Serang – xbintangindo.com--
Dugaan praktik tidak transparan kembali mencoreng pelaksanaan proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMAN 1 Cikeusal, Kabupaten Serang, yang bersumber dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025. Meski pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai, sejumlah tukang hingga kini mengaku belum menerima upah kerja secara penuh. Jumat, 30/01/26.
Berdasarkan keterangan para tukang, dana gaji yang seharusnya mereka terima diduga tidak disalurkan oleh mandor proyek berinisial Cacu. Padahal, pihak pelaksana proyek, Iwan (Sawong), saat dikonfirmasi menyatakan bahwa seluruh kewajiban keuangan, termasuk gaji tukang, telah dibayarkan dan diselesaikan tanpa masalah.
“Soal keuangan sudah beres semua, termasuk gaji tukang dan yang lainnya. Tidak ada masalah lagi,” ujar Iwan saat dikonfirmasi.
Namun pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Para tukang mengaku telah berulang kali menagih hak mereka kepada mandor Cacu, tetapi tidak mendapatkan kepastian. Bahkan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, jawaban mandor justru menimbulkan tanda tanya besar.
“Nanti tunggu pekerjaan selanjutnya, nanti diberesin,” ujar Cacu kepada para tukang, sebagaimana ditirukan salah satu pekerja.
Pernyataan tersebut memicu kemarahan dan kekecewaan para tukang. Mereka mempertanyakan ke mana sebenarnya uang upah mereka, dan mengapa pembayaran justru dikaitkan dengan pekerjaan berikutnya, padahal proyek SMAN 1 Cikeusal telah rampung.
Situasi ini menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaktransparanan pengelolaan upah tenaga kerja, yang berpotensi merugikan pekerja kecil di lapangan. Jika benar dana telah dicairkan dan dibayarkan oleh pelaksana, maka tanggung jawab mandor sebagai pengelola lapangan patut dipertanyakan secara serius.
Para tukang berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, serta pihak konsultan pengawas dan aparat terkait, turun tangan melakukan klarifikasi dan audit agar hak pekerja tidak terabaikan dan persoalan ini tidak berlarut-larut.
Hingga berita ini diturunkan, mandor berinisial Cacu belum memberikan klarifikasi resmi secara terbuka terkait dugaan tersebut.
« Prev Post
Next Post »
