Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
🌙 Pemuda Pemudi GMB Ciptakan Gebrakan Hebat: Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Semangat dan Kebersamaan 🌙

By On Jumat, Oktober 17, 2025







Kota Tangerang, Banten — Dalam semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, Pemuda Pemudi GMB (Generasi Muda Berkarya) kembali menorehkan prestasi luar biasa dengan sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh makna.








Acara yang digelar di Kampung Cikoneng Girang RT 001 RW 003, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kekompakan pemuda masih sangat hidup di tengah masyarakat.







Yang membuat kegiatan ini begitu istimewa adalah semangat juang para pemuda pemudi GMB yang mampu melaksanakan acara besar ini dengan estimasi biaya yang sangat minim. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, mereka tidak menyerah begitu saja. Dengan penuh tanggung jawab dan kreativitas, mereka berupaya mencari dukungan dana dari berbagai sumber — mulai dari sponsor, donatur warga sekitar, bantuan dari luar daerah, hingga melakukan kegiatan “ngamen bersama” untuk menggalang dana tambahan.


Seluruh perjuangan itu berbuah manis. Acara berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat sekitar.

Peringatan Maulid Nabi kali ini turut diisi oleh dua penceramah ternama, yakni KH. Robi Dzulkarnain (Kyai Pendekar) dan Ust. Abdul Gofur, yang memberikan tausiyah penuh hikmah serta pesan moral yang menggugah hati para jamaah.


Dalam ceramahnya, menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW serta menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah perbedaan. Suasana malam itu pun terasa hangat, penuh dengan lantunan sholawat dan rasa syukur dari seluruh hadirin.


Melalui kegiatan ini, Pemuda Pemudi GMB membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Dengan niat tulus dan kerja keras, mereka mampu menghadirkan acara religius yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi nilai spiritual yang mendalam bagi masyarakat.


Semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kota Tangerang dan sekitarnya untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan, berani berkarya, dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam setiap langkah.


Karena bagi GMB, berkarya bukan sekadar tentang besar kecilnya biaya, tetapi tentang ketulusan, persaudaraan, dan keinginan untuk membawa manfaat bagi sesama. 🌙💫

Afeng //*

Pimred dan Segenap Wartawan Media Xbintangindo.com Turut Berduka cita atas Meninggalnya Orang Tua Wartawan M.Rifai alias Apeng almarhumah "Raodah Bin Raidan"

By On Jumat, Oktober 17, 2025









Foto : Almarhumah ibu RAODAH BIN RAIDAN 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pimpinan Redaksi media online xbintangindo.com dan segenap wartawan grup Portaldunia turut berduka cita atas meninggalnya orang tua dari wartawan xbintangindo.com Muhammad Rifa'i "Raodah Bin Raidan" pada hari kamis 16/10/25. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT.


Dimas Agung Mardhika Pimpinan Redaksi (Pimred) xbintangindo.com mengatakan turut berduka cita atas meninggalnya orang tua dari wartawan xbintangindo.com M. Rifa'i.


"Saya pimpinan Redaksi media online xbintangindo.com dan segenap wartawan turut berdukacita atas meninggalnya orang tua dari wartawan kami (Muhammad Rifa'i) semoga almarhumah ibu Raodah Bin Raidan diterima di sisi Allah SWT... Amien..!" Ujar Dimas.


"Dan keluarga yang ditinggalkan di berikan kesabaran, semua mahluk hidup akan kembali kepada-nya maka dari itu persiapkan bekal kita untuk di akhirat nanti, perbanyak ibadah, sodakoh dll yang bersifat kebaikan." Tuturnya.

RED xbi 

Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

By On Kamis, Oktober 16, 2025









JAKARTA - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 6-10 Februari, disemarakkan dengan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat untuk Bupati/ Wali Kota yang bersinergi dengan media dan pers, dalam memajukan kebudayaan daerah setempat. Maju tidaknya kebudayaan-kebudayaan daerah, berpengaruh langsung pada kebudayaan nasional.


“Mengapa PWI peduli dengan pemajuan kebudayaan? Karena wartawan dan media menyadari secara penuh bahwa negeri ini super power dalam bidang kebudayaan. Bahkan UNESCO tahun 2017 telah mengakui dan mengingatkan hal itu kepada dunia. Di lapangan, Bupati/ Wali Kota memegang peranan penting, karena mereka yang punya wilayah, rakyat, dan anggaran,” tutur Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, di Jakarta, (16/10/26).


Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono (YSH) menambahkan, anugerah ini pertama kali diberikan tahun 2016 pada HPN di Lombok.


Sampai sekarang sekitar 50 kepala daerah yang pernah mendapatkan. Antara lain, Wali Kota Surabaya  Ery Cahyadi, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran (kini Wali Kota Padang), Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kini Gubernur Jawa Barat), dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (sebelum menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kini Wamendagri).


Mekanisme dan lini masa kegitan AK-PWI- HPN 2026 sebagai berikut: Zoom sosialiasi atau penjelasan teknis (20/10/2025, sore) diikuti pengurus PWI dan Anggota Apkasi serta Apeksi; Pendaftaran peserta dan pengumpulan proposal (20/10- 15/12/2025), Penjurian Proposal dan rapat (16-30/12/2025); Presentasi 10 besar di depan Dewan Juri (8-10/1/2026), Verifikasi  (11-15/1/2026), Pengumuman Calon Penerima Penghargaan (20/1/2026), dan Penerimaan Penghargaan di HPN 2026 Banten (9/2/2026) di HPN 2026, Banten.


Tema AK-PWI-HPN 2026 “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers”. Masing-masing peserta dapat memilih satu sub tema untuk proposalnya, yaitu : 1) Penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya inklusif, 2) Pemanfaatan kekayaan budaya berbasis media dan pers, untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional. 3) Pemajuan kebudayaan daerah yang melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem berkelanjutan.


Menurut YSH, selain untuk kepala daerah, AK-PWI-HPN 2026 juga diberikan kepada insan wartawan (bersama komunitasnya) yang kiprahnya dalam memajukan kebudayaan telah diakui dan berdampak pada tingkat nasional/global.


Terakhir, Zulmansyah Sekedang, selaku Ketua Panitia HPN 2026 juga berharap Presiden Prabowo untuk pertama kalinya berkenan hadir di HPN. "Agar bisa melihat dan mendengar langsung, tidak hanya pencapaian, tapi juga berbagai masalah yang memerlukan penyelesaian pada tingkat kebijakan pemerintah dan negara," pungkasnya.


Keterangan Foto:

1. Suasana penilaian tahap paparan AK-PWI-HPN 2023. (Foto: Dok PWI).

2. Proses undian paparan AK-PWI-HPN 2023 (Foto: Dok PWI)

3. AK-PWI perdana di HPN Lombok 2016 (Foto: Dok PWI)

4. AK-PWI – HPN 2021 di Ancol, era Covid-19 (Foto: Dok PWI).

Diduga Akibat Iming-Iming uang Rp 500 Ribu Rupiah Warga harendong Tegal Desa Pudar Sesali Tandatangan Persetujuan Bangunan Tower BTS Warga Berharap Ada Sosialisasi.

By On Kamis, Oktober 16, 2025











Serang...... xbintangindo.com ...selasa 14 oktober 2025,warga kampung pabuaran Desa Pudar Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang Provinsi banten tolak adanya pembangunan tower/menara base transceiver station (BTS) di lingkungannya.


Adanya rencana pembangunan tower tersebut yang saat ini sedang dalam tahapan penggalian tanah dan perakitan besi cor menurut warga tidak ada sosialisasi terlebih dahulu.











Sebagian warga mengetahui akan adanya pembangunan tower tersebut setelah ada penggalian pondasi menara di lingkungannya,oh ternyata mau membuat tower, ucap sebagian warga yang baru paham.


Menurutnya (warga) Ketidak tahuan atau pemahaman itu karena tidak ada sosialisasi terlebih dahulu,sehingga dari 19 warga yang di mintai persetujuan menandatangani surat  yang di sodorkan oleh pihak pemilik lahan inisial N dan pihak pelaksana yang diduga tidak secara prosedural untuk mendapat persetujuan warga.


Dugaan tersebut muncul dari keterangan berbagai pihak antara warga,pemilik lahan,pelaksana kegiatan yang berhasil di mintai keterangan tentang pembangunan tower tersebut.


Diduga warga yang tandatangan hanya di iming-imingi uang konpensasi sebesar Rp 500.000 per Rumah  tanpa penjelasan atau pemahaman secara transparan dari pihak pelaksana/perusahaan.


Setelah tau dan paham tentang pembangunan tower dan khawatir dengan dampak kedepannya warga menyesal tandatangan dan berharap adanya pertemuan untuk di adakan sosialisasi terlebih dahulu agar pihaknya lebih paham dan bagaimana tanggung jawab dampak kedepan terhadapnya (warga), kalau harapan kami tidak di hiraukan maka kami menolak adanya pembangunan tower ini ucap salahsatu warga yg tidak mau di sebut nama.


Sementara dari pihak pelaksana bagian sitak inisial BN tidak banyak memberikan jawaban saat di konfirmasi,ia hanya menjawab bahwa sudah berkoordinasi dengan inisial S,saya sudah berkoordinasi pak dengan S tulisnya di via whatsap.


Sampai tayangnya berita ini belum di ketahui pasti dari PT atau CV apa pelaksana pembangunan tower BTS itu sementara di lokasi kegiatan tidak di temukan papan nama proyek dan dari pihak pelaksana yang telah di konfirmasi BN tidak menjawab.

Reporter: Apeng xbi 

*Reskrim Polsek Cisoka Cek TKP Pencurian di Jayanti, Pelaku Masuk Rumah dengan Congkel Jendela*

By On Kamis, Oktober 16, 2025








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Unit Reskrim Polsek Cisoka Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencurian dua unit ponsel di Kampung Bakung, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/10/2025). 


Kapolsek Cisoka Iptu Anggio Pratama mengatakan, korban melaporkan bahwa terjadi pencurian yang terjadi pada Rabu (15/10/2025) sekitar jam 4 pagi. 


"Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel jendela," kata Anggio Pratama. 


Anggio Pratama bilang, awalnya korban terbangun karena mendengar suara gaduh di luar rumah. Didorong rasa penasaran, korban keluar rumah untuk mengecek sumber suara gaduh. Namun saat berada di luar rumah, korban tidak melihat atau menemukan apa pun. 


 "Kemudian korban kembali masuk ke dalam rumah dan sudah mendapati dua unit handphone miliknya sudah hilang," terang Anggio Pratama. 


Korban sempat mencari keberadaan ponsel di setiap ruangan di rumah. Namun tidak menemukan yang dicari. Korban malah menemukan jendela rumahnya sudah terbuka dengan ada bekas congkelan. 


 "Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp15 juta. Lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisoka," ucap Anggio Pratama. 


Polisi sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan korban, serta keterangan saksi. Dus ponsel juga diamankan untuk mencari tahu nomor IMEI ponsel yang hilang. 


Anggio Pratama mengatakan, Polsek Cisoka akan menindaklanjuti peristiwa itu dengan melakukan penyelidikan.

Dugaan Kejanggalan Pembangunan Rabat Beton JUT Desa Sujung, Camat Tirtayasa Membisu, Endang DPMD : Nanti Dikordinasikan Dengan Kecamatan

By On Kamis, Oktober 16, 2025





Kab. Serang, xbintangindo.com --

Terkait pemberitaan pembangunan rabat beton di desa sujung, kecamatan Tirtayasa, yang diduga banyak kejanggalan, camat Tirtayasa saat akan di mintai tanggapan diam membisu. (16/10/2025)


Dalam pemberitaan di media beberapa media online sebelumnya yang berjudul "Parah.! Pembangunan Rabat Beton Di Desa Sujung-Tirtayasa Diduga Banyak Kejanggalan.





Yang mana beberapa di antara dugaan pembangunan jalan usaha tani (JUT) di kerjakan oleh tim pengelola kegiatan (TPK) desa sujung tersebut diduga dikerjakan asal-asalan, lahan yang ternilai labil diduga tanpa adanya pemadatan terlebih dahulu, plastik alas terpantau hanya pada pinggirnya saja, dan batu agregat terhampar tidak merata seluruhnya, kualitas beton yang di kerjakan secara manual diduga tidak sesuai teknis (RAB-red).


Bagaimana dengan uji laboratorium mutu pada beton, yang terlihat berwarna kecoklatan dan beberapa sebagian ada yang tercampur rumput dan tanah.


Selain itu, bagaimana untuk menghitung kubikasi beton manual sehingga mengetahui nilai anggaran yang terealisasi tersebut.


Kepala seksi (kasi) perencanaan dan pembangunan, dinas pemberdayaan masyarakat desa (dpmd) kabupaten serang, Endang Nutahman menanggapi via telpon mengatakan, "Terimakasih atas informasinya, Nanti di koordinasikan dengan kecamatanya ya pak. "Ujarnya


Terhubung dengan Arifudin, Kasi ekbang Tirtayasa saat di mintai tanggapan dalam pemberitaan menyampaikan, insyallah informasikan saja ke pimpinan ke pak camat kang. "Katanya


Sementara camat Tirtayasa saat di mintai tanggapan oleh awak media ternilai membisu.

//Tim

Personel Polsek Serang Polresta Serkot Laksanakan Peninjauan Perkembangan Bibit Jagung di Lahan Seluas 1 Hektar di Lingkungan Perumnas

By On Kamis, Oktober 16, 2025





Serang - Personel Polsek Serang Polresta Serang Kota melaksanakan kegiatan peninjauan perkembangan bibit jagung di lahan seluas 1 hektar yang berlokasi di Lingkungan Perumnas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, pada Kamis (16/10/2025).


Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas oleh Polri melalui jajaran Polsek Serang, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Serang memantau pertumbuhan tanaman jagung serta berdialog dengan pengelola lahan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dengan baik dan bebas dari hama.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. menjelaskan bahwa kegiatan peninjauan ini dilakukan secara berkala untuk memastikan hasil tanam sesuai dengan target yang telah ditetapkan.


“Program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat dalam bidang pertanian, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga kemandirian pangan,” ujar AKP Hery Wiyono.


Dari hasil peninjauan, pertumbuhan bibit jagung di lahan tersebut terpantau baik dan subur, serta diharapkan dapat memberikan hasil panen yang optimal.

Aktivis Banten Mengeluh, Pemberantasan Peredaran Obat-obatan Terlarang Hanya di Polsek Pakuhaji, Mengapa.. Polsek Mauk Belum Berantas Peredaran Obat-obatan Terlarang (Tramadol -Exsimer) Padahal Masih Marak diedarkan di wilayah Mauk

By On Kamis, Oktober 16, 2025







Ilustrasi gambar obat tramadol dan exsimer.

Kab Tangerang, xbintangindo.com --

Informasi yang beredar dari masyarakat juga para aktivis kabupaten Tangerang Banten bahwa kini di wilayah hukum Polsek Pakuhaji sudah bersih dari peredaran obat-obatan terlarang, golongan G jenis tramadol dan exsimer dan lain-lainnya, namun yang menjadi pertanyaan aktivis kabupaten Tangerang Banten mengapa hanya anggota polisi Polsek Pakuhaji saja yang berani bergerak memberantas peredaran obat-obatan terlarang tersebut, sedangkan anggota polisi Polsek Mauk Polresta Tangerang diduga belum bergerak karena masih ada pelaku yang mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut....?"


Jaenuri salah satu aktivis kabupaten Tangerang Provinsi Banten (ormas BPPKB Banten dan sebagai koresponden jurnalis media online SB.id) mengeluhkan pemberantasan obat-obatan terlarang di wilayah Utara yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (kepolisian) setengah hati.


"Ya mengapa saya katakan jika pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang golongan G jenis tramadol dan exsimer diwilayah Utara oleh pihak kepolisian setengah hati..!" Rabu, 15/10/25.


"2 Minggu ini informasi yang saya dapat jika diwilayah hukum Polsek Pakuhaji sudah bersih dari peredaran obat-obatan terlarang golongan G jenis tramadol dan exsimer karena anggota polisi Polsek Pakuhaji berani, bergerak, amankan pelaku Pengedar, banyak Pengedar Kocar-kacir dan saya lihat sendiri di lokasi - lokasi yang biasa pengedar obat-obatan terlarang di jual kini di lokasi-lokasi tersebut sudah tidak ada lagi orang yang menjual atau mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut. Pokoknya saya berikan apresiasi untuk jajaran anggota polisi Polsek Pakuhaji..!" Ujar Jaenuri.


Jaenuri mengeluhkan jika di wilayah hukum Polsek Mauk yang bersebelahan dengan Polsek Pakuhaji ternyata masih banyak pelaku yang mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut.


"Jujur saja saya mengeluh masih banyaknya pelaku yang mengedarkan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polsek Mauk, artinya jangan sampai masyarakat mempunyai pikiran yang tidak-tidak terhadap jajaran anggota Polsek Mauk, " katanya.


Lanjut Jaenuri,/" Saya berharap kepada jajaran anggota polisi Polsek Mauk agar segera bertindak, bergerak dan amankan pelaku Pengedar di obat-obatan terlarang golongan G di wilayah hukum (wilkum) nya, wilayah Mauk juga harus bersih dari peredaran obat-obatan terlarang. Regenerasi sehat Indonesia kuat." Tuturnya.


Hal tersebut di benarkan Iwan yang mengaku warga Desa Pakuhaji, dirinya jika ingin membeli obat tramadol harus ke Mauk karena di Pakuhaji sudah tidak ada yang ngecer obat tramadol dan exsimer lagi.


"Bener bang di Pakuhaji sudah tidak ada lagi yang ngejual obat tramadol dan exsimer lagi Minggu-minggu kemaren banyak penjual yang ditangkep polisi Polsek Pakuhaji, pokoknya yang biasa jualannya mangkal sekarang mah udah gak ada lagi, pada ga berani katanya, jadi sekarang saya dan teman-teman kalau mau make obat tramadol dan exsimer hari beli ke Mauk dulu, ya... lumayan agak jauh juga bang..!" Keluh Iwan.


Begitu pula dikatakan bos obat inisial IN saat dikonfirmasi mengatakan," wilayah Pakuhaji off dulu bang, gak kondusif, sekarang mah wilayah Mauk yang sedang berkibar bang ..!" Ujarnya.

RED xbi//.*

Wilayah Kec Jayanti Mulai Rawan Pencucian, 2 HP (Rp. 15 Juta) Milik Pengontrak Raib digondol Maling

By On Kamis, Oktober 16, 2025







Terekam cctv Tampak terlihat 4 pelaku bawa 2 motor berhenti di depan kontrakan 

Tangerang – xbintangindo.com- 2 HP Merk Samsung A55 5G dan I-Phone 13 milik Mila (20) Seorang gadis Karyawan PT. Mayora Jayanti asal Lampung raib digondol maling di kontrakan nya yang berlokasi di Kampung Bakung, Rt 13/03, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang Banten, Rabu, (15/10/202)


Tak terima handphone-nya telah dicuri oleh pelaku tak dikenal, Mila Restiani (20), warga asal Lampung Selatan, melapor ke Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, Polda Banten.


Kepada petugas Tim Reskrim III Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, Polda Banten, korban menuturkan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Rabu (15/10/2025) dan diketahui korban sekitar pukul 04: 00 WIB.


Aksi pencurian yang menimpa korban terjadi di Kampung Bakung, Rt 13/03, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.


Peristiwa ini terjadi berawal saat korban sedang tertidur lelap di tempat kejadian perkara, (Kontrakan). Lalu terbangun setelah mendengar suara jendela dan melihat handphone-nya di bawah bantal sudah hilang.


“Saat itu saya berada di TKP Kontrakan saya pak, HP saya taruh di kasur dan di bawah bantal saat saya sedang tidur. Saya terbangun pas denger suara jendela bunyi dan terbuka, pas saya bangun dan meriksa HP, ternyata HP saya sudah tidak ada lagi. Saya keluar teriak maling tapi pelaku sudah kabur, saat itu juga warga langsung berdatangan” ungkap korban.


Atas kejadian tersebut, pelapor (Korban) Mila (20) mengalami kerugian sebesar Rp. 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah)


Tak terima HP-nya jenis Iphone 13 dan Samsung A55 5G hilang dicuri, korban melapor ke Polsek Cisoka, Polresta Tangerang dengan nomor laporan 97/X/YAN.2.4.1/2025/SPKT. Dan berharap agar laporannya segera ditindaklanjuti dan pelakunya ditangkap.

Mekanik BKPN Rugikan Perusahaan Ratusan Juta Rupiah Kini Resmi Dilaporkan Kepolisi

By On Rabu, Oktober 15, 2025










TANGERANG –  xbintangindo.com --

Sebuah perusahaan transportasi, PT Bangun Karya Persada Nusantara (BKPN), melaporkan seorang mekaniknya ke Polres Metro Tangerang Kota atas dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) dan/atau penggelapan. Kerugian material yang dialami perusahaan diperkirakan mencapai Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah).

Pelapor, Agendra Frastico biasa disapa Fras,yang bertindak atas nama dan kuasa dari perusahaan BKPN selaku korban, mendatangi kantor polisi polres metro kota tangerang pada Rabu (15/10/2025) malam untuk membuat laporan resmi.


Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/1567/X/2025/SPKT, peristiwa ini berawal pada Selasa (14/10/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Terlapor yang bernama Jiki Kurniawan (35), mendapat perintah dari pengurus perusahaan, Yosep Siki, untuk memperbaiki sebuah truk tronton milik perusahaan yang mogok di lokasi galian tanah di daerah Cilayang, Kabupaten Lebak.









Foto : Jiki Kurniawan 

Jiki berangkat dari Proyek Tahap V di Jalan Tanjung Pasir, Teluknaga, Tangerang, dengan mengendarai satu unit mobil pick-up Isuzu Traga. Tidak hanya itu, ia juga membawa sejumlah sparepart dan perlengkapan perbaikan, termasuk 8 velg truk FAW, 2 aki, 4 radiator Dong Feng, 30 baut roda, dan 5 dongkrak.


Namun, pihak perusahaan kemudian menyadari bahwa Jiki tidak kunjung tiba di lokasi tujuan. Upaya menghubungi nomor ponselnya (082174xxxx22) pun gagal karena nomor tersebut tidak dapat dihubungi.


Kecurigaan semakin menjadi ketika Jiki menghubungi seorang saksi lain serta rekan helper mekanik Vinsensius Taus, melalui aplikasi WhatsApp menggunakan nomor ponsel berbeda (083152xxx040). Dalam percakapan tersebut, Jiki mengancam tidak akan mengembalikan kendaraan beserta seluruh barang yang dibawanya, kecuali perusahaan membayar gajinya yang menurutnya telat dibayar selama 15 hari


Sedangkan kata Vinsensius "Jiki kerja sudah 3 bulan lebih setiap bulan gajinya dibayarkan oleh perusahaan dan baru 15 Hari dibulan ini belum digaji karena kan emang belum jatuh tempo gajian alesan yang clasic seperti itu bahkan sudah berani bawa kabur mobil perusahaan dan sparepart yang merugikan perusahaan "


Akibat kejadian ini, PT BKPN mengalami kerugian material yang signifikan, terdiri dari satu unit mobil pick-up Isuzu Traga tahun 2025 (B-9532-KVT) beserta seluruh sparepart dan perlengkapan yang dibawa Jiki, dengan total nilai Rp 500.000.000.


Kasus ini kini ditangani oleh penyidik Polres Metro Tangerang Kota dengan dugaan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 dan/atau Penggelapan dalam Pasal 372 KUHP.

Red xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *