Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
LSM TRINUSA Kritisi, Kegiatan Pengurugan Di Desa Tirem Kecamatan Lebak Wangi Di Duga Sarat Perizinan

By On Rabu, Oktober 15, 2025









Kab Serang, Wahyudin ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Banten Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara (LSM TRINUSA) Indonesia, Kritisi kegiatan Pengurugan yang sarat dengan perizinan


Di jumpai adanya kegiatan pengurugan pada Rabu 15 Oktober 2025, Lokasi pekerjaan wilayah desa Tirem Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang - Banten, 


Kendatinya, lahan yang di urug berstatus lahan potensi (pesawahan) berada di jalan ciptayasa status jalan provinsi dan samping saluran irigasi sekunder, serta kedudukan Rencana Tata Ruang Wilayah yang bukan peruntukannya


Di tambah lagi, saat kegiatan pengurugan berjalan tidak ada informasi di lokasi pengurugan seperti halnya pemberitahuan kepada warga ataupun pengguna jalan, tidak ada rambu juga marka serta pekerja tidak ada kelengkapan KKK dan keberadaan alat berat (exavator)


Hasil investigasi, menurut informasi dari warga sekitar mengenai kepemilikan lahan pengusaha dari daerah Malingping Pandeglang juga rencana usaha untuk penggilingan padi, gudang penyimpanan, dan dryer


Menyoroti mengenai kegiatan tersebut, Wahyudin mengkritisi terhadap peranan pejabat terkait dalam keseriusannya dan perlu di lakukan peninjauan kembali


" Melihat kondisi seperti itu ( kegiatan pengurugan) kami seakan ada di tengah - tengah mereka berada pada masa kebebasan tanpa izin " 


Masih kata wahyudin, prilaku bertindak duluan bila salah lalu pembenaran perlu di luruskan


" Masih kita bertemu dengan prilaku terbalik, ini perlu di luruskan dan di sinilah perlunya peranan pejabat dalam mengingatkan " tegasnya 


Keinginannya di sela obrolan dengan wartawan besok kamis 16 Oktober 2025, semoga pak Syamsuddin Kadis DPMPTSP Kabupaten Serang dapat di temui (Kurniawan/adhi/welf)

Gadis Cantik Warga Banten dibawa kabur ke Batam

By On Rabu, Oktober 15, 2025









Serang, - Selama dua tahun sudah wanita inisial EF dibawa kabur oleh seorang laki-laki bernama Romli alias ucil diduga dibawa kabur di wilayah Batam. 


EF wanita dewasa merupakan warga Kabupaten Serang Provinsi Banten dibawa kabur oleh Romli alias Ucil warga Ciwiru Kecamatan Bandung Kabupaten Serang. 


Menurut H. Napis orang tua EF mengatakan kepada awak media, sudah dua tahun anak saya dibawa kabur oleh seorang bernama Romli alias Ucil, kami selalu orang tua sudah berupaya semaksimal mungkin baik menghubungi keluarga dan juga sudah berupaya mengadukan kepada pihak kepolisian, ujar H. Napis, Rabu (15/10/2025). 


" Kami sudah mengadukan hal ini kepada pihak Kepolisian Polres Serang Polda Banten, namun kami laporan kami ditolak oleh pihak Polres Serang dengan alasan bahwa anak kami bukan di bawah umur namun sudah dewasa, kalau dengan alasan seperti itu berarti ada kebebasan seorang laki-laki untuk membawa kabur wanita yang sudah dewasa walaupun orang tuanya merasa dirugikan," ujar H. Napis. 


Lanjut H. Napis, kami hanya minta keadilan dan perlindungan hukum kepada pihak Polres Serang, karena kami selaku orang tua sudah merasa dirugikan, katanya negara kita negara hukum kenapa ada orang yang membawa kabur wanita tidak bisa dihukum secara pidana, ujar H. Napis. 


"Kami mohon kepada Pak Kapolres Serang Pak Condro Sasongko untuk dapat membantu kami," tutup H. Napis.

Polsek Serang Polresta Serkot Tinjau Perkembangan Lahan Jagung Program Ketahanan Pangan

By On Rabu, Oktober 15, 2025








Serang - Personel Polsek Serang melaksanakan kegiatan peninjauan lahan jagung dalam rangka program ketahanan pangan pada Rabu (15/10/2025). Kegiatan tersebut dilakukan di lahan pertanian yang berlokasi di wilayah Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang.


Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik serta memantau hasil kerja sama antara Polsek Serang dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat.


Kami terus berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan ini. Diharapkan hasil panen nantinya dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar AKP Hery.


Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk terus semangat dalam mengelola lahan pertanian serta menjaga sinergitas antara pihak kepolisian dan warga.


Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keakraban antara petugas dan masyarakat sekitar.

PONDOK PESANTREN BUKAN ANDIL JURNALIS :

By On Rabu, Oktober 15, 2025

oleh ustadz Suhendi 

Menyikapi Pemberitaan Trans7 terkait Pondok Pesantren, Sesungguhnya bila dilihat dari Perspektif dan Etika jurnalistik bahwa Pesantren bukanlah produk yang dilahirkan atau dibesarkan oleh Jurnalistik.! Pemberitaan yang Nyinyir Trans7 sangat Menyudutkan dan menjatuhkan sekaligus Memfreming menfitnah Dunia Pesantren(Kyai) secara keseluruhan terhusus Pondok Pesantren Salafiyah..(Ahlussunah Waljama'ah). Ingat.!Semua Pesantren berdiri di Nusantara ini bukan bentukan Pemerintah apalagi Oleh Jurnalis, dari kecil hingga besar pesanntren Terus berjalan secara mandiri tanpa harus ketergantungan oleh fihak-fihak manapun..

Ustadz Suhendi

Justru Sebaliknya Pesantrenlah yang punya jasa besar bagi Bangsa ini, dimulai jaman Penjajahan hingga Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Pesantren (Kyai) Sangat punya andil besar. Tidak terhitung Berapa jumlah Kyai, santri yang gugur dalam berjuang melawan Penjajah hingga Merdeka.! Mereka berjuang bukan hanya mengeluarkan Materi hingga Nyawa Kyai dan para Santrinya berguguran demi mempertahankan Nusantara dari Tangan-tangan Penjajah tanpa mengharapkan imbalan jasa atau bintang sebagai pejuang.! Mereka lebih bangga mendapatkan gelar gugur sebagai Syuhada.

Trans7 dengan seenaknya membuat berita dengan Narasi-Narasi Nyinyir memfreming menyudutkan Pesantren(Kyai).. Masya Allah...begitu teramat Jahat dan tidak bisa diterima dengan Akal Sehat, sehingga menimbulkan Pertanyaan.? Apakah Jurnalis yang meliput dan membuat pemberitaan itu tidak belajar Sejarah Bangsa ini ! Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Akhlak Moral bangsa ini sedang dipertaruhkan, dimana Perilaku Adab Sopan Santun generasi penerus Bangsa ini hampir Hilang.

Hormat patuh terhadap nasehat Orangtuapun sudah tidak lagi didengar, Para Pemimpin Negeri ini sudah tidak lagi dihormati dan tidak dihargai karena sudah meninggalkan Moral Etika /adab. Sehingga pertanyaan selanjutnya, pemimpin mana yang harus kita jadi Contoh panutan di Negeri ini..

Bagi Kami justru sosok Ulama/Kyailah yang hanya bisa kita jadikan Contoh Tauladan.

Mereka (Kyai) setiap hari mendidik mengajarkan pada santri-santrinya Akhlah Adab serta Karakter Manusia yang Hebat tanpa mengharapkan pujian dan Imbalan Apapun..

Pemberitaan Trans7 sangat ironi dan bertolak belakang dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Kyai memberikan Sodakoh apapun bentuknya tidak harus menunggu Anggaran dari APBN/APBD, melainkan mengeluarkan dari Anggaran Kantong sendiri.

Keluarga santri memberikan sesuatu pada Kyai apapun bentuknya itu merupakan rasa Keikhlasan tersendiri tanpa harus diatur atau dipaksa oleh Aturan dan tanpa hasil rapat  sebagaimana tempat lainnya. Sesungguhnya itu merupakan bentuk Terimakasih kepada Kyai/guru karena telah mendidik Akhlak adab Putra-putrinya dengan Ikhlas dan penuh Tanggungjawab, walaupun Kyai tidak pernah mengharapkan Imbalan jasa dari santri dan kita tidak bisa mengukur jasa seorang Kyai dengan Materi.

Pesantren bagi santri adalah Rumah sendiri, jadi apapun yang ada dilingkungan Pesantren merupakan milik Santri juga. Ketika santri beraktifitas kerja gotong royong seperti, menyapu,mencuci dan pekerjaan lainnya itu merupakan layaknya  membersihkan rumahnya sendiri, karena  Kyai adalah orangtua  sekaligus Guru bagi para Santri. Secara tidak langsung santri dibekali pendidikan agar menjadi manusia yang mandiri dan bertanggungjawab serta karakter  perilaku patuh dan hormat pada Orangtua ketika santri pulang ke kampung halamannya..

Oleh karena itu dengan pemberitaan Trans7, kami tersinggung juga sangat marah.

Mohon Pemerintah harus turun tangan. Berikan saksi seberat beratnya pada Trans7 dan PIDANAKAN siapapun yang terlibat dalam pembuatan berita Framming Vidio fitnah yang menyesatkan terkait Pesantren yang akhirnya membuat gaduh Rakyat Negeri ini(Khususnya Para Santri).. Kasus ini bukan hal sepele bamun sudah masuk ke Fase propaganda untuk menimbulkan kebencian terhadap Ulama/Kyai Pesantren Indonesia..

INGAT.!

ULAMANYA HEBAT..

INDONESIA KUAT..


ULAMA DISERANG

INDONESIA HILANG...!

Salam..!!

          ...SOMASI...

(Solidaritas Masyarakat

  Santri Indonesia)

Hendi Wong Serang

Menanti Sebuah Harapan ,,, Warga Kp Pasir Malaka Dan Cibayana Desa Cikasungka Solear , 10 Tahun Bergelut Di Jalan Yang Rusak Farah , Kemana Saja Pemerintah Daerah

By On Selasa, Oktober 14, 2025








Kab. Tanggerang, xbintangindo.com --

Jalan Poros Desa yang menghubungkan kampung pasir Malaka RT 20 Rw 03 dan kampung  Ranca Cibayana  desa Cikasungka Kecamatan Solear  Kabupaten Tangerang Provinsi Banten mengalami kerusakan yang sangat fatal , hal tersebut sering dikeluhkan warga karena akses tersebut merupakan jalan vital yang biasa digunakan warga bagi anak anak sekolah dasar dan para petani terutama saat ibu ibu hendak pergi pengajian sangat kesulitan untuk melintas . 


Miris nya lagi ketika musim hujan jalan tersebut banjir dan licin , Menurutnya, dari sejumlah pengajuan perbaikan yang dilayangkan ke pemkab itu saat ini belum  menemui titik terang.

jalan poros desa yang menghubungkan dua kampung pasir Malaka dan kampung Cibayana sangat di keluh kan oleh salah satu tokoh masyarakat" Abah Oteng" saat di temui  Awak media Xbintang Indo , Com. menjelaskan " Sudah beberapa Tahun kondisi  Jalan di lingkungan Kami sudah rusak parah , Dan saya Bersama warga disini mengharapkan pemerintah Daerah dan pusat untuk meninjau dan melihat kondisi jalan diwilayah kami ini  , terutama bapak Bupati Tangerang Maesyal Rasid dipinta untuk turun gunung guna rasa kepedulian bapak terhadap Warga disini , agar akses dilingkungan  bisa berjalan roda perekonomian dikampung kami lebih sempurna lagi, " Ujarnya Abah 


Masih Abah Oteng " sudah belasan tahun jalan di kampung kami ini tidak terurus dan belum pernah di sentuh oleh pemerintah daerah , Miris nya lagi ketika musim  hujan turun , jalan sangat becek dan licin saat anak anak yang mau berangkat kesekolah ada yang sepatu nya di buka dan ada yang jatuh , betapa ibanya kami " tutup nya Abah 


dilain tempat Siswi sekolah dasar SDN Cibayana 3 duduk di kelas 6, "Nurul Wasi"  saat di jumpai dilokasi oleh awak media Xbintang , indo setelah pulang sekola dengan sangat berhati hati memilih jalan yang bisa di lalui oleh nya , mengatakan "


" bapak pemerintah kapan sih jalan disini , mau diperbaiki lihat lah Kesini , setiap pagi dan siang  kami mau berangkat dan pulang  sekolah sangat susah , apa lagi kalo turun hujan kemaren teman teman saya pada Jatuh karena licin dan pada kotor " ucapnya Nurul dengan lantang nya , 


Lanjut ibu  Sani salah satu Warga kampung pasir Malaka RT 20 Rw 03,  saat hendak menjemput anak nya pulang dari sekolah menceritakan keluh kesah nya jalan yang dilintasi , berkomentar " sudah hampir belasan tahun ,semenjak anak saya bersekolah dari kelas satu sampai kelas Enam , saya sangat kesulitan dan susah untuk melintas , karena jalan sudah pada rusak , apa lagi di saat turun hujan mana pada becek dan licin sering pada jatuh , walau dengan memaksakan demi untuk belajar , 


Masih Sani " Bahkan banyak anak anak kalo masih pagi jalan masih basah mereka sampe melipir mencari jalan yang penting pesan nya sekolah , saya selaku Warga disini mengharap kan kepada pemerintah kapan jalan dilingkungan kami mau di perbaiki ""  Ucap Sani," tutur nya 

Red/Xbi/ Urip

Diduga Lokasi Kios Stadion Maulana Yusuf Di Pungut Rp 400 Ribu/Bulan

By On Selasa, Oktober 14, 2025








Serang kota, lokasi proyek  Revitalisasi Stadion Maulana Yusuf Kota Serang diwarnai dengan para pegawai proyek yang enggan bekerja. Hal ini dikarenakan para pekerja mengaku sudah dua Minggu belum di gaji.


Proyek revitalisasi stadion yang menelan angka mencapai Rp. 2.284.381.000  tersebut dikerjakan oleh PT Ilalang dengan konsultan pengawas dari CV Arche Javara Architect menggunakan dana APBD Kota Serang.dalam rangka merelokasi para pedagang agar tidak liat dan semrawutan di stadion 


Salah seorang pedagang yang telah mendaftarkan diri mengambil kios di proyek tersebut menyebutkan bahwa nantinya para pedagang akan ditempatkan di los atau kios yang di bangun oleh   Pemkot Kota Serang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota


" Kami mendapatkan arahan bahwa untuk menyewa kios tempat jualan tersebut sebesar Rp. 400 ribu perbulan dan dana tersebut akan dimasukkan ke pendapatan hasil daerah Kota Serang$ ujar sang calon pedagang pada wartawan 

Hasil pantauan wartawan kios atau los tersebut menurut para pekerja ada 200 los jadi asumsinya tinggal kalikan 400 ribu perbulan.bisa jadi masukan untuk Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Kota Serang.


Sementara salah seorang juru parkir yang ditemui wartawan menyebutkan telah berkoordinasi dengan Pihak Dishub Kota Serang.


"Dari parkir kami sudah berkordinasi dengan Dishub Kota Serang dengan angka Rpm 4 juta perbulan untuk PAD, jadi kami tidak liat kami ada izinnya" ucap salah seorang juru parkir.


Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang Dinas Pemuda dan Olah Raga, M.Nafis Hani SH.via Wa ternyata no wartawan di blok oleh sang Kepala Bidang dikarenakan pesan tersebut selalu tak terkirim.berbeda dengan dicobanya dengan no wa lain pesan melalui WA tersebut terkirim dan di jawab oleh Nafis sambil mengirimkan foto sedang rapat (tim)

Diduga Cabuli Siswa Sendiri Oknum Guru Honorer di Amankan Unit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang

By On Selasa, Oktober 14, 2025

Serang xbintangindo.com

Gerak cepat petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang mengamankan seorang oknum guru honorer berinisial DB, 33 tahun, yang mengajar di salah satu SMP di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.

 

Tersangka diamankan di rumahnya di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang karena diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap siswa laki-laki di sekolah tempatnya mengajar.

 

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, DB diamankan petugas Unit PPA pada Senin (13/10/2025) malam setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.

 

“Pelaku kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Serang,” ujar Condro Sasongko, Selasa (14/10/2025).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, perbuatan cabul tersebut dilakukan sebanyak 4 kali saat kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan sekolah.

 Pelaku memanfaatkan kedekatannya dengan korban yang merupakan salah satu muridnya untuk melancarkan aksi bejat tersebut.

 

“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan perbuatan cabul karena dorongan nafsu,” ungkap Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.

 

AKBP Condro menambahkan, dari pengakuan sementara, tersangka DB memiliki kelainan orientasi seksual dan cenderung menyukai sesama jenis. “Motifnya karena pelaku memiliki penyimpangan orientasi seksual. Ia mengaku senang kepada sesama jenis, terutama terhadap anak laki-laki,” jelasnya.

 

Perbuatan pelaku akhirnya terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Merasa tidak terima, keluarga korban kemudian melaporkan tindakan bejat tersebut ke Polres Serang pada Rabu, 8 Oktober 2025.

 

Berbekal dari laporan tersebut, Unit PPA yang dipimpin Iptu Iwan Rudini langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumahnya.

 

Saat ini, penyidik Unit PPA masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. “Kami tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya. Oleh karena itu, penyelidikan akan terus dikembangkan,” tambahnya.

 

Kapolres menegaskan bahwa Polres Serang akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk kekerasan maupun kejahatan seksual. “Kami tegaskan akan menindak tegas pada pelaku kekerasan maupun kejahatan seksual,” tandasnya.

Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Serang Polresta Serkot Tinjau Perkembangan Lahan Jagung

By On Selasa, Oktober 14, 2025





Serang - Personel Polsek Serang melaksanakan kegiatan peninjauan lahan jagung program ketahanan pangan yang berada di lingkungan Perumnas Ciracas, Kecamatan Serang, pada Selasa (14/10/2025).


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung yang dikelola bersama masyarakat berjalan dengan baik.


Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Serang berkoordinasi dengan warga dan pengelola lahan untuk mengecek kondisi pertumbuhan tanaman, sistem perawatan, serta kendala yang dihadapi di lapangan.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.


“Melalui program ketahanan pangan, Polri berupaya mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus mempererat kemitraan antara polisi dan warga,” ujar Kapolsek.


Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan situasi di wilayah hukum Polsek Serang terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Gerak Cepat Unit Reskrim Polsek Carenang Meringkus SD Pelaku Bobol Toko Kelontongan

By On Selasa, Oktober 14, 2025





Serang xbintangindo.com

Tanpa butuh waktu lama, petugas Unit Reskrim Polsek Carenang, Polres Serang berhasil meringkus, SD, 32 tahun, kuli bangunan setelah membobol toko kelontongan di Kampung Ciherang, Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.


Tiga hari setelah menikmati hasil curian, tersangka warga Cembeh, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Carenang di tempat kerjanya, tidak jauh dari toko korban, Minggu, 12 Oktober 2025.


Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH menjelaskan tersangka SD diketahui sebagai residivis kasus pencurian accu kendaraan forklift di PT Indah Kiat. Tersangka menjalani hukuman 15 bulan di Rutan Serang.


Desma menerangkan peristiwa pencurian di warung milik Kapsah ini terjadi pada Kamis, 9 Oktober 2025 sekitar pukul 22.00. Pada saat pelaku mencuri, korban sedang tidur di ruang lain.


"Mengetahui toko tidak ada yang jaga, pelaku masuk lalu membobol laci meja dan menggasak tas berisi uang Rp2.790.000," terang Kapolsek, Selasa, 14 Oktober 2025.


Peristiwa pencurian diketahui korban sekitar pukul 23.00 ketika korban menutup toko. Korban kaget begitu mengetahui tas miliknya yang ada dalam laci tidak ada. 


"Setelah melihat rekaman cctv, ternyata tas korban dicuri oleh tersangka yang berpura-pura jadi pembeli. Keesokan harinya, korban melapor ke mapolsek," jelasnya.


Berbekal dari laporan tersebut, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Denny Heriyanto langsung melakukan oleh TKP. Berbekal dari rekaman cctv, petugas mengetahui identitas pelaku dan berhasil mengamankan SD di tempat kerjanya.


"Tersangka diamankan di tempatnya bekerja tadi jauh dari toko korban. Awalnya menolak namun setelah ditunjukkan bukti rekaman cctv, tersangka mengakui perbuatannya," kata Desma.


Ditambahkan, tersangka SD merupakan residivis jebolan Rutan Serang dalam kasus pencurian accu kendaraan forklift di areal PT Indah Kiat Pulp & Paper. Tersangka SD bebas setelah diganjar kurungan 15 bulan penjara.


"Dalam kasus ini ersangka SD dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan diantaranya, satu tas milik korban warna coklat serta motor Honda Scoopy A 4510 IA yang dijadikan sarana kejahatan," jelasnya.

Pimred media online sisirakyat.com Gelar Syukuran atas Kelahiran putri ke 2  "SALSA OKTAVIA DARMADI"Semoga menjadi Putri Solehah berbakti kepada kedua orang tua dan negara Indonesia

By On Selasa, Oktober 14, 2025










Foto : Acara Syukuran potong rambut putri ke 2 Aditya Darmadi.

Kab. Serang, xbintangindo.com -- 

Telah lahir putri ke dua dari saudara kita Aditia Darmadi pimpinan redaksi media online sisirakyat.com pada : Selasa, 07 Oktober 2025. Di rumah sakit (RS) Hermina kecamatan Ciruas, kabupaten Serang Banten.


Menurut Aditya Darmadi ayah dari Salsa Oktavia Darmadi mengaku Penuh rasa syukur ketika terdengar kabar persalinan istrinya sukses dan ibu dan anak nya selamat.


"Rasa syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah melancarkan dan selamatkan persalinan istri saya dan anak Saya dengan keadaan sempurna, meski persalinan sang istri Aditia-dengan jalan operasi Cesar ibu dan anak selamat" katanya.


Lanjut Aditya Darmadi alias Bello," Kini sudah melangkah hari ke 7 (tujuh) dari masa persalinan hari ini Senin 13/10/25 kami keluarga mengadakan acara syukuran serta melakukan adat kearifan lokal cukuran (potong rambut-red) di kediaman beralamat di kampung Bayongbong pintu, desa pamanuk, kecamatan Carenang. Di berikan sang putri dengan nama "Salsa Oktavia Darmadi." Ujar kang  bello.


 "semoga anak saya di jadikan putri Solehah, selalu dalam lindungan Allah subhanahuwataala, di berikan umur panjang sehat jasmani maupun rohaninya, kelak nanti masa depan putri saya bermanfaat bagi keluarganya, nusa bangsa, dan agama, amin ya Allah ya robbal alamin. "Tutur Aditia


Aditia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada keluarga, kerabat, rekan-rekan atas segala do'a dan dukungan yang sudah di berikan kepadanya sejak masa persalinan hingga terlaksananya acara syukuran pemberian nama putrinya tersebut.


"Saya ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada keluarga, kerabat, dan rekan-rekan semua yang sudah memberikan do'a serta dukungan selama perjalanan yang saya hadapi ini, semoga Allah membalas semua kebaikan saudara-saudara yang sudah di berikan kepada saya. "Tambahnya 


Acara ini berlangsung di saksikan oleh beberapa kesepuhan lingkungan seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dab anu undangan lainya." Tutup Aditya

 //Bewok

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *