Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Pungutan Rp. 200.000,-di SDN Kukun dikeluhkan Wali murid " Sekolah negri Seperti Swasta"





Kab. Serang, xbintangindo.com --

Yang menjadi visi misi kepala daerah anak-anak di provinsi Banten harus sekolah dibumbuhi pernyataan kepala daerah bahwa tidak boleh ada anak-anak di provinsi Banten putus sekolah, anak-anak Banten bersekolah geratis, tidak boleh ada pembayaran bersifat apapun.








Lain halnya dengan persoalan tenda dan pembangunan tembok yang menjadi beban Wali murid, pasalnya wali murid wajib membayar pembuatan tenda dan pembangunan tembok sekolah.


" Ada-ada saja ide para dewan guru dan komite sekolah SDN Kukun pembuatan tenda dan pembangunan tembok sekolah dibebankan kepada pihak wali murid kelas 1 sampai kelas 6, untuk tenda dipinta permurid Rp. 150.000,- sedangkan untuk pembangunan tembok sekolah dipinta Rp. 50.000,- jelas saja saya merasa keberatan, karena di SDN Kukun tersebut sering sekali meminta iuran segala macem kegiatannya kepada wali murid,  ini sekolah negeri tapi rasa sekolah swasta. Duit dan duit saja. " ucap Wali murid kesal.


Begitu pula dikatakan Wali murid lainnya, " kalau menurut saya jangan terlalu di bebankan kepada kami selaku wali murid, jika memang negara tidak mau menganggarkan pembangunan tembok dan tenda , lebih baik pihak sekolah dan komite bertahan diri jangan di bebankan ke kami  para wali murid. " Ujarnya.


Dewan guru SDN Kukun Ukhti Annisa SPD saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, "  jika yang saya ketahui waktu itu sudah dimusyawarahkan pihak komite sekolah dengan para wali murid disaksikan pihak sekolah. " Jawab Ukhti Annisa.


Panji Abdillah SE selaku ketua umum LSM Bintang Indonesia angkat bicara, " sebaiknya pihak sekolah SDN Kukun focus saja ke kegiatan belajar mengajar saja, jika untuk pembangunan dan fasilitas lainnya lebih baik ajukan permohonan bantuan anggaran ke dinas pendidikan kabupaten Serang maupun provinsi Banten, jika belum juga direalisasikan juga ya..harus bersabar, jangan keinginannya dibebankan kepada wali murid. " Kata Panji.


Panji berharap kepala dinas pendidikan kabupaten Serang dapat menindak lanjuti persoalan tersebut.

Red xbi//.*

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *