Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Di turnamen Sepak Bola VOC Cup 2025 Tim Poci FC Menang Telak Lawan Siliwangi FC 9 - 0

By On Minggu, November 02, 2025






Banten, xbintangindo.com --

Pertandingan sepak bola VOC Cup 2025 di lapangan sepak bola kampung Cendelekan Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten pertandingan antara Poci FC dengan Siliwangi FC dimenangkan tim kesebelasan Poci FC dengan skor 9 - 0. Sabtu, 01/11/25.








Menurut manajer tim kesebelasan Poci FC Bos Ro'i mengatakan," Alhamdulillah tim kami poci FC memenangkan pertandingan sepak bola melawan Siliwangi FC dengan skor telak 9-0, semoga dipertandingan berikutnya tim Poci FC dapat memenangkan kembali sampai menjadi juara 1 di turnamen Sepak Bola VOC Cup 2025." Ujar Bos Ro'i.


Hal senada juga dikatakan Ibeng selaku instruktur pemain Poci FC." Tim sepak bola Poci FC sudah tidak diragukan lagi, para pemainnya sudah biasa dan profesional bermain di rumput hijau, semoga tim Poci FC mulus melenggang ke final sepak bola VOC Cup 2025 dan memboyong piala juara 1," Tutur Ibeng.

RED xbi// "


Personel Polsek Serang Polresta Sefkot Laksanakan Peninjauan Lahan Jagung Program Ketahanan Pangan

By On Minggu, November 02, 2025





Serang - Personel Polsek Serang melaksanakan kegiatan peninjauan lahan jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional pada Minggu (2/11/2025). 


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program pemerintah melalui asta Cita Presiden RI dalam meningkatkan produksi dan kemandirian pangan di wilayah Kota Serang.


Peninjauan dilakukan di area lahan pertanian yang menjadi lokasi penanaman jagung binaan, dengan tujuan memastikan kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta kesiapan petani dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.


“Polsek Serang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung,” ujar AKP Hery Wiyono.


Selain melakukan pengecekan, personel juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.


Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar serta mendapat respon positif dari masyarakat sekitar.

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Minggu, November 02, 2025








CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko Beras Sdri. hj. HATOYAH Alamat jl.ps.kranggot,Sukmajaya,kec.jombang,kita cilegon, dan Toko TOPIK beras Alamat jl.ps.kranggot,Sukmajaya,kec.jombang,kita cilegon, Minggu (02/11/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko Beras Sdri. hj. HATOYAH Alamat jl.ps.kranggot,Sukmajaya,kec.jombang,kita cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdri. AHMAD FIRDAUS dan Toko TOPIK beras Alamat jl.ps.kranggot,Sukmajaya,kec.jombang,kita cilegon,  pemilik/penanggung jawab : Sdri. Aliyah, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Acara Pelantikan Ketua Ranting Desa Cisait DPC Kragilan dihadiri Petinggi-petinggi TTKKBI

By On Minggu, November 02, 2025





Kab. Serang, xbintangindo.com --

Gema ruah dengan tepukan tangan para tamu yang hadir di acara pelantikan ketua ranting TTKKBI Desa Cisait DPC Kragilan kabupaten serang, acara pelantikan tersebut di hadiri petinggi-petinggi dari TTKKBI salah satunya ketua umum TTKKBI H. TB Arif Hidayat. Sabtu, 01/11/25.





Diacara pelantikan ketua ranting cisait DPC Kragilan Di hadiri oleh :

1. H.tb Arif Hidayat ketua umum TTKKBI DPP 

2. K.H Hudi nurhudiyat ketua TTKKBI DPW 1 PROV.BANTEN

3. LRH Sapta mulyana ketua TTKKBI DPW 2 SERANG TIMUR

4. LRH Edi Sayung Waka TTKKBI DPW 2 SERANG TIMUR

5. BPK Erin Rahmat ketua TTKKBI DPW 1 JABAR

5. LRH ajurum dewan pembina TTKKBI DPC KEC.KRAGILAN

6. LRH Samudi Dewan pembina TTKKBI DPC KEC. KRAGILAN

7. Ketua TTKKBI DPC KEC.KASEMEN

8. BPK teguh ketua TTKKBI DPC LEBAK WANGI

9. ALDI mewakili BPK Suparman ketua TTKKBI DPC TANARA.


Ketua umum TTKKBI H. TB Arif Hidayat dalam sambutannya mengatakan," Semua anggota TTKKBI harus menjaga Marwah TTKKBI lebih baik lagi, dan menjaga nilai-nilai kebudayaan Banten." Ujarnya.


Begitu pula dikatakan ketua DPC Kragilan Yamin Kuncir," seluruh anggota TTKKBI khususnya kecamatan Kragilan wajib menjaga nama baik TTKKBI, kita semua cinta dengan budaya Banten, kita juga harus melestarikan budaya Banten." Tegas Yamin Kuncir.


M. Sajum selaku ketua ranting Desa Cisait dalam sambutannya mengatakan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir.


" Saya ucapkan terima kasih banyak kepada ketua umum TTKKBI H. Arip Hidayat yang menyempatkan waktu untuk hadir di acara pelantikan ketua ranting cisait ini, tak pula saya mengucapkan terima kasih banyak kepada tamu-tamu yang hadir di acara pelantikan ketua ranting cisait, saya akan menjaga amanah dan petuah dari ketum TTKKBI dan teman-teman senior di TTKKBI. "Kami cinta budaya Banten"." Ujar M Sajum.

RED xbi//*

Ketua TTKKBI Kecamatan Kragilan Berserta Pengurus Peguron Macan Kiragil Gelar Tsawasulan

By On Sabtu, November 01, 2025











Serang, " Bahwa segala sesuatunya atas kehendak yang kuasa Allah SWT, kami manusia yang mengharap safa'atnya " kata Yamin ketua DPC TTKKBI Kecamatan Kragilan


Selain itu Yamin di percayakan untuk penerang terhadap sejarah kiragil, sebagai ketua peguron macan Kiragil 


Sejarah mencatat Kiragil adalah sosok pejuang di masa kesultanan Banten abad 16, karena kegigihan dan keberaniannya nama besarnya di sematkan menjadi nama "Kragilan" hingga sekarang nama Kragilan di abadikan sebagai nama daerah kecamatan Kragilan dan Kragilan berada dalam wilayah kabupaten serang


Untuk menghormati sejarah Kiragil, Yamin warga kelahiran Kragilan, 18 Juni 1975, hidupkan kembali ingatan warga kragilan terhadap jasa - jasa Kiragil, agar jangan melupakan 


"sesungguhnya kaki dan raga saat ini berada di atas tanah nama besar Kragilan, maka tidak sepantasnya Kiragil di lupakan " ucapnya


Pada Sabtu 01 November 2025, ketua DPC TTKKBI Kecamatan Kragilan bersama Pengurus Peguron Macan Kiragil gelar tsawasulan, guna mengakrabkan sesama pengurus dengan saling mendoakan agar tertanam semangat juang 


" Acara tsawasulan akan terus kami lakukan, agar kami selalu ingat akan sejarah, selain itu tsawasulan dapat mengakrabkan sesama pengurus, dengan saling mendoakan agar tertanam semangat juang dalam jiwa para pengurus TTKKBI dan Peguron " tegasnya.

Kurniawan//.*

Seorang Bandar dan 50 Paket Sabu diamankan Satnarkoba Polres Serang

By On Sabtu, November 01, 2025






 



SERANG, Seorang pengedar sabu berinisial Nurjali, 29 tahun, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang di rumahnya di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, pada Rabu (29/10/2025). 


Penangkapan dilakukan sekitar pukul 04.30 setelah petugas mendapatkan informasi aktivitas mencurigakan yang dilakukan tersangka di wilayah tersebut. Dari tersangka diamankan barang bukti 50 paket sabu seberat 11,97gram.


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa Nurjali berperan sebagai pengedar sabu yang bertugas menyimpan dan menaruh paket sabu di beberapa lokasi sesuai perintah bandar. 


"Agar tidak terkena air dan mudah dikenali oleh pembeli, pelaku menggunakan bungkus permen sebagai wadah sabu. Modus ini digunakan untuk mengelabui petugas serta meminimalisir kecurigaan warga sekitar," kata Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah kepada Poskota, Sabtu, 1 Nopember 2025.


Dijelaskan, setiap paket sabu yang dikemas dalam bungkus permen itu dijual seharga Rp400 ribu per paket. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mendapatkan upah dari bandar sebesar Rp50 ribu untuk setiap titik tempat sabu disimpan. 


"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku baru dua kali menjalankan perintah tersebut. Ia berkomunikasi dengan bandar melalui pesan singkat untuk mendapatkan arahan lokasi penyimpanan barang haram itu," jelasnya.


Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil mengamankan 47 paket sabu yang disimpan di dalam tas bergambar Mickey Mouse. Selain itu, petugas juga menemukan 3 paket sabu lain yang sudah lebih dulu diletakkan di tiga titik berbeda sesuai arahan bandar.


"Selain sabu, turut diamankan sejumlah barang lain yang digunakan untuk kegiatan pengemasan, di antaranya 24 bungkus permen kosong, pcr tube, timbangan digital, serta satu unit handphone milik tersangka yang digunakan untuk berkomunikasi dengan bandar," ujar Condro.


Dari hasil pemeriksaan sementara, Nurjali mengaku mendapatkan perintah dari seorang bandar berinisial BU, warga Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang saat ini masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). Pelaku juga mengaku tidak mengenal BU secara langsung dan hanya berkomunikasi melalui aplikasi pesan singkat.


Kapolres menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Narkoba adalah musuh bersama karena merusak generasi muda. 


"Kami mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi bila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” tegas Condro.

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

By On Sabtu, November 01, 2025









CILEGON – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko BAYU MANDALA Alamat jl. Merbabu Pasar blok F Kota Cilegon dan Toko Hj. ENI beralamat Pasar kelapa kapling blok f kelurahan ciwaduk cilegon Blok A no 40, Sabtu (01/11/2025) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Toko BAYU MANDALA Alamat jl. Merbabu Pasar blok F Kota Cilegon, pemilik/penanggung jawab : Sdra. MARTUNIS dan Toko Hj. ENI beralamat Pasar kelapa kapling blok f kelurahan ciwaduk cilegon Blok A no 40 pemilik/penanggung jawab : Sdri. Hj. ENI, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.***

Kades Babakan Jaya Sebut Penempatan Dapur MBG di Desanya Melangkahi Aturan dan Tidak Punya Etika*

By On Sabtu, November 01, 2025








SERANG, -- xbintangindo.com --

Pembangunan dapur makanan bergizi gratis (MBG) di Kp Lebe RT 003/RW 04 Desa Babakan Jaya, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang diduga belum mendapat izin dari Pemerintah Desa. 


Hal itu disampaikan oleh Warga Desa Babakan mengatakan, penempatan atau pengadaan Dapur MBG itu belum diketahui warga dan Pemerintah Desa. 







"

Kami sebagai warga tidak ada yang tahu itu akan dijadikan dapur MBG, kata pekerja yang sedang membangun saat ini pembuatan Dapur MBG," ujar Saeful, Kamis (30/10). 


Hal senada dikatakan Kepala Desa Babakan Jaya, Doni Kusuma, adanya pembangunan untuk Dapur  MBG itu pihaknya belum mendapat tembusan atau informasi dari pihak MBG. 


"Ya katanya itu buat dapur MBG, tapi pihak pengurusnya belum pernah memberikan informasi atau tembusan, untuk meminta izin untuk penempatan nya di Desa Kami,  ya minimal sosialisasi lah," ujar Doni, Kamis (30/10). 


Saat dikonfirmasi disebut pengurus MBG bernama Baihaki, menjelaskan kegiatan yang sedang melakukan pembangunan untuk dapur MBG oleh Yayasan, soal perizinan tersebut dikatakannya pihak Polda dan Kodim. 


" Ya itu Dapur MBG, itu yayasan dari Ibu Hajah Nuraini dari partai Demokrat Rekomendasi dewan Kota Serang yayasan nya ada datanya" ujar Baihaki. 


Disinggung perihal izin lingkungan yang dipertanyakan oleh warga dan pihak Desa , Ia menerangkan. 


" Tadi rekan dari Serang pak Frans sudah kesana menghadap ke Desa, dia sebagai pengelola, Ya betul tadinya kan belum ada Tembusan ke Desa, Yayasan itu langsung ke Kodim dan Polda Pak, soal tanpa dilibatkan  orang warga sekitar dan pihak Desa saya kurang tahu, cuma izin mereka itu izin itu Kodim dan Polda, Saya juga aneh, kalau saya tugasnya cuma nunjukin lokasinya boleh tidak dikontrak tidak itu aja, hanya sebatas itu yang saya tahu," terangnya. Jum'at (30/10). 


Dihubungi terpisah, Frans disebut pengelola mengatakan telah menghadap pihak Desa Babakan Jaya, " Kalau perizinan sih saya sudah ke kantor Desa ya untuk mengetahui dari Kepala Desa sendiri dan mungkin aparat Desa sudah mengetahuinya," ujarnya. 


Akan tetapi, peryataan Frans saat di konfrontir  kembali ke Kepala Desa Jum'at siang menyatakan sejauh ini belum ada Tembusan, hanya saja pihaknya baru didatangi oleh Frans.


hal itu dibenarkan Frans, "Ya tadi pagi kita sudah mendatangi, sudah mengetahui juga," kata Frans. 



Dapur MBG di Desa Babakan Jaya diungkapkannya berasal dari Swasta namun dalam naungan pemerintah. 


"Kita dari pihak swasta tetapi dalam naungan Pemerintah, kita dari yayasan, kita tidak ada melibatkan instansi institusi, hanya saja untuk perizinan dari Kodim, Ya memang untuk minta izin dari Desa baru hari ini karena baru berjalan 3 hari," terang Frans yang mengaku sebagai pengawas kontruksi.


Menanggapi pernyataan pihak pengurus dapur MBG, Kades Babakan Doni Kusuma menyayangkan etika pihak terkait dalam penempatan Dapur MBG itu. 


"Sangat disayangkan ketika ada memang program pemerintah, ini tentu kita harus dukung penuh mengingat pemanfaatannya, yang pertama  ya itu warga kita, seharusnya pelaksana itu harus sowan dulu atau ketuk pintu minta izin dulu keinginan saya, kan saya juga pemerintah di Tingkat Desa sebagai Kepala Desa, masa dari Pusat langsung membangun tanpa ada sosialisasi, sehingga nantinya kita bisa sampaikan ke Warga, itu pembuatan apa, dapur itu untuk apa, ini kan perlu harusnya disosialisasikan dahulu dari itu bisa saya menyampaikan kepada warga masyarakat saya, Jadi ini tiba tiba sudah berjalan beberapa hari, maka dari itu saya melakukan teguran," ujar Doni. 


Kades berharap kepada pengelola baik pengurus MBG tersebut agar melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan pihak Pemerintah Desa dan Warga. 


"Keinginan kita sebagai Pemdes hal ini bisa dimusyawarahkan kembali ke kantor Desa, dari misalnya pemanfaatan warga ketika sudah berjalan nanti apakah, masyarakat akan dilibatkan, dan memang menurut saya itu harus dan wajib, kemudian karena berurusan untuk Dapur, barangkali ada di masyarakat kita ada yang menanam jagung, timun, cabe, sayuran dan sebagainya bisa di kerjasama kan didapur MBG tersebut, kan untuk menghidupkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Babakan Jaya," cetus Kades. 


Sampai berita ini dimuat, pihak masih berupaya mengkonfirmasi pihak pihak yang disebut dan pihak Yayasan Java Berkah lestari untuk dimintai klarifikasi,

Ahmad bewok xbi//.*

Proyek BBWSC3  Rp. 141 Miliar di Ranca Serang Diduga Konsultan Pengawas Dinilai Gagal Total!

By On Sabtu, November 01, 2025











Foto ,: Para pekerja Tampak tak pakai APD.

Serang, xbintangindo.com proyek rehabilitasi jaringan utama D.I. kewenangan daerah Provinsi Banten (Paket I), yang dikerjakan di titik Ranca Serang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.
Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 ini diduga sarat pelanggaran dan terkesan dibiarkan tanpa kendali pengawasan yang memadai. Jumat,31/10/25.










 




Menurut aktivis provinsi Banten Aang menjelaskan," fakta mencengangkan di lapangan: seluruh pekerja proyek terlihat bekerja tanpa alat pelindung diri (APD) — tanpa helm keselamatan, tanpa rompi, tanpa sepatu safety, tanpa sarung tangan.
Saat ditanya, salah satu pekerja menjawab enteng, “mungkin sedang dalam perjalanan,” seolah keselamatan hanyalah formalitas tanpa arti. Diduga Konsultan pengawas dinilai gagai total..!" Kata Aang.


Lanjut Aang," Lebih parah lagi, di lokasi kegiatan tidak terdapat papan informasi proyek (PIP) yang seharusnya wajib dipasang sebagai bentuk transparansi publik atas penggunaan dana negara.
Padahal papan proyek adalah bukti keterbukaan dan tanggung jawab pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat. Ketiadaan papan ini menguatkan dugaan bahwa pihak pelaksana dan pengawas berusaha menutup-nutupi identitas pekerjaan dan nilai kontrak yang fantastis." Tuturnya.














Berdasarkan data resmi di lokasi lain, proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai penyedia jasa, dengan PT Agrinas Panca Nusantara (Persero) selaku konsultan pengawas teknis, di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) Kementerian PUPR.
Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp141.134.593.285,20 (seratus empat puluh satu miliar lebih) dengan masa pelaksanaan 97 hari kalender.



Masih dengan Aang," Praktik semacam ini bukan hanya mencoreng citra Kementerian PUPR, tetapi juga berpotensi melanggar hukum, karena tidak mematuhi:


Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja,


Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi,


serta Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 jo. Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.


Kelalaian ini bukan hal sepele — sebab setiap proyek negara wajib menjamin keamanan pekerja dan keterbukaan informasi publik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kedua hal ini diabaikan secara terang-terangan.


Publik patut menduga adanya pembiaran sistematis oleh pihak konsultan dan pelaksana, yang tidak hanya mengancam keselamatan tenaga kerja, tetapi juga menyalahi etika dan regulasi proyek pemerintah.
Sikap “diam dan membiarkan” adalah bentuk nyata dari kegagalan moral dan
 profesionalisme dalam pengawasan proyek negara." Tutup Aang.


Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT Waskita
 Karya (Persero) Tbk, PT Agrinas Panca Nusantara (Persero), maupun Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian
 (BBWSC3). Dikutip dari media online faktadatanews.com.

RED xbi 

Sudah 2 Tahun Warga Kp.Rancahaur Desa Karang Tengah Kab Tangerang Mengeluh JL.Tembusan Parung Panjang Masih Tertutup Tanah Longsor

By On Sabtu, November 01, 2025






Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Sudah hampir 2 tahun warga kampung Rancahaur desa karang tengah kecamatan Pagedangan kabupaten Tangerang Banten keluhkan akses jalan dari Desa Karang Tengah kabupaten Tangerang menuju Parung Panjang Bogor masih tertutup tanah longsor. 






Menurut salah satu warga kampung Rancahaur H. Tatang dirinya merasa tidak habis pikir mengapa pemerintah daerah kabupaten Tangerang belum juga ada tindakan pembenahan membersihkan gundukan tanah longsor yang menutupi Jalan sudah 2 Tahun dari kampung. Rancahaur desa karang Tengah kecamatan pagedangan tembus Parung Panjang Bogor.






"Saya bersama warga kampung Rancahaur dan kampung lainnya yang terdampak dengan pemerintahan Desa juga kecamatan Pagedangan sudah berkali-kali memberikan informasi kepada pemerintah daerah kabupaten Tangerang, tembusan ke bupati dan wakil Bupati kabupaten Tangerang dan Dimas terkait pun sudah di berikan tembusannya, namun sampai saat ini sudah 2 Tahun tumpukan tanah longsor yang menutupi Jalan belum juga benahi atau dibersihkan dari jalan tersebut, aneh saya ini dengan pemerintah daerah kabupaten Tangerang, kemana anggaran tanggap darurat, tanggap bencananya...,?" Kata H. Tatang.


"Kami warga beberapa kampung disini sangat berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Tangerang untuk segera membersihkan, menyingkirkan tanah yang menutupi jalan tersebut, jalan itu sangat penting untuk akses warga dan pengguna jalan lainnya." Harap H. Tatang.


Lanjut H. Tatang," memang dari awal longsor dan Tanah menutupi jalan sudah beberapa orang rombongan mengaku dari Dinas mengecek kondisi tanah longsor tersebut, namun sudah 2 Tahun belum juga ada tindakan pembersihan. Sudah 2 Tahun ini warga yang biasa melintas jalan Rancahaur tembus Parung panjang memakai jalan alternatif melalui jalan perumahan Villa Riki insani, kami warga harus muter jauh jika ingin bekerja atau ke sanak saudara yang ada di wilayah Parung Panjang." Ujarnya.


Begitu pula dikatakan warga lainnya," saya berharap kepada bapak Bupati dan ibu wakil Bupati kabupaten Tangerang agar segera bergerak dan anggarkan agar tanah yang menutupi Jalan Rancahaur desa karang Tengah menuju Parung panjang segera di benahi, disingkirkan dari badan jalan tersebut, agar jalan tersebut dapat digunakan kembali oleh masyarakat dan pengguna jalan lainnya." Harap Warga kampung Rancahaur.


"Semoga akhir tahun ini 2025 jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh warga." Sambung warga.

RED xbi//.*



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *