Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
PT. NETCOM Pasang Tiang internet diwilayah Desa Singamerta Ciruas Serang diduga Tak Kantongi izin Resmi

By On Sabtu, Juli 25, 2026










Foto : Beberapa tiang internet yang sudah terpasang di wilayah desa Singamerta oleh provider PT. Netcom.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Maraknya pengusaha jaringan internet (wifi) yang belum mengantongi izin usaha yang resmi dari Dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) daerah maupun pusat terus melenggang santai dalam menjalankan usahanya. Pasalnya usaha jaringan internet keuntungannya sangat menggiurkan dan mereka para pengusaha merasa nyaman dan tenang menjalankan aktivitas nya, karena selama ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah daerah atau pun pemerintah pusat Jumat 24 juli 2026.


Menurut Aktivis kabupaten Serang Abdul Hafidz SH, jelas pemilik usaha provider jaringan internet yang dikenal saat ini (wifi) usaha tersebut pengusaha nya harus mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah atau pun pemerintah pusat melalui Diskominfo kabupaten/kota lalu provinsi sampai ke kementerian Kominfo. Jika mereka tidak mengantongi izin resmi tersebut berarti mereka usahanya tidak membayar pajak ke daerah maupun ke negara, hal tersebut usahanya dapat dikategorikan usaha ilegal karena dan merugikan negara. " Ujar Abdul Hafidz SH yang juga seorang pengacara muda berani.







Lanjut Hafidz, " Saya sarankan jika masyarakat melihat, menemukan kegiatan beberapa orang sedang melakukan aktifitas memasang tiang internet atau memasang kabel jaringan internet jangan takut tanyakan kegiatannya dan perizinan nya yang sudah dibuatnya, jika kegiatan tersebut mereka tidak mengantongi izin resmi lebih baik dihentikan sementara laporkan ke pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan terdekat agar ditindak tegas. " Kata Hafidz.


" Kalau tidak ada izin, jelas pengusaha jaringan internet wifi tersebut ilegal berarti tidak membayar pajak, tidak memberikan kontribusi kepada negara." Tuturnya.


Perlu diketahui PT. NETCOM saat ini sedang melakukan aktifitas memasang tiang internet yang konon katanya sebanyak 80 tiang diwilayah Desa Singamerta kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten.


Saat dikonfirmasi pengawas lapangan mengakui sudah ada izin dari Kepala desa setempat yaitu Desa Singamerta.

Red xbi//.*

"Ricuh" Laga Semi Final Maung Cup 3 Curug Sari Jawilan Pemain dan Penonton Saling Adu Jotos

By On Jumat, Juli 24, 2026

 







Foto : Kondisi di tengah lapangan sepak bola saat "Ricuh" di Laga Semi Final Maung Cup 3 Curug Sari Jawilan Pemain dan Penonton terlihat "Saling Adu Jotos"

SERANG – xbintangindo.com --

Pertandingan saat laga masuk tahap semi final di turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) "Maung Cup 3" yang digelar di lapangan Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang Banten berakhir dengan kericuhan hebat. Laga Semi puncak yang semula diharapkan menjadi pesta olahraga bagi warga justru berubah menjadi arena baku hantam yang melibatkan para pemain dan penonton saling adu jotos. Jumat. 24 juli 2026.






Ketegangan mulai memuncak di menit pertengahan jalannya pertandingan semi final yang berlangsung dengan tensi tinggi demi memperebutkan trofi "Maung Cup 3".


Menurut Ahmad salah satu warga Kecamatan Jawilan saat itu menonton pertandingan semi final di turnamen sepak bola Maung Cup 3 menjelaskan, " Pemain dan penonton Diduga akibat provokasi dan ketidakpuasan terhadap keputusan hasil di lapangan rumput hijau, perselisihan antar pemain dengan cepat menyulut emosi massa. Ujarnya.


" Situasi menjadi tidak terkendali ketika sejumlah penonton nekat menerobos masuk ke dalam lapangan, hingga aksi saling pukul dan adu jotos massa tidak terhindarkan tampak terlihat Aparat keamanan desa setempat dibantu panitia penyelenggara sempat kewalahan meredam amukan kedua belah pihak yang telanjur emosi. 


Akhirnya Kericuhan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pencinta sepak bola lokal, mengingat ajang Maung Cup 3 yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat silaturahmi justru dinodai oleh aksi anarkis.Hingga rilis ini dikeluarkan, pihak panitia penyelenggara bersama tokoh masyarakat dan aparat kepolisian setempat terlihat tengah melakukan mediasi antara pihak-pihak yang bertikai, mudah-mudahan semua nya dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat bersama." Kata warga.


" Agak kecewa saja pak, lagi asyik-asyiknya nonton bola ehh.. malah rusuh, jadi kecewa nonton nya, kami nonton pertandingan sepak bola Maung Cup 3 ini gak geratis loh ...kami bayar...kami ingin nonton sepak bola di Maung Cup 3 ingin asyik dan menyenangkan, jadinya nonton orang "norak". Tutur warga lainnya.


 Kondisi terlihat pihak keamanan dan panitia pelaksana sedang melakukan Langkah tegas diambil guna meredam ketegangan susulan serta mengidentifikasi dalang utama di balik kericuhan yang mencoreng turnamen Maung Cup 3 di Kecamatan Jawilan tersebut.Sampai berita ini ditayangkan, awak media sudah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak panitia penyelenggara terkait kronologi detail dan sanksi lanjutan melalui pesan WhatsApp, namun belum mendapatkan jawaban.

Red xbi//.*

BPBD Kabupaten Serang Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Carenang

By On Jumat, Juli 24, 2026





Kab, Serang xbintangindo.com --

Dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Ragas Masigit RT 29/02, Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Kegiatan bakti sosial tersebut berupa penyaluran 1 unit mobil tangki berkapasitas 6.000 liter air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat kekeringan. Kegiatan ini berada di bawah penanggung jawab Camat Carenang.


Penyaluran air bersih dihadiri oleh unsur BPBD Kabupaten Serang, Camat Carenang, Kapolsek Carenang, Danramil Carenang, Sekretaris Kecamatan Carenang, Kanit Samapta Polsek Carenang, perangkat Desa Ragas Masigit, serta masyarakat setempat.


Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama unsur Forkopimcam terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Air bersih menjadi kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban warga selama musim kemarau berlangsung.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung setiap kegiatan kemanusiaan, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


"Kami akan terus hadir bersama pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Sinergi seperti ini diharapkan mampu membantu warga yang terdampak kekeringan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, proses penyaluran air bersih berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Polres Serang mengimbau masyarakat agar tetap bijak menggunakan air bersih selama musim kemarau serta segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait apabila mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan air bersih.

Pasca Kebakaran, Polsek Cikande dan Kecamatan Cikande Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Raya Serang–Tangerang

By On Jumat, Juli 24, 2026




Kab, Serang xbintangindo.com

Mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan serta menjaga kebersihan lingkungan, personel Polsek Cikande Polres Serang bersama unsur Pemerintah Kecamatan Cikande bergerak cepat mengangkut sisa-sisa tumpukan sampah yang terbakar di pinggir Jalan Raya Serang–Tangerang, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Jumat (24/7/2026).


Aksi gotong royong pembersihan sampah liar tersebut dilakukan tak lama setelah tim gabungan Polsek Cikande dan Damkar Kawasan Industri Modern berhasil memadamkan serta melakukan pendinginan di lokasi kejadian.


Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, menegaskan bahwa penanganan tidak berhenti pada proses pemadaman saja, tetapi dilanjutkan dengan pembersihan total agar lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Setelah api dipadamkan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Cikande untuk mengangkut sisa sampah yang terbakar maupun sampah yang masih menumpuk di lokasi. Langkah ini penting agar area pinggir jalan raya ini bersih, indah, dan tidak memicu kebakaran berulang yang dapat membahayakan pengguna jalan," ujar Kompol Rudika.


Kapolsek menambahkan, penanganan sampah liar di sepanjang jalan utama memerlukan komitmen dan kerja sama semua pihak, termasuk kesadaran dari masyarakat itu sendiri.


"Kami mengimbau keras kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan di bahu jalan, apalagi membakarnya. Selain mengganggu estetika dan merusak lingkungan, potensi bahaya kebakaran di jalur padat lalu lintas seperti ini sangat tinggi. Mari kita jaga bersama keamanan dan kebersihan wilayah Cikande," pungkasnya.


Proses pengangkutan sampah berjalan lancar dengan menyisir seluruh sisa material di lokasi. Saat ini, jalur Jalan Raya Serang–Tangerang di wilayah Desa Parigi telah bersih dan arus lalu lintas kembali normal aman terkendali.

Warga dan Pengguna jalan Cendelekan-Pasir Gintung Jayanti Keluhkan Banyaknya Batas Kejut/ Polisi Tidur disepanjang Jalan

By On Jumat, Juli 24, 2026

 



Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Ada-ada saja kelakuan beberapa warga Desa Pasir Gintung kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten yang sengaja jalan umum dan tergolong jalan utama tersebut Cendelekan-Pasir Gintung pondok pesantren Daarul Qolam banyak di pasang batas kejut / polisi tidur/ pembatas tanggul yang dibuat dengan material pasir dan semen dengan cembungan lumayan tinggi -tinggi serta jarak dekat -dekat dari batas kejut ke batas kejut didepannya. Jumat 24 juli 2026. 






Zane warga Kampung Cendelekan Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten mengeluhkan keberadaan batas kejut yang di buat oleh beberapa warga Desa Pasir Gintung.


" Hari ini banyak banget polisi tidur sepanjang jalan Cebdelekan-Pasir Gintung Jayanti, waduh gak bahaya Tah ini, polisi tidur nya gede-gede jaraknya dekat-dekat lagi, gak bahaya Tah ini, bagaimana kalau bawa orang mau melahirkan atau orang sakit. Menurut saya terlalu banyak ini bikin polisi tidur nya. " Ujar Zane.


Hal senada juga dikatakan Udin pengguna jalan Cebdelekan-Pasir Gintung, " Edan ini yang bikin polisi tidur, udah gede-gede jaraknya dekat-dekat lagi,:nyesek ke dada KLO dilewati,   waduh bikin polisi tidur kok bikin sakit dada aja, nyakitin orang lain ini mah . Bener seh biar kendaraan pelan-pelan kalau melintas jalan tersebut, tapi dada dan punggung pengendara motor sakit gegara polisi tidur nya gede-gede jaraknya dekat-dekat. 


Kalau bisa mah bikin polisi tidur nya kecil-kecil tapi banyak, gak apa-apa, lagian itu kan jalan utama, tidak boleh dalam aturannya di buat batas kejut atau polisi tidur, kalau pun mau satu atau dua saja cukup, yang dibuat sekarang terlalu berlebihan." Tutup Udin.

Red xbi//.*

RESPON CEPAT, KAPOLSEK CIKANDE TURUN LANGSUNG PADAMKAN KEBAKARAN SAMPAH DI JALAN RAYA SERANG-TANGERANG

By On Jumat, Juli 24, 2026





SERANG – Aksi tanggap ditunjukkan oleh Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri pada Jumat pagi (24/7/2026). Saat sedang melintas di Jalan Raya Serang–Tangerang, tepatnya di wilayah Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kompol Rudika melihat tumpukan sampah di pinggir jalan utama sudah dalam kondisi terbakar dan mengeluarkan kobaran api.


Melihat potensi bahaya tersebut, Kompol Rudika Harto Kanajiri bergerak cepat dengan segera menghubungi anggotanya untuk merapat ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman awal. Langkah sigap ini diambil guna mencegah api merambat lebih luas serta mengantisipasi asap pekat yang dapat mengganggu jarak pandang para pengguna jalan.


"Saat melintas di lokasi pagi ini, saya melihat tumpukan sampah liar di pinggir jalan sudah terbakar cukup besar. Karena lokasinya di jalur utama yang padat kendaraan, saya langsung menghubungi personel siga Polsek Cikande untuk segera meluncur dan melakukan pemadaman awal agar tidak meluas," ujar Kompol Rudika.


Guna memastikan sumber api benar-benar padam total dan tidak menyisakan bara, pihak Polsek Cikande juga berkoordinasi dengan mendatangkan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kawasan Industri Modern Cikande untuk melakukan pendinginan (cooling down).


Berkat respon cepat dan tindakan sigap di lapangan, api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu singkat. Kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun gangguan arus lalu lintas di Jalan Raya Serang–Tangerang.


Melalui kejadian ini, Polsek Cikande kembali mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan raya, karena sangat berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar dan membahayakan keselamatan lalu lintas.

DPK KNPI Cilograng Sentil Iklim Investasi: Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban, Negara Dirugikan

By On Jumat, Juli 24, 2026


LEBAK – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cilograng menyoroti pentingnya terciptanya iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkeadilan di wilayah Kabupaten Lebak, khususnya Kecamatan Cilograng.


DPK KNPI menegaskan, investasi memang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Namun, investasi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan hak-hak masyarakat, merusak lingkungan, maupun menghindari kewajiban terhadap negara.


“Investasi kami dukung. Tetapi harus sehat, legal, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat dirugikan, sementara negara juga kehilangan potensi pendapatan,” tegas DPK KNPI Kecamatan Cilograng.


Menurut DPK KNPI, pemerintah dan instansi terkait perlu memperkuat pengawasan terhadap setiap aktivitas usaha dan investasi yang beroperasi di wilayah tersebut. Legalitas perusahaan, perizinan, kewajiban pajak, penggunaan lahan, hingga tanggung jawab sosial dan lingkungan harus menjadi perhatian serius.


Jangan sampai slogan investasi dan pembangunan justru menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan sepihak.


DPK KNPI juga menilai masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang jelas terkait aktivitas investasi yang berdampak langsung terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan mereka.


“Transparansi menjadi kunci. Masyarakat tidak boleh hanya diminta menerima dampak, tetapi tidak pernah mendapatkan informasi yang jelas mengenai aktivitas usaha yang berlangsung di wilayahnya,” ujarnya.


DPK KNPI Kecamatan Cilograng mengingatkan seluruh pihak agar tidak menganggap remeh suara masyarakat. Setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan secara terbuka, objektif, dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku.


Pemuda, kata DPK KNPI, tidak berada pada posisi anti-investasi. Namun, pemuda akan tetap kritis apabila terdapat aktivitas usaha yang diduga berpotensi merugikan masyarakat, merusak lingkungan, atau mengurangi hak negara.


“Investasi harus membawa kesejahteraan, bukan meninggalkan persoalan. Masyarakat harus mendapatkan manfaat, lingkungan harus dijaga, dan negara tidak boleh dirugikan,” tegasnya.


DPK KNPI Kecamatan Cilograng menyatakan akan terus mengawal dinamika investasi dan pembangunan di wilayahnya. Sikap kritis tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kegiatan investasi berjalan sesuai hukum, menjunjung transparansi, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.


DPK KNPI Cilograng menegaskan: investasi boleh berkembang, tetapi jangan sampai masyarakat dikorbankan dan negara dirugikan.

CV Solih Safaat Jaya Tegaskan Rekam Jejak Profesional dan Komitmen terhadap Pelayanan

By On Jumat, Juli 24, 2026





Bogor – Menanggapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat, manajemen CV Solih Safaat Jaya menyampaikan bahwa perusahaan selama ini berkomitmen menjalankan kegiatan usaha secara profesional, mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta menjaga hubungan kerja yang baik dengan seluruh karyawan dan mitra kerja.


Menurut manajemen, CV Solih Safaat Jaya telah memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam memberikan layanan tenaga kerja dan jasa kebersihan di berbagai instansi dan perusahaan. Selama menjalankan kegiatan operasional, perusahaan mengaku telah dipercaya menangani pekerjaan pada sejumlah mitra, termasuk di lingkungan Universitas Pertahanan (UNHAN) Kementerian Pertahanan, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta berbagai instansi dan perusahaan lainnya.


Manajemen menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh para mitra tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan, kedisiplinan, profesionalisme, dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak.


Perusahaan juga menyatakan bahwa selama menjalankan kerja sama dengan berbagai mitra, setiap kendala operasional yang muncul selalu diselesaikan melalui mekanisme komunikasi dan evaluasi sesuai prosedur, sehingga hubungan kerja sama dapat berjalan dengan baik.


CV Solih Safaat Jaya menegaskan akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan, dan tata kelola perusahaan agar tetap menjadi mitra yang profesional, terpercaya, dan memberikan manfaat bagi seluruh pelanggan, mitra kerja, serta karyawan.


Manajemen berharap masyarakat memperoleh informasi yang berimbang dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Perusahaan juga menghormati proses klarifikasi maupun pemeriksaan oleh pihak yang berwenang apabila diperlukan, serta siap memberikan penjelasan dan dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Kelompok Akui di Minta Dan Menyetorkan  Uang  Proyek Irigasi Rp. 97 Juta Ke Pihak Pertanian BPP Kec.Cihara Lebak

By On Jumat, Juli 24, 2026





Lebak, Banten, xbintangindo.com +-

Aroma dugaan praktik Konfirasi dan kolusi, pengondisian dana kembali menyeruak dari pelaksanaan proyek pembangunan irigasi perpipaan di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. Program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp. 97 juta itu kini menjadi sorotan setelah muncul pengakuan dari ketua kelompok pelaksana mengenai adanya penyerahan uang kepada pihak yang disebut berkaitan dengan kegiatan tersebut. (22/07/2026)






Awak media sebelumnya menerima sejumlah informasi dari berbagai sumber yang menyebutkan adanya persoalan dalam pelaksanaan program pertanian di wilayah binaan Koordinator Penyuluh (Korwil) Kecamatan Cihara.


Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, awak media mendatangi Kantor Pertanian Kecamatan Cihara dan meminta konfirmasi kepada Korwil yang diketahui bernama Ira.


Namun, saat dimintai keterangan, Ira tidak memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia justru mengarahkan awak media untuk mencari informasi langsung di lapangan.


"Silakan langsung ke kelompok. Di sini hanya tempat informasi," ujar Ira.


Berbekal arahan tersebut, awak media mendatangi lokasi pekerjaan irigasi perpipaan di Desa Citeupuseun, Kecamatan Cihara. 


Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan itu dilaksanakan oleh UPKK Sukatani dengan anggaran sebesar Rp97.000.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.


Di lokasi, Ketua Kelompok UPKK Sukatani, Sarmali, menyampaikan pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia mengaku pernah menyerahkan uang sebesar Rp6 juta ketika kegiatan mulai berjalan. 


Selain itu, sebelum pekerjaan dimulai, ia juga mengaku menyerahkan uang sebesar Rp3 juta kepada Andri yang disebut sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21/07/2026.


Pengakuan tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Andri melalui sambungan telepon WhatsApp. Andri membantah menerima maupun melakukan pengondisian dana.


"Saya tidak ada melakukan pengondisian uang. Soal Korwil atau Bu Ira, saya tidak tahu," katanya, 22/07/2026.


Sementara, Ira Selaku Korwil Pertanian Kecamatan Cihara, Saya tidak merasa menerima 6juta itu. Silakan ke pplnya, Yang saya tau, 2,7 sampai 3juta itu untuk biaya RAB konsultan perencana, Tergantung jenis kegiatan. Ada tercantum jelas di RAB. Yang lainnya saya gak hapal, Silakan konfirmasi langsung ke poktannya.


Saya juga  sudah bilang gak ada kebijakan ke ppl, Klo benar mengambil kebijakan sendiri, tanggung jawab PPLnya, karena punya tupoksinya sama saya juga ppl hanya saja saya di beri tugas tambahan sebagai korluh, sehingga setiap ppl punya tanggung jawab masing-masing sesuai dengan wilayah binaannya, ungkap tambahnya. 


Perbedaan keterangan antara pengakuan Ketua Kelompok, PPL dan korluh mengenai tata kelola pelaksanaan program yang menggunakan uang negara, tentunya ini menjadi setoran yang  perlu pembuktian lebih lanjut melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.


Salain itu awak media masih berupaya memperoleh klarifikasi dari seluruh pihak terkait, termasuk instansi pelaksana program dan lembaga pengawas, di kabupaten Lebak provinsi Banten,  agar informasi yang disampaikan tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik.


Masyarakat berharap pelaksanaan program pembangunan pertanian benar-benar dijalankan secara transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi yang berpotensi merugikan masyarakat dan keuangan negara. Apabila dugaan tersebut terbukti, Aparat penegak hukum (APH)  diharapkan dilakukan tindakan secara tegas.

Marwan "//.

Ratusan Santri dan Pelajar di Garut Mengalami Mual dan Muntah-muntah diduga Setelah Menyantap MBG

By On Jumat, Juli 24, 2026






Garut Jawa Barat, xbintangindo.com --

Lebih dari 100 pelajar dan santri di Kecamatan Cibatu, Garut mengalami gejala mual, muntah, dan diare massal pada akhir Juli 2026, setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi nasi putih, telur, tempe, sayur sup, and susu. 


Penyelidikan mendalam terkait insiden ini masih dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut dan Dinas Kesehatan setempat, mengingat kasus serupa juga pernah terjadi dan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) pada akhir tahun lalu

Untuk memantau perkembangan penanganan dan hasil uji laboratorium terkait peristiwa ini, 

Kejadian keracunan makanan bergizi geratis yang terjadi di kabupaten Garut Jawa Barat ini sedang diselidiki pihak kepolisian.

Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengadakan rapat adanya kejadian keracunan makanan bergizi geratis yang luar biasa ini.
Sumber detik.com.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *