Bangunan SDN 5 Cidikit di Bayah Rusak Parah, Guru Khawatir Ancam Keselamatan Siswa
On Selasa, Mei 19, 2026
Kab. Lebak, xbintangindo.com --
Kondisi bangunan SDN 5 Cidikit yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, kini memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian tembok serta kusen pintu dan jendela yang sudah lapuk dan kropos dimakan usia.
Kerusakan tersebut membuat pihak sekolah merasa khawatir terhadap keselamatan para siswa dan guru saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pasalnya, kondisi bangunan dinilai berpotensi membahayakan apabila tidak segera mendapatkan penanganan.
Salah seorang guru di SDN 5 Cidikit mengungkapkan bahwa sekolah tersebut sudah kurang lebih 10 tahun tidak mendapatkan bantuan pembangunan maupun rehabilitasi secara menyeluruh dari pemerintah.
Menurutnya, bantuan yang pernah diterima sebelumnya hanya berupa perbaikan atap bangunan, sementara bagian lain yang kini mengalami kerusakan belum pernah tersentuh perbaikan.
“Dulu memang pernah ada bantuan rehab, tetapi hanya bagian atap saja. Sedangkan untuk tembok dan kusen pintu maupun jendela sekarang kondisinya sudah rusak dan banyak yang kropos,” ujarnya saat ditemui.
Ia menjelaskan, tingkat kerusakan bangunan sekolah saat ini diperkirakan mencapai sekitar 40 hingga 50 persen. Kondisi tersebut dinilai sudah cukup mengkhawatirkan dan dapat mengganggu kenyamanan serta keamanan kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, apabila tingkat kerusakan terus bertambah dan melebihi 50 persen, maka bangunan sekolah sudah tidak layak lagi digunakan. Terlebih saat musim hujan dan angin kencang, pihak sekolah merasa waswas bangunan dapat mengalami kerusakan yang lebih parah hingga ambruk.
“Kalau kerusakannya sudah lebih dari itu tentu sudah tidak layak dipakai. Kami khawatir sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Pihak sekolah mengaku selama ini sudah berulang kali mengajukan proposal dan permohonan bantuan pembangunan kepada instansi terkait. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan ataupun perbaikan yang diterima sekolah.
Meski demikian, para guru tetap berupaya menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa demi memberikan pendidikan kepada para siswa. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera turun tangan untuk melihat langsung kondisi sekolah tersebut.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar bangunan sekolah segera diperbaiki demi terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa maupun tenaga pengajar.
“Kami hanya berharap sekolah ini segera dibangun atau diperbaiki supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan guru juga merasa aman saat mengajar,” pungkasnya.


.jpg)









