Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Skema Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Barat dijadikan Percontohan oleh Mabes Polri

By On Sabtu, Februari 07, 2026






Jakarta - Skema Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan Polda Jawa Barat dijadikan percontohan oleh Mabes Polri dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengembangan ekosistem pertanian jagung pakan ternak.


Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Polri bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026).


Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis ini bertujuan mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.


Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo, serta diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring.


“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya. Indonesia berhasil tidak melakukan impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025. Oleh karena itu, rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai upaya konsolidasi dan kolaborasi agar strategi tahun 2026 dapat berjalan lebih baik,” ujar Langgeng Purnomo.


Pada sektor hulu, Polri berperan sebagai jembatan bagi kelompok tani (Poktan) jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan yang melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).


“Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana para petani memperoleh kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung,” jelasnya.


Sementara itu, Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, yang mewakili Himbara, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 BRI telah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp180 triliun untuk KUR Mikro di sektor pertanian, termasuk ekosistem pertanian jagung.


Tidak hanya fokus pada permodalan, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak dijual kepada tengkulak dengan harga rendah, melalui kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga yang lebih menguntungkan.


Pengadaan jagung oleh Bulog pada tahun 2026 didasarkan pada Surat Dinas Internal Nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan jagung dengan target 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah tahun 2026, dengan harga Rp6.400 per kilogram.


“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini mendorong pembelian jagung dengan harga berpihak kepada petani, yakni Rp6.400 per kilogram sesuai standar HPP Bulog,” tegas Brigjen Langgeng.


Program ini bertujuan mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jerat tengkulak, serta meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, petani diharapkan mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.


Melalui rapat koordinasi Program Ketahanan Pangan tahun 2026 ini, Polri berharap dapat semakin memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak serta mewujudkan kesejahteraan petani jagung di Indonesia.


Sementara itu, Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol Fadly Samad mengatakan bahwa Polda Jabar melalui Biro SDM menjalankan empat skema dalam Program Ketahanan Pangan Nasional.


"Pertama, skema CSR dan pemodal tanpa bunga melalui program Keroyok Bareng Rame-rame dengan konsep satu Polsek mengelola dua hektare lahan. Kedua, pinjaman melalui Primkopol dengan sistem bagi hasil atau bunga sebesar 1,5 persen yang diberikan dalam bentuk kebutuhan pertanian jagung seperti bibit, pupuk, obat-obatan, hingga alat dan mesin pertanian,” jelas Fadly didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.


“Ketiga, mendorong dan memfasilitasi agar program KUR berjalan maksimal. Keempat, pemanfaatan lahan PTPN dan Perhutani melalui skema pinjam manfaat yang dikelola bersama kelompok tani,” pungkasnya.

Dewi

Pria di Warakas Binuang Nekat Gantung Diri,  Unit Reskrim Polsek Carenang, Iden dan Pamapta Polres Serang Gerak Cepat Cek TKP

By On Sabtu, Februari 07, 2026







Kab, Serang, xbintangindo.com --

Personil Unit Reskrim Polsek Carenang dan Pamapta Polres Serang gerak cepat mendatangi lokasi menyusul adanya pria berinisial SM, 68 tahun, ditemukan tewas gantung diri ditiang pintu  rumahnya di Kampung Biyuku  RT 02/04 Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, pada Sabtu Malam  07 February 2026.


SM yang diketahui berstatus beristri tinggal berdua sama istri diduga mengakhiri hidupnya akibat persoalan sakit yang tidak kunjung sembuh serta gagal berangkat naik haji faktor kesehatan.


Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh M. Ramdan teman korban. Saat membuka pintu rumah, ia menemukan SM  sudah dalam kondisi menggantung.


"Jasad SM ditemukan teman korban menggantung di tiang  pintu. " terang Kapolsek.


Personel Polsek Carenang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga.


Kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, adapun tentang luka masih menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Bhayangkara. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya akibat tekanan emosional terkait sakit tidak kunjung sembuh dan gagal berangkat naik haji. 


“Dari keterangan keluarga dan riwayat komunikasi korban, diduga ada masalah keluhan sakit serta gagalnya berangkat haji,” ujar Desma.


Ia menambahkan bahwa korban diketahui beberapa kali terlibat melamun cenderung menyendiri diduga memicu stres dan tekanan psikologis yang mempengaruhi kondisi emosional korban. 


"Selama beberapa hari terakhir, kondisi psikis korban diduga sedang tidak stabil,” lanjut Kapolsek.


Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan kepada kepolisian bahwa korban sebelumnya gagal berangkat naik haji karena kesehatan korban yang tidak mendukung.Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan penyidik dalam menarik kesimpulan sementara terkait penyebab kematian.


“Keluarga telah membuat surat pernyataan resmi menolak visum et repertum dan autopsi. Mereka menerima kematian korban sebagai takdir,” kata Desma.

Wendry Chaniago xbi//.*

Tiga Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH Kota Serang Banten Boyong 3 Emas di Turnamen Pencak Silat Tingkat Nasional

By On Sabtu, Februari 07, 2026

Tiga Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH foto bersama H. Maman Suleman Waka DPW Kesti TTKKDH Banten 

Banten, xbintangindo.com --

Di turnamen pencak silat kejuaraan Silat Banten Pusaka Silat 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan di GOR pondok pesantren Persinas Asad Munjul Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten, 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH Kota Serang Banten juara 1 membawa 3 emas., 6-7 Februari 2026.








Foto bersama 3 Atlet beserta pelatih, penasehat dan H. Maman Suleman.

Tiga Atlet Pencak Silat yang meraih juara 1 dan membawa emas tersebut berasal dari pedepokan Peci beralamat di perumahan Ciracas kota serang diketuai Hendra Purnomo dan M. Afandi tergabung dalam organisasi pencak silat Kesti TTKKDH.










Foto : 3 Atlet Pencak Silat juara 1 saat diberikan Bonus uang saku oleh H. Maman Suleman 

Tiga Atlet Pencak Silat membawa emas yaitu: 

 1.Ainur Rohmah 14 tahun siswi SMP negeri 10 kita serang dalam pertandingan Seni tari tunggal baku.mewakili Kesti TTKKDH kota serang.

2. Zahra Winata umur 12 tahun siswi SDN 11 kota serang. Dalam pertandingan Faighter pencak silat putri. 

3. Dave Bastian sapasuru umur 11 tahun siswa SD negeri 11 dalam pertandingan Faighter pencak silat Putra.


Pelatih pencak silat Kemed saat dikonfirmasi wartawan mengatakan," Alhamdulillah 3 Atlet Pencak Silat dari Kesti TTKKDH kota serang yang bertanding di GOR pondok pesantren Persinas Asad Munjul Tigaraksa Tangerang semuanya memenangkan pertandingan juara 1 membawa emas, " ujar Kemed.


Lanjut Kemed," Terima kasih dan selamat saya ucapkan kepada 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH kota Serang yang telah menjuarai pencak silat tingkat nasional, dan saya berharap kepada 3 Atlet Pencak Silat asuhan padepokan Peci Ciracas kota Serang jangan berhenti di tingkat nasional kalian harus terus semangat berlatih, semoga ditingkat- tingkat selanjutnya kalian tetap menjuarainya dan menjadi kebanggaan kami semuanya.tutur Kemed.


Ucapan selamat juga terucap dari Penasihat Ferry dan Hasan Basri." Selamat dan sukses kepada 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH kota serang yang telah menjuarai dan mengharumkan nama Kesti TTKKDH kota serang di turnamen pencak silat tingkat nasional, semoga 3 Atlet Pencak Silat ini selalu menjuarai ditingkat-tingkat selanjutnya," doa Ferry.


Lanjut Ferry," kami dari pengurus padepokan pencak silat PECI berharap  kepada pemerintah kota Serang Provinsi Banten agar memperhatikan dan membantu bibit-bibit atlet yang berprestasi mereka adalah aset Pemkot Serang Banten." Ujar Ferry.


Ucapan selamat dan sukses diucapkan Ketua Umum DPP Kesti TTKKDH (Kasepuhan Kebudayaan Seni Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir) H. Wahyu Nurjamil, S.STP., M.Si. 


"Selamat dan sukses untuk 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH kota Serang yang telah menjuarai dan membawa pulang Emas di turnamen pencak silat tingkat nasional di Munjul Tigaraksa Tangerang. Kami akan terus mendukung dan mensupport kepada atlet - atlet pencak silat yang berprestasi, kalian kebanggaan Kesti TTKKDH dan pemerintah kota Serang Banten," ucap ketum.


* Tiga Atlet Pencak Silat yang menjuarai di turnamen pencak silat tingkat nasional ini adalah bukti nyata bahwa Kesti TTKKDH selalu memegang teguh taleq dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya pencak silat Provinsi Banten," Tutur H. Wahyu Nurjamil .


Begitu pula dikatakan wakil ketua DPW Provinsi Banten H. Maman Sulaeman."  Selamat dan sukses kepada 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH kota Serang yang telah menjuarai, mengharumkan Kesti TTKKDH dan pemerintah kota Serang Banten, kami pengurus Kesti TTKKDH akan selalu membantu dan mensupport kepada atlet - atlet juga pembina, penasehat pelatih pencak silat yang berprestasi, kalian regenerasi nyata yang telah melestarikan seni budaya pencak silat Banten." Kata H. Maman Suleman.


Profil yang pernah di ikuti 3 Atlet Pencak Silat Kesti TTKKDH : 

1. Turnamen pencak Silat Tingkat Provinsi Banten diselenggarakan Mall balai kota Tangerang juara 1 emas.  NOVEMBER. 2025.

2. Turnamen pencak silat di GOR RTC tingkat provinsi Banten juara 1 dan 2. Pada tahun 2026.

3. Turnamen pencak silat di GOR ponpes persinas Asad Munjul Tigaraksa Tangerang

Red xbi//.*

DWP Dindikbud Kabupaten Serang Gelar Santunan Anak Yatim, Haru Kisah Ananda Rio Warnai Kegiatan Menjelang Ramadhan*

By On Sabtu, Februari 07, 2026




Serang —  xbintangindo.com --

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini diikuti dengan pemberian santunan kepada 29 anak yatim, yang masing-masing berasal dari 29 kecamatan di Kabupaten Serang.






Foto : Acara Santunan 

Kegiatan santunan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial serta komitmen DWP Dindikbud Kabupaten Serang dalam menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, namun menjadi momentum refleksi bersama tentang makna berbagi dan keikhlasan dalam menyambut bulan penuh keberkahan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, hingga akhirnya berubah menjadi haru saat salah satu kisah penerima santunan disampaikan.






Foto : Saat Perpisahan 

Hadirin tak kuasa menahan haru ketika mendengarkan kisah Ananda Rio, anak yatim piatu asal Desa Kareo, Kecamatan Jawilan. Ananda Rio diketahui menjadi yatim piatu setelah kedua orang tua dan kakaknya meninggal dunia akibat musibah kebakaran yang menimpa keluarganya. Dalam peristiwa tersebut, Ananda Rio menjadi satu-satunya anggota keluarga yang selamat, meskipun harus menjalani perawatan akibat luka bakar yang cukup parah. Kisah tersebut mengundang empati mendalam dan doa dari seluruh hadirin agar Ananda Rio diberikan kekuatan, kesembuhan, serta masa depan yang lebih baik.


Dalam sambutannya, Ibu Dr. Hj. Siti Laela, M.Pd., selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang sekaligus Ny. Aber Nurhadi (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang), menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini sejalan dengan semangat menyambut Ramadhan.


“Menjelang Ramadhan, kita harus membersihkan hati, salah satunya dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi ladang amal kebaikan,” tuturnya.


Selain kegiatan santunan, acara ini juga dirangkaikan dengan perpisahan bagi Ibu Ny. Engkos Kosasih dan Ibu Ny. Janjusi, yang berpindah tugas seiring dengan mutasi jabatan. Suasana kekeluargaan dan rasa haru turut mengiringi penyampaian ucapan terima kasih atas dedikasi, kebersamaan, serta kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan DWP Dindikbud Kabupaten Serang.


Melalui kegiatan ini, DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang berharap dapat terus mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas antaranggota, serta menumbuhkan kepedulian sosial yang berkelanjutan, khususnya dalam momentum menyambut bulan suci Ramadhan.

Apeng xbi//.*

*24 Guru SD Penerima Beasiswa S2 APBD Pemkab Serang Masuki Tahap Akhir Studi, Jalani Seminar Proposal Tesis*

By On Sabtu, Februari 07, 2026






Serang - Sebanyak 24 guru Sekolah Dasar (SD) penerima Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Program S2 yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Serang telah memasuki tahap akhir studi mereka. Saat ini para peserta tengah melaksanakan seminar proposal tesis secara bertahap, yang menjadi tahapan awal sebelum memasuki tahap penelitian dan penyusunan tesis.






Program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, khususnya guru di tingkat sekolah dasar. Para guru yang mengikuti program ini menempuh pendidikan pada Program Magister S-2 Pendidikan Dasar (Pendas) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).





Selama menempuh studi, para guru telah menjalani berbagai tahapan akademik mulai dari perkuliahan, penyusunan tugas akademik, hingga pelaporan perkembangan studi secara berkala. Pada akhir semester III lalu, para guru menyampaikan Laporan Perkembangan Studi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas, H. Aber Nurhadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian akademik para mahasiswa.


“Yang terpenting dari perjalanan studi bukan hanya capaian nilai, tetapi peningkatan kompetensi dan pengalaman belajar. Saya berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi pionir dan penggerak di sekolah masing-masing,” ujar Aber Nurhadi.


Ia juga mengapresiasi capaian Indeks Prestasi Kumulatif Sementara (IPK) mahasiswa yang berada pada rentang 3,85 hingga 3,97. Menurutnya, prestasi akademik tersebut menjadi bukti kesungguhan para guru dalam meningkatkan kualitas diri sebagai tenaga pendidik.


“Bapak berharap rekan-rekan mahasiswa dapat terus menunjukkan kinerjanya. Jika diberi tugas, laksanakan dengan sebaik-baiknya. Bertambahnya ilmu hendaknya tidak menjadikan sombong, tetapi justru semakin rendah hati, seperti ilmu padi—semakin berisi, semakin merunduk,” tambahnya.


Selain itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar, Abidin Nasyar, S.Pd.I., M.MPd., juga memberikan pesan kepada para mahasiswa agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme selama menempuh studi.


“Saya berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, baik selama menempuh studi maupun saat menjalankan tugas sebagai pendidik,” tuturnya.


Memasuki Semester IV yang merupakan tahap akhir perkuliahan, para mahasiswa kini difokuskan pada penyusunan tesis. Salah satu tahapan penting yang sedang dilaksanakan adalah seminar proposal tesis yang berlangsung secara terjadwal, dari tanggal 7 hingga 12 Februari 2026, di lingkungan kampus UPI atau melalui mekanisme hybrid sesuai ketentuan akademik yang berlaku. 


Dalam kegiatan ini, para guru mendapatkan evaluasi langsung yang bertujuan untuk memperkuat kualitas desain penelitian sebelum mereka melakukan penelitian lapangan. Kegiatan ini juga menjadi bukti kematangan akademik para guru dalam menghadapi tantangan riset tingkat pascasarjana. Berbagai topik penelitian yang diangkat para guru berfokus pada inovasi pembelajaran, peningkatan literasi dan numerasi, penguatan karakter, serta pengembangan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar di Kabupaten Serang.


Pelaksanaan seminar proposal ini menandai bahwa program beasiswa S2 yang diikuti 24 guru SD Kabupaten Serang telah memasuki fase akhir studi. Pemerintah Kabupaten Serang berharap para peserta dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu serta mampu mengimplementasikan ilmu dan inovasi pembelajaran yang diperoleh untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.


Program beasiswa ini menjadi bagian investasi pada peningkatan kapasitas pendidik melalui pendidikan lanjutan menjadi langkah strategis yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Serang dalam mewujudkan visi Kabupaten Serang Bahagia.

DKM dan IRMAS Al-Jihad Tombak Suksesnya Acara Isro Mi'raj di Kp. Jayanti Desa Cikande Kec. Jayanti*

By On Sabtu, Februari 07, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo .com --|| Warga Kp Jayanti 015/009 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Komplek Masjid Al-Jihad Jayanti (06/02/2026).





Acara yang dimulai sejak Pukul 19,30 WIB.

Nampak warga setempat  antusias hadir dalam acara tersebut, mereka sangat bersemangat mendatangi tempat tersebut untuk menghadiri acara yang rutin digelar setiap tahunnya yakni bulan Rajab.


Acara tersebut tidak lepas peran serta para pengurus DKM (Dewan Ketua Masjid) H.Saepudin Juhri dan Ketua IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Ekel /Iwan.


Ketua pelaksana acara sekaligus Ketua Irmas yang sering disapa Iwan /Ekel . Yang aktif di kontrol sosial sebagai aktivis di Kabupaten Tangerang.


Saat dimintai tanggapan terkait acara yang sedang digelar, Iwan /Ekel menyebutkan bahwa " Alhamdulilah dalam kesempatan ini warga Kp Jayanti RT 005/009, bisa memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dengan berjalan sesuai harapan. Saya sangat berterima kasih pada semua hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara ini, dan tak lupa pada semua tokoh Agama dan masyarakat yang telah memenuhi undangan acara ini. Acara ini terselenggara atas hasil swadaya masyarakat setempat, saya sangat bersyukur bisa melaksanakan acara ini walau tidak meriah seperti tahun lalu" ucapnya.


Dalam sambutan DKM AL -Jihad H.Saepudin Juhri. "Alhamdulilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT , yang mana dalam kesempatan ini kita bisa kumpul ditempat yang penuh mulia ini, solawat dan salam semoga tercurahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga kita dimasukan kedalam umatNya yang mendapatkan syafaat di yaumil kiyamah nanti. Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih pada para guru, tokoh agama, tokoh masyarakat ,serta panitia  penyelenggara.


Tidak bisa saya ucapkan rasa bahagia ini , selain para tamu undangan bisa memenuhi undangan dalam kesempatan malam yang bahagia ini. Semoga perkumpulan kita malam ini menjadikan tolabul ilmi " tuturnya.


Acara tersebut berlangsung terbilang meriah, karena menghadirkan para Da'i dan Qori ternama.


Untuk Qori adalah KH. Hapidz Hawasy (Sumur Bandung-Jayanti)

Penceramah  : KH.Muhammad Romli (Jayanti-Tangerang) dan Habib Ja'far Bin Abdul Aziz Assegaf (Depok-Jabar).


Organisasi Keagamaan (Ormas) Banser ikut mengamankan jalannya acara tersebut mengatur lalu lintas yang dibantu melibatkan Linmas Desa Cikande.


Warga begitu khusyu menyimak ceramah yang disampaikan oleh para Da'i.

Red Tajuddin Edo//.*

*Penuh Kekhidmatan, KH Aby Muluk Pimpin Doa Keselamatan dan Kesuksesan HPN 2026 di Banten Lama*

By On Jumat, Februari 06, 2026




Serang – Kekhidmatan menyelimuti pembukaan agenda Ekspedisi Budaya dan Sejarah Banten sebagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Bertempat di pelataran bersejarah Banten Lama, pimpinan Pondok Pesantren Manba'ul 'Ulum Kasuren, KH Aby Muluk, memimpin doa bersama untuk memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh insan pers nasional, Jumat (6/2/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "Merajut Akar Peradaban, Situs Budaya Daerah, Dari Banten Untuk Indonesia Emas 2045" ini menjadi momen spiritual penting sebelum para delegasi mengeksplorasi jejak kesultanan. Doa dipanjatkan di hadapan Sultan Banten ke-18, RtB. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, Ketua Umum SMSI Pusat Drs. Firdaus, M.Si., serta Ketua SMSI Banten Lesman Bangun.


Dalam prakatanya, KH Aby Muluk menekankan bahwa kebesaran Banten di mata dunia tidak lepas dari akar religiusitasnya yang sangat kuat. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengambil teladan dari tokoh-tokoh besar Banten yang senantiasa menyelaraskan semangat perjuangan dengan nilai-nilai ketuhanan.


"Insyaallah, apapun kalau kita berangkat dari Banten, akan menjadi besar. Banten tidak bisa dipungkiri besar namanya dan menggaung di dunia karena religinya," ujar KH Aby Muluk dalam suasan penuh khidmat.


KH Aby Muluk juga memanjatkan doa khusus bagi keluarga besar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dari Sabang sampai Merauke agar senantiasa diberikan kekuatan, keberkahan, dan kemanfaatan bagi bangsa dan negara. Ia berharap peringatan HPN 2026 di Banten ini menjadi wasilah atau jalan untuk mendapatkan rida Allah SWT.


"Ya Allah, selamatkan SMSI, besarkan SMSI, berikan manfaat bagi SMSI, dan bangun terus SMSI dengan keberkahan dan rida-Mu," tutur KH Aby Muluk dalam potongan doanya yang diamini oleh seluruh peserta yang hadir.


Acara doa bersama ini menandai dimulainya perjalanan ekspedisi ke berbagai situs budaya seperti Benteng Surosowan, Makam Sultan Maulana Hasanuddin, hingga Vihara Avalokitesvara. Suasana religi yang kental di awal acara ini diharapkan menjadi pondasi moral bagi para pemilik media siber dalam mengawal narasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ciptakan Lingkungan Bersih Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Desa Mekarsari

By On Jumat, Februari 06, 2026







Kab, Serang  xbintangindo.com

Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengimplementasikan arahan Presiden Republik Indonesia tentang Gerakan Indonesia Asri, Polsek Carenang Polres Serang melaksanakan rangkaian kegiatan Jum'at Bersih di Kp. Selawe Desa Mekarsari Kecamatan Carenang. Jum'at (06/02/2026).


Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna SH mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Indonesia Asri itu dengan membersihkan sampah yang menumpuk di lingkungan areal perkampungan dan jalan utama salah satu lokasi kegiatannya di Kampung Salawe Desa Mekarsari Kecamatan Carenang perlu diketahui bahwa lokasi itu usai terdampak bencana banjir luapan sungai Cidurian.


"Kegiatan Jumat bersih di Kp Selawe Desa Mekarsari ini merupakan implementasi program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu Kegiatan Gerakan Indonesia Asri," kata AKP Desma.


Tak hanya itu, petugas juga membersihkan sampah yang menutup saluran irigasi demi mengantisipasi terhambatnya aliran air atau genangan.

Hadir dalam kegiatan itu diantaranya adalah :

- Kapolsek Carenang 

- Danramil Carenang 

- Kades Mekarsari 

- Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang 

- Sekdes Mekarsari 

- Personil Polsek Carenang 

- Personil Koramil Carenang 

- BPD Desa Mekarsari 

- RT dan RW 

- Warga Kp. Selawe

Bukan hanya itu, Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna SH menghimbau kepada Masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.


"Saya himbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan jangan membuang sampah di pinggir jalan dan di saluran irigasi, agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan," ucapnya.

Kapolsek Cikande Bersama Danramil dan Camat Turun Langsung Bersihkan Sampah Liar di Dua Kecamatan

By On Jumat, Februari 06, 2026




Kab Serang, xbintangindo.com --

Dalam rangka mengimplementasikan instruksi Presiden Republik Indonesia mengenai percepatan aksi kebersihan lingkungan, jajaran Forkopimcam Cikande dan Kibin menggelar aksi nyata melalui gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) pada Jumat pagi (6/2/2026).







Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikande, Danramil Cikande, serta Camat Cikande dan Camat Kibin. Aksi ini difokuskan pada pembersihan sampah liar di sepanjang bahu jalan protokol yang melintasi dua kecamatan tersebut. Area ini menjadi sasaran utama karena banyaknya tumpukan sampah domestik yang dibuang secara sembarangan oleh oknum masyarakat.


​Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan tindak lanjut dari arahan pusat untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai fondasi ketahanan kesehatan nasional.


​Kapolsek Cikande, AKP Tatang, SH dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, menekankan bahwa kehadiran aparat dan pemerintah daerah adalah sebagai pemantik semangat bagi warga.


​"Kegiatan pagi ini bukan sekadar membersihkan sampah yang menumpuk, tetapi merupakan langkah konkret kami dalam menjalankan instruksi Bapak Presiden terkait Gerakan Indonesia ASRI. Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa lingkungan yang Resik dan Sehat adalah hak sekaligus kewajiban kita semua," ujar AKP Tatang.


​Beliau juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar mengubah pola pikir terkait pengelolaan sampah.


​"Kami sangat menyayangkan masih adanya titik-titik sampah liar di pinggir jalan. Kami mengimbau dengan sangat kepada masyarakat: tolong jangan buang sampah sembarangan. Sampah-sampah ini jika dibiarkan akan menjadi sumber penyakit dan merusak estetika wilayah kita. Mari kita jaga Cikande dan Kibin agar tetap indah dan nyaman untuk ditinggali," tambahnya.


​Sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kecamatan dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara rutin. Selain melakukan pembersihan, para petugas juga melakukan edukasi langsung kepada warga di sekitar lokasi agar lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya.


​Dengan semangat gotong royong, Gerakan Indonesia ASRI di wilayah Cikande dan Kibin ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga aman dan kondusif bagi seluruh aktivitas masyarakat.

*Sat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat Daftar G dan Psikotropika*

By On Jumat, Februari 06, 2026




Kab. Tangsel, xbintangindo.com --

Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika berupa Tindak Pidana Obat Daftar G dan Psikotropika, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 435 Subsider Pasal 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagaimana telah diubah dalam Lampiran I Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, jo Pasal 20 huruf C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial A.S dan I.H di salah satu toko kelontong yang berlokasi di wilayah Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.


Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Kamis, 15 Januari 2026.

“Pada Kamis, 15 Januari 2026, kami mengamankan dua orang tersangka di salah satu toko kelontong wilayah Pondok Benda, Kecamatan Pamulang,” ujar AKP Pardiman.


Lebih lanjut, AKP Pardiman menerangkan bahwa modus operandi yang dilakukan para tersangka adalah menjual obat-obatan daftar G secara bebas di toko kelontong tanpa dilengkapi resep dokter, yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Modus yang dilakukan tersangka yakni menjual obat daftar G di dalam toko kelontong tanpa dilengkapi resep sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.


Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

Tramadol sebanyak 69 (enam puluh sembilan) butir

20 (dua puluh) bungkus plastik klip bening, masing-masing berisi 3 (tiga) tablet warna kuning, dengan total 60 (enam puluh) butir

Tablet warna kuning sebanyak 58 (lima puluh delapan) butir

40 (empat puluh) bungkus plastik klip bening, masing-masing berisi 6 (enam) tablet warna kuning, dengan total 240 (dua ratus empat puluh) butir

Trihexyphenidyl 2 mg sebanyak 4 (empat) butir


Polres Tangerang Selatan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan daftar G yang disalahgunakan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *