Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

PT. Shinta Baja Jaya Mandiri diduga Masih Lakukan Kegiatan Produksi Walaupun Papan Himbauan Larangan Kegiatan dari KLH Terpasang dilokasi Pabrik







Kab. Serang, xbintangindo.com --

PT. Shinta Baja Jaya Mandiri (SBJM) yang berlokasi di kawasan Industri Modern Cikande Desa Barengkok Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten diduga terus melakukan aktifitas kegiatan produksi walaupun sudah diberikan Himbauan larangan dilokasi perusahaan tersebut lakukan kegiatan/aktivitas oleh kementerian lingkungan hidup (KLH). Senin, 06/04/26.


Hal tersebut tampak terlihat didepan PT. SBJM hilir-mudik kendaraan muatan berat bahan baku dan hasil produksi keluar-masuk perusahaan.






Udin warga Pamarayan yang mengaku sering nongkrong di depan PT. SBJM jika PT. SBJM masih melakukan aktifitas seperti biasa.


"PT. SBJM masih seperti biasa melakukan aktifitasnya, menerima bahan baku dan mengirim hasil produksi ke konsumen yang memesannya, kecuali waktu itu saat disidak oleh KLH memang beberapa Minggu perusahaan tersebut ditutup tidak ada kegiatan, namun selanjutnya PT. SBJM melakukan aktifitas seperti biasa walaupun papan himbauan larangan dari KLH Terpasang di lokasi pabrik." Ujar Udin.


Topan dari Pihak perusahaan PT. SBJM saat dikonfirmasi wartawan prihal adanya kegiatan produksi di PT. SBJM padahal masih dipasang larangan melakukan aktifitas dari KLH sampai berita ini ditulis dirinya masih bungkam.


Ketua umum LSM Bintang Indonesia Panji Abdillah SE angkat bicara," sebaiknya larangan dari KLH yang Terpasang dilokasi Pabrik PT. SBJM dapat dimengerti dan diindahkan oleh pihak perusahaan, jangan melakukan aktifitas terlebih dahulu sebelum himbauan larangan tersebut dilepas oleh pihak KLH." Ujar Panji.


Lanjut Panji," Saya berharap kepada pihak KLH dapat turun ke lokasi dan melakukan tindakan tegas menghentikan kegiatan produksinya karena khawatir dampaknya mencemari lingkungan. Dan kepada pihak kepolisian yang berwenang agar tidak diam saja bekerja sama dengan pihak KLH untuk menindak tegas perusahaan yang diduga nakal." Tutur Panji.

Red xbi//.*

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *