Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Buletin dakwah xbintangindo*   11 Safar 1444 H / 8 September 2022  *"Eksistensi sabar"*

By On Kamis, September 08, 2022


Oleh : Ujang Supriyatna SE.

Sabar adalah sesuatu yang sangat penting dalam ajaran Islam. Oleh karena pentingnya kedudukan sabar itulah, sabar dijadikan oleh Allah ﷻ sebagai satu sebab dari berbagai sebab atau faktor mendapatkan pertolongan dan kebersamaan bersama Allah Taala.


يٰاۧاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ إنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153)


Nabi ﷺ bersabda:

اَلصَّبْرُ نِصْفُ الْإِيْمَانِ

“Sabar adalah separuh dari iman.” (HR. Abû Na‘îm dan al-Khathîb)


Ajaran sabar begitu penting dalam Islam, sehingga porsinya separuh dari kesempurnaan kualitas dan tingkat keimanan kita.


Oleh karena urgensi sabar itulah, Allah ﷻ dalam QS. al-‘Ashr menegaskan bahwa kita diperintahkan untuk saling berwasiat, saling memberikan nasihat agar berbuat sabar (watawâshau bish-shabr), bukan hanya agar berbuat yang benar. Bahwa wasiat agar bersabar ini menjadi salah satu di antara empat elemen yang sangat penting bagi keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.


Syekh Ash-Shâwî dalam kitab tafsirnya Hâsyiyat al-Shâwî ‘alâ Tafsîr al-Jalâlain, ketika menjelaskan Surat al-’Ashr, menyatakan bahwa barangsiapa yang bisa memenuhi empat elemen ini: beriman, beramal saleh, berwasiat/nasihat kebenaran, dan berwasiat kesabaran, maka ia telah memenuhi hak Allah dan hak hamba-Nya, sehingga mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat.


Kita pun telah maklum dengan ayat yang menegaskan bahwa dunia ini adalah arena ujian (dâr balâ’) berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta benda, nyawa dan buah-buahan, dan sebagainya. Allah pun memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang sabar, memberitahukan keadaan mereka ketika ditimpa musibah dan menetapkan balasan pahala dan rahmat bagi mereka.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الـخَوْفِ وَالْـجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَموَالِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ. اَلَّذِيْنَ إذَا أَصَابَتهُمْ مٌّصِيْبَةٌۗ قَالُوْا إنَّا لِلّٰهِ وَإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَۗ. أُولٰۧئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحمَةٌۗ وَأُولٰۧئِكَ هُمُ الْـمُهْتَدُوْنَ

“Dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ”Innaâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘ûn” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmah dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”  (QS. al-Baqarah [2]: 155-157)


Dunia ini ada anugerah, ada ujian, ada kegembiraan dan ada kesedihan, ada cita-cita serta ada derita. Dunia ini tidak ada yang langgeng (baqâ’), tetapi sifatnya fanâ’. Sesuatu yang jernih bisa berubah keruh, kesenangan bisa berubah menjadi keperihatinan dan kesedihan bahkan kesengsaraan. Alangkah janggal orang yang tertawa tetapi tidak pernah menangis; alangkah janggal orang yang penuh kemewahan tetapi tidak pernah merasakan kesulitan; alangkah janggal orang yang bahagia tetapi tidak pernah sedih, bukan?

Inilah realitas dunia. Ada bahagia, ada sengsara, ada gembira ada sedih, ada suka dan ada duka. Oleh karena itulah, musibah bagi orang mukmin dipandang sebagai ujian. Bagi orang mukmin keberadaan dunia yang penuh dengan lika-liku dan dinamika kehidupan ini dihadapi dengan penuh kesabaran, karena sabar itulah obat dari penyakit-penyakit yang mengguncang dunia.

Dengan demikian, jelas ajaran kesabaran sangat penting diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dalam berbagai sendi dan dinamika kehidupan, terutama tentu ketika tertimpa musibah. Bagi orang mukmin yang bisa menjalani dan menghadapi musibah dengan sabar, maka ia diberikan petunjuk, ampunan, dan rahmat dari Allah Taala. Semoga Allah ﷻ memberikan kekuatan lahir bagi ahli musibah (orang dan keluarga yang terkena musibah). Semoga Allah Taala menyelamatkan kita, bangsa Indonesia, dari penderitaan, musibah dan bencana, âmîn…

Bakesbangpol  Sukabumi Tampung Aspirasi Ormas,LSM dan Yayasan : Jalin Kemitraan Yang Baik untuk Kemajuan Daerah

By On Selasa, Juli 26, 2022






Sukabumi,| xbintangindo.com 

Belasan lembaga yg terdiri dari Organisasi masyarakat,Lembaga Swadaya Masyarakat serta Yayasan tata muka langsung dengan Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi di Aula pendopo Bupati.25/07/22

Kegiatan ini selain Silahturahmi para lembaga juga di isi seputar Audensi perihal mempererat kemitraan antara lembaga dengan Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi.

Dari beberapa lembaga yang turut serta hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya para Ketua serta beberapa Jajaran kepengurusan Organisasi yang tergabung dalam Forum Ormas, LSM dan Yayasan se Kabupaten Sukabumi duduk bareng dengan di terimanya oleh Kepala Bakesbangpol, Kabid dan Kasub,beberapa  Koordinator Ormas beserta para ketua dari organisasi diantaranya, LAKRI DPK Sukabumi, YFSBBP Pajampangan, BPPKB Banten DPC Sukabumi, BPAN Aliansi Indonesia DPC Sukabumi, Senkom Mitra POLRI, KKPMP Gardawati DPC Sukabumi, Gagak Lumajang DPC Sukabumi,Markas Cabang LMP Sukabumi, dan organisasi lainnya.







Dalam pertemuan tersebut sepakat semuanya untuk menjaga kondusifitas dan keamanan bersama juga kerjasama yg baik antara Bakesbangpol dan para organisasi.

Hal ini di ungkapkan Iwan selaku sekretaris Lembaga Anti Korupsi Indonesia ( LAKRI ).kegiatan ini sangat di respon baik untuk para lembaga yang pada saat ini terlihat bahwa pihak pemerintah khususnya Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi yang mempunyai kebijakan untuk pembinaan kepada para Organisasi membuka pintu lebar lebar untuk selalu berkomunikasi dengan baik kepada lembaga serta menerima masukan dan usulan - usulan kita untuk kemajuan organisasi." Ungkap nya 

Ketua Umum Yayasan Forum Silahturahmi Barisan Benteng Pajampangan H. Isep Dadang Sukmana ketika di Minta keterangan dalam acara silahturahmi dan Audensi ini mengatakan,Kegiatan ini kalau bisa di lakukan bukan pada saat ini saja,tapi ke depan juga harus di lakukan tata muka atau silahturahmi ini agar bisa menjaga silaturahmi juga menciptakan kondusifitas untuk kemajuan Sukabumi serta tetap memberikan masukan masukan dalam kinerja pemerintah untuk sama sama mengawal pembagunan daerah yang lebih baik dan lebih maju,untuk menjadi kan pemerintah yang bersih,hingga tercipta nya Masyarakat Kabupaten Sukabumi yang sejahtera,Ungkapnya.


Reporter_ E Teguh Iman

Gandeng PP HAMAS, KPJ Kabupaten Serang Gelar Baksos Sunatan Massal

By On Sabtu, Maret 12, 2022

SERANG, XBI – Dalam rangka Milad ke-3, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Serang menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa Sunatan Massal pembagian Al-Qur'an, Santunan dan pembagian bibit pohon yang digelar di Gedung Catur, Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, 11 Maret 2022.

Sunatan massal diikuti 31 anak 48 anak yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar di wilayah Kecamatan Gebang dan sekitarnya. 

Dalam kegiatan sunatan massal tersebut KPJ Kabupaten Serang menggandeng Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (PP HAMAS) mulai dari kepanitiaan dan hal-hal teknis lainnya.

Ketua Umum (Ketum) KPJ Kabupaten Serang, Ahmad Fauzi mengatakan, kegiatan Baksos sunatan massal ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang kurang mampu.

“Semoga dengan kegiatan Baksos ini, keberadaan KPJ akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Serang,” katanya.

“Dalam setiap langkah, manusia haruslah memberikan manfaat terhadap manusia lainnya, pun terhadap lingkungan yang memang betul dari keduanya harus dijaga agar tidak terjadinya perusakan di dalamnya,” imbuhnya. 

Ahmad Fauzi juga mengatakan, paradigma masyarakat memandang KPJ hanya dari luarnya saja (bertato, berpenampilan acak-acakan dan lainnya-red), padahal penampilan itu tidak bisa dijadikan tolak ukur kebaikan seseorang atau kejahatan seseorang.

“Untuk itu, KPJ ingin membuktikan bahwa tidak selamanya penampilan itu menjadi tolak ukur kebaikan seseorang atau kejahatan seseorang. Misalnya garong uang masyarakat, secara penampilan sangat baik, dan branded di kelasnya,” pungkasnya. 

Ketum PP HAMAS, Haerul Umam menambahkan, KPJ bukan orang-orang jalanan yang tidak memiliki kegiatan positif. 

“Bahkan dimulai awal tahun 2022, setiap malam Jum'at rutinitas KPJ, yaitu pengajian bersama dan tidak membatasi siapapun yang mau ikut dalam pengajian. Sampai saat ini masih tetap dilaksanakan setiap malam jum'atnya. Alhamdulillah anggota KPJ sekarang di atas 10 orang sudah menginjakan kakinya di Perguruan Tinggi yang ada di Serang,” ujarnya.

“PP HAMAS juga mendorong kepada masyarakat, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar memberikan perhatian terhadap kawan-kawan KPJ untuk pengembangan dirinya dalam seni budaya di daerah Serang,” tutupnya. (*/red)

Pimpinan Ponpes di Kabupaten Serang Sepakat Tangkal Radikalisme, Intoleran dan Khilafah

By On Jumat, Maret 11, 2022

SERANG, XBI – Para Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Serang, Banten, menggelar deklarasi bertemakan “Memperkokoh Generasi Beragama dan NKRI dalam Menangkal Paham Radikalisme dan Khilafah”.

Acara tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Jl. Kagungan No.1c, Lontarbaru, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Kamis, 10 Maret 2022.

Ketua PC NU, KH Hudori Yusuf mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pencegahan terhadap paham radikalisme, intoleransi dan khilafah.

“Kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), moderasi Agama ini sangat penting membangun kewujudan kapada masyarakat yang sejahtera. Tanpa itu maka masyarakat akan kesulitan tanpa deklarasi pernyataan bersama,” katanya.

Ia juga mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka pemberian pembekalan kepada para penyuluh di Kemenag dan para penyuluh di Ponpes.

“Kegiatan ini juga dalam rangka pemberian pembekalan terhadap penyuluh dalam rangka pencegahan terhadap radikalisme, intoleransi dan khilafah,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Serang, Faturohman.

Menurutnya, keragaman bangsa Indonesia sangat indah dan menjadi kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Menjaga kedamaian tanah air dengan mengembangkan sikap toleransi adalah pengamalan nilai agama yang Rahmatan Lil Alamin,” pungkasnya.

Ia menegaskan, mencintai dan membela Tanah Air adalah bagian dari fitrah manusia, sama halnya dengan mencintai diri sendiri.

“Sehingga sewajarnya dan seharusnya umat Islam di Indonesia mencintai Tanah Air Indonesia dengan sepenuh hati,” ujar Faturohman.

Ia juga berharap, untuk di Kabupaten Serang tetap harus ada strategi pencegahan, dan bagaimana melakukan pencegahan.

“Bagaimana kita melakukan pencegahan supaya jangan pernah terjadi di Kabupaten Serang yang mengarah ke tindakan radikalisme, intoleran, dan khilafah,” tegasnya.

Selain Ketua PC NU, KH Hudori Yusuf dan Ketua FSPP Kabupaten Serang, Faturohman, kegiatan deklarasi tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan Ponpes se-Kabupaten Serang, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan dan Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Serang. (*/red)

Cegah Penyebaran Covid-19, KKPMP Mawil Banten Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi dan Disiplin Prokes

By On Senin, Februari 21, 2022

PANDEGLANG, XBI – Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Mawil Provinsi Banten bersama Polda Banten mengajak masyarakat Pandeglang untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 serta mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) guna mencegah Covid-19 varian baru Omicron.

Ketua Markas Daerah KKPMP Kabupaten Pandeglang, H. Muslihin mengatakan, dalam pihaknya siap mendukung progam pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dan mengajak masyarakat untuk mematuhi Prokes.

“Kami mengajak kepada keluarga besar KKPMP dan masyarakat se-Kabupaten Pandeglang untuk melaksanakan vaksin Covid-19 sesuai anjuran dan program pemerintah,” kata Muslihin kepada awak media, Senin, 21 Februari 2022.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Pandeglang, khususnya untuk masyarakat Provinsi Banten untuk mematuhi Prokes, di antaranya dengan memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara berkala.

Muslihin menambahkan, KKPMP Mawil Provinsi Banten juga rutin melaksanakan kegiatan yang bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan sembako berisikan beras, telur, mie instan, minyak goreng, sayuran dan sebagainya dibagikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Pandeglang.

“Alhamdulillah kegiatan berbagi sembako ini sering kita lakukan setiap hari Jumat. Tujuannya untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat akan kecukupan Sembilan Bahan Pokok (Sembako),” kata Muslihin. (*/red)

Dukung Proyek Strategis Nasional, Warga Manggarai Barat Kedepankan Musyawarah

By On Kamis, Februari 17, 2022

NTT, XBI – Hingga saat ini, masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menjaga Sitkamtibmas untuk mendukung pembangunan daerah maupun pusat, khususnya proyek-proyek strategis nasional.

Seperti diketahui, pada tahun 2010, Bupati Fiidelis Peranda mengusulkan untuk perluasan Ibu Kota di lokasi hutan bowosie, Desa Guruntalo yang ditempati masyarakat  seluas 150 hektar untuk pamukiman dan area pertanian.

“Masyarakat tidak mempersoalkan pihak Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOP LBF) membangun fasilitas atau infrastruktur pariwisata di lokasi yang sudah legal, asalkan tidak membangun di atas lokasi yang sudah ditempati oleh warga sejak lama,” kata Juru Bicara (Jubir) Kesatuan Masyarakat Racang Buka (KMRB), Stefanus Herson kepada awak media, Kamis, 17 Februari 2022.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Daerah tidak pernah mengusir warga untuk keluar dari lokasi yang telah diduduki atau ditempati.

“Justru pemerintah terdahulu menjadikan daerah itu untuk pemukiman dan pertanian, buktinya lahirnya SKB 4 Menteri dan ada Panitia IP4T yang Ketuanya BPN Mabar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, wilayah hutan yang terbentang dari batas Kota Labuan Bajo sisi barat sampai hutan lindung Mbeliling sisi timur ini berada dalam wilayah administrasi Kelurahan Wae Kelambu, Desa Gorontalo, Golo Bilas dan Nggorang.

Empat kelompok masyarakat yang terdiri dari kelompok Rade Sahe, Lengko Cowang, Racang Buka dan Golo Wae Nahi menolak pembangunan fasilitas tersebut, lantaran lahan tersebut merupakan lahan garapan yang selama ini menjadi ladang mata pencahariaan warga setempat dan terancam digusur dalam proyek pembangunan tersebut.

Hal senada dikatakan Kordinator Kesatuan Komunitas Masyarakat Racang Buka, Wihelmus Warung. Menurutnya, masyarakat mengakui bahwa mereka saat ini mendiami kawasan hutan. Namun bagi mereka itu adalah pilihan, karena tidak memiliki pekerjaan dan lahan untuk dijadikan tempat tinggal dan lokasi perkebunan.

Menurut Wihelmus Warung, dari empat kelompok warga, salah satu kelompok ada yang telah menempati area tersebut sejak tahun 1985, yaitu Golo Wae Nahi. Total masyarakat yang berada di lokasi itu berjumlah 375-635 lebih jiwa.

“Warga mengaku menempati lokasi tersebut sejak tahun 1985, 1999 sampai 2008. Artinya sebelum dan sesudah Kabupaten Mabar mekar dari Kabupaten Manggarai,” ungkap Wihelmus.

Ia menjelaskan, pada tahun 2010, Bupati Mabar, Fidelis Peranda mengusulkan 150 hektar untuk dijadikan lahan milik warga, sambil menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Menurut warga sekitar, sikap Bupati dalam pengusulan tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk kekuatan warga yang berusaha mempertahankan lokasi hutan, meskipun sejak tahun 2004 setelah Kabupaten Mabar mekar, Bupati mendorong warga untuk keluar dari lokasi tersebut,” pungkasnya.

Pada tahun 2014, lanjut dia, pengakuan warga menerima surat keputusan empat Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehutanan, Menteri ATR BPN, Menteri Pekerjaan Umum, terkait tata cara penyelesaian penguasaan kawasan hutan oleh ulayat dan masyarakat.

“Pada tahun 2014, pemerintah sendiri yang melakukan sosialisasi, bahwa ada kepastian hukum. Sehingga membuat warga merasa nyaman,” jelasnya.

Menurut warga, kata Wihelmus, pada tahun 2014, Bupati menyampaikan (Bupati saat itu Gusti Dula-red) bahwa masyarakat harus standby, lantaran akan ada tim inventarisasi dalam waktu dekat akan turun dari kegiatan itu.

“Sehingga warga pada tahun 2015 menerima SK Bupati, sebagai tindak lanjut dari SKB Empat Menteri, yaitu SK Bupati Nomor 104 untuk tim pembentukan tim inventarisasi, sehingga saat ini warga memiliki peta wilayah,” bebernya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Komunitas Kacang Buka, Francis Dohos Dor mengatakan, hal yang dilakukan warga sekitar tetap mengedepankan musyawarah dan tidak melakukan aksi anarkisme.

“Warga menahan diri untuk tidak melakukan tindakan anarkisme terkait dengan hal tersebut. Mengedepankan cara-cara musyawarah dan membuka kesempatan kepada pengembang, Pemda dan Pusat terkait masalah tersebut,” kata Francis Dohos.

Francis Dohos juga memohon kepada semua pihak untuk tidak melakukan kegiatan apapun di lokasi sebelum adanya kejelasan status hukum terkait lahan tersebut. Apalagi masyarakat sekitar juga tetap menjaga proyek pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah di wilayah Mabar.

“Mohon agar seluruh pihak tidak melakukan kegiatan-kegiatan apapun di lokasi, dikarenakan masih belum adanya kejelasan status hukum masalah tersebut. Masyarakat hingga saat ini siap menjaga sitkamtibmas untuk mendukung pembangunan di Mabar, khususnya proyek baik dari Pemda maupun pusat demi kemajuan wilayah Mabar,” ujar Francis Dohos. (*/red)

Lurah Taman Baru: Agar Kembali Diterima Masyarakat, Mantan Napiter Akan Diberdayakan

By On Sabtu, Februari 12, 2022

CILEGON, XBI – Lurah Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Nanang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan silaturahmi, dan ikut mendorong usaha para mantan narapidana terorisme (Napiter) yang sudah menyatu dengan masyarakat untuk kembali lagi melakukan aktivitas di masyarakat, Sabtu, 12 Februari 2022.

“Alhamdulillah dalam dalam kesepakatan ini kami bisa berkumpul silaturahmi dengan masyarakat  dalam rangka mewujudkan pengakuan sebagai aparat pemerintah, RT, RW dan Tokoh Masyarakat,” kata Nanang.

Ia mengatakan, dengan diadakannya silaturahmi tersebut bisa mewujudkan masyarakat yang bisa menerima kembali kapada saudara Halili yang sudah bebas dalam tidak pidana terorisme.

“Kami mengajak warga agar menerima kembali mantan Napiter, Pak Holili bisa beraktivitas kembali bersama masyarakat untuk mewujudkan kebersamaan dalam mamajukan Kelurahan Taman Baru, khususnya Lingkungan Pager Gunung RT 001 RW 001,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat, RT dan RW setempat berperan untuk merangkul dan mengajaknya dalam melibatkan kegiatan masyarakat di lingkungan agar mantan napi teroris ini tidak merasa asing. 

“Kami bersama masyarakat telah menerima dengan baik saudara Halili dan akan selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” katanya.

Untuk itu, kata Nanang, pihaknya akan mendorong warganya agar bisa menerima kembali mantan napi tersebut sehingga kehidupannya akan kembali normal dan tidak lagi terlibat dalam kegiatan terorisme. (*/red)

Ormas BPPKB Banten Berasa Aparatur Pemerintah dan Kepolisian Polda Banten

By On Selasa, Februari 08, 2022

SERANG, XBI – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten DPAC Padarincang dan DPAC Palka Pabuaran Gunung Sari, Ciomas dan Cinangka mengadakan kegiatan sunatan massal, santunan anak yatim-piatu dan kaum dhuafa, di lapangan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Selasa, 08 Februari 2020.

Wakil DPC BPPKB Kabupten Serang, Salman Alfarisy menyampaikan banyak terima kasih kepada aparatur pemerintah yang sudah mengapresiasi kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.

“Ini merupakan kegiatan awal dari kami DPC Kabupaten Serang. Mudah-mudahan ke depan diadakan lagi dan ditingkatkan lagi, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPAC Cinangka, Evan Sofian menambahkan, kegiatan sunatan masal, santunan anak yatim piatu, kaum dhuafa dan pembagian sembako tersebut merupakan kegiatan yang sangat mulia.

Ia juga sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Kepolisian Polda Banten yang telah mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Sunatan massal kali ini diikuti 30 anak, dan 100 santunan anak yatim piatu, kaum dhuafa serta 100 sembako yang telah diberikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Padarincang, Raden Galih berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan BPPKB menjadi pelopor dan inisiator serta menjadi kepanjangan progam-program dari pemerintah. 

“Semoga program kegiatan ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat Padarincang, Kabupaten Serang,” ucapnya.

“Kami mewakili Pemerintah Kecamatan Padarincang sangat mendukung dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Organisasi BPPKB. Kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Padarincang,” pungkasnya. (*/red)

Ketua PP IMALA Nyatakan Sikap Siap Mendukung Pembangunan Daerah

By On Selasa, Februari 01, 2022

LEBAK, XBI – Sebagai wujud dukungan kebijakan Pemerintah dalam pembangunan daerah, Ketua Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) pada kesempatannya menyatakan sikap di Kantor Sekertariat, Jalan Raya Siliwangi, Desa Kadu Agung Timur Pasir Ona, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa, 01 Februari 2022.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak (PP IMALA), Nukman Paluti mengatakan, pihaknya siap mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah umumnya, dan khususnya untuk Kabupaten Lebak dalam pembangun daerah.

“Saya selaku Ketua PP IMALA Lebak siap mendukung kebijakan pemerintah yang akan membangun daerah Kabupaten Lebak,” katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya siap mengawasi pemerintah dalam pembangun daerah terutama di daerah Lebak, Provinsi Banten. Menurutnya, hal ini bisa terwujudnya pembangungan daerah lebih baik dari sebelumnya.

“Kegiatan ini tentu untuk mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Lebak. Karenanya kami mengajak pemerintah daerah untuk bersinergi mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya. (*/red)

Anggota DPRD Kab. Tangerang Tampung Aspirasi Masyarakat

By On Jumat, Desember 10, 2021



KABUPATEN TANGERANG, XBintangIndo.Com – Guna menampung aspirasi masyarakat di Dapil VI yang meliputi Kecamatan Kelapa Dua, Curug, Pagedangan, Cisauk dan Legok, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sadeli HS menggelar kegiatan reses di Balai Warga RW 24, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat, 10 Desember 2021.

Sadeli mengatakan, kegiatan reses Anggota DPRD pada masa persidangan III Tahun sidang 2021 ini dilakukan melalui kegiatan pertemuan konstituen dan mengunjungi Daerah Pemilihan (Dapil) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Khusus reses kali ini sengaja saya undang dari kalangan generasi muda yakni, Forum Kerjasama Pemuda (FKP) Dasana Indah dan para pengurus RT dan RW 24,” kata Sadeli.

Politisi Partai Gerindra ini menginginkan, pokok-pokok pemikiran dari aspirasi yang disampaikan masyarakat semata-mata peningkatan sarana fisik dan pembangunan insfratruktur di wilayah mereka.

“Saya mengerti keinginan mereka, sebisa mungkin akan menyerap usulan dan keinginan dari masyarakat,” ungkapnya.

Pada Reses yang dihadiri perwakilan FKP Dasana Indah Ahmad ini, tak hanya menampung aspirasi yang akan menjadi dasar pokir anggota DPRD Sadeli HS, namun juga digelar diskusi tanya jawab seputar pembinaan dan pengembangan sarana olahraga.

“Sudah saatnya Dasana Indah memiliki lapangan sepak bola yang representatif. Karena di Dasana Indah masih banyak masyarakat yang hobi main sepak bola,” ungkapnya. (*)

Kapolri Serahkan Bansos ke Pekerja Seni di Yogyakarta yang Terdampak Pandemi Covid-19

By On Sabtu, November 20, 2021











DIY- xbintangindo.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (19/11/2021). Dalam kunjungan ini, Kapolri menyerahkan bantuan sosial (bansos) ke pekerja seni yang terdampak Covid-19.


Dalam kesempatan ini, Sigit berharap pemberian bansos ini dapat meringankan beban para pekerja seni yang perekonomiannya terdampak akibat Pandemi Covid-19.


"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi seniman yang ada di sini," kata Sigit.


Tak hanya itu, mantan Kapolda Banten ini menyempatkan berbincang dengan salah satu pekerja seni yakni penari. Ia pun menanyakan kondisi sektor kesenian dan kebudayaan di Candi Prambanan, DIY.


Para penari pun mengaku sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Dimana kegiatan pementasan tidak ada sama sekali lantaran tak adanya pengunjung.


"Di Yogya juga sepi tidak ada pengunjung itu berpengaruh sekali karena di Ramayana ini hadirnya pengunjung itu berpengaruh kepada pementasan yang ada di Ramayana Prambanan," ujarnya.


Penari lainnya menambahkan bahwa kondisi pandemi yang mulai membaik membuka harapan pementasan tari kembali menggeliat.


"Sudah mulai normal walaupun seminggu sekali karena di sini penarinya banyak harus diganti-ganti agar tak terjadi kesenjangan sosial. Penonton sudah mulai masuk walaupun tidak banyak," katanya.


Dengan kondisi pandemi yang mulai bisa dikendalikan, Kapolri berharap kegiatan seni dan budaya kembali normal. Namun, mantan Kapolda Banten ini menitipkan pesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat pementasan berlangsung.


Ia pun memberi semangat kepada penari agar tetap berlatih. Sebab menurutnya saat ini susah untuk mencari penari muda yang melestarikan seni dan budaya.


"Mudah-mudahan semua kembali normal dan titip pesan prokesnya tetap diperkuat agar angka Covid-19 bisa ditekan," ujarnya.


Adapun sasaran penerima bantuan sosial yakni sebanyak 700 paket seniman Ramayana Balet berupa sembako mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, gula, susu hingga teh.

Redaksi*/.

Ini Kata Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Soal Penanganan Dampak Covid-19

By On Minggu, Oktober 31, 2021

TANGERANG, XBintangIndo.Com – Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail mengungkapkan jika  penanganan dampak Covid-19, Pemerintah Daerah sudah cukup baik setelah mengganggarkan sebesar Rp 479 milyar untuk penanganan Covid-19 baik penanganan secara medis maupun fisikologi.

Tentunya, kata Kholid, ini menjadi sebuah apresiasi begitu kosentrasinya Pemerintah Daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang.

“Dengan besarnya anggaran, apakah menjadi sebuah keputusaan? Tentu tidak, karena Alhamdulilah itu dimanfaatkan untuk memutus mata rantai penyebaran dan juga untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan di masa pandemi Covid-19,” kata Kholid saat menghadiri Forum Diskusi Mahasiswa Insfirasi (Fordiksi) yang digelar Karang Taruna Desa Kebon Cau, di Aula Kantor Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu, 31 Oktober 2021.

Kholid menegaskan, peran mahasiswa dan pemuda sangat penting sebagai agen perubahan untuk memulihkan ekonomi di masa pandemi melalui inovasi-inovasi dan karya nyata.

“Biar bagaimana pun juga peran Mahasiswa, peran Karang Taruna harus dapat meyakinkan masyarakat, bahwa kita bisa bertahan dengan melakukan inovasi, karena saya yakin dengan memunculnya ide dan gagasan sehingga muncul karya yang bagus dan inovasi yang terbaru,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Direktur Utama Tangerang Community Center (TCC), Ahmad Baihaqi yang menjadi salah satu narasumber dalam forum diskusi tersebut.

Menurutnya, sebuah pekerjaan atau program harus dilaksanakan dengan penuh keyakinan dan keseriusan serta perhitungan yang matang.

“Kita harus yakin apa yang kita lakukan itu akan berhasil. Jalankan saja apa yang menurut kita itu baik, ngga usah tengok kiri-kanan,” ucapnya.

Sedianya, Forum Diskusi Mahasiswa Insfirasi (Fordiksi) yang mengangkat tema “Bedah Strategi Membangun Desa Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Masyarakat Dimasa Pandemi’ tersebut, dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Kepala Desa Kebon Cau Ahmad Nur, Penggiat Lingkungan Hidup, Tokoh Pemuda, Ketua dan pengurus Karang Taruna Desa Kebon Cau, serta Mahasiswa dari sejumlah Univeritas.

Hadir sebagai narasumber, yakni Direktur Utama Tangerang Community Center (TCC) Ahmad Baihaqi, Dosen STIE-STMIK Insan Pembangunan Sugandi Itra, MM dan sebagai moderator acara, yaitu Deputy Direktur Executif Tangerang Community Center (TCC) Prayogo Ahmad Zaidi. (*/red)

KUA-PPAS APBD 2022 Ditetapkan, Ini Fokus Pembangunan Kabupaten Tangerang di Tahun Depan

By On Senin, Oktober 25, 2021

TANGERANG, XBintangIndo.Com – Wakil Bupati Tangerang, H. Mad Romli menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang dengan agenda persetujuan Bupati dan DPRD terhadap KUA dan PPAS APBD Tahun 2022. Acara digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung Setwan Kab. Tangerang, Senin, 25 Oktober 2021.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab. Tangerang, Kholid Ismail dan dihadiri pula oleh unsur pimpinan beserta anggota DPRD Kabupatan Tangerang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Sekda Kab. Tangerang, pimpinan partai politik, pimpinan organisasi wanita, pimpinan organisasi pemuda, dan pimpinam organisasi masyarakat baik secara langsung maupun melalui virtual zoom meeting.

Badan Anggaran DPRD dalam laporannya yang disampaikan oleh H. Astayudin menegaskan, dalam rangka pemulihan dampak Covid-19, tema pembangunan 2022 akan difokuskan dan diarahkan pada peningkatkan kualitas SDM, pemulihan industri, pariwisata, investasi, serta penguatan mikro.

“Sasaran dan target yang harus dicapai antara lain pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,63%, sasaran tingkat kemiskinan 9,2% s.d 9,7%, IPM 73,75% dan tingkat pengangguran terbuka 9,88% s.d 10,38%,” tutur H. Astayudin.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Tangerang disebutkan penandatanganan KUA dan PPAS APBD Tahun 2022 membuktikan bahwa semangat kemitraan, sinergitas antara eksekutif dan legislatif terus terjalan dengan baik.

“Kondisi ini menjadi modal utama untuk membangun Kabupaten Tangerang pada masa-masa yang akan datang,” ujar Mad Romli.

Wakil Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, yang telah memberikan perhatian berupa sara, kritik dan ide-ide yang membangun berbagai program dan kegiatan, sehingga dalam KUA dan PPAS APBD Tahun 2022 dapat mencakup berbagai kebutuhan pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh DPRD.

Sementara itu, Ketua DPRD, Kholid Ismail mengatakan, pada tanggal 5-9 Oktober 2021, Badan Anggaran dan TAPD telah membahas secara intensif dan telah sepakat terhadap rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2022.

“Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, proses tahap selanjutnya, secara bersama-sama bisa kita selesaikan secepatnya,” terang Ketua DPRD. (*/red)

Pemkab Tangerang Rayakan HUT ke-389, Dalam Paripurna Ini Kata Bupati

By On Rabu, Oktober 13, 2021

TANGERANG, XBintangIndo.Com – Peringatan HUT Kabupaten Tangerang ke-389 tidak seperti tahun sebelumnya. Pasalnya wabah Covid-19 yang masih melanda termasuk di Kabupaten Tangerang. Hal itu, dikatakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, dengan tema “Sehat, Bangkit, Gemilang" pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, perayaan hari jadi kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dilakukan secara sederhana mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini termasuk Kabupaten Tangerang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, Polri, para stakeholder, para alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan elemen masyarakat, serta kepada tenaga medis yang telah berjuang bersama selama dua tahun terakhir menghadapi pandemi Covid-19 di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan, bahwa pada dua tahun ini masih banyak pembangunan yang belum diselesaikan. Hal ini karena selama masa pandemi, pihak Pemkab Tangerang lebih terfokus pada penanganan pandemi Covid-19 di sektor kesehatan.

“Jadi Insya Allah dalam waktu dekat dan sesuai dengan proyeksi APBD Tahun 2022, seluruh kegiatan pembangunan yang tertunda di 2020 dan 2021 akan segera diselesaikan,” tuturnya.

Selain itu, di tengah keterbatasan dan hambatan yang sedang dihadapi, tahun ini Pemkab Kabupaten Tangerang dapat mempertahankan dan meraih penghargaan di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 13 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), penghargaan Meritokrasi KASN, dan penghargaan dari Kementerian Keuangan kategori pencapaian WTP lebih dari 10 kali.

Kabupaten Tangerang juga telah berhasil meraih penghargaan Inagara Award dari LAN RI, peringkat terbaik kedua nasional pengelola Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor), penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) serta Top BUMD dan Top Pembina BUMD Awards 2021.

“Dengan semangat bersama yakni one team, one spirit, one goal, kita merasa yakin kabupaten tangerang akan terus mampu untuk membuktikan komitmen nyata, saya berharap prestasi-prestasi ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya. Amin,” harap Bupati Zaki. 

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang berkompeten untuk bekerja dan berdoa bersama untuk membangun Kabupaten Tangerang semakin Gemilang.

Di tempat yang sama, Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang dalam kegiatan dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Oleh karenanya, Protokol Kesehatan (Prokes) terus diperhatikan selama kegiatan.

Seluruh pimpinan beserta anggota DPRD Kabupaten Tangerang berharap semoga di usia ke-389 visi Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera ini diwujudkan secara bersama-sama dengan semangat one team, one spirit, one goal.

Selain itu mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang berkompeten untuk bekerja dan berdoa bersama untuk membangun Kabupaten Tangerang semakin Gemilang. (*/red)

Tokoh Adat Papua Ini Dorong PON XX Harus Sukses di Segala Bidang

By On Sabtu, September 18, 2021

Herman Yoku. 

ABEPURA, XBintangIndo.Com – Salah satu tokoh adat di Papua mendorong agar pelaksanaan PON XX harus sukses dalam segala bidang, bukan saja sukses administrasi dan prestasi serta penyelenggara, tapi juga sukses memotivasi Orang Asli Papua (OAP) untuk maju dan melangkah bersama dalam pembangunan.

Anggota MRP dari Kelompok Kerja (Pokja), Herman Yoku di Abepura, Kota Jayapura, Jumat, 17 September 2021 mengatakan, kesuksesan PON XX akan menjadi pemicu pembangunan yang masif di Provinsi Papua, sehingga kesuksesan iven nasional yang menjadi incaran semua daerah atau provinsi itu harus didukung oleh semua pihak, bukan saja yang terlibat langsung, tetapi juga masyarakat luas yang akan merasakan manfaatnya.

“PON XX di Papua harus kita dukung, berikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak, terutama para peserta atau kontingen yang akan hadir dalam ajang ini. Tentunya rasa aman dan nyaman itu datang bukan saja dari bagaimana jumlah aparat keamanan, tapi dari kesadaran kita sebagai individu di Papua untuk mensukseskan agenda ini, yakni bersama-sama jaga Kamtibmas,” katanya.

“Mari kita tunjukkan bahwa Papua bisa menggelar PON. Tunjukkan bahwa torang bisa, torang mampu, dan tunjukkan bahwa Papua itu adalah surga yang jatuh ke bumi. Kita buktikan dan tunjukkan bahwa sebagai tuan rumah, kita semua sambut kehadiran saudara-saudara kita yang akan berlaga atau bertanding di PON XX,” sambungnya.

Menyingung soal revisi Otsus yang telah disahkan oleh pemerintah pusat, Yoku sapaan akrabnya mengaku, sejatinya program atau kebijakan yang dikeluarkan untuk Orang Asli Papua agar ada dalam bingkai NKRI itu bisa lebih maju. 

Karena, kata dia, pemerintah melihat dan mendengar keluhan bahwa masih ada dan terbukti di pelosok-pelosok Bumi Cenderawasih masih banyak ketertinggalan yang perlu dibangun dan didorong agar Papua semakin maju seperti daerah lainnya di Indonesia.

“Otsus ini merupakan kebijakan pemerintah, bagaimana membangun Orang Asli Papua di segala bidang, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi, agar semakin maju. Tentunya, kebijakan ini harus didukung dengan pelayanan yang tulus oleh pemangku kepentingan. Jangan dana Otsus hanya banjir di tingkat atas, tapi menetes di tingkat bawah. Nantinya hal ini membuat ketimpangan dan ada penolakan,” katanya.

“Untuk itu, Otsus ini harus selalu diawasi oleh badan yang telah dibentuk atau akan dibentuk oleh pemerintah, dengan harapan pihak yang duduk nanti merupakan orang yang punya hati membangun Papua, bukan hanya sumber daya alamnya saja yang dikelola, tetapi orang Papuanya juga harus dirawat, ditingkatkan kapasitasnya lewat pendidikan yang memadai,” lanjutnya.

Yoku juga menyinggung soal pemekaran atau Daerah Otonom Baru (DOB) yang belakangan ini digaungkan oleh pemerintah dan para pihak yang seakan-akan  memberikan angin surga kepada Orang Asli Papua, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.

“Harusnya pemerintah segera mengeksekusi kebijakan yang mendatangkan kemajuan bagi Orang Asli Papua. Jika dipandang bahwa pemekaran memberikan dampak kemajuan mengapa tidak. Asalkan benar-benar disiapkan segala sesuatunya, sehingga nanti jika mekar, cepat maju. Jangan seperti daerah lainnya, pemerintahan jalan di tempat, pembangunan yang diharapkan ada, jadi macet,” pintanya.

Pernyataan ini, menegaskan bahwa Yoku mendukung pemekaran untuk kemajuan orang asli Papua.

“Yang penting SDM Papua disiapkan, sehingga kami merasa diperhatikan dan jadi pelaku pembangunan, bukan penonton,” harapnya. (*/red)

Organisasi Pemuda di Papua Dukung PON XX dan Otsus untuk Bangun SDM

By On Sabtu, September 18, 2021

Ketua DPD Gerakan Cinta (Gercin) NKRI Provinsi Papua, Budi Gatot Andre Ireeuw. 

JAYAPURA, XBintangIndo.Com – Organisasi Kepemudaan (OKP) di provinsi paling timur Indonesia mendukung pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, implementasi Otonomi Khusus (Otsus) yang lebih mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Demikian hal ini disampaikan oleh Ketua DPD Gerakan Cinta (Gercin) NKRI Provinsi Papua, Budi Gatot Andre Ireeuw di Kota Jayapura, Jumat, 17 September 2021, menyikapi masalah kekinian di Bumi Cenderawasih.

“Kami dari DPD Gercin NKRI mendukung pelaksanaan PON XX dan Otsus yang lebih dititik beratkan pada pembangunan SDM masyarakat Papua,” katanya.

Ireeuw sapaan akrabnya mengaku pagelaran PON di Papua merupakan suatu kesempatan emas bagi para pihak, mulai dari pemerintah, pihak swasta, atlet dan masyarakat untuk berkarya di bidang masing-masing. 

Sehingga, kata Ireeuw, menunjukkan bahwa PON XX bukan saja sukses administrasi ataupun prestasi tetapi telah membangun SDM Papua di bidang olahraga, dan masyarakat mendapatkan dampak dari pelaksanaan iven empat tahunan itu.

“PON diharapkan membuat Papua bergairah, bukan saja di bidang olahraga, tetapi juga memberikan dampak yang luas, mulai dari pembangunan infrastruktur dan ekonomi warga. Dimana warga bisa dilibatkan untuk mendapatkan faedah dari iven ini. Seperti Mama-mama penjual noken atau pun souvernir khas Papua, yang harus mendapatkan manfaat ekonomi dari PON,” katanya.

Begitu juga, kata Ireeuw, soal implementasi Otsus versi kedua yang telah disetujui oleh DPR RI dan Pemerintah Pusat, dimana program tersebut seharusnya lebih mengedepankan soal bagaimana SDM Orang Asli Papua (OAP) lebih ditingkatkan atau tepat sasaran, sehingga kebijakan yang dikeluarkan benar-benar dirasakan hingga akar rumput, bukan saja dinikmati oleh tingkat atas.

“Tetapi Otsus ini ada dan hadir untuk menjawab berbagai ketertinggalan di Papua khususnya OAP, agar bisa sejajar dengan saudara lainnya di nusantara. Bisa mendapatkan akses pendidikan yang memadai, pelayanan kesehatan yang maksimal, pembangunan infrastruktur yang sesuai kebutuhan, serta membuka isolasi di pedalaman Papua. Otsus juga harus hadir untuk saudara-saudara kami yang ada di kampung-kampung, dengan beragam program,” pintanya. (*/red)

Dukung Perkembangan SDM Tanah Papua, IMMAPA dan ADEM Bali Wujudkan Generasi Papua Melalui Pendidikan

By On Sabtu, September 04, 2021


BALI, XBintangIndo.Com – Tidak ingin terprovokasi dengan mencuatnya pemberitaan terkait kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Mahasiswa, Pelajar, serta Masyarakat Papua di Bali yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa dan Masyarakat Papua (IMMAPA) Provinsi Bali, menyerukan perdamaian untuk tanah kelahirannya.

Masyarakat Papua diajak untuk saling memaafkan dan memberi kasih sehingga permasalahan di Papua segera teratasi dengan baik.  

Mencuatnya suasana kurang kondusif di tanah Papua dalam beberapa hari terakhir, khususnya pasca kontak senjata di Kabupaten Maybrat, Papua, ditanggapi bijak oleh IMMAPA Provinsi Bali.

Ditemui di sela-sela IMMAPA Gathering yang berlangsung di Kawasan Kuta, Badung, Bali, sejumlah Tokoh Muda Papua menyatakan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling beradu argumen mengenai kondisi keamanan di Papua. 

Menurutnya, para Mahasiswa dan Pelajar di Bali secara khusus tidak ingin terpengaruh dengan berbagai provokasi maupun kampanye hitam yang berpotensi memperkeruh suasana.

Mahasiswa dan Pelajar  tetap fokus dengan tujuan utama mereka, yaitu menyelesaikan pendidikan secepatnya dan berupaya mengembangkan diri. Sehingga saat pulang ke kampung halaman bisa berkontribusi sekaligus menjadi bagian dari pembangunan Papua yang lebih baik lagi.

Berbagai pihak diharapkan tidak memanfaatkan situasi saat ini dengan mengalihkan isu tersebut menjadi semakin liar. 

Para Mahasiswa dan Pelajar Papua di Bali mengaku sama sekali tidak terpengaruh dengan situasi Kamtibmas maupun berita hoax di Papua, apalagi selama di Bali mereka merasa nyaman dengan pengayoman maupun perhatian dari pemerintah, pihak sekolah, serta pembina.

Sementara, kegiatan penyambutan Pelajar maupun Mahasiswa Papua yang melanjutkan pendidikan di Bali, dikemas melalui kegiatan Gathering yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di Kawasan Kuta, Badung, Bali, Sabtu, 04 September 2021.

Karena masih pandemi, peserta yang hadir langsung dibatasi tidak lebih dari 30 orang.  Sementara, ratusan peserta lainnya, baik yang berada di Bali maupun yang sedang berada di Papua, mengikuti acara tersebut melalui daring.

Selain mengikuti renungan doa yang dipimpin oleh Pendeta Wellem Wanggai, para Pelajar dan Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Bali mendengar secara langsung sharing motivasi oleh para senior mereka yang telah sukses menyelesaikan pendidikannya di Bali.

Ketua IMMAPA Bali, Vladinier Yohan Kafiar saat ditemui usai kegiatan mengatakan, kegiatan IMMAPA Gathering ini bertujuan untuk memotivasi para Pelajar dan Mahasiswa Papua, dengan menghadirkan narasumber para senior yang telah sukses menyelesaikan pendidikannya di Bali.

“Kegiatan ini sangat positif sekali. Kita bisa sharing motivasi dengan para senior yang telah sukses menyelesaikan pendidikannya di Bali. Sehingga kita bisa lebih fokus lagi dalam melaksanakan pendidikan dan bisa berprestasi. Kemudian kembali pulang untuk membangun tanah Papua,” ucapnya.

Terkait peristiwa yang terjadi di Papu, Vladinier mengatakan, dirinya juga sangat khawatir.

“Ya kami khawatir juga, namun kami tetap menjaga kebersamaan dan menjaga kemanaanan, tidak terlibat dengan hal-hal yang negatif untuk menjaga keselamatan kita di kota study ini,” ujarnya.

“Kami berharap, mahasiswa dan pelajar di Bali bisa memberi perubahan tanah Papua dalam segala bidang,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Pembina IMMAPA Bali, Paul Hawkes Maniani. Ia berharap, adik-adik dari Papua datang ke Bali dengan tujuan study. 

“Jadi kami membawa mereka untuk lebih banyak belajar. Untuk situasi di Papua, kami tidak bisa membawanya ke sini, tapi mereka di sini dengan tujuan pendidikan. Kami berupaya agar mereka bisa menyelesaikan pendidikannya agar kembali pulang, bermanfaat bagi tanah Papua. Mereka harus tetap fokus pada pendidikan,” pungkasnya.

“Untuk situasi yang lain, itu bukan urusan mereka. Tapi tujuan mereka adalah pendidikan. Sekolah dan belajar, lalu berguna untuk tanah Papua,” imbuhnya.

Salah seorang Pelajar Papua di Bali, Michael Yaly Elokpare mengaku sangat senang bisa mengeyam pendidikan di pulau Bali.

“Karena kita bisa melihat di sini, ada orang-orang yang berasal dari gunung, ada yang berasal dari pantai, ada yang dari rawa, ada yang dari lembah. Semua bersatu di sini. Saya rasa di sini membuat orang-orang Papua justru lebih cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Program Afirmasi Pendidikan Menengah Papua dan Papua Barat, I Made Darwis Wibawa mengatakan, para Pelajar dan Mahasiswa ini menjadi kesatuan anak-anak Papua. 

“Tujuan yang pertama adalah bagaimana kita meberikan motivasi kepada mereka-mereka, Pelajar dan Mahasiswa ini untuk betul-betul bisa belajar dengan baik,” ujarnya.

“Tujuan mereka ke Kota Study adalah untuk belajar. Belajar, belajar, dan belajar. Sehingga ini yang menjadi penekanan kita. Kegiatan IMMAPA Gathering ini adalah bagaimana kita bisa memberikan motivasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, IMMAPA adalah wadah para Pelajar dan Mahasiswa untuk bisa berkontribusi. 

“Dalam kegiatan tersebut, mereka bisa sharing untuk bisa membangun daerah Papua. Mereka-mereka ini lah yang nanti membangun daerah Papua,” ucapnya. 

Untuk diketahui, dari Tahun 2018 hingga 2020, IMMAPA memiliki anggota lebih dari 500 warga Papua dan Papua Barat yang menempuh pendidikan maupun bekerja di Bali.

Sementara di Tahun 2021, ada 218 Pelajar dan Mahasiswa yang menjadi anggota baru IMMAPA. Jumlah tersebut dipastikan bertambah karena selama pembelajaran daring masih banyak Pelajar maupun Mahasiswa Papua dan Papua Barat yang belum datang ke Bali, meski proses pembelajaran maupun perkuliahan telah dimulai. (*/red)

Agus Wahyudiono, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Ini Dukung Kebijakan PPKM Darurat

By On Senin, Juli 12, 2021

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Agus Wahyudiono. 

SERANG, X-BintangIndo.Com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Agus Wahyudiono menyatakan mendukung kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa – Bali guna menekan penyebaran kasus Covid-19 (virus corona-red).

“Pemerintah semakin serius untuk mengetatkan aktivitas sosial masyarakat selama PPKM Darurat Jawa – Bali. Ini dilakukan guna menekan penyebaran virus Covid-19,” kata Agus saat dihubungi awak media melalui aplikasi pesan WhatsApp, Senin, 012 Juli 2021.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengatakan, dirinya mendukung dengan adanya kebijakan PPKM Darurat tersebut.

“Saya mendukung dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Daerah, TNI dan Polri yang sekarang ini telah melasanakan kebijakan PPKM Darurat Jawa – Bali agar masyarakat mematuhi dan menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) agar pendemi Covid-19 cepat berakhir,” tutur Anggota DPRD Kabupaten Serang Periode 2019-2024 ini.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah yang menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penanganan Covid-19 di wilayah Jawa – Bali.

“Dengan penerapan Prokes yang tiga kali lebih ketat dari sebelumnya, kami yakin masa darurat ini dapat segera terlewati,” ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat harus mendukung PPKM Darurat. Sebab, aturan itu dibuat agar korban Covid-19 tidak bertambah.

“Apalagi seperti kita ketahui masalah Covid-19 ini selain telah merusak kesehatan masyarakat juga telah memukul ekonomi sehingga tujuan kita untuk menyejahterakan rakyat juga tidak bisa dilakukan,” tutupnya. (Haerudin)

Respon Cepat, Polsek Serang Tanggapi Keluhan Masyarakat

By On Rabu, Juni 16, 2021











Kota Serang - xbintangindo.com

Respon cepat Polsek Serang Kota Polres Serang Kota Polda Banten bersama kelurahan Cimuncang dalam penanganan tumpukan sampah di kali miring linngkungan Widara Cikepuh kelurahan Cimuncang Kecamatan Serang Kota Serang. Selasa (15/6/2021).


Tampak Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Lurah Cimungcang lakukan pengerukan.


Saat dikonfirmasi pada Rabu 16 Juni 2021, Kapolsek Serang Kompol Bambang Wibisono, SH., MH., membenarkan tentang kegiatan anggotanya.


"Benar, bahwa, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Lurah Cimuncang melakukan pengerukan penumpukan sampah di kali miring,"katanya.




Berawal dari informasi masyarakat dan video viral di medsos bahwa, banyak tumpukan sampah di kali miring.


"Setelah dilakukan pemantaun kami langsung menghubungi Dinas terkait agar cepat dilakukan tindakan, dan langsung di lakukan pengerukan sehingga alirannya kembali lancar dan mulai mengalir,” jelas Kapolsek.


Kebersihan dan keindahan, bentuk tanggung jawab bersama dan sinergitas antara TNI, Polri dan  masyarakat. Ini juga merupakan wujud kepedulian sosial polri. 


"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan, serta jangan membuang sampah ke sungai, Buanglah sampah pada tempatnya,"ujarnya.

Sena /HUMAS

Lima Profil Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Indonesia Dambaan Presiden

By On Rabu, Juni 16, 2021




Jakarta ,  XBintangindo.com

Apa yang menjadi harapan Presiden Joko Widodo terhadap kompetensi dari lulusan perguruan tinggi Indonesia di masa mendatang?


Pertanyaan tersebut diajukan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam perbincangan mengenai Kampus Merdeka yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebagaimana video perbincangan yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 15 Juni 2021.


Menjawab pertanyaan Nadiem, Presiden Joko Widodo menyebut lima hal yang ia harapkan tertanam dengan baik pada diri setiap lulusan perguruan tinggi Indonesia.


"Pertama, lulusan kita harus sangat kuat dedikasinya untuk kemanusiaan dan kemajuan bangsa serta toleransi dalam kebinekaan. Itu watak yang tidak boleh ditawar," ujarnya.


Selanjutnya, lulusan perguruan tinggi Indonesia juga harus memiliki karakter dan kemampuan menjadi seorang pembelajar yang kuat. Menyelesaikan masa pendidikan di perguruan tinggi bukan berarti pembelajaran telah selesai. Sebaliknya, para lulusan tersebut juga harus mau belajar dan mengembangkan pengetahuan yang sudah mereka miliki.


Di masa depan yang penuh dengan disrupsi, ketidakpastian, perubahan-perubahan besar, hingga kompetisi, kemampuan untuk terus belajar sepanjang hayat merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki.


"Tanpa belajar terus-menerus, lulusan kita akan tertinggal oleh perkembangan iptek yang sangat pesat," kata Presiden.


Ketiga, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa lulusan perguruan tinggi Indonesia tak hanya mampu secara akademik semata, tapi juga mampu menerapkan dan mengimplementasikannya hingga berbuah inovasi dan menjadi bagian dari solusi terhadap permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat.


"Karyanya bukan hanya karya ilmiah, tetapi juga karya yang memecahkan masalah sosial melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan," tuturnya.


Berkaitan dengan hal tersebut, penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru juga menjadi bagian tak terpisahkan dari profil kompetensi lulusan perguruan tinggi Indonesia. 


Untuk saat ini, mungkin saja ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru dimaksud masih belum dapat dimiliki atau dihadirkan di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia. Namun, para lulusan tersebut diharapkan dapat mengambil pelajaran dari perkembangan yang biasanya sudah berjalan di dunia industri.


"Oleh karena itu, keterlibatan industri dalam pendidikan di kampus sangatlah penting, juga kerja sama antar kampus untuk mempercepat proses pengembangan dan penguasaan iptek terbaru," kata Presiden.


Adapun yang kelima, para lulusan perguruan tinggi Indonesia harus siap untuk dapat mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia. Namun, di sisi lain, para lulusan tersebut diharapkan juga mampu untuk berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja di Indonesia.


Untuk dapat memiliki kemampuan tersebut, Presiden mengatakan bahwa dibutuhkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat dan didukung oleh rasa kewirausahaan yang besar dan hubungan baik dengan berbagai sektor di industri.


"Inilah pentingnya pendidikan kewirausahaan. Interaksi yang intensif dengan industri juga menjadi kunci penting bagi karya-karya inovatif lulusan kita," tandasnya.

Redaksi/Humas

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *