Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Pupuk Subsidi diduga disalahgunakan dan Dijual Bebas ke Warung Tanpa RDKK

By On Senin, Januari 12, 2026





Foto ; Pupuk urea bersubsidi 

Lebak Banten, xbintangindo.com istribusi pupuk subsidi di kampung dayasari Desa LebakbTipar Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Banten,  diduga kuat disalahgunakan. Pupuk yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),  justru dijual bebas ke warung,hal ini  memunculkan dugaan keterlibatan oknum kios resmi dan ketua kelompok tani.



Informasi yang diperoleh menyebutkan, pupuk subsidi jenis urea dan NPK disalurkan ke luar mekanisme resmi dan diperjualbelikan tanpa mengacu pada data e-RDKK. Praktik ini diduga dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi, dengan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 


Dampak dari perbuatan oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani,  petani yang berhak justru kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam. Sejumlah petani mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun belum ada tindakan tegas dari Dinas terkait.


 Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan program subsidi pemerintah. Ketua ORMAS PERPAM Lebak selatan Parid Padlani,  akan segera mendesak  Aparat dan instansi terkait  segera turun tangan untuk mengusut tuntas dan menindak pihak-pihak yang terlibat.


Pemilik warung, saat di konfirmasi awak media online menyebutkan " saya beli pupuk dari ketua kelompok tani inisial ,Z, dan sebelum nya dikirim langsung oleh kios inisial ,U. Kalau untuk berjualan pupuk paling juga 3 tahun berjalan, dan tadi sudah saya jelaskan saya di kirim lngsung oleh U ke warung , terkait harga ,saya menjual  RP 280.000. dan kalau lokasinya jauh Rp 300.000 / pasang. Terangnya.24/12/2025.


Pemilik kios inisial U. Saat dipintai keterangan, saya pagi-pagi sudah mendatangi ketua kelompok dan warung di kampung daya sari, itu ulah ketua kelompok, karena ketua kelompok tidak ada modal untuk penebusan pupuk dari kami,tapi datangi saja ketua kelompok , sama saya sudah di obrolkan,dan dia pesan ,akang di suruh menemui ketua kelompok,Z, obrolkan saja dengan dia. Katanya.


Dikonfirmasi ketua kelompok tani inisial Z. di kediamannya, " saya menjual pukuk baru satu kali,karena kebetulan saya tidak ada uang untuk menebus nya, jadi kios jangan ngorbankan saya, saya tahu percis bahwa sebelumnya kios sendiri yang suka kirim barang ke warung tersebut, yang saya tau dari dulupun kios yang menjual bebas ke warung tersebut, dan itu sudah berjalan lama,bahkan saya yakinkan kios tidak hanya menjual ke warung itu, kemungkinan ke warung lain pun ada, jangan saya yang di jadikan korban, hayu kalau mau saling bongkar,saya yang punya wilayah disini, dan saya lebih tau semua perbuatan kios. Ungkapnya.25/12/2025.


Menurut ,SI, selaku distributor pupuk , " saya sudah wanti-wanti dan selalu memberikan arahan kepada semua kios, jangan sampai pupuk bersubsidi di jual bebas, dah harganyapun harus mengikuti Harga Eceran Tertinggi(HET) karena pupuk bersubsidi tidak boleh di jual bebas tanpa mengacu ke e,RDKK, jadi jangan sampai dikemudian hari menjadi permasalahan, dan apa bila masih terjadi seperti itu, saya akan cabut ijin nya, dan tidak akan dikirim lagi pupuk. Ujarnya.

Grand Opening Dapur MBG, Kitchen Saelera 6 Terlaksana Dengan Lancar

By On Kamis, Januari 08, 2026






Lebak, Banten,  pelaksanaan opening dapur SPPG kitchen Saelera 6  yang berada Jl. Nasional III, Kp. Ranca Beureum,RT/RW 001/002, Desa Bayah Barat, Kec. Bayah, Kab. Lebak, Banten, di bawah naungan PT SINAR BULAN MATAHARI, terlaksana dengan aman dan lancar, 


Acara tersebut di hadiri beberapa sektor mulai dari direktur PT sinar bulan matahari sekaligus ketua yayasan nirwasita bumi Nusantara, dan beberapa pejabat di wilayah kecamatan Bayah, seperti 

Bpk. Dr. Ujang, M.AP Giri (Ketua KOMISI IV DPRD Kabupaten Lebak) 

Camat Kecamatan Bayah,

Kapolsek Bayah ,

Danramil Bayah,

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Bayah, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Bayah, Kepala KUA Kecamatan Bayah, 

Ketua PGRI Kecamatan Bayah, 

Korwil SPPI Kabupaten Lebak,

. Korcam SPPI Kecamatan Bayah

. Kepala Desa Bayah Barat

. Kepala Desa Darmasari 

. Kepala Desa Pamubulan 

. Kepala Sekolah Penerima Manfaat . Ketua DKM Nurul Ikhlas 

. Ketua RT. 002 dan RW. 001 dan 

. Tokoh Masyarakat Setempat.(08/01/2026)









“Melalui Dapur MBG ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya dapur MBG banyak tenaga kerja yang diserap dan banyak melibatkan UMKm Lokal dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku. ” di sampaikan bapak Uung selaku dari mitra yayasan Nawacita  Bumi Nusantara.Sekaligus mewakili pihak yayasan. 


Kami juga meminta do'anya terhadap semua tamu undangan yang hadir di tempat ini agar program MBG ini tetap berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun, tutup Uung.


Selain itu juga ujang giri selaku ketua DPRD komisi IV kabupaten Lebak Banten , menurutnya dengan hadirnya dapur MBG mudah"an dapat mencegah stanting dan maningkatkan pemenuhan giji yang maksimal, demi mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, tuturnya,

Marwan xbi//.*

Tahun 2026 Kab. Lebak Anggarkan Rp. 1 Milyar Untuk Toilet dan Fasilitas Pejalan kaki di lingkungan Alun-alun Rangkas Bitung   Wowww...!" Pasti WC nya Mewah

By On Kamis, Januari 08, 2026





Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Proyek revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung. Anggaran yang disiapkan pemerintah daerah kabupaten Lebak untuk revitalisasi lanjutan tahun 2026 senilai Rp 1 miliar. 7/01/26.


"Tahun 2026 ini akan ada peningkatan kapasitas, anggaran yang disiapkan Rp 1 miliar," kata Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).


Pada tahun 2025 Pemkab Lebak telah menggelontorkan anggaran Rp 4,9 miliar untuk revitalisasi alun-alun. Tahun 2026 masih ada beberapa fasilitas umum yang belum tersedia, seperti toilet dan peningkatan fasilitas untuk pejalan kaki itu akan Pemda kabupaten Lebak anggarkan Rp. 1 milyar." Kata bupati kabupaten Lebak.


Lanjut Hasbi," Toilet dan (jalur) pedestrian menjadi perhatian kami. Akan segera dikerjakan oleh Dinas PUPR," ucapnya.


"program ini bagian dari upaya untuk pembenahan tata kota, termasuk alun-alun menjadi ikon sebuah daerah. Ia berpendapat, jika tata kota baik, investor akan datang ke Lebak." Jelas Hasbi.


"kita sebagai pemerintah daerah tidak mulai memperbaiki tata kota, khususnya di Rangkas bitung sebagai ibu kota kabupaten Lebak, secara statistik 10 tahun terakhir tidak ada investor yang mau berinvestasi," katanya.


"Untuk pedagang kaki lima akan kami tata dengan baik Berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2018, kawasan alun-alun harus bebas dari pedagang. Ujar Hasbi.


Salah satu warga kecamatan Ona kabupaten Lebak Bonang Lola senang mendengar untuk toilet dan fasilitas pejalan kaki alun-alun Rangkas Bitung dianggarkan Rp. 1 Milyar." Wowww... pasti WC nya mewah, semoga saja anggaran fantastic untuk toilet dan fasilitas pejalan kaki di alun-alun Rangkas Bitung diterapkan dengan baik tidak disalahgunakan atau menjadi azas manfaat saja." Tutur Lola.

Marwan xbi//.*

Yayasan Hamim Center Founder Gelar Syukuran dan Resmikan Dapur MBG, Santuni Puluhan Anak Yatim

By On Minggu, Januari 04, 2026






Foto bersama pengurus HCF dengan puluhan anak-anak yatim piatu 

Lebak, Banten, xbintangindo.com -- Cilograng – Dapur SPPG Lebaktipar Kecamatan Cilograng, yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Hamim Center Founder (HCF) dan Buana Grup, menggelar kegiatan syukuran dan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dari berbagai sekolah yang ada di Kecamatan Cilograng, pada Sabtu, 3 Januari 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Sekretaris Yayasan HCF, Mitra Yayasan Buana Grup, Sekretaris Camat Cilograng, Danramil Cilograng, Kapolsek Cilograng, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan sekolah, serta warga sekitar. Acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya dan beroperasinya Dapur MBG yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Sekretaris Yayasan Hamim Center Founder (HCF) dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian Dapur MBG ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial serta dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045 sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.


“Melalui Dapur MBG ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya dapur MBG banyak tenaga kerja yang diserap dan banyak melibatkan UMKm Lokal dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku. ” ujarnya.


Selain peresmian dapur, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Cilograng. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban serta memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.


Tokoh masyarakat setempat Bapak Sudarya, mengapresiasi keberadaan Dapur SPPG Lebaktipar dan peran aktif Yayasan HCF dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, program Dapur MBG dan santunan anak yatim ini sangat positif serta sejalan dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.


Dengan diresmikannya Dapur MBG ini, Yayasan Hamim Center Founder (HCF) berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial dan kemanusiaan yang berkelanjutan, demi mendukung kesejahteraan dan masa depan generasi muda di Kecamatan Cilograng.

Marwan xbi//.*

Jembatan Cirompang Kec. Cibeber Putus, Gegara Hujan Beberapa Hari Terus Mengguyur Wilayah kabupaten Lebak,

By On Sabtu, Januari 03, 2026








Foto : jembatan Cirompang yang terputus di desa Sinargalih Kecamatan Cibeber kabupaten Lebak.

Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Intensitas hujan beberapa hari ini mengguyur wilayah kabupaten Lebak Provinsi Banten akibatnya badan atau penyangga jembatan besi beton Cirompang di Desa Sinargalih Kecamatan cibeber kabupaten Lebak terjadi longsor dan putus. Sabtu, 3/01/26.







Menurut salah satu warga kecamatan Cibeber kabupaten Lebak Ahmad membenarkan jika jembatan Cirompang yang berada di Desa Sinargalih Kecamatan Cibeber kabupaten Lebak kini terputus.









"Ya benar ... jembatan Cirompang yang terbuat dari bahan besi beton kini tidak dapat dilalui kendaraan karena terputus amblas, amblasnya jembatan Cirompang tersebut terjadinya pengerusan kultur tanah yang berada di sekitar pondasi jembatan Cirompang akibat arus air yang cukup kencang, karena intensitas hujan tinggi sehingga debit air sungai meluap." Kata warga.


Begitu pula dikatakan warga Kecamatan Cibeber lainnya," jembatan Cirompang tersebut kini amblas sekitar 1 meteran, kini jembatan Cirompang tidak bisa di lalui kendaraan, untuk menyebrang jembatan Cirompang dengan berjalan kaki warga harus extra hati-hati khawatir jembatan Cirompang sudah rapuh karena sudah ada pergeseran. " Ujarnya.


Warga Desa Sinargalih Kecamatan Cibeber kabupaten Lebak mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten Lebak atau pemerintah Provinsi Banten untuk pembangunan jembatan Cirompang kembali dengan sistem dibeton kokoh dan nyaman dlalui kendaraan bermotor roda dua maupun kendaraan roda empat, jembatan Cirompang tersebut adalah akses jalan utama bagi anak-anak bersekolah dan peningkatan ekonomi warga kecamatan Cibeber." Tuturnya.

Sukriyah xbi//.*



Baru 1 Bulan dikerjakan sudah rusak, CV. KABEJA Bangun Jalan PSU Pemukiman TA. 2025 Provinsi Banten di Salahaur RT. 010 Cijoro Lebak Terkesan Asal-asalan, Komeng LPPD Banten," Jika Tidak Segera diperbaiki Saya Akan Lapdukan Ke Kejati Banten".

By On Senin, Oktober 20, 2025






Foto : Tampak hasil fisik pembangunan, pemasangan paving blok renggang dan sudah rusak di beberapa titik.

Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan jalan yang dikerjakan dengan sistem paving blok di kampung Salahaur RT. 010 Desa Cijoro Kabupaten Lebak Banten dengan anggaran Rp. 189.390.000,- (Seratus Delapan puluh sembilan juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah) TA. 2025 dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi Banten hasil fisik pembangunannya dikeluhkan warga kabupaten Lebak. Senin, 20/10/25.






menurut salah satu warga kabupaten Lebak Komeng Abdul Rohman yang juga sebagai ketua LPPD Banten bahwa CV. KABEJA selaku pemborong mengerjakannya pembangunan jalan dengan sistem paving blok nya terkesan asal-asalan.


"Hasil fisik pembangunan jalan dengan sistem paving blok di kampung Salahaur RT. 010 Cijoro Lebak dalam pantauan kami pemborong mengerjakannya terkesan asal-asalan, mengapa saya katakan seperti itu, tampak pemasangan paving blok kurang rapih dalam pemberian pasir batu untuk Nat tidak maksimal terlihat renggang," ujar Komeng.


Lanjut Komeng," Kalau tidak salah pembangunan tersebut hampir 1 bulan selesai dikerjakan, namun kini fisiknya sudah ada beberapa titik yang sudah amblas, diduga pemadatan lantai dasar pada fisik bangunan tidak maksimal dalam pemberian matrial lantai kerja." Sambung Komeng ketua LPPD Banten.


Masih dengan Komeng,/" dugaan saya kondisi fisik pembangunan seperti ini minimnya pengawasan dan pengendalian dari Dinas Perkim Banten, mungkin juga tidak diawasi secara ketat oleh Dinas terkait sehingga pemborong mengerjakannya asal-asalan hasilnya pembangunan tersebut tidak kuat dan tahan lama." Tutur Komeng.


"Saya meminta kepada Dinas Perkim Banten segera menegur CV. KABEJA selaku pemborong yang mengerjakan jalan paving blok di Kampung Salahaur Cijoro Lebak yang sudah rusak agar memperbaikinya, jika tidak diperbaiki kami dari LPPD Banten akan melaporkan kegiatan tersebut ke Kejatil Banten agar memeriksa hasil pembangunan progress demi progress nya." Tegas Ketua LPPD Banten.


Sampai berita ini disiarkan pihak pemborong CV. KABEJA belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

BBM Subsidi Diduga Diselewengkan, SPBU Panggarangan Jadi Sorotan

By On Minggu, September 21, 2025








Lebak,xbintangindo.com -- 

Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, SPBU yang berlokasi di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, disebut-sebut menjual pertalite bersubsidi tidak sesuai peruntukannya.

Informasi yang dihimpun oleh awak media, seorang pegawai SPBU mengaku kerap melayani pembeli dengan menggunakan jerigen yang diangkut satu mobil bak. 


Para pembeli tersebut mengklaim memiliki surat keterangan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan BBM mesin traktor dan gergaji mesin. 


Namun, faktanya di lapangan, BBM tersebut diduga tidak digunakan sesuai klaim, melainkan dialihkan untuk diperjualbelikan kembali secara eceran di warung-warung.


Jika benar demikian, hal ini jelas mencederai tujuan mulia program subsidi energi pemerintah. BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil, petani, nelayan, dan kalangan yang membutuhkan. Tetapi, dalam praktiknya, justru dinikmati oleh oknum yang menjadikannya sebagai ladang bisnis haram.


Publik pantas mempertanyakan, di mana letak fungsi pengawasan? Baik dari pihak SPBU, aparat penegak hukum, maupun instansi pemerintah terkait. 


Tidak cukup hanya mengandalkan surat rekomendasi dari dinas, tanpa verifikasi penggunaan di lapangan. Jika dibiarkan, maka subsidi yang seharusnya meringankan beban rakyat kecil akan terus bocor ke tangan spekulan.


Kasus di SPBU Panggarangan ini semestinya menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan Pertamina untuk segera turun tangan. Jangan sampai praktik penyelewengan BBM bersubsidi terus berlangsung di depan mata, sementara rakyat kecil justru kesulitan mendapatkan haknya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *