Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Gardu Listrik PLN di depan PT. Arjuna Maja Desa Kibin Kab. Serang Terbakar

By On Selasa, April 28, 2026









Foto : tampak terlihat gardu listrik PLN didepan PT. Arjuna.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Belum lama ini gardu listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di depan PT. Arjuna kampung Maja Desa Kibin Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten Meledak dan Terbakar, atas insiden tersebut kemacetan di jalan Lanud Gorda - Binuang tak terhindarkan gegara banyak pengguna jalan yang berhenti untuk sekedar melihat-lihat insiden kebakaran gardu listrik PLN. Selasa 28 April 2026.


Menurut saksi mata Nawawi warga Kibin menjelaskan jika kebakaran gardu listrik PLN di kampung Maja Desa Kibin tidak diketahui penyebabnya, dirinya hanya melihat gardu listrik Terbakar.


" Saya juga tidak begitu tau persis penyebab terbakarnya gardu listrik PLN yang berada di depan PT. Arjuna. Saya tau nya gardu listrik PLN tersebut Terbakar hebat, namaun Alhamdulillah kebakaran tidak sampai merambah ke pemukiman warga ataupun ke dalam perusahaan, " jelas Nawawi.


Begitu juga dikatakan warga lainnya, " awalnya saya melihat percikan api yang keluar dari dalam gardu listrik tersebut, selang beberapa menit ada ledakan dan terbakar, Alhamdulillah insiden tersebut cepat ditangani oleh pihak PLN dibantu warga, sehingga kebakaran tidak merubah ke perusahaan dan pemukiman warga. " Ujar warga 

Red Xbi//.*

Tabir Gelap Izin Billiard JDYEO Caringin: Pejabat Bungkam, Integritas Pemerintah Cisoka Dipertanyakan

By On Selasa, April 28, 2026







KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) - Pusaran polemik mengenai legalitas usaha Billiard dan Cafe JDYEO di Kampung Saga, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, kian memanas.


Alih-alih mendapatkan titik terang, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media justru membentur tembok tinggi keheningan dari pemangku kebijakan setempat.


Hingga saat ini, status perizinan tempat hiburan tersebut masih menjadi teka-teki besar bagi publik.


Ketidakjelasan ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat: Mengapa pemerintah setempat seolah "alergi" memberikan keterangan konkret?


Pada Selasa (28/04/2026), sejumlah jurnalis yang tergabung dalam lintas wilayah Jayanti dan Cisoka kembali melakukan penelusuran fakta. 


Dipimpin langsung oleh Ketua Media Center Jayanti (MCJ), Supriyadi alias Bonai, tim bergerak mendatangi Kantor Desa Caringin dan Kantor Kecamatan Cisoka. 


Namun, kedatangan mereka disambut dengan ruang-ruang kosong tanpa pembuat kebijakan.


Kepala Desa Caringin maupun Camat Cisoka tidak berada di tempat dan terkesan enggan menemui awak media untuk memberikan klarifikasi yang sangat dinantikan publik.


"Publik menanti ketegasan, bukan aksi bungkam. Kami sudah berkali-kali mencoba membuka ruang komunikasi agar isu ini terang benderang, namun pihak pemerintah desa maupun kecamatan terkesan terus menghindar dan bersembunyi di balik narasi kesibukan," ungkap Bonai dengan nada kecewa.


Menurut Bonai, keberanian pengusaha beroperasi di tengah dugaan pelanggaran regulasi bukan sekadar masalah teknis perizinan, melainkan sebuah tantangan terbuka terhadap wibawa Pemerintah Kabupaten Tangerang.


Jika pengusaha dibiarkan "menabrak" aturan tanpa sanksi, maka hak-hak masyarakat sekitar menjadi taruhannya.


"Pemerintah Kabupaten Tangerang jangan hanya menjadi penonton. Jangan sampai marwah pemerintah kalah oleh oknum pengusaha yang diduga menabrak aturan. Jika fungsi kontrol sosial kami hanya dianggap angin lalu, maka integritas kepemimpinan di tingkat desa dan kecamatan patut dipertanyakan," tegasnya.


Kebuntuan komunikasi ini tidak hanya terjadi di lapangan.


Upaya konfirmasi melalui melalui pesan singkat WhatsApp pun bernasib serupa. 


Camat Cisoka hingga kini tidak memberikan respons sedikit pun, seolah membiarkan isu ini menggantung tanpa kepastian.


Bonai mendesak agar Bupati Tangerang segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur di bawahnya.


Menurutnya, koordinasi yang buruk dan sikap tertutup pejabat publik hanya akan merusak citra pemerintahan di mata rakyat.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Cisoka maupun Pemerintah Desa Caringin.


Upaya konfirmasi terus dilakukan demi terpenuhinya hak publik atas informasi yang akurat dan transparan.

Dua Tukang Sortir Barang Jasa Pengiriman dan Sekaligus Pengedar Tembakau Gorila di Ringkus Satresnarkoba Polres Serang.

By On Selasa, April 28, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Dua remaja yang bekerja sebagai tukang sortir barang di perusahaan jasa pengiriman diamankan petugas Satresnarkoba Polres Serang karena terlibat peredaran narkotika jenis tembakau sintetis.


Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan, kedua pelaku diamankan di rumah salah satu pelaku karena diketahui memiliki profesi ganda sebagai pengedar narkoba.


“Keduanya kami amankan karena selain bekerja sebagai tukang sortir barang, namun menjalankan bisnis sebagai pengedar tembakau sintetis,” ujar Andri Kurniawan didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah kepada xbintangindo, Selasa, 28 April 2026.


Kedua tersangka yang diamankan yakni AM, 20 tahun, dan DT, 21 tahun, yang merupakan warga Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Penangkapan dilakukan di rumah salah satu tersangka saat keduanya tengah bermain game online Mobile Legends, pada Selasa, 28 April 2026 dini hari.


“Mereka kami amankan saat berada di dalam rumah dan sedang bermain game sekitar pukul 00.30. Saat itu petugas langsung melakukan penggerebekan,” kata Kapolres.


Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip bening berukuran besar berisi tembakau sintetis.

Selain itu, ditemukan juga 48 bungkus plastik klip bening berisi tembakau sintetis yang telah dikemas dan siap edar.


“Barang bukti kami temukan di dalam lemari pakaian yang sengaja disembunyikan oleh para tersangka,” jelasnya.


Kapolres menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan. Berbekal informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Serang yang dipimpin Iptu Gilang Erlangga langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil melakukan penangkapan.


“Kedua tersangka mengaku sudah sekitar dua bulan menjalankan bisnis haram ini. Narkotika tersebut didapat dari akun media sosial Instagram dengan motif ekonomi,” ungkap Kapolres.


Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan peredaran narkoba tersebut.


"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan memberikan informasi terkait aktivitas yang meresahkan. Sekecil apapun informasi akan kami tindaklanjuti," tegas Kapolres.

*Dijanjikan Masuk Kerja Di PT Mitsuba Kawasan Modern Cikande, Edi Sastra Warga Banten Kena Tipu Calo  Cikande Modern ( Azis Redy Karisma).

By On Selasa, April 28, 2026










BANTEN |-  xbintangindo.com --

Pemerintah Provinsi Banten serta pihak-pihak terkait maupun aparat penegak hukum nampaknya tidak serius untuk memberantas para calo karyawan di kawasan industri modern cikande yang sangat merugikan masyarakat Banten.


Edi sastra warga Banten yang tinggal di Perumahan villa permata blok C.9 nomor 16. RT 07 / RW 02. kelurahan Sindangsari. kecamatan pasar kemis. Kabupaten Tangerang Banten. Mengalami penipuan yang diduga dilakukan oleh kelompok calo tenaga kerja di kawasan industri modern cikande serta karyawan PT Mitsuba.


Edi sastra menceritakan kronologis kejadian. "Jadi yang menawarkan lowongan ini temen saya sewaktu sekolah dulu bang  namanya Azis redy karisma usia 31 an, dia bilang ada lowongan di PT. Mitsuba buat bagian mekanik cuma harus lewat via yayasan dan bayar 2.3 juta untuk tahap awal dia minta transfer 200 dulu buat ke yayasan," Selasa 28 April 2026.


Besoknya, Aziz Redy Karisma meminta lagi 250 buat koordinasi di dalam pabrik PT Mitsuba dengan atasannya bernama pak edi, dan sisanya 1.8 di bawa hari senin tanggal 27 April 2026 secara cash nanti di kasihkan setelah sepulang kerja sorenya ke pihak yayasan dengan di antar saudara azis ini." Jelas Edi sastra


Pada tanggal 27 April 2026 pada pukul  06:30 WIB kita janjian di kawasan modern cikande untuk ketemu pihak yayasan terlebih dahulu tapi setelah di hubungi WhatsApp'nya malah tidak aktif sampe jam 9 lalu saya pulang lagi, mencoba untuk menghubungi Aziz dan pimpinannya melalui sosial media seperti Facebook tapi sosial media juga sudah di blokir,"Ujarnya.


Edi sastra meminta bantu di publikasikan kejadian ini supaya jangan ada korban lagi karena ini saya rasa sudah sering di lakukan oleh saudara azis ini ntah secara pribadi atau kelompok.


Ia berharap pemerintah, pihak terkait dan aparat penegak hukum bener-bener bisa memberantas calo tenaga kerja dan mengungkap kejadian ini."harapnya (tim/red)

Kecelakaan Kereta di Bekasi: 7 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-Luk

By On Selasa, April 28, 2026









Jakarta, xbintangindo.com --

Inalillahi wa innailaihi rojiun, kecelakaan maut yang melibatkan kereta api jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026). Kecelakaan tersebut menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan puluhan penumpang luka-luka.


Di media sosial, kecelakaan maut ini langsung menjadi sorotan. Beredar luas deretan potret memilukan dari dugaan hancurnya kereta dan potret penumpang yang menjadi korban.


Ini Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Gerbong Kereta Hancur Usai Kecelakaan di Bekasi.

Melansir detikFinance, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidi mengatakan bahwa kecelakaan dua kereta tersebut dimulai dengan adanya taksi hijau yang menabrak di JPL 85, sekitar jam 9 kurang.


"Kejadian ini di jam 09.00 wib dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, di JPL 85. Ini yang kami curigai membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu, sementara itu kronologinya," ujar Bobby.


Setelah itu, laju KRL pun jadi terhenti. Namun, kecelakaan tidak bisa terhindarkan karena di belakangnya langsung ada KA Argo Bromo.


Tidak cuma ringsek, benturan keras kereta jarak jauh tersebut menembus gerbong belakang KRL, tepatnya bagian khusus perempuan. Salah satu saksi mata bernama Rendi Pangestu menyampaikan, kondisi di lokasi langsung kaos berhamburan keluar saat tabrakan itu terjadi.


"Ditabrak, panik semua orang langsung pada pecah itu semua," ujar Rendi, dikutip dari detikcom, Selasa (28/8).


Rendi yang berada di gerbong lain pun mengungkap dirinya sampai terpental jauh saat kecelakaan terjadi.


"Gerbong belakang nggak tau selamat atau nggak, kita di depan aja mental sampai sejauh itu gimana yang belakang," lanjutnya.


Jumlah Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi

Petugas mengecek kondisi dua kereta yang tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa (28/4/2026) dini hari.


Dalam video yang viral, terlihat para penumpang di gerbong perempuan langsung berusaha dievakuasi oleh penumpang lainnya di tempat kejadian. Namun, proses evakuasi itu tidak mudah, karena banyak korban yang terhimpit.


Menurut laporan detikcom pada Selasa (28/4), jumlah korban meninggal dunia kecelakaan kereta ini telah mencapai 7 orang. Adapun yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit mencapai 81 orang.


"Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 dan luka-luka yang dirawat sebanyak 81 orang,” ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin.


Selain itu, Bobby mengungkapkan bahwa masih ada tiga korban yang terjepit di gerbong dan belum bisa dievakuasi. Evakuasi tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati.


“Ada yang masih terperangkap itu sekitar 3 orang, yang terperangkap di dalam kereta. Evakuasi ini terus terang cukup lama selama 8 jam, dan kita lakukan sangat hati-hati,” sambungnya.


Langkah Selanjutnya dan Permintaan Maaf KAI


Dirut KAI Bobby Rasyidin/Foto: Fadil/detikcom


Selanjutnya, KAI menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.


"Tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta ini," kata Bobby, dikutip dari detikcom.


Untuk mempercepat evakuasi ini, pihak KAI melakukan pemotongan pada rangkaian kereta yang mengalami kerusakan parah. Lalu, setengahnya sudah ditarik ke Bekasi agar operasional kereta dapat kembali normal.


Seluruh korban kini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Evakuasi pun masih berlangsung dan KAI menyampaikan permohonan maafnya.


"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).


KAI pun akan terus memberikan informasi secara berkala seiring perkembangan pengembangan di lokasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121. Red xbi//.*

Beberapa Oknum Dewan Guru SMAN 1 Panggarangan Kab. Lebak Banten "Sekap Wartawan yang Hendak Konfirmasi"

By On Selasa, April 28, 2026







Ilustrasi 

Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Sikap tertutup dan terkesan menghindar ditunjukkan oleh pihak SMAN 1 Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak Banten Seorang wartawan yang datang untuk melakukan konfirmasi justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, bahkan berujung dugaan penyekapan di lingkungan sekolah. 28/04/26.


Kedatangan awak media tersebut bukan tanpa alasan. Ia hendak menyampaikan sekaligus mengonfirmasi informasi penting kepada pihak sekolah. Namun, upaya itu berkali-kali menemui jalan buntu. Setiap kali datang, pihak yang ingin ditemui selalu “tidak ada di tempat”.


Ironisnya, penjaga sekolah sempat meminta wartawan untuk kembali datang pada pukul 11.00 WIB. Namun saat waktu yang dijanjikan tiba, sosok yang dicari kembali menghilang tanpa jejak. Situasi ini memunculkan dugaan kuat bahwa pihak sekolah sengaja menghindari konfirmasi. " Kalau mau menghindar mengundang kami jam 11.00 WIB" tanya salah satu wartawan kepada dewan guru.


" kemudian meminta untuk disambungkan langsung dengan pihak terkait. Bukannya mendapat solusi, situasi justru memanas. Sejumlah guru disebut terlibat dalam adu argumen yang berujung ketegangan.


Tak berhenti di situ, tindakan yang lebih mencengangkan pun terjadi. Awak media diduga dihalangi secara fisik oleh beberapa oknum guru. Bahkan, gerbang sekolah disebut sengaja ditutup, membuat wartawan tidak bisa keluar dari lokasi.


Upaya menghindari konflik dengan meninggalkan tempat pun gagal. Awak media justru seperti “terkunci” di dalam area sekolah tanpa kebebasan untuk pergi. Kondisi ini memicu pertanyaan besar: ada apa sebenarnya yang disembunyikan?


Peristiwa ini menambah daftar panjang dugaan sikap anti-kritik di lingkungan pendidikan. Alih-alih terbuka terhadap klarifikasi, pihak sekolah justru menunjukkan sikap defensif yang berujung pada tindakan yang dinilai berlebihan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SMAN 1 Panggarangan terkait insiden tersebut.

Red xbi//.*

Sulaeman (Lebot) dan Mulyadi ketua Ormas BPPKB DPC Kibin kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Yayan Sebagai Ketua PSP SPN PT. PWI 2

By On Selasa, April 28, 2026









Foto : Sulaeman alias Lebot dan Mulyadi 

Kab Serang, xbintangindo.com --

Usai resmi dilantik sebagai Ketua PSP SPN PT PWI 2 pada Senin, 27 April 2026. Pelantikan tersebut disambut positif oleh berbagai elemen pekerja dan tokoh masyarakat sekitar, begitu pula ucapan mengalir kepada Yayan. 


Salah satu ucapan datang dari Sulaeman Lebod selaku advokasi serikat pekerja Garteks KSBSI PT PWI 2. Ia menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru di tubuh serikat pekerja mampu membawa perubahan positif bagi seluruh karyawan.


" Selamat kepada saudara Yayan atas amanah yang diberikan sebagai Ketua PSP SPN PT PWI 2. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, memperjuangkan hak-hak pekerja, serta menjaga solidaritas antarburuh,” ujar Sulaeman.


Ucapan serupa juga disampaikan Mulyadi, Ketua BPPKB Desa Tambak. Menurutnya, pelantikan Yayan menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pekerja, perusahaan, dan lingkungan masyarakat.


“Kami mengucapkan selamat atas dilantiknya Yayan sebagai Ketua PSP SPN PT PWI 2. Semoga dapat membawa organisasi semakin maju, kompak, dan menjadi jembatan aspirasi para pekerja,” kata Mulyadi.


Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi PSP SPN PT PWI 2 dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota, meningkatkan komunikasi industrial, serta menjaga kondusivitas di lingkungan perusahaan. Red Xbi//.*

Kelompok 5 PKM Prodi Ilmu Hukum UNPAM Serang Bekali Siswa SMA N 5 Kota Serang dengan Pemahaman Ketenagakerjaan

By On Senin, April 27, 2026





Serang,—  xbintangindo.com --

Kelompok 5 Program Studi Ilmu Hukum S1 Universitas Pamulang (UNPAM) Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 5 Kota Serang pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pengenalan Aturan Ketenagakerjaan bagi Siswa SMAN 5 Kota Serang sebagai Bekal Memasuki Dunia Kerja.”






PKM tersebut diketuai oleh Nasrulloh Saipi dengan anggota Muh Saeful Bahri, Ahmad Buhori, Ii Nadi Munajat, dan Rohendi. Kegiatan diikuti oleh kurang lebih 50 siswa serta perwakilan guru, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.Senin,27/04/26


Acara yang semula direncanakan berlangsung di aula sekolah dialihkan ke masjid sekolah, namun tetap berjalan dengan tertib dan khidmat. 

Dalam sambutannya, Arif Fidriyanto,S.Pd.Si Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang mewakili pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UNPAM Serang.


“Kami mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa Ilmu Hukum S1. Kegiatan ini kami harapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat. Siswa diharapkan dapat mendengarkan dengan serius, mencatat hal-hal penting, dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal di masa depan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Program Studi Ilmu Hukum UNPAM Serang, Bima Guntara, SH., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menerima kegiatan PKM mahasiswa.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan para guru SMA Negeri 5 Kota Serang yang telah menerima kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat mahasiswa kami. Kerja sama dalam kegiatan PKM ini sebenarnya sudah terjalin sejak satu tahun yang lalu,” ujarnya, sembari mengonfirmasi kepada pihak guru yang hadir.


Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut ke depannya. “Semoga kerja sama ini selalu terjalin dengan baik. Kami juga memiliki berbagai program PKM lainnya, termasuk pendampingan hukum bagi masyarakat maupun lingkungan sekolah,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia juga membagikan pengalaman terkait kegiatan pengabdian sebelumnya. “Beberapa waktu lalu, mahasiswa dan dosen Prodi Ilmu Hukum juga melakukan pendampingan hukum dalam kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu sekolah. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa yang melaksanakan PKM bersama dosen turut berperan aktif dalam memberikan bantuan hukum,” jelasnya.


Ia kembali menegaskan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak sekolah. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru, dan seluruh pengurus SMA Negeri 5 Kota Serang atas kerja sama yang telah terjalin,” tutupnya.


Dalam sesi pemaparan materi, Muh Saeful Bahri menyampaikan pentingnya pemahaman dasar hukum ketenagakerjaan bagi siswa yang akan memasuki dunia kerja. Ia menjelaskan bahwa banyak pekerja pemula yang belum memahami hak dan kewajibannya, sehingga rentan mengalami perlakuan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum.


Menurutnya, setiap pekerja memiliki hak dasar yang dilindungi undang-undang, seperti hak atas upah yang layak, jam kerja yang manusiawi, waktu istirahat, serta jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, pekerja juga berhak mendapatkan perlindungan dari tindakan diskriminasi maupun pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.


Ia juga menekankan bahwa selain hak, pekerja memiliki kewajiban yang harus dipatuhi, seperti menaati peraturan perusahaan, bekerja secara profesional, serta menjaga etika di lingkungan kerja. Keseimbangan antara hak dan kewajiban tersebut menjadi kunci terciptanya hubungan kerja yang harmonis.


Lebih lanjut, Ii Nadi Munajat memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis perjanjian kerja, seperti Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), agar siswa tidak keliru dalam memahami status pekerjaan. Ia juga mengingatkan pentingnya membaca dan memahami isi kontrak kerja sebelum menandatangani.


Tak hanya itu, siswa juga diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas legalitasnya. Mereka diminta untuk selalu memastikan kredibilitas perusahaan dan memahami setiap isi perjanjian kerja secara cermat.


Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang menunjukkan tingginya minat siswa dalam memahami dunia kerja dari perspektif hukum. Melalui kegiatan PKM ini, Kelompok 5 Ilmu Hukum UNPAM Serang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi hukum di kalangan pelajar, sehingga mereka lebih siap, cerdas, dan terlindungi dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang.

 *Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 62 Lapas Sumedang adakan Tasyakuran*

By On Senin, April 27, 2026






Sumedang, 27 April 2026 - Lapas Kelas IIB Sumedang memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dengan penuh rasa syukur, Minggu (27/4/2026). Rangkaian acara dipusatkan di Lapas Sumedang dan dihadiri jajaran petugas, mitra kerja, purnawirawan, serta keluarga warga binaan.


Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra yang telah mendukung program pembinaan kemandirian dan kepribadian. Bentuk apresiasi juga diberikan melalui tali kasih kepada purnawirawan Lapas Sumedang atas dedikasi selama bertugas.


Sebagai wujud kepedulian, Lapas Sumedang menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang menjalankan usaha secara mandiri. Bantuan ini diharapkan memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial.


Hari ini juga menjadi puncak sekaligus penutupan Pekan Olahraga dan Seni di Lapas Sumedang. Kalapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, secara langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang. 


Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa peringatan HBP ke-62 menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan, pembinaan, dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk Pemasyarakatan yang semakin PASTI.

Tiga Bandit Curanmor Bersenjata Api Antar Provinsi di Lumpuhkan Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Serang  Saat Turun Kapal Pelabuhan Merak

By On Senin, April 27, 2026







Kab, Serang, xbintangindo.com

 Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang berhasil menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah di Pelabuhan Merak, Sabtu (25/4/2026) pagi.


Ketiga pelaku diketahui merupakan daftar pencarian orang (DPO) yang sebelumnya sempat melarikan diri usai melepaskan tembakan di depan RS Hermina Ciruas di Jalan Raya Serang–Jakarta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.






Kapolres Serang AKBP DR.Andri Kurniawan didampingi Kasat Reskrim AKP Andi Kurniadi  ES mengatakan, penangkapan dilakukan sesaat setelah para pelaku turun dari kapal ferry dan diduga mau melanjutkan perjalanan ke wilayah Kabupaten Serang untuk melakukan aksi kejahatan.


“Ketiganya diamankan di Pelabuhan Merak dan rencananya akan melaksanakan aksi curanmor di wilayah Kabupaten Serang,” ujar Kapolres kepada wartawan, Senin (27/4/2026).


Identitas pelaku masing-masing AN alias Kice (32) dan AS (38), warga Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, serta WH (26), warga Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Timur. Saat penangkapan, petugas sempat menghadapi perlawanan dari salah satu pelaku.


Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver beserta lima butir peluru, serta satu unit mobil pikap jenis Isuzu Traga yang digunakan sebagai sarana operasional.


“Mobil losbak tersebut digunakan untuk mengangkut sepeda motor hasil curian yang nantinya akan dibawa ke Lampung,” kata Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.


Selain itu, petugas juga menyita tiga buah magnet pembuka kunci kontak serta kunci T berikut 20 mata kunci yang biasa digunakan untuk merusak sistem pengaman kendaraan.


Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua pelaku sebelumnya, yakni HB dan AS, yang diamankan di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, dalam kasus serupa.


"Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku masih ada rekan lainnya yang akan datang ke wilayah Serang melalui Pelabuhan Merak untuk melakukan aksi curanmor,” ungkapnya.


Berbekal informasi tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq bersama Aipda Sutrisno melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar pelabuhan. Petugas kemudian mencurigai sebuah mobil pikap yang baru turun dari kapal dan langsung melakukan penyergapan.


“Anggota langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan ketiga pelaku beserta barang bukti, termasuk senjata api dan peluru,” jelasnya.


Dari hasil interogasi, para pelaku mengaku telah puluhan kali melakukan aksi curanmor di berbagai wilayah, di antaranya Kabupaten Serang, wilayah hukum Polresta Serang Kota, hingga Polda Metro Jaya.


Mereka juga mengakui sempat melepaskan tembakan saat akan ditangkap petugas dan warga di depan RS Hermina Ciruas, usai mencuri sepeda motor Honda Beat milik karyawati gerai Mixue di Jalan Raya Serang–Jakarta, Kampung Citerep, Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, pada 10 April 2026.


Saat ini, ketiga pelaku telah diamankan di Polres Serang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan curanmor lintas daerah tersebut.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *