Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Rabat Beton di JL Kp. Cigonggong Desa Pasir Waru Mancak diduga "Curi Kubikasi Beton"

By On Minggu, Oktober 26, 2025







Kab. Serang, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan jalan kampung Cigonggong Desa Pasir Waru kecamatan Mancak kabupaten serang Banten yang dikerjakan dengan sistem rabat beton diduga pelaksana kegiatan mengurangi volume beton atau "curi Kubikasi Beton" mengapa demikian...?"


Foto: Tampak terlihat urugan material Pasir dan batu di ampar melebihi dasar papan bagisting.

Menurut salah satu aktivis kabupaten Serang Abdilah SE. Tampak jelas terlihat jika dugaan mengurangi volume ketinggian beton, pasalnya tumpukan urugan tanah tebal melebihi dasar papan bagisting.


"Kami melihat dan mengukurnya jika badan jalan tengah papan bagisting diurug melebihi dasar papan bagisting yang terpasang, ukuran pada tengah jalan seperti punggung kura-kura sekitar 9-8 cm sedangkan pada sisi kanan kiri ketinggian yang akan digelar beton sekitar 12-13 cm jadi jelas volume beton di kurangi oleh pelaksana kegiatan proyek pembangunan tersebut." Ujar Abdilah SE. Sabtu 25/10/25.

Foto: urugan material Pasir batu dan tanah terampar di badan jalan 

Lanjut Abdilah SE," sepertinya pelaksana kegiatan sengaja mengerjakan proyek pembangunan jalan kampung Cigonggong Desa Pasir Waru Mancak dengan tehnik punggung kura-kura tengah pada bagian jalan cembung sehingga volume beton berkurang, seharusnya antara papan bagisting kanan dan kiri harus rata, agar volume ketinggian beton sesuai dengan papan informasi nya yaitu 15 cm." Sambungnya.


" Saya berharap kepada pihak ekbang kecamatan Mancak, inspektorat kabupaten serang agar dapat segera mengecek hasil fisik pembangunan jalan rabat beton di kampung Cigonggong Desa Pasir Waru Mancak, agar dihitung berapa Kubikasi Beton yang hilang, " tegas Abdilah SE.


Begitu juga dikatakan warga sekitar," Saya sih gak tau proyek pak, cuma saya memang lihat kalau tanah urugan di ampar di tengah badan jalan, ya...kira- tumpukan urugan tanah tersebut hampir setengahnya papan bagisting, tengahnya juga kaya punggung kura-kura cekung." Ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.


Perlu diketahui bahwa proyek pembangunan jalan dengan sistem rabat beton di jalan kampung Cigonggong Desa Pasir Waru kecamatan Mancak dianggarkan dari anggaran dana desa tahun 2025. Pelaksana kegiatan Tim pelaksana kegiatan (TPK), Dengan nilai anggaran Rp. 300.808.000,- termasuk PPN/PPh), dengan panjang 390 meter X 3 meter X 15 cm.


Sampai berita ini disiarkan pihak TPK Desa Pasir Waru Mancak belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*



Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Minggu, Oktober 26, 2025






CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko Beras Hj. HASANAH dan Toko beras doa ibu  milik Hj. ENI, Minggu (26/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dlakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Hj. HASANAH di kios B No.12 Pasar Blok F Cilegon dan Toko Beras Hj. ENI di Kios Blok A No.40 Blok F Cilegon, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram.


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Polsek Serang Polresta Serkot Aktif Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

By On Minggu, Oktober 26, 2025









Serang - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Polsek Serang rutin melakukan peninjauan terhadap perkembangan bibit jagung yang ditanam di lahan pertanian binaan Polsek Serang, bertempat di wilayah Kelurahan Ciracas, Kecamatan Serang, Kota Serang.


Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam bidang pertanian. Peninjauan dilakukan secara berkala untuk memantau pertumbuhan tanaman jagung serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polsek Serang dalam mendukung kebijakan pemerintah serta membantu menjaga ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Serang.


“Program ini tidak hanya sebatas penanaman, tetapi juga pemantauan secara berkelanjutan agar hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Serang.


Kegiatan peninjauan berlangsung lancar dengan kondisi tanaman jagung yang tumbuh baik. Polsek Serang akan terus melaksanakan pendampingan dan monitoring guna memastikan keberhasilan program ketahanan pangan tersebut.

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Sabtu, Oktober 25, 2025








CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain oko Beras Doa Ibu, Sabtu (25/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kanit ll Tipter Satreskrim Polres Kota Cilegon, IPDA Yuandhika Kresna S.D, mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Doa Sdri. JUMIYATI alamat kios blok Pasar kelapa blok F Kota Cilegon, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram.


Yuandhika menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Serang Polresta Serkot Tinjau Perkembangan Bibit Jagung

By On Sabtu, Oktober 25, 2025








Serang - Personel Polsek Serang meninjau perkembangan bibit jagung dalam rangka program ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berada di wilayah hukum Polsek Serang.


Kapolresta Serang Kota Kombespol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif.


“Polri akan terus mendukung dan mengawal program pemerintah di bidang ketahanan pangan, karena hal ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek Serang.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memberikan contoh nyata dalam membangun kemandirian pangan di wilayah Kota Serang.

*HPN Bukan Hanya Seremoni, Selalu Bawa Efek Domino Ekonomi di Daerah*

By On Sabtu, Oktober 25, 2025






JAKARTA - PWI Pusat mulai mematangkan persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten pada 9 Februari 2026. 


Demi menyukseskan perhelatan besar ini, persiapan penyelenggaraan HPN 2026 diawali dengan rapat koordinasi awal yang digelar di Jakarta, Jumat (24/10) di Ruang Pleno Kantor PWI Pusat, Jakarta.


Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang selaku Ketua Panitia HPN 2026, serta Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto dan jajaran pengurus pusat yang tergabung dalam panitia pelaksana. 


Dalam arahannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional insan pers yang ditargetkan membawa dampak nyata bagi masyarakat lokal dan Indonesia.


"Kita ingin HPN di Banten nanti tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan insan pers di seluruh Indonesia," ujar Munir, 


Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara ini menambahkan bahwa orientasi utama rapat tersebut adalah memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan terkoordinasi dengan baik.


"Mulai dari Kick Off HPN, penetapan tema dan logo hingga penyusunan agenda pra-HPN termasuk pagelaran budaya Banten dan Kemah Wartawan Badui yang akan sangat menarik," ujarnya.


Rangkaian kegiatan HPN ini akan dimulai sejak awal November 2025 hingga Januari 2026, mencakup kampanye media, safari jurnalistik, literasi digital, seminar, Kemah Wartawan di Badui, hingga peluncuran buku. 


Menjelang puncak acara 9 Februari 2026, akan digelar berbagai forum strategis, seperti seminar pembangunan pasca Proyek Strategis Nasional (PSN), seminar pariwisata hijau, konvensi media massa bertema keberlanjutan media di era kecerdasan buatan, serta Konferensi Kerja Nasional PWI.


*Efek Domino Ekonomi*


Sejalan dengan ambisi penyelenggaraan HPN yang berdampak luas bagi masyarakat, Zulmansyah Sekedang selaku Ketua Panitia HPN 2026, dalam rapat tersebut, menjelaskan pelaksanaan HPN selalu membawa efek domino yang signifikan bagi daerah tuan rumah. 


Ia menyebut setiap penyelenggaraan HPN cenderung mendorong peningkatan investasi, pengembangan pariwisata, dan perhatian langsung dari pemerintah pusat. 


"Setiap daerah penyelenggara HPN biasanya merasakan efek domino setelah kegiatan berlangsung. Ekonomi lokal tumbuh, karena investasi dan pembangunan meningkat, pariwisata berkembang, dan biasanya ada juga dukungan langsung dari Presiden," ujar Zulmansyah.


Efek domino ini terlihat jelas, misalnya, pada HPN di Lombok, Nusa Tenggara Barat, HPN di Sumatera Barat,  Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur dan lain-lain.


 Zulmansyah mencontohkan khusus HPN 2016 di NTB misalnya, momentum tersebut sebagai titik balik kemajuan infrastruktur dan pariwisata daerah, termasuk hadirnya Sirkuit Mandalika sebagai ikon nasional paska penyelenggaraan HPN yang dihadiri Presiden Jokowi. 


"Setelah HPN digelar di Lombok, banyak infrastruktur baru terbangun, sektor pariwisatanya melonjak, dan perhatian pemerintah pusat meningkat," tambahnya. 


Berdasarkan pengalaman positif ini, PWI Pusat berharap HPN 2026 di Banten dapat menorehkan capaian serupa dalam memperkuat industri media, mendorong investasi daerah.


"Serta dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan pers nasional," tutup Zulmansyah.(rls) 

#HUMASPWI2025

Eka Fathussidki S.STP Camat Kresek Kab.Tangerang "Bungkam" saat dikonfirmasi Terkait uang Pengkondisian diduga Untuk pembungkaman karya tulis Rp.600.000/Proyek PL

By On Jumat, Oktober 24, 2025






Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Beredarnya link berita di beberapa grup WhatsApp tentang uang pengkondisian senilai Rp. 600.000,- (Enam Ratus rupiah rupiah)  perjudul proyek Penunjukan Langsung (PL) dari para kontraktor yang  mengerjakan proyek - proyek kecamatan kresek kabupaten Tangerang Banten diduga uang tersebut untuk pembungkaman karya tulis seorang wartawan. Jumat. 24/10/25.


Salah satu media online garudasiber.net yang memberitakan terkait dugaan adanya uang suap senilai Rp. 600.000,- / judul proyek yang diberikan oleh para kontraktor yang mengerjakan proyek PL kecamatan kresek.


Camat Kresek kabupaten Tangerang Eka Fathussidki. S.STP saat dikonfirmasi wartawan melalui via aplikasi WhatsApp sampai berita ini disiarkan belum menjawab "bungkam".


Ahmad Supriyadi selaku aktivis provinsi Banten terkait dugaan suap diduga untuk pembungkaman karya tulis wartawan angkat bicara.


"Sangat disayangkan jika memang adanya pengkondisian sejumlah uang untuk pembungkaman karya jurnalis, yang mana jika seseorang wartawan tidak berkenan memberitakan proyek - proyek PL kecamatan kresek jika sudah menerima uang.


"Uang tersebut disinyalir dari hasil kolektif para kontraktor yang mengerjakan proyek PL kecamatan kresek. Informasi dalam berita beredar jika para kontraktor dibebankan biaya kolektif sebesar Rp. 600.000,- kemana saja dialirkan uang tersebut..?" Kata Ahmad Supriyadi.


"Saya berharap pemerintah kabupaten Tangerang dapat segera turun menyelesaikan praduga adanya uang suap untuk aktivis kecamatan kresek khususnya.





WB Di PKBM Negeri Samudra Diduga Fiktif, Kepala PKBM "Bungkam" ditanya Soal Data.

By On Jumat, Oktober 24, 2025










Foto : Asep Mubarok kepala PKBM negeri Samudra 

CIANJUR JABAR,xbintangindo.com 

PKBM negeri Samudra berdomisili di kampung cibolang Desa Hegarsari kecamatan Sindang barang kabupaten . Cianjur Jawa Barat diduga memanipulasi data Warga Belajar (WB), karena kepala PKBM negeri Samudra Asep Mubarok saat dikonfirmasi wartawan masih tertutup.


Untuk mendapatkan informasi yang berimbang awak media berupaya menghubungi Asep Mubarok guna meminta ijin bertemu dan konfirmasi terkait keberadaan WB di PKBM tersebut, namun Asep Mubarok selaku kepala PKBM negeri Samudra malah mengarahkan ke beberapa rekan media yang berada di kecamatan tersebut 


Setelah awak media memperkenalkan diri menunjukan surat tugas dan kartu tanda anggota, dan mengajukan beberapa pertanyaan yang sangat umum di sampaikan,


 Pertanyaan awak media, "pak kalau jumlah warga belajar berapa banyak di PKBM negeri Samudra...?"


Lanjut, "Lalu yang di bayar bospna berapa dan penerima PIP nya berapa Per WB nya.. di tahun anggaran 2025...?"


 Jawaban asep Mubarok selaku kepala pkbm negeri Samudra mengaku pertanyaan wartawan dirinya tidak memahami.


"Saya kurang paham pertanyaan bapak" jawab Asep Mubarok.


Bapak ini sebagai kontrol sosial kalau bapak berbicara kontrol sosial atau dari lembaga apa..?" Tanya Asep Mubarok.


Asep Mubarok mengaku sebagai kontrol sosial pula.


"saya juga sama orang lapangan kontrol sosial, pertanyaan akang ini sangat mendetail, untuk menjawab semua pertanyaan akang itu bukan kapasitas saya, itu kewenangan orang dinas, " ungkap Asep Mubarok, terhadap awak media, 


Lanjut Asep, "kalau kaitan dengan informasi PKBM silahkan akang hubungi kang Deni selaku ketua forum PKBM di kabupaten cianjur" kata Asep Mubarok.


Asep Mubarok mengarahkan wartawan xbintangindo.com agar menghubungi pak Iqbal dari wartawan ligoka.


"Terus kalau berbicara awak media, jurnalis atau yang lain juga silahkan akang hubungi kang Ikbal yang dari media Logika, jelas asep, (21/10/225)


Namun, pertanyaan yang di sampaikan awak media SMInews.com terhadap Asep Mubarok selaku kepala PKBM negeri Samudra Sindang berang, Asep Mubarok tidak memberikan informasi sedikitpun, sehingga awak media menduga warga belajar, /siswa-siswi di PKBM tersebut diduga fiktif,


Sampai berita ini disiarkan pihak dinas belum dapat dikonfirmasi wartawan (Hermawan)

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Jumat, Oktober 24, 2025






CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko Beras Hj. ENI, Jum’at (24/10/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kanit ll Tipter Satreskrim Polres Kota Cilegon, IPDA Yuandhika Kresna S.D, mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Hj. ENI di Kios Blok A No.40 Blok F Cilegon, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram.


Yuandhika menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

 *Dirreskrimsus Polda Banten Turun Langsung Pantau Harga Beras*

By On Jumat, Oktober 24, 2025








Serang - Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras dalam menghadapi periode permintaan yang meningkat, Polda Banten bersama dinas terkait melaksanakan pengecekan beras di pasar tradisional, gudang Bulog, hingga distributor beras di wilayah hukum Polda Banten pada Jum'at (24/10). 


Kegiatan tersebut dipimpin Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana, didampingi Satgas Pangan Mabes Polri Kombes Pol Indra Gunawan, serta Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Nuril Huda. 


Dalam kesempatannya, Dirreskrimsus Polda Banten menyampaikan bahwa pihaknya bersama Satgas Pangan telah melakukan pemeriksaan mulai dari Pasar Tradisional hingga Distributor Beras. “Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari pasar tradisional, gudang Bulog, hingga distributor beras untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga dan harga tetap stabil, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, kegiatan ini juga untuk memastikan tidak terjadinya kelangkaan, lonjakan harga, maupun praktik penimbunan atau permainan harga,” ucap Kombes Pol Yudhis.


Adapun lokasi pengecekan meliputi beberapa titik, di antaranya:

1. Pasar Tradisional – Toko Karya Muda Penjual: Sdr. Cecep Alamat: Pasar Ciruas, Kec. Ciruas, Kab. Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 13.500 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: – (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)


2. Pasar Tradisional – Toko TB. Sumber Rejeki Penjual: Sdr. Ade Alamat: Pasar Ciruas, Kec. Ciruas, Kab. Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 13.500 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: Rp 14.900 (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)


3. Produsen – PD. Karya Muda Penanggung jawab: H. Andi Alamat: Jl. Pandean, Kota Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 12.800 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: Rp 14.900 (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)


Selanjutnya, Kombes Pol Yudhis Wibisana mengatakan bahwa dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh harga beras yang dijual masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi. “Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh harga beras yang dijual masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi atau HET yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya. 


Dengan hasil pengecekan tersebut, harga beras terpantau stabil, yakni:

Beras Premium: Rp 14.900/kg

Beras Medium: Rp 13.500/kg

Beras SPHP: Rp 12.000/kg


Polda Banten berkomitmen bahwa kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah preventif untuk mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan konsumen.


Diakhir, Dirreskrimsus Polda Banten berharap harga beras di pasar umum tetap terkendali dan tidak melebihi HET. “Dengan terselenggaranya operasi pasar ini, kami berharap harga beras di pasar umum dapat terkendali dan tidak melebihi HET, akses masyarakat terhadap pangan pokok tetap terjaga, serta stabilitas sosial turut terpelihara,” tutupnya (Bidhumas).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *