Jakarta Timur, xbintangindo.com ---
Viral video yang diunggah @kompas.com terkait warga di pasar rebo Jakarta Timur melempari toko Obat keras jenis Tramadol dan Exsimer dengan petasan, tampak terlihat penjual obat keras yang ada didalam kabur ke belakang toko.
Kejadian warga pasar rebo lempari petasan ke dalam toko Obat keras tersebut pada 08 Maret 2026 gegara penjual obat keras seperti kebal hukum. Namun videonya masih ramai melintas di status dan grup - grup WhatsApp.
Emosi warga memuncak ketika keberadaan toko yang menjual obat keras golongan G jenis Tramadol dan Exsimer sulit diusir dari wilayahnya, yang mana obat keras yang dijualnya telah merusak regenerasi pasar rebo. Dan daerah lainnya.
"Padahal warga sering melaporkan ke pihak kepolisian tapi tetap saja buka dan melakukan aktifitas jual obat keras. Pernah dirazia polisi tapi tokonya udah tutup duluan.selang seminggu toko tersebut buka lagi, seperti kebal hukum.
Menurut Panji Abdilah SE " wajar jika warga bergerak dan mengganggu kenyamanan penjual obat keras, karena warga merasa obat keras yang dijualnya tersebut telah merusak regenerasi nya, dan tindakan warga itu mosi ketidak percayaan kepada pihak kepolisian yang tidak tanggap dan sigap terhadap peredaran Obat keras terlarang tersebut, jangan setelah ramai dan viral pihak kepolisian Polsek pasar rebo Jakarta Timur klarifikasi akan menindak tegas dan akan membersihkan peredaran Obat keras diwilayah hukumnya. Tindakannya lelet." Tegas panji.
Panji juga berharap kepada masyarakat yang mengetahui diwilayahnya ada toko menjual obat keras lebih baik segera di usir atau penjual tokonya serta barang bukti obat kerasnya dibawa langsung ke kantor polisi terdekat saja kalau nunggu polisi kelamaan." Tegas panji.
Red xbi//.*
« Prev Post
Next Post »
