Dua Mobil Truk Fuso Muat Batu Bara dari Pulau Sumatra diduga Menyebrang Jalur Laut Ke Merak Banten gunakan Kapal Penumpang
On Sabtu, Juni 06, 2026
Dua Mobil Truk Fuso Muat Batu Bara dari Pulau Sumatra diduga Menyebrang Jalur Laut Ke Merak Banten gunakan Kapal Penumpang
Banten, xbintangindo.com --
Ketahui dua unit mobil truk Fuso besar berwarna Hijau bermuatan hasil pertambangan (Batu Bara) asal pulau Sumatra menyebrang melalui jalur laut menggunakan kapal penumpang. Sabtu, 06/06/26.
Ketahui 2 mobil truk besar Fuso bermuatan hasil pertambangan Batu Bara ketika sang supir memarkirkan mobilnya di salah satu rumah makan sekitar pelabuhan merak sekitar pukul 02/00 wib. (06/06/26).
Foto : Tampak supir truk sedang menyirami muatan batu bara dari atas truk agar tidak terbakar
Sang supir saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, " biasa pak kalau habis keluar kapal kita siram dulu muatan batu bara nya takut kebakar karena gesekan kalau keadaan batu bara kering bahaya. Kata sang supir.
" Batu bara dari Sumatera pak, nyebrang jalur laut khusus kapal penumpang, tenang aja kalau ada apa-apa mah nanti juga ada yang ngurusin, saya mah cuma supir diperintah kirim sama bos ya saya kirim, saya mah tinggal jalan saya, sudah sering pakai kapal penumpang kalau ngirim ke pulau Jawa. " Sambung supir.
Hal senada juga dikatakan ibu penjaga warung depan rumah makan tempat biasa mobil truk besar Fuso bermuatan batu bara singgah, " sudah langganan mobil muat batu bara dari Sumatera singgah istirahat di rumah makan ini, setelah supir-supir truk itu menyiram muatan batu bara dengan air baru mereka makan dan ngopi, cuma muatan pas mobil truk ini masa melalui jalur dermaga Bojonegara atau Ciwandan, kalau muatan sedikit mah jalur kapal penumpang gak papa lah..!" Ujar ibu warung.
Terkait kendaraan mobil truk muat hasil pertambangan Batu Bara menyebrang melalui jalur laut menggunakan kapal penumpang Wawan Selaku aktivis kota Cilegon angkat bicara.
" hal pengangkutan batu bara melalui laut tidak bisa menggunakan alat transportasi apa pun. Untuk mengangkut batu bara dari satu tempat ke tempat lain diperlukan transportasi laut yang mumpuni, setidaknya dibutuhkan tiga jenis kapal besar.
Lanjut Wawan, " Ini adalah kapal tunda, tongkang, dan kapal LCT. Setiap kapal memiliki fungsi dan cara kerja masing-masing. Untuk mengangkut batubara dengan kapasitas yang sangat besar bisa menggunakan kapal LCT atau tongkang. Namun jika digunakan untuk kebutuhan antar pulau biasanya menggunakan kapal LCT.
" Di bidang transportasi laut, di Indonesia telah ada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2018 yang merupakan perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82 Tahun 2017.
Cmg/Red xbi//.*













