Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Bangunan Musholla di Kantor Desa Mander Kec. Bandung Serang Terbengkalai

By On Kamis, Mei 21, 2026







Kab. Serang, xbintangindo.com --

Bangunan Musholla (Tempat ibadah umat Muslim) Desa Mander  tampak terbengkalai sudah bertahun-tahun dibiarkan begitu saja, musholla tersebut berada di lingkungan kantor desa Mander  kecamatan Bandung kabupaten Serang Banten kamis, 21/05/26.


Menurut beberapa warga Desa Mander mengatakan, Jika musholla yang berada di lingkungan kantor desa Mander sudah bertahun-tahun terbengkalai.


" Ya memang musholla yang biasa di pakai untuk ibadah kepala desa dan kelurahan staf Desa Mander maupun tamu yang berkunjung saat waktu tiba melaksanakan ibadah solat maupun kegiatan kerohanian lainnya kini terbengkalai. Namun pada bulan yang lalu jika musholla yang berada di dalam lingkungan kantor desa Mander akan segera di rehabilitasi agar dapat dipakai dengan nyaman untuk kegiatan ibadah." Ujar warga.


Aktivis Serang Timur H. Kompor mengingatkan kepala desa Mander agar bangunan Musholla yang kini terbengkalai segera dilakukan rehabilitasi bangunannya, karena musholla yang berada di lingkungan kantor desa Mander tersebut sangat penting, untuk ibadah umat Muslim,  warga penghuni mau pun tamu yang datang." Ucapnya.

Red xbi.

Ketum SMSI Firdaus dan JAM Intel Kejagung Reda Mathovani Bahas Sinergi Kejagung, ABPEDNAS dan SMSI Sukseskan Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG, Perkuat Pengawasan Program Pemerintah

By On Kamis, Mei 21, 2026








JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia Firdaus bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Reda Manthovani membahas penguatan kerja sama strategis antara SMSI, Kejaksaan Republik Indonesia, dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam mendukung dan menyukseskan program nasional JAGA DESA (Jaksa Garda Desa) serta JAGA Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan di Kantor DPP ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Rabu sore (20/5/2026).




Dalam pertemuan itu, Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, Bendahara SMSI Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. Sementara JAM Intel Kejagung RI Prof Dr Reda Manthovani hadir bersama Ketua Umum ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU dan Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, terutama dalam memperkuat pengawasan terhadap program-program strategis pemerintah hingga ke tingkat desa.


Ketua Umum SMSI Firdaus menegaskan, SMSI siap mengerahkan seluruh jaringan organisasi dan perusahaan media siber anggotanya yang tersebar di berbagai daerah untuk ikut mendukung pengawasan, edukasi publik, serta penyebarluasan informasi terkait Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG.


Menurutnya, keterlibatan media menjadi penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar sekaligus ikut mengawasi jalannya program pemerintah secara transparan dan akuntabel.

“SMSI siap bersinergi dengan Kejaksaan dan ABPEDNAS dalam mendukung program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG. Pers memiliki fungsi edukasi, informasi, sekaligus kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ujar Firdaus.


Firdaus menjelaskan, Program JAGA DESA merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Kejaksaan RI dan Kementerian Desa dalam mengawal pengelolaan Dana Desa agar tepat sasaran, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Selain itu, SMSI juga mendukung penguatan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peluncuran sistem “Jaga Dapur MBG” yang diinisiasi Badan Gizi Nasional bersama Kejaksaan Agung RI.


Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan dukungan anggaran yang besar, sehingga membutuhkan sistem pengawasan yang kuat, transparan, dan berlapis.

JAM Intel Reda Manthovani menjelaskan, pengawasan terhadap program MBG tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat.


Untuk mendukung transparansi, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memiliki media sosial sebagai sarana pelaporan terbuka terkait menu makanan, harga bahan pangan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.


“Masyarakat bisa langsung melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program. Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas agar program berjalan tepat sasaran,” ujar Reda Manthovani.


Selain melibatkan masyarakat, pengawasan juga dilakukan bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan.


Menurut Reda, Program JAGA DESA maupun JAGA Dapur MBG bukan sekadar pengawasan, tetapi bentuk pendampingan preventif agar aparatur pemerintah, kepala desa, hingga pelaksana program di lapangan dapat menjalankan tugas secara aman, profesional, dan terhindar dari persoalan hukum.


Ia menilai kolaborasi antara Kejaksaan, ABPEDNAS, dan SMSI menjadi langkah penting dalam membangun sistem pengawasan berbasis partisipasi publik.

“Penguatan tata kelola pemerintahan desa dan program strategis nasional membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk media dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir,” tegasnya.


Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG diharapkan menjadi model pengawasan terpadu antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi desa, media, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada kesejahteraan rakyat. (Redaksi)

 Di Duga Lapak Milik Butet Jadi Tempat Kegiatan Penyulingan Oli Dan Kencingan CPO Di Lokasi Link Seruni

By On Kamis, Mei 21, 2026





Serang, mengenai isu yang tengah ramai di perbincangkan terhadap adanya praktik - praktik kotor oleh para oknum mafia yang terjadi di wilayah link seruni 


Jadi sorotan adanya lapak yang sangat tertutup di jalan cilegon - bojonegara, di duga lapak milik Butet jadi tempat praktik penyulingan oli juga tempat kencingan CPO


Penggalan video pada hari rabu 21 Mei 2026, saat kendaraan tanki bermuatan penuh minyak CPO memasuki area lapak tempat penyulingan oli milik Butet menurut sumber praktik tersebut sudah lama terjadi dan sering keluar masuk mobil - mobil tanki 


Kebanyakan mobil tanki yang masuk ke lapak kencingan kendaraan yang berasal dari dalam kawasan PT. Wilmar, jarak dari kawasan PT Wilmar ke lapak kurang lebihnya satu kilo meter


Kini pada kamis 21 Mei 2026, bahwa kegiatan tersebut akan jadi laporan resminya Edi Saputra, aktifis kepedulian anak bangsa terhadap perubahan serta sebagai masyarakat pemerhati


Tentang praktik yang terjadi di lapak butet patut jadi perhatian aparat penegak hukum (APH) wilayah hukum polda banten


" dengan dasar laporan informasi, APH dapat bertindak menutup tempat/lapak untuk menghentikan kegiatan dalam dugaan praktik illegal penyulingan oli dan kencingan minyak CPO serta mengamankan pelakunya " ucap edi sambil menunjukan berkas laporan


Masih menurut Edi, laporan informasi sangat perlu dan bila tidak di segerakan di lakukan penindakan, akan berdampak krisis kepercayaan masyarakat terhadap APH


" bila APH Polda Banten tidak segera mungkin bertindak dampaknya sangat besar terhadap krisis kepercayaan masyarakat dengan kepolisian, karena sesungguhnya kami meletakkan sepenuhnya kepercayaan ini kepada APH agar di tindak " tegasnya(tim/redaksi)

Lapak BBM Solar Milik Oknum Polisi BN, hasil Kencingan dari Mobil Truk-truk Lokasinya tak Jauh dari kantor Polisi Polda Banten

By On Kamis, Mei 21, 2026








Foto : Lapak penampungan BBM Solar Bersubsidi yang dikumpulkan dari mobil truk-truk.

Banten, xbintangindo.com --

Mulai maraknya penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi di wilayah provinsi Banten, salah satunya yang dilakukan oknum anggota polisi inisial BN berlokasi di Gelam Bogeg Kecamatan Cipocok jaya kota Serang Banten. (Tak jauh dari kantor Polisi Polda Banten). Kamis, 21/05/26.






 Menurut kepercayaan pemilik lapak BBM Solar Bersubsidi IY saat dikonfirmasi wartawan mengatakan jika lapak BBM Solar Bersubsidi milik BN anggota polisi.


" Ya pak, lapak BBM Solar ini punya pak BN beliau anggota polisi cuma saya gak tau tugasnya dimananya, lapak ini belum sabulan, solar-solar tersebut dapat dari para supir-supir truk yang menjual dari tangkinya ke kami, paling 50 liter semobil truknya, kalau drigen-drigen yang ada di lapak penuh semuanya baru dibawa pakai mobil pickup oleh orangnya bos (BN)." Kata IY.


Lanjut IY, " paling transit saja pak, mayoritasnya mobil truk PMJ dan lainnya nanti kesini lagi aja, biar kenal sama bos kami, sepertinya sekarang bos sudah istirahat." Sambung IY.


Dilokasi yang sama salah satu supir mobil truk yang baru saja selesai kencing menjual BBM Solar Bersubsidi yang diambil dari tangki mobilnya saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, " ngobrol sama orang lapak nya aja pak, saya mah ngejual sedikit doang untuk beli rokok aja, sama buat makan, " ujar supir yang tidak mau ditulis namanya.


Aktivis Provinsi Banten Indra meminta kepada pihak kepolisian Polresta Serang kota dan Polda Banten agar menindak tegas pelaku usaha penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi yang lokasinya dekat dengan kantor polisi Polda Banten.

Red xbi//.*

Kapolres Serang AKBP Dr Andri Kurniawan Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118  di Mapolres Serang

By On Rabu, Mei 20, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di lapangan Mapolres Serang, Rabu, 20 Mei 2026. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti Pejabat Utama Polres Serang, para Kapolsek jajaran serta personel Polres dan Polsek.

 


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara” yang menitikberatkan pentingnya menjaga generasi penerus dalam menghadapi tantangan zaman modern.

 


Dalam upacara tersebut, Kapolres Serang membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

 


“Hari Kebangkitan Nasional menjadi refleksi dari lahirnya kesadaran berbangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908,” kata Andri Kurniawan saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital.

 


Kapolres menjelaskan, sejarah mencatat berdirinya Boedi Oetomo sebagai awal kebangkitan kaum terpelajar pribumi yang mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi.

 


Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, terutama di tengah derasnya arus transformasi digital yang kini menjadi tantangan baru bangsa Indonesia.

 


“Jika dahulu perjuangan bangsa berfokus pada kedaulatan wilayah, maka saat ini tantangan kita telah bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujarnya.

 


Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 


Program-program tersebut di antaranya makan bergizi gratis (MBG), pemerataan pendidikan serta pembentukan koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

 


“Koperasi desa diharapkan dapat memberikan akses lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako hingga layanan ekonomi dasar sehingga masyarakat semakin mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar,” jelas Kapolres.

 


Kapolres juga menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting untuk kembali meneguhkan arah perjalanan bangsa melalui Asta Cita atau delapan misi besar pembangunan nasional.

 

“Seluruh elemen bangsa, mulai dari akademisi, praktisi hingga generasi muda harus kembali menyalakan semangat Boedi Oetomo dengan memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama,” tandasnya.

Gaya Koboy Todongkan Senpi, Pelaku Curanmor di Cikande  Diringkus Tim Resmob Polres Serang

By On Rabu, Mei 20, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang kembali meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Serang.

 

Dua pelaku berinisial JA, 24 tahun, dan EB, 24 tahun warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang pada Senin, 18 Mei 2026.

 

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan penangkapan dilakukan setelah Tim Resmob melakukan penyelidikan intensif berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang sempat viral di media sosial.


“Pelaku berhasil kami identifikasi dari rekaman CCTV saat melakukan aksi pencurian sepeda motor di parkiran kantor BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Cikande,” kata Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Rabu, 20 Mei 2026.

 

Kapolres menjelaskan pelaku EB lebih dulu ditangkap di depan area parkir Hotel Swiss Belinn Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang sekitar pukul 11.00 WIB.

 

“Dari hasil pengembangan, petugas kembali bergerak dan berhasil mengamankan pelaku JA di sekitar Apartemen Paragon Village Karawaci, Desa Binong, Kecamatan Karawaci, Kabupaten Tangerang sekitar pukul 15.00 WIB,” jelasnya.

 

Peristiwa pencurian sepeda motor tersebut terjadi di area parkir kantor BPJS Ketenagakerjaan di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 10.25 WIB.

 

Korban diketahui bernama Taufik, 40 tahun, pemilik sepeda motor Honda Beat Street yang menjadi sasaran kedua pelaku. Saat kejadian, korban sempat mengetahui aksi pencurian tersebut.


Namun ketika mencoba mendekat, korban tidak berani melakukan perlawanan lantaran salah satu pelaku menodongkan senjata api ke arah korban sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor miliknya.

 

“Aksi pelaku cukup nekat karena menggunakan senjata api untuk mengancam korban. Beruntung korban tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut,” ujar Andri.

 

Kapolres menambahkan aksi curanmor bersenjata api itu sempat viral setelah rekaman CCTV tersebar luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

 

Berbekal rekaman tersebut, Tim Resmob Polres Serang yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq bersama Aipda Sutrisno langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diringkus setelah rekaman cctv kejadian viral.

 

“Petugas juga mengamankan barang bukti berupa empat unit sepeda motor serta sejumlah kunci letter T yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor,” ungkap Alumnus Akpol 2006.

 

Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Serang guna pengembangan lebih lanjut, termasuk mengungkap keberadaan senjata api yang digunakan saat beraksi serta kemungkinan adanya jaringan curanmor lain yang terlibat.

Pos Damkar Jawilan Evakuasi Sarang Tawon di Kampung. Kawoyang Barat – Desa Cemplang Jawilan Serang

By On Rabu, Mei 20, 2026




Kab. Serang, xbintangindo.com

Pos Damkar Jawilan melaksanakan kegiatan evakuasi sarang tawon pada Selasa malam, 19 Mei 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di Kampung Kawoyang Barat RT/RW 001/001 Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan.


Kegiatan dilakukan berdasarkan laporan warga atas nama Ust. Rahmat yang diterima petugas pada pukul 20.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Damkar Jawilan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan.


Diketahui sarang tawon berada di dahan pucuk pohon jambu dengan ketinggian sekitar lebih dari 5 meter dan lokasinya berdekatan dengan lingkungan permukiman warga serta area tempat bermain anak-anak sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.


Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan perlengkapan tabung gas, regulator, selang panjang, serta bantuan galah bambu untuk menjangkau posisi sarang tawon yang berada cukup tinggi. Sarang tawon yang dievakuasi terdiri dari sekitar 5 sisiran sarang dengan diameter kurang lebih 30 cm.


Berkat kesiapsiagaan petugas, proses evakuasi berjalan aman dan lancar sehingga potensi bahaya sengatan tawon terhadap warga dapat segera diantisipasi.


Pos Damkar Jawilan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi serupa maupun potensi bahaya lainnya demi menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan bersama.

POS DAMKAR JAWILAN

Sigap, Cepat, dan Siap Melayani Masyarakat.

Bangunan SDN 5 Cidikit di Bayah Rusak Parah, Guru Khawatir Ancam Keselamatan Siswa

By On Selasa, Mei 19, 2026


Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Kondisi bangunan SDN 5 Cidikit yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, kini memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian tembok serta kusen pintu dan jendela yang sudah lapuk dan kropos dimakan usia.


Kerusakan tersebut membuat pihak sekolah merasa khawatir terhadap keselamatan para siswa dan guru saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pasalnya, kondisi bangunan dinilai berpotensi membahayakan apabila tidak segera mendapatkan penanganan.


Salah seorang guru di SDN 5 Cidikit mengungkapkan bahwa sekolah tersebut sudah kurang lebih 10 tahun tidak mendapatkan bantuan pembangunan maupun rehabilitasi secara menyeluruh dari pemerintah.


 Menurutnya, bantuan yang pernah diterima sebelumnya hanya berupa perbaikan atap bangunan, sementara bagian lain yang kini mengalami kerusakan belum pernah tersentuh perbaikan.


“Dulu memang pernah ada bantuan rehab, tetapi hanya bagian atap saja. Sedangkan untuk tembok dan kusen pintu maupun jendela sekarang kondisinya sudah rusak dan banyak yang kropos,” ujarnya saat ditemui.


Ia menjelaskan, tingkat kerusakan bangunan sekolah saat ini diperkirakan mencapai sekitar 40 hingga 50 persen. Kondisi tersebut dinilai sudah cukup mengkhawatirkan dan dapat mengganggu kenyamanan serta keamanan kegiatan belajar mengajar.


Menurutnya, apabila tingkat kerusakan terus bertambah dan melebihi 50 persen, maka bangunan sekolah sudah tidak layak lagi digunakan. Terlebih saat musim hujan dan angin kencang, pihak sekolah merasa waswas bangunan dapat mengalami kerusakan yang lebih parah hingga ambruk.


“Kalau kerusakannya sudah lebih dari itu tentu sudah tidak layak dipakai. Kami khawatir sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.


Pihak sekolah mengaku selama ini sudah berulang kali mengajukan proposal dan permohonan bantuan pembangunan kepada instansi terkait. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan ataupun perbaikan yang diterima sekolah.


Meski demikian, para guru tetap berupaya menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa demi memberikan pendidikan kepada para siswa. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera turun tangan untuk melihat langsung kondisi sekolah tersebut.


Pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar bangunan sekolah segera diperbaiki demi terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa maupun tenaga pengajar.


“Kami hanya berharap sekolah ini segera dibangun atau diperbaiki supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan guru juga merasa aman saat mengajar,” pungkasnya.

Melalui Laporan Informasi Wartawan Adukan PT. Flexiologis Investment Indonesia Ke Dinas Perizinan Terkait Dugaan ILLEGAL Pengeboran Tanah

By On Selasa, Mei 19, 2026





Serang, Adanya praktik pengeboran tanah sebanyak 24 lubang di lahan milik PT FLEXILOGIS INVESTMENT INDONESIA (FII) di duga ILLEGAL tidak dapat di pertanggung jawabkan, yang beralamat di jalan raya serang - jakarta km 80, desa kaserangan kecamatan Ciruas Kabupaten Serang


Kendatinya, perusahaan pengeboran PT. HEBEI DIKUANG INDONESIA (HDI) ialah perusahaan yang di percayakan oleh pemilik lahan PT. FLEXIOLOGIS, untuk melakukan kegiatan pengeboran tanah sebanyak 24 lubang dengan berbeda kedalaman dari 30 meter sampai 60 meter dan tidak sembarang asal ngebor titik pengeboran tanah telah di tentukan oleh pemilik lahan, pihak HEBEI tinggal menyesuaikan dengan gambar 


Pengeboran tanah tersebut di lakukan selama tujuh hari kerja dari Selasa 5 Mei 2026 s/d 12 Mei 2026, dimana untuk memenuhi kebutuhan 24 lubang dalam jangka waktu 1 Minggu, HBI menggunakan 2 alat mesin pengeboran




Di lokasi pekerjaan, menurut Hambali, dari perusahaan pengeboran PT. Hebei Dikuang Indonesia (HDI), menjelaskan tentang kegiatan pengeboran tanah di hadapan wartawan




" Kami dari perusahaan HDI, sebagai perusahaan pengeboran, kami melakukan pekerjaan ini atas perintah pemilik lahan PT FLEXILOGIS, untuk melakukan pekerjaan pengeboran tanah sebanyak 24 lubang dengan berbeda kedalaman dari 30 meter sampai 60 meteran, karena harus selesai satu Minggu kami gunakan 2 alat mesin pengeboran " 


Lalu, bagai mana PT. HEBEI menentukan lokasi titik tanah yang akan di lakukan pengeboran


" Pengeboran tidak bisa sembarangan, kami mengerjakan titik pengeboran yang sudah di tentukan oleh pemilik lahan, jadi kami tinggal menyesuaikan dengan gambar "


Saat di tanya mengenai perizinan apa sudah mengantongi Surat Izin Tempat Pengeboran (SIT), juga Surat Izin Menggunakan Tanah (SIMT) atau Surat Izin Pemanfaatan Air Tanah (SIPA), Hambali mengakui mengenai perizinan sebatas izin secara lisan kepada kepala desa (Kades) Desa Keserangan 


" Untuk SIT, SIMT dan SIPA kami tidak mengantongi tapi sebelum bekerja terlebih dulu kami sampaikan pemberitahuan ke lurah setempat (kades kaserangan) secara lisan " ucapnya 


Berlanjut komunikasi dengan Mr Agus dari pihak PT FLEXILOGIS, di lahan seluas 5 hektar rencana akan di bangun pergudangan dan di sampaikan mengenai perizinan bahwa perusahaan sudah mempercayakan kepada vendornya


" Rencananya akan di bangun pergudangan dan untuk perizinan silahkan tanyakan saja sama ibu Lily (vendor), karena perusahaan sudah mempercayakan " ungkapnya


Wartawan berlanjut berkomunikasi dengan konsultan ibu Lily atau Novia selaku vendor yang di percayakan oleh perusahaan PT Flexiologis untuk penyelesaian terkait perizinan tertentu


" Benar, kami selaku vendor yang di percaya untuk penyelesaian perizinan, tapi mengenai izin pengeboran itu bukan ranah kami, silahkan tanyakan kembali ke PT. FLEXIOLOGIS " jelasnya


Akibat terjadi saling lempar tidak ada kejelasan mengenai perizinan terhadap kegiatan pengeboran tanah yang sudah terjadi


Pada Senin 18 Mei 2026, bersama rekanan wartawan berikan pengaduan laporan informasi (LI) ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bidang Pengawasan dan Pengaduan Kabupaten Serang


Mengenai laporan informasi, pengaduan wartawan di terima oleh Pak Deni dari bidang pengawasan dan pengendalian DPMPTSP Kab. Serang.


" Baiklah, pengaduan dari rekanan wartawan kami terima dan berdasarkan laporan informasi ini juga akan kami tindak lanjuti " terangnya


Dalam tahapan rencana, setelahnya laporan informasi ini akan di serahkan ke dinas sumber daya air dan mineral provinsi Banten di lanjut ke institusi kepolisian yang di ketahui kepala daerah.

 *Dishub Kabupaten Tangerang Tidur , Mobil Golongan Dua Masuk Mengirim Tanah Ke Wilayah Jayanti*

By On Selasa, Mei 19, 2026




Kabupaten Tangerang || Kegiatan pengurugan di dua lokasi wilayah Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang bebas tanpa hambatan (Selasa 19/05/2026).


Lokasi urugan lahan untuk keperluan perusahaan nyatanya menyisakan sejuta tanya, kemana Dishub Kabupaten Tangerang ?

Dimana letak pengawasan dan penjagaan di Pos Pantau yang dibuat ?


Lokasi urugan yang pertama di samping PT Harindra Sukses Bersama wilayah Desa Sumur Bandung Kecamatan Jayanti.


Lokasi kedua terletak di Kampung Careme Desa Pasir Muncang Kecamatan Jayanti.


Anehnya walau beroperasi disiang bolong serta melabrak Perbup No 12 tahun 2022, nyatanya mobil golongan dua pengangkut tanah bebas leluasa seolah tidak ada hambatan.


Saat dikonfirmasi pada salah satu sopir golongan dua yang selesai bongkar tanah urugan dilokasi urugan Careme.

Sopir tersebut angkat bicara.


"Saya hanya kuli saja, terkait aturan saya gak begitu tau karena saya mah diperintah.

Ini mah mobil kecil, coba yang di sana (Samping PT Harindra Sukses Bersama) mobilnya gede-gede . Ini tanah dari wilayah lebak dan saya lewat Taman Adiyasa "jelasnya.


Terpantau dilokasi kegiatan, tanah berceceran di jalan raya, ini akan mengakibatkan jalan raya kotor dan licin mengingat musim hujan. Dan jika tidak segera turun tangan baik pihak Satpol-PP dan Kepolisian khawatir berdampak buruk terhadap pengendara.


Diduga penjaga POS DISHUB yang ada di Wilayah Kecamatan Solear tidur, mengingat akses masuk batas Kecamatan dan Kabupaten adanya di Wilayah Solear.

Yakni Kabupaten Lebak dan Kebupaten Tangerang atau Kecamatan Maja (Lebak) dan Kecamatan Solear (Tangerang).


Hingga berita ini terbit, belum ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk menutup atau menyegel area lokasi urugan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *