Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) Mendorong Penguatan Polri di Bawah Presiden dalam Kerangka Demokrasi Pancasila dan Negara Hukum

By On Rabu, Januari 28, 2026





Serang — Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) memandang bahwa pembahasan mengenai posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam struktur ketatanegaraan merupakan diskursus penting dan sah dalam negara demokrasi. Diskursus tersebut perlu ditempatkan secara jernih, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa dan negara.







Menurut Ketua Harian DPP PSKBI H.Lutfi Tri Putra Mengatakan Sebagai organisasi yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan, demokrasi Pancasila, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, PSKBI menilai bahwa penempatan Polri di bawah Presiden Republik Indonesia tetap relevan dan konstitusional, sepanjang dijalankan dalam kerangka negara hukum, prinsip akuntabilitas, dan pengawasan demokratis yang kuat, Rabu (28/01).




Dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, Presiden memegang mandat langsung dari rakyat dan bertanggung jawab penuh atas jalannya pemerintahan, termasuk stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, keberadaan Polri di bawah Presiden dapat dipahami sebagai upaya menjaga kesatuan komando, efektivitas koordinasi nasional, serta kepastian tanggung jawab politik dalam pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat.


PSKBI memandang bahwa dalam konteks negara kesatuan dengan wilayah yang luas, heterogenitas sosial yang tinggi, serta dinamika keamanan yang kompleks, Polri sebagai institusi nasional membutuhkan posisi strategis yang memungkinkan respons cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden dinilai masih paling sesuai untuk menjawab kebutuhan tersebut.


Namun demikian, PSKBI juga menegaskan bahwa dukungan terhadap posisi Polri di bawah Presiden tidak boleh dimaknai sebagai penyerahan kewenangan tanpa batas. Dalam negara demokrasi, setiap kekuasaan harus dibatasi, diawasi, dan dipertanggungjawabkan. Prinsip ini berlaku pula bagi institusi kepolisian dan relasinya dengan kekuasaan eksekutif.

Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa persoalan utama dalam tata kelola kepolisian bukan terletak semata-mata pada struktur formal organisasi, melainkan pada kualitas pengawasan, budaya profesionalisme, serta kejelasan batas antara kebijakan strategis dan tindakan operasional penegakan hukum. Tanpa pengawasan yang memadai, struktur apa pun berpotensi disalahgunakan.


Atas dasar itu, PSKBI berpandangan bahwa penguatan Polri di bawah Presiden harus disertai dengan beberapa prasyarat penting, antara lain:

- Penegasan batas kewenangan Presiden dalam hubungannya dengan Polri, yakni pada tataran kebijakan strategis dan arah umum keamanan nasional, bukan pada intervensi langsung terhadap proses penegakan hukum atau tindakan operasional sehari-hari.

- Penguatan mekanisme pengawasan sipil terhadap Polri yang bersifat independen, transparan, dan memiliki kewenangan substantif, sehingga mampu menjamin profesionalisme dan akuntabilitas institusi kepolisian.

- Optimalisasi fungsi pengawasan parlemen, khususnya dalam aspek anggaran, kebijakan, dan evaluasi kinerja Polri, sebagai bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem demokrasi.

- Peneguhan prinsip netralitas Polri dalam kehidupan politik, terutama dalam konteks kontestasi elektoral, agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.


PSKBI meyakini bahwa kepolisian yang kuat bukanlah kepolisian yang bekerja tanpa kontrol, melainkan kepolisian yang bekerja dalam koridor hukum, etika, dan tanggung jawab publik. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugasnya, dan kepercayaan tersebut hanya dapat tumbuh apabila Polri dipastikan bebas dari kepentingan politik praktis.


Dalam konteks reformasi kelembagaan, PSKBI mendorong agar fokus perbaikan diarahkan pada peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, pembenahan tata kelola internal, penegakan kode etik, serta penguatan budaya pelayanan publik. Perubahan struktural tanpa pembenahan substansi dikhawatirkan tidak akan menyentuh akar persoalan.

Jajaran Pengurus Kesti TTKKDH Mendukung Polri Tetap Berada dibawah Presiden RI

By On Rabu, Januari 28, 2026

 







Foto : H. Maman Soleman 

Banten, xbintangindo.com --

Jajaran pengurus Kesti TTKKDH Banten mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Indonesia. Pasalnya, hal ini dinilai baik dan memberikan manfaat yang banyak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat. 


"Dengan segala kerendahan hati, keikhlasan dan penuh tawakal kepada Allah SWT, bersama ini saya H. Maman Soleman wakil Ketua DPW II Provinsi Banten, menyatakan mendukung sepenuhnya Polri di bawah Presiden dan bukan yang lain," kata H. Maman Soleman.Rabu (28/1/2026). 


Polri di bawah Presiden seperti sekarang ini, kata H. Maman Soleman, adalah posisi yang sangat ideal atau tepat. Penempatan tersebut lebih banyak dirasakan manfaat positifnya untuk masyarakat Indonesia. 


"Posisi ini adalah sesuatu yang sangat ideal, dan yang selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan dan kemanfaatan yang baik, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya. 


H. Maman Soleman berharap, Presiden dan Polri harus terus bersama-sama menjaga bangsa dan negara ini, demi menciptakan masyarakat yang maju dan modern. 


" Mari kita bersama-sama doakan agar Polri senantiasa berada dalam lindungan, bimbingan dan ridho Allah SWT, untuk membersamai Presiden dan kita semuanya menjaga negara dan bangsa ini, menuju satu masyarakat yang maju, yang modern, yang diridhoi Allah SWT, Amin YRA," tuturnya.








Begitu pula dikatakan penasehat organisasi pencak silat Kesti TTKKDH provinsi Banten H. Muslik," ketetapan DPR RI itu sudah tepat jika polri dibawah naungan presiden RI, kami dari Kesti TTKKDH sangat mendukung polri dibawah presiden RI." Kata H. Muslik.

Red xbi//.*

Ketua Umum MUI Dukung Polri di Bawah Presiden

By On Rabu, Januari 28, 2026







Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Indonesia. Pasalnya, hal ini dinilai baik dan memberikan manfaat yang banyak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat. 


"Dengan segala kerendahan hati, keikhlasan dan penuh tawakal kepada Allah SWT, bersama ini saya M Anwar Iskandar Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, menyatakan mendukung sepenuhnya Polri di bawah Presiden dan bukan yang lain," kata KH Anwar dalam tayangan videonya sebagaimana dikutip Rabu (28/1/2026). 


Polri di bawah Presiden seperti sekarang ini, kata Anwar, adalah posisi yang sangat ideal atau tepat. Penempatan tersebut lebih banyak dirasakan manfaat positifnya untuk masyarakat Indonesia. 


"Posisi ini adalah sesuatu yang sangat ideal, dan yang selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan dan kemanfaatan yang baik, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya. 


Anwar berharap, Presiden dan Polri harus terus bersama-sama menjaga bangsa dan negara ini, demi menciptakan masyarakat yang maju dan modern. 


" Mari kita bersama-sama doakan agar Polri senantiasa berada dalam lindungan, bimbingan dan ridho Allah SWT, untuk membersamai Presiden dan kita semuanya menjaga negara dan bangsa ini, menuju satu masyarakat yang maju, yang modern, yang diridhoi Allah SWT, Amin YRA," tuturnya.

JL.RAYA SERANG-JAKARTA BERLUBANG. PAS DI DEPAN  RUKO MODEREN CIKANDE DI TANAMI POHON PISANG OLEH WARGA.

By On Senin, Januari 26, 2026







Banten, xbintangindo.com --

Karena sering terjadi nya kecelakaan di akibatkan jalan yang berlubang warga tanami pohon pisang. senin 26 Januari 2026 


"Ia pa kami sangat mendambakan jln raya bagus dan tidak  berlubang .padahal  Kami setiap tahunya membayar pajak ke pada pemerintah.tapi pemerintah seolah olah Diam saat jalan rusak.ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.

 








Tadi pagi aja ada korban yang jatuh akibat jalan berlubang jalanan ini ga pernah sepi dari pengendara sepada motor yang sehari hari nya merka beraktivitas melawati jalan ini.


Kami memohon kepada pemerintah kabupaten serang tolong lah perhatikan jalan yang berlubang agar segera di perbaiki biar masyarakat nyaman saat berkendara..

Red xbi//.*

Mitos apa Benar...!"Jika Korban Banjir Sudah diberikan Bantuan Mie Instan Maka Genangan Air dilokasi Banjir Akan Segera Surut

By On Jumat, Januari 23, 2026










Foto : pengiriman bantuan mie instan 

Banten, xbintangindo.com --

Ada-ada saja suara yang keluar dari mulut beberapa masyarakat ketika bantuan dari pemerintah maupun dari donatur yang dermawan datang membawa bantuan berupa mie instan,  wahh.. mantap neh bantuan mie instan sudah di turunkan bakalan cepat surut neh kalau mie instan dibagikan ke korban banjir...!" Suara dari beberapa warga Parakan kecamatan Jawilan.


Begitu pula yang diucapkan oleh warga korban banjir di perumahan negara lestari kecamatan Kibin saat wartawan xbintangindo.com investigasi kelokasi banjir 


" Mana nih bantuan mie instan belum juga turun dari pemerintah daerah, kalau tidak segera diturunkan bagaimana mau surut air yang menggenang di perumahan BNL ini." Ujar beberapa korban banjir.


" Seperti biasanya kalau bantuan mie instan sudah turun dan dibagikan kepada korban banjir, besoknya air sudah surut dan normal seperti sedia kala." Celetuk warga.


Begitu pula warga Jayanti," segera banyakin bantuan mie instan ke korban banjir biar air cepat surut, kalau mie instan lambat di bagikan ke korban banjir ya.. pasti lama surutnya.!" Ucap warga .


Terkait mitos atau benar bantuan mie instan dapat segera membuat air surut dilokasi banjir. Aktivis provinsi Banten Panji abdilah SE Bintang Indonesia menjelaskan.


"Menurut saya hal tersebut itu mitos, masa iya jika korban banjir sudah menerima bantuan mie instan air dilokasi banjir akan segera surut, itu ucapan-ucapan dari seseorang yang mungkin sakit hati dengan pemerintah daerah yang membantunya jika ada musibah selalu mie instan, atau sindiran halus yang dilontarkan oleh korban banjir kepada donatur dermawan, mungkin para korban banjir ingin dibantu dengan nasi rabeg, nasi Padang atau nasi ikan gurame makanan siap saji yang enak-enak. Sebaiknya saudara-saudara ku syukuri saja nikmat yang Allah SWT berikan." Ucap Panji.


" Musibah banjir ini teguran dari Allah SWT untuk kita semua, memang disetiap musibah apapun bantuan mie instan dan air mineral pasti terlihat yang pertama di lokasi. Tapi memang barang tersebut yang mudah disajikan dan instan untuk dimakan." Ujarnya.

Red xbi//.*

Beredar video terduga Pelaku Bajing Loncat digebuki massa dipinggir Jalan PCI - Bononegara Serang Banten Setelah Kedapatan Mencuri Biji Plastik

By On Rabu, Januari 21, 2026











Foto : Pelaku bajing loncat pencuri biji plastik saat digebuki massa dipinggir jalan.

Banten, xbintangindo.com --

Beredar 2 video berdurasi (1.08 detik) dan video kedua berdurasi (1.30 detik) tampak terlihat terduga pelaku bajing loncat digebuki massa dipinggir jalan Perumahan Cilegon Indah (PCI) - Bojonegora Merak provinsi Banten setelah kedapatan mencuri beberapa Karung biji plastik. Rabu, 21/01/26.







Foto : Beberapa karung biji plastik yang tergeletak di tengah jalan setelah di turunkan oleh pelaku.

Tampak terduga pelaku bajing loncat merintih kesakitan saat digebuki massa, barang bukti beberapa karung biji plastik terlihat tergeletak di tengah jalan.


Massa tampak geram memukul si pelaku pencuri biji plastik, informasi yang awak media dapat jika di sepanjang jalan PCI - Bojonegora Merak sering terjadi kehilangan barang muatan truk - truk yang melintas.


Bajing loncat menyasar barang apa saja yang dibawa para supir truk yang melintas jalan tersebut.


Sampai berita ini disiarkan wartawan media online xbintangindo.com belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian setempat.

Apeng xbi//.*

Resmob Polda Banten Kembali Amankan 17 Motor Di Bus ALS Jurusan Sumatera,Di duga, Bodong

By On Selasa, Januari 20, 2026






Cilegon, xbintangindo.con --

Merak-Jajaran Reserse Mobil ( Resmob) Polda Banten senin malam 20.00 wib di jalan cikuasa atas Merak Banten kembali mengamankan sebuah Bus ALS  dan 17 Unit Kendaraan roda dua ( Motor) berbagai jenis yang di duga bodong.





Berdasarkan pantauan Media di lokasi kejadian bahwa tim resmob polda Banten melakukan pemeriksaan terhadap Bus ALS BK 7254 AU. NO PINTU 66 yang hendak menuju Sumatera melalui jalan atas yaitu jalan cikuasa, setelah di curigai Bus ALS tersebut di giring ke pool ALS yaitu di rumah makan ALS merak Cilegon Banten. 


Dalam pemeriksaan tersebut Tim resmob Polda Banten menemukan 17 kendaraan roda dua (Motor) berbagai jenis keluaran terbaru tanpa di lengkapi surat-surat yang lengkap, dikarenakan  di curigai motor-motor tersebut di duga bodong akhirnya Bus ALS dan ke 17 motor tersebut di bawa ke markas Mapolda Banten. 


Tim reamob polda Banten di saat  media menanyakan terkait kepemilikan kendaraan itu, hanya menjawab, nanti ya kita lagi akan melakukan pengembangan lebih lanjut, "ujar salah satu anggota Resmob Polda Banten. 


Diberitakan sebelumnya tim resmob Polda Banten pada tanggal 12 Januari 2026 lalu menangkap 4 motor di Bus ALS dengan nomor pintu 041 tepatnya di pool Bus ALS rumah makan  ALS merak Banten.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *