Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
GERAKAN MAHASISWA PEDULI RAKYAT (GEMPAR) MENOLAK ADANYA PEMBANGUNAN DAN MENDESAK UNTUK MENGHENTIKAN PROSES PEMBANGUNAN SEMENTARA PT. APLUS PACIFIC DI WILAYAH PESANTREN AL-BAYAN LEBAK - BANTEN.

By On Jumat, September 18, 2026

 

M. Husen 

Banten,  xbintangindo.com --

Kamis, 17 September 2026, 

Sehubungan adanya Pembanguan Pabrik Di Lingkungan Pondok Pesantren Al - Bayan, Desa Nameng, Cigalempong, Lebak Banten, kami Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPAR) mendesak Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Lebak segera melakukan pemeriksaan serta menghentikan sementara aktivitas pembangunan atau ekspansi PT Aplus Pacific yang berada berdampingan dengan lingkungan Pondok Pesantren Al-Bayan.


Koordinator Organisasi M. Husen menegaskan bahwa proses pembangunan perusahaan tersebut harus segera di hentikan karena ada beberapa masyarakat setempat khususnya pondok pesantren yang merasa terganggu aktivitas belajar mengajar anak-anak santri, serta perusahaan tersebut berpotensi besar terjadinya pencemaran lingkungan, potensi dampak lingkungan yang umumnya dipantau dan dikelola dari aktivitas operasional tersebut


Menurut Muhammad Husen sejumlah potensi dampak lingkungan perlu menjadi perhatian pemerintah provinsi Banten dan pemerintah kabupaten Lebak di antaranya penurunan kualitas udara, debu serta mobilitas kendaraan perlu adanya kajian yang serius.


Dan juga Persoalan Perizinan Perlu Diverifikasi dengan lebih mendalam dan transparan agar tidak terjadi hal-hal yang memicu kerugian kepada masyarakat dan pihak pesantren


Lebih tegasnya M. Fahruroji selaku koordinator bidang isu GERAKAN MAHASISWA PEDULI RAKYAT (GEMPAR)menyatakan berdasarkan informasi dari Kepala Desa Nameng pertanggal 15 September 2026, pembangunan ekspansi PT Aplus Pacific disebut belum mengantongi izin tertentu dan berkaitan dengan penggunaan jalan poros desa.


Selain itu, ia juga menyebutkan adanya verifikasi lapangan oleh sejumlah perangkat daerah Kabupaten Lebak, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta DPMPTSP Kabupaten Lebak, kami meminta pemerintah daerah membuka informasi perizinan secara transparan dan akuntabel agar status legalitas pembangunan dapat diketahui secara objektif oleh masyarakat. Hal tersebut penting untuk memastikan apakah seluruh persyaratan tata ruang, lingkungan, penggunaan jalan, dan perizinan berusaha telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.


Maka kami gerakan mahasiswa peduli rakyat (GEMPAR) Mendesak dan menuntut agar aktivitas pembangunan perusahaan tersebut segera di hentikan sementara, gerakan kami hasil dari aduan dari pihak yang merasa diberatkan dan dirugikan karena adanya aktivitas pembangunan perusahaan tersebut, dan kami menuntut kepada pemerintah setempat dan aparat penegak hukum agar segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang dianggap Masyarakat merugikan dan mencemari lingkungan. 


Kami menuntut dan mendesak Kepada Bapak Gubernur Banten dan pemerintah kabupaten Lebak untuk segera Audit dan berikan sanksi tegas kepada Pabrik PT Aplus Pacific yang diduga belum mengantongi Izin untuk ekspansi Pabrik yang berada dilingkungan pondok pesantren Al bayan dan sangat Mendesak agar segera mencabut izin Operasional Pabrik PT Aplus Pacific yang sedang berjalan karena sangat berpotensi mengganggu aktivitas pesantren._ Ujarnya 


“Kami tidak menolak investasi, tetapi kami menolak pembangunan yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu konflik sosial,”


Hasil audiensi kemarin pada Hari Selasa, 15 September 2026 di pondok pesantren Al-Bayan, bahwasanya pihak PT. APLUS PACIFIC menyepakati tidak akan ada aktivitas pelebaran lahan lagi tapi nyatanya masih tetap melakukan aktivitas pelebaran lahan dan ini sudah mencederai perjanjian awal.


Jika pembangunan ini masih terus berlanjut maka kami GERAKAN MAHASISWA PEDULI RAKYAT (GEMPAR) akan terus mengawal dan menyelesaikan persolan ini sampai bener-bener masyarakat dan pesantren tidak mendapat kerugian dan kerusakan.

Viral, Pembangunan Jalan Lingkungan di Kab. Pandeglang Gunakan Paving blok Rapuh

By On Rabu, September 16, 2026




Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

Pembangunan jalan lingkungan di kabupaten Pandeglang Banten mendadak viral setelah persoalan jenis paving blok yang dipasang mudah rapuh dan mudah patah ketika di injak dengan kaki.


Viral nya proyek pembangunan jalan lingkungan dengan sistem memakai jenis material paving blok di unggah media sosial aplikasi tiktok oleh akun @abautjurnallist2000 jika material paving blok yang dipasang di lokasi pembangunan jalan lingkungan tersebut kwalitas rendah atau buruk, pasalnya ketika paving blok tersebut di injak kaki saja sudah rapuh dan mudah patah.











Keterangan dalam video tersebut jika pembangunan jalan lingkungan tersebut berasal dari anggaran APBD kabupaten Pandeglang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) usulan masyarakat pada program pembangunan yang diserap oleh anggota DPRD kabupaten Pandeglang, melalui kegiatan reses jaring aspirasi atau pertemuan terbuka.


Suara dalam video tersebut terdengar anggota DPRD dan masyarakat merasa kecewa terhadap pekerjaan proyek pembangunan jalan lingkungan tersebut, mereka meminta kepada kepala dinas (kadis)  Pekerjaan umum bidang pemukiman dan tata ruang agar segera melihat ke lokasi pekerjaan proyek pembangunan jalan dan mengganti kwalitas paving blok yang bagus, kuat dan tahan lama.


" Pak kadis kumaha ieu pak kadis, paving blok nya rapuh kieu, diinjek saja mudah patah dan rapuh, gimana ini pak kadis.. ?" Tanya suara seseorang kepada kadis PU.


Aktivis Banten Panji Abdillah SE angkat bicara, " parah banget itu jenis paving blok yang dipasang di lokasi pembangunan tersebut karena jelas terlihat paving blok yang di ampar dan jenis paving blok kualitas rendah atau buruk ( mudah rapuh dan mudah patah ketika di injak kaki, bagaimana jika di lindas oleh kendaraan motor bisa hancur lebur itu paving blok.". Kata Panji. Rabu, 16 September 2026.


Panji meminta kepada pihak instansi pemerintah yang berwenang terkait proyek tersebut agar lebih memaksimalkan fungsi pengawasan nya, ingat masyarakat ingin hasil pembangunan jalan dilingkungan nya dengan hasil fisik yang memuaskan, kuat dan tahan lama, " ujar Panji.

Oman neck xbi*

Kemandirian Finansial Dalam Tuntunan Islam

By On Minggu, September 13, 2026

 




Kemandirian Finansial Dalam Tuntunan Islam

Kemandirian finansial bukan sekadar memiliki banyak harta atau penghasilan besar. Dalam Islam, kemandirian berarti mampu mengelola rezeki secara halal, memenuhi kebutuhan dengan baik, tidak bergantung secara berlebihan kepada orang lain, mempersiapkan masa depan, serta menjadikan harta sebagai sarana mendekat kepada Allah.


Islam tidak mengajarkan umatnya membenci kekayaan. Harta adalah amanah yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, menunaikan kewajiban, bersedekah, dan memberi manfaat kepada sesama. Allah mengingatkan dalam QS. Al-Qashash: 77 agar manusia mencari kebahagiaan akhirat dengan apa yang dianugerahkan-Nya tanpa melupakan bagian kehidupan dunia.


Karena itu, kemandirian finansial dimulai dari kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Penghasilan yang meningkat tidak akan memberikan ketenangan apabila gaya hidup, cicilan, dan keinginan konsumtif ikut meningkat. Allah memuji orang yang ketika membelanjakan harta tidak berlebihan dan tidak pula kikir, tetapi berada di tengah-tengah (QS. Al-Furqan: 67).


Mengelola rezeki merupakan bagian dari kesyukuran. Catat pemasukan dan pengeluaran, dahulukan kebutuhan pokok, tunaikan kewajiban, hindari pemborosan, siapkan dana darurat, kelola utang dengan hati-hati, persiapkan masa depan, tunaikan zakat, dan sisihkan rezeki untuk sedekah.


Islam juga sangat menghargai kerja dan kemampuan. Rasulullah ï·º menjelaskan bahwa makanan terbaik adalah yang diperoleh dari hasil kerja tangan sendiri. Karena itu, meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, memperluas jaringan, belajar teknologi, berdagang, dan meningkatkan kompetensi merupakan bagian dari ikhtiar selama dilakukan melalui jalan yang halal.


Namun, mandiri bukan berarti merasa tidak membutuhkan Allah. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.” (QS. An-Najm: 48). Manusia bekerja dan merencanakan, tetapi Allah-lah Pemilik rezeki. Karena itu, ikhtiar harus selalu berjalan bersama tawakal.


Kemandirian juga menjaga kehormatan manusia. Rasulullah ï·º mengajarkan bahwa bekerja mencari kayu bakar dan memikulnya sendiri lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain. Pesannya bukan melarang meminta pertolongan ketika benar-benar membutuhkan, tetapi mendorong manusia agar berusaha selama masih memiliki kemampuan.


Kemandirian finansial memberikan ruang untuk memilih. Orang yang memiliki keterampilan, tabungan, dan pengelolaan keuangan yang baik tidak mudah dipaksa keadaan. Ia lebih mampu menolak pekerjaan yang bertentangan dengan prinsip dan menghadapi perubahan kehidupan tanpa kepanikan berlebihan.


Namun kebebasan finansial bukan kebebasan meninggalkan tanggung jawab. Kemandirian justru seharusnya membuat seseorang semakin amanah kepada keluarga, orang tua, pekerjaan, dan masyarakat.


Rasulullah ï·º bersabda, “Kekayaan bukanlah karena banyaknya harta benda, tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa.” Karena itu, tujuan kemandirian finansial bukan mengejar angka kekayaan tanpa batas, melainkan mencapai kecukupan, ketenangan, kemampuan memenuhi kewajiban, dan kesempatan memperbanyak kebaikan.


Tidak perlu terlihat kaya untuk disebut berhasil. Ukurannya adalah apakah rezeki diperoleh secara halal, keluarga tercukupi, kewajiban ditunaikan, utang terkendali, masa depan dipersiapkan, dan sebagian harta memberi manfaat kepada sesama.


Kebebasan sejati adalah ketika kita mampu berkata: aku memilih yang halal meskipun yang haram terlihat lebih mudah; memilih hidup sederhana meskipun dunia mengajak berlebihan; memilih bertanggung jawab meskipun tidak ada yang melihat; dan tetap bergantung kepada Allah meskipun mampu berdiri dengan kaki sendiri.


Harta berada di tangan, bukan di hati. Kemampuan menjadi sarana kebaikan, penghasilan menjaga kehormatan, dan kebebasan digunakan untuk memilih kehidupan yang diridai Allah.


Semoga Allah memberikan kita rezeki yang halal dan berkah, kemampuan mengelolanya dengan amanah, kecukupan yang menenangkan hati, serta kekuatan menggunakan setiap nikmat untuk kebaikan dunia dan keselamatan akhirat.

*Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Terjunkan Tim Susur Selat Sunda Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal*

By On Minggu, September 13, 2026







Banten – Memasuki hari keenam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten mengirimkan lima orang perwakilan delegasi untuk terjun langsung dalam misi pencarian di perairan Selat Sunda, Minggu (13/09/2026).


Kelima delegasi jurnalis tersebut adalah Herman dari Penabanten.com, Raden Dede dari Siberindo.com, David Nababan dari Indosatunews.com, Herfa Al Jihad selaku Humas PWI Banten dari Berita-Rakyat.com, serta Yustinus Agus dari DistrikBantenNews.com.


Para delegasi pers tersebut bergabung langsung bersama personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten untuk menyisir perairan laut lepas.


Keikutsertaan perwakilan PWI Banten ini disambut langsung oleh Perwira Ditpolairud Polda Banten, AKBP Capt. Sherly Anggraini, S.ST., M.Han., M.Mar. Ia mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan insan pers yang turut mengawal langsung proses pencarian di lapangan.


AKBP Capt. Sherly menerangkan bahwa pada penyisiran hari keenam ini, fokus pergerakan armada diarahkan menuju kawasan perairan Ujung Kulon dengan estimasi waktu pelayaran sekitar empat jam.


"Pencarian diarahkan menuju wilayah perairan Ujung Kulon. Kondisi cuaca maritim akan terus dipantau secara berkala. Apabila dinamika cuaca di laut tidak memungkinkan, tim diinstruksikan segera melaporkan perkembangan situasi demi keselamatan bersama," tegas Capt. Sherly di dermaga keberangkatan.


Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra melalui Seksi Humas PWI Banten, Herfa Al Jihad yang ikut serta dalam pelayaran bersama Ditpolairud, menegaskan bahwa keikutsertaan delegasi ini merupakan wujud panggilan nurani dan empati mendalam komunitas pers Banten.


"Kami hadir langsung untuk memberikan dukungan moril dan tenaga terhadap proses pencarian rekan-rekan kami. Ini adalah bentuk solidaritas nyata sesama insan pers. Doa dan harapan kami tidak pernah putus agar lima wartawan dan tiga kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," tutur Herfa.


Hingga hari keenam, tim SAR gabungan bersama Ditpolairud Polda Banten dan relawan jurnalis terus memperluas radius penyisiran di perairan Pandeglang hingga kawasan Ujung Kulon dengan harapan seluruh korban dapat segera dievakuasi. (Red)

Polda Banten dan Basarnas Lakukan Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

By On Selasa, September 08, 2026







Kab, Serang  xbintangindo.com

Polda Banten bersama Basarnas terus melakukan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.


Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan kronologis kejadian tersebut.


"Rombongan jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan kapal speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Komunikasi terakhir diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, saat salah satu anggota rombongan mengirimkan lokasi terakhir kepada rekannya. Selanjutnya, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan tersebut tidak dapat dilakukan," ujarnya pada Selasa (08/09). 


Adapun lokasi yang menjadi titik dugaan terakhir berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, dengan jarak sekitar 9,98 nautical mile (NM) dari RIB 02 BTN dan estimasi waktu tempuh sekitar 40 menit.


Data sementara rombongan yang dilaporkan belum ditemukan terdiri dari M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu), Donal (freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.


Selanjutnya, Kombes Pol Maruli mengatakan bahwa proses pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai adanya kapal yang membawa rombongan jurnalis yang belum kembali ke Dermaga Pagedongan, Carita.


“Polda Banten bersama Basarnas telah bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir rombongan tersebut melakukan komunikasi,” katanya.


Kombes Pol Maruli mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian dan terhadap seluruh rombongan. 


"Dalam pencarian tersebut, sebanyak 23 personel terlibat, terdiri dari dua personel KP Sanjaya Mabes Polri, lima personel Ditpolairud Polda Banten, dan 16 personel Basarnas Banten. Pencarian juga didukung dengan penggunaan Kapal Basarnas KN Tetuka yang bergerak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju wilayah perairan Carita dan selanjutnya ke lokasi pencarian," ungkapnya.


Kondisi cuaca di sekitar wilayah pencarian dilaporkan cerah berawan dengan arah angin dari selatan ke utara, kecepatan angin sekitar 16,7 knot, dan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter. Sementara itu, terdapat sebaran abu vulkanik dengan jarak pandang sekitar satu mil.


Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa pihaknya bersama Basarnas akan terus melakukan pencarian dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang serta tidak mendekati kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.


“Kami bersama Basarnas akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dan menyampaikan perkembangan informasi sesuai hasil di lapangan,” tutupnya. (Bidhumas).

Gerandong..!" Truk Hino Hijau Modifikasi Milik Bos Ryan Beli BBM bio solar Bolak-balik di 3 SPBU Rangkas Bitung dengan Cara Barcode beda-beda dan Ganti No. Polisi

By On Jumat, September 04, 2026









Truk besar Fuso Box Hino Dutro hijau yang sudah di modifikasi dengan muatan kempu untuk wadah BBM Bio solar yang di beli supir dari 3 SPBU wilayah Rangkas Bitung Lebak.

Lebak, xbintangindo.com --

Penyalahgunaan BBM solar bersubsidi, yang dilakukan para mafia BBM bersubsidi di tiga SPBU yaitu SPBU Citeras, SPBU nameng dan SPBU Ciawi  berada di wilayah kecamatan Rangkas Bitung kabupaten Lebak Banten   terkesan kebal hukum. 21 Agustus 2026.





Deska supir mobil truk Hino Hijau saat dikonfirmasi Wartawan.

Saat wartawan konfirmasi kepada Deska sopir  mobil Ienis Hino Box Hijau dengan nomor polisi B 9378 CB yang sedang mengisi atau membeli BBM jenis Solar Bersubsidi di SPBU Nameng, dirinya mengakui bahwa unit mobil truk Hino yang dikendarainya milik Bos RY.


" Betul pak ini mobilnya milik bos Ryan yang saya kemudikan ini dan saya hanya sebagai sopir saja yang ditugaskan sama bos Ryan, saya di berikan uang untuk belanja BBM Bio solar." ucap Deska.





Deska Menerangkan jika dirinya khusus beli BBM Bio solar di 3 SPBU di wilayah Rangkas Bitung.


" Saya di berikan uang untuk membeli BBM jenis bio solar di 3 SPBU wilayah Kecamatan Rangkas Bitung saja (Nameng, Ciawi dan Citeras), biasa bang bolak-balik ngisi dengan beda barcode dan nomor polisi." Ujar Deska.


" Setelah wadah (Kempu Red) yang berada di dalam box penuh, saya bawa ke lapak milik Bos Ryan." Kata Deska.


Deska mengatakan jika orang yang bertanggung jawab di lapangan bernama bang Rayu.


" yang di tugaskan untuk di lapangan bernama Rayu, perintah bos Ryan, nanti BG Rayu menghubungi teman-teman wartawan, memang jika ada kendala bang Rayu yang turun ke lapangan nemuin temen-temen wartawan." Tutur Deska.


Sebelum nya Ramai pemberitaan terkait praktik penyalahgunaan BBM solar bersubsidi yang diduga dilakukan oleh oknum SPBU Citeras nameng dan Ciawi  kecamatan Rangkas Bitung kabupaten Lebak seakan tak tersentuh hukum, hal itu menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat kepada aparat penegak hukum di wilayah Polres Lebak.


Bagaimana tidak, aktivitas para mafia BBM Bio solar itu secara terang-terangan diduga terjadinya pembiaran terhadap para mafia BBM Solar bersubsidi di SPBU Citeras , nameng dan Ciawi.


Beberapa sumber mengatakan bahwa setiap armada angkutannya telah dimodifikasi tankinya, bahkan dibuat tempat penampungan (kempu red-) untuk menampung ribuan liter solar subsidi. 


Informasi yang diperoleh salah aktivis muda Saeful Peyang bahwa, para mafia solar ini mampu menyedot ribuan liter solar dari 3  SPBU tersebut yang konon BBM Bio solar yang telah dibeli dikumpulkan di lapak Penampungan kemudian dijual ke industri maupun tambang-tambang yang membutuhkan BBM Bio solar.


" Solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang menggunakan BBM Solar dalam skala besar dengan harga tinggi, hal tersebut jelas apa yang dilakukannya sudah merugikan masyarakat dan negara juga melanggar hukum." Tegas Saeful.


" BBM Solar subsidi disediakan untuk rakyat kecil, bukan untuk perusahaan besar. Ironisnya, para pelaku seolah bebas melakukan tindakan tersebut tanpa ada rasa takut pada hukum.


" Jelas Hal ini menimbulkan pertanyaan besar oleh masyarakat dimana peran aparat penegak hukum (APH) khususnya Polres Lebak Polda Banten, bagaimana mungkin praktik ini berlangsung di depan mata mereka. Praktik ini menjadi ujian nyata bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.


" Kebijakan subsidi BBM bertujuan untuk membantu masyarakat, tetapi tanpa pengawasan yang ketat, kebijakan ini justru menjadi ladang bagi para oknum mencari keuntungan pribadi." Ucap Saeful.


Saat itu viral Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengeluarkan ultimatum tegas dengan slogan "Kamu nekat, saya sikat" terhadap para mafia dan pelaku penyalahgunaan BBM serta LPG bersubsidi. Polri menerapkan kebijakan zero tolerance dan memastikan negara tidak akan kalah dalam memberantas penyelewengan BBM dan energi itu hak rakyat.


Mafia pelaku BBM sepertinya tidak mengindahkan ultimatum dari Irjen Pol Nunung Syaepudin dengan tetap melakukannya.


Aparat penegak hukum harus turun tangan dan menindak para pelaku serta pihak yang melindungi mereka. Tidak ada alasan untuk membiarkan praktik seperti ini terus berlangsung.

Cimong xbi//*

Dansatgas DPD  BPPKB banten DPD provinsi  Banten Sampaikan Ucapan Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW

By On Selasa, Agustus 25, 2026







Dansatgas DPD  BPPKB banten DPD provinsi  Banten Sampaikan Ucapan Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW

Serang, xbintangindo.com --

Dansatgas BPPKB Banten DPD provinsi Banten Abah Rohiman beserta jajaran dan Srikandi mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya di Provinsi Banten.






Dalam kesempatannya, dansatgas BPPKB Banten Abah Rohiman menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.


“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya pada Selasa (25/08).


Selanjutnya, Abah Rohiman mengajak seluruh anggota BPPKB Banten DPD provinsi Banten Banten dan masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas maupun kehidupan bermasyarakat.


“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam setiap langkah kehidupan,” ajaknya.


Diakhir, Abah Rohiman berharap melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW nilai-nilai keteladanan, kedamaian, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa keberkahan serta semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten,” tutup nya.

Cimonk xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *