Foto-foto para pelaku dan- Foto-foto Luka-luka korban
Banten, xbintangindo.com --
Tega...!" 7 orang anggota polisi Polda Banten diduga sering melakukan penganiayaan (pengeroyokan -Red) kepada salah satu anggota polisi Polda Banten inisial Bripda DH (korban) di parkiran belakang Markas Polda Banten (Mapolda Banten).
Dadang keluarga korban menceritakan kejadian penganiayaan yang dialami keponakannya kepada wartawan.
" Saya mendapatkan kabar pada kamis malam (24/09/26) kalau keponakan saya DH (sebagai anggota polisi Polda Banten) tidak masuk dinas di Polda Banten sejak tanggal 22 September 2026, saat itu pihak keluarga mencari keberadaan DH setelah mencari tau ke teman-temannya DH akhirnya diketemukan di rumah temannya saat menjadi santri di pamarayan, ketika melihat kedatangan pihak keluarga DH tampak terlihat pucat dan ketakutan, setelah dibujuk akhirnya DH mau diajak pulang ke rumahnya di Desa Gembor Kecamatan Binuang kabupaten Serang Banten." Ujar Dadang. Jumat 25 September 2026.
Lanjut Dadang, " setelah di rumah ditanya pihak keluarga DH bercerita kejadian yang dialaminya, jika dirinya beberapa bulan lalu sering dianiaya dengan cara dikeroyok oleh teman dan kakak letingnya di berbagai tempat, terakhir penganiayaan pengeroyokan yang dialami DH keponakan saya kejadian di parkiran belakang markas Polda Banten (MaPolda Banten -Red) diduga pelaku pengeroyokan melakukannya setelah menenggak miras, yang saya ceritakan ini, apa yang dikatakan keponakan saya DH kepada keluarga. " tutur Dadang.
Masih dengan Dadang, " 7 anggota polisi Polda Banten yang melakukan penganiayaan dengan cara pengeroyokan tersebut terbilang terlalu... tega... dan tidak berprikemanusiaan, masa temen sendiri satu korp polisi juga dianiaya...!" Saya perwakilan keluarga Besar DH meminta kepada pihak kepolisian Polda Banten agar segera menindak lanjuti dan memproses secara hukum para pelaku penganiayaan DH, yang keluarga ketahui DH itu orangnya pendiam dan tidak punya musuh dan tidak pernah menyakiti orang lain." Kata Dadang.
Sampai berita ini disiarkan DH sebagai korban dan para pelaku penganiayaan pengeroyokan terhadap korban belum dapat dikonfirmasi.
Red xbi//.*
« Prev Post
Next Post »
