Foto : proyek irpom yang baru selesaikan
Kab. Serang, xbintangindo.com --
Proyek irigasi perpompaan (Proyek Irpom 2026 di Desa Parigi Cikande Serang Menggunakan Pipa-pipa bekas, untuk menyalurkan air dari mesin Pompanisasi ke sawah-sawah milik anggota kelompok tani Nusa Tani. Sabtu, 06/06/26).
Foto : Papan informasi
2026 yang baru selesai di kerjakan oleh kelompok tani, " Nusa Tani ", Desa Parigi Kecamatan Cikande Serang Banten dengan nilai anggaran Rp. 155.700.000,- diduga pemakaiyan bahan material jenis pipa paralon menggunakan material bekas.
Saat awak media konfirmasi ke Keben salah satu anggota kelompok tani " Nusa Tani " dirinya mengeluhkan dengan proyek irpom 2026 didesa Parigi menggunakan material pipa bekas.
Yang jadi pertanyaan petani mengapa harus menggunakan pipa lama.mengapa pipa-pipa yang baru tidak dipasang hanya disimpan ketua kelompok tani,*
" Ya pak saya lihat di lokasi pekerjaan pemasangan pipa ke mesin pompa menggunakan material pipa bekas merk Rucika, tapi pipa yang baru nya ada dirumah ketua kelompok tani pak Jai sebanyak 30 batang, tapi entahlah pipa-pipa tersebut mau dipasang lokasi mana lagi..?" Kata Keben.
Selain pipa bekas petani di desa Parigi mengeluhkan harga pupuk urea yang sangat mahal, harga pupuk urea mencapai Rp. 120,000 perkarung isi 50 kg, urea itu saya beli dari ketua kelompok tani, seharus nya untuk anggota kan beli pupuk urea dengan harga sesuai ketentuan dari pemerintah, terkecuali saya minta sistem hutang bayar panen, Rabu 03 Juni 2026
"Saya berharap kepada pemerintah daerah agar harga pupuk dikios-kios pupuk maupun gabungan kelompok tani " (Gapoktan) sesuai ketentuan pemerintah.
A. Bewok/ Red xbi//.*
« Prev Post
Next Post »

