Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Dibulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Pemdes Jayanti Santuni 300 Anak-anak Yatim Piatu

By On Jumat, Maret 13, 2026




Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Sebanyak 300 anak-anak yatim-piatu dari 35 majelis taklim di Desa Jayanti mendapatkan santunan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Jayanti Kecamatan Jayanti Kabupaten Tanggerang Banten, acara tersebut digelar di halaman kediaman kepala desa (Kades) Jayanti Misri Rahayu Kampung Waru doyong Desa Jayanti. Jumat, 13/03/26.


Acara santunan anak-anak yatim-piatu dihadiri Camat Jayanti Yandri Permana, Damramil, anggota beserta jajaran Polsek Cisoka, rokoh agama, tokoh pemuda, ratusan warga Desa Jayanti, dan tamu undangan.


Kades Jayanti Misri Rahayu dalam sambutannya jika dirinya merasa senang dan bahagia bisa berkumpul bersama warga dan tamu undangan di acaranya.


" Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Jayanti, perangkat RT/RW SE Desa Jayanti dan tamu undangan yang sudah menyempatkan waktunya menghadiri acara santunan ini, semoga semuanya selalu diberikan kesehatan, keselamatan untuk kita semua nya, "  ujar kades Misri Rahayu.


Kades Jayanti menambahkan,"  saya bermimpi dan mempunyai harapan besar jika nanti adik-adik yatim piatu yang berada di sini memiliki prestasi mendapatkan beasiswa hingga kuliah geratis. Harapan saya regenerasi ini akan membawa Desa Jayanti lebih maju, Tetap semangat...kejar mimpimu .." Ucap Misri Rahayu.


" Selain ada dapur MBG, Pemdes Jayanti juga akan membuat dapur umum, menyediakan makanan geratis dan bergizi untuk anak-anak dan warga yang membutuhkan, anak-anak desa Jayanti harus sehat memiliki gizi cukup dan pintar, mohon doanya agar program pemerintah berjalan dengan lancar dan sukses.







H. Rebo Muhidin selalu suami kades Jayanti juga penasehat Desa Jayanti mensyukuri nikmat Allah SWT bisa berbagi kepada sesama dibulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini.


" Alhamdulillah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah / 2026 Masehi ini di puasa yang ke 23 hari, pemdes Jayanti bisa berbagi kepada 300 anak-anak yatim-piatu, dan kita dapat melihat secara langsung senyum manis ratusan adik-adik yatim, ayo..kita bersama-sama angkat derajatnya, agar mereka sukses di kemudian hari, " kata H. Rebo Muhidin.


Lanjut H. Rebo Muhidin, " Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa ramadlan ini, Amien...!" Tutupnya.

Red xbi//.*


Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil dalam menjelang bulan suci ramadhan.

By On Jumat, Maret 13, 2026





CILEGON – Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon  bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar baru keranggot Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok Bapokting di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia.

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, pasar baru keranggot kota cilegon, Jumat (13/03/2026) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bapokting aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di (Toko Della, pemilik penanggung jawab : Sdr. Della, di Pasar kelapa kota cilegon.


1. Nama Produsen/ Distributor/ Toko Besar/ Pedagang Pengececer/ Ritek Modern TOKO Della.

2. Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr. Della

3. Nomor HP -

4. Alamat jl. Pasar kelapa kota cilegon

5. Jenis Usaha ( Pedagang ecer ) 

6. Nomor Izin usaha  ( - ) 


1. Beras Medium

- Harga jual di lapangan Rp. 13.500/ Kg.

2. Bawang putih

- Harga jual di lapangan Rp.45.000,- 

3. Kedelai inpor

-Harga jual di lapangan Rp. 16.000,-


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.*

Pengurus Asosiasi Mahasiswa Cinangka Soroti Ketidakjelasan SPPT PBB di Desa Mekarsari

By On Kamis, Maret 12, 2026







Serang – Pengurus Asosiasi Mahasiswa Cinangka (AMC), Dansi Marwan, menyoroti belum adanya kejelasan terkait penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Mekarsari, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.. 


Sorotan tersebut muncul setelah adanya keluhan dari sejumlah masyarakat yang hingga saat ini belum menerima SPPT PBB mereka, meskipun sebelumnya telah melakukan pembayaran melalui petugas desa.

Salah satu warga Desa Mekarsari yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hingga saat ini SPPT PBB miliknya belum juga diterbitkan.


“Sudah lama sampai hari ini SPPT kami belum jadi. Padahal kami sudah membayar uang sebesar Rp250 ribu kepada petugas desa. Kami sangat mengharapkan kejelasan karena kami khawatir,” ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Pengurus AMC, Dansi Marwan, menegaskan bahwa persoalan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah desa maupun pihak terkait, karena berkaitan langsung dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang serta kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola administrasi pajak.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi pajak daerah harus dijaga agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


“Ini bukan hanya soal administrasi semata, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat serta potensi PAD Kabupaten Serang. Kami meminta pihak desa dan instansi terkait segera memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat mengenai keterlambatan penerbitan SPPT PBB ini,” tegas Dansi.


Asosiasi Mahasiswa Cinangka juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk segera melakukan klarifikasi serta memastikan hak-hak masyarakat dalam memperoleh dokumen perpajakan dapat terpenuhi dengan baik.

Selain itu, pihaknya berharap Kecamatan Cinangka dapat melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proses administrasi pajak di tingkat desa agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan dugaan maupun polemik di tengah masyarakat.


Dansi Marwan juga menegaskan bahwa apabila dalam beberapa minggu ke depan tidak ada perhatian atau langkah konkret dari pihak terkait, maka AMC akan mengambil langkah tegas sebagai bentuk representasi aspirasi masyarakat.


“Kami meminta pihak Kecamatan Cinangka untuk turun langsung melakukan audit terhadap Desa Mekarsari. Jika dalam beberapa minggu ke depan tidak ada atensi dan kejelasan, maka Asosiasi Mahasiswa Cinangka (AMC) siap mengambil langkah aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kontrol sosial dari masyarakat,” pungkasnya.


Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan persoalan SPPT PBB di Desa Mekarsari dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat mendapatkan kepastian serta pelayanan administrasi yang transparan dan akuntabel.

 *Kakanwil BPN Banten Saksikan Penyerahan Sertipikat PTSL Secara Door to Door di Kabupaten Serang*

By On Kamis, Maret 12, 2026





Serang – xbintangindo.com

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menyaksikan secara langsung penyerahan sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026 yang diserahkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza, kepada masyarakat secara simbolis melalui metode door to door di Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kamis (12/3/2026).


Pada kesempatan tersebut, sebanyak delapan sertipikat diserahkan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Penyerahan ini merupakan bagian dari distribusi bertahap sertipikat PTSL yang telah selesai diproses oleh Satuan Tugas PTSL Kantor Pertanahan Kabupaten Serang.


Pada tahun 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Serang menargetkan penerbitan 9.000 bidang sertipikat melalui program PTSL. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 bidang sertipikat telah diserahkan secara bertahap kepada masyarakat di Desa Labuan.


Program PTSL merupakan salah satu program strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan ketersediaan anggaran. Program ini bertujuan untuk mempercepat pendaftaran tanah di seluruh Indonesia guna memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza, menegaskan bahwa program PTSL merupakan program pemerintah yang tidak dipungut biaya, kecuali biaya persiapan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“PTSL itu gratis. Namun apabila terdapat oknum yang memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku, silakan segera laporkan kepada kami,” tegas Elfidian.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa program PTSL merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat melalui layanan pertanahan yang dibiayai oleh negara.


“Penyerahan sertipikat seperti ini harus menjadi kebiasaan. Kita semua memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat untuk memastikan program pemerintah tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi benar-benar sampai ke tangan masyarakat, bahkan sampai ke depan pintu rumah mereka,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Harison juga mempraktikkan secara langsung cara mengecek keaslian sertipikat elektronik menggunakan perangkat telepon genggam melalui aplikasi Sentuh Tanahku.


Dibelakang sertipikat ada barcode, silahkan download aplikasi Sentuh Tanahku. Jadi, kalaupun misalnya kena air atau rusak bisa di-upgrade, no problem. Ini bisa diganti kapanpun, jelasnya. 


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat program PTSL serta pentingnya menjaga dokumen pertanahan sebagai bukti sah kepemilikan tanah.(Oman ncek)

Jaenudin Pelaku Penganiayaan Pengantar Gas  Akhirnya Diringkus Oleh Unit Reskrim Polsek Pamarayan Setelah Buron Dua Minggu.

By On Kamis, Maret 12, 2026







Kab, Serang xbintangindo.com

Aris Munandar, 34 tahun, warga Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, nyaris kehilangan nyawa setelah dianiaya menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram. Korban ambruk bersimbah darah setelah kepalanya dipukul berulang kali oleh pelaku.

 


Beruntung korban berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit. Sementara pelaku bernama Jaenudin sempat melarikan diri usai melakukan aksi penganiayaan tersebut.

 


Setelah buron selama sekitar dua minggu, Jaenudin akhirnya berhasil diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Pamarayan di tempat persembunyiannya di Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Rabu 11 Maret 2026.



Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi menjelaskan, peristiwa penganiayaan berat tersebut terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 16.40 WIB di rumah pelaku di Kampung Pakusaji, Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

 


“Korban saat itu datang untuk mengantarkan 20 tabung gas LPG pesanan pelaku ke rumahnya,” kata AKP Yusuf Ependi didampingi Kanit Reskrim Iptu Arpah, Kamis 12 Maret 2026.

 


Namun setelah tabung gas diantar, pelaku tidak segera melakukan pembayaran atas pesanan tersebut yang totalnya mencapai Rp400 ribu.

“Karena pelaku belum membayar, korban kemudian menunggu di teras rumah pelaku sambil menunggu pembayaran,” jelas Kapolsek.

 


Saat korban sedang duduk menunggu pembayaran, pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung melakukan penganiayaan. “Pelaku memukul korban dari belakang menggunakan tabung gas LPG sebanyak sekitar 10 kali hingga korban terjatuh,” ungkap Yusuf Ependi.


Meski sempat berusaha bangkit, korban kembali dipukul oleh pelaku hingga kembali terjatuh. Aksi brutal tersebut bahkan terus dilakukan saat korban sudah tidak berdaya.

 


“Setelah korban jatuh, pelaku menutup kepala korban menggunakan karung lalu kembali memukul menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram warna hijau,” ujar Kapolsek.

 


Usai melakukan penganiayaan, pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan korban yang mengalami luka serius di bagian kepala. “Setelah kejadian itu pelaku kabur dan bersembunyi di wilayah Kabupaten Pandeglang,” kata Yusuf Ependi.

 


Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di Kecamatan Panimbang. “Motif penganiayaan masih kami dalami, namun sementara diduga karena pelaku kesal kepada korban,” tutup Kapolsek.

Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung-2026 Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1447 H*

By On Kamis, Maret 12, 2026




Tangerang — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Maung-2026” dan Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka pengamanan pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.


Apel gelar pasukan tersebut berlangsung di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indera Waspada. Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait lainnya sebagai wujud kesiapan bersama dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.


Melalui kegiatan ini, seluruh unsur pengamanan menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang serta selama perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kehadiran jajaran Rutan Kelas I Tangerang menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pengamanan terpadu yang dilaksanakan secara serentak.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Rutan Kelas I Tangerang dalam mendukung stabilitas keamanan serta kesiapan pelayanan publik selama momentum Hari Raya Idul Fitri.


“Melalui kegiatan apel ini, kami memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh unsur pengamanan dalam rangka memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri. Kami juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan agar tetap kondusif,” ujar Irhamuddin.


Melalui partisipasi dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung-2026 ini, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan dukungannya terhadap upaya pengamanan nasional selama periode Lebaran. Diharapkan, dengan adanya koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak, pelaksanaan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Red xbi//.*

Adu Banteng, Lakalantas didepan Masjid Agung Perum Podomoro Tenjo Bogor Jabar 3 Wanita Tewas dilokasi Kejadian

By On Rabu, Maret 11, 2026

Kab. Bogor, xbintangindo.com --

 Kecelakaan Lalu lintas (Lakalantas) adu Banteng di depan masjid agung perumahan Podomoro Tenjo Bogor Jawa Barat menewaskan 3 Wanita di lokasi kejadian. Rabu, 11/03/26.








Menurut saksi mata mengatakan," depan perumahan Podomoro Tenjo Bogor memang setiap sore ramai apa lagi ini bulan puasa, lebih ramai lagi orang - orang ngabuburit di lokasi tersebut, sebelum kejadian saya melihat banyak anak-anak muda yang membawa motornya kebut-kebutan, tak berapa lama saya mendengar suara keras seperti benturan gak jauh saya duduk, seketika itu orang-orang berteriak ada tabrakan... tabrakan orangnya pada tergeletak, spontan saya dan teman-teman mendatangi lokasi kejadian." Ujar Dod.










"Sampai di lokasi kejadian saya melihat 3 Wanita muda sudah tergeletak ketika diperiksa orang yang ngerti ternyata sudah meninggal dunia, entah orang mananya saya tidak mengetahuinya, motornya hancur dua dua nya, " lanjut Dod.


Begitu juga dikatakan saksi mata lainnya," ya itu adu Banteng/adu kebo sama-sama kenceng bawa motornya, belum diketahui alamat korbannya, pengendara motor semuanya wanita dan 3 Wanita Tewas dilokasi Kejadian. Sekarang korban tewas sudah dibawa ke rumah sakit ditangani oleh pihak kepolisian." Ujar ganda.


Sampai berita ini disiarkan pihak kepolisian belum dapat dikonfirmasi wartawan.

Red xbi//.*


Perbaikan Tambal Sulam Jalan Nasional diwilayah Tambak, Gorda Cikande Asal-asalan dan Mubazir Anggaran Negara

By On Rabu, Maret 11, 2026











Banten, xbintangindo.com --

Banyaknya jalan yang rusak dan berlobang diwilayah Serang Timur (Tambak, gorda sampai Cikande) sudah banyak pengguna jalan yang mengalami lakalantas gegara terjerembab di jalan rusak dan lobang, hal tersebut pemerintah provinsi Banten dan satuan kerja memperbaiki dengan sistem tambal sulam. Rabu, 11/03/26.


Menurut Ade Putra Jayadi aktivis buruh SPSI 73 kabupaten Serang Banten angkat bicara," Saya melihat perbaikan jalan Nasional yang rusak dan berlobang diwilayah Tambak Gorda Cikande dengan sistem tambal sulam dengan hotmix tersebut menurut saya pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan dan mubazir hanya menghamburkan uang negara saja, " ujar Ketua SPSI 73 kabupaten Serang.






pasalnya menurut Ade," Jalan yang rusak dan berlobang tersebut tidak di digali sampai ketemu dasar keras (Pecing - Red) dengan maksimal, kondisi tersebut bagaimana fisik akan kuat, ini hanya digali minim asal saja lalu diberikan aspal panas (Hotmix) kena hujan juga udah hilang lagi hotmixnya ya... pasti berlobang lagi, pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan dan mubazir uang negara, cobalah dikerjakan dengan maksimal agar hasilnya bisa awet dan tahan lama." Tutur Ade.


Ade menambahkan jika anggota di SPSI 73 kabupaten Serang banyak yang mengeluh terkait jalan rusak dan berlobang diwilayah Serang Timur, karena sangat membahayakan mereka ketika berangkat kerja dan pulang kerja. Mereka betul-betul harus extra hati-hati jika melintas jalan yang rusak dan berlobang tersebut. 


"Saya berharap pemerintah provinsi Banten lebih maksimalkan lagi dalam pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan negara di perbaikan jalan Nasional ini, tambal sulam nya yang benar, masyarakat butuh hasil kerja pembangunan yang awet dan tahan lama, jangan ini mah hasil fisik tambal sulam nya baru kehujanan sekali saja Hotmix sudah buyar, kondisi jalan rusak dan berlobang lagi, kasihan karyawan di kabupaten Serang Timur ini, harus selalu berkeluh kesah terus tentang jalan rusak dan berlobang tersebut." Tegas Ade.


Saat dikonfirmasi wartawan pelaksana proyek perbaikan Tambal Sulam Jalan Nasional diwilayah Tambak Gorda Cikande diam tak mau menjawab pertanyaan wartawan.

Red xbi//.*


Wali Murid Mengeluh, SPPG Citeras Lebak Kirim Menu Makanan ke Penerima Telur Busuk, Buah-buahan Peot dan Singkong Rebus

By On Rabu, Maret 11, 2026



Lebak, xbintangindo.com --

Diduga program presiden Prabowo Subianto agar anak-anak Indonesia di berikan makanan yang bergizi, nyatanya program tersebut dikhianati para oknum SPPG di Citeras kabupaten Lebak Banten, pasalnya makanan yang dikirim ke penerima (anak-anak sekolah) makanan yang tidak layak dikonsumsi. 11/03/26.





Makanan yang dikirim ke penerima anak-anak sekolah menurut wali Murid SDN 2 Citeras yaitu telur rebus yang sudah busuk, buah-buahan sudah peot dan singkong rebus.


" pak maaf tolong sampaikan yabg ngirim MBG /pemilik yayasan  MBG kemaren untuk telor nya bau busuk dan kedepan nya lebih selektif lagi dalam penyajian menu gizi nya.karena kalo kita perhatiin akhir-akhir ini tidak sesuai yang d anjur kan pemerintah sebagai mana mesti nya. Agar anak-anak kita sehat... bagaimana mau sehat kalau anak-anak kita diberikan telor bau busuk begini." Ujar DN Salah satu wali Murid.


Begitu juga dikatakan wali murid lainnya," Bener pak telor yang dikasih ke anak saya juga bau busuk, " celoteh wali murid lainnya.


" Iya maaf pak Banyak yang gak ke makan sama anak-anak juga, buah nya juga jeruk pisang aja pada peot-peot, ini mah bukan bergizi tapi beracun." Ujar Wali murid lagi.


" Waktu hari senin, singkong rebus segala dimasukiin, bagaimana mau sehat anak indonesia, " kata Wali murid lainnya.


Adanya kejadian seperti ini seharusnya pihak badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke lapangan cek dan ricek ke penerima makanan yang dikirim dari SPPG nya, jika itu benar adanya, saya berharap agar BGN menindak tegas pengelola yang ada di Citeras kabupaten Lebak, jangan dibiarkan, kita harus mensukseskan program presiden Prabowo anak-anak Indonesia harus sehat, makanan yang diberikan kepada anak-anak Indonesia harus segar-segar. Kata Pentolan LSM Bintang Indonesia Panji Abdillah SE 

Red xbi//.*

PT. DGW diduga Penyebab Timbulnya Bau Busuk Mirip Bangkai Tikus.

By On Rabu, Maret 11, 2026






Serang- xbintangindo.com --
berdasarkan keterangan yang di dapat, terakhir pada hari minggu 1/3/2026 tentang bau busuk mirip bangkai tikus," warga Kampung Palamakan Desa pringulung kini mulai geram bahkan katanya  lama-lama bisa berontak lakukan aksi demo besar-besaran.








Pasalnya," semenjak ada pabrik PT DGW (Delta Giri Wacana) yang berlokasi tak jauh dari permukiman warga, bau busuk muncul di keseharian waga, membuat resah dan tidak nyaman ketika waktu malam dan turun hujan, bau sangat menyengat," menurut warga.



Mirip bau bangkai tikus pak, makan jadi kurang enak, tiap bau itu datang dari arah angin di sanah, kami gak kuat lama-lama di luar rumah, kalau di dalam rumah pintu di tutup baru lah bau itu bisa berkurang, bahkan kemarin2 sebelum pulan puasa ini, banyak warga yang sakit, batuk pilek dan sesak napas," mungkin ya," itu karna di akibatkan oleh bau dari pabrik itu, jelasnya warga.



Lanjut warga," kalau bisa perusahaan itu bagaimana agar tidak menimbulkan bau di masyarakat, sementara kami di buat tidak nyaman begini, tolong perusahaan harus melihat bagaimana keluhan kami ini, jangan hanya karna telah memberikan uang konpensasi ke masjid dan mushola, sudah merasa cukup, tambahnya warga saat bercerita kepada wartawan.



Sebelumnya dampak lingkungan yang diduga akibat dari pabrik DGW ini, sudah di informasikan melalui berita, namun diduga belum mendapat perhatian dari pihak terkait, sehingga sekitar satu tahun hingga saat ini, perusahaan masih santai-santai saja, dan diduga pihak berwenang kurang respon dan peduli terhadap informasi berita tentang warga masyarakat yang harus menahan bau busuk di setiap hari,"menurut warga," silahkan datang pada malam tiba, apalagi kalau ada turun hujan silahkan buktikan dan rasakan bau mirif bangkai ini, ujar warga.



Disisi lain keterangan warga di bantah oleh pihak keamanan (Sekurity) saat awak media datang ke pabrik, menurutnya memang pabrik ini menimbulkan bau tapi warga aman-aman saja.



Harapan warga" pihak terkait tidak diam ketika ada keluhan dari masyarakat, kami berharap turun tangan jangan sampai ada perusahaan yang membuat pencemaran lingkungan hingga berdampak terhadap kesehatan manusia, pungkas warga.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *