Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Alat berat,Mobil Dan Cator pengangkut Sampah milik DLH Kota Serang Bermasalah, Walikota Harus Evaluasi Kadis DLHK Kota serang.

By On Minggu, Oktober 19, 2025

Kota serang– Anggaran pemeliharaan alat berat,Mobil dan cator sampah yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kota serang dipertanyakan. 


Pasalnya, saat ini banyak terlihat alat berat, mobil truck,cator sampah milik Pemerintah Kota serang dalam keadaan rusak dan  truck dan cator bannya pada gundul


Ironisnya, alat berat yang rusak, ban gundul mobil truck dan cator sampah tersebut sudah sekian lama dibiarkan sehingga beberapa waktu lalu sempat terkendala angkutan sampah dan para supir mogok kerja di kepandean. 



Hal tersebut seperti pantauan media yang mana beberapa waktu lalu truck dan cator mogok dan kini terlihat alat berat terlihat tidak bergerak di  TPA Cilowong, padahal anggaran pemeliharaan sangat besar. 



Alat berat milik DLH kota serang berjumlah 6 unit dan 3 yang beroperasi sementara 3 unitnya lagi di duga rusak, hal ini sangatlah berbanding terbalik dengan pengakuan Agam selalu kepala UPT Cilowong yang mengatakan bahwa alat berkata semua beroperasi padahal berdasarkan inforasi yang di himpun alat berat yang beroperasi hanya tiga unit., "Waalaikumsalam.... Terkait alat berat Alhamdulillah tidak ada masalah kang, memang kemarin ada yang rusak ringan itupun langsung di tangani dan Alhamdulillah sekarang sudah beroperasi kembali.

Saat wartawan menanyakan terkait junlah alat berat dari 6 alat berat yang operasi, kepala UPT Cilowong mengatakan bahwa alat berat yang jalan ada  5 karena yg 1 alat kondisinya sudah tidak layak pakai, karena udah tua, "tegas Agam pada media. 


Hal ini sangat bertolak belakang dengan keadaan yang ada, berdasarkan informasi yang di dapat wartawan bahwa dari 6 unit alat berat yang beroperasi hanya 3 unit itupun di tambah alat berat kecil yang peruntukannya untuk urgensi jikalau ada permasalahan sampah di lokasi tertentu. 




Akibat dari kerusakan alat-alat pendukung kebersihan sampah di DLHK kurang perawatan menjadi tumpukan sampah dimana-mana contoh di kasemen Kota serang 



Sehingga hal itu menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah pihak. Apakah walikota tidak mengelontorkan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan alat berat tersebut, hingga dibiarkan rusak dan ban gundul untuk truck dan catornya. 


Andini salah satu wanita yang peduli terhadap kemajuan kota serang yang kini bergabung dalam aliansi  masyarakat kota serang menggugat menegaskan bahwa hal ini tidak bisa di biarkan, walikota serang budi rustandi harus mengambil langkah-langkah tegas terhadap permasalahan ini, "masalah sampah ini tidak bisa dianggap enteng, walikota harus mengevaluasi kepada dinasnya, apabila perlu di ganti, karena apa dalam kurun beberapa hari ini permasalahan pasilitas untuk pendukung persampahan selalu bermasalah artinya kepala dinas tidak mampu melakukan monitoring alat-alat itu, "ujar Andini. 


Andini juga menegaskan bahwa, " Bagaimana program walikota akan berjalan dengan baik apabila pembantu -pembantunya tidak seutuhnya mendukung program walikota bud rustandi ini, "kata Andini.

RUTAN TANGERANG PANEN CABAI, WUJUD NYATA DUKUNGAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL

By On Minggu, Oktober 19, 2025







Tangerang – Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. Hari ini, Rutan Kelas I Tangerang sukses melaksanakan panen raya cabai, dengan hasil mencapai 50 kilogram, Minggu (19/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan dan secara nyata sejalan dengan 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


​Panen yang berlangsung di lahan perkebunan Layanan Akselerasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan ini disaksikan langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, beserta jajaran. Keberhasilan panen cabai ini menjadi bukti optimalisasi pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Rutan untuk kegiatan pertanian produktif.


​Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh terhadap program ini.


​"Alhamdulillah, hari ini kita kembali memanen cabai dengan hasil yang menggembirakan, mencapai 50 kilogram. Ini adalah hasil kerja keras dan semangat dari Warga Binaan kita yang aktif dalam program pembinaan kemandirian," ujar Irhamuddin.


​"Kegiatan ini bukan hanya tentang menghasilkan panen, tetapi juga tentang memberikan bekal keterampilan bagi WBP agar kelak mereka siap kembali ke masyarakat dengan keahlian yang produktif. Lebih dari itu, aksi nyata ini menegaskan komitmen Rutan Kelas I Tangerang untuk mendukung sepenuhnya 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pilar ketahanan pangan. Kami berupaya menjadikan Rutan sebagai pusat pelatihan dan kontributor nyata bagi ketersediaan pangan lokal," tambahnya.


​Hasil panen cabai ini rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Rutan, sehingga dapat menekan biaya operasional sekaligus menjamin ketersediaan bahan pangan segar yang ditanam secara organik oleh Warga Binaan sendiri


​Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian di sektor pertanian dan perkebunan, sebagai bagian dari upaya mencetak Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Berikan Pesan Bermakna Kepada Pemilik CV Mutiara Cisadane  Sambut Baik Dalam Proses Pemasangan Paving Blok Perum Gpc Cibugel Cisoka Tangerang

By On Minggu, Oktober 19, 2025








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Proyek pemeliharaan jalan Paving Blok di Perumahan Griya Permata Cisoka (GPC) RT. 04 RW. 07 Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka merupakan tindak lanjut dari usulan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Lu Lu uL Puadilah Fraksi Partai Nasdem Kabupaten Tangerang. 


Berdasarkan papan informasi di lokasi kegiatan, proyek yang dilaksanakan memiliki judul resmi "Pemeliharaan Jalan Paving Blok Rt.04 Rw.07 Perum GPC Desa Cibugel Kecamatan Cisoka". 


Proyek ini didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2025 dengan volume pekerjaan sepanjang 100 meter (P) dan lebar 3,50 meter (L). Nilai proyek mencapai Rp149.629.950,00 dan dikerjakan oleh CV. Mutiara Cisadane dengan waktu pelaksanaan 30 Hari Kalender.


Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cibugel, Cepy Sembiring menyampaikan rasa Terima kasihnya atas terealisasinya proyek ini. 


"Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang telah membantu merealisasikan pembangunan pemeliharaan jalan paving blok ini," ujar Cepy, pada Minggu 19 Oktober 2025.


Cepy menambahkan bahwa ia berharap program pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur di wilayahnya dapat terus berlanjut.


"Harapan kami, bentuk perhatian dan pembangunan infrastruktur di wilayah kami terus berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.


Antusiasme serupa juga diungkapkan oleh Umar, salah seorang warga Perumahan GPC. 


"Ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena akhirnya pemeliharaan jalan paving blok di perumahan GPC ini terwujud," kata Umar.

Lagi Asik Ngapelin Pacar di Kontrakan SW Pengedar Sabu Dibekuk Personil Satnarkoba Polres Serang

By On Minggu, Oktober 19, 2025

Serang xbintangindo.com

Sedang berdua dengan pacar di rumah kontrakan di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, SW alias Menon, 28 tahun, pengedar sabu diamankan petugas Satresnarkoba Polres Serang. 

Dari tersangka warga Desa Undar-andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, petugas mengamankan barang bukti 9 paket sabu, timbangan digital serta 1 unit handphone yang biasa digunakan sebagai sarana transaksi.


"Tersangka SW alias Menon diamankan di rumah kontrakannya pada Kamis (16/10) sekitar pukul 23.00, saat berduaan dengan pacarnya," terang Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah, Minggu, 19 Oktober 2025.


Kapolres Condro Sasongko mengatakan, tersangka SW diketahui merupakan residivis dalam kasus curanmor. Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang curiga tersangka melakukan bisnis narkoba. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya berhasil mengamankan di rumah kontrakannya.


"Dalam penggeledahan, petugas mengamankan 9 paket yang diduga sabu dari dalam dompet. Petugas juga mengamankan satu timbangan digital serta handphone yang biasa digunakan sebagai sarana menjual sabu," ujar Condro Sasongko.


Dari hasil pemeriksaan, Kasatresnarkoba menambahkan, tersangka SW mengaku baru 2 melakukan bisnis menjual sabu. Tersangka mengedarkan sabu karena sulit mendapatkan pekerjaan dan tergiur menjual sabu karena keuntungan besar dalam waktu singkat.


“Tersangka mendapatkan sabu dari KA (DPO), warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, namun tidak mengetahui tempat tinggalnya karena transaksi sabu dilakukan di jalanan,” jelas Bondan Rahadiansyah.


Menurut Bondan, saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar berinisial KA yang memasok sabu tersebut.


Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Serang. “Kami akan terus melakukan upaya preventif dan represif agar masyarakat terbebas dari ancaman narkoba,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkoba atau kegiatan lain yang berpotensi meresahkan masyarakat. 


"Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberantas jaringan narkotika. Laporkan segera agar bisa kami tindaklanjuti," pungkasnya.

Ketahanan Pangan,  Personel Polsek Serang Polresta Serkot Tinjau Perkembangan Bibit Jagung di Lahan Seluas 1 Hektar

By On Sabtu, Oktober 18, 2025





Serang - Personel Polsek Serang melaksanakan kegiatan peninjauan perkembangan bibit jagung di lahan seluas 1 hektar yang berlokasi di Lingkungan Perumnas Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Sabtu (18/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Serang terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah dan Polri.


Dalam kesempatan tersebut, personel memantau kondisi tanaman jagung yang mulai tumbuh dengan baik serta berkoordinasi dengan pengelola lahan mengenai perawatan dan pemeliharaan tanaman agar hasil panen nantinya maksimal.


Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polsek Serang terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah.


Polsek Serang terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan yang telah dikelola. Diharapkan hasil panen nanti dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Kapolsek.


Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar. Situasi di sekitar lokasi pertanian terpantau aman dan kondusif.

Dalam Rangka HKGB ke-73, Ketua Cabang Bhayangkari dan Kapolresta Tangerang Laksanakan Bakti Sosial di Mako Polsek Balaraja

By On Sabtu, Oktober 18, 2025








TANGERANG | Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Ketua Cabang Bhayangkari Polresta Tangerang Ny. Putri Indra Waspada bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., SH, S.IK, MH, M.SI melaksanakan kegiatan bakti sosial yang berlangsung di depan Mako Polsek Balaraja. Jum'at (17/10/2025). 


Kegiatan bakti sosial ini dihadiri oleh Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., SH, S.IK, MH, M.SI (Kapolresta Tangerang), Ny. Putri Indra Waspada (Ketua Bhayangkari Cab. Polresta Tangerang), Kompol Tedy Heru Murtianto, S.T., S.H (Kapolsek Balaraja, Kapten Inf. Beriawan Halawa (Danramil 05/Balaraja), Ny. Widi Tedy Heru (Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Balaraja), Para Kanit Polsek Balaraja, Personil Polsek Balaraja, Para pengurus Bhayangkari Cab. Polresta Tangerang, Para Ojol Perempuan dan Laki-laki se-Kab. Tangerang.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bhayangkari Cabang Polresta Tangerang melaksanakan Bakti Sosial dengan membagian Paket Bansos dan uang tunai, yang di bagikan kepada para ojol perempuan dan ojol Laki-laki se-Kab. Tangerang sebanyak 40 paket Sembako yang berupa Beras, Minyak, Gula dan Tepung Terigu, yang di gelar di depan Mako Polsek Balaraja Polresta Tangerang.


Ketua Cabang Bhayangkari Polresta Tangerang Ny. Putri Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur Bhayangkari dalam momentum peringatan HKGB ke-73.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan antara Bhayangkari, Polri, dan masyarakat,” ujar Ketua Cabang Bhayangkari Polresta Tangerang.


Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., SH, S.IK, MH, M.SI menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Bhayangkari Cabang Polresta Tangerang.


“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi ladang amal serta memperkuat sinergi Polri bersama Bhayangkari dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.


Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan foto bersama serta penyerahan simbolis bantuan sosial kepada perwakilan penerima manfaat.

Polsek Mauk Cek TKP Anak Bunuh Ayah Kandung, Terduga Pelaku Diamankan

By On Sabtu, Oktober 18, 2025








Tanggerang, xbintangindo.com --

Aparat Polsek Mauk Polresta Tangerang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan di Kampung Bendungan, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/10/2025). 


Kapolsek Mauk AKP Subarjo mengatakan, awalnya petugas mendapat laporan terjadinya peristiwa dugaan pembunuhan lokasi sekitar jam 12 siang. Petugas merespons cepat laporan itu dengan langsung bergerak ke TKP 


"Sesampainya di lokasi, kami langsung lalu sterilisasi TKP, memasang garis polisi, dan menggali keterangan saksi," kata Subarjo, Sabtu (18/10/2025). 


Dari keterangan yang didapat, terduga pelaku pembunuhan seorang pria berinisial S (38). Sedangkan korban berinisial A (65), yang tak lain merupakan ayah kandung dari terduga pekaku. 


"Keterangan yang kami dapat, terduga pelaku melakukan aksinya menggunakan cangkul," ucap Subarjo. 


Korban mengalami luka serius di bagian wajah karena sabetan cangkul. Korban juga mengalami luka memar benturan benda keras di beberapa bagian tubuh. Korban dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum.


"Terduga pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan dan dibawa ke Polsek Mauk guna penyelidikan lebih lanjut," terang Subarjo. 


Polisi masih melakukan pendalaman atas peristiwa itu termasuk kronologis lengkap peristiwa. Berdasar keterangan dari para saksi, terduga pelaku nekat melaksanakan aksi itu lantaran kesal tidak diberi uang untuk membeli rokok. Namun, keterangan itu masih terus diverifikasi. 


Polisi juga bakal memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku, karena dari keterangan beberapa saksi, terduga pelaku disebut sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Langkah lebih lanjut yang bakal diambil polisi adalah memeriksa kondisi kejiwaan terduga pelaku ke ahli. Hal itu untuk dapat memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku.

Etika dan Keselamatan Kerja Terabaikan: Proyek SMPN 3 Sukamulya Diduga Tanpa K3 dan Manfaatkan Tenaga Kerja Anak

By On Sabtu, Oktober 18, 2025









Kab Tangerang, xbintangindo.com --

Pelaksanaan proyek pembangunan Tambahan Ruang Kelas (TRK) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan menyusul dugaan adanya pelanggaran serius terhadap standar keselamatan kerja dan penggunaan tenaga kerja anak.  Sabtu/ 18/10/2025








Proyek yang diketahui didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, diduga kuat mengabaikan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja konstruksi.


Dugaan pelanggaran ini teramati sejak proyek dilaporkan mulai berjalan, yang saat ini telah berlangsung kurang lebih selama satu bulan.


Berdasarkan papan proyek, proyek TRK SMPN 3 Sukamulya memiliki alokasi anggaran sebesar Rp973.156.200. Proyek ini dilaksanakan oleh penyedia jasa CV. Ardzin Azqia Putri dengan durasi pelaksanaan selama 75 Hari Kalender.


Temuan di Lapangan


Saat di lokasi, tim media mengkonfirmasi temuan ini kepada salah seorang pekerja yang namanya dirahasiakan. Pekerja tersebut membenarkan adanya pelanggaran APD.


"Kalau alat K3 belum dikasih sama mandornya, Bang Bres nama mandornya. Saya sendiri baru dua hari kerja di sini," ujar pekerja tersebut.


Lebih lanjut, temuan yang lebih serius adalah dugaan adanya keterlibatan tenaga kerja di bawah umur dalam pelaksanaan proyek tersebut.


Saat dikonfirmasi, seorang remaja yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi menyatakan bahwa ia baru lulus dari SMPN 2 Mauk dan diajak bekerja oleh abangnya yang bernama Herman.


"Saya baru lulus SMP, saya tinggal di Mauk, diajak kerja di sini sama abang saya sejak bangunan ini mulai dikerjakan," katanya.


Temuan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan Dindik Kabupaten Tangerang dan komitmen kontraktor CV. Ardzin Azqia Putri terhadap kepatuhan hukum terkait K3 dan perlindungan anak.


Pentingnya peran Dinas Pendidikan sebagai pemilik proyek APBD untuk memastikan kontraktor menaati semua regulasi, termasuk K3 dan larangan pekerja anak.

DPKP Kabupaten Tangerang Cek Kualitas Bantuan Pangan Beras di Bulan Oktober dan November 2025, Hasilnya Beras Layak dikonsumsi.

By On Sabtu, Oktober 18, 2025








Tangerang,--Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Tangerang melaksanakan pemeriksaan beras bantuan pangan di gudang Bulog Sangiang Tangerang, Jumat (17/10). 


Kepala Kantor Cabang  Bulog Tangerang Omar Sharif menjelaskan kegiatan Pemeriksaan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng bertempat di Gudang Bulog Sangiang, Tangerang, merupakan tindak lanjut surat badan pangan nasional yang akan menyalurkan kembali bantuan pangan  di bulan Oktober dan November 2025.


Ia lanjutkan, Pemerintah melalui Perum Bulog akan melakukan penyaluran bantuan pangan untuk periode Oktober-November 2025. 


"Penyaluran bantuan pangan pada tahap ini berupa Beras Medium 10 kg dan Minyak Goreng 2 liter untuk masing2 penerima manfaat di setiap bulannya. Adapun pada penyaluran kali ini akan disalurkan sekaligus untuk alokasi Oktober dan November, " Ujar Omarr


Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang AbdulnMunir menambahkan Kabupaten Tangerang akan menerima alokasi bantuan untuk 132.057 Keluarga Penerima Manfaat yg tersebar di 29 Kecamatan. Jumlah KPM ini tercatat naik sebanyak 200 KPM dibanding periode sebelumnya. 


 "Untuk penyaluran bantuan pangan kali ini, penerimaan manfaat akan menerima beras dan minyak goreng kemasan,"; kata Munir. 


Dari hasil pemeriksaan mutu beras diketahui bahwa beras memiliki bobot sesuai  serta berkualitas baik dengan ciri berwarna putih cerah, tidak berbau, tidak berdebu, serta kadar air sesuai standar. Hasil pengujian menunjukan bahwa kadar air beras sebesar 13.1% (batas KA max 14%).

(Bidang Ketapang DPKP Kabupaten Tangerang).

Pengguna Jalan Keluhkan Jembatan Dukuh Ciruas Serang Yang Rusak, Berlobang dan Licin, warga Minta Pemerintah Segera Memperbaikinya

By On Sabtu, Oktober 18, 2025

Foto : Tampak seorang perempuan Pengguna jalan melintas di jembatan Dukuh 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Jembatan Dukuh yang berada di lokasi wilayah kecamatan Ciruas kabupaten Serang beberapa bulan ini kondisinya sudah rusak, berlobang dan licin jika hujan turun. 


Kondisi jembatan Dukuh menjadi licin  menurut warga Desa Dukuh dan Desa Tirem hal tersebut akibat jalan dibadan jembatan Dukuh yang berlobang di urug dengan tanah merah.


" Urugan tanah merah yang diampar di badan jalan jembatan Dukuh Mungkin niatnya agar jalan tersebut terlihat rata dan nyaman dipakai oleh masyarakat pengguna jalan, namun nyatanya jika turun hujan jembatan Dukuh dan jalan menuju kantor kecamatan Lebak wangi menjadi licin, banyak pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kondisi seperti itu, " ujar Saprudin warga Desa Tirem.


Lanjut Saprudin," masyarakat pengguna jalan jembatan Dukuh mereka harus extra hati-hati karena jembatan Dukuh tersebut fisik jalannya menurun, saya dan masyarakat lainnya berharap kepada pemerintah Desa, kecamatan, kabupaten Serang atau provinsi Banten agar segera memperbaiki jembatan Dukuh tersebut yang layak dan nyaman di lalui oleh masyarakat kan serta pengguna jalan lainnya." Harap Saprudin.


Begitu pula dikatakan warga Dukuh lainnya, jembatan Dukuh tersebut sudah puluhan tahun belum pernah mendapatkan perbaikan maupun pembangunan dari pemerintah daerah, sekarang kondisi jembatan Dukuh sudah rusak berlobang dan Licin jika hujan turun, kami berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Serang agar segera memperbaiki atau membangun jembatan Dukuh akses jalan menuju kantor kecamatan Lebak wangi agar nyaman di lalui oleh masyarakat." Tutur Ahmad.


Sampai berita ini disiarkan pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMDSDA) belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *