persatuan Wartawan Serang Timur (perwast), bagai mana bisa mengikuti pembelajaran dengan baik sedangkan waktu yang terbuang sangatlah banyak


" Yang jelas Murid kelas 6 perlu waktu belajar maksimal, bagaimana dengan waktu yang terbuang, banyak waktu belajar yang terbuang cuma - cuma belum lagi gangguan lainnya seperti suara bising dan debu yang mengganggu "


Keinginan dan harapan dari penasehat perwast, meminta pihak dinas menyelesaikan urusan yang terjadi di SDN CIRUAS 1


" Kami meminta pihak dinas pendidikan kabupaten Serang, segera selesaikan urusan kegiatan belajar mengajar yang terjadi di SDN CIRUAS 1, jangan sampai ada waktu belajar yang hilang apa lagi waktu belajar kelas 6, yang akan menghadapi ulangan semester dan ujian untuk masuk ke sekolah berikutnya " jelasnya (wan)

Dugaan Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN CIRUAS 1 Jadi Gangguan Kegiatan Belajar Mengajar

By On Senin, Oktober 13, 2025






Serang, saat kunjungan wartawan pada 13 Oktober 2025, pada kegiatan Revitalisasi satuan pendidikan di SDN CIRUAS 1, terjadi gangguan kegiatan belajar mengajar


Kendatinya, saat di konfirmasi mengenai hal tersebut Eti selaku kepala sekolah SDN CIRUAS 1, Mengatakan bahwa untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan,


" Untuk kegiatan belajar mengajar tidak ada gangguan " 


namun saat di paparkan di temukan untuk kelas 6 terjadi pengurangan jam belajar


" Kelas satu sampai jam 09.15 wib. Lalu kelas tersebut di lanjut kelas 6 masuk jam 09.30 sampai jam 12.30 wib "


Saat di tanya mengenai waktu belajar kelas 6 yang hilang selama 2 (dua) jam setengah


" Itu bukan gangguan mereka (siswa/i) dapat mengikuti pelajaran seperti biasanya"


Kembali di tanyakan mengenai waktu semester di bulan Desember, sedangkan waktu akhir pelaksanaan di akhir bulan November 2025


" Mudah - mudahan murid - murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula " ungkapnya


Menurut welfendri, penasehat Persatuan Wartawan Serang Timur (perwast), bagai mana bisa mengikuti pembelajaran dengan baik sedangkan waktu yang terbuang sangatlah banyak


" Yang jelas kelas 6 dengan waktu yang terbuang, banyak waktu belajar yang terbuang cuma - cuma belum lagi gangguan lainnya seperti suara bising dan debu yang mengganggu "


Keinginan dan harapan dari penasehat perwast, meminta pihak dinas menyelesaikan urusan yang terjadi di SDN CIRUAS 1


" Kami meminta pihak dinas pendidikan kabupaten Serang, segera selesaikan urusan kegiatan belajar mengajar yang terjadi di SDN CIRUAS 1, jangan sampai ada waktu belajar yang hilang apa lagi waktu belajar kelas 6, yang akan menghadapi ulangan semester dan ujian " jelasnya (wan)

 12 Kapolsek Jajaran Polres Serang Menjual Hasil Panen Jagung Program Ketahanan Pangan Polres Serang ke Perum Bulog

By On Senin, Oktober 13, 2025

Serang xbintangindo.com

Sebanyak 12 Kapolsek jajaran Polres Serang kompak menjual hasil panen jagung program Ketahanan Pangan Polres Serang kepada Perum Bulog. 


Total jagung yang dijual mencapai 23,250 ton, dan dari jumlah tersebut 23,150 ton telah diterima Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan, hasil panen ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang telah berjalan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Serang. 


Menurutnya, keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


“Jagung yang kita serahkan ke Bulog adalah hasil dari kerja sama antara personel Polri dan kelompok tani binaan di tiap Polsek. Program ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” ujar Condro Sasongko, Senin (13/10/2025).


Lebih lanjut, Condro menerangkan bahwa jagung yang diterima Bulog telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, yakni kadar air 14 persen dan Aflatoxin 50. Standar ini menjadi syarat utama agar jagung layak diserap oleh Bulog sebagai bahan baku pakan dan cadangan pangan nasional.


Namun demikian, Kapolres juga mengakui bahwa terdapat beberapa kendala di lapangan, terutama karena sebagian wilayah sudah mulai memasuki musim penghujan. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan sebagian jagung harus dipanen lebih awal sebelum mencapai tingkat kematangan sempurna.


“Musim hujan membuat petani khawatir jagung membusuk di lahan, sehingga beberapa lahan terpaksa dipanen lebih cepat. Selain itu, proses pengeringan sebagian besar kelompok tani binaan masih bergantung pada cuaca,” jelas Condro.


Meski menghadapi keterbatasan, Condro menyebut semangat para Kapolsek dan masyarakat tetap tinggi. Hasil panen tetap mampu memenuhi target penjualan ke Bulog dengan kualitas yang terjaga. Ia juga berterima kasih kepada seluruh jajaran dan kelompok tani yang terus berkomitmen dalam program ini.


Ke depan, Polres Serang berencana menambah sarana pendukung seperti mesin pengering dan gudang penyimpanan agar hasil panen dapat lebih optimal. 


“Kami ingin program ketahanan pangan ini tidak hanya berhenti di kegiatan tanam dan panen, tapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa,” pungkas Kapolres.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *