*Rombongan Wartawan Melakukan Takziah ke Rumah Alm Eman Jubir TV*
On Senin, Mei 25, 2026
Kabupaten Tangerang || Kabar duka kini menyelimuti keluarga Eman, beliau adalah seorang wartawan yang dikenal senior (Senin 25/05/2026).
Kabar tersebut beredar di Group WhatsApp Wadah Keluarga Besar Tangerang.
Sebagai bentuk solidaritas, rombongan wartawan yang tergabung di wilayah Jayanti, Cisoka, Solear, Balaraja, melakukan takziah ke kediaman rumah duka.
Lokasi / Kediaman Almarhum Eman berada di Kampung Cikareo RT 16/08 Desa Cikareo Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang.
Beliau wafat di RSUD Tobat Balaraja sekira pukul 12 Malam, pengakuan tersebut langsung disampaikan di kediamannya saat rombongan wartawan melakukan takziah.
Penuturan Istri Almarhum Eman, Haerini menjelaskan ikhwal kejadian yang menimpa suaminya .
"Minggu pagi suami saya ngedrop, dan tidak bisa bicara hanya merem saja. Akhirnya saya bersama keluarga sepakat untuk membawanya ke rumah sakit tobat.
Setelah dirumah sakit tobat kondisinya menurun, beliau memang memiliki riwayat penyakit komplikasi, Paru, Lambung dan Diabetes. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya sekitar Pukul 00:00 (12 Malam).
Saya minta do'anya untuk almarhum suami saya pada semua rekan-rekan wartawan dan yang lainnya , semoga almarhum Eman pulangnya membawa iman dan islam, serta mohon dimaafkan semasa hidupnya bilamana ada kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja" ucapnya dengan nada sedih.
Semasa hidupnya , Eman tergabung di KWRI Kabupaten Tangerang dan menjadi reporter Jubir TV.
Dan Eman mempunyai 3 orang anak . Dan tentunya keluarga sangat kehilangan sosok seorang ayah yang selama ini menjadi tulang punggung rumah tangga.
Dalam perjalanan kariernya, Eman benar-benar malang melintang didunia jurnalis. Beliau orang yang mudah bergaul dengan sikap yang ramah serta senang bercanda gurau bersama teman.
Tak heran kepergian beliau, dunia jurnalis khususnya wilayah Banten yang mencakup Kabupaten Tangerang, Lebak,Pandeglang, Serang, merasa kehilangan atas sosok Eman.
Ucapan belasungkawa mengalir di WhatsApp Group.
Semuanya mendo'akan agar almarhum pulangnya dalam keadaan husnul khotimah.
Nampak pula dikediaman almarhum Eman, warga dan sosial kontrol berdatangan untuk takziah dan bentuk ucapan duka yang mendalam atas kepergian Eman.














