Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Bayar Parkir Mobil Barang masuk ke kawasan Industri Manis jaya Desa Pasir Jaya Kec. Jatiuwung Kota Tangerang dikeluhkan Para Supir









Foto : petugas parkir sedang memberikan karcis parkir dan meminta uang parkir kepada supir mobil barang.

Kota Tangerang, xbintangindo.com --

Mulai maraknya pungutan biaya parkir untuk mobil barang yang terparkir di pinggir-pinggir jalan raya maupun di jalan kawasan Industri kabupaten Tangerang dan kota Tangerang Provinsi Banten mengatasnamakan lembaga-lembaga Desa/ kelurahan setempat. Salah satunya di kawasan Industri Manis jaya Pasir Jaya kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang. Hal tersebut kini dikeluhkan oleh para supir. Jumat 15 Mei 2026.








Hasil investigasi wartawan media online xbintangindo.com di wilayah kawasan Industri Manis jaya Pasir Jaya, adanya petugas parkir yang meminta uang parkir berkarcis Rp. 4.000,- perkendaraan sekali masuk maupun keluar kepada para supir mobil barang.


Saat bincang-bincang dengan Sudrajat selaku supir kendaraan truk atau mobil barang terkait mulai marak pungutan uang parkir berkarcis dari lembaga Desa setempat dirinya mengeluhkan.


"Iya bener pak, sekarang-sekarang ini mulai marak pungutan uang parkir berkarcis dari lembaga Desa setempat, ada yang tertulis di karcis parkir tersebut dari lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) Desa Pasir Jaya kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang ada juga yang mengatasnamakan lembaga Badan usaha milik Desa (BUMDES) "Sentul Smart"ada juga yang mengatasnamakan lembaga karang taruna, hampir disetiap lahan parkir kendaraan di wilayah kabupaten Tangerang dan kota Tangerang, pusing saya tambah banyak pengeluaran, belum lagi tukang parkir yang Rp. 2.000,- an, mana uang jalan dari bos pas-pasan ngepres." Keluh Sudrajat.


Lanjut Sudrajat, " saya seh berharap kepada pihak kepolisian dan pemerintah setempat agar mengevaluasi ulang tentang pungutan biaya parkir kepada kami para supir, kami para supir jujur Merasa terbebani, karena hampir semua wilayah kami kena biaya parkir berkarcis dari lembaga Desa setempat, bos kami tidak mau tau karcis parkir tersebut tidak diganti oleh bos kami, yang kami bayar parkir itu dari uang dompet pribadi.. tolong pak jangan bebankan kami dari uang parkir seperti itu." Tuturnya sedih.


" Hampir semua supir mobil barang mengeluh hanya saja mereka tidak bisa berbuat apa-apa, mereka hanya mengelus dada tenang keluhannya. " Ucapnya.


Sampai berita ini disiarkan pihak pemungut uang parkir berkarcis lembaga Desa atau yang bertanggung jawab belum dapat memberikan klarifikasinya.

Red xbi//.*


Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *