Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Ketua dan Waka DPD Badak Banten Kab.Serang Mengucapkan Kepada SAMSU Menjadi Pimprus Media Online Detikrakyat.com

By On Sabtu, Januari 24, 2026








Foto : Kebersamaan ketua Badak Banten M. Jaelani 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Serang Muhammad Jaelani dan Waka DPD Badak Banten Maman beserta Jajaran Pengurus DPD Badak Banten Kabupaten. Serang mengucapkan kepada Saudara Samsu menjadi pimpinan Perusahaan media online DetikRakyat.com. Jumat 23 01/2026.









Foto : Samsu pimpinan perusahaan media online detikrakyat.com

"Saya beserta Jajaran DPD Badak Banten mengucapkan  "Selamat dan Sukses" atas terpilihnya Saudara Samsu sebagai pimpinan perusahaan (pmprus) media online DetikRakyat.com semoga terpilihnya beliau menjadi pimprus DetikRakyat.com  makin Sukses selalu dalam kariernya memberikan informasi, menjaga manajemen perusahaan medianya, Semakin maju pula perusahaan media yang dipimpinya. "ujar ketua DPD Badak Banten Kabupaten Serang Muhammad Jaelani.


Hal senada diucapkan Wakil ketua DPD Badak Banten Maman," saya dan jajaran pengurus sangat  mendukung kepada Saudara Samsu yang kini menjadi pentolan di media online detikrakyat.com sebagai pimpinan perusahaan semoga bisa membesar nama DetikRakyat.com, menjaga Marwah wartawan dan bermanfaat bagi jajaran struktur redaksi media online detikrakyat.com," ujar Waka Maman.


Lanjut Maman," Menurut saya saudara Samsu memang sudah layak dan mumpuni menjadi Pimpinan Perusahaan di media online, karena beliau sudah memiliki brand perusahaan di bidang informatika dan jurnalistik, beliau juga sudah malang melintang serta memahami tentang dunia bisnis media dan informatika, tentang keuangan jurnal akuntansi beliau juga tidak diragukan lagi. Samsu layak menjadi pimpinan Perusahaan. Selamat dan sukses untuk saudarku Samsu. " Tutur Maman.

Apeng xbi//.*

kawasan Olex Balaraja Kebanjiran, Genangan Air dilokasi Banjir Berminyak diduga Tercemar Limbah Olie

By On Sabtu, Januari 24, 2026







Foto : Genangan Air di sekitar kawasan industri Olex yang tercemar diduga limbah Olie.

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Sudah 2 hari ini Kawasan industri Olex Desa Sentul Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang Banten mengalami Kebanjiran Dengan ketinggian air mencapai 50 cm sampai 1 meter lebih, namun yang menjadi pertanyaan sejumlah warga dilokasi banjir genangan air berminyak seperti limbah Olie. Jumat,23/01/26.


Rony selaku warga Desa Sentul membenarkan jika dilokasi banjir kawasan industri Olex genangan air bercampur Olie.


"Tadi saya mendapatkan kabar dari keluarga saya yang terdampak banjir di Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa kabupaten Tangerang persis rumahnya di belakang kawasan industri Olex, banjir yang menggenangi wilayah pemukiman penduduk di sekitar kawasan olek Genangan Air nya berminyak seperti bercampur Olie dan pelumas sejenisnya, " ujar Rony.


Lanjut Rony," hal tersebut membahayakan warga, karena banyak warga yang memanfaatkan genangan air tersebut untuk mencuci dan lain sebagainya, terutama anak-anak di lokasi genangan air tersebut banyak anak-anak berenang dan bermain air hawatir pelumas Olie termakan oleh anak-anak yang sedang berenang." Cetus Rony.


Rony berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Tangerang melalui dinas lingkungan hidup (DLH) agar segera menyelidiki asal usul keberadaan Olie tersebut, apa kah pihak perusahaan sengaja membuang limbah Olie saat kondisi banjir seperti ini...!" Pinta Rony.


Kepala Dinas DLH kabupaten Tangerang Ujar Sudrajat saat dihubungi Awak media mengatakan pihaknya akan turun ke lokasi yang diinformasikan oleh warga.


"Terima kasih atas informasinya pihak DLH kabupaten Tangerang segera akan tindak lanjuti mengecek ke lokasi tentang informasi adanya genangan banjir di wilayah kawasan industri Olex dan sekitarnya tercemar limbah Olie, hasilnya akan kami informasikan kembali kepada masyarakat." Jawab Ujar.

Red xbi//.*

Harga  Pupuk Subsidi Rp 350.000 Petani Menjerit,

By On Jumat, Januari 23, 2026








Lebak Banten, xbintangindo.com distribusi pupuk subsidi di kampung garung ciguha Desa pasir Gombong  Kecamatan bayah Kabupaten Lebak Banten,  diduga kuat disalahgunakan. Oleh oknum ketua kelompok dan oknum yang punya kios, 

.

Padahal penjualan pupuk subsidi harganya sudah di tetapkan oleh pemerintah, dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) termasuk sistem penyalurannya, agar tepat sasaran, 


 Namun berbeda halnya dengan yang di alami oleh beberapa masyarakat yang berada kampung garung ciguha desa pasirgobong kec.bayah lebak Banten, 


Menurutnya, saya dan dua teman petani, membeli pupuk Urea dan Npk senilai Rp 350.000 untuk dua jenis pupuk tersebut, dari ketua kelompok, kalau untuk sarat pemebelian, saya menggunakan KTP dan Kartu keluarga, (16/01/2026)


Informasi yang diperoleh menyebutkan, pupuk subsidi jenis urea dan NPK disalurkan di luar mekanisme resmi dan diperjualbelikan tanpa mengacu pada data e-RDKK. Praktik ini diduga dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi, dengan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 


P, saat di konfirmasi awak media, betul saya menjual ke masyarakat di sini senilai Rp 350.000 karena saya, membeli dari kiosnya dari pak haji, S senilai Rp 135.000 perkarung jadi kalau dua karung Rp 270.000, alesan saya menjual ke masyarakat sebesar Rp 350.000 karena dari kiosnya juga sudah mahal, terus lagi kalau masyarakat di sini banyak yang ngutang, ungkapnya, 


Sementara Haji S, selaku pengelola kios, saya mendistribusikan pupuk sebanyak 150 ton untuk tiga desa, di kecamatan Bayah ini, desa pasirgombong, desa cidikit dan desa cisuren, dan saya menjual ke kelompok dengan harga, 112500 perkarung atau 225.000 untuk dua karung, kalau ketua kelompok memberikan informasi dengan harga Rp 270.000 itu bohong, jelasnya. 


Dampak dari perbuatan oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani,  petani yang berhak justru kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam. Sejumlah petani mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun belum ada tindakan tegas dari Dinas terkait.


 Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan program subsidi pemerintah.

Mitos apa Benar...!"Jika Korban Banjir Sudah diberikan Bantuan Mie Instan Maka Genangan Air dilokasi Banjir Akan Segera Surut

By On Jumat, Januari 23, 2026










Foto : pengiriman bantuan mie instan 

Banten, xbintangindo.com --

Ada-ada saja suara yang keluar dari mulut beberapa masyarakat ketika bantuan dari pemerintah maupun dari donatur yang dermawan datang membawa bantuan berupa mie instan,  wahh.. mantap neh bantuan mie instan sudah di turunkan bakalan cepat surut neh kalau mie instan dibagikan ke korban banjir...!" Suara dari beberapa warga Parakan kecamatan Jawilan.


Begitu pula yang diucapkan oleh warga korban banjir di perumahan negara lestari kecamatan Kibin saat wartawan xbintangindo.com investigasi kelokasi banjir 


" Mana nih bantuan mie instan belum juga turun dari pemerintah daerah, kalau tidak segera diturunkan bagaimana mau surut air yang menggenang di perumahan BNL ini." Ujar beberapa korban banjir.


" Seperti biasanya kalau bantuan mie instan sudah turun dan dibagikan kepada korban banjir, besoknya air sudah surut dan normal seperti sedia kala." Celetuk warga.


Begitu pula warga Jayanti," segera banyakin bantuan mie instan ke korban banjir biar air cepat surut, kalau mie instan lambat di bagikan ke korban banjir ya.. pasti lama surutnya.!" Ucap warga .


Terkait mitos atau benar bantuan mie instan dapat segera membuat air surut dilokasi banjir. Aktivis provinsi Banten Panji abdilah SE Bintang Indonesia menjelaskan.


"Menurut saya hal tersebut itu mitos, masa iya jika korban banjir sudah menerima bantuan mie instan air dilokasi banjir akan segera surut, itu ucapan-ucapan dari seseorang yang mungkin sakit hati dengan pemerintah daerah yang membantunya jika ada musibah selalu mie instan, atau sindiran halus yang dilontarkan oleh korban banjir kepada donatur dermawan, mungkin para korban banjir ingin dibantu dengan nasi rabeg, nasi Padang atau nasi ikan gurame makanan siap saji yang enak-enak. Sebaiknya saudara-saudara ku syukuri saja nikmat yang Allah SWT berikan." Ucap Panji.


" Musibah banjir ini teguran dari Allah SWT untuk kita semua, memang disetiap musibah apapun bantuan mie instan dan air mineral pasti terlihat yang pertama di lokasi. Tapi memang barang tersebut yang mudah disajikan dan instan untuk dimakan." Ujarnya.

Red xbi//.*

Baru Sebulan ditanam Padi Milik Warga Kp. Cendelekan Cikande Rusak akibat Kebanjiran

By On Jumat, Januari 23, 2026








Foto : Persawahan milik warga yang rusak akibat terendam air 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Wilayah yang terdampak banjir akibat meluapnya sungai Cidurian bukan Permukiman warga saja melainkan pesawahan Hektaran milik wargapun ikut terdampak banjir, seperti yang dialami warga kampung Cendelekan Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten. Jumat. 23/01/26.


Tanaman padi yang baru ditanam kurang lebih satu bulan di Persawahan milik warga di kampung Cendelekan Desa Cikande kini sudah rusak dan tanaman padi membusuk karena seminggu lebih terendam air yang menggenangi persawahan tersebut.


" Tanaman padi yang baru kami tanam kurang lebih satu bulan kini sudah rusak akibat tergenang air lebih dari satu Minggu, banjirnya di pesawahan kami akibat meluapnya sungai Cidurian akibat itensitas hujan tinggi sudah satu Minggu ini." Kata Peng.


Lanjut Peng," kami para petani di sini jelas sudah merugi pak karena kami dengan para petani sudah mengeluarkan biaya menggarap, pembibitan sampai penanaman Padi dan perawatannya, belum saja panen tanaman padi sudah rusak dan mati akibat tergenang air cukup lama." Ucap Peng.


Peng juga berharap kepada pemerintah melalui Dinas pertanian kabupaten Tangerang agar dapat meringankan beban para petani yang gagal panen.

Red xbi//.*

Banjir di kawasan industri Baja PT. LSI Balaraja dimanfaatkan Cewek Seksi Bermain Air

By On Jumat, Januari 23, 2026

Foto : Cewek cantik dan seksi sedang bermain di genangan air di kawasan industri baja PT. LSI 

Kab.Tangerang, xbintangindo.com --

Banjir yang melanda kawasan industri baja di Kecamatan Balaraja kabupaten Tangerang Banten ternyata dimanfaatkan oleh seorang wanita Seksi Bermain Air, tampak pada foto jepretan (Medy zeplin) cewek seksi memakai baju putih sedang bermain di genangan air depan PT. Lautan Steel Indonesia (LSI). Jumat 23/01/26.









Wanita Seksi (Foto : Medy zeplin)

Medy zeplin membenarkan jika banjir dikawasan industri Baja PT. LSI Balaraja dimanfaatkan oleh seorang wanita Seksi baju putih celana pendek bermain di genangan air.


"Tadi siang pak (23/01/26) ketika saya melintas di kawasan industri baja kecamatan Balaraja tepatnya di depan pabrik peleburan baja PT. LSI saya melihat seorang wanita Seksi baju putih sedang bermain di genangan air, spontan wanita Seksi itu saya suruh bergaya lalu saya jepret/di foto, itu asli foto jepretan saya." Kata Medy.


"Tapi seru aja seh kang, disaat warga dan pengusaha bingung karena banjir, ada saja cewek cantik dan seksi berenang dilokasi banjir, lucu aja ngelihatnya." Sambung Medy.

Red xbi//.*


Kp. Cibeureum Cikande Kebanjiran, Bos Ro'i Sambil Ngopi Pantau Banjir dari Atas Tembok Tempat Usahanya

By On Jumat, Januari 23, 2026











Kab. Serang, xbintangindo.com --

Sungai Cidurian meluap warga yang tinggal di bantaran sungai tersebut mengalami kebanjiran, banjir sekitar bantaran sungai Cidurian dirasakan oleh warga kampung Cibeureum Desa Cikande kecamatan Cikande kabupaten serang Banten.jumat, 23/01/26.











Foto : Bos' ROI saat sedang memantau situasi banjir di atas tembok tempat usahanya.

Bukan saja rumah - rumah warga yang terendam air tempat usaha milik warga kampung Cibeureum pun tak luput dari banjir, seperti terlihat di sekitar bantaran sungai Cidurian lapak limbah milik bos Ro'i dan Bos Ronal yang terendam air dengan ketinggian mencapai 50 cm.


Menurut bos Ro'i intensitas hujan yang tinggi diwilayah kampung Cibeureum berdampak banjir, puluhan rumah dan tempat usahanya turut pula kebanjiran.


"Kasihan masyarakat kalau banjir begini, semua tidak bisa beraktivitas dengan maksimal, warga sibuk dengan mengevakuasi sanak saudara yang terdampak banjir dan mengevaluasi harta bendanya. " Kata Bos Ro'i.


"Sedangkan saya sebagai pengusaha hanya dapat melamun dan memantau tempat usaha yang kini terendam air, otomatis usaha pun terhenti, gegara banjir ini putaran ekonomi pun terpaksa berhenti sementara, semoga saja air cepat surut agar ekonomi dapat berjalan kembali, warga pun dapat beraktivitas seperti sedia kala." Doa Bos Ro'i.


Hal senada juga dikatakan Bos Ronal." Baru kali ini air sampai merendam lapak limbah saya, biasanya jika hujan deras pun air sungai Cidurian hanya sampai pinggiran lapak saja tidak sampai masuk ke lapak, ini Banjir besar yang saya alami di kampung Cibeureum." Kata Ronald.


Lanjut Ronal," Semoga air cepat surut, agar aktivitas usaha berjalan dengan lancar lagi, warga bisa bekerja kembali." Ucap Bos Ronald.

Red xbi//.*

*Polda Banten Gelar Latkatpuan Kehumasan, Perkuat Peran Humas Polri di Era Digital*

By On Jumat, Januari 23, 2026






Serang – Polda Banten menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Kehumasan bagi personel Polda Banten dan Polres/Polresta jajaran yang dilaksanakan di Aula Ditreskrimum Polda Banten, Jumat (23/01).


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, PJU Polda Banten dan dihadiri oleh Kasihumas Polresta/Polres jajaran serta personel Polda Banten. 


Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Konten Kreator Polri Ipda Herman Hadi Basuki yang dikenal sebagai Pak Bhabin Indonesia, serta narasumber lainnya di bidang Content Creation dan Graphic Designer. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan kreativitas personel kehumasan dalam mengelola informasi publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran memiliki makna strategis karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial, merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri sebagai garda terdepan pembentuk citra institusi sekaligus penyedia informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


“Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran ini memiliki makna strategis, karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial, merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri dalam menjadi garda terdepan pembentuk citra institusi, sekaligus sebagai penyedia informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, dituntut profesionalitas kehumasan pada tingkat Polda dan Polres jajaran guna mendukung tugas kepolisian yang bermuara pada meningkatnya citra Polri dan terwujudnya kepercayaan masyarakat,” ungkap Kapolda Banten.


Kapolda Banten menambahkan, berdasarkan data yang dirilis We Are Social pada Oktober 2025, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 286 juta jiwa dengan 331 juta akses koneksi seluler, 230 juta pengguna internet, serta 180 juta pengguna media sosial. Data tersebut menunjukkan besarnya ruang digital sebagai arena interaksi publik sekaligus medan pembentukan opini masyarakat.


“Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat menuntut fungsi kehumasan Polri untuk terus beradaptasi dengan memperkuat sistem informasi, sistem komunikasi, serta manajemen kerja yang modern, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika masyarakat,” tambahnya.


Selain itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa derasnya arus informasi di era reformasi dan kebebasan pers menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi fungsi kehumasan Polri dalam membangun kepercayaan publik.


“Di era reformasi dan kebebasan pers, arus informasi bergerak sangat cepat namun tidak selalu objektif dan akurat. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi Polri, khususnya fungsi kehumasan, untuk aktif menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan membangun kepercayaan publik. Tingginya kerentanan Polri terhadap opini publik yang subyektif serta maraknya hoaks di media sosial menuntut komitmen bersama melalui penguatan self filtering dan budaya bermedia sosial yang sehat dengan prinsip ‘baca, tanya, cek, dan pastikan’ sebelum menyebarkan informasi,” ujar Kapolda Banten.


Diakhir, Kapolda Banten berharap seluruh peserta dapat mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber, serta mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan serta mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga terwujud Humas Polri yang profesional, objektif, responsif, dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas)

30 Rumah di Kp. Bayuku RT. 08/04 Desa Gabus Kopo Kebanjiran

By On Jumat, Januari 23, 2026









Foto : warga korban Banjir di kampung Biyuku RT. 08/04 sedang istirahat ditempat yang lebih tinggi.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Intensitas hujan yang tinggi diwilayah provinsi Banten dan sekitarnya membuat beberapa wilayah mengalami kebanjiran, seperti yang dialami 30 rumah di kampung Biyuku RT. 08/04 terendam air dengan ketinggian mencapai 50 cm. Jumat. 23/01/26.









Foto : kades Gabus Babinsa dan babinkamtibmas ketua RT saat tinjau wilayah yang kebanjiran.

Endang selaku Kepala Desa Gabus kecamatan Kopo kabupaten serang Banten membenarkan jika diwilayah binaannya di kampung Biyuku RT. 08/04 sebanyak puluhan rumah warga terendam air.


"Ya benar pak. diwilayah kami (Desa Kopo) memang ada yang terdampak banjir yaitu kampung Biyuku RT. 08/04 ketinggian air bervariasi ada yang 20 cm sampai 50 cm, banjir tersebut akibat dari intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya sungai Cidurian." Ujar kades Kopo.


Lanjut," hal tersebut sudah kami sampaikan ke kecamatan Kopo dan BPBD kabupaten serang, untuk saat ini pemdes Gabus bersama Babinsa dan babinkamtibmas fokus pada membantu warga yang terdampak musibah banjir terlebih dahulu, mohon doanya agar warga terdampak banjir diberikan kesabaran dan tetap semangat." Doa dan motivasi Kades Gabus untuk warganya.


Warga yang mengalami musibah banjir mengucapkan terima kasih banyak kepada warga sekitar, pemdes Gabus, Babinsa dan babinkamtibmas yang sudah membantu kami yang kebanjiran.

Red xbi//.*




*Kepsek MAN 1 Serang Menyatakan Koperasi Jual Buku LKS Disamakan dengan Jajanan Sekolah*

By On Kamis, Januari 22, 2026






Serang,  xbintangindo.com - Kepala Sekolah MA Negeri 1 Serang Dr. Momon Andriwinata, S.Pd., M.Pd menyatakan koperasi sekolah yang menjual buku LKS disamakan dengan menjual jajanan di sekolah. 







"MAN 1 SERANG sebagai lembaga satuan pendidikan tidak menjual LKS. Kalau pun ada LKS yang digunakan siswa sebagai suplemen pembelajaran itu dikelola koperasi namun tidak diwajibkan. Sama halnya seperti koperasi memfasilitasi jajanan siswa, dan lain-lain," kata Dr. Momon Kepala Sekolah MA Negeri 1 Serang, Kamis (21/1/2026). 


Masih kata Kepsek MA Negeri 1 Serang, MAN 1 SERANG tidak pernah ada pungutan liar. Kalaupun ada infak itu dilakukan oleh Komite Madrasah berdasarkan rapat dengan orangtua siswa, ujar Dr. Momon. 


" Sama halnya seperti jajanan yang merupakan juga kebutuhan siswa untuk makan dan minum. LKS itu nutrisinya bagi otak siswa justru bermanfaat juga untuk keilmuan siswa. Koperasi sudah berbadan hukum dan secara legal itu sah, silahkan konfirmasi ke koperasi. Ranah saya sebagai pemimpin satuan pendidikan," tutup Dr. Momon. 


Koperasi sekolah tidak boleh menjual buku LKS karena melanggar peraturan seperti Permendikbud No. 75 Tahun 2020 dan Permendiknas No. 2 Tahun 2008 yang melarang sekolah menjual buku pelajaran atau LKS secara langsung maupun melalui koperasi sekolah. 


Dengan adanya dugaan Kepala Sekolah MA Negeri 1 Serang mendukung penjualan buku LKS yang difasilitasi oleh koperasi, patut diduga Kepala Sekolah telah melanggar aturan yang melarang penjualan buku LKS di sekolah, pihak-pihak terkait baik dari Polda Banten, Polres Serang, Kementrian Agama kanwil Banten, Ombudsman RI perwakilan Banten, DPRD Provinsi Banten, DPRD Kabupaten Serang, Gubernur Banten, Bupati Serang harus turun tangan, karena pernyataan dari Kepala Sekolah MA Negeri 1 Serang melegalkan praktek Pungli di MA Negeri 1 Serang.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *