Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Proyek Jembatan Dadap Kosambi didemo Warga

 








TANGERANG - xbintangindo.com

Proyek Jembatan Dadap Kosambi Kabupaten Tangerang di duga banyak kejanggalan Proyek PUPR Provinsi  Banten di demo masyarakat  Dadap Kosambi, mereka melihat banyak kejanggalan dari proyek Jembatan yang di anggaran APBD Provinsi Banten tahun ini, Senin (6/9/22).


Menurut Pendemo ini membutuhkan pengawasan yang ketat sebab akses ini merupakan jembatan yang menghubungkan  lalu lintas dari Jakarta.


Pendemo tuntut Pondasi yang di gunakan juga masih pondasi  lama tanpa ada peninggian di duga akan menyebabkan kebanjiran pada saat naik air pasang  dan aliran dari bandara itu kerap di timbun sampah lantaran masih rendah  seperti  semula.


Puluhan warga dadap mengatas namakan Barisan Rakyat Bersatu (BRB) yang didominasi oleh emak-emak menggelar aksi unjuk rasa di lokasi proyek rehabilitasi pembangunan jembatan Dadap, Kosambi Tangerang


Rehabilitasi jembatan dadap dengan biaya Rp  4,8 miliar di atas kali dadap yang tidak disertai dengan peninggian struktur jalan. sehingga, pada saat Rob datang saluran air menjadi tersumbat, karena sampah yang tersangkut di jembatan.


“Saya minta, jembatan dadap tidak hanya di rehab. namun, di bongkar total. jangankan perahu, sampah saja tidak bisa lewat,” kata koordinator aksi BRB Ma'shum Jamil dalam orasinya


Ma'sum mengatakan, anggaran APBD yang di berikan dari Provinsi Banten hanya sebatas untuk rehab yaitu 4,8 Miliar. hasil dengar pendapat dan diskusi dengan anggota DPRD Provinsi Banten. seharusnya, anggaran yang diberikan untuk kelurahan dadap itu sebesar 15 miliar.


“Faktanya, kita hanya diberikan 4,8 Miliar. ini sebenarnya harus dimengerti, oleh pihak kelurahan maupun kecamatan. kalo kita melakukan aksi ini, dalam rangka Feedback untuk mereka. untuk kelurahan, maupun kecamatan. agar mendapatkan anggaran yang lebih besar lagi untuk pembangunan,” ujarnya.


Sementara Mutar Dari BPAN  Lembaga Aliansi Kosambi  menyampaikan kejanggalan  Project  ini seperti besi kurang tinggi pemasangan  di lapangan ukurannya tidak  sesuai, posisi  jembatan  turun amblas  tidak ada peninggian  masih gunakan pondasi  lama dulunya 30 persen  sisi. sampah akan numpuk merembes ke pemukiman  warga, tandasnya


"Karna  ekosistem  dan  kontruksi lama tidak bongkar  total tidak ada paku bumi  BPAN  sudah bersuara surat ke kontraktornya dan hubungi melaui  seluler  namun  tidak di gubris.


Dampaknya lalu lintas tidak ada   rekayasa pengaturan di lapangan  sangat macet.


Warga yang mengatas namakan BRB tersebut, menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya, menolak rehab jembatan kali dadap, yang mereka butuhkan adalah perbaikan total jembatan kali Dadap.


Mendesak dinas PUPR Provinsi Banten untuk merencanakan ulang pembuatan jembatan kali Dadap.


Serta, Provinsi Banten agar memberikan realisasi anggaran APBD kepada Kabupaten Tangerang. khususnya, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi berkeadilan dan berimbang dengan kontribusi pendapatan-pendapatan yang telah diberikan ke Provinsi Banten.


kemudian, mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Polri memeriksa proses realisasi anggaran pembuatan jembatan kali Dadap.


Dilokasi unjuk rasa, terlihat spanduk bertuliskan penolakan pembangunan rehabilitasi jembatan dadap yang dibangun oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten terbentang di tiap sudut. 

Redaksi xbi//Dimas//.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *