Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Cegah Peredaran Narkoba di Lingkungan Sekolah,  Kanit Reskrim Polsek Pamarayan Ipda M.  Arpah Sosialisasi  Bahaya Narkoba

By On Selasa, Desember 09, 2025








Serang, xbintangindo.com

Dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Kanit Reskrim  Polsek Pamarayan Polres Serang , Ipda Muhamad Arpah, S.H,. melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para siswa siswi di aula Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.


Kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada Selasa pagi (09/12/2025). Dalam penyampaiannya, Kanit Reskrim menekankan pentingnya kesadaran generasi muda dalam menjaga diri dari pergaulan bebas dan pengaruh negatif narkoba, yang dapat merusak masa depan dan kesehatan generasi bangsa.


“Sosialisasi ini bertujuan agar para siswa memahami betapa besar bahaya narkoba, serta bagaimana cara membawa diri dalam pergaulan agar tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan,” ujar  Kanit Arpah.


Selain pemaparan tentang jenis-jenis narkoba dan dampaknya secara hukum, fisik, serta psikologis, siswa juga diberikan motivasi untuk berani berkata tidak pada narkoba dan membangun pergaulan yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa, yang terlihat aktif dalam sesi tanya jawab serta berdiskusi tentang permasalahan remaja dan bahaya narkoba di lingkungan mereka.


Pihak sekolah, melalui perwakilan guru, menyampaikan apresiasi atas perhatian dari kepolisian terhadap pembinaan generasi muda, dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala.


Polsek Pamarayan Polres Serang menegaskan komitmennya untuk terus menggandeng lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi serta pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

Cegah Peredaran Narkoba di Lingkungan Sekolah,  Kanit Reskrim Polsek Pamarayan Ipda M.  Arpah Sosialisasi  Bahaya Narkoba

By On Selasa, Desember 09, 2025







Serang, xbintangindo.com

Dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Kanit Reskrim  Polsek Pamarayan Polres Serang , Ipda Muhamad Arpah, S.H,. melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para siswa siswi di aula Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.


Kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada Selasa pagi (09/12/2025). Dalam penyampaiannya, Kanit Reskrim menekankan pentingnya kesadaran generasi muda dalam menjaga diri dari pergaulan bebas dan pengaruh negatif narkoba, yang dapat merusak masa depan dan kesehatan generasi bangsa.


“Sosialisasi ini bertujuan agar para siswa memahami betapa besar bahaya narkoba, serta bagaimana cara membawa diri dalam pergaulan agar tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan,” ujar  Kanit Arpah.


Selain pemaparan tentang jenis-jenis narkoba dan dampaknya secara hukum, fisik, serta psikologis, siswa juga diberikan motivasi untuk berani berkata tidak pada narkoba dan membangun pergaulan yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa, yang terlihat aktif dalam sesi tanya jawab serta berdiskusi tentang permasalahan remaja dan bahaya narkoba di lingkungan mereka.


Pihak sekolah, melalui perwakilan guru, menyampaikan apresiasi atas perhatian dari kepolisian terhadap pembinaan generasi muda, dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala.


Polsek Pamarayan Polres Serang menegaskan komitmennya untuk terus menggandeng lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi serta pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

Abdulloh : Lahan Milik H. Abdul Rojak Di Desa Tirem Bukan Peruntukan Lahan Industri

By On Selasa, Desember 09, 2025

Serang, Bila Benar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di sebelah barat desa tirem sebagai lahan pesawahan produktif atau penghijauan Bukan Untuk Industri Sebaiknya rencana di bangun pabrik penggilingan dalam skala besar (Rice Smilling Plant) di batalkan saja "


Dan " lahan miliknya H. Abdul Rojak (HAR) di desa tirem yang kini tengah menjadi perbincangan bukan peruntukannya lahan industri " ucap Abdulloh warga tirem dan di benarkan oleh pihak DPMPTSP Kabupaten Serang


Pada Selasa 09 Desember 2025, diri nya menyambangi dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang berikan laporan pengaduannya bahwasanya ini bukan persaingan bisnis antar pengusaha huller 


" Kami menghadap Kabid perizinan (DPMPTSP) menyampaikan bahwasanya yang terjadi persoalan di Tirem itu bukan persaingan usaha antar pengusaha huller melainkan lahan milik HAR yang rencananya akan di bangun Rice Smilling Plant dalam skala besar bukan lahan peruntukannya di bangun pabrik industri "


Masih menurut Abdulloh, hal tersebut perlu segera di sikapi sebelum menjadi pemanfaatan sepihak kendatinya, pekerjaan yang di lakukan oleh HAR di lahan miliknya memakai 2 (dua) alat berat exavator dan storm wales


" Alasan kami kenapa huller dalam skala besar, mengingat luas wilayah yang lebar saat pelaksanaan memakai dua alat berat dan kapasitas pembangunan jembatan kekuatan 40 ton/poros "


Dirinya berharap pihak perizinan bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah di berlakukan, 


" Semoga saja pihak perizinan tidak tergiur dengan iming - iming dan dapat bekerja sesuai dengan ketentuan yang telah di berlakukan "


Dan " berani katakan 'tidak bisa' maka kami bersedia menjadi garda terdepan untuk menghalau mereka yang tidak mematuhi ketentuan " tegasnya (Kurniawan)

Pembangunan Pabrik PT Kaishun Industries Indonesia Di Duga Belum Mengantongi Izin PBG

By On Selasa, Desember 09, 2025







SERANG, Pembangunan pabrik PT Kaishun Industries Indonesia di jalan jeruk tipis Desa Beberan Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang di duga belum mengantongi izin persetujuan bangun gedung (PBG)


Pada Selasa 09 Desember 2025, bersama warga kecamatan ciruas dan warga kecamatan Lebak wangi kunjungi pabrik PT Kaishun dalam kawasan wilayah desa beberan


Menurut, Johadi ketua padepokan belut putih kecamatan ciruas, perlu ketegasan dari pemerintahan Daerah kabupaten serang


" Persoalan RTRW wilayah, perlunya di lakukan penertiban dalam letak wilayah tata ruang bila lokasi tersebut bukan untuk peruntukannya dan bila perlu kepala daerah patut menegur pengusahanya " ungkaapnya


Di tempat yang sama, Abdullah warga sipil peduli Desa Tirem sampaikan dengan kritis persoalan tata letak wilayah terhadap perusahaan PT Kaishun yang tengah di persoalkan


" Bila belum mengantongi izin PBG seharusnya ada penindakan dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang untuk mengeluarkan surat rekomendasi kepada kepala daerah untuk di lakukan penertiban terhadap aktifitas PT Kaishun "


Kata Abdulloh, prihatin akan ketahanan pangan dirinya akan menyurati pemerintahan kabupaten serang di waktu dekat ini


" Ini tidak bisa di biarkan, bagai mana bisa ketahanan pangan dapat bertahan bila sawah - sawah kami perlahan habis di bangun pabrik - pabrik tanpa ada pengalihan lahan ..


Masih menurut Abdulloh, 

" Insha Allah di waktu dekat ini kami atas warga sipil peduli akan menyurati kepada daerah bupati kabupaten Serang " pungkasnya (Kurniawan)

Tim Satresnarkoba Polres Serang Mengamankan 2 pelaku  Pengedar Narkoba Salah Satunya Security Rumah Sakit di Kota Serang

By On Selasa, Desember 09, 2025









Serang, xbintangindo.com

Peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang melibatkan oknum petugas satpam rumah sakit di Kota Serang berhasil diungkap Tim Satresnarkoba Polres Serang.

 


Dalam pengungkapan itu, tim Satresnarkoba berhasil mengamankan 2 pelaku di lokasi berbeda. Dari keduanya pelaku petugas mengamankan barang bukti 423,71 gram sabu dan 50 butir pil ekstasi.

 


Kedua pelaku yang diamankan yaitu DYW, 32 tahun, warga Kelurahan/ Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten dan AC, 39 tahun, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kamal, Jakarta Barat.

 


Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan pengungkapan peredaran narkoba yang melibatkan oknum petugas satpam ini berawal dari informasi masyarakat. Dari informasi tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana segera melakukan penyelidikan.

 


“Penangkapan pertama dilakukan di pos satpam di Kota Serang dengan tersangka DYW pada Senin, 24 November sekitar pukul 20.00 dengan barang bukti 19,71 gram sabu dan 50 butir pil ekstasi,” kata Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah Selasa, 9 Desember 2025.

 


Saat dilakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam milik DYW, petugas menemukan sejumlah percakapan dengan pelaku lain berinisial R yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) dan AC. Percakapan tersebut berisi instruksi pengambilan narkotika di wilayah Pontang, Kabupaten Serang, serta daerah lain di Tangerang.

 


Tidak berhenti di situ, polisi juga menemukan fakta bahwa pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 WIB, DYW menerima narkotika jenis pil ekstasi dari AC. Pil tersebut disembunyikan di dalam bungkus permen Happydent dan diletakkan di bawah pot bunga di pinggir jalan Terminal Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

 


Pengembangan berlanjut ketika DYW kembali mendapat perintah dari R (DPO) untuk mengambil sabu di wilayah Pontang. Pada pukul 22.00 WIB, di Jalan Ciptayasa-Pontang, Dani mengambil paket sabu dengan berat bruto 19,71 gram, sesuai arahan dari R.

 


Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dan berhasil menangkap AC di rumah kontrakannya di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

 


“Dalam penangkapan itu, petugas menemukan satu bungkus sabu di lantai kamar mandi serta satu unit handphone yang digunakan berbisnis narkoba,” jelasnya.

 


Setelah diinterogasi, AC mengakui masih menyimpan narkotika jenis sabu di rumah orang tuanya. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan tujuh bungkus besar berisi sabu seberat 404 gram di dalam sebuah tas hitam yang disembunyikan di bagian depan rumah.

 

“Dari hasil pemeriksaan, AC mengakui sabu dan pil ekstasi tersebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial M, yang kini juga ditetapkan sebagai DPO,” ujarnya.

 

Sementara Bondan, menambahkan bahwa pihaknya akan terus memburu para DPO dan mengembangkan jaringan peredaran narkotika ini. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Para DPO yang terlibat, termasuk R dan M, sedang kami kejar. Kami komitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegas Bondan.

Pormasi Cikoja Serang Gelar Rapat Bulanan Tema Bahas Truk Parkir Sembarang dan Tenaga Kerja

By On Selasa, Desember 09, 2025








Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pormasi Cikoja kabupaten serang (PCS) terus melaju eksistensinya kekompakan melalui rapat bulanan, dalam rapat bulanan tersebut PCS dengan tema penyekatan truk-truk jumlah besar yang terparkir sembarang di badan jalan Cikande -Rangkas Bitung (Cirabit) dan perekrutan tenaga kerja di wilayah kabupaten serang. Selasa 9/12/25.








Rapat bulanan di gelar di saung Uci Sanusi ormas LMP Kampung Cibeureum Desa Cikande kecamatan Cikande kabupaten serang Banten, pengurus PCS menerima aspirasi dari beberapa ketua lembaga sosial.








Aspirasi Panji Abdilah SE," terkait penyekatan truk-truk besar yang terparkir di badan jalan Cirabit, kinerja Dishub kabupaten serang dan Dishub provinsi Banten harus dipertanyakan.dan terkait penyerapan tenaga kerja di PT. Nikomas gemilang PCS lakukan pendekatan dengan dinas tenaga kerja (Disnaker) kabupaten serang, apa kah PT. Nikomas gemilang sudah melaporkan kebutuhan tenaga kerja baru kepada Disnaker kabupaten serang, selama ini yang kami ketahui penerimaan karyawan baru melalui calo tenaga kerja.!" Ujar Panji.


Aspirasi dari LSM Simba Hendrayani," PCS harus segera dekat dan komunikasi dengan Kadisnaker kabupaten serang guna mempertanyakan kuota penerimaan karyawan baru di PT. Nikomas gemilang, karena banyak sekali yang diterima oleh PT. Nikomas gemilang mayoritas orang luar serang Timur, warga serang Timur juga memiliki hak untuk bekerja di PT. Nikomas gemilang, jangan sampai pribumi mati di lumbung sendiri," tegas Hendrayani.


Lanjut," terkait truk-truk besar yang terparkir di badan jalan Cirabit, kinerja Dishub kabupaten serang mau pun provinsi Banten kami menilai kinerjanya belum maksimal pcs harus bantu masyarakat dan pengguna jalan yang mengeluhkan keberadaan truk-truk besar yang terparkir di badan jalan." Sambung Hendrayani.


Menanggapi aspirasi dari anggota Cikoja, ketua umum Pormasi Cikoja kabupaten serang Ujang Supriatna mengatakan, " kami dari pengurus pcs agar segera mendekatkan diri kepada Dinas tenaga kerja kabupaten serang dan dishub provinsi Banten. Terkait penyerapan tenaga kerja di PT. Nikomas gemilang dan perusahaan lainnya yang ada di kabupaten serang." Ujar ustadz Ujang Supriatna.


Lanjut Ujang Supriatna," terkait kinerja Dishub kabupaten serang dan Dishub provinsi Banten mengenai kurang maksimalnya kinerja Dishub tentang penyekatan truk-truk besar diperbatasan, maka Cikoja akan meminta kepada Bupati maupun gubernur Banten agar segera memberhentikan kadishub kabupaten serang dan Dishub provinsi Banten." Tegas ketum PCS.


Akhirnya acara ditutup dengan membaca Alhamdulillah.

Red xbi//.*



Owner RM Sambel Mentah Cikande Ambon Keluhkan Jaringan internet WiFi ditempatt usahanya Sering Mati

By On Selasa, Desember 09, 2025









Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Rumah Makan (RM) Sambal Mentah Cikande Ambon Desa Parigi Kecamatan Cikande kabupaten serang Banten selaku Konsumen yang memakai Jaringan internet WiFi di tempat usahanya mengeluhkan jaringan internet WiFi nya sering mati. 


Sanaflu alias ipek selaku owner RM Sambal Mentah Cikande Ambon yang juga sebagai konsumen jaringan internet WiFi mengeluhkan WiFi di tempat usahanya Sering Mati.


"; WiFi di tempat usaha saya RM Sambal Mentah Cikande Ambon serang sekali mati, padahal internet WiFi tersebut sangatlah penting, karena akses marketing kami melalui internet COD siap antar, kalau WiFi nya sering mati begini kan sudah menghambat akses penjualan kami, kalau bayar bulanan nya tidak bisa dikurangi tetap saja pembayaran harus full saja," ujar Ipek.


Lanjut ipek," jejaring internet WiFi kalau sering mati begini, jelas provider Wifi tersebut sudah merugikan konsumen. Saya yakin provider wifi ditempat usahanya." Gerutu ipek 


Sampai berita ini disiarkan pihak provider wifi belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *