Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Sekertaris komisi 1 FPKB DPRD Provinsi Banten H.Umar Bin Barmawi dan jajaran pengurus PAC Jawilan partai PKB Mengucapkan HUT Provinsi Banten ke 25 Tahun " adil dan Merata"

By On Sabtu, Oktober 04, 2025

Banten, xbintangindo.com -- 

 Tak terasa terbentuknya provinsi Banten kini sudah seperempat abad yaitu 25 tahun. (04 Oktober 2000 - 04 Oktober 2025) Kemajuan teknologi, pembangunan, perekonomian dan lain sebagainya Banten terasa oleh masyarakat provinsi Banten.

Foto : Muhammad Rifa'i alias Apeng ketua PAC partai PKB kecamatan Jawilan.

Di HUT Provinsi Banten yang ke 25 tahun H. Umar bin Barmawi selaku anggota DPRD provinsi Banten dan  sekertaris komisi.1 Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beserta jajaran Keluarga Besar pengurus PAC kecamatan jawilan mengucapkan HUT provinsi Banten yang ke 25 tahun.







"Selamat ulang tahun untuk provinsi Banten ku yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten lebih maju lagi." Ucap H. Umar.


"Kolaborasi kuat untuk Banten Maju, Adil dan Merata" 


Begitu pula di ucapkan Muhammad Rifa'i alias Apeng selaku ketua ranting PKB kecamatan Jawilan.


"Selamat ulang tahun provinsi Banten yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten tambah sukses, bebas dari korupsi dan masyarakat Banten sejahtera" ucap Apeng.

Red xbi//.*

Bustanil Arifin (Kang Bus) Kades Onyam Kec.Gunung Kaler Mengucapkan HUT Provinsi Banten  ke 25 Tahun

By On Sabtu, Oktober 04, 2025









Foto : Bustanil Arifin (kang bus) Kades Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Tak terasa terbentuknya provinsi Banten kini sudah seperempat abad yaitu 25 tahun. (04 Oktober 2000 - 04 Oktober 2025) Kemajuan teknologi, pembangunan, perekonomian dan lain sebagainya Banten terasa oleh masyarakat provinsi Banten.


Di HUT Provinsi Banten yang ke 25 tahun Bustanil Arifin alias Kang Bus kepala Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten.mengucapkan HUT provinsi Banten yang ke 25 tahun.


"Selamat ulang tahun untuk provinsi Banten ku yang ke 25 tahun semoga provinsi Banten lebih maju lagi." Ucap lurah Bus.


"Kolaborasi kuat untuk Banten Maju, Adil dan Merata" Tutup Kang Bus.

Red xbi//.*

 *Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Lapas Kelas IIA Serang*

By On Jumat, Oktober 03, 2025







Serang, 3 Oktober 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar acara *Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Lapas* pada Jumat (3/10) pukul 15.00 WIB bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Serang. Acara berlangsung dengan khidmat, penuh kehangatan, dan diwarnai suasana haru sekaligus optimisme menyongsong kepemimpinan baru.


Kepemimpinan Lapas Kelas IIA Serang secara resmi beralih dari *Bapak Gumilar Budirahayu, A.Md.IP., S.H., M.M**, kepada**Bapak Riko Stiven, A.Md.IP., S.AP., M.Si.*. Pergantian ini menjadi momentum penting dalam kesinambungan roda organisasi, dengan harapan dapat menghadirkan semangat baru dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembinaan, pelayanan, dan tata kelola pemasyarakatan yang lebih baik.


Acara tersebut dihadiri oleh *Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Bapak Muhammad Ali Syeh Banna*, para *Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Banten*, serta jajaran *Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten*. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kepemimpinan dan sinergi antar-lembaga di lingkungan Pemasyarakatan maupun instansi terkait.


Dalam sambutannya, *Bapak Gumilar Budirahayu* menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pegawai, mitra kerja, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya. Beliau menekankan bahwa setiap capaian dan inovasi yang berhasil dilakukan tidak lepas dari kerja sama, dedikasi, dan kebersamaan seluruh pihak. “Saya percaya, apa yang telah dibangun bersama dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.


Sementara itu, *Bapak Riko Stiven* dalam perkenalan dan sambutan perdananya mengajak seluruh jajaran untuk tetap solid, profesional, dan berintegritas dalam melaksanakan tugas. Beliau juga menegaskan komitmen untuk meneruskan program pembinaan Warga Binaan, memperkuat kerja sama dengan stakeholder, serta menjaga marwah institusi Pemasyarakatan sebagai lembaga yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. “Saya berharap, dengan sinergi yang kuat, Lapas Kelas IIA Serang dapat terus berkembang menjadi lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.


Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama maupun pejabat baru. Momen tersebut menjadi simbol peralihan kepemimpinan yang harmonis, sekaligus pengikat semangat seluruh jajaran untuk terus berkomitmen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Red xbi//.*

Kepolisian Resor (Polres) Serang  Mencatat Pencapaian Membanggakan Dalam Program Ketahanan Pangan Menembus Angka 274 Ton, Melampaui Target 200 Ton

By On Jumat, Oktober 03, 2025






Serang xbintangindo.com --

Kepolisian Resor (Polres) Serang mencatat capaian membanggakan dalam program ketahanan pangan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.


Pada Kwartal III tahun 2025, serapan hasil panen jagung telah menembus angka 274 ton, melampaui target 200 ton, meski masa panen masih jauh dari selesai. 


Hal ini dikatakan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Jumat (3/10/2025), saat mempersiapkan Penanaman Jagung Serentak seluas 30 hektar di 5 wilayah Polsek Jajaran yang akan diadakan pekan depan.


"Alhamdulillah, keberhasilan panen jagung yang melampaui target ini menjadi bukti dari komitmen Polres Serang dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional berkesinambungan," kata Kapolres.


Condro menjelaskan sebanyak 80,8 ton jagung diserap oleh Bulog Sub Divre Serang dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan standar kualitas kadar air di bawah 14 persen dan kandungan Alpha Toxin di bawah 500.


Sementara itu, yang diserap perusahaan swasta seperti PT Charoen Phokphan Indonesia dan PT Citra Mas sebanyak 194 ton jagung dari hasil panen Polres Serang bersama kelompok tani.


"Capaian ini sekaligus menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara Polres Serang dengan petani lokal dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Serang," jelasnya.


Meski begitu, lanjut Condro, masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Saat ini, petani belum memiliki peralatan memadai seperti oven pengering, blower, maupun mesin pemipil jagung, sehingga masih harus menyewa dengan biaya tambahan sebesar Rp250 per kilogram.


Selain itu, memasuki musim penghujan, risiko meningkatnya kadar jamur atau Alpha Toxin pada jagung cukup tinggi. Angin kencang dan curah hujan juga menyebabkan sebagian tanaman rusak diusia sebelum panen, sehingga sebagian hasil dipanen lebih awal dengan kualitas menurun.


Hambatan juga dirasakan pada lahan yang hendak ditanami kembali. Beberapa area masih tergenang air akibat hujan deras, sehingga petani terpaksa menunda masa tanam. 


"Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan siklus produksi jagung di periode berikutnya," tandasnya.


Kendati demikian, semangat petani binaan Polres Serang tetap tinggi. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, Bulog, hingga sektor swasta, berbagai kendala diharapkan segera teratasi sehingga produktivitas jagung terus meningkat.


"Dengan capaian melampaui target panen sejak awal, Polres Serang optimis program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.

KTH Kalapa Dua Ucap Syukur Dan Terima Kasih Terhadap Pemerintah Dengan Adanya Program KBR

By On Jumat, Oktober 03, 2025









Banten, xbintangindo.com --

Pembangunan Kebun Bibit Rakyat (KBR) adalah Permenhut No. P17/Menhut-1I1I/2012 Tentang Pedoman Teknis Kebun Bibit Rakyat (KBR). Ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kehutanan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010. 


Latar belakang dari kegiatan pembangunan KBR ini adalah sebagai upaya menanam di lahan kritis atau lahan kosong dan lahan tidak produktif di dalam dan di luar kawasan hutan dengan jenis tanaman hutan dan jenis - tanaman serbaguna (MPTS) merupakan salah satu upaya pemulihan kondisi DAS yang kritis. Upaya tersebut juga dapat memberikan hasil berupa kayu, getah, buah, daun, bunga, serat, pakan ternak, dan sebagainya. 









Kebun Bibit Rakyat merupakan program pemerintah untuk menyediakan bibit tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna (MPTS) yang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat, terutama di pedesaan. Bibit hasil Kebun Bibit Rakyat digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis serta kegiatan penghijauan lingkungan. 


Seperti halnya yang di lakukan oleh kelompok tani hutan (KTH) kalapa dua desa Lebak tipar kec.cilograng Lebak Banten, 


Menurut Agus selaku ketua kelompok, saya sangat bersyukur terhadap Tuhan yang maha esa dan pemerintah yang sudah membatu kami untuk mengelola tanah di lahan yang kritis, melalui program kebun bibit rakyat,(KBR) sehingga kami masyarakat dapat mengelola tanah di lahan kritis, 


Selain itu juga kami di bimbing dan di latih oleh pihak pemerintah dengan melibatkan pembimbing teknisnya sehingga ketidak pahaman kami terhadap pengelolaan tanah di lahan kritis bisa di atasi dengan baik, ungkap Agus, Jum'at 03 Oktober 2025, 


Dengan adanya program kebun bibit rakyat (KBR) dan di bimbing langsung oleh tim teknisnya, kami tahu dan bisa cara menyemai bibit pohon dan cara menanamnya, seperti yang di lakukan saat ini, seperti penyemaian bibit sengon bibit durian bibit alpukat dan bibit nangka.


Saya berterima kasih kepada semua pihak mulai pemerintah desa Lebak tipar, pemerintah kecamatan Cilograng, pemerintah kabupaten Lebak, pemerintah provinsi Banten, dan pusat atas kepercayaannya terhadap kami untuk dapat mengelola bantuan dari program kebun bibit rakyat (KBR) mudah-mudahan program ini dapat berlangsung di tahun depan agar semu tanah di lahan kritis dapat di atasi dan di kelola, tambah Agus,

Kepolisian Resor (Polres) Serang  Mencatat Pencapaian Membanggakan Dalam Program Ketahanan Pangan Menembus Angka 274 Ton, Melampaui Target 200 Ton

By On Jumat, Oktober 03, 2025








Serang xbintangindo.com --

Kepolisian Resor (Polres) Serang mencatat capaian membanggakan dalam program ketahanan pangan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.


Pada Kwartal III tahun 2025, serapan hasil panen jagung telah menembus angka 274 ton, melampaui target 200 ton, meski masa panen masih jauh dari selesai. 


Hal ini dikatakan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Jumat (3/10/2025), saat mempersiapkan Penanaman Jagung Serentak seluas 30 hektar di 5 wilayah Polsek Jajaran yang akan diadakan pekan depan.


"Alhamdulillah, keberhasilan panen jagung yang melampaui target ini menjadi bukti dari komitmen Polres Serang dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional berkesinambungan," kata Kapolres.


Condro menjelaskan sebanyak 80,8 ton jagung diserap oleh Bulog Sub Divre Serang dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan standar kualitas kadar air di bawah 14 persen dan kandungan Alpha Toxin di bawah 500.


Sementara itu, yang diserap perusahaan swasta seperti PT Charoen Phokphan Indonesia dan PT Citra Mas sebanyak 194 ton jagung dari hasil panen Polres Serang bersama kelompok tani.


"Capaian ini sekaligus menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara Polres Serang dengan petani lokal dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Serang," jelasnya.


Meski begitu, lanjut Condro, masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Saat ini, petani belum memiliki peralatan memadai seperti oven pengering, blower, maupun mesin pemipil jagung, sehingga masih harus menyewa dengan biaya tambahan sebesar Rp250 per kilogram.


Selain itu, memasuki musim penghujan, risiko meningkatnya kadar jamur atau Alpha Toxin pada jagung cukup tinggi. Angin kencang dan curah hujan juga menyebabkan sebagian tanaman rusak diusia sebelum panen, sehingga sebagian hasil dipanen lebih awal dengan kualitas menurun.


Hambatan juga dirasakan pada lahan yang hendak ditanami kembali. Beberapa area masih tergenang air akibat hujan deras, sehingga petani terpaksa menunda masa tanam. 


"Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan siklus produksi jagung di periode berikutnya," tandasnya.


Kendati demikian, semangat petani binaan Polres Serang tetap tinggi. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, Bulog, hingga sektor swasta, berbagai kendala diharapkan segera teratasi sehingga produktivitas jagung terus meningkat.


"Dengan capaian melampaui target panen sejak awal, Polres Serang optimis program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.

KOLEBBAT dan Warga Desak Penutupan Tambang Pasir PT. Berkah Halal Thayyib

By On Jumat, Oktober 03, 2025






Kab. Serang, xbintangindo.com --

Perkumpulan Koalisi Lembaga Banten Bersatu (KOLEBBAT) bersama warga Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, serta warga Citeras, Kabupaten Lebak, menggelar audiensi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten pada Rabu (1/10/2025).

Audiensi ini dilakukan untuk menyampaikan penolakan terhadap keberadaan tambang pasir milik PT. Berkah Halal Thayyib. Warga menilai, aktivitas tambang tersebut menimbulkan pencemaran dan kerusakan ekosistem persawahan yang berdampak pada keberlangsungan pertanian di Pagintungan hingga ke wilayah Citeras.


Koordinator KOLEBBAT Banten, Aminudin, menegaskan bahwa pihaknya meminta Dinas ESDM segera melakukan inspeksi mendadak.






“Kami minta kepada Dinas ESDM untuk segera sidak ke lokasi tambang milik PT. Berkah Halal Thayyib. Galian ini sudah mematikan kebutuhan warga Pagintungan dan Citeras, karena air limbahnya mengalir ke sawah dan mencemari lahan pertanian,” ujar Aminudin.


Ia juga mendesak Polda Banten, Gubernur, Wakil Gubernur, serta dinas terkait—ESDM, Lingkungan Hidup, dan PMPTSP—untuk segera menutup tambang tersebut.


“Kalau tidak ada tindakan dari Gubernur dan Wakil Gubernur, kami bersama warga Pagintungan dan Citeras siap turun ke jalan menyampaikan aspirasi di kantor Gubernur dan DPRD Banten. Jika tuntutan ini juga diabaikan, kami akan melanjutkan aksi ke Jakarta, ke Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup,” tegasnya.


Sejumlah warga Pagintungan dan Citeras yang ditemui awak media menyampaikan keresahan yang sama. Mereka menilai, keberadaan tambang justru merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil sawah.


“Sawah kami tercemar limbah, hasil panen terancam gagal. Kami hanya ingin tambang itu ditutup agar kehidupan warga kembali normal,” ungkap salah satu warga.


Menanggapi hal tersebut, perwakilan Bidang Minerba Dinas ESDM Provinsi Banten menyatakan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan lapangan.


“Kami sudah menerima semua aspirasi yang disampaikan. Dinas ESDM akan menurunkan tim untuk melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tambang PT. Berkah Halal Thayyib. Apabila ditemukan pelanggaran aturan, tentu akan ada rekomendasi tindak lanjut sesuai ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku,” ujar pejabat ESDM.


Namun, warga bersama KOLEBBAT menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Jika langkah tegas dari Pemprov Banten tidak ditempuh, mereka memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa dengan skala lebih besar.


“Kami siap turun langsung ke Jakarta, mendatangi Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup, agar suara rakyat kecil yang dirugikan tambang ini benar-benar didengar dan ditindaklanjuti,” tutup Aminudin.


Warga Pagintungan dan KOLEBBAT Desak Penutupan Tambang Pasir PT Berkah Halal Thayyib


KOLEBBAT dan Warga Pagintungan Tuntut Pemerintah Tutup Tambang Pasir di Serang.

Red xbi 

Gara - Gara Kontrak Kerja Tidak di Perpanjang CH Security PT. Bach Multi Global (BMG) Mengajak Tiga Rekannya Merusak Aset Perusahaan.

By On Kamis, Oktober 02, 2025








Serang xbintangindo.com

Tidak terima  lantaran diberhentikan dari pekerjaan, CH alias Cucu, 26 tahun, bersama 3 orang temannya nekad merusak barang-barang milik perusahaan.

 


Peristiwa tersebut terjadi di PT Bach Multi Global (BMG) yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

 

Akibat perbuatannya, Cucu bersama ketiga rekannya diringkus personil Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Serang di rumahnya masing-masing, Selasa (30/9/2025), setelah dilaporkan pihak perusahaan.

 

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan pada Senin (29/9) kemarin, tersangka Cucu yang bertugas sebagai sekuriti dipanggil pihak perusahan dan diberitahu bahwa sudah habis masa kontrak kerja. Karena kontrak kerja tidak diperpanjang, Cucu dirumahkan oleh pihak perusahaan.

 

“Setelah diberitahu bahwa kontrak kerja sebagai sekuriti sudah habis, tersangka kemudian keluar meninggalkan area perusahaan,” terang Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Kamis (2/10/2025).

 

Setelah keluar dari perusahaan, tersangka warga Kampung Cangketek, Desa Bandung ternyata menyimpan kekesalan. Bersama tiga teman sekampungnya, KM alias Kobar, 35 tahun, YS alias Yayan, 27 tahun, dan WH alias Wahyu, 27 tahun, kembali mendatangi PT BMG dan melakukan perusakan.

 

“Setelah berada dalam perusahaan pada tersangka secara bersama-sama melakukan perusakan. Dari keterangan pihak perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Atas kejadian itu, pihak perusahaan melapor ke Mapolres Serang,” jelas Condro.

 

Berbekal dari laporan tersebut, personil Unit Pidum yang dipimpin Ipda Henry Jayusman langsung mendatangi lokasi kejadian dan selanjutnya melakukan penangkapan terhadap para pelaku.


“Pelaku diamankan di rumahnya masing-masing tanpa melakukan perlawanan. Motifnya kesal karena diberhentikan. Setelah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka, keempatnya langsung dilakukan penahanan,” kata Kapolres.

 

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dukung Ketahanan Pangan, Personel Polsek Serang Polresta Serkot Cek Lahan Jagung di Ciracas Kota Serang

By On Kamis, Oktober 02, 2025








Polsek Serang – Personel Polsek Serang melaksanakan pengecekan lahan ketapang jagung yang berlokasi di Lingkungan Perumnas Ciracas RT 04 RW 12 Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis (02/10/2025).


Pengecekan dilakukan pada lahan seluas 1 hektar yang digunakan untuk penanaman jagung sebagai salah satu langkah mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Serang.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta memastikan kondisi lahan pertanian yang dikelola masyarakat dapat berjalan optimal.


“Kegiatan ini tidak hanya sebatas pengecekan, tetapi juga sebagai wujud sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Kapolsek.


Dengan adanya pemantauan secara berkala, diharapkan proses penanaman jagung dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

Gegara Nikah Tanpa izin, Wilayah Desa Leuwi Limus Cikande kini Mencekam, diduga Ada 2 orang membawa Sajam Jenis "Parang" ancam Sardi alias Bedit Suami Sah Dewi

By On Kamis, Oktober 02, 2025







Ilustrasi gambar parang

Kab. Serang, xbintangindo.com --

 Gegara Kasus Nikah Tanpa izin didesa Leuwi Limus kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten, yang dilakukan istri sah Sardi DW dengan laki-laki pujaannya (Jarman) kini diduga jarman dan rekannya Adul mencari  - cari Sardi alias Bedit Suami Sah DW dan mengancam dengan membawa senjata tajam jenis Parang kecil yang dibungkus kain merah. Rabu. 1/10/25 pukul 17.30 wib.


Saksi mata HR menjelaskan jika 2 orang yang bernama Jarman dan Adul menanyakan Sardi alias Bedit suami sah DW sambil membawa senjata tajam jenis parang.


"Sore itu Rabu 01/10/25 pukul 17.30 wib ada 2 orang menanyakan rumah Sardi alias Bedit dimana dan Beditnya dimana, saya jawab Bedit mah tinggalnya di kampung paguvon tau di kampung bodol coba cari saja, mereka berdua sambil membawa senjata tajam jenis parang lalu parang tersebut di masukkan ke celana Levis nya." Kata HR.


Lanjut HR, " gak tau saya mah mau ngapain mereka berdua mencari Bedit bawa - bawa senjata tajam segala, mungkin gara - gara Bedit gak terima istrinya di nikahi jarman, dan mau melaporkan kasusnya ke pihak kepolisian, untuk mencari keadilan." Cerita HR kepada Bedit.


Bedit mengamini jika ada 2 orang yang mencari dirinya membawa senjata tajam jenis parang.


" Saya tahunya dari kawan saya HR dan IDR kalau mereka berdua (jarman dan Adul) mencari saya sambil membawa senjata tajam jenis parang warna merah, entah mau apa kali" ujar Sardi alias Bedit.


"Gak bisa saya di takut-takuti begitu, ini bukan zaman jagoan-jagoan begitu sekarang zaman hukum, saya berharap kepada pihak kepolisian agar segera menindak tegas pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang sudah meresahkan diwilayah Desa Leuwi Limus." Ujar Sardi alias Bedit.

Red xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *