Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Kesal Sudah 2 Tahun Rumahnya Terendam Air, Seorang ibu Robohkan Tembok Beton Pembatas Milik PT. LBI diduga Gegara Menutup Saluran Air












Foto : Tampak seorang ibu merobohkan tembok beton Pembatas dengan Palu besar (Bodem). 5/2/26.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Beredar video berdurasi (1.14) digrup-grup aplikasi WhatsApp seorang ibu tampak kesal dengan keberadaan tembok beton Pembatas antara Permukiman warga kampung Linduk RT. 09/05 Desa Gabus kecamatan Kopo kabupaten serang Banten dengan PT. Lautan Baja Indonesia (LBI) pasalnya diduga Gegara tembok beton dibangun oleh PT. LBI pemukiman warga kampung Linduk menjadi langganan banjir. Kamis, 05/02/26.











Foto: Salah satu rumah warga kp. Linduk yang kini terendam air 

Menurut warga Sekitar (kampung Linduk - Red) yang enggan namanya disiarkan mengatakan jika semenjak berdirinya tembok beton Pembatas pemukiman warga dengan PT. LBI kampung Linduk menjadi langganan banjir jika hujan turun.








Foto : seorang ibu Tampak lelah setelah merobohkan sebagian tembok beton Pembatas antara Permukiman warga dengan PT. LBI 

"Sudah 2 tahun ini pemukiman warga kampung Linduk RT. 09/05 Desa Gabus setiap musim hujan menjadi langganan banjir, itu disebabkan saluran air di tutup  tembok beton yang dibangun oleh PT. LBI, " Ujarnya.


Lanjut," Beberapa kali warga mengeluh kepada pihak pemerintah Desa Gabus kecamatan Kopo kabupaten serang hingga ke pemerintah provinsi Banten, beberapa kali juga dilakukan musyawarah dikantor Desa, pihak PT. LBI bersedia memberikan kompensasi terhadap warga yang terdampak banjir di pinggir tembok beton Pembatas PT. LBI, tapi semua itu bohong sampai sekarang PT. LBI belum pernah memberikan konfensasi kepada warga yang terdampak banjir akibat saluran air tertutup tembok beton Pembatas." Sambungnya.


Masih dengan warga, lainnya. " lumayan lama seh pak sudah menunggu 2 tahun warga terdampak banjir kesal karena selalu dijanjikan saja oleh pihak perusahaan PT. LBI, saya berharap PT. LBI dan pemerintahan Desa Gabus dapat segera meredam kekesalan warga kampung Linduk RT. 09/05 khususnya, agar tidak ada anarkis dikemudian hari." Tutur warga lainnya.


Dari suara dalam Video yang kini viral tersebut terdengar jika ibu tersebut siapa konsekuensinya jika terjadi yang tidak diinginkan.


Sampai berita ini disiarkan pihak PT. LBI dan pemerintahan Desa Gabus belum dapat dikonfirmasi.

Ap/Ag/Red xbi//.*

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *