Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
PKBM Bina Mandiri Diduga Manipulasi Data Warga Belajar, Dinas Terkait Tutup Mata

By On Minggu, Maret 01, 2026







Xbintangindo.com  Lebak Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Mandiri yang beralamat di kp Leuwi Kopo Rt, 009,RW,003, Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunung kencana , kabupaten Lebak-Banten, diduga melakukan manipulasi data Warga Belajar (WB) dalam pelaporan administrasi. 


Dugaan ini mencuat setelah adanya temuan perbedaan antara jumlah peserta didik yang tercatat dalam dokumen resmi dengan kondisi riil di lapangan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, jumlah Warga Belajar yang tercantum dalam laporan diduga lebih besar dibandingkan dengan jumlah peserta aktif yang mengikuti kegiatan belajar mengajar. 


 praktik tersebut berpotensi berdampak pada besaran bantuan operasional pendidikan nonformal yang diterima lembaga.

Sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa ada nama-nama yang tercantum dalam daftar peserta, namun tidak pernah terlihat mengikuti proses pembelajaran. 


“Di data Pencairan BOSP, ada ratusan WB yang dibayar oleh Pemerintah , Paket B sejumlah 109, dan Paket C.60 orang, secara keseluruhan berjumlah 169 orang, tapi yang aktif jauh lebih sedikit,” ujar salah satu sumber.28/2/2026.


Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola PKBM Bina Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut, hanya jawaban singkat , bahwa warga belajar di PKBM nya, ada siswa SMP sekitar 15 orang yang datanya di masukan ke PKBM yang di kelolanya, Upaya konfirmasi melalui pesan singkat dan kunjungan langsung ke lokasi belum membuahkan hasil secara rinci.


Secara regulasi, pengelolaan data peserta didik pada lembaga pendidikan nonformal mengacu pada ketentuan pendataan melalui sistem administrasi pendidikan yang terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan. Jika ditemukan adanya manipulasi atau penggelembungan data demi keuntungan finansial, maka hal itu dapat berimplikasi hukum.


Merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, setiap penyelenggara pendidikan wajib menjunjung prinsip akuntabilitas dan transparansi. Selain itu, apabila dugaan mark’up data tersebut berkaitan dengan pencairan dana bantuan pemerintah, maka berpotensi masuk dalam ranah tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Praktisi hukum yang dimintai tanggapan menyebutkan, Ena Suharna SH. jika terbukti ada unsur kesengajaan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan memanfaatkan dana negara, maka pihak yang terlibat dapat dikenai sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku.


Masyarakat pun berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak segera melakukan klarifikasi dan audit terhadap PKBM Bina Mandiri guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan nonformal di daerah.


Berita ini akan terus dikembangkan seiring dengan upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Viral Warga Cisoka Tangerang Maling Mobil Pick-up di Sanghyang Desa Kacapi Lebak Ternyata "Orang Stresss"

By On Rabu, Februari 18, 2026











Kab. Lebak xbintangindo.com --

Viral video seorang pencuri mobil pick-up berwarna hitam Tempat Kejadian Perkara (TKP) kampung Sanghyang Desa Kacapi kecamatan Rangkas Bitung kabupaten Lebak Banten tertangkap basah oleh warga karena kendaraan yang dibawa terduga pelaku pencuri terperosok di drainase sehingga warga beramai-ramai keroyok dan melumpuhkan pelaku. Selasa 17/02/ 26.

Dari tulisan dan pengakuan pelaku dalam video tersebut diterangkan jika pelaku pencurian kendaraan pickup warna hitam tersebut adalah warga kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang.


Usut demi usut ternyata pria berbadan kekar kulit sawo matang dalam video mengaku warga kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang yang membawa kabur mobil pickup warna hitam ternyata Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) " orang stress".


" Iya benar itu kejadian kemarin (17/02/26) dalam video yang viral terkait pelaku pencurian kendaraan mobil pickup warna hitam di Sanghyang Desa Kacapi kecamatan Rangkas Bitung kabupaten Lebak Banten orang tersebut"orang stress " orang gila". Yang biasa tidur didepan toko material bangunan, ketika mobil sedang di panaskan tiba-tiba orang gila' itu masuk ke mobil dan menginjak pedal gas spontan mobil kebut dan terperosok di drainase dekat jalan raya." Ujar H. Nurjaman.


Alhamdulillah keadaan sudah kondusif dan aman terkendali. Lanjut Nurjaman.

Apeng xbi//.*

JL. Cikulur-Cimarga Lebak Banten Rusak Tak Kunjung dibangun, Warga Ramai-ramai Tanam Padi dan Pohon Pisang ditengah Jalan

By On Rabu, Februari 18, 2026










Foto : Aksi Emak-emak saat menanam padi dan pohon pisang di tengah jalan Cikulur - Cimarga Lebak.

Kab. Lebak Banten, xbintangindo.com --
Kondisi jalan Cikulur - Cimarga Kabupaten Lebak Banten yang sudah puluhan tahun rusak, berlumpur dan licin serta sulit untuk dilalui kendaraan besar mau pun kecil kini warga kesal tagih janji gubernur Banten Andra Soni melaksanakan segera program pemerataan pembangunan jalan Desa. Sabtu, 14/02/26.



Kekesalan puluhan warga Cikulur Cimarga Kabupaten Lebak yang didominasi emak-emak melakukan aksi demo menuntut agar segera dibangunnya jalan Cikulur tersebut yang kondisinya sudah rusak parah sulit untuk dilalui kendaraan. Aksi emak-emak tersebut dengan cara menanam padi dan pohon pisang di tengah jalan Cikulur tersebut.







Foto :  Puluhan warga bahu membahu menanam padi dan pohon pisang di tengah jalan Cikulur 

Salah satu warga Cikulur Cimarga Kabupaten Lebak Banten menjelaskan jika sengaja puluhan warga yang didominasi emak-emak turun ke jalan Cikulur yang kondisinya rusak parah, warga meminta kepada pihak pemerintah Desa, kecamatan , pemerintah daerah kabupaten Lebak maupun pemerintah provinsi Banten agar segera membangunkan jalan yang rusak.


"Sudah puluhan tahun pak kami warga Cikulur Cimarga Kabupaten Lebak Banten belum pernah merasakan kondisi jalan yang nyaman dan bagus, pembangunan jalan di provinsi Banten ini belum ada pemerataan wilayah kabupaten Lebak masih banyak jalan yang rusak, berlumpur dan licin, kami tagih janji gubernur Banten Andra Soni saat kampanye bahwa akan segera berjalan program pemerataan pembangunan jalan desa, sampai saat ini jalan desa Cikulur belum juga direalisasi pembangunannya, kami butuh jalan bagus dan nyaman," Tutur warga Cikulur Cimarga Lebak.

Marwan// Red xbi//.*

Harga  Pupuk Subsidi Rp 350.000 Petani Menjerit,

By On Jumat, Januari 23, 2026








Lebak Banten, xbintangindo.com distribusi pupuk subsidi di kampung garung ciguha Desa pasir Gombong  Kecamatan bayah Kabupaten Lebak Banten,  diduga kuat disalahgunakan. Oleh oknum ketua kelompok dan oknum yang punya kios, 

.

Padahal penjualan pupuk subsidi harganya sudah di tetapkan oleh pemerintah, dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) termasuk sistem penyalurannya, agar tepat sasaran, 


 Namun berbeda halnya dengan yang di alami oleh beberapa masyarakat yang berada kampung garung ciguha desa pasirgobong kec.bayah lebak Banten, 


Menurutnya, saya dan dua teman petani, membeli pupuk Urea dan Npk senilai Rp 350.000 untuk dua jenis pupuk tersebut, dari ketua kelompok, kalau untuk sarat pemebelian, saya menggunakan KTP dan Kartu keluarga, (16/01/2026)


Informasi yang diperoleh menyebutkan, pupuk subsidi jenis urea dan NPK disalurkan di luar mekanisme resmi dan diperjualbelikan tanpa mengacu pada data e-RDKK. Praktik ini diduga dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi, dengan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 


P, saat di konfirmasi awak media, betul saya menjual ke masyarakat di sini senilai Rp 350.000 karena saya, membeli dari kiosnya dari pak haji, S senilai Rp 135.000 perkarung jadi kalau dua karung Rp 270.000, alesan saya menjual ke masyarakat sebesar Rp 350.000 karena dari kiosnya juga sudah mahal, terus lagi kalau masyarakat di sini banyak yang ngutang, ungkapnya, 


Sementara Haji S, selaku pengelola kios, saya mendistribusikan pupuk sebanyak 150 ton untuk tiga desa, di kecamatan Bayah ini, desa pasirgombong, desa cidikit dan desa cisuren, dan saya menjual ke kelompok dengan harga, 112500 perkarung atau 225.000 untuk dua karung, kalau ketua kelompok memberikan informasi dengan harga Rp 270.000 itu bohong, jelasnya. 


Dampak dari perbuatan oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani,  petani yang berhak justru kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam. Sejumlah petani mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun belum ada tindakan tegas dari Dinas terkait.


 Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan program subsidi pemerintah.

Pupuk Subsidi diduga disalahgunakan dan Dijual Bebas ke Warung Tanpa RDKK

By On Senin, Januari 12, 2026





Foto ; Pupuk urea bersubsidi 

Lebak Banten, xbintangindo.com istribusi pupuk subsidi di kampung dayasari Desa LebakbTipar Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Banten,  diduga kuat disalahgunakan. Pupuk yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),  justru dijual bebas ke warung,hal ini  memunculkan dugaan keterlibatan oknum kios resmi dan ketua kelompok tani.



Informasi yang diperoleh menyebutkan, pupuk subsidi jenis urea dan NPK disalurkan ke luar mekanisme resmi dan diperjualbelikan tanpa mengacu pada data e-RDKK. Praktik ini diduga dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi, dengan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 


Dampak dari perbuatan oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani,  petani yang berhak justru kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam. Sejumlah petani mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun belum ada tindakan tegas dari Dinas terkait.


 Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan program subsidi pemerintah. Ketua ORMAS PERPAM Lebak selatan Parid Padlani,  akan segera mendesak  Aparat dan instansi terkait  segera turun tangan untuk mengusut tuntas dan menindak pihak-pihak yang terlibat.


Pemilik warung, saat di konfirmasi awak media online menyebutkan " saya beli pupuk dari ketua kelompok tani inisial ,Z, dan sebelum nya dikirim langsung oleh kios inisial ,U. Kalau untuk berjualan pupuk paling juga 3 tahun berjalan, dan tadi sudah saya jelaskan saya di kirim lngsung oleh U ke warung , terkait harga ,saya menjual  RP 280.000. dan kalau lokasinya jauh Rp 300.000 / pasang. Terangnya.24/12/2025.


Pemilik kios inisial U. Saat dipintai keterangan, saya pagi-pagi sudah mendatangi ketua kelompok dan warung di kampung daya sari, itu ulah ketua kelompok, karena ketua kelompok tidak ada modal untuk penebusan pupuk dari kami,tapi datangi saja ketua kelompok , sama saya sudah di obrolkan,dan dia pesan ,akang di suruh menemui ketua kelompok,Z, obrolkan saja dengan dia. Katanya.


Dikonfirmasi ketua kelompok tani inisial Z. di kediamannya, " saya menjual pukuk baru satu kali,karena kebetulan saya tidak ada uang untuk menebus nya, jadi kios jangan ngorbankan saya, saya tahu percis bahwa sebelumnya kios sendiri yang suka kirim barang ke warung tersebut, yang saya tau dari dulupun kios yang menjual bebas ke warung tersebut, dan itu sudah berjalan lama,bahkan saya yakinkan kios tidak hanya menjual ke warung itu, kemungkinan ke warung lain pun ada, jangan saya yang di jadikan korban, hayu kalau mau saling bongkar,saya yang punya wilayah disini, dan saya lebih tau semua perbuatan kios. Ungkapnya.25/12/2025.


Menurut ,SI, selaku distributor pupuk , " saya sudah wanti-wanti dan selalu memberikan arahan kepada semua kios, jangan sampai pupuk bersubsidi di jual bebas, dah harganyapun harus mengikuti Harga Eceran Tertinggi(HET) karena pupuk bersubsidi tidak boleh di jual bebas tanpa mengacu ke e,RDKK, jadi jangan sampai dikemudian hari menjadi permasalahan, dan apa bila masih terjadi seperti itu, saya akan cabut ijin nya, dan tidak akan dikirim lagi pupuk. Ujarnya.

Grand Opening Dapur MBG, Kitchen Saelera 6 Terlaksana Dengan Lancar

By On Kamis, Januari 08, 2026






Lebak, Banten,  pelaksanaan opening dapur SPPG kitchen Saelera 6  yang berada Jl. Nasional III, Kp. Ranca Beureum,RT/RW 001/002, Desa Bayah Barat, Kec. Bayah, Kab. Lebak, Banten, di bawah naungan PT SINAR BULAN MATAHARI, terlaksana dengan aman dan lancar, 


Acara tersebut di hadiri beberapa sektor mulai dari direktur PT sinar bulan matahari sekaligus ketua yayasan nirwasita bumi Nusantara, dan beberapa pejabat di wilayah kecamatan Bayah, seperti 

Bpk. Dr. Ujang, M.AP Giri (Ketua KOMISI IV DPRD Kabupaten Lebak) 

Camat Kecamatan Bayah,

Kapolsek Bayah ,

Danramil Bayah,

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Bayah, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Bayah, Kepala KUA Kecamatan Bayah, 

Ketua PGRI Kecamatan Bayah, 

Korwil SPPI Kabupaten Lebak,

. Korcam SPPI Kecamatan Bayah

. Kepala Desa Bayah Barat

. Kepala Desa Darmasari 

. Kepala Desa Pamubulan 

. Kepala Sekolah Penerima Manfaat . Ketua DKM Nurul Ikhlas 

. Ketua RT. 002 dan RW. 001 dan 

. Tokoh Masyarakat Setempat.(08/01/2026)









“Melalui Dapur MBG ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya dapur MBG banyak tenaga kerja yang diserap dan banyak melibatkan UMKm Lokal dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku. ” di sampaikan bapak Uung selaku dari mitra yayasan Nawacita  Bumi Nusantara.Sekaligus mewakili pihak yayasan. 


Kami juga meminta do'anya terhadap semua tamu undangan yang hadir di tempat ini agar program MBG ini tetap berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun, tutup Uung.


Selain itu juga ujang giri selaku ketua DPRD komisi IV kabupaten Lebak Banten , menurutnya dengan hadirnya dapur MBG mudah"an dapat mencegah stanting dan maningkatkan pemenuhan giji yang maksimal, demi mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, tuturnya,

Marwan xbi//.*

Tahun 2026 Kab. Lebak Anggarkan Rp. 1 Milyar Untuk Toilet dan Fasilitas Pejalan kaki di lingkungan Alun-alun Rangkas Bitung   Wowww...!" Pasti WC nya Mewah

By On Kamis, Januari 08, 2026





Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Proyek revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung. Anggaran yang disiapkan pemerintah daerah kabupaten Lebak untuk revitalisasi lanjutan tahun 2026 senilai Rp 1 miliar. 7/01/26.


"Tahun 2026 ini akan ada peningkatan kapasitas, anggaran yang disiapkan Rp 1 miliar," kata Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).


Pada tahun 2025 Pemkab Lebak telah menggelontorkan anggaran Rp 4,9 miliar untuk revitalisasi alun-alun. Tahun 2026 masih ada beberapa fasilitas umum yang belum tersedia, seperti toilet dan peningkatan fasilitas untuk pejalan kaki itu akan Pemda kabupaten Lebak anggarkan Rp. 1 milyar." Kata bupati kabupaten Lebak.


Lanjut Hasbi," Toilet dan (jalur) pedestrian menjadi perhatian kami. Akan segera dikerjakan oleh Dinas PUPR," ucapnya.


"program ini bagian dari upaya untuk pembenahan tata kota, termasuk alun-alun menjadi ikon sebuah daerah. Ia berpendapat, jika tata kota baik, investor akan datang ke Lebak." Jelas Hasbi.


"kita sebagai pemerintah daerah tidak mulai memperbaiki tata kota, khususnya di Rangkas bitung sebagai ibu kota kabupaten Lebak, secara statistik 10 tahun terakhir tidak ada investor yang mau berinvestasi," katanya.


"Untuk pedagang kaki lima akan kami tata dengan baik Berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2018, kawasan alun-alun harus bebas dari pedagang. Ujar Hasbi.


Salah satu warga kecamatan Ona kabupaten Lebak Bonang Lola senang mendengar untuk toilet dan fasilitas pejalan kaki alun-alun Rangkas Bitung dianggarkan Rp. 1 Milyar." Wowww... pasti WC nya mewah, semoga saja anggaran fantastic untuk toilet dan fasilitas pejalan kaki di alun-alun Rangkas Bitung diterapkan dengan baik tidak disalahgunakan atau menjadi azas manfaat saja." Tutur Lola.

Marwan xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *