Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Nawawi Warga Kopo Serang Si Penyelanat Bocah Tenggelam di Sungai Cidurian Mendapatkan Penghargaan dari Kapolres Serang,

By On Rabu, Februari 04, 2026




SERANG, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan memberikan penghargaan kepada Muhammad Nawawi, warga Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, yang telah menunjukkan aksi heroik dengan menyelamatkan seorang anak kecil yang tenggelam di Sungai Cidurian.


Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan dalam apel pagi di Mapolres Serang, Rabu (4/2/2026), dan disaksikan oleh seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran serta personel Polres Serang.


Kapolres mengatakan, tindakan yang dilakukan Muhammad Nawawi merupakan bentuk kepedulian sosial dan keberanian yang patut dijadikan teladan bagi masyarakat luas.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammad Nawawi yang telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan menyelamatkan korban tenggelam,” ujar Kapolres.


Menurut Kapolres, aksi tersebut mencerminkan sinergitas yang baik antara masyarakat dan Polri dalam menjaga keselamatan serta keamanan lingkungan. “Ini merupakan contoh positif dari masyarakat yang harus terus kita bangun dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” katanya.


Selain memberikan penghargaan kepada warga, Kapolres Serang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Serang, khususnya satuan operasional, Satreskrim, dan Satresnarkoba, atas keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus kriminal.


Andri menegaskan agar capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan kehati-hatian dalam bertugas.


“Pertahankan dan tingkatkan kinerja yang sudah baik ini, serta hindari segala bentuk pelanggaran,” tegasnya.


Kapolres juga mengingatkan pentingnya pengecekan kembali administrasi penyidikan agar setiap penanganan perkara berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. "Cek kembali administrasi penyidikan dan tetap berhati-hati dalam setiap tindakan,” tambahnya.


Selanjutnya, Kapolres turut menekankan perhatian terhadap kebersihan lingkungan mako Polres Serang sebagai bagian dari disiplin anggota. Ia meminta setiap fungsi bertanggung jawab menjaga dan merawat kebersihan ruang kerja masing-masing.


“Lingkungan kerja yang bersih mencerminkan disiplin dan profesionalisme kita sebagai anggota Polri,” ujarnya.

Memasuki Hari Ketiga, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan Pendekatan Edukasi

By On Rabu, Februari 04, 2026




Tangerang, Banten, xbintangindo.com --

Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang terus mengintensifkan kegiatan penertiban lalu lintas dengan mengedepankan pendekatan edukasi kepada masyarakat. 


Operasi yang digelar di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polresta Tangerang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. 


Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Risqi Ardian mengatakan bahwa pada hari ketiga pelaksanaan operasi, petugas lebih fokus memberikan imbauan dan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara, baik kepada pengendara roda dua maupun roda empat.


"Dalam Operasi Keselamatan Maung 2026 ini, kami lebih mengedepankan langkah preventif dan edukatif. Petugas memberikan teguran simpatik serta edukasi langsung kepada pengendara agar lebih disiplin dalam berlalu lintas," ujarnya. 


Berdasarkan hasil evaluasi sementara, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt. Selain itu, masih ditemukan sejumlah pelanggaran lain seperti pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm standar dan penggunaan ponsel saat berkendara. 


AKP Risqi menegaskan, penggunaan safety belt merupakan salah satu faktor penting dalam menekan risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pengendara untuk selalu mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. 


Operasi Keselamatan Maung 2026 rencananya akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan operasi ini dengan tertib berlalu lintas dan melengkapi seluruh kelengkapan berkendara. (Sly)

 *RUTAN KELAS I TANGERANG RAIH PENGHARGAAN PENGELOLAAN BMN TERBAIK TAHUN 2025 KATEGORI LIKUIDASI BMN*

By On Rabu, Februari 04, 2026






Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik Tahun 2025 kategori Likuidasi BMN. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I dalam kegiatan koordinasi dan penyampaian apresiasi yang dilaksanakan pada Senin, 02 Februari 2026.


Penghargaan ini diberikan kepada Rutan Kelas I Tangerang sebagai Satuan Kerja Terbaik dalam Kolaborasi Penyelesaian Likuidasi BMN pada satuan kerja terdampak pembentukan Kabinet Merah Putih, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, kepatuhan, serta sinergi yang baik dalam pengelolaan aset negara.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran dalam melaksanakan pengelolaan BMN secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BMN secara profesional dan bertanggung jawab. Likuidasi BMN bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga wujud kepatuhan serta kontribusi nyata terhadap pengelolaan keuangan negara yang akuntabel,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang baik antara Rutan Kelas I Tangerang dengan KPKNL Tangerang I serta seluruh pihak terkait.

“Kami mengapresiasi pendampingan dan kerja sama yang terjalin. Ke depan, Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga integritas, akuntabilitas, dan tertib administrasi dalam setiap pengelolaan BMN,” tambahnya.


Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Tahun 2025 ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Rutan Kelas I Tangerang untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di lingkungan pemasyarakatan.

 *Perang Unik di Lapas Serang, Narapidana Saling Pukul Bantal*

By On Senin, Februari 02, 2026




Serang, 2 Februari 2026 - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar acara unik dan seru di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Serang, Senin (2/2/2026). Acara yang dinamakan "Perang Bantal" ini diikuti oleh narapidana dan bertujuan untuk hiburan dan keseruan agar mereka tidak jenuh selama menjalani masa pidana.


Dalam acara ini, narapidana dibagi menjadi beberapa tim dan saling berhadapan dengan menggunakan bantal sebagai senjata. Mereka saling pukul dan berebut kemenangan dengan gembira dan riang. Suasana menjadi sangat meriah dan menyenangkan, dengan sorak-sorak dan tawa yang menggenggam area SAE.


"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kebahagiaan dan keseruan narapidana, serta memperkuat hubungan antar mereka," kata Kepala Lapas Serang, Riko Stiven. "Kami berharap acara ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi stres dan kejenuhan selama menjalani masa pidana."


Acara Perang Bantal ini diakhiri dengan pengumuman tim pemenang dan pembagian hadiah kepada mereka. Narapidana yang mengikuti acara ini sangat antusias dan berharap acara serupa dapat digelar lagi di masa depan.

Red xbi//.*

Waspada Bagi Pengendara Motor, Kondisi Jalan di Sekitar Jembatan Perbatasan Kab.Serang - Kab.Tangerang Licin Berlumpur

By On Senin, Februari 02, 2026








Foto :; Kondisi jalan di sekitar jembatan perbatasan serang -Tangerang.

Banten, xbintangindo.com --

Hujan deras yang mengguyur wilayah provinsi Banten membuat ruas jalan nasional mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor.


Sepanjang jalan dari kecamatan Kragilan kabupaten Serang sampai Balaraja Kabupaten Tangerang banyak jalan yang rusak berlobang.


Samsudin warga kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang mengeluhkan kondisi jalan nasional yang kini sudah banyak yang berlobang dan membahayakan pengguna jalan.








"Sekarang ini kondisi jalan nasional dari Kragilan sampai ke Balaraja banyak yang berlobang hal tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, banyak pengguna jalan yang terjerembab dan terjatuh di tengah jalan, " kata Samsudin.


Lanjut Samsudin," kerusakan jalan nasional tersebut akibat aspal hotmix yang tergenang air hujan akhirnya aspal tergerus hingga membentuk lobang-lobang di tengah jalan, kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan." Sambung Samsudin.


Begitu pula dikatakan Ahmad warga kecamatan Cikande kabupaten Serang menurutnya kondisi jalan yang terparah di lokasi sekitar jembatan perbatasan antara kabupaten serang dengan kabupaten Tangerang.


"Jalan nasional disekitar jembatan perbatasan serang - Tangerang kondisinya parah berlobang, licin karena jalan tersebut tertutup lumpur gegara tanah merah yang tercecer di jalan jembatan perbatasan tersebut." Ujar Ahmad.


" Bagi pengendara motor jika melintas jalan sekitar jembatan perbatasan agar lebih berhati-hati, karena kondisi lokasi tersebut licin dan berlumpur." Himbau Ahmad.


Yayat warga Cikande Asem kabupaten serang pun mengeluhkan jalan di sekitar jembatan perbatasan kondisinya sangat parah, Dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki nya dong, kami sebagai warga pengguna jalan merasa terganggu dan tidak nyaman dengan kondisi jalan nasional seperti ini rusak parah tambah lagi licin karena banyak lumpur." Geram Yayat.

Red xbi//.*


Langkah Bersama Menuju Kinerja Optimal, Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Rapat Rencana Kerja UPT 2026

By On Senin, Februari 02, 2026





Tangerang- Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, mengikuti kegiatan Rapat Rencana Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pengabdian Kanwil Ditjenpas Banten, Senin (2/2), dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna.

Rapat rencana kerja ini diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Banten sebagai upaya menyatukan langkah dan menyelaraskan program kerja pada Semester I Tahun 2026 agar berjalan efektif, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja pemasyarakatan.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Tangerang memaparkan Rencana Kerja Rutan Kelas I Tangerang Semester I Tahun 2026 yang meliputi kalender kerja semester, disbursement plan (DP), pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, program unggulan UPT, serta target prestasi yang akan dicapai.


Irhamuddin menegaskan bahwa Rutan Kelas I Tangerang menetapkan empat fokus pencapaian utama pada Semester I Tahun 2026, yakni penguatan kehumasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan program ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM sepatu Rutira, serta peningkatan aspek kesehatan dan keamanan bagi Warga Binaan.


“Rencana kerja ini menjadi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata. Rutan Kelas I Tangerang siap mendukung penuh kebijakan dan arah strategis Kanwil Ditjenpas Banten melalui program yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Kanwil dan seluruh UPT menjadi kunci dalam mewujudkan target kinerja Pemasyarakatan Tahun 2026.


“Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, kami optimistis seluruh program dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan Warga Binaan,” tambahnya.


Kegiatan Rapat Rencana Kerja Unit Pelaksana Teknis Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Ditjenpas Banten berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh komitmen, sekaligus menjadi momentum penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan.

Kebijakan Dinilai Duplikasi, Dindikbud Banten Disebut “Pengekor” Program DKI Jakarta

By On Senin, Februari 02, 2026

Banten_ xbintangindo.com --

Lembaga Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia ( BPI KPNPA RI) Provinsi Banten angkat bicara,Kritik terhadap Surat Edaran (SE) pembatasan penggunaan handphone di sekolah yang diterbitkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten terus bergulir. Kebijakan tersebut kini dinilai bukan lahir dari kajian mandiri, melainkan sekadar meniru program serupa yang lebih dahulu diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah aktivis pendidikan dan orang tua siswa menilai, kebijakan pembatasan gawai di sekolah yang diberlakukan di Banten menunjukkan minimnya inovasi dan lemahnya perencanaan kebijakan pendidikan daerah.


Erwin Teguh ketua DPD BPI KPNPA RI Provinsi Banten mengatakan,Ini terlihat jelas bukan kebijakan yang lahir dari kebutuhan dan karakteristik pendidikan di Banten. Polanya sama, waktunya berdekatan, bahkan substansinya mirip dengan kebijakan di DKI Jakarta. Banten seolah hanya menjadi pengekor,” ujar nya 


Menurutnya, Dindikbud Banten terkesan hanya menduplikasi kebijakan daerah lain tanpa kajian komprehensif, khususnya terkait kesiapan sekolah, guru, serta sistem pembelajaran digital yang telah berjalan.


DKI Jakarta punya infrastruktur, fasilitas, dan dukungan anggaran yang jauh lebih mapan. Sementara Banten? Banyak sekolah masih bergantung pada handphone sebagai alat utama pembelajaran digital. Menyamakan kebijakan tanpa melihat kondisi lapangan jelas keliru,” tegasnya.

Kritik serupa juga datang dari kalangan orang tua siswa SMK yang menilai kebijakan tersebut tidak sensitif terhadap kebutuhan jurusan berbasis teknologi dan digital.


Di SMK, handphone bukan sekadar alat komunikasi, tapi bagian dari praktik pembelajaran. Kalau dilarang mentah-mentah, ini justru memundurkan kualitas pendidikan,” kata salah satu orang tua siswa.

Para pengkritik menyebut kebijakan ini semakin memperkuat anggapan bahwa Dindikbud Banten gagal menghadirkan terobosan kebijakan pendidikan yang kontekstual, dan lebih memilih jalan pintas dengan meniru kebijakan daerah lain.


Erwin menambahkan,Kalau hanya menyalin kebijakan DKI tanpa adaptasi, lalu di mana fungsi perencanaan dan kajian kebijakan Dindikbud Banten? Ini bukan soal ikut-ikutan, tapi soal tanggung jawab terhadap masa depan pendidikan di daerah,” ungkapnya.

Hingga berita lanjutan ini ditayangkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten masih belum memberikan pernyataan resmi, baik untuk menjawab tudingan duplikasi kebijakan maupun kritik terkait kesiapan implementasi pembatasan gawai di sekolah.'katanya 

Red xbi//.*

Wacana Polri di Bawah Kementerian, Ketua MUI Kecamatan Cinangka: Dukung Penuh Polri Dibawah Presiden

By On Senin, Februari 02, 2026






Cilegon - Wacana menempatkan Polri di bawah kementerian kembali menjadi pembahasan dan berbagai penolakan di masyarakat, mulai dari aktifis, masyarakat dan tokoh masyarakat. Seperti halnya Ketua MUI Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang sekaligus Tokoh Masyarakat H. Ansori mendukung penuh Polri berada di bawah presiden Republik Indonesia.


"Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sehingga perlu tetap berdiri independen dan profesional tanpa intervensi dari kepentingan tertentu," ungkapnya.


"Semoga Polri semakin bersih dan hadir ditengah tengah masyarakat," tegasnya.


"Mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya dan menjaga sinergi antara masyarakat dengan Kepolisian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Cilegon," harapnya.


"Kami berharap Polri semakin solid, profesional, dan dipercaya publik dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutupnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *