Kab. Serang, xbintangindo.com --
Aktivitas proyek pembangunan untuk pabrik kosmetik yang berada di kawasan Buditexindo kecamatan Jawilan kabupaten Serang Banten kini warga setempat , pasalnya pelaksanaan pembangunan tersebut mengganggu kenyamanan warga sekitar proyek pembangunan. Selasa 14 juli 2026.
Proyek pembangunan pabrik kosmetik tidak mengenal waktu dari pagi hingga malam hari menyebabkan kebisingan di waktu malam hari.
kontraktor PT Pulau Intan sebagai perusahaan pekerjaan konstruksi pernah ditegur warga agar mengerjakan proyek pembangunan nya jangan sampai larut malam karena mengganggu kenyamanan warga.
" Pernah ditegur ke pihak kontraktor nya agar pembangunan pabrik kosmetik tersebut jangan sampai larut malam karena menggangu kenyamanan warga sekitar (suara bising), namun tetap saja pembangunan tersebut dilaksanakan sampai larut malam." Ujar ino.
" Yang terdampak itu warga kampung Paya Umbul, RT 013 RW 005, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. " Tambahnya.
Menurut salah satu warga mengatakan, "Saya warga kampung Paya merasa terganggu adanya pekerja yang sampe larut malam, bising pak, sakit ke telinga" katanya, Selasa (14/7/2026) dini hari.
" Kami merasa terganggu, kerja itu punya aturan saya merasa terganggu ada kontraktor PT. Pulau Intan, warga merasa terganggu waktunya istrahat dengar suara berisik anak bangun lagi, anak saya besok mau sekolah dan saya besok masuk kerja jadi istrahat anak dan saya merasa terganggu, sebentar-sebentar bangun tidur bangun lagi gara-gara pekerja konstruksi Pulau Intan ini. Silahkan kerja tapi tau waktu dong, biar pun bapak ngejar target saya merasa terganggu, tolong Pak RT UUS sebagai RT haruss kasih teguran perusahaan ini benar-benar sudah mengganggu keluarga kami dan masyarakat yang lain, kerja tidak mengikuti SOP, jangan enak-enak nya aja tapi mengganggu masyarakat," pungkasnya.
Lanjut kata Warga, eh pak jaki sebagai pengawasan lapangan atau sebagi vendor, tolong pak pakai SOP tersebut ini mah kerja sampai melawati batas waktu dan kami merasa terganggu, tuturnya.
Warga juga meminta kepada Kepala Desa Junti, "Tolong pak kepala desa dan toko masyarakat dan para RT tolong tegur kontraktor pulau intan,kami warga merasa terganggu dengan aktivitasnya." tutupnya.
Sampai berita ini disiarkan pihak perusahaan maupun pihak kontraktor belum dapat dikonfirmasi.
Wok xbi//.*
You are reading the newest post
Next Post »

