Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

PT. Indo Mas didesa Julang Cikande didemo diduga Gegara Upah diturunkan dan Lembur tak dibayar






Foto : Tampak puluhan karyawan PT. Indo Mas gelar aksi demo di depan perusahaan.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

PT. Indo Mas yang berproduksi  ban kendaraan bermotor berbagai jenis lokasi di wilayah Desa Julang kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten didemo karyawan sendiri, mereka melakukan aksi demo tersebut menuntut agar pihak perusahaan PT.indo mas menstabilkan kembali pemberian gaji / upahnya  kepada karyawan dan jam lembur kerja agar di bayarkan. Selasa, 05/05/26.


Beberapa karyawan yang ikut dalam aksi demo di depan PT. Indo Mas mengatakan, jika dirinya bersama teman - teman karyawan lainnya menuntut gajinya jangan di turunkan dan jam lembur kerja di bayarkan.


"Kami bersama teman-teman karyawan lain nya berharap agar gaji atau upah yang diberikan ke karyawan jangan di turunkan nilainya, kami ini bersama teman-teman  menuntut upah sesuai perjanjian kesepakatan bersama dengan pihak perusahaan pada saat ingkrah, " ujar beberapa karyawan PT. Indo Mas.


" Perlu diketahui upah kerja harian di PT . Indo Mas upah kerja harian karyawan dengan masa kerja 1-3 bulan dibayar Rp. 110.000 / perhari, sedangkan karyawan dengan masa kerja 4 lebih> di bayar Rp. 160.000,- / perhari sesuai kesepakatan bersama, namun upah kerja yang diberikan ke kami saat ini Rp. 140.000,- jadi upah kami diturunkan Rp. 20.000,- bukannya naik upahnya jika masa kerja nya lama ini malah turun, kami berharap pihak perusahaan Konsisten dengan perjanjian kerja kesepakatan bersama. " Tutur karyawan PT. Indo Mas lainnya.


Masih dengan karyawan PT. Indo Mas," kami para karyawan PT. Indo Mas selain upah/gaji kami di stabilkan kembali kami juga sangat berharap lembur kerja di bayarkan, karena lembur kerja yang kami kerjakan sudah sesuai perintah pimpinan kami di PT. Indo Mas. Masa iya pak... Udah mah upah kerja atau gajinya diturunkan ini lembur kerja para karyawan pun tidak dibayar,,, tega banget seh..!" Ucap beberapa karyawan.


Neli selaku HRD PT. Indo Mas saat dikonfirmasi melalui via aplikasi WhatsApps menjelaskan kepada wartawan " jika informasi pemotongan atau penurunan nilai upah kerja dan tidak dibayar lembur kerja itu info tidak benar, yang benar itu rencananya akan dilakukan sistem borongan tapi karyawan tidak setuju." Jawab Neli.

Red xbi//.*

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *