Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Laka lantas didepan Subsektor Jayanti Motor vs Truk Selkon Seorang Mahasiswa Meninggal Dunia di TKP

By On Minggu, Januari 11, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com ---

Kecelakaan Lalu lintas di depan Subsektor Kecamatan Jayanti Polsek Cisoka Polresta Tangerang antara motor versus mobil truk muatan bata Selkon Seorang pengendara motor sebagai mahasiswa meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sabtu, 10/01/26. Pukul  02.20 wib.





Menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika dirinya melihat kejadian kecelakaan di jalan raya jakarta - merak depan kantor polisi subsektor Jayanti jelang subuh korban sudah tergeletak.


"Saat itu saya bersama teman hendak ke Cikande saya hentikan kendaraan motor saya karena melihat ada kecelakaan motor nabrak samping ban belakang mobil truk selkon, melihat ada 2 korban yang satu tergeletak sudah tidak bergerak sedangkan satunya berada di kolong mobil truk selkon, saya dan teman di bantu warga serta anggota polisi membantu korban yang berada di kolong mobil truk selkon, langsung warga membawanya ke klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama, sambil menghubungi pihak keluarga." Ujarnya.


Rafli Saat dikonfirmasi wartawan via by phone mengatakan, " iya sekitar pukul 02.20 wib ada kejadian Laka lantas didepan Subsektor Jayanti, saya bersama warga lainnya membantu evakuasi korban yang masih hidup berada di kolong mobil truk, kami bawa ke klinik terdekat untuk pertolongan pertama, informasi nya yang meninggal dunia di tempat pengendara motornya, polisi lalulintas dari Polresta Tangerang bersama pengurus mobil truk membawa korban meninggal dunia ke rumah sakit Tobat," ujar Rafli.


Rafli menambahkan " kedua kendaraan mobil truk dan motor kini sudah dibawa ke unit lalui lintas Polresta Tangerang, kalau pengurus pagi itu bilang ke saya siap bertanggung jawab untuk penangan korban." Kata Rafli.


Sampai berita ini disiarkan pihak pengurus dan kepolisian unit lalu lintas Polresta Tangerang belum dapat dikonfirmasi.


Lesmana Orang tua korban (Maulana);yang dibonceng motor meminta kepada pihak pengurus mobil truk selkon bertanggung jawab atas kejadian ini.


"Saya berharap kepada pengurus mobil truk selkon bertanggung jawab atas kejadian ini, anak saya saat itu dibonceng motor, teman anak saya orang tambak Kibin kabupaten serang meninggal dunia di tempat, sedangkan anak saya masuk ke kolong mobil truk, anak saya sudah mendapatkan penanganan pertama di klinik Jayanti mendapatkan beberapa jahitan di tubuhnya." Ujar Lesmana.


Lanjut Lesmana," saya sebagai orang tua korban atas Maulana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu anak saya dari kecelakaan yang mengerikan itu." Ucap Lesmana Orang tua korban.


Masih dengan Lesmana," saya berharap kepada pengurus mobil truk agar bertanggung jawab untuk pengobatan anak saya dan bertanggung jawab kepada keluarga korban yang meninggal dunia." Mohon Lesmana.

Red xbi//.*



Ketua dan Pengurus PERWAST Jenguk Heri Opung Aktivis Senior Serang Timur yang Sakit

By On Minggu, Januari 11, 2026





Keluarga besar PERWAST saat menjenguk Heri opung alias Heri copet.

Kab. Serang, xbintangindo.com ++

Ketua dan pengurus Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST) menjenguk aktivis senior Heri opung yang sedang pemulihan dari sakitnya. Sabtu 10 Januari 2026.







Heri opung yang dikenal pada tahun 2000 an dengan panggilan Heri copet sudah malang melintang di dunia jurnalistik dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Geram Banten Indonesia, usia Heri Opung sudah 69 tahun tampak  kini kondisinya sedang sakit.







Angga Apriya Siswanto SH dengan Heri opung 

Ketua PERWAST Mansar cavalera dan segenap pengurus mendoakan kesembuhan Heri Opung.


"Kami perwakilan dari PERWAST mengagendakan menjenguk aktivis senior Serang Timur Heri opung alias Heri Copet semoga segera sembuh dari sakitnya dan tetap semangat kalau sudah sehat kita bisa berkumpul lagi berkarya lagi untuk menerangi dunia."ujar Mansar cavalera.


Begitu pula dikatakan Pembina PERWAST Angga Apriya Siswanto SH. " Saya tau opung sejak puluhan tahun silam, orangnya semangat dalam berkarya , baik, loyalitasnya tinggi terhadap sesama, Alhamdulillah hari ini kelihatannya sakitnya opung sudah mulai pemulihan, semoga Heri opung segera di berikan kesembuhan." Doa Angga dan keluarga.








Foto : Bambang dengan Paseroan Sinaga

Hal senada juga dikatakan Bambang & Res pimpinan Redaksi media online Beritaharian86.com.


"Saya bersama rekan-rekan wartawan lainnya mendoakan untuk kesembuhan sahabat, saudara Heri opung semoga Allah SWT cepat memberikan kesembuhan untuk Heri opung." Ucap Bambang.


Keluarga besar Heri opung mengucapkan terima kasih kepada teman-teman orang tua saya (Heri opung) yang sudah menyempatkan waktunya untuk menjenguk Abah saya.


" Saya anak dari Heri opung mengucapkan terima kasih banyak untuk teman-teman Abah para wartawan Provinsi Banten yang sudah mau menyempatkan waktunya untuk menjenguk Abah saya dan mendoakan untuk kesembuhan Abah saya." Ucap putra Heri opung.

Red xbi//.*






 *AKBP Condro Sasongko Akhiri Tugas, PERWAST: Banyak Kenangan yang Tak Bisa Dilupakan*

By On Sabtu, Januari 10, 2026







Foto : AKBP Condro Sasongko naik ke mobil Aksi demo milik Serikat buruh, memberikan salam perpisahan kepada masyarakat kabupaten serang yang berkumpul di halaman kantor polres Serang.

SERANG - xbintangindo.com --

Banyak kenangan yang tak dapat dilupakan. Mungkin kalimat itu yang pantas diungkapkan untuk AKBP Condro Sasongko.


Pasalnya, eks Kapolres Serang, Banten, itu dikenal bukan hanya karena prestasinya dalam penegakan hukum, tetapi juga karena kepribadiannya yang kocak dan akrab dengan masyarakat.






AKBP Condro Sasongko 

Sosok Condro Sasongko juga dikenal karena ciri khasnya, kepala plontos, dan gaya kepemimpinan yang dekat dengan bawahannya.


Ia selalu mengajak masyarakat untuk berinteraksi tanpa membuka jarak, menjadikan dirinya figur pemimpin yang disukai banyak orang.


Ketua Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST), Mansar menilai bahwa gaya kepemimpinan Condro memiliki pola yang unik, bisa merangkul semua kalangan.


“Beliau bukan hanya Kapolres, tapi juga sahabat masyarakat. Beliau selalu memberi ruang untuk berdialog dan berkontribusi positif,” ujarnya.


Menurut Mansar, sosok Condro Sasongko dikenal tidak hanya sebagai pemimpin yang tegas dan profesional, tetapi juga sosok yang humoris dan dekat dengan seluruh elemen masyarakat.


“Ya, melalui pendekatan yang santai namun tetap berwibawa, beliau mampu membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat,” tuturnya.


Hal senada dikatakan Pembina PERWAST, Angga Apria Siswanto. Menurutnya, AKBP Condro Sasongko kerap turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan warga menyampaikan pesan kamtibmas melalui program Ngariung Iman Ngariung Iman.


“Dengan gaya komunikasi yang hangat dan humoris, beliau mampu mencairkan suasana, membuat masyarakat merasa lebih nyaman dalam menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi,” ujarnya.


*AKBP Condro Dimata Insan Pers*


Penasehat PERWAST, Yusa Qorni mengatakan, bahwa AKBP Condro merupakan sosok pemimpin yang mampu menterjemahkan kondisi terkini dan tanpa tedeng aling-aling membahasnya bersama rekan-rekan media.


“Ya, secara ilmu komunikasi, kemampuan beliau di atas rata-rata, apa yang dia sampaikan sangat mengena dan mudah kita pahami,” ujar Yusa.


Seperti diketahui, AKBP Condro kerap ngopi bareng, dan berdiskusi dengan awak media. Dia selalu hadir secara spontan, menyapa para jurnalis, duduk santai, dan menikmati kopi serta gorengan bersama.


Momen tersebut menjadi ajang diskusi ringan terkait isu-isu di wilayah hukum Polres Serang.


“Kita ngobrol santai aja. Kebetulan saya lewat sini, dan mampir di Polsek Cikande,” kata Condro kala itu di Mapolsek Cikande, Selasa, 02 Desember 2025.


Ia menilai, obrolan santai seperti ini bisa memunculkan ide-ide segar serta memperkuat komunikasi yang sehat antara Polri dan media.


AKBP Condro Sasongko kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabagbinkar) Biro SDM Polda Jawa Barat (Jabar).


Jabatan baru yang diemban AKBP Condro Sasongko tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781 B/XII/KEP/2025.


Kini, jabatan Kapolres Serang diisi oleh AKBP Andri Kurniawan.


“Kami berharap kepada Kapolres yang baru, AKBP Andri, minimal capaiannya sama. Namun kami tidak bisa memaksakan Kapolres yang baru untuk copy paste gayanya Condro, karena setiap pemimpin memiliki gayanya sendiri,” tutur Yusa.

*Diantar Lepas Ribuan Warga*

Kegiatan lepas sambut Kapolres Serang dari AKBP Condro Sasongko kepada AKBP Andri Kurniawan yang digelar di lapangan Mapolres Serang, pada Jumat, 09 Januari 2026, dihadiri ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat.


Warga dari kalangan Buruh, Tokoh Agama, Organisasi Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Komunitas Ojek Online, Kelompok Tani, hingga Ibu-ibu hadir memenuhi lapangan Mapolres Serang.


Kehadiran ribuan warga tersebut mencerminkan kedekatan emosional antara Kepolisian dan masyarakat selama kepemimpinan Condro Sasongko.


Momen paling menyentuh terjadi saat prosesi pelepasan. AKBP Condro Sasongko meninggalkan Mapolres Serang dengan berdiri di atas kendaraan komando yang biasa digunakan dalam aksi unjuk rasa.


Kendaraan tersebut secara khusus disiapkan oleh elemen buruh sebagai simbol penghormatan.


Lambaian tangan, sorak dukungan, dan suasana haru mengiringi kepergian Condro Sasongko.


Peristiwa itu menjadi gambaran kuatnya ikatan emosional antara Kepolisian dan masyarakat di Kabupaten Serang yang diharapkan terus terjaga di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru.


AKBP Condro Sasongko menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan masyarakat selama dirinya bertugas hampir dua tahun di Kabupaten Serang.


“Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Serang. Terima kasih atas penerimaan dan kebersamaan yang luar biasa,” ujar Condro.


Sementara itu, Kapolres Serang yang baru, AKBP Andri Kurniawan menegaskan, dirinya siap melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun pendahulunya.


Dia berharap dapat diterima dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Serang.


“Saya siap melanjutkan pengabdian dan mendampingi masyarakat. Mulai hari ini, saya berkomitmen hadir dan melayani warga Kabupaten Serang,” pungkasnya.


*Profil AKBP Condro*


Lahir di Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), pada tahun 1979, Condro Sasongko mengawali karirnya sebagai Bintara Polisi sebelum kemudian berhasil lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2001.


Prestasinya dalam bela diri Judo turut mengantarkannya menjadi bagian dari Akpol. Setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun, ia dilantik dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) pada tahun 2005 dan ditempatkan di Polda Metro Jaya.


Perjalanan karir Condro berlanjut di Polda Jawa Barat (Jabar), di mana ia menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Bogor dari tahun 2014 hingga 2016.


Pada tahun 2021, ia dipindahkan ke Polda Banten, dan karirnya semakin menanjak. Di sini, ia menjabat sebagai Kasubdit Indagsi dan Tipidter di Direktorat Reserse Kriminal Khusus.


Selama menjabat, Condro berhasil mengungkap berbagai kasus besar yang menjadi perhatian publik dan atensi Kapolri serta Kapolda Banten.


Salah satu prestasi besar Condro adalah keberhasilannya membongkar industri shampoo dan minyak rambut palsu yang beroperasi di Kabupaten Tangerang pada Desember 2021.


Selain itu, ia juga berhasil mengungkap kecurangan penjualan BBM di SPBU Gorda, Kabupaten Serang, yang telah berlangsung sejak tahun 2016. Kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp7 miliar.


Pada tahun 2023, Condro bersama timnya juga berhasil mengungkap penyelewengan distribusi beras Bulog bersubsidi untuk operasi pasar.


Sebanyak 550 ton beras disita sebagai barang bukti, dan 12 orang ditetapkan sebagai tersangka.


Prestasi lainnya adalah keberhasilan Condro dalam mengungkap berbagai aktivitas penambangan ilegal di wilayah tugasnya.


Ia mengklaim bahwa penanganan kasus penambangan ilegal yang diungkapnya adalah yang tertinggi di Indonesia, dengan total 31 kasus. Penambangan emas, batu bara, dan pasir silika termasuk di antaranya.


Sebelum menjabat sebagai Kapolres Serang, Condro juga berhasil menggulung sindikat penyalahgunaan gas elpiji berskala besar di Kota Tangerang. Omzet dari bisnis ilegal ini mencapai lebih dari Rp 1 miliar per hari. (*/red)

Aktifis Desa Tirem Lebak wangi Minta HR Pertimbangkan Kembali Rencananya Sebelum Satpol PP Kabupaten Serang Menindak Lanjuti

By On Sabtu, Januari 10, 2026


















Foto : Abdullah aktivis Tirem Kec. Lebak wangi Kabupaten Serang Banten 

Serang, xbintangindo.com --
 melalui sarana informasi media sosial, sampaikan laporan lisan tentang adanya kegiatan pembangunan rencananya pembuatan pabrik perusahaan penggilingan padi, huller dan penyosohan beras lokasi di desa tirem kecamatan Lebak wangi yang di duga secara lengkap belum mengantongi izin


Abdullah, warga asli tirem juga aktifis Desa Tirem peduli menjunjung tinggi akan nilai - nilai kepatutan dan kelaikan sebagai mana yang telah di tetapkan dalam peraturan daerah (perda) oleh pemerintahan kabupaten serang terhadap kewajiban investor sebelum melaksanakan usahanya


" Pemerintahan kabupaten serang bersama dinas perizinan sudah jauh - jauh hari mensosialisasikan tentang kewajiban yang patut di miliki oleh pelaku usaha dan bila berani menanggalkan izin jelasnya beresiko terjadi pelanggaran "


Lisannya Abdullah, seraya mengingatkan pelaku usaha H. Rojak (HR) yang tengah mengerjakan pembuatan pabrik penggilingan padi skala besar Rice Smilling Plant dalam wilayah desa tirem


" Untuk kesekian kali mengingatkan HR, selain saya ada banyak mata mengawasi, bila belum lengkap perizinan urungkan dahulu rencana pembuatan pabrik penggilingan padi dalam skala besarnya, sebelum kerugiannya semakin pula membesar "


Karena banyaknya laporan dari luar yang di terima Abdullah, pada Jumat 09 Januari 2026, mengenai rencana besar HR menjadikan perusahaan penggilingan padi yang kini di percayakan pekerjaan kontruksi bangunan kepada Koh Abun


" Hari ini saya di telpon oleh LSM, ORMAS dan wartawan, bahwa pekerjaan rencana pembuatan perusahaan penggilingan padi di percayakan pekerjaan kontruksi pada koh abun, sebaiknya di pertimbangkan kembali "


Penilaian abdullah, dengan di lanjutkan membuat perusahaan penggilingan padi di area seluas 6000 M2, menurutnya berakibat besar kerugian dan bila di teruskan besar kemungkinan di segel


" Alasan resiko kerugian yang bakal terjadi, karena saya menanyakan lagi ke pihak DPUPR Kabupaten Serang dan pihak DPMPTSP Kabupaten Serang, bahwasanya belum mengeluarkan izin, bila terus saja di kerjakan berkemungkinan terjadi penyegelan "


Masih kata Abdullah, bila sudah di ingatkan HR masih membandel sama halnya dengan terpaksa saya minta pemerintahan bupati kabupaten serang rekomendasikan kepada Kasat Pol PP Kabupaten Serang untuk melakukan penyegelan langkah penertiban dalam penegakan perda


" HR Jangan paksa saya untuk prosedural, apa lagi sampai saya meminta pemerintahan kabupaten serang menindak lanjuti hal ini agar di keluarkan surat rekomendasi kepada Satpol PP Kabupaten Serang, melakukan penyegelan sebagai penegakan perda terhadap pelaku usaha yang membandel...


Abdullah menambahkan " jangan konyol tanpa memiliki dokumen izin lengkap terus saja membangun segera pertimbangkan kembali bila nantinya berujung bakal terjadi penyegelan, karena perhitungan kami membangun di atas lahan seluas 6000 M2 milik HR masih tersimpan larangan keras yang belum di batalkan " jelasnya (tim redaksi).

 *Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan*

By On Jumat, Januari 09, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Seorang pria berinisial H (37) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kontrakan di Kampung Nalagati, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. 


Korban yang sehari-hari bekerja sebagai sekuriti pertama kali ditemukan oleh tetangga kontrakan yang melintas. Saksi awalnya melihat bercak darah di lantai depan pintu kontrakan yang ditempati korban. Saksi juga mengaku mencium bau tidak sedap. 


"Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Jumat (9/1/2025). 


Polisi yang tiba di lokasi lalu membongkar pintu kontrakan. Di dalam kontrakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim Identifikasi Polresta Tangerang lalu melakukan identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), sebelum jasad korban dibawa ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut.


"Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban," ujar Indra Waspada. 


Dia menyambung, pihak kepolisian masih mendalami seluruh informasi dan keterangan yang diperoleh dalam peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan benda mencurigakan yang mengarah pada dugaan tindak pidana. 


Berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari terakhir dengan alasan sakit. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Namun hal itu akan dipastikan melalui proses penyelidikan serta pemeriksaan lebih lanjut. 


“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila ada yang memiliki informasi relevan terkait peristiwa ini, agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Setiap informasi akan kami dalami secara profesional,” tambah Indra Waspada.

Pelaksana CV Sinar Harapan Contractor Diduga Abaikan Kondisi Beton Retak, Ketum LSM Bintang Indonesia Mengecam..!"

By On Jumat, Januari 09, 2026







Foto : kini fisik yang dikerjakan CV. Sinar Harapan Kontraktor.

SERANG - xbintangindo.com --

Menindaklanjuti perihal pemberitaan sebelumnya tayang dengan judul "Fisik Rekonstruksi Jalan Desa Julang Cikande Baru Seumur Jagung Sudah Rusak Retak-retak" yang tayang pada tanggal 04/01/2026, pihak pelaksana CV Sinar Harapan Contractor diduga alergi dengan wartawan.







Dimana pada saat redaksi xbintangindo.com menghubungi nomor 08313544xxxx Ridho pelaksana kegiatan Rekontruksi Jalan Desa Julang dari CV. Sinar Harapan Kontraktor dan mempertanyakan perihal keretakan yang terjadi pada kegiatan Rekonstruksi Jalan Desa Julang Kecamatan Cikande, yang bersangkutan diduga tidak merespon.


Menanggapi hal tersebut, Panji Abdilah dari aktivis Serang Timur LSM Bintang Indonesia mengecam dengan perlakuan pihak pelaksana CV Sinar Harapan Contrctor yang diduga acuh bahkan telah mengabaikan adanya informasi yang akan disampaikan oleh rekan media.


"Seharusnya pelaksana kegiatan itu bisa memerima segala informasi dari siapa saja. Jangan sekali-kali menyepelekan ataupun membiarkan informasi tentang kegiatan," katanya, Jum'at (09/01/2026).


Dijelaskan Panji, dengan adanya keretakan yang terjadi pada kegiatan rigid pavement Rekonstruksi Jalan Desa Julang Kecamatan Cikande, dirinya meminta kepada pihak DPUPR Kabupaten Serang agar segera melakukan pengecekan dan jangan sampai retensi dibayarkan.


"Meskipun retak tersebut terlihat sederhana, tetapi ada proses ataupun tahapan pekerjaan sebelum dilakukan pengecoran rigid. Apakah untuk pemadatan dan juga hasil uji sandcone sudah sesuai," jelasnya.


Apabila semua tahapan dilakukan dengan mengikuti standar acuan kerja, saya rasa keretakan seperti ini tidak akan terjadi. "Maka saya meminta agar Kabid Bina Marga secepatnya memanggil pelaksana yang dianggap menyepelekan informasi dari rekan-rekan media," imbuhnya.


Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

Ketum Cikoja Serang Ustadz Ujang Supriatna Buka Ponpes Darul Kolot di Perum Cikande Permai, untuk Menyelamatkan Buta Huruf baca Al-Qur'an

By On Jumat, Januari 09, 2026








Foto ; kegiatan belajar membaca Al-Qur'an di ponpes Darul kolot.

Kab. Serang. Xbintangindo. Com

Banyak orang yang mengaku umat muslim/Islam yang tidak bisa membaca Al-Qur'an hingga usia tua (Buta Huruf baca Al-Qur'an), hal tersebut mendorong semangat seorang ustadz Ujang Supriatna untuk mendirikan pondok pesantren yang bernama "Darul Kolot", dengan misi "menyelamatkan umat muslim yang tidak bisa membaca Al-Qur'an belajar membaca Al-Qur'an hingga bisa dan mahir". Jumat 10/01/26.






Pondok pesantren Darul Kolot berdiri sejak 6 tahun lalu beralamat di Perumahan Cikande permai Blok R7 Desa Cikande Permai Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Banten, kini santri pondok pesantren darul kolot sudah berjumlah hampir ratusan yang didominasi orang tua berusia diatas 35 tahunan, menurut ustadz Ujang Supriatna jam belajar Al-Qur'an para santri dari jam 19.00 wib sampai dengan jam 22.00 wib.









"Alhamdulillah...Berdirinya pondok pesantren Darul Kolot atas dasar terpanggilnya hati yang paling dalam untuk menyelamatkan umat muslim yang buta huruf baca Alquran didominasi para kaum tua," ungkap Ustadz Ujang Supriatna.


Lanjut ustadz Ujang Supriatna pondok pesantren Darul kolot berdiri di perumahan Cikande permai Desa cikande permai Kecamatan cikande Kabupaten Serang Banten 42186, 6 tahun yang lalu, Alhamdulillah para santri disini dari tidak bisa baca Alquran ada juga yang tidak mengenal sama sekali huruf Al-Qur'an sampai mereka bisa membaca Al-Qur'an." Sambung ustadz Ujang Supriatna yang juga pentolan aktivis kabupaten serang ketua umum Cikoja Serang beranggotakan puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM), wartawan, dan ormas yang ada di kabupaten serang.


" Tak lupa saya ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur yang perduli dengan ponpes darul kolot selama ini, juga saya ucapkan Selamat kepada AKBP Condro Sasongko Kapolres serang yang kemarin pindah tugas di Polda Jawa Barat, semoga sehat selalu dan sukses ditempat barunya, beliau salah satunya orang yang perduli dengan ponpes Darul Kolot." Ujarnya.


Salah satu Santri pondok pesantren Darul Kolot, Haris (55 tahun) yang belajar baca Alquran dari tidak mengenal huruf sampai bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar.


"Alhamdulillah dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang membukakan pintu hati saya untuk belajar membaca Al-Qur'an dan juga saya ucapkan terima kasih banyak kepada pak ustadz Ujang Supriatna selaku pimpinan pondok pesantren Darul Kolot yang sudah mau mengajarkan saya membaca Al-Qur'an dengan sabar." Ucap Haris.

Red xbi//.*

Grand Opening Dapur MBG, Kitchen Saelera 6 Terlaksana Dengan Lancar

By On Kamis, Januari 08, 2026






Lebak, Banten,  pelaksanaan opening dapur SPPG kitchen Saelera 6  yang berada Jl. Nasional III, Kp. Ranca Beureum,RT/RW 001/002, Desa Bayah Barat, Kec. Bayah, Kab. Lebak, Banten, di bawah naungan PT SINAR BULAN MATAHARI, terlaksana dengan aman dan lancar, 


Acara tersebut di hadiri beberapa sektor mulai dari direktur PT sinar bulan matahari sekaligus ketua yayasan nirwasita bumi Nusantara, dan beberapa pejabat di wilayah kecamatan Bayah, seperti 

Bpk. Dr. Ujang, M.AP Giri (Ketua KOMISI IV DPRD Kabupaten Lebak) 

Camat Kecamatan Bayah,

Kapolsek Bayah ,

Danramil Bayah,

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Bayah, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Bayah, Kepala KUA Kecamatan Bayah, 

Ketua PGRI Kecamatan Bayah, 

Korwil SPPI Kabupaten Lebak,

. Korcam SPPI Kecamatan Bayah

. Kepala Desa Bayah Barat

. Kepala Desa Darmasari 

. Kepala Desa Pamubulan 

. Kepala Sekolah Penerima Manfaat . Ketua DKM Nurul Ikhlas 

. Ketua RT. 002 dan RW. 001 dan 

. Tokoh Masyarakat Setempat.(08/01/2026)









“Melalui Dapur MBG ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya dapur MBG banyak tenaga kerja yang diserap dan banyak melibatkan UMKm Lokal dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku. ” di sampaikan bapak Uung selaku dari mitra yayasan Nawacita  Bumi Nusantara.Sekaligus mewakili pihak yayasan. 


Kami juga meminta do'anya terhadap semua tamu undangan yang hadir di tempat ini agar program MBG ini tetap berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun, tutup Uung.


Selain itu juga ujang giri selaku ketua DPRD komisi IV kabupaten Lebak Banten , menurutnya dengan hadirnya dapur MBG mudah"an dapat mencegah stanting dan maningkatkan pemenuhan giji yang maksimal, demi mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, tuturnya,

Marwan xbi//.*

Polsek Serang Polresta Serkot Laksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2026

By On Kamis, Januari 08, 2026




Serang– Polsek Serang melaksanakan kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal IV Tahun 2026 yang berlokasi di lingkungan Perumnas Ciracas RW 12, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kamis, 8 Januari 2026.


Kegiatan panen raya jagung tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah hukum Polsek Serang.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kecamatan Serang, Kepala Kelurahan Serang, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kota Serang. Kehadiran unsur pemerintahan dan instansi terkait menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, panen raya jagung berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat antusiasme dari masyarakat setempat.


Melalui kegiatan panen raya jagung ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kota Serang.

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW*

By On Kamis, Januari 08, 2026







KABUPATEN TANGERANG – Viral di berbagai media online terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Ketua RT dan RW di wilayah Kelurahan Sepatan, Kabupaten Tangerang, memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.


Fasilitas publik Taman Kota Sepatan yang dibangun menggunakan APBD Tahun 2022 tersebut diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menarik iuran dari pedagang atau pengguna fasilitas dengan dalih biaya listrik, air, dan kebersihan.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Independent Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (DPC LIPAN HAM) Kabupaten Tangerang, Muhidin, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pungli adalah perbuatan tercela yang merugikan masyarakat sekaligus mencoreng citra pemerintah daerah.


“Taman Kota Sepatan dibangun dengan uang rakyat, jadi mestinya diperuntukkan dan digunakan sepenuhnya oleh masyarakat. Bukannya dipungut sewa seperti itu. Memangnya mereka (oknum RT/RW) yang membangun?” ujar Muhidin dengan nada kesal kepada awak media, Kamis (08/01/2026).


Muhidin mengungkapkan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap remeh. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk eksploitasi terhadap warga yang ingin berusaha di fasilitas yang sudah disediakan pemerintah secara gratis.


Ia mendesak agar aparat penegak hukum tidak tinggal diam melihat fenomena ini.


“Jika terbukti ada pungutan liar, kami meminta aparat kepolisian segera melakukan tindakan hukum yang serius agar memberikan efek jera dan kejahatan ini tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.


Lebih lanjut, LIPAN HAM secara terang-terangan meminta pihak Kelurahan Sepatan untuk mengambil langkah tegas secara administratif. Muhidin menilai oknum tersebut sudah tidak layak mengemban amanah sebagai pengurus lingkungan.


“Saya meminta kepada pihak Kelurahan agar segera mencopot oknum RT dan RW tersebut dari jabatannya. Hal ini sangat mencederai nilai moralitas di masyarakat. Untuk mempertegas sikap kami, dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat resmi kepada Lurah Sepatan,” pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Sepatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang melibatkan perangkat lingkungannya tersebut.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *