Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kemendikdasmen Provinsi Banten Gelar Festival Musikalisasi Puisi, SMAN 8 Kota Serang Raih Juara 1

By On Selasa, Juni 16, 2026





Foto : Tim Alfan dari SMAN 8 Kota Serang saat tampil di acara festival Musikalisasi Puisi.

Kota Serang, xbintangindo.com --

Kementerian pendidikan dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Provinsi Banten mengadakan acara festival Musikalisasi Puisi dengan peserta Sekolah Menengah atas/ sederajat, hasil penilaian dewan juri tim Alfan dari SMAN 8 Kota Serang meraih juara ke 1, juara ke 2 dari SMAN Tarakanita Gading Serpong  Tangerang Selatan dan juara ke 3 diraih SMAN 7 Kabupaten Pandeglang.


Kabar tim Alfan dari SMAN 8 Kota Serang meraih juara ke 1 ditembuskan oleh salah satu dewan guru SMAN 8 Kota Serang (wali kelas) kepada para orang tua masing-masing yang tergabung dalam tim Alfan.

Foto : peserta dari Sekolah yang meraih juara 1, 2, 3.

 Assalamualaikum Wr. Wb

Ibu alhamdulillah alfan dan tim meraih juara pertama musikalisasi puisi. Saya selaku wali kelas alfan turut bangga, dan saya mengucapkan terimakasih atas dukungan ibu.

Besok pengambilan hadiah bu, tolong sampaikan ke alfan besok kumpul di sklh terlebih dahulu jam 6.40 sblm ke lokasi pengambilan hadiah. karena harus latihan dlu, sebelum tampil saat pengambilan hadiah. Berikut surat undangannya.


Devina Ayu Andaruni orang tua (ibu) Alfan bangga melihat dan membaca informasi yang diberikan Wali kelas Alfan, jika Alfan dan timnya berprestasi mendapatkan juara ke 1 di acara festival Musikalisasi Puisi yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen Provinsi Banten. Selasa, 16 Juni 2026.


"Saya bangga dan saya mengucapkan terima kasih kepada guru Wali kelas dan dewan guru lainnya yang telah membina, mengajarkan anak saya Alfan di bidang pendidikan, juga saya ucapkan selamat kepada Tim Alfan yang telah meraih juara ke 1 di acara festival Musikalisasi Puisi dan mengharumkan nama sekolah SMAN 8 Kota Serang, terus belajar dan berjuang raih berprestasi di bidang pendidikan apa pun." Ungkap Vina.

Keluarga Besar H. Rebo Muhidin SH Berikan Santunan Kepada 200 Lebih Anak Yatim Piatu

By On Selasa, Juni 16, 2026







Foto  Keluarga besar H. Rebo Muhidin SH saat memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Kabupaten Tangerang xbintangindo.com --

keluarga besar H. Rebo Muhidin SH, yaitu silaturahmi dan memberikan santunan  kepada 200 lebih anak yatim piatu acara tersebut bertepatan di hari besar Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah lokasi Kampung Pabuaran RT 07/03  desa Jayanti Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Banten. (Selasa 16/06/2026).


Acara dimulai sejak pukul 15.30 WIB sore sehabis waktu ashar. Sebelum waktu acara dimulai Nampak beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran RT- RW  se-desa  Jayanti, kades Jayanti beserta stafnya juga terlihat tamu undangan dari Kabupaten Serang yakni IPSI PANCA TUNGGAL.







Imam Gerhana (Sekdes Jayanti-red) membuka acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-qur'an.


Pengangkat hajat pertama memberikan sambutan H.Rebo Muhidin SH, dalam pidatonya beliau menyampaikan.


"Alhamdulilah dalam kesempatan ini kita bisa kumpul dalam keadaan sehat wal -afiat, solawat teriring salam marilah kita panjatkan kepada baginda nabi besar Muhammad SAW. Hari ini yakni selasa 1 Muharam 1448 Hijriyah, saya bersama keluarga mengadakan syukuran karena akan launching kandang bebek ini, dan bentuk rasa syukuran ini saya mengadakan santunan anak yatim ini sebanyak dua ratus lebih dari satu desa Jayanti yang hadir dalam kesempatan sore hari ini,  dan saya pesankan pada adek-adek yatim piatu ini jangan sampai putus sekolah, silahkan datang ke desa jika ingin melanjutkan sekolah ke tingkat SMP maupun SMA,  insyallah pihak desa akan membantu serta memfasilitasinya agar mendapatkan pendidikan yang baik dan tidak ada kata putus sekolah" jelasnya.


Berikutnya Kades Jayanti Misri Rahayu dalam pidatonya menambahkan dalam pesan moralnya.


"Alhamdulilah sore ini kita bisa kumpul ditempat yang sederhana ini, walau ini hanya kandang bebek, tapi insyallah tidak mengurangi rasa hormat saya pada semua nya yang ada disini, karena kandang ini adalah milik suami saya (H.Rebo Muhidin), dalam waktu dekat akan launching untuk ternak bebek. Saya menyambungkan apa yang disampaikan oleh suami saya dari awal tentang sekolah, benar saya selaku kepala desa Jayanti menghimbau kepada semua anak yatim piatu di wilayah desa Jayanti jangan sampai putus sekolah, karena dengan pendidikan umum yang baik, insyallah dimasa depannya tidak akan suram / gelap " ungkapnya.


Sesi ketiga adalah  tausiyah agama / kultum sore  yang disampaikan oleh ALI NURDIN QURAIS dari Ipsi Panca Tunggal.


Dalam tausiyah tersebut, Kh Ali Nurdin Qurais memuji dengan sikapnya  H Rebo Muhidin dan keluarganya yang selalu menyantuni anak yatim piatu dan memperingati 1 Muharam 1448 Hijriyah.


Selanjutnya acara penutup do'a sebagai  berakhirnya acara yang pimpin oleh Ustadz Yani, dan santunan anak yatim piatu sembari solawat nabi Muhammad . Dan H Rebo Muhidin dan Misri Rahayu menyalami setiap anak yatim piatu bersalaman sambil mengusap setiap  kepalanya dengan wajah penuh linangan air mata karena terbawa suasana haru.


Wardi putra H. Rebo Muhidin SH juga mengucapkan rasa syukurnya acara santunan yatim piatu di tempat usaha orang tua nya berjalan dengan lancar dan sukses.


" Saya sangat bersyukur di bulan 1 Muharram 1448 Hijriah ini keluarga besar H. Rebo Muhidin masih dapat berbagi rezekinya kepada adik-adik yatim - piatu, bahagia hati saya pak, ketika melihat senyum adik-adik yatim piatu, mereka bagian dari keluarga kita, kita semua harus memikirkan mereka, mari kita sisihkan rezeki kita untuk berbagi kepada anak-anak yatim piatu momen yang sangat baik dibulan Muharram ini. " Tutur Wardi.


Wardi memohon doa kepada saudara dan handay taulan semoga usaha keluarga besarnya H. Rebo Muhidin selalu diberikan kelancaran dan kesuksesan.

Agung/Red Xbi/.*

 *Tahun Baru Islam 1 Muharam, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Tebar Kebaikan dan Bersama Jaga Kamtibmas*

By On Selasa, Juni 16, 2026

Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi momentum bagi seluruh umat Islam untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. 


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengajak masyarakat menjadikan momen tersebut untuk menebar kebaikan sekaligus meningkatkan upaya bersama menjaga kamtibmas. 


"Mari maknai Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan," kata Indra Waspada, Selasa (16/6/2026).


Dian melanjutkan, salah satu bentuk nyata dari semangat hijrah adalah meninggalkan perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Lalu mengganti tindakan buruk itu dengan sikap yang lebih bermanfaat.


"Termasuk turut menjaga keamanan, kerukunan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat," ujarnya. 


Indra Waspada menuturkan, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat diperlukan.


Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan sekitar dapat diwujudkan melalui berbagai cara sederhana. Seperti menjaga kerukunan antarwarga, menghindari konflik, bijak menggunakan media sosial, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.


"Kamtibmas yang kondusif lahir dari kebersamaan dan kepedulian," tuturnya.

*​BNN Kepri Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Batam, 3 Orang Ditangkap*

By On Selasa, Juni 16, 2026






Jakarta - BNN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membongkar peredaran vape yang diduga mengandung narkoba jenis etomidate di Batam dan Karimun, Kepulauan Riau. Ada 246 pieces vape isi narkoba yang disita oleh petugas BNN.


​Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Senin (8/6) terkait dugaan transaksi narkoba jenis vape di lobi salah satu apartemen di Batam.


​"Sekira pukul 13.00 WIB Petugas BNNP Kepri melakukan profiling terhadap dua orang dengan ciri-ciri yang dilaporkan," ucap BNNP dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/6/2026).

​Petugas BNNP kemudian mengamankan dua orang pelaku lalu menggeledah apartemen yang bersangkutan. Di sana, petugas menemukan barang bukti ratusan vape berisi narkoba.


​"Didapati Barang Bukti Narkotika Golongan II Jenis cairan vape (liquid) diduga mengandung etomidate dengan jumlah 246 (dua ratus empat puluh enam) pieces," lanjut keterangan BNNP.


​BNNP melakukan pengembangan kasus tersebut hingga ke lokasi pemilik vape narkoba. Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas BNNP menangkap satu orang yang diduga pemilik barang tersebut. Adapun ketiga orang yang diamankan yakni Muhammad Zulfikar, Muhammad Ridzuan, dan Muhammad Rusdi.


​"Atas kejadian tersebut terhadap tiga orang tersangka beserta barang bukti tersebut dibawa ke kantor BNNP Kepri, guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar BNNP.


*​Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas*


​Sebelumnya, Kepala BNN Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.


​"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).


​Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.


​"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.

Polresta Serang Kota gelar lomba Marhaban dalam rangkaian hari Jadi Bhayangakara ke 80

By On Selasa, Juni 16, 2026



Serang,  Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Serang Kota menggelar Lomba Marhaban yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polresta Serang Kota pada Selasa, 16/06/2026.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang mengedepankan nilai-nilai religius, budaya, dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Bintang Sembilan Wali Drs. KH. Matin Syarkowi, Ketua Umum DPP Biwali KH. Saifun Nawawi, Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama Polresta Serang Kota, Kapolsek jajaran, personel Polresta Serang Kota, tokoh masyarakat, dewan juri, serta para peserta lomba marhaban.


Mengusung tema "Polri Presisi Bersama Masyarakat dalam Harmoni Religi dan Budaya", kegiatan ini merupakan gagasan Kapolresta Serang Kota yang diselenggarakan bekerja sama dengan Biwali Kota Serang yang diketuai oleh Aep Syaepudin, S.Pd.I.


Peserta lomba marhaban berasal dari 12 kecamatan di wilayah hukum Polresta Serang Kota. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, santri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.


Ketua Dewan Pembina Bintang Sembilan Wali, Drs. KH. Matin Syarkowi, menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Serang Kota atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Serang Kota yang telah menggelar kegiatan yang sangat positif ini. Sepengetahuan kami, kegiatan lomba marhaban seperti ini belum pernah dilaksanakan di Polres lain. Marhaban merupakan tradisi budaya lokal yang sering ditampilkan dalam kegiatan aqiqah, pernikahan, maupun acara besar keagamaan Islam lainnya," ujar KH. Matin Syarkowi.


Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Marhaban, Ustaz Sudirman, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tokoh masyarakat, dewan juri, dan peserta lomba yang hadir dari 12 kecamatan di wilayah hukum Polresta Serang Kota.


Dalam sambutannya, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas Polresta Serang Kota dengan ulama dan masyarakat yang dilandasi semangat ukhuwah Islamiyah serta sebagai upaya memperkuat nilai-nilai moral dalam menjaga situasi kamtibmas.


"Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polresta Serang Kota bersama ulama dan masyarakat dalam mempererat ukhuwah, melestarikan budaya religius, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Serang Kota," tuturnya.


Kapolresta Serang Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Di akhir sambutannya, Kombes Pol. Yudha Satria turut mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat.


"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga kita semua senantiasa menjadi bagian penting dalam memelihara keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat, selamat bertanding dan jaga sportivitas kepada peserta lomba" pungkasnya.

(Red)

*Negara Hadir hingga Pintu Rumah, Sertipikat PTSL Selesai, Langsung Diantar ke Rumah Warga*

By On Selasa, Juni 16, 2026





Serang – xbintangindo.com

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang, Osman Affan, mendampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyerahkan sertipikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara door to door kepada masyarakat di Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Senin (15/6/2026). Sebanyak 13 sertipikat diserahkan secara simbolis sebagai bagian dari target PTSL Kota Serang Tahun 2026 sebanyak 512 bidang.


Kegiatan penyerahan sertipikat langsung ke rumah warga tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan manfaat program PTSL benar-benar dirasakan masyarakat. Selain menyerahkan sertipikat, jajaran BPN juga berdialog langsung dengan penerima untuk memastikan proses pelayanan berjalan baik dan tanpa kendala.


Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan bahwa pendekatan door to door merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat. Menurutnya, begitu sertipikat selesai diterbitkan, pemerintah berupaya agar dokumen tersebut segera diterima oleh pemiliknya.


“Negara harus hadir. Begitu sertipikat selesai, langsung kita antar ke rumah. Kita tanyakan juga apakah selama prosesnya ada masalah atau tidak. Alhamdulillah masyarakat merasa terbantu dan prosesnya berjalan dengan baik,” ujar Harison.


Harison menjelaskan, Kota Serang memperoleh target PTSL sebanyak 512 bidang pada tahun 2026 yang tersebar di seluruh kelurahan. Sementara itu, secara keseluruhan Provinsi Banten memperoleh target lebih dari 22 ribu bidang yang ditargetkan selesai dan tersertipikasi pada tahun ini.


“Hari ini yang dibagikan secara simbolis sebanyak 13 sertipikat sebagai bagian dari target 512 bidang di Kota Serang. Untuk seluruh Provinsi Banten ada lebih dari 22 ribu bidang dan kami menargetkan seluruhnya selesai serta tersertipikasi sebelum akhir tahun,” jelasnya.


Lebih lanjut, Harison menegaskan bahwa program PTSL merupakan layanan pemerintah yang diberikan secara gratis kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui program ini, biaya pengukuran, Panitia A, dan berbagai tahapan lainnya ditanggung oleh negara sehingga meringankan masyarakat dalam memperoleh sertipikat tanah.


“Kalau PTSL gratis. Yang ditanggung negara adalah biaya pengukuran dan proses administrasi pertanahan yang menjadi bagian dari program. Karena itu, apabila ada pungutan liar atau permintaan biaya di luar ketentuan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Kantor Pertanahan maupun pemerintah daerah,” tegas Harison.


Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Serang dan BPN dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut. Menurutnya, penyerahan sertipikat secara langsung kepada masyarakat merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pelayanan pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.


“Ini bentuk komitmen menjalankan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami memastikan sertipikat sampai langsung kepada masyarakat, memastikan tidak ada pungutan liar, dan memastikan program PTSL benar-benar selesai serta dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Budi.


Turut dihadiri camat dan lurah, melalui program PTSL, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanah yang dimiliki. Dengan sertipikat yang sah, masyarakat memperoleh perlindungan hukum, mengurangi potensi sengketa pertanahan, serta mendukung terwujudnya tertib administrasi pertanahan di Kota Serang maupun Provinsi Banten secara keseluruhan. (Oman ncek)

Pemasangan U- Dicth di Grogol- Merak Tak Pakai Lantai Dasar, diduga Pengawasan DPU Kota Cilegon tak Bekerja Maksimal

By On Selasa, Juni 16, 2026








Foto : Pemasangan U- Dicth di Grogol - Merak kota Cilegon 

Kota Cilegon, xbintangindo.com --

Pemasangan U- Dicth di Grogol kota Cilegon pelaksana proyek tidak memasang papan informasi dilokasi pekerjaan dan saluran tidak memakai lantai dasar, keadaan tersebut disorot beberapa aktivis Provinsi Banten. Senin 15 Juni 2026.


Indra Kusuma alias Acong aktivis Provinsi Banten menanggapi pekerjaan proyek pemasangan U- Dicth di jalan Grogol - merak kota Cilegon.


" Saya pernah melihat - lihat ke lokasi proyek pemasangan U- Dicth di Grogol - Merak kota Cilegon, pemasangan U- Dicth tidak didahulukan penggunaan material pasir batu (Sirtu) bisa juga pasir kali untuk lantai dasar, pelaksana proyek terkesan asal-asalan dalam mengerjakan proyek tersebut, ujar Indra 


Acong berharap, " pemerintah kota Cilegon agar lebih intens lagi dalam mengawasi kegiatan proyek pemasangan U- Dicth di Grogol kota Cilegon, karena sekarang hasil yang sudah dikerjakan oleh pelaksana proyek kurang bagus, tidak rapih. " Tuturnya.


Hal tersebut juga dikatakan Aktivis Maulana Buyung, " ketika saya dilokasi pekerjaan pemasangan U- Dicth Grogol - Merak kota Cilegon, kontraktor sebagai pelaksana proyek tersebut tidak memasang papan informasi tentang proyek tersebut, begitu juga dalam proses pekerjaan pemasangan U- Dicth pelaksana proyek tidak menggunakan material untuk lantai dasar, mereka menggali tanah dan langsung u dith di pasang, seharusnya material untuk lantai dasar agar udith yang dipasang terlihat rapih, coba lihat sekarang hasil pekerjaannya, bergelombang miring tak beraturan, terkesan asal-asalan. " Kata Buyung.


Mandor pekerja proyek tersebut saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, " pemborongnya tidak ada pak, jarang datang, kalau papan informasi/papan proyek dari awal juga tidak di pasang, tadi nya nyender di tembok sekarang hilang, kalau saya hanya pekerja proses kerja semuanya sudah petunjuk dari pelaksana proyek, ya... seperti ini lah perintah pemborongnya, ya.. memang saya akui pemasangan U- Dicth di sini tidak memakai material untuk lantai dasar. " Ujarnya.


Sampai berita ini disiarkan pihak pemborong pekerjaan pemasangan U- Dicth belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

 *Kenali 5 Tahapan Sertipikasi Tanah Wakaf, Langkah Penting Melindungi Aset Umat*

By On Selasa, Juni 16, 2026




Serang – xbintangindo.com --

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten terus mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aset umat. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang menargetkan percepatan penyelesaian sertipikasi tanah wakaf di seluruh Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut menunjukkan hasil positif, di mana jumlah bidang tanah wakaf yang berhasil didaftarkan secara nasional meningkat hingga 206 persen dalam kurun waktu 2017–2025 dibandingkan periode sebelumnya.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan bahwa percepatan sertipikasi tanah wakaf tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi antara BPN, Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), pemerintah daerah, para nazir, dan masyarakat.


Sebagai bentuk percepatan, Kanwil BPN Provinsi Banten bersama para pemangku kepentingan melaksanakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPTAS TAWAF). Kegiatan ini diawali di Kabupaten Tangerang dan dilanjutkan secara serentak di wilayah Serang Raya, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak melalui pemasangan tanda batas tanah wakaf yang dipantau secara daring.


“Sudah, semuanya prinsipnya sudah melaksanakan. Tinggal kita tunggu hasil kolaborasinya di lapangan dalam bentuk capaian. Jadi kita ingin melihat capaiannya seperti apa, manfaatnya seperti apa. Dengan cara-cara seperti ini, mudah-mudahan lebih cepat berproses dan lebih cepat berhasil,” ujar Harison.


Harison menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin mendaftarkan tanah wakaf dapat mengikuti beberapa tahapan. Berikut alur pendaftaran tanah wakaf terdiri dari 5 tahapan utama:

1. Penetapan Nazir

Wakif (pihak yang mewakafkan tanah) menetapkan nazir sebagai pengelola harta wakaf. Nazir dapat berupa perseorangan, organisasi, maupun badan hukum yang bertanggung jawab mengelola dan menjaga aset wakaf.


2. Persiapan Dokumen Wakaf

Pada tahap ini, nazir menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan, antara lain identitas wakif, identitas nazir, identitas saksi, dokumen kepemilikan tanah, serta persyaratan lainnya. Pengajuan Akta Ikrar Wakaf (AIW) dapat dilakukan melalui Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama.


3. Pelaksanaan Ikrar Wakaf

Wakif, nazir, dan dua orang saksi hadir di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), yang umumnya dijabat oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Pada tahap ini dilakukan pengucapan ikrar wakaf sebagai bentuk pernyataan resmi penyerahan harta wakaf.


4. Penerbitan Akta Ikrar Wakaf (AIW)

Setelah ikrar wakaf dilaksanakan, PPAIW menerbitkan AIW sebagai bukti sah terjadinya perbuatan wakaf. Dokumen ini ditandatangani oleh wakif, nazir, saksi, dan PPAIW serta menjadi dasar utama dalam proses pendaftaran tanah wakaf.


5. Pendaftaran Tanah Wakaf di BPN

Setelah AIW dan seluruh dokumen pendukung dinyatakan lengkap, nazir mengajukan permohonan pendaftaran tanah wakaf ke Kantor Pertanahan. Selanjutnya dilakukan proses pemeriksaan, pengukuran, dan pendaftaran hingga diterbitkan Sertipikat Tanah Wakaf sebagai bentuk kepastian hukum atas aset wakaf tersebut.(Oman ncek)

Polres Serang Terjunkan Water Cannon Bersihkan Ceceran Tanah di Kibin Warga Berikan Apresiasi

By On Senin, Juni 15, 2026





Kab Serang xbintangindo.com --

Warga mengapresiasi langkah cepat Satlantas dan Sat Samapta  Polres Serang yang telah menindaklanjuti keluhan warga terkait ceceran tanah di Jalan Raya Serang–Jakarta, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.





Untuk hasil maksimal, petugas bahkan menerjunkan Water Cannon guna membersihkan sisa tanah mengeras dan lumpur basah. Aksi cepat ini langsung mendapat apresiasi luas dari warga Kibin.


Water Cannon Buktikan Serius Jaga Keselamatan


Pengerahan water cannon membuktikan keseriusan Polres Serang menjaga keselamatan pengguna jalan dari bahaya licin akibat ceceran tanah dan lumpur di Jalan Raya Serang-Jakarta.


Ceceran tanah kering mengeras dan lumpur basah memang rawan memicu kecelakaan tunggal, khususnya sepeda motor saat hujan.


Aksi cepat gabungan Satlantas dan Sabhara yang terjunkan water cannon mendapat apresiasi dari tokoh pemuda Desa Ciagel, Devi Muamar Khadafi.


“Saya Devi Muamar Khadafi Putra kelahiran Kp Dadap Desa Ciagel Kecamatan Kibin mengapresiasi langkah cepat personel Satlantas bersama Sabhara Polres Serang langsung turun ke Jalan Raya Serang-Jakarta wilayah Kibin, dengan menerjunkan satu unit water cannon untuk menyemprot sisa tanah yang mengeras dan lumpur basah. Terima kasih Pak Polisi” , kata Devi.


Apresiasi warga ini menjadi bukti kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan cepat dan tepat sasaran.


Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang AKP Muhammad  Hafizh, MA mengatakan akan terus memantau dan berkoordinasi agar aktivitas proyek tetap memperhatikan keselamatan, kebersihan jalan, dan kenyamanan masyarakat.


“Material yang tercecer berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya sepeda motor. Langkah pencegahan harus konsisten agar tidak menimbulkan kecelakaan”, ujar AKP Hafizh.


Polres Serang mengapresiasi laporan warga. Setiap keluhan terkait keselamatan lalu lintas akan langsung ditindaklanjuti melalui Call Center 110 atau media sosial resmi.

KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid

By On Minggu, Juni 14, 2026




Tangerang, Banten ---  Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selama 2 hari, turnamen sepak bola putri perdana ini berhasil menjadi magnet baru warga Kelapa Dua. Meriah, lancar, dan penuh semangat.


Ketua Panitia Alfan Witular mengapresiasi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua. 









"Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas layak, yang bisa dirasakan langsung masyarakat Kelapa Dua dengan nyaman," ujarnya.


Prosesi pembagian piala, medali, dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah untuk Juara 1 Tangsel Woman dan untuk Juara 2 Tangsel City sebesar 3 Juta Rupiah diserahkan langsung oleh Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua yang mewakili Bupati Tangerang.


"Kami atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih ke seluruh elemen masyarakat yang membuat acara ini sukses," ucap Dadang Sudrajat.


Penutupan dihadiri jajaran lengkap, Ketua KOK, Sekcam Dwi Chandra akrab di disapa DCB, Ketua Karang Taruna Andi, Ketua Pemuda Pancasila Bang Yudi, Binamas, Babinsa, Forum RW, para Lurah se-Kelapa Dua, LPM,nakes Puskesmas hingga PMI.


Alfan menegaskan kunci sukses turnamen ini adalah gotong royong. Sponsor Mandiri, OKP, Ormas, Dinas Kesehatan, pelaku usaha Babe Bencongan, sampai crew KD PERTIWI bahu-membahu dari awal sampai akhir.


"Hal terpenting, terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah mewujudkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas memadai untuk berbagai wahana olahraga. Masyarakat Kelapa Dua ingin memberi warna positif lewat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan," tegasnya.


Target Jelas: Lahirkan Bintang Baru 


Langkah ini menjawab kondisi pemain bola putri yang masih langka di Banten. Lewat turnamen, panitia ingin menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Tangerang, ujar Ketua KOK.


Antusiasme peserta jadi bukti. Febri Arum dari Tangsel Women yang baru berlaga di Gothia Cup U-13 dan Putri Tangerang City asal Kp. Gawir, eks SSB Tunas Cipta Bojong Nangka Kelapa Dua yang kini sudah tembus Timnas Putri, hadir dan memberi dukungan.


Zulhandikar, pelatih SSB Tunas Cipta yang mampu mencetak pemain putri ke tingkat nasional, mengaku bangga. "Kami bangga ada KD PERTIWI Cup. Harapannya Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional," pungkasnya.


Senada, Ketua RW 04 Sutarjo Tarigan, advokat dari Law Firm, ikut mengapresiasi. “Sukses dan keren banget KD PERTIWI Cup 1 di Bencongan. Ini bukti warga bisa bikin event berkelas,” pungkasnya. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *