Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Jalan raya Nasional jakarta-Serang Tercemari Sampah

By On Senin, Februari 26, 2024







Sampah rumah tangga di jalan nasional Ciruas- kragilan 

Banten,| xbintangindo.com-

jalan raya nasional serang - jakarta kini tercemari dengan tumpukan-tumpukan  sampah di berbagi titik membuat pemandangan yang kurang indah, tampak terlihat tumpukan sampah di sepanjang wilayah kecamatan Ciruas sampai ke kecamatan kragilan kabupaten Serang Banten. 26/02/24.

Sampah-sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga yang di buang oleh pengendara motor maupun mobil yang sengaja dilempar kan.

Menurut warga kaserangan Dul muji bahwa sampah-sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga.

" Iya pak di wilayah kami banyak tumpukan sampah yang sengaja di buang oleh warga dan pengendara motor maupun mobil yang membuangnya di tempat tersebut, sekarang jika melintas tempat tersebut baunya bukan main." Keluhnya.

Seperti yang di ucapkan warga kragilan  Paiji kepada awak media xbintangindo.com, "saya setiap hari melintas jalanan nasional tersebut, untuk berjualan di pasar emang benar sampah ini gak ada habisnya atau enggak di angkut sama sekali oleh bagian dinas kebersihan,,  setiap hari nya selalu banyak tumpukan sampah, saya juga pernah waktu kemarau  gak ada hujan sampah plastik berterbangan ke depan muka saya untung saja langsung sigap membuang kembali sampah tersebut, pungkas Paiji senin 26 02 2024.

Ahmad Bewok xbi//.*

Harga Pupuk di Kios-kios Kecamatan Binuang Rp.370.000/ Pasang,-, Gapoktan, Sapri" Harga Segitu Sistem Yarnen".

By On Senin, Februari 26, 2024






Kab Serang,| xbintangindo.com-

Vitalnya pemberitaan di beberapa media terkait harga pupuk bersubsidi di kios-kios wilayah kecamatan Binuang Kabupaten Serang Banten yang menjual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Ini kata ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) Supri...?".Senin 26/02/3/24.

Dalam pemberitaan tersebut petani di kecamatan Binuang membeli pupuk bersubsidi dengan harga Rp 370.000 perpasang (Urea+NPK).

Hal tersebut diklarifikasi oleh ketua Gapoktan, Sapri saat dikonfirmasi mengatakan," betul pak kelompok tani menjual pupuk bersubsidi kepada petani senilai Rp.370.000,- perpasangnya tapi system pembayaran Yarnen (Bayar Panen) wajar kali pak bayar nya setelah panen " . Kata Sapri.

"Kalau petani beli di kios pupuk harganya yang saya tau sesuai aturan pemerintah," sambung Sapri.

Koordinator Penyuluh BPP (Badan Penyuluhan Pertanian)  kecamatan Binuang. Nuryana menyampaikan jika beberapa bulan ini pasokan pupuk bersubsidi di kurangi sesuai RDKK nya, namun sebenarnya pupuk bersubsidi di wilayah kami tidak langka para petani sudah memiliki stok pupuk, karena tanaman padi sudah merunduk dan pasca panen akan tiba atau pasca panen sebentar lagi, jadi para petani tidak begitu memerlukan pupuk." Ujarnya.



Soal Alih Fungsi Situ Ranca Gede Minta Perlindungan Hukum ke MPY Law Firm Serta Puluhan Warga Klaim Miliki Bukti Kepemilikan Lahan Dan Bayar Pajak

By On Senin, Februari 26, 2024





Serang_xbintangindo.com-

Maraknya Kasus alih fungsi lahan Situ Ranca Gede, Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang yang di sebut sebagai Asep provinsi Banten terlihat tampak janggal setelah adanya fakta-fakta lain yang disampaikan eks para pemilik lahan. Sebab, warga mengklaim bahwa tanah seluas puluhan hektare itu merupakan tanah adat yang telah digarap oleh mereka sejak turun temurun dari nene moyangnya.

Kuasa Hukum warga eks pemilik lahan MYP Law Firm, M Yusup mengatakan ketika di temuin awak media, puluhan Warga memberikan kuasa kepada nya untuk mendapat bantuan hukum mengenai permasalahan lahan yang dinyatakan merupakan aset negara yakni Situ Ranca Gede.

“Jadi kaitannya dengan pemberian kuasa ini kan terkait dengan keresahan masyarakat yang hawatir  dituduh atau dianggap menjual tanah negara,” kata Yusuf selaku kuasa hukum warga eks pemilik lahan kepada wartawan, Senin (26/02/2024).

Yusup menegaskan, pihaknya akan mendampingi eks para pemilik lahan disaat ada pemanggilan dari aparat penegak hukum maupun pihak lainnya. 

“Banyaknya pemberitaan yang begitu viral di media massa terkait kasus ini, membuat masyarakat resah, khususnya eks pemilik lahan. Jadi, fokus kami hanya memberikan bantuan hukum bagi masyarakat, sehingga kedepan jika ada pemanggilan dari kepolisian, kejaksaan atau pihak manapun maka kami turut hadir dalam kapasitas mendampingi masyarakat,” katanya. 

Yusup juga menambahkan,bahwa dalam pendampingan hukum tersebut tidak ada kepentingan atau tendensi apapun. “Pure semata-mata hanya untuk meluruskan fakta yang dialami, yang terjadi di masyarakat, ” tukasnya. 

Yusup mengaku, pihaknya pekan lalu sudah berkirim surat kepada Pemprov Banten dan Pemkab Serang. Untuk itu, ia berharap agar hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya dengan melihat bahwa fakta-fakta tersebut bisa dijadikan pertimbangan hukum bagi pemerintah dan penegak hukum.

“Intinya dalam surat tersebut kami hanya mempertanyakan sekaligus meminta klarifikasi mengapa mereka memiliki data yang berbeda dari masyarakat, ” ujarnya. 

Dijelaskan Yusup, berdasarkan informasi dan data yang didapat dari Kantor Desa Babakan, diketahui kepemilikan tanah masyarakat didasarkan pada Letter C Desa babakan yang telah dicatat sejak tahun 1985, dan tercatat juga dalam DHKP. Bahkan ia juga mendapat informasi bahwa kepemilikan masyarakat sudah tercatat dalam peta ricik tahun 1951.

“Itulah yang menjadi dasar masyarakat menjual tanahnya ke pihak modern ditahun 2012 an,” ungkapnya. 

Namun demikian kata Yusup. Pihaknya menghormati proses hukum yang saat ini tengah ditangani Kejati Banten. Hanya saja, ada fakta lain yang kemudian sebaiknya Kejaksaan juga dapat mengkaji dan mempertimbangkan fakta yang ada, dimana lahan tersebut adalah lahan adat yang telah masyarakat miliki sejak turun temurun. 

Sebelumnya, salah seorang warga eks pemilik lahan Sarmana (52) mengklaim jika ia bersama puluhan warga lainnya memiliki bukti kepemilikan lahan. 

“Kami punya bukti surat-suratnya. Ada girik, leter C, SPPT dan lain sebagainya. Demikian pula setiap tahunnya tanah ini kami bayar juga pajaknya,” jelasnya saat memberikan keterangan dampingi puluhan warga dan tim hukum MYP Law Firm di Kantor Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Sabtu (24/02/2024).

Sarmana bersama puluhan warga eks pemilik lahan mengaku khawatir pasca munculnya berita ihwal Situ Ranca Gede, dimana titik lokasinya sama dengan lahan milik mereka. 

“Kami resah pak. Dimana lahan yang telah kami garap berpuluh-puluh tahun warisan dari kakek nenek, tiba-tiba diklaim bahwa lahan ini merupakan Situ Ranca Gede yang asetnya berada di Pemprov Banten. Padahal history bukti kepemilikan lahan kami jelas ada peta girik, ada leter C ada SPPT dan lainnya, ” ujarnya. 

Warga pun, mengaku heran dengan munculnya klausul Situ Ranca Gede Jakung di Desa Babakan. Padahal, nama Jakung itu tidak ada di Desa Babakan. Demikian pula, warga setempat tidak mengenal istilah Situ Ranca Gede pada kawasan lahan tersebut. 

Atas peristiwa tersebut, Sarmana bersama puluhan warga eks pemilik lahan meminta perlindungan hukum kepada MYP Law Firm. Hal ini dilakukan, sebagai upaya antisipasi warga karena khawatir dan enggan dilibat-libatkan dalam perkara yang tengah bergulir di Kejaksaan Tinggi Banten itu.

__E Teguh Iman__

DEBUT AWAL KETUA PTMSI: TURNAMEN KABUPATEN SERANG CUP1

By On Minggu, Februari 25, 2024








SERANG- xbintangindo.com-

Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Serang menggelar turnamen tenis meja Kabupaten Serang

Cup 1 yang berlangsung tanggal 24 februari sampai 25 februari 2024 bertempat di GOR Zabta yang 

berada di Drangong Kota Serang, Minggu (25/02/24). Gemuruh sorak sorai penonton yang mendukung salah satu 

pemain sangat terdengar gaduh menambah atmosfer pertandingan semakin bersemangat.

Ketua PTMSI Kabupaten Serang Ahmad Zabidi menuturkan turnamen ini pertama kali 

diselenggarakan dalam kepengurusan baru. 


Turnamen Ini terdapat dua katagori yang 

diperlombakan. Yang pertama katagori kelas umum dan katagori khusus Kabupaten Serang. Jumlah 

keseluruhan peserta ada 190. Untuk peserta katagori umum berjumlah 120 peserta dan peserta 

kelas Kabupaten berjumlah 70 peserta.

“Khusus untuk Kabupaten Serang terdapat atlet-atlet yang mengikuti, sehingga ia berharap atlet atlet yang mengikuti turnamen ini dapat mengasah kemampuannya. 


Untuk yang kelas umum untuk 

para penghobi yang dilibatkan atlet supaya mereka mempunyai jam terbang yang banyak.” Ujarnya 



Lebih dari sekedar adu skill, turnamen ini juga menjadi ajang para atlet Kabupaten Serang untuk 

terus mengasah kemampuannya sehingga mendapatkan kemampuan yang lebih matang untuk 

dikejuaraan yang akan datang. 


Dengan mengikuti di banyak turnamen, atlet tersebut akan menjadi 

percaya diri karena mempunyai jam terbang yang banyak. 

“Terdapat atlet Kabupaten yang akan kita “godog” untuk menghadapi POPDA dan PORPROV.Supaya 

bisa membanggakan Kabupaten Serang dengan prestasi.” Tambahnya.


Acara ini juga di support oleh inspektur Kabupaten Serang Rudy Suhartanto yang juga hadir dan 

menyaksikan turnamen tersebut. 


Rudy menyampaikan antusias dari masyarakat sangat luar 

biasa dengan adanya waiting list pesertanya. Karena keterbatasan waktu, panitia hanya membatasi 

jumlah pesertanya. Sehingga, ada 20 peserta yang terpaksa tidak dimasukkan. 


Turnamen ini 

diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pecinta tenis meja di Kabupaten Serang dan sekitarnya 

untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka.

“kepengurusan pertama ini sangat luar biasa. Ketua PTMSI langsung gerak cepat dengan membuat 

turnamen pertamanya dan pesertanya sangat banyak.


 Yang menjadi masalah kita selama ini bukan 

menemukan atlet tetapi kita harus melahirkan atlet dari sebuah proses latihan. Sehingga bisa 

membawa nama baik Kabupaten Serang kedepannya.” Pungkas Rudy Suhartanto.

Piket Ident dan Piket Harda Polresta Tangerang Tanggap Anak Tenggelam di Rajeg**

By On Minggu, Februari 25, 2024








Tangerang,| xbintangindo.com-

*Tangerang, 25 Februari 2024* - Setelah menerima perintah langsung dari Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf, anggota Piket Ident dan Piket Harda dibawah pimpinan Kasubnit 1 Harda, Iptu J. Sugara, segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait insiden anak tenggelam di Rajeg untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).


Kasat Reskrim memberikan perintah tersebut setelah menerima laporan informasi dari masyarakat tentang kejadian tersebut. Tindakan cepat ini merupakan penekanan dari Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, bahwa anggota Polresta Tangerang harus memberikan pelayanan yang terbaik dengan respons yang cepat dalam situasi darurat seperti ini.


Dengan mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP, anggota Polresta Tangerang menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Langkah cepat ini diharapkan dapat membantu dalam menangani situasi darurat tersebut dengan efektif.


Sementara itu, Polresta Tangerang juga terus membuka Hotline 110 Polri selama 24 jam penuh untuk masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi laporan atau informasi dari masyarakat yang membutuhkan bantuan atau respons dari pihak kepolisian.


Dengan adanya respon cepat dan komitmen yang kuat dari anggota Polresta Tangerang, diharapkan keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah hukumnya dapat terus terjaga dengan baik.

BARISAN MEDI SUBANDI (BMS) BERSAMA SAHABAT BANG ARA BANTEN GELAR ATASI STUNTING DAN MAKAN SIANG BERSAMA

By On Minggu, Februari 25, 2024






SERANG (xbintangindo.com-)- Dengan terselenggaranya pemilu tanggal 14 Februari 2024 yang berjalan dengan aman dan damai, Sahabat Bang Ara Banten bersama Barisan Medi Subandi,SH (BMS) mengadakan tasyakuran sekaligus makan siang bersama warga masyarakat Banten.


Tasyakuran yang berlangsung dengan penuh suasana kegembiraan ini dilaksanakan di Kp Pabrik,Desa Katulisan, Kabupaten Serang-Banten pada tanggal 25 Februari 2024.


"Bang Maruarar Sirait selaku inisiator acara ini melaksanakan acara ini sebagai bentuk kesyukuran bahwa pemilu pada tanggal 14 Februari dapat dilaksanakan dengan aman dan damai", terang Kartika Nur Rakhman, koordinator Sahabat Bang Ara.


Sahabat Bang Ara adalah relawan pendukung Prabowo Gibran yang diinisiasi oleh Maruarar Sirait dan kawan-kawan yang hingga saat ini tersebar di seluruh Indonesia.


Dalam acara ini juga diadakan pemeriksaan kesehatan pada 100 ibu hamil dan 21 anak stunting serta kurang gizi di wilayah kabupaten Serang.


"Lebih dari 1300 warga hadir dalam tasyakuran dan makan siang bersama ini. Sebagian diantaranya adalah ibu hamil, anak stunting dan kurang gizi,anak yatim, serta anak difabel", sebut Kartika Nur Rakhman.


Acara tasyakuran pemilu damai ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pemuda Muslimin Muhtadin Sabilly dan Sekjend Pendekar Banten Korda II Kabupaten Serang (Medi Subandi).


"Kami berterimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Serang yang mampu menjaga pemilu kali ini berjalan dengan aman dan damai. Kontribusi para pendekar di Banten juga turut memberikan efek positif bagi pemilu kali ini", tegas Kartika Nur Rakhman.


Dalam acara ini dilaksanakan juga pengajian oleh KH. M Badri Dimyati. Selain itu juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, paket susu dan vitamin kepada ibu hamil, anak stunting, kurang gizi dan juga anak difabel. Acara ini diakhiri dengan makan siang bersama seluruh warga yang hadir dan atraksi pencak silat oleh para pendekar.


"Medi Subandi mengucapkan banyak terimakasih kepada Sahabat Bang Ara yang telah memberikan suport melalui program sosial terhadap masyarakat kabupaten Serang," ucapnya.


Dan semoga program yang bermanfaat ini terus bergulir dan bisa dirasakan masyarakat se-Indonesia," papar Medi.


Acun Sunarya selaku ketua pelaksana mengucapkan terimakasih kepada sahabat bang Ara dan Barisan Medi Subandi (BMS).


"Karena program yang dilaksanakan melalui sahabat bang Ara ini menjadikan persatuan dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat," Ujar Acun


Alhamdulillah acara berjalan lancar dan aman serta membawa keberkahan,ungkapnya.

Redaksi xbi//.*

Satlantas Polres Serang Evakuasi Korban Laka Lantas dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)

By On Minggu, Februari 25, 2024








SERANG,  - xbintangindo.com-

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang - Tangerang tepatnya Kampung Pos Tambak, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu malam, 24 Februari 2024.


Kecelakaan itu menyebabkan seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Korban yang diketahui bernama Hermansyah (29) warga Lingkungan Sukajadi, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang itu tewas dengan kondisi luka parah pada bagian kepala. 


Kasat Lantas Polres Serang AKP Tiwi Afrina menjelaskan, kasus kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 23.45 WIB. Kecelakaan berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi A 5713 DD melaju dari arah Tangerang menuju Serang. 


"Tiba di lokasi kejadian, korban ini diduga hilang kendali dan terjatuh dari motornya," ujarnya, Minggu 25 Februari 2024.


Saat korban terjatuh disaat bersamaan melaju truk dengan nomor polisi A 8642 D yang dikemudikan oleh Juprani. Truk muatan es batu ini kemudian melindas kepala korban. Akibatnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian. 


"Akibat kejadian ini korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara-red)," katanya didampingi Kanit Gakkum Polres Serang, Ipda Sandhi Pribadi. 


Petugas kepolisian yang mendapat informasi kecelakaan tersebut telah melakukan evakuasi terhadap korban. Jasad pria yang sehari-sehari bekerja sebagai buruh harian lepas ini dievakuasi ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang. 


"Untuk korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit. Sementara truk dan pengemudinya kita sudah amankan di Mapolres Serang," ungkap perwira pertama Polri ini. 


Pasca kecelakaan tersebut, Tiwi menghimbau agar semua pengendara selalu hati-hati saat berkendara dan tertib berlalu lintas. "Tetap disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Utamakan keselamatan karena keluarga menanti di rumah," tuturnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *