Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
*Rombongan Wartawan Melakukan Takziah ke Rumah Alm Eman Jubir TV*

By On Senin, Mei 25, 2026

Kabupaten Tangerang || Kabar duka kini menyelimuti keluarga Eman, beliau adalah seorang wartawan yang dikenal senior (Senin 25/05/2026).


Kabar tersebut beredar di Group WhatsApp  Wadah Keluarga Besar Tangerang.

Sebagai bentuk solidaritas, rombongan wartawan yang tergabung di wilayah Jayanti, Cisoka, Solear, Balaraja, melakukan takziah ke kediaman rumah duka.

Lokasi / Kediaman Almarhum Eman berada di Kampung Cikareo RT 16/08 Desa Cikareo Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang.


Beliau wafat di RSUD Tobat Balaraja sekira pukul 12 Malam, pengakuan tersebut langsung disampaikan di kediamannya saat rombongan wartawan melakukan takziah.


Penuturan Istri Almarhum Eman, Haerini  menjelaskan ikhwal kejadian yang menimpa suaminya .

"Minggu pagi suami saya ngedrop, dan tidak bisa bicara hanya merem saja. Akhirnya saya  bersama keluarga sepakat untuk membawanya ke rumah sakit tobat.

Setelah dirumah sakit tobat kondisinya menurun, beliau memang memiliki riwayat penyakit komplikasi, Paru, Lambung dan Diabetes. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya sekitar Pukul 00:00 (12 Malam).

Saya minta do'anya untuk almarhum suami saya pada semua rekan-rekan wartawan dan yang lainnya , semoga almarhum Eman pulangnya membawa iman dan islam, serta mohon dimaafkan semasa hidupnya bilamana ada kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja" ucapnya dengan nada sedih.


Semasa hidupnya , Eman tergabung di KWRI Kabupaten Tangerang dan menjadi reporter Jubir TV.

Dan Eman mempunyai 3 orang anak . Dan tentunya keluarga sangat kehilangan sosok seorang ayah yang selama ini menjadi tulang punggung rumah tangga.


Dalam perjalanan kariernya, Eman benar-benar malang melintang didunia jurnalis. Beliau orang yang mudah bergaul dengan sikap yang ramah serta senang bercanda gurau bersama teman.


Tak heran kepergian beliau, dunia jurnalis khususnya wilayah Banten yang mencakup Kabupaten Tangerang, Lebak,Pandeglang, Serang, merasa kehilangan atas sosok Eman.


Ucapan belasungkawa mengalir di WhatsApp Group.

Semuanya mendo'akan agar almarhum pulangnya dalam keadaan husnul khotimah.


Nampak pula dikediaman almarhum Eman, warga dan sosial kontrol berdatangan untuk takziah dan bentuk ucapan duka yang mendalam atas kepergian Eman.

Jelang Hari Raya idul Adha harga daging Sapi di Banten Tembus diharga Rp. 145.000 - Rp. 170.000,-/ kilo

By On Senin, Mei 25, 2026




Banten, xbintangindo.com --

Harga daging sapi segar di wilayah Serang dan Banten saat ini berkisar antara Rp 145.000 hingga Rp 170.000 per kilogram, tergantung pada jenis potongan dan lokasi pasar. Lonjakan harga ini dipengaruhi oleh tingginya harga dari tingkat distributor dan pemasok. 


Menurut pedagang daging Sapi di pasar Banjar Cikande kabupaten Serang Banten kenaikan harga daging sapi jelang hari Raya idul adha tidak terlalu signifikan, masih tipis-tipis saja.


" Harga daging sapi di pasar Banjar Cikande jelang hari Raya idul adha masih tergolong biasa, karena kenaikannya tidak signifikan masih tipis-tipis saja yang tadinya dihari biasa Rp. 140.000 jelang hari Raya idul Adha ini kisaran Rp. 145.000 - Rp. 170.000,- perubahan harga dilihat dari kesegaran daging sapi. " Ujar beberapa pedagang daging Sapi.


Meydi Kurnia Warga Cikande menjelaskan jika harga daging sapi masih Rp. 145.000 - Rp. 170.000,- itu mah masih standar, menurut saya harga segitu tidak ada kenaikan yang signifikan, peminat pembeli daging sapi seperti saya masih dapat dibeli." Ucap Meydi santai.


Lanjut Meydi Kurnia, " untuk menu sajian dihari raya idul Adha 2026 ini, menu daging sapi dan ikan bandeng menjadi menu utama dan favorit bagi umat muslim yang merayakannya. Kalau di hari besar Islam dua menu makanan tidak ada dimeja makan rasanya kurang afdol. " Ungkapnya.

Red xbi//.

Jelang hari Raya idul adha Ikan Bandeng Tembus diharga Rp. 35.000 - Rp. 70.000- perkilo Tergantung Ukuran dan kesegaran

By On Senin, Mei 25, 2026







Foto : Ikan bandeng 

Banten, xbintangindo.com --

Jelang hari Raya idul adha/ 2026 Masehi harga ikan bandeng tembus sampai di harga Rp. 35.000. - Rp. 70.000,-  harga sangat tergantung pada kesegaran ukuran dan wilayah, sebelumnya harga sebelumnya Rp. 25.000,- - Rp. 30.000,- di pasaran.


Selain daging sapi atau kerbau Ikan bandeng adalah sajian menu dominan yang selalu ada disaat acara-acara keluarga maupun di acara memperingati hari besar agama Islam. (Idul Adha).


Berikut adalah rincian kisaran harga bandeng per 1 kg di pasaran: Bandeng Segar/Beku (Utuh): Rp35.000 – Rp50.000 (tergantung ukuran dan isi per kg).

Menurut Batak (nama samaran) seorang pedagang ikan bandeng musiman yang biasa menjual ikan bandeng jelang hari besar Islam di pasar Jayanti mengatakan.

" Harga ikan bandeng jelang hari Raya idul Adha 2026 Masehi ini saya juga belum dapat informasi nya dari modal belanjanya karena nota pembelanjaan belum sampai ke saya, kemungkinan besar estimasi saya jelang hari Raya idul Adha harga pasar ikan bandeng tembus mencapai Rp. 35.000 - Rp. 70.000,- perkilo langsung ke pembeli. Itupun bagaimana ukurannya. " Ucap Batak.

" Besok pagi saya jualan ikan bandeng dipasar Jayanti yah, mohon doanya semoga jualan ikan bandeng besok lancar dan sukses." Ungkapnya.
Red xbi//.*

Spesialis Pembobol Rumah Warga Dibekuk Tim Resmob dan Reskrim Polsek Cikande, Amankan Motor dan 4 Handphone

By On Senin, Mei 25, 2026



Kab, Serang xbintangindo.com 

Aksi spesialis pembobol rumah warga yang meresahkan masyarakat di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang akhirnya berhasil diungkap petugas gabungan Polsek Cikande dan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang.

 

Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil diringkus di sebuah rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL) Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, milik salah seorang pelaku.


Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial TPP, 28 tahun, dan ABD, 46 tahun, keduanya warga Desa Nagara, Kecamatan Kibin, serta MK, 22 tahun, warga Dusun Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Oku Timur. Ketiganya diduga merupakan spesialis pembobol rumah warga yang telah beberapa kali beraksi.

 

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan keberadaan para pelaku di salah satu rumah di kawasan Perumahan BNL.

 

“Setelah memperoleh informasi dari masyarakat, ketiga pelaku diamankan di rumah ABD, salah satu pelaku, tepatnya Senin, 18 Mei kemarin,” kata AKBP Andri Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Senin, 25 Mei 2026.

 

Kapolres menjelaskan, aksi pencurian yang dilaporkan korban terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu rumah milik korban bernama Sinta, 26 tahun, yang berada di Perumahan Bumi Negara Lestari Blok L16 No 26 dibobol pelaku ketika korban sedang tertidur.

 

Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil menggondol satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2020 bernomor polisi A 5677 BO serta satu unit telepon genggam milik korban. Kedua barang tersebut sebelumnya disimpan di dalam rumah dalam kondisi pintu rumah terkunci.

 

“Korban baru mengetahui kejadian tersebut saat bangun tidur dan mendapati sepeda motor serta handphone miliknya sudah tidak ada,” ujar Kapolres.

 

Merasa menjadi korban tindak pidana pencurian dengan pemberatan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cikande. Berbekal laporan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, tim gabungan yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak bagian jendela rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban sebelum melarikan diri.

 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat hasil curian serta empat unit handphone yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan para pelaku.

 

“Modus operandi para pelaku yakni masuk ke rumah korban dengan merusak jendela. Dari pemeriksaan juga diketahui ketiganya merupakan spesialis bobol rumah dan sudah melakukan aksi kejahatan lebih dari satu kali,” jelas alumnus Akpol 2006.

 

Saat ini ketiga tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang melibatkan para pelaku.

Keluarga besar Media xbintangindo.com Mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 18 Tahun " KK Dhika " Panjang umur dan Sehat Selalu

By On Senin, Mei 25, 2026









Foto : di hari ulang tahunnya yang ke 18 Tahun KK Dhika mendapatkan surprise dari keluarga.

Banten, xbintangindo.com --

Ditanggal kelahirannya ( 24 Mei 2026 ) " KK Dhika " genap berusia 18 Tahun, banyak ucapan selamat hari ulang tahun mengalir, melintas di beranda media sosial dari keluarga, saudara, sahabat dan kolega-kolega orang tuanya. Minggu, 24/05/26.


Keluarga besar Media online xbintangindo.com mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 18 Tahun untuk KK Dhika putra Sarwana alias Bos Wana semoga KK Dhika selalu diberikan panjang umur dan sehat selalu. " Ucap Dimas Agung mardhika pimpinan redaksi media online xbintangindo.com.










" usia 18 Tahun KK Dhika sudah menginjak remaja, masa transisi ini KK Dhika harus lebih hati-hati dalam memilih pergaulan, lebih dewasa' dalam berfikir, bersabar, semoga cita-cita KK Dhika yang diinginkan dapat tercapai. Sambung Dimas Agung mardhika.










Foto : Dimas Agung mardhika pimpinan redaksi media online xbintangindo.com.

Masih dengan pimpinan redaksi media xbintangindo.com, " semoga KK Dhika menjadi anak yang Soleh, selalu berbakti kepada kedua orang tua, agama dan negara Republik Indonesia serta berguna bagi sesama. " Doa terbaiknya.

Redaksi media xbintangindo.com.

Iming-iming Kerja di PT Lemonilo, Dua Pencari Kerja Diduga Jadi Korban Penipuan Calo Loker

By On Minggu, Mei 24, 2026







 TANGERANG, -- Dugaan praktik penipuan berkedok penyaluran tenaga kerja kembali mencuat di wilayah Kabupaten Tangerang.


Sejumlah pencari kerja mengaku menjadi korban setelah dijanjikan pekerjaan di perusahaan makanan ternama, namun hingga berbulan-bulan tak kunjung bekerja meski sudah menyerahkan uang jutaan rupiah kepada pihak yang mengaku sebagai penyalur tenaga kerja.


Kasus ini bermula ketika korban melihat informasi lowongan kerja melalui akun TikTok bernama “Loker Tangerang” yang aktif memposting berbagai lowongan pekerjaan di sejumlah perusahaan.


Dari akun tersebut, calon pelamar diarahkan untuk menghubungi nomor WhatsApp 0857-7324-3784.


Salah satu korban, Nuvi, mengaku awalnya tertarik dengan lowongan kerja di PT Lemonilo. Setelah berkomunikasi melalui WhatsApp, dirinya diminta membayar uang sebesar Rp300 ribu dengan alasan biaya member atau pendaftaran yayasan.


“Awalnya saya lihat lowongan di TikTok akun Loker Tangerang.


Saya tertarik karena ada info penerimaan kerja di PT Lemonilo. Setelah chat WhatsApp, saya diminta bayar uang member Rp300 ribu,” ujar Nuvi kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).


Keesokan harinya, Nuvi diarahkan datang ke sebuah yayasan bernama PT Damai Putih Abadi yang beralamat di Jalan Raya Bumi Indah Blok RA Nomor 4 Tahap 1, Kutabumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia diminta datang mengenakan pakaian putih dan sepatu formal.


Di lokasi tersebut, Nuvi bertemu dengan korban lain bernama Rika yang juga dijanjikan pekerjaan di perusahaan yang sama. Keduanya kemudian bertemu seseorang bernama Doni yang memeriksa berkas lamaran dan menjelaskan proses pekerjaan.


Setelah itu, mereka diarahkan ke yayasan lain yang disebut masih berhubungan atau “gabungan” dengan PT Lemonilo, yakni Yayasan Sukses Persada Mandiri (SPM), untuk mengikuti tes seleksi dan pendataan.

Namun setelah proses tersebut selesai, korban kembali diminta mentransfer uang sebesar Rp700 ribu dengan alasan biaya administrasi dan penempatan kerja.


Tak berhenti di situ, beberapa hari kemudian korban kembali dihubungi dan dijanjikan akan langsung masuk kerja di PT Lemonilo. Akan tetapi, korban kembali diminta menyerahkan uang sebesar Rp2,5 juta.


Karena percaya proses tersebut resmi, korban akhirnya mentransfer uang yang diminta. Namun saat datang ke lokasi perusahaan sesuai arahan terduga pelaku, korban justru dibuat menunggu tanpa kepastian.


“Saya sudah datang ke PT Lemonilo sesuai arahan. Tapi saya tunggu lama sekali, telepon dan WhatsApp saya tidak direspons. Bahkan saat saya tanya ke pihak perusahaan, mereka bilang tidak ada penerimaan kerja seperti itu,” ungkap Nuvi.


Korban menduga akun TikTok “Loker Tangerang” digunakan sebagai modus untuk mencari calon korban. Setelah calon korban tertarik dan menghubungi nomor WhatsApp yang dicantumkan, korban diarahkan datang ke yayasan, diminta membayar uang member, administrasi, hingga biaya penempatan kerja dengan iming-iming langsung diterima bekerja.


Dalam perkara ini, nama yang disebut oleh para korban adalah seseorang yang dikenal dengan nama “Reska”. Namun berdasarkan informasi transfer dan penelusuran nomor rekening maupun aplikasi Get Contact, identitas tersebut diduga mengarah kepada nama Tirta Hariyadi dan juga muncul nama Ahmad Zaini.


Korban juga menyebut adanya nomor DANA yang digunakan menerima transfer, yakni 0896-9746-4953.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Rika mengaku mengalami kerugian sebesar Rp700 ribu, sementara Novi mengalami kerugian mencapai Rp3,5 juta.


Saat dikonfirmasi pada 15 Mei 2026 lalu, terduga calo disebut sempat mengakui menerima uang dari kedua korban untuk proses pekerjaan di PT Lemonilo yang berada di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.


Bahkan, terduga pelaku sempat berjanji akan mengembalikan seluruh uang korban paling lambat Kamis, 21 Mei 2026. Namun hingga kini janji tersebut tidak ditepati.


“Intinya uang dua korban itu sekitar Rp4 juta yang harus dikembalikan. Tapi sampai sekarang hanya janji-janji saja,” kata korban.


Para korban kini berupaya membuat laporan resmi ke Polresta Tangerang terkait dugaan penipuan lowongan kerja tersebut. Mereka juga tengah mencari korban lain yang diduga mengalami kejadian serupa.


“Kami berharap polisi segera mengusut kasus ini. Kemungkinan masih banyak korban lain yang sudah menyerahkan uang tapi tidak pernah bekerja,” ujar Rika dan Nuvi.


Korban meminta aparat kepolisian segera menyelidiki dugaan praktik penipuan lowongan kerja berkedok yayasan tersebut agar tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi korban, khususnya para pencari kerja yang sedang membutuhkan pekerjaan.(Red).

Heri Dewa, Beton dari Mobil Truk Molen Dwi Beton Berceceran di Jl. Nasional Membahayakan Pengguna Jalan

By On Minggu, Mei 24, 2026







Foto : ceceran beton yang berceceran di jalan raya Nasional.

Kab. Serang, xbintangindo.com. --

 Heri Dewa Seorang warga kampung Kuaron Desa Citereup Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten dengan sengaja memvideokan ceceran beton berada di jalan raya Nasional tepatnya di kampung Nambo Desa Keserangan kecamatan Ciruas kabupaten Serang, Sabtu, 23/05/26.






Ceceran beton tersebut berasal dari Mobil Truk Molen milik Dwi beton saat melintas di jalan raya Nasional.


Dalam video tersebut Heri Dewa mengatakan, " pak..tri tuh banyak ceceran beton berasal dari Mobil molen Dwi beton, tuh yah pak, tuh pak tri banyak yang berceceran dari mobil truk molen Dwi beton, bahaya ini." Kata Dewa.


" Ceceran beton tersebut yang ada di jalan raya Nasional sangat menggangu pengguna jalan."'ujar Dewa.


Tri selaku penanggung jawab pengelolaan di Dwi beton saat berita ini disiarkan pihak Dwi beton belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

Kelompok Upland Cipicung DiDuga Langgar UU KIP, Dan Anggaran  Pembangunan Kandang Domba dan Bak Air Diduga Di Kendalikan Kades

By On Minggu, Mei 24, 2026




Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Program pembangunan kandang domba dan bak penampung air milik Kelompok Upland Cipicung, Desa Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan. 


Pasalnya, saat awak media melakukan pengecekan langsung ke lokasi proyek, tidak ditemukan papan informasi kegiatan sebagaimana mestinya dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran bantuan. 







Saat dikonfirmasi di lokasi, Ketua Pelaksana kegiatan bernama Yanto mengakui bahwa papan informasi memang belum dipasang. Ia berdalih papan tersebut masih dalam proses pembuatan oleh pihak jaro atau kepala desa.


“Papan informasinya lagi dibuat sama jaro,” ujar Yanto kepada awak media.


Tak hanya itu, awak media juga mempertanyakan siapa pihak yang mengerjakan pembangunan kandang dan bak penampung air tersebut. 


Yanto menjelaskan bahwa para pekerja bukan berasal dari anggota kelompok, melainkan tenaga kerja bayaran.


Ketika ditanya terkait nilai anggaran proyek pembangunan kandang dan bak penampung air, Yanto menyebut angka fantastis, yakni sebesar Rp120 juta.


Namun ia meminta agar pertanyaan lebih lanjut ditanyakan langsung kepada Andi selaku Ketua Kelompok Upland atau kepada pihak jaro/kades.

“Kalau soal anggaran lebih jelas tanya langsung ke Pak Andi atau jaro/kades” katanya.


Untuk memastikan informasi tersebut, awak media kemudian menemui Andi selaku Ketua Kelompok Upland yang saat itu berada di lokasi pembangunan. Namun jawaban yang diberikan justru berbeda jauh dengan keterangan Yanto.


Menurut Andi, anggaran pembangunan kandang dan bak tampung air hanya sebesar Rp40 juta, bukan Rp120 juta seperti yang disebutkan sebelumnya oleh Ketua Pelaksana.


“Anggarannya cuma Rp40 juta. Saya juga tidak ikut mengurus anggaran. Yang tahu itu jaro/kades, koras, dan Ketua Pelaksana Yanto. Saya hanya mengawasi saja,” ujar Andi.


Andi juga mengungkapkan bahwa pihak jaro ikut terlibat dalam pengelolaan anggaran proyek. Ia menjelaskan, apabila kelompok membutuhkan material bangunan, pihak kelompok akan memberi tahu jaro. 


Bahkan saat terjadi kekurangan bahan, Yanto disebut memberitahu apa saja yang di butuhkan kepada jaro dan koras.


Perbedaan keterangan terkait nilai anggaran antara Ketua Pelaksana dan Ketua Kelompok ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. 


Selain minimnya keterbukaan informasi proyek, dugaan ketidaktransparanan pengelolaan anggaran kini menjadi sorotan serius.


Masyarakat berharap pihak terkait, baik pemerintah terkait maupun instansi pengawas, segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan agar penggunaan anggaran program Upland benar-benar transparan dan tepat sasaran.

Niat Baik dibalas Modus jahat, Nanang Bos Gas Perum Teratai diduga ditipu " Pembeli Burung "

By On Minggu, Mei 24, 2026








Kab. Serang, xbintangindo.com --

Niat baik memberikan kelonggaran waktu kepada kawannya yang akan membeli burung kicauan kesayangannya, namun setelah tiga hari burung kicauan milik Nanang dibawa kawannya, saat ditagih uang bayaran Burung kicauan tersebut terduga pelaku menolak membayarnya dengan alasan burung kicauan nya " Mati ". Minggu, 24/05/26.


Bos Nanang menjelaskan kepada wartawan dalam keluhannya melalui via aplikasi WhatsApps. Jika dirinya merasa dirugikan oleh kawannya burung kicauan miliknya yang sudah dibawa setelah tiga hari tidak mau membayarnya dengan alasan burung kicauan mati.


" Saya merasa dirugikan oleh kawan saya, dya datang ke saya menawar akan membeli burung kicauan milik saya, ketika sudah terjadi kesepakatan harga, kawan saya alasannya lupa membawa uang, dan izin burung milik saya dibawa terlebih dahulu, karena saling percaya akhirnya saya perkenakan burungnya dibawa kawan, " jelasnya.


Tidak sampai disitu, setelah tiga hari saya menagih pembayaran burung kicauan milik saya yang dibawanya, eehh..kawan saya malah menolak membayar burung kicauan milik saya dengan alasan burung nya sudah mati." Keluh Bos Nanang.


" Harga burung kicauan milik saya tersebut bukan harga murah, masa iya saat dibawa olehnya burung milik saya tersebut masih sehat-sehat saja kanapa setelah tiga hari bilangnya burungnya mati." Ucap bos Nanang.


Yang saya bingung mengapa disaat saya meminta bukti bangkai burung kicauan milik saya kawan saya tidak mau memberikan buktinya, jika sampai hari Selasa depan kawan saya tersebut tidak mau membayar burung hasil kesepakatan maka saya akan melaporkan kejadian yang dialami saya ke kantor polisi terdekat." Tutur bos Nanang.


Sampai berita ini disiarkan terduga pelaku yang membawa burung kicauan milik bos Nanang belum dapat dikonfirmasi.

Red Xbi//

Jelang Idul adha Warga Kp. Panebong Gede Desa Nambo Ilir Kibin Bersihkan TPU Panebong Gede

By On Minggu, Mei 24, 2026







Foto : warga kampung Panebong Gede sedang membersihkan makam.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Kearifan lokal warga kampung Panebong Gede Desa Nambo Ilir kecamatan Kibin kabupaten Serang Banten jelang hari Raya idul adha melaksanakan kegiatan gotong-royong membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panebong Gede. Minggu.24/05/26.





Menurut Laye warga kampung Panebong Gede menjelaskan kepada wartawan melalui via aplikasi WhatsApps, jika kegiatan membersihkan makam diwilayahnya sudah menjadi kearifan lokal yang dilakukan jelang hari Raya.


" Kegiatan gotong-royong membersihkan makam ini sudah menjadi rutinitas Warga dikampung Panebong Gede ini jika menjelang hari raya, hal tersebut dilakukan warga agar disaat ziarah kubur nanti warga yang datang mendoakan sanak saudaranya yang dimakamkan di TPU Panebong Gede ini merasakan kenyamanan." Ujar Laye.


Lanjut Laye, " semoga kegiatan gotong-royong membersihkan makam ini warga kampung Panebong Gede lebih antusias lagi, demi menjaga kebersihan dan kenyamanan kampung tercinta ini. " Sambung Laye.


Warga kampung Panebong Gede yang ikut kegiatan gotong-royong membersihkan makam mendoakan semoga almarhum almarhumah yang telah mendahului kita diterima iman Islam nya dan ditempatkan di surganya Allah SWT. 

Agung Red xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *